WhatsApp Icon
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026: Langkah Konkret Wujudkan Masyarakat Inklusif

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran sukses menggelar program Santunan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H/2026 M. Acara yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026) di Gazebo BAZNAS Pesawaran ini merupakan bagian dari agenda serentak nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Mengusung tema "Festival Pesan Inklusif: Dari Jiwa Anak untuk Negeri" dengan slogan "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat", kegiatan ini terhubung secara virtual dengan puncak perayaan nasional. Lebih dari sekadar seremonial, program ini membawa misi transformasi sosial yang krusial: mengubah paradigma masyarakat agar tidak lagi memandang anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai objek belas kasihan, melainkan sebagai individu berdaya yang memiliki potensi dan hak setara.

Di tingkat daerah, penyaluran santunan ini menjadi wujud nyata amanah BAZNAS Pesawaran dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., beserta jajaran pimpinan dan staf pelaksana.

Dalam sambutannya, Hi. Hamid menekankan bahwa momentum bulan Muharram harus menjadi katalisator bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial.

"Kami berharap kehadiran BAZNAS dapat membawa manfaat dan kebahagiaan nyata bagi anak-anak kita. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu memupuk semangat gotong royong dan mempererat solidaritas di tengah masyarakat Pesawaran," ungkap Hi. Hamid.

Perluasan Bantuan Sosial di Bulan Muharram

Untuk memperluas jangkauan kebaikan, BAZNAS Pesawaran tidak hanya berfokus pada santunan individu. Rangkaian peringatan Muharram 1448 H ini juga diisi dengan pendistribusian ratusan paket berkah (beras sedekah/sembako) yang disalurkan ke berbagai Pondok Pesantren dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Bantuan pangan ini ditujukan untuk menjamin kebutuhan nutrisi para santri dan anak asuh, sekaligus menjadi bentuk dukungan institusional BAZNAS terhadap lembaga pendidikan keagamaan dan panti asuhan.

Melalui sinergi dalam program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali menegaskan komitmennya. BAZNAS akan terus mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan zakat agar tidak hanya menghadirkan keberkahan bagi para mustahik, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan.

25/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat dan Pemeriksaan Gratis bagi Mustahik

Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Senam Sehat, Edukasi Hipertensi, dan Pelayanan Kesehatan Gratis. Acara yang digelar pada Selasa (23/6/2026) ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh 35 orang penerima manfaat (mustahik) di wilayah Pesawaran.

Kegiatan yang berlangsung hangat sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini dikawal langsung oleh tim medis profesional RSB Pesawaran, yang terdiri dari satu orang dokter umum, satu orang perawat, serta dibantu oleh dua orang staf.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan, yang kemudian disusul dengan sesi senam sehat. Aktivitas fisik ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kebugaran jasmani peserta, tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan di antara para mustahik.

Setelah tubuh bugar oleh senam, para peserta diajak untuk menyimak sesi edukasi kesehatan. Mengangkat tema krusial mengenai "Hipertensi", dokter dari RSB Pesawaran memberikan pemahaman komprehensif mengenai faktor risiko, cara pencegahan, hingga pentingnya pengendalian tekanan darah melalui pola hidup yang tepat.

Guna memastikan kondisi kesehatan peserta secara aktual, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan pengecekan kadar gula darah. Langkah ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi penyakit tidak menular di tengah masyarakat. Suasana semakin semarak dengan adanya pembagian doorprize bagi para peserta yang aktif dan berani bertanya saat sesi edukasi, sebelum akhirnya ditutup dengan pembagian kudapan (snack) sehat dan doa penutup.

Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap kesehatan masyarakat lapis bawah. Tujuan utamanya tidak sekadar memberikan pengobatan sesaat, melainkan membuka akses layanan kesehatan gratis sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih mandiri dalam menjaga kesehatan jasmani mereka. Dengan pengetahuan yang bertambah, diharapkan para mustahik dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga kualitas hidup mereka secara keseluruhan dapat meningkat.

Menanggapi antusiasme warga dalam kegiatan ini, Dokter Umum Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran menyampaikan pesannya terkait pentingnya langkah preventif dalam kesehatan.

"Hipertensi sering kali menjadi 'silent killer' atau pembunuh diam-diam karena gejalanya kerap tidak disadari. Melalui sinergi antara senam jasmani, edukasi, dan deteksi dini seperti hari ini, kami berharap para mustahik tidak hanya sekadar mendapatkan akses pengobatan gratis, tetapi juga terbangun kesadarannya untuk mengubah pola hidup sehari-hari. Kesehatan adalah investasi terbaik, dan mencegah selalu jauh lebih baik daripada mengobati." Ujar dr. Jihan Azzahra Namira, Dokter Umum RSB Pesawaran.

Melalui pelayanan yang ramah, mudah dijangkau, dan bermanfaat, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa setiap mustahik mendapatkan hak yang sama untuk hidup sehat dan sejahtera.

23/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik, Baznas Pesawaran Menyusun Program Spa Academy Berbasis Syariah

 

PESAWARAN – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran secara resmi menerima pemaparan program strategis dari Baznas RI mengenai *SPA Academy* yang diperuntukkan bagi para mustahik di wilayah Kabupaten Pesawaran. Pertemuan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Rapat Kantor Unit Pimpinan Baznas Pesawaran pada Senin (22/06/2026).

Pemaparan program inovatif ini disampaikan langsung oleh Vera Wati, S.IP., Direktur Latifa Spa Academy Tangerang.

Sinergi Kuat dan Dukungan dari Baznas Provinsi Lampung

Program SPA Academy ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Baznas RI dalam mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan wilayah. Menariknya, implementasi program strategis ini di tingkat daerah tidak berjalan sendiri, melainkan mendapatkan dukungan penuh dan apresiasi dari Baznas Provinsi Lampung.

Sinergi antara Baznas RI, Baznas Provinsi Lampung, dan Baznas Kabupaten Pesawaran ini menunjukkan komitmen kolektif yang kuat dalam mengawal proses pendayagunaan zakat agar lebih produktif, tepat sasaran, dan memiliki dampak yang luas bagi masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya di Bumi Andan Jejama.

Fokus pada Kemampuan Vokasi dan Kemandirian Ekonomi

Dalam paparannya, Vera Wati menjelaskan bahwa program SPA Academy ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah komitmen untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan melalui jalur pemberdayaan ekonomi kreatif.

Narasi utama dari program ini berfokus pada pembekalan keahlian khusus yang memiliki daya saing tinggi di pasar kerja. Melalui pelatihan ini, para mustahik akan diberikan kemampuan vokasi di bidang Spa Syariah yang mengusung konsep Halal Wellness (kebugaran yang halal dan sesuai syariat).

 "Tujuan utama kita adalah membekali para mustahik dengan keahlian vokasi yang terstandarisasi. Dengan konsep Spa Syariah Halal Wellness, para peserta tidak hanya belajar teknik kebugaran, tetapi juga memastikan seluruh prosesnya sesuai koridor syariat Islam. Ini adalah peluang bisnis dan kerja yang sangat menjanjikan saat ini," ujar Vera Wati.

Dengan keahlian yang bersertifikasi tersebut, para mustahik diharapkan memiliki modal keterampilan yang kuat untuk membuka usaha mandiri maupun terserap di industri kebugaran. Output akhir yang dikejar dari program ini adalah lahirnya sumber penghasilan yang stabil bagi para mustahik, yang pada gilirannya akan mendongkrak taraf hidup keluarga mereka secara signifikan dan berkelanjutan.

Sambut Baik Program Pusat

Pimpinan Baznas Kabupaten Pesawaran menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas program stimulus yang diinisiasi oleh Baznas RI yang bersinergi dengan Baznas Provinsi Lampung serta menggandeng Latifa Spa Academy ini. Pihak Baznas Pesawaran menyatakan siap melakukan penyaringan dan seleksi ketat terhadap para mustahik di Kabupaten Pesawaran yang dinilai memiliki potensi serta komitmen kuat untuk mengikuti pelatihan intensif ini hingga selesai.

Melalui sinergi lintas tingkatan ini, Baznas Kabupaten Pesawaran berharap angka kemiskinan di daerah dapat terus ditekan melalui program-program pemberdayaan berbasis keahlian nyata yang langsung menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat bawah.

 

22/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Dampingi Akreditasi RSB Pesawaran

PESAWARAN – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran melakukan pendampingan intensif kepada Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran. Kegiatan ini difokuskan pada persiapan Akreditasi RSB serta pengelolaan sistem pelayanan kesehatan yang lebih prima.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan langsung di Gedung RSB Pesawaran pada Jum'at, 19 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

Kehadiran Lintas Sektor

Sinergi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh indikator penilaian akreditasi dapat terpenuhi dengan baik. Hadir dalam kegiatan tersebut dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Bapak Iqbal, Ibu Fina, dan Bapak Tafsirudin. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesawaran Hi. A. Hamid S, S.H, M.M (Ketua Baznas Pesawaran), Ky. Endang Zainal Khidir (Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan), M. Robani (Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan). Pihak RSB Pesawaran dr. Redha Anggraini Japar (Penanggung Jawab Klinik) serta Seluruh jajaran staf dan tenaga medis RSB Pesawaran

Kesiapan Akreditasi Menuju Hasil Maksimal

Selain memberikan arahan mengenai tata kelola pelayanan, tim dari Dinas Kesehatan juga turun langsung untuk memastikan kesiapan fisik, dokumen, serta prosedur standar operasional (SOP) yang dimiliki RSB Pesawaran dalam menghadapi proses penilaian akreditasi mendatang.

Berdasarkan hasil peninjauan dan evaluasi di lapangan, Dinas Kesehatan menilai bahwa kesiapan RSB Pesawaran secara umum sudah berada dalam kategori cukup baik.

"Secara keseluruhan persiapan yang dilakukan oleh pihak RSB sudah sangat matang. Hanya tinggal melakukan sedikit penyempurnaan dan pembenahan minor di beberapa sektor agar nantinya bisa meraih nilai akreditasi yang maksimal," ujar perwakilan tim pendamping Dinas Kesehatan.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara Dinas Kesehatan, Baznas, dan manajemen RSB Pesawaran, diharapkan proses akreditasi ini berjalan lancar. Standarisasi ini nantinya akan menjadi jaminan bahwa masyarakat Kabupaten Pesawaran akan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, aman, dan profesional.

19/06/2026 | Kontributor: RSB Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Laksanakan Home Visit, Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran kembali memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan Gratis dan Pemberian Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik yang dilaksanakan secara langsung ke rumah penerima manfaat (home visit), Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, meliputi Jalan Sungai Langka, Jalan Wonoharjo Kurungan Nyawa, dan Jalan Negeri Sakti. Tim layanan terdiri dari satu dokter umum, satu bidan, serta dua staf Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran.

Dalam pelaksanaannya, tim mendatangi rumah-rumah mustahik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Selain pemeriksaan oleh dokter dan bidan, para penerima manfaat juga mendapatkan obat-obatan sesuai kebutuhan medis, paket sembako, serta informasi mengenai layanan kesehatan yang tersedia di Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran.

Sebanyak empat ibu hamil mustahik dan satu penerima manfaat lainnya mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan sosial dalam kegiatan tersebut. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memantau kondisi ibu hamil sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

Dokter Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar menyampaikan bahwa kegiatan home visit menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

"Kami ingin memastikan para ibu hamil mustahik tetap mendapatkan pemantauan kesehatan yang baik meskipun memiliki keterbatasan dalam menjangkau layanan kesehatan. Melalui home visit ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung sekaligus memberikan edukasi dan dukungan yang dibutuhkan," ujar dokter Redha.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi mustahik, khususnya ibu hamil, memantau kondisi kesehatan secara berkala, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga melalui penyaluran paket sembako. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran dengan masyarakat penerima manfaat.

Melalui pelayanan yang diberikan secara langsung ke rumah, diharapkan para ibu hamil dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih sehat, aman, dan terpantau, sehingga turut mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan calon bayi.

Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan mustahik melalui program-program kesehatan yang berkelanjutan.

Salam Sehat.

#CahayaZakat

#BaznasRI

#BaznasKabupatenPesawaran

#RumahSehatBaznasPesawaran

18/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

BAZNAS Pesawaran Santuni Warga Kagungan Ratu, Negeri Katon
BAZNAS Pesawaran Santuni Warga Kagungan Ratu, Negeri Katon
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyalurkan santunan biaya pengobatan kepada Reki Juniansyah, warga Dusun Kagungan Ratu, RT/RW 001/001, Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Rabu (10/9/2025). Pemberian santunan ini merupakan tindak lanjut dari usulan bantuan pengobatan yang telah disampaikan kepada BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustadz Fahmi Alaudin, kepada Reki Juniansyah agar memperoleh perawatan yang memadai. “Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada BAZNAS dan para donatur atas bantuannya. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu sekalian,” Ujar Reki. Yuk, terus dukung program kebaikan dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA17/09/2025 | Ahmad Fudloli
Bantu Sesama, BAZNAS RI dan Masjid Al Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang
Bantu Sesama, BAZNAS RI dan Masjid Al Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Masjid Al Bakrie-Taman Rasuna yang turut didukung oleh PT Bakrieland Development Tbk (Bakrieland) selaku pengelola kawasan Rasuna Epicentrum di mana lokasi Masjid berada resmi meluncurkan program “Sedekah Barang”, untuk menyumbangkan barang-barang bekas layak pakai agar memberi manfaat bagi sesama sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Program Sedekah Barang ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam bersedekah, tidak hanya dalam bentuk uang, tetapi juga barang-barang yang dapat memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan. Peluncuran program tersebut dilakukan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Jakarta Selatan, pada Selasa (16/9/2025). Turut hadir, Mochamad Noerhakim, Kepala Departemen Program LAZNAS Bakrie Amanah, Penguatan LAZ BAZNAS RI H. Abd. Kafi , jajaran Pengurus DKM Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Perwakilan Manajemen Bakrieland Zulfikar, Kepala Departemen Program LAZNAS Bakrie Amanah Mochamad Noerhakim. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM. menyampaikan, Sedekah Barang lahir sebagai jawaban atas persoalan kesenjangan ekonomi, sosial, dan lingkungan akibat penggunaan barang bekas. “Sedekah Barang hadir untuk memberikan nilai manfaat pada barang yang sudah tidak terpakai, baik melalui pemanfaatan langsung maupun nilai jualnya. Program ini mengajak masyarakat agar menjadikan barang bekas sebagai ladang amal sekaligus solusi bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Rizaludin. Menurut Rizaludin, masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan hingga harus bergantung pada barang bekas, sementara kelompok lain mampu membeli barang baru tanpa kesulitan. Ketimpangan ini, ujar Rizaludin, tidak hanya memunculkan masalah sosial tetapi juga berdampak buruk bagi lingkungan ketika barang bekas tidak diolah dengan benar. “Melalui sinergi dengan Masjid Al Bakrie, BAZNAS menyediakan drop box Sedekah Barang di lingkungan Masjid Al Bakrie dan Apartemen Taman Rasuna. Kehadiran drop box ini memudahkan jamaah masjid, penghuni apartemen, maupun masyarakat umum untuk wadah bagi jamaah dan warga untuk berbagi, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. “Kami sangat mendukung program Sedekah Barang ini karena menjadi wadah bagi jamaah dan warga Taman Rasuna untuk berbagi barang layak pakai. Kami berharap program ini dapat membantu yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan Masjid,” ujar perwakilan DKM Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Jakarta.
BERITA16/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Macam-Macam Zakat
Macam-Macam Zakat
Secara umum, zakat terbagi menjadi dua jenis, yakni Zakat Fitrah dan Zakat Mal. Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik laki-laki atau perempuan muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Sedangkan Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya tidak bertentangan dengan ketentuan agama. Sebagai contoh, zakat mal terdiri atas uang, emas, surat berharga, penghasilan profesi, dan lain-lain, sebagaimana yang diatur dalam UU No. 23/2011 tentang pengelolaan Zakat, PMA No. 52 Tahun 2014 yang telah diubah dua kali dengan PMA No. 31/2019. Zakat mal sebagaimana dimaksud pada paragraf di atas meliputi: Zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya; adalah zakat yang dikenakan atas emas, perak, dan logam mulia lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. Zakat atas uang dan surat berharga lainnya adalah zakat yang dikenakan atas uang, harta yang disetarakan dengan uang, dan surat berharga lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. Zakat perniagaan adalah zakat yang dikenakan atas usaha perniagaan yang telah mencapai nisab dan haul. Zakat pertanian, perkebunan, dan kehutanan adalah zakat yang dikenakan atas hasil pertanian, perkebunan, dan hasil hutan pada saat panen. Zakat peternakan dan perikanan adalah zakat yang dikenakan atas binatang ternak dan hasil perikanan yang telah mencapai nisab dan haul. Zakat pertambangan adalah zakat yang dikenakan atas hasil usaha pertambangan yang telah mencapai nisab. Zakat perindustrian adalah zakat atas usaha yang bergerak dalam bidang produksi barang dan jasa. Zakat pendapatan dan jasa adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan yang diperoleh dari hasil profesi pada saat menerima pembayaran. Zakat ini dikenal juga sebagai zakat profesi atau zakat penghasilan. Zakat rikaz adalah zakat yang dikenakan atas harta temuan, dengan kadar zakatnya adalah 20%. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memfasilitasi pembayaran Zakat Infaq Sedekah (ZIS) dengan lebih mudah dan praktis melalui Zakat Online BAZNAS dengan mengaksesnya di tautan di bawah ini. Penulis: Ust. Rohim, S.H.I. (Waka I Bidang Pengumpulan)
BERITA16/09/2025 | Ust. Rohim, S.H.I.
BAZNAS Pesawaran Berkolaborasi dengan Pemda Pesawaran untuk Memperkuat Pengelolaan Zakat
BAZNAS Pesawaran Berkolaborasi dengan Pemda Pesawaran untuk Memperkuat Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mengadakan audiensi dengan Bupati Pesawaran untuk menyampaikan laporan hasil Rapat Koordinasi Nasional (BAZNAS) Tahun 2025 serta dalam upaya memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Selasa (16/9/2025) di kantor Bupati Pesawaran. Ketua BAZNAS Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menyampaikan komitmen untuk meningkatkan penghimpunan dana zakat, dengan target Rp7,8 miliar pada tahun 2025, serta menyoroti dampak positif dari pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa. "BAZNAS Pesawaran selagi pengumpulannya bagus, banyak program yang bisa dilakukan dan masyarakat yang terbantu. Pada tahun 2025 ini target kami sebesar Rp7,8 miliar dan dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah kami optimis target tersebut tercapai di akhir tahun,” jelas Hi. A. Hamid. Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, terutama dalam program kemanusiaan yang sejalan dengan program pemerintah daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid menegaskan kesiapan mendukung program Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui lima program prioritas, yaitu Pesawaran Taqwa, Pesawaran Peduli, Pesawaran Sehat, Pesawaran Cerdas, dan Pesawaran Makmur, dengan harapan dukungan penuh dari Bupati Pesawaran untuk pengelolaan zakat yang optimal. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Bidang Administrasi Umum Herliansyah, Kadis Perkim, Kaban Bappeda, Plt. Kepala BPKAD, Plt. Kabag Kesra Setdakab Pesawaran, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA16/09/2025 | Ahmad Fudloli
Dukung Asta Cita, BAZNAS RI Optimalkan Program Beasiswa untuk Pembangunan SDM
Dukung Asta Cita, BAZNAS RI Optimalkan Program Beasiswa untuk Pembangunan SDM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui berbagai program beasiswa pendidikan. Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai kemiskinan, serta mendukung tercapainya Asta Cita dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, saat menjadi narasumber Kuliah Tamu bertajuk “Zakat sebagai Salah Satu Instrumen Pendukung Asta Cita - Pembangunan SDM di Indonesia” yang digelar di Universitas Islam Kadiri, Jawa Timur, Senin (15/9/2025). Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, mengatakan, pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Karena itu, zakat yang dihimpun BAZNAS tidak hanya disalurkan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga diarahkan bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM). “Zakat adalah instrumen yang strategis untuk pembangunan. Melalui beasiswa, BAZNAS ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa tetap menempuh pendidikan hingga jenjang tinggi. Ini menjadi jalan memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan,” ujar Haji Mo Mahdum. Haji Mo Mahdum memaparkan, berdasarkan data Laporan Pengelolaan Zakat Nasional 2024, penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lain untuk sektor pendidikan mencapai Rp 1,29 triliun. Dana tersebut menjangkau lebih dari 2,6 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Lebih lanjut, Haji Mo Mahdum menjelaskan, berbagai program beasiswa pendidikan yang dijalankan BAZNAS, diantaranya Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Dalam Negeri untuk mahasiswa S1, Beasiswa Luar Negeri untuk jenjang S1, S2, dan S3 di Timur Tengah, Malaysia, dan Rusia, Beasiswa Riset Zakat bagi mahasiswa S1, S2, S3 maupun kelompok riset, serta Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma’had Aly untuk mahasiswa S1. “Selain itu, BAZNAS menginisiasi Beasiswa Filantropi Islam untuk mencetak amil profesional dengan kualifikasi S2 dan S3, serta Beasiswa Kaderisasi Seribu Ulama MUI (S3) yang ditujukan untuk melahirkan ulama berkompeten dalam pemikiran Islam dan syariah," jelas Haji Mo Mahdum. "Tak hanya itu, BAZNAS juga mendukung pendidikan santri melalui Beasiswa Santri BAZNAS tingkat SMA/SMK/MA bagi santri berprestasi dari kalangan dhuafa, khususnya sebagai persiapan masuk ke perguruan tinggi negeri, serta Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus yang menyasar penyandang disabilitas, masyarakat di daerah 3T, serta komunitas adat," lanjutnya. Hasil nyata mulai terlihat, Haji Mo Mahdum mengungkapkan, lebih dari 10 persen alumni beasiswa BAZNAS kini telah berubah status dari mustahik menjadi muzaki. “Transformasi mustahik menjadi muzaki adalah indikator keberhasilan program kami. Zakat benar-benar bisa mengangkat harkat sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Mahdum. Haji Mo Mahdum mengatakan, dengan potensi zakat nasional yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun per tahun, BAZNAS optimistis peran zakat dalam pendidikan akan terus meningkat. "Penguatan kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mengoptimalkan potensi tersebut," kata Haji Mo Mahdum. Mo Mahdum menambahkan, zakat untuk pendidikan memiliki legitimasi syariah yang kuat. Fatwa MUI Nomor Kep.-120/MUI/II/1996 menyebut pemberian zakat untuk beasiswa sah karena termasuk dalam kategori fi sabilillah. “Dengan dasar syariah yang jelas, BAZNAS mantap menjadikan pendidikan sebagai prioritas. Harapannya, investasi zakat di sektor ini bisa lahirkan SDM unggul yang berkontribusi untuk Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
BERITA16/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Perkuat Layanan Kebencanaan melalui Pelatihan SDM bersama BASARNAS dan BNPB
BAZNAS Perkuat Layanan Kebencanaan melalui Pelatihan SDM bersama BASARNAS dan BNPB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat layanan kebencanaan dalah salah satunya melalui pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal tersebut ditandai dengan Pengukuhan Peserta Pelatihan Kebencanaan di Balai Diklat BASARNAS Bogor, Senin (15/9/2025). Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Direktur Bina Potensi BASARNAS Agus Haryono, S.S., M.B.A., Kepala Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan BASARNAS Heru Suhartanto, S.H., M.M., Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana BNPB Dr. Kheriawan, M.M., serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayaguaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan, sinergi antara BAZNAS, BASARNAS, dan BNPB menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencarian, pertolongan, dan penanggulangan bencana di Indonesia. “Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan hadirnya SDM yang terlatih, tangguh, dan siap menjadi garda terdepan dalam penyelamatan serta pemulihan pascabencana. Kolaborasi ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Saidah. Saidah menambahkan, kehadiran peserta pelatihan diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi risiko bencana yang semakin beragam. “Para peserta yang dikukuhkan hari ini diharapkan menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing. Mereka bukan hanya siap secara teknis, tetapi juga membawa semangat kemanusiaan dalam setiap aksi penyelamatan,” ucap Saidah. BAZNAS, lanjut Saidah, tidak hanya berperan dalam pendistribusian bantuan saat bencana terjadi, tetapi juga aktif memperkuat kapasitas melalui kerja sama lintas lembaga. “Dengan sinergi ini, kita ingin membangun sistem kebencanaan yang lebih kuat, komprehensif, dan berkelanjutan,” katanya. Acara pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam mempertegas komitmen bersama lembaga-lembaga terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana.
BERITA16/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran, Membasuh duka Korban Si-Jago Merah
BAZNAS Pesawaran, Membasuh duka Korban Si-Jago Merah
Pesawaran – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak musibah. Usai menerima kabar mengenai terbakarnya rumah milik Bapak Margo Susanto dan anaknya Dwi Garwo Saputro Warga Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, BAZNAS Kabupaten Pesawaran bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan. Bantuan yang diberikan berupa dana guna meringankan biaya pembangunan rumah yang rusak total akibat kebakaran pada (01/09/2025). Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Pesawaran, M. Robani, menyampaikan bahwa pihaknya berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban korban dalam proses pembangunan kembali rumah mereka. “Semoga korban diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Walaupun bantuan yang kami salurkan masih terbatas, kami berharap dapat membantu meringankan biaya yang dibutuhkan,” ujarnya. Turut hadir juga Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, pada penyerahan bantuan tersebut, beliau juga menegaskan bahwa semakin banyak masyarakat Kabupaten Pesawaran yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran, maka semakin besar pula kemampuan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk hadir membantu masyarakat ketika terjadi musibah atau bencana. “Semakin banyak muzakki yang bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Pasuruan, maka akan lebih banyak masyarakat yang dapat kita bantu,” tambahnya. Sementara itu, Dwi Garwo Saputro yang akrab dipanggil Dwi, korban kebakaran, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sangat membantu saya untuk mempercepat proses pembangunan rumah. Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Pesawaran dan para muzaki yang telah membantu meringankan saya dalam membangun kembali hunian untuk keluarga saya,” tuturnya. Dwi juga menceritakan kronologi kejadian. "Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.15 WIB saat ia dan keluarganya sedang berberes-beres setelah ada rutinan yasinan dirumahnya. kemudian ada kobaran api yang berasal dari kamar tidur, dan tidak lama api langsung membesar, langsung saya berteriak minta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api, sehingga api padam setelah 1 jam kemudian, Meskipun beberapa barang berharga tidak sempat diselamatkan, saya sangat bersyukur keluarga masih diberi keselamatan,” pungkasnya. Melalui aksi cepat ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan nyata, dan menjadi penghubung kebaikan antara para muzakki dan mustahik. kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA15/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Zakat : Jembatan Cinta Antara Yang Kaya dan Miskin
Zakat : Jembatan Cinta Antara Yang Kaya dan Miskin
Program penghimpunan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) oleh BAZNAS Pesawaran bertujuan untuk menghimpun dan menyalurkan dana ZIS dari Muzakki (pembayar zakat) kepada Mustahik (penerima) yang membutuhkan, melalui berbagai program pemberdayaan, sebagai upaya membantu pemerintah “Mewujudkan Pesawaran Yang Cakep (Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, Produktif)”. Mari salurkan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) kita sekalian melalui BAZNAS Pesawaran, yang terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna membahagiakan dan menyejahterakan masyarakat di Kabupaten Pesawaran, melalui program-program unggulannya. BAZNAS Pesawaran tampil sebagai garda terdepan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik dengan fokus utamanya pada pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, penanggulangan bencana, dan kebutuhan dasar lainnya, yang telah dituangkan kedalam lima pilar program unggulan BAZNAS Pesawaran. 5 (lima) alasan yang harus diketahui mengenai kewajiban berzakat, yaitu: Kewajiban Agama: Zakat adalah salah satu dari lima rukun Islam yang harus dipatuhi oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman: Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat… (QS. Al-Baqarah: 43). Kewajiban ini menunjukkan betapa pentingnya zakat dalam kehidupan seorang Muslim sebagai bentuk pengabdian kepada Allah. Membersihkan Harta: Zakat berfungsi untuk membersihkan harta yang kita miliki. Dengan mengeluarkan zakat, kita membersihkan diri dari sifat kikir dan cinta berlebihan terhadap harta. Zakat juga menjadi sarana untuk mengingatkan kita bahwa harta yang kita miliki adalah titipan dari Allah, dan kita berkewajiban untuk membagikannya kepada yang membutuhkan. Meningkatkan Kesejahteraan Sosial: Zakat memiliki dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan menyalurkan zakat kepada yang berhak, kita membantu mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial. Zakat dapat digunakan untuk memberikan bantuan kepada fakir miskin, dan mereka yang membutuhkan sesuai dengan golongan orang-orang yang berhak menerima zakat, sehingga menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. Mendorong Rasa Empati dan Solidaritas: Dengan membayar zakat, kita diajarkan untuk lebih peka terhadap kondisi orang lain. Zakat mendorong kita untuk merasakan kesulitan yang dialami oleh sesama, sehingga timbul rasa empati dan solidaritas. Hal ini penting untuk membangun hubungan yang harmonis dalam masyarakat, di mana setiap individu saling peduli dan membantu satu sama lain. Mendapatkan Pahala dari Allah: Salah satu motivasi utama dalam membayar zakat adalah untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT. Dalam banyak hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa zakat yang dikeluarkan dengan niat yang ikhlas akan mendatangkan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda. Dengan berzakat, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga berinvestasi untuk kehidupan akhirat kita. Zakat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Dengan memahami alasan-alasan tersebut, diharapkan kita semakin sadar akan kewajiban untuk menunaikan zakat dan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Pesawaran. Dukungan dan kepercayaan para muzaki sekalian, sangat berarti dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Pesawaran. Mari bersama-sama menebarkan kebaikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui BAZNAS Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan keberkahan yang melimpah. Aamiin. Penulis: Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. (Ketua BAZNAS Pesawaran)
BERITA15/09/2025 | Hi. A. Hamid S., S.H., M.M.
Islam Terbaik: Memberi Makan dan Mengucapkan Salam
Islam Terbaik: Memberi Makan dan Mengucapkan Salam
Islam adalah agama yang mengajarkan nilai-nilai luhur kepada para pemeluknya. Ajaran Islam menekankan betapa pentingnya menjaga perdamaian dan berbuat baik serta saling tolong menolong kepada sesama manusia, baik kepada mereka yang kita kenal maupun tidak. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: Haddatsanaa ‘Amrubnu Khalid, qaala: haddatsanaa Al-Laits, ‘an Yazid ‘an Abil Khair, ‘an Abdillah ibni ‘Amr radiyallaahu ‘anhumaa: “Anna rajulan sa`ala an-Nabiyya SAW ayyul Islaamu khairun? Qaala: Tuth’imut tha’aam wa taqra`us salaam ‘alaa man ‘arafta wa man lam ta’rif,” “………Seorang lelaki mengajukan pertanyaan kepada Nabi Muhammad SAW mengenai praktik Islam yang paling baik/utama? Nabi Muhammad SAW menjawab: Memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal maupun belum kamu kenal.” Memberi makan merupakan wujud nyata dari kepedulian sosial. Secara sederhana, ajaran Nabi Muhammad SAW menekankan pentingnya saling membantu demi kesejahteraan bersama. Individu yang mengalami kelaparan berpotensi terjerumus pada tindakan yang kurang baik. Oleh karena itu, sebagai amil zakat, kita memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi para donatur (muzakki, munfiq, dan mutashaddiq) dalam menyalurkan donasi melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran, serta mendistribusikannya kepada mereka yang berhak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya, menyampaikan salam. Salam merupakan simbol penghormatan, kasih sayang, serta perdamaian. Nabi Muhammad SAW menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa menjaga kehormatan dan perdamaian dalam masyarakat. Sungguh luar biasa pesan terakhir dari Nabi Muhammad SAW, yang menyampaikan salam sejahtera dan damai kepada mereka yang kita kenal maupun yang tidak. Humanisme dalam pesan Nabi Muhammad SAW begitu menyentuh hati, tanpa membedakan siapapun. Penulis: Ahmad Fudloli (Staf Bag. SDM dan Humas BAZNAS Pesawaran)
BERITA14/09/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Apresiasi Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II, Tegaskan Komitmen Bantu Palestina
BAZNAS Apresiasi Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II, Tegaskan Komitmen Bantu Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyambut kedatangan Satgas Bannusia Lugri Garuda Merah Putih II yang juga terdiri atas personel BAZNAS, kini telah kembali ke tanah air pada Sabtu (13/9/2025). Hal ini menandakan misi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina via airdrop telah selesai dilaksanakan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. Caj (Purn.) Drs. Nur Chamdani, hadir bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA., CFRM., dalam acara penyambutan yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Acara ini turut dihadiri Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair S.M. Al-Shun, perwakilan Kedutaan Mesir dan Yordania, jajaran pejabat kementerian, serta tamu undangan lainnya. Pimpinan BAZNAS, Kol. Caj (Purn.) Drs. Nur Chamdani, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan misi kemanusiaan ini.. “BAZNAS RI mengucapkan puji syukur Alhamdulillah bahwa semua personel Satgas Garuda Merah Putih II yang didalamnya termasuk beberapa personel dari BAZNAS RI, atas ijin dan perlindungan dari Allah SWT telah berhasil dan sukses melaksanakan tugas bantuan kemanusiaan di Gaza Palestina melalui Airdrop. Kolaborasi antara TNI dan BAZNAS RI yang merupakan perintah Presiden Prabowo bisa dilaksanakan dengan baik. Tugas ini juga merupakan salah satu tanggungjawab BAZNAS RI kepada masyarakat Indonesia yang telah menitipkan bantuannya kepada BAZNAS RI. Tentu BAZNAS tetap akan menerima bantuan dari masyarakat, sehingga kita tetap bisa memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang di Palestina,” ujarnya. Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah personel Satgas dan mitra, di antaranya Kolonel Pnb Puguh Yulianto, Letkol Cba Supriyanto, S.I.P., M.Si., Letkol Pnb Chandra Danang Jaya, serta media TVOne, yang diwakili Mohammad Fahrial Nugraha. Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan bahwa misi kemanusiaan ke Palestina tidak lepas dari kerja sama lintas lembaga, termasuk BAZNAS. “Total yang sudah didrop seberat 91,4 ton dengan jumlah 520 bakal yang diterjunkan di Gaza. Semua terselenggara atas kerja sama dari Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, kemudian atas perintah Panglima TNI, TNI AU melaksanakan penerbangan di Gaza,” kata Kasau. Ia menambahkan bahwa misi ini menjadi bukti konsistensi bangsa Indonesia dalam solidaritas kemanusiaan internasional. “Sekali lagi ini adalah komitmen bangsa Indonesia untuk ikut dalam solidaritas perjuangan kemanusiaan yang ada di saudara-saudara kita di Gaza,” tegasnya. Walau misi airdrop telah usai, BAZNAS tetap membuka jalan kebaikan. Bersama pemerintah, TNI, dan mitra strategis, BAZNAS berkomitmen terus menyalurkan donasi rakyat Indonesia bagi warga Gaza melalui jalur darat maupun cara lain yang memungkinkan.
BERITA14/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Keutamaan Sedekah di Bulan Rabiul Awal
Keutamaan Sedekah di Bulan Rabiul Awal
Di bulan Rabiul Awal, zakat, infak, dan sedekah memiliki keutamaan yang besar karena merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan baik ini sebagai wujud cinta dan ketaatan kepada Allah dan Rasulullah SAW, yang dapat melipatgandakan pahala, membersihkan hati, dan mendatangkan keberkahan rezeki. Keutamaan Sedekah di Bulan Rabiul Awal Pahala Berlipat Ganda: Bersedekah di bulan Rabiul Awal dapat melipatgandakan pahala, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 261, di mana sedekah diibaratkan seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, dan setiap tangkai memiliki seratus biji. Membersihkan Hati dan Rezeki: Memperbanyak sedekah dapat membersihkan hati dan menjadi sarana pembersih rezeki. Mendekatkan Diri kepada Allah: Sedekah, terutama sedekah subuh, adalah amalan mulia yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadi wujud ketaatan. Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW: Sedekah di bulan ini juga merupakan cara meneladani sifat dermawan Nabi Muhammad SAW dan menindaklanjuti ajaran beliau untuk menyantuni fakir miskin serta anak yatim. Cara Melakukan Zakat, Infaq, dan Sedekah Niatkan Ikhlas: Lakukan semua amalan, termasuk zakat, infak, dan sedekah, dengan niat yang tulus dan ikhlas karena Allah SWT. Salurkan kepada yang Membutuhkan: Berikan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, atau kelompok masyarakat lain yang membutuhkan. Manfaatkan Lembaga Sosial: Anda dapat menyalurkan sedekah melalui lembaga sosial atau yayasan yang terpercaya, seperti BAZNAS. Konsisten Beramal: Jadikan sedekah subuh sebagai kebiasaan yang dilakukan secara rutin, bukan hanya pada momentum tertentu, untuk mendapatkan keberkahan hidup dan kelancaran rezeki. Penulis: Bahri, S.E., M.E.Sy. (Sekretaris BAZNAS Kabupaten Pesawaran)
BERITA13/09/2025 | Bahri, S.E., M.E.Sy.
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Tinjau Bantuan Kemanusian untuk Palestina di Mesir
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Tinjau Bantuan Kemanusian untuk Palestina di Mesir
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama desainer sekaligus figur publik Ivan Gunawan, meninjau langsung bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina di sejumlah titik distribusi di Kairo, Mesir. Ivan Gunawan menyampaikan rasa syukurnya dapat ikut serta dan menyaksikan langsung proses distribusi dalam misi kemanusiaan untuk Palestina. “Saya berdiri di sini atas nama kemanusiaan. Gerakan Love, Hope for Humanity lahir dari brand saya, yakni Mandjha Ivan Gunawan. Event ini pertama kali digelar pada akhir Juni lalu, dan Alhamdulillah mendapatkan sambutan luar biasa. Hingga akhir Juli, terkumpul donasi senilai Rp2 miliar yang kemudian disalurkan melalui BAZNAS untuk membantu Palestina,” kata Ivan dalam kunjungannya di Kairo, Mesir, Rabu (10/9/2025). Ivan menambahkan, dana tersebut terhimpun berkat partisipasi para wanita Mandjha yang ikut berdonasi, baik secara langsung maupun melalui pembelian koleksi hijab bertema Palestina, di mana sebagian keuntungannya disumbangkan untuk Palestina. “Saya berterima kasih kepada seluruh wanita Mandjha yang sudah berdonasi untuk Palestina. Ketika saya datang ke Mesir dan melihat langsung kondisi para korban, hati saya benar-benar terenyuh. Lewat karya, saya ingin berbagi dengan saudara-saudara kita di Palestina, semoga bantuan ini sedikit meringankan penderitaan mereka,” ungkap Ivan. Dalam kesempatan tersebut, Ivan juga berkesempatan mengunjungi rumah sakit untuk bertemu pengungsi Palestina yang tinggal di Mesir, serta melihat langsung gudang penyimpanan bantuan pangan yang dipersiapkan untuk dikirim ke Gaza. “Ini pengalaman luar biasa. Saya ikut membantu proses packing dan sangat terharu melihat betapa banyak isi satu kotak bantuan untuk satu keluarga. Saya berharap keluarga-keluarga di Gaza bisa sedikit terbantu,” ujarnya. Lebih lanjut, Ivan menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan ini. Ia juga mengungkapkan rencananya untuk melanjutkan gerakan kemanusiaan melalui berbagai kegiatan bersama brand Mandjha miliknya. “Terima kasih untuk BAZNAS, dan insya Allah dari Brand Mandjha akan ada event-event selanjutnya, event-event yang lebih seru, sehingga customer Mandjha semakin banyak yang bisa ikut berpartisipasi,” kata Ivan. Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI Faisal Qosim, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab BAZNAS menyampaikan amanah masyarakat Indonesia untuk Palestina. “BAZNAS bekerja sama dengan Brand Mandjha dari Ivan Gunawan untuk membantu masyarakat Palestina, dan hari ini kita bersama-sama hadir langsung di Mesir, di titik-titik pendistribusian, sebagai amanah dari masyarakat Indonesia,” ujar Faisal. Ia menambahkan, peninjauan lapangan dilakukan agar distribusi bantuan berjalan efektif. Selain meninjau gudang logistik, BAZNAS bersama Ivan Gunawan dan tim juga mengunjungi beberapa titik pengungsian warga Palestina yang kini menetap di Mesir. “Kami mohon doanya, semoga semua amanah yang akan kita sampaikan ke saudara-saudara kita di Palestina berjalan dengan baik, tepat sasaran dan membawa keberkahan dari Allah SWT bagi mereka dan kita semua,” ujar Faisal.
BERITA13/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BERKAT untuk bapak ERLISA korban rumah roboh dari desa Kebagusan
BERKAT untuk bapak ERLISA korban rumah roboh dari desa Kebagusan
Kamis, 8 September 2025 BAZNAS Pesawaran bersama Bupati Pesawaran memberikan BERKAT (Bedah Rumah Layak Sehat) untuk bapak Erlisa seorang tunawicara dan tunarungu yang rumahnya roboh terkena angin puting beliung pada Minggu, 31 Agustus 2025. bapak Erlisa yang bekerja serabutan dan istrinya menjadi buruh cuci dan setrika panggilan dimana penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari sehingga tidak sanggup untuk memperbaiki rumahnnya. mohon doa untuk semuanya mudah mudahan rumah ini segera selesai sehingga bapak erlisa dan keluarga bisa dapat tinggal kembali dirumah ini "ujar Ibu Nanda Indira B Bupati Pesawaran"
BERITA12/09/2025 | Laksana Sanjaya
UPZ Award 2025, BAZNAS RI Beri Penghargaan kepada 120 Instansi
UPZ Award 2025, BAZNAS RI Beri Penghargaan kepada 120 Instansi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan penghargaan kepada 120 instansi yang terdiri atas Kementerian/Lembaga Negara/BUMN, BUMS yang telah memberikan kontribusi besar dalam mendorong kesejahteraan umat. Penghargaan tersebut diberikan BAZNAS RI dalam kegiatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Award 2025 yang menjadi rangkaian acara Rapat Kerja (Raker) UPZ tingkat nasional 2025 di Bogor, Rabu malam (10/9/2025). Pada kesempatan ini, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh instansi yang telah menerima penghargaan UPZ Award 2025. “Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh instansi atas apa yang Bapak Ibu lakukan dalam merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan penghimpunan dan pengelolaan zakat secara nasional," kata Haji Mo. Lebih lanjut, Haji Mo menuturkan, penyelenggaraan UPZ Award 2025 digelar untuk memberikan apresiasi yang layak bagi para instansi penggerak zakat. Sebab menurutnya, UPZ memiliki peran yang sangat vital dalam memperluas jangkauan layanan zakat dan memastikan pengelolaannya dilakukan secara transparan, akuntabel, serta selaras dengan rencana strategis BAZNAS. “Sekali lagi selamat kepada UPZ yang telah menerima penghargaan. Semoga para UPZ di seluruh Indonesia semakin kompeten, berdampak nyata, dan berkelanjutan dalam menyejahterakan umat,” imbuhnya. Berikut pemenang UPZ Award 2025: BINTANG 5: PENGUMPULAN ZIS TERBAIK 1. KEMENTERIAN AGAMA RI 2. KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM RI 3. BPJS KETENAGAKERJAAN 4. BANK INDONESIA (BI) 5. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 6. PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk 7. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk 8. PT INDOSAT Tbk 9. PT BANK MUAMALAT INDONESIA Tbk OPTIMALISASI POTENSI ZAKAT 1. KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA RI 2. KEMENTERIAN AGAMA RI 3. ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA (ANRI) 4. KANTOR BAZNAS PUSAT 5. PT BIO FARMA (Persero) 6. PT SEMEN PADANG 7. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP) 8. BPRS MADINA MANDIRI SEJAHTERA PERENCANAAN ZIS TERBAIK 1. KEMENTERIAN DALAM NEGERI RI 2. KEMENTERIAN KEHUTANAN RI 3. KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) 4. UO MABES TNI 5. PT SEMEN PADANG 6. PT PETROKIMIA GRESIK (Persero) 7. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP) 8. YAYASAN AMALIAH ASTRA PENYALURAN ZIS TERBAIK 1. KEMENTERIAN PARIWISATA RI 2. KEMENTERIAN DALAM NEGERI RI 3. MABES TNI ANGKATAN LAUT 4. BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL (BRIN) 5. TELKOM GROUP 6. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 7. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP) 8. BPRS HIK CIBITUNG PELAPORAN ZIS TERBAIK 1. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH RI 2. KEMENTERIAN PARIWISATA RI 3. MABES TNI ANGKATAN LAUT 4. KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) 5. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk 6. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 7. YAYASAN KHOIRUR ROOZIQIIN INDONESIA 8. BPRS MADINA MANDIRI SEJAHTERA BINTANG 4: PENGUMPULAN ZIS TERBAIK 1. KEMENTERIAN DALAM NEGERI RI 2. KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA RI 3. KEMENTERIAN KEUANGAN RI 4. BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL (BRIN) 5. RS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH HARAPAN KITA 6. MABES TNI ANGKATAN LAUT 7. PT BANK MANDIRI Tbk 8. PT SEMEN PADANG 9. YAYASAN AMALIAH ASTRA 10. PT ASURANSI JIWA SYARIAH AL-AMIN 11. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP) OPTIMALISASI POTENSI ZAKAT 1. KEMENTERIAN PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA/BP2MI 2. KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG POLITIK DAN KEAMANAN RI 3. KEMENTERIAN PARIWISATA RI 4. MASJID ISTIQLAL 5. BPJS KETENAGAKERJAAN 6. BANK INDONESIA (BI) 7. PT PETROKIMIA GRESIK 8. PT ASABRI (Persero) 9. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk 10. PT ADIRA FINANCE 11. MEDIA GROUP 12. PT INDOSAT Tbk PERENCANAAN ZIS TERBAIK 1. KEMENTERIAN PELINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA/BP2MI 2. KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM RI 3. KEMENTERIAN PARIWISATA RI 4. ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA (ANRI) 5. MABES TNI ANGKATAN LAUT 6. MASJID ISTIQLAL 7. PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk 8. PT BIO FARMA (Persero) 9. PT SEMEN TONASA 10. PT INDOSAT Tbk 11. MEDIA GROUP 12. YAYASAN KHOIRUR ROOZIQIIN INDONESIA PENYALURAN ZIS TERBAIK 1. KEMENTERIAN KEHUTANAN RI 2. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH RI 3. KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA RI 4. BANK INDONESIA (BI) 5. BADAN STANDARDISASI NASIONAL (BSN) 6. BPJS KETENAGAKERJAAN 7. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk 8. PT BANK TABUNGAN NEGARA (Persero) Tbk 9. PT BIO FARMA (Persero) 10. BPRS MADINA MANDIRI SEJAHTERA 11. YAYASAN KHOIRUR ROOZIQIIN INDONESIA 12. MEDIA GROUP PELAPORAN ZIS TERBAIK 1. KEMENTERIAN DALAM NEGERI RI 2. KEMENTERIAN KEHUTANAN RI 3. KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA RI 4. PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN (PPATK) 5. MASJID ISTIQLAL 6. BANK INDONESIA (BI) 7. PT PETROKIMIA GRESIK 8. PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR 9. PT SEMEN PADANG 10. PT ASIA MEDIA PRISMA (AMP) 11. BPRS HIK CIBITUNG 12. MEDIA GROUP TANPA BINTANG: KAMPANYE ZAKAT TERBAIK 1. PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 2. UO MABES TNI 3. MABES TNI ANGKATAN LAUT 4. TELKOM GROUP 5. PT PERMODALAN NASIONAL MADANI (Persero) 6. UNIVERSITAS GUNADARMA 7. PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk 8. PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR 9. BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL (BRIN) 10. PT SEMEN PADANG UPZ THE RISING STARS 1. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH RI 2. BADAN SIBER DAN SANDI NEGARA (BSSN) 3. PT INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM (INALUM) 4. KAHMI NASIONAL UPZ LEMBAGA PENDIDIKAN TERBAIK 1. STF UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2. UNIVERSITAS GUNADARMA 3. UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH LIFETIME ACHIEVEMENT 1. BAPAK OKTOWERI UPZ BAZNAS PT SEMEN PADANG 2. BAPAK ANDAN KESUMAH UPZ BAZNAS PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk 3. BAPAK NURSAHID UPZ BAZNAS PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR
BERITA11/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menggelar Rapat Kerja (Raker) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat nasional pada 9-10 September 2025 di Bogor, dengan menghasilkan sepuluh rekomendasi untuk memperkuat peran UPZ sebagai mitra utama BAZNAS dalam tata kelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) secara nasional. Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta dihadapan seluruh perwakilan UPZ BAZNAS. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, jajaran Pimpinan BAZNAS RI, juga penerima BAZNAS Award 2025. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menegaskan kegiatan Rakernas UPZ BAZNAS ini dalam rangka merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan penghimpunan dan pengelolaan ZIS. "Kami harap resolusi ini bukan sekadar kata-kata, tetapi bagaimana ini menjadi langkah kita untuk tata kelola ZIS nasional yang berdampak dan berkelanjutan," kata Haji Mo, Rabu (10/9/2025). Melalui kegiatan ini, Haji Mo menegaskan, BAZNAS ingin memastikan pengelolaan zakat mampu menjawab tantangan sosial-ekonomi dengan lebih efektif. Karena itu, pihaknya mendorong UPZ agar semakin kompeten, berdampak nyata, dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bagi umat. "Kami juga berpesan kepada para amil di seluruh Indonesia untuk menjaga nama baik BAZNAS karena UPZ menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi layanan zakat bagi pegawai di lingkungan instansi masing-masing,” imbuhnya. Berikut 10 Rekomendasi Rapat Kerja (RAKER) UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025: Mendorong penguatan profesionalisme UPZ melalui kebijakan pengembangan dan peningkatan kapasitas dan kompetensi Amil melalui sertifikasi Amil Zakat; Memperkuat kelembagaan dan kedudukan BAZNAS RI sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) serta mewujudkan terintegrasinya UPZ BAZNAS tingkat nasional dengan segala elemen yang mendukung ekosistem pengelolaan zakat; Mendorong transformasi digital dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan melalui SIMBA UPZ; Mendorong pimpinan di kementerian, lembaga, BUMN dan Swasta di masing-masing lembaga/instansinya untuk memberikan penguatan dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan; Mendorong peningkatan pengumpulan ZIS UPZ BAZNAS tingkat nasional tahun 2026 untuk mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045; Memberikan prioritas dan penguatan kolaborasi program penyaluran ZIS-DSKL untuk program yang berdampak dan berkelanjutan seperti pemberdayaan ekonomi, beasiswa dan program lainnya; Memasukkan branding BAZNAS dalam setiap media komunikasi UPZ ?dan melibatkan BAZNAS dalam agenda peresmian program di UPZ ; Menguatkan penataan prosedur perencanaan, standar layanan, pelaporan dan pengelolaan zakat melalui implementasi Perbaznas No 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat; Menjunjung penegakan kode etik amil, memperkuat pengendalian internal serta menjaga netralitas; Berpartisipasi aktif menghadiri setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI dalam rangka menindaklanjuti hasil Rekomendasi RAKER UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025.
BERITA11/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Beri Pelatihan untuk 1.000 Penerima Manfaat Program Madrasah Layak Belajar 2025
BAZNAS RI Beri Pelatihan untuk 1.000 Penerima Manfaat Program Madrasah Layak Belajar 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan pelatihan atau dan bimbingan teknis Program Madrasah Layak Belajar. Kegiatan ini diikuti oleh 1.000 madrasah penerima manfaat dari 34 provinsi dan 343 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dan 18 diantara penerima manfaat merupakan madrasah dari wilayah 3T, Selasa (9/9/2025). Dalam sambutannya, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, S.Ag., M.Si. menekankan pentingnya kesinambungan program ini agar mampu memberi dampak lebih besar dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah. "Program Madrasah Layak Belajar sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas. Program ini juga mendukung agenda Asta Cita dalam peningkatan kualitas manusia Indonesia dan pemerataan pembangunan, termasuk di wilayah 3T," kata Imdadun. Imdadun menegaskan, seluruh kegiatan ini dibiayai dari dana zakat. Zakat tidak hanya menjadi instrumen distribusi keadilan sosial, tetapi juga menjadi motor penggerak filantropi Islam nasional yang memperkuat mutu pendidikan dan mempercepat pencapaian SDGs serta Asta Cita. "Fokus program adalah peningkatan fasilitas pembelajaran, terutama kelas dan perpustakaan madrasah, sehingga literasi dan kualitas belajar siswa dapat meningkat," kata Imdadun. Imdadun menyampaikan harapannya agar bantuan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk lebih peduli terhadap kondisi madrasah di Indonesia, khususnya Madrasah Ibtidaiyah Swasta. Menurutnya, sinergi dan kepedulian bersama akan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan. "Tujuan substansial dari program ini yakni meningkatkan fasilitas ruang kelas dan sanitasi madrasah. Upaya ini diharapkan mampu menunjang kegiatan belajar sekaligus menumbuhkan pola hidup sehat di kalangan siswa," ujarnya. Dengan adanya bimbingan teknis ini, kata Imdadun, para peserta diharapkan lebih siap dalam mengelola bantuan, melaksanakan renovasi, dan membuat laporan program sesuai pedoman. "BAZNAS RI optimis bahwa langkah ini akan memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu melahirkan generasi unggul," tandasnya. Kegiatan ini melibatkan guru-guru madrasah, di antaranya Ibu Niken Nur’aini Aisiyah, S.E., Guru Matematika dari MI Falakhiyah II Jampet Bojonegoro, yang bertugas sebagai pembawa acara, serta Ibu Hj. Afrisa, S.Pd.I., Guru PAI dari MIS Tarbiyah Islamiyah Koto Panjang Payakumbuh, yang bertugas sebagai pembaca Al-Qur’an.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Gelar Pelatihan, BAZNAS Dorong UMKM Kota Malang Manfaatkan Media Sosial untuk Promosi Produk
Gelar Pelatihan, BAZNAS Dorong UMKM Kota Malang Manfaatkan Media Sosial untuk Promosi Produk
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik (OPPM) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Konten media sosial dan Affiliate Marketing untuk masyarakat di kota Malang. Pelatihan ini digelar selama dua hari mulai 9-10 September 2025. Dalam keterangan tertulisnya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas masyarakat dengan memanfaatkan media sosial sebagai saluran pemasaran produk mereka. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat kota Malang. Karena dengan meningkatnya kemampuan mereka dalam mengelola konten media sosial, maka UMKM dapat lebih mandiri dan berdaya saing, sehingga dapat menjangkau konsumen lebih luas lagi. “Kalau sebelumnya hanya mempromosikan produk-produk UMKM secara konvensional, melalui pelatihan ini mereka bisa menjangkau konsumen lebih luas lagi di pasar digital,” kata Saidah, di Jakarta, Rabu (10/9/2025). Tentu saja tidak mudah bagi UMKM untuk beralih dari platform konvensional ke digital, karena itulah menurut Saidah diperlukan pelatihan ini. “BAZNAS berkomitmen untuk tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan sampai para pelaku UMKM benar-benar mandiri dan siap,” tutur Saidah. Sementara itu, Plt. Direktur Pemberdayagunaan BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan BAZNAS Kota Malang serta BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Malang. Menurut Eka, selama kegiatan para peserta mendapatkan materi seputar strategi affiliate marketing, seperti memilih produk dan platform serta bagaimana cara mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang terjadi melalui tautan afiliasi yang dibagikan. “Peserta juga akan mendapatkan teknik pembuatan konten kreatif, hingga praktik optimalisasi media sosial untuk pemasaran produknya,” kata Eka. Selanjutnya, para peserta juga akan tetap mendapatkan bimbingan secara intensif selama 6 bulan pasca pelatihan. Tidak hanya itu, BAZNAS juga akan menyediakan peralatan konten yang dibutuhkan untuk diberikan kepada masing-masing kelompok. “Dengan pelaksanaan program ini diharapkan para peserta mampu meningkatkan penjualannya melalui media sosial dan marketplace dengan optimalisasi konten dan affiliate,” kata Eka. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik (DOPP) BAZNAS RI, Deden Kuswanda, Ketua BAZNAS Kota Malang Prof. Dr. Kasuwi Saiban, MA serta para wakil ketua BAZNAS Kota Malang. Turut hadir juga pengusaha dan praktisi digital marketing Coach Edo selaku narasumber dan Coach Hariobbi selaku konten creator Malang.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2025
BAZNAS RI Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang TOP GRC Awards 2025, yakni TOP GRC Awards 2025 #3 Star dan Special Appreciation: The High Commites GRC on Public Institution 2025. TOP GRC Awards merupakan ajang penghargaan terbesar di Indonesia di bidang Governance, Risk, and Compliance (GRC). Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA, ICoPI, dan PaGi, serta didukung oleh konsultan bisnis dan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung. Ajang ini diikuti ratusan institusi terkemuka di Indonesia dan menjadi tolak ukur penerapan tata kelola terbaik di berbagai sektor. Berdasarkan penilaian independen terhadap lebih dari 900 perusahaan, Dewan Juri menempatkan BAZNAS sebagai salah satu penerima penghargaan prestisius tahun ini. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, atau akrab disapa Haji Mo, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih BAZNAS. Ia menilai capaian ini merupakan pengakuan publik terhadap kinerja BAZNAS. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan, demi mewujudkan lembaga zakat yang kredibel dan terpercaya,” ujar Haji Mo setelah menerima penghargaan tersebut, di Jakarta, Senin (8/9/2025). Ia mengatakan, penghargaan tersebut adalah wujud kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat secara nasional. Menurutnya, kepercayaan ini harus dijaga dengan integritas dan transparansi penuh. “Pengakuan ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar bagi kami untuk selalu berinovasi dan menjaga transparansi dalam setiap langkah. Penghargaan ini justru awal dari tantangan baru untuk bekerja lebih baik,” ucap Haji Mo. Haji Mo menambahkan, penghargaan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BAZNAS, mulai dari pusat hingga daerah, yang terus berupaya mewujudkan visi kebangkitan zakat di Indonesia. Sinergi internal menjadi faktor penting dalam capaian yang diperoleh. “Kami dedikasikan penghargaan ini untuk seluruh masyarakat yang telah menaruh kepercayaan kepada BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. BAZNAS RI akan terus menjaga amanah tersebut dengan sepenuh hati,” kata Haji Mo. Menurut Haji Mo, keberhasilan ini juga berkat dukungan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat luas yang bersinergi bersama BAZNAS. Kolaborasi lintas sektor dinilai mampu memperkuat peran zakat dalam pembangunan nasional. “Kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar zakat benar-benar mampu menghadirkan dampak besar dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat semua pihak untuk mendukung kebangkitan zakat di Indonesia,” katanya.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Pimpinan BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Penggunaan SIMBA oleh UPZ BAZNAS
Pimpinan BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Penggunaan SIMBA oleh UPZ BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong unit pengumpulan zakat (UPZ) untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS) dalam melakukan input data harian zakat, infak dan sedekah (ZIS). Dengan aplikasi SIMBA, pengelolaan zakat akan menjadi lebih efektif, efisien, dan transparan yang akan menumbuhkan kepercayaan kepada muzakki untuk menyalurkan zakatnya. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H.M. Nadratuzzaman Hosen dalam acara Rapat Kerja UPZ BAZNAS Tingkat Nasional dan UPZ Award 2025 yang digelar di Bogor selama tiga hari, mulai 9-11 September 2025. Dalam kesempatan tersebut, Prof Nadra menekankan pentingnya anggota UPZ di seluruh daerah untuk memahami betul tata cara penggunaan aplikasi SIMBA agar memudahkan kerja harian mereka. Selain itu, muzaki (orang yang berzakat) juga akan lebih percaya karena dapat meminta track record donasi yang pernah disetorkan melalui mereka. “Oleh karena itu, saya hari ini ingin mendengar langsung masukan-masukan, usulan-usulan yang bermanfaat dari segi pengumpulan atau dari segi yang lain, fitur-fitur apa yang perlu ditambahkan untuk membuat aplikasi ini lebih baik lagi,” kata Prof Nadra. Menurut Prof Nadra, BAZNAS juga berkomitmen untuk terus menyempurnakan aplikasi SIMBA melalui serangkaian perbaikan berkelanjutan dengan menggandeng tim IT, demi memberikan kenyamanan saat digunakan oleh UPZ. “BAZNAS akan terus melakukan peningkatan dan modernisasi pada aplikasi SIMBA untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan zakat,” ujar Prof Nadra. Selain itu kata dia, aplikasi SIMBA ini memiliki banyak sekali manfaat, antara lain mempermudah membuat laporan pertanggungjawaban keuangan, membantu tata kelola yang lebih baik dan berstandar, menjaga kepercayaan muzaki, dan sudah terintegrasi dengan paj?k sehingga bukti setor pajak akan online dengan DJP. “Bukti setor zakat ini nantinya tidak dipersoalkan ketika kami serahkan ke DJP, karena terus terang saja kami di pusat, itu dipersoalakan di kantor-kantor pajak. Apakah betul, kan banyak penipuan-penipuan, ijazah saja bisa dipalsukan dan persis, apalagi bukti setor pajak,” kata Prof Nadra. Prof Nadra kemudian memaparkan pentingnya UPZ menggunakan aplikasi SIMBA, pertama, untuk memastikan pencatatan transaksi harian melalui SIMBA UPZ agar pelaporan akurat dan real-time. Kedua, sebagai pusat data zakat nasional yang terintegrasi dengan aplikasi SIMBA. Ketiga, segala bentuk kebutuhan data tentang pengelolaan zakat harus bersumber dari aplikasi SIMBA UPZ yang terintegrasi dengan aplikasi SIMBA. Keempat, berfungsi untuk menguatkan pembuatan RKAT, sebagai bahan Monev, dan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel terutama pada aspek penyaluran dan pendayagunaan. Kelima, dapat memenuhi seluruh fungsi manajemen dari RKAT, pengumpulan, keuangan, penyaluran, dan laporan, dan terakhir, akan selalu dilakukan modernisasi pada aplikasi SIMBA sehingga fungsi-fungsi manajemen tercover seluruhnya sehingga tata kelola BAZNAS lebih baik. "Mudah-mudahan SIMBA ini dapat benar-benar dimanfaatkan dan digunakan oleh UPZ BAZNAS, sehingga dapat memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah," ucapnya.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Rakernas UPZ 2025, Kemenko PMK: BAZNAS Berperan Strategis dalam Pemerataan Sosial
Rakernas UPZ 2025, Kemenko PMK: BAZNAS Berperan Strategis dalam Pemerataan Sosial
Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Prof. Warsito, S.Si., DEA, Ph.D., menegaskan bahwa BAZNAS memiliki posisi strategis dalam pemerataan sosial sekaligus transformasi bangsa. Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja UPZ BAZNAS Tingkat Nasional dan UPZ Award 2025 di Jakarta, Selasa (8/9/2025). Menurutnya, BAZNAS bukan sekadar lembaga pengumpul zakat, tetapi motor perubahan yang menjawab tantangan Indonesia menuju 2045. Ia menyebut pilar utama pembangunan manusia yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dapat diperkuat melalui program-program zakat. “Kalau kita bicara kualitas manusia, pilarnya selalu tiga: kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Maka Kemenko PMK tugasnya mengurusi itu, dan zakat bisa hadir di semua pilar tersebut,” jelasnya. Lebih jauh, ia menilai BAZNAS memiliki peluang besar menjadi pelopor transformasi zakat digital. Di era teknologi, transparansi dan kecepatan layanan menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga pengelolaan zakat juga harus adaptif. “Masa kita kalah dengan penarik bank yang tiap bulan mengingatkan nasabah? Kita mengajak pada kebaikan, maka amil zakat harus proaktif menyapa, melaporkan, dan berterima kasih kepada muzaki. Sistem digital bisa membantu semua itu,” paparnya. Ia pun mengusulkan lahirnya satu aplikasi zakat nasional yang memungkinkan masyarakat memantau secara real-time penyaluran zakat. Dengan begitu, kepercayaan publik semakin meningkat dan zakat makin dirasakan manfaatnya oleh umat. “Satu aplikasi terpadu ini tentu bisa diinisiasi oleh BAZNAS. Real-time, transparan, dan menjadi model nasional,” tambahnya. Selain itu, Prof. Warsito menekankan agar zakat tidak hanya hadir di hilir saat muncul masalah sosial, tetapi juga di hulu untuk membangun moral dan mental bangsa. “Bisakah zakat hadir di hulu? Bagaimana zakat digunakan untuk pembangunan moral dan mental bangsa, membentuk jiwa pejuang, kerja keras, dan karakter unggul? Karena kadang masalah sosial muncul dari lemahnya moral dan mental,” jelasnya.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →