WhatsApp Icon
Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat dan Pemeriksaan Gratis bagi Mustahik

Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Senam Sehat, Edukasi Hipertensi, dan Pelayanan Kesehatan Gratis. Acara yang digelar pada Selasa (23/6/2026) ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh 35 orang penerima manfaat (mustahik) di wilayah Pesawaran.

Kegiatan yang berlangsung hangat sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini dikawal langsung oleh tim medis profesional RSB Pesawaran, yang terdiri dari satu orang dokter umum, satu orang perawat, serta dibantu oleh dua orang staf.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan, yang kemudian disusul dengan sesi senam sehat. Aktivitas fisik ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kebugaran jasmani peserta, tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan di antara para mustahik.

Setelah tubuh bugar oleh senam, para peserta diajak untuk menyimak sesi edukasi kesehatan. Mengangkat tema krusial mengenai "Hipertensi", dokter dari RSB Pesawaran memberikan pemahaman komprehensif mengenai faktor risiko, cara pencegahan, hingga pentingnya pengendalian tekanan darah melalui pola hidup yang tepat.

Guna memastikan kondisi kesehatan peserta secara aktual, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan pengecekan kadar gula darah. Langkah ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi penyakit tidak menular di tengah masyarakat. Suasana semakin semarak dengan adanya pembagian doorprize bagi para peserta yang aktif dan berani bertanya saat sesi edukasi, sebelum akhirnya ditutup dengan pembagian kudapan (snack) sehat dan doa penutup.

Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap kesehatan masyarakat lapis bawah. Tujuan utamanya tidak sekadar memberikan pengobatan sesaat, melainkan membuka akses layanan kesehatan gratis sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih mandiri dalam menjaga kesehatan jasmani mereka. Dengan pengetahuan yang bertambah, diharapkan para mustahik dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga kualitas hidup mereka secara keseluruhan dapat meningkat.

Menanggapi antusiasme warga dalam kegiatan ini, Dokter Umum Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran menyampaikan pesannya terkait pentingnya langkah preventif dalam kesehatan.

"Hipertensi sering kali menjadi 'silent killer' atau pembunuh diam-diam karena gejalanya kerap tidak disadari. Melalui sinergi antara senam jasmani, edukasi, dan deteksi dini seperti hari ini, kami berharap para mustahik tidak hanya sekadar mendapatkan akses pengobatan gratis, tetapi juga terbangun kesadarannya untuk mengubah pola hidup sehari-hari. Kesehatan adalah investasi terbaik, dan mencegah selalu jauh lebih baik daripada mengobati." Ujar dr. Jihan Azzahra Namira, Dokter Umum RSB Pesawaran.

Melalui pelayanan yang ramah, mudah dijangkau, dan bermanfaat, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa setiap mustahik mendapatkan hak yang sama untuk hidup sehat dan sejahtera.

23/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik, Baznas Pesawaran Menyusun Program Spa Academy Berbasis Syariah

 

PESAWARAN – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran secara resmi menerima pemaparan program strategis dari Baznas RI mengenai *SPA Academy* yang diperuntukkan bagi para mustahik di wilayah Kabupaten Pesawaran. Pertemuan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Rapat Kantor Unit Pimpinan Baznas Pesawaran pada Senin (22/06/2026).

Pemaparan program inovatif ini disampaikan langsung oleh Vera Wati, S.IP., Direktur Latifa Spa Academy Tangerang.

Sinergi Kuat dan Dukungan dari Baznas Provinsi Lampung

Program SPA Academy ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Baznas RI dalam mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan wilayah. Menariknya, implementasi program strategis ini di tingkat daerah tidak berjalan sendiri, melainkan mendapatkan dukungan penuh dan apresiasi dari Baznas Provinsi Lampung.

Sinergi antara Baznas RI, Baznas Provinsi Lampung, dan Baznas Kabupaten Pesawaran ini menunjukkan komitmen kolektif yang kuat dalam mengawal proses pendayagunaan zakat agar lebih produktif, tepat sasaran, dan memiliki dampak yang luas bagi masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya di Bumi Andan Jejama.

Fokus pada Kemampuan Vokasi dan Kemandirian Ekonomi

Dalam paparannya, Vera Wati menjelaskan bahwa program SPA Academy ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah komitmen untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan melalui jalur pemberdayaan ekonomi kreatif.

Narasi utama dari program ini berfokus pada pembekalan keahlian khusus yang memiliki daya saing tinggi di pasar kerja. Melalui pelatihan ini, para mustahik akan diberikan kemampuan vokasi di bidang Spa Syariah yang mengusung konsep Halal Wellness (kebugaran yang halal dan sesuai syariat).

 "Tujuan utama kita adalah membekali para mustahik dengan keahlian vokasi yang terstandarisasi. Dengan konsep Spa Syariah Halal Wellness, para peserta tidak hanya belajar teknik kebugaran, tetapi juga memastikan seluruh prosesnya sesuai koridor syariat Islam. Ini adalah peluang bisnis dan kerja yang sangat menjanjikan saat ini," ujar Vera Wati.

Dengan keahlian yang bersertifikasi tersebut, para mustahik diharapkan memiliki modal keterampilan yang kuat untuk membuka usaha mandiri maupun terserap di industri kebugaran. Output akhir yang dikejar dari program ini adalah lahirnya sumber penghasilan yang stabil bagi para mustahik, yang pada gilirannya akan mendongkrak taraf hidup keluarga mereka secara signifikan dan berkelanjutan.

Sambut Baik Program Pusat

Pimpinan Baznas Kabupaten Pesawaran menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas program stimulus yang diinisiasi oleh Baznas RI yang bersinergi dengan Baznas Provinsi Lampung serta menggandeng Latifa Spa Academy ini. Pihak Baznas Pesawaran menyatakan siap melakukan penyaringan dan seleksi ketat terhadap para mustahik di Kabupaten Pesawaran yang dinilai memiliki potensi serta komitmen kuat untuk mengikuti pelatihan intensif ini hingga selesai.

Melalui sinergi lintas tingkatan ini, Baznas Kabupaten Pesawaran berharap angka kemiskinan di daerah dapat terus ditekan melalui program-program pemberdayaan berbasis keahlian nyata yang langsung menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat bawah.

 

22/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Dampingi Akreditasi RSB Pesawaran

PESAWARAN – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran melakukan pendampingan intensif kepada Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran. Kegiatan ini difokuskan pada persiapan Akreditasi RSB serta pengelolaan sistem pelayanan kesehatan yang lebih prima.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan langsung di Gedung RSB Pesawaran pada Jum'at, 19 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

Kehadiran Lintas Sektor

Sinergi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh indikator penilaian akreditasi dapat terpenuhi dengan baik. Hadir dalam kegiatan tersebut dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Bapak Iqbal, Ibu Fina, dan Bapak Tafsirudin. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesawaran Hi. A. Hamid S, S.H, M.M (Ketua Baznas Pesawaran), Ky. Endang Zainal Khidir (Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan), M. Robani (Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan). Pihak RSB Pesawaran dr. Redha Anggraini Japar (Penanggung Jawab Klinik) serta Seluruh jajaran staf dan tenaga medis RSB Pesawaran

Kesiapan Akreditasi Menuju Hasil Maksimal

Selain memberikan arahan mengenai tata kelola pelayanan, tim dari Dinas Kesehatan juga turun langsung untuk memastikan kesiapan fisik, dokumen, serta prosedur standar operasional (SOP) yang dimiliki RSB Pesawaran dalam menghadapi proses penilaian akreditasi mendatang.

Berdasarkan hasil peninjauan dan evaluasi di lapangan, Dinas Kesehatan menilai bahwa kesiapan RSB Pesawaran secara umum sudah berada dalam kategori cukup baik.

"Secara keseluruhan persiapan yang dilakukan oleh pihak RSB sudah sangat matang. Hanya tinggal melakukan sedikit penyempurnaan dan pembenahan minor di beberapa sektor agar nantinya bisa meraih nilai akreditasi yang maksimal," ujar perwakilan tim pendamping Dinas Kesehatan.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara Dinas Kesehatan, Baznas, dan manajemen RSB Pesawaran, diharapkan proses akreditasi ini berjalan lancar. Standarisasi ini nantinya akan menjadi jaminan bahwa masyarakat Kabupaten Pesawaran akan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, aman, dan profesional.

19/06/2026 | Kontributor: RSB Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Laksanakan Home Visit, Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran kembali memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan Gratis dan Pemberian Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik yang dilaksanakan secara langsung ke rumah penerima manfaat (home visit), Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, meliputi Jalan Sungai Langka, Jalan Wonoharjo Kurungan Nyawa, dan Jalan Negeri Sakti. Tim layanan terdiri dari satu dokter umum, satu bidan, serta dua staf Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran.

Dalam pelaksanaannya, tim mendatangi rumah-rumah mustahik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Selain pemeriksaan oleh dokter dan bidan, para penerima manfaat juga mendapatkan obat-obatan sesuai kebutuhan medis, paket sembako, serta informasi mengenai layanan kesehatan yang tersedia di Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran.

Sebanyak empat ibu hamil mustahik dan satu penerima manfaat lainnya mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan sosial dalam kegiatan tersebut. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memantau kondisi ibu hamil sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

Dokter Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar menyampaikan bahwa kegiatan home visit menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

"Kami ingin memastikan para ibu hamil mustahik tetap mendapatkan pemantauan kesehatan yang baik meskipun memiliki keterbatasan dalam menjangkau layanan kesehatan. Melalui home visit ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung sekaligus memberikan edukasi dan dukungan yang dibutuhkan," ujar dokter Redha.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi mustahik, khususnya ibu hamil, memantau kondisi kesehatan secara berkala, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga melalui penyaluran paket sembako. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran dengan masyarakat penerima manfaat.

Melalui pelayanan yang diberikan secara langsung ke rumah, diharapkan para ibu hamil dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih sehat, aman, dan terpantau, sehingga turut mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan calon bayi.

Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan mustahik melalui program-program kesehatan yang berkelanjutan.

Salam Sehat.

#CahayaZakat

#BaznasRI

#BaznasKabupatenPesawaran

#RumahSehatBaznasPesawaran

18/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat, Edukasi Diabetes, dan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Mustahik

Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran sukses menyelenggarakan kegiatan promotif, preventif, dan pelayanan kesehatan langsung. Acara yang bertajuk “Giat RSB Pesawaran Senam Sehat, Edukasi Kesehatan Tema Diabetes Mellitus dan Pelayanan Kesehatan Gratis” ini dilaksanakan pada hari Jumat, (22/5/2025), mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB.

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan dihadiri oleh 31 orang penerima manfaat (mustahik). Untuk memastikan kelancaran acara dan kualitas pelayanan medis, RSB Pesawaran menerjunkan tim yang terdiri dari 1 orang Dokter Umum, 1 orang Bidan, serta 2 orang staf.

Rangkaian acara disusun secara terpadu agar warga mendapatkan manfaat yang menyeluruh. Alur kegiatan dimulai dengan doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi senam sehat bersama untuk meningkatkan kebugaran tubuh peserta. Setelah berolahraga, warga mendapatkan edukasi kesehatan yang disampaikan langsung oleh Dokter Umum mengenai pencegahan, pola hidup sehat, serta pengelolaan penyakit Diabetes Mellitus.

Untuk memeriahkan suasana dan memancing antusiasme, panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta yang aktif bertanya pada sesi edukasi. Setelah itu, warga diarahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, khususnya pengecekan glukosa darah. Acara kemudian ditutup dengan pembagian snack ringan dan penutupan.

Terkait pelaksanaan giat ini, Kepala RSB Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. menyampaikan bahwa program ini sengaja dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara mudah dan terjangkau.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, menerapkan pola hidup sehat, serta memahami bahaya dan pencegahan Diabetes Mellitus. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan sosial antara tenaga kesehatan dan masyarakat serta memberikan pelayanan kesehatan yang bermanfaat bagi warga yang membutuhkan," jelas dr. Redha.

Melalui pendekatan yang menyeluruh ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan fisik secara cuma-cuma, tetapi juga dibekali dengan pengetahuan kesehatan yang lebih baik dan motivasi untuk terus menjaga pola hidup sehat.

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tercipta masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan peduli terhadap kondisi kesehatannya. Salam Sehat, Terima Kasih," tutupnya.

#cahayazakat

#BaznasRI

#BaznasKabupatenPesawaran

 #RumahsehatBaznasPesawaran

22/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

Dukung Resolusi WZWF 2025, BAZNAS RI Dorong Kolaborasi Global untuk Kemanusiaan
Dukung Resolusi WZWF 2025, BAZNAS RI Dorong Kolaborasi Global untuk Kemanusiaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyatakan dukungan penuh terhadap The WZWF Kuching Declaration 2025 yang dihasilkan pada ajang World Zakat and Waqf Forum (WZWF) ke-14 di Kuching, Malaysia. Deklarasi tersebut menegaskan komitmen global untuk memperkuat tata kelola zakat dan wakaf, mendorong transformasi digital, serta membangun solidaritas kemanusiaan lintas negara. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Dr. Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, M.Ec., Ph.D., menyampaikan, resolusi ini sejalan dengan arah kebijakan BAZNAS dalam memperluas peran zakat dan wakaf sebagai instrumen kesejahteraan dunia. “BAZNAS RI menyambut baik semangat Deklarasi Kuching 2025 yang menegaskan zakat dan wakaf bukan hanya instrumen keagamaan, tetapi fondasi peradaban baru yang menjunjung keadilan sosial, solidaritas kemanusiaan, dan tanggung jawab global,” ujar Prof. Nadra, di Malaysia, Rabu (15/10/2025). Ia menambahkan, poin kesepuluh dalam resolusi, yaitu Amanah for Humanity: Rebuilding Palestine, menjadi salah satu fokus penting bagi BAZNAS RI dalam memperkuat kolaborasi antarnegara. “Komitmen bersama untuk membantu rekonstruksi Palestina menunjukkan bahwa zakat dan wakaf dapat menjadi kekuatan nyata dalam membangun perdamaian dan kemandirian umat. Indonesia melalui BAZNAS siap menjadi bagian aktif dalam mekanisme kolaboratif ini,” tegasnya. Selain dukungan terhadap aspek kemanusiaan, Prof. Nadra juga menyoroti pentingnya implementasi transformasi digital dan tata kelola berbasis data sebagaimana tercantum dalam poin ketiga deklarasi. “Digitalisasi zakat dan wakaf harus menjadi agenda bersama lembaga-lembaga dunia agar pengelolaan dana umat semakin transparan, akuntabel, dan dapat diukur dampaknya,” jelasnya. Melalui forum WZWF 2025, BAZNAS RI mendorong penguatan kerja sama riset, pengembangan sistem global zakat-wakaf, serta penyusunan kerangka akuntabilitas internasional 2026–2030 sebagaimana diamanatkan dalam resolusi. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas lembaga zakat dunia dalam menjawab tantangan kemiskinan, ketimpangan, dan krisis kemanusiaan global. “BAZNAS RI percaya, sinergi antarnegara dan lembaga zakat akan melahirkan Global Zakat and Waqf Order yang lebih adil, modern, dan berkelanjutan. Kami siap berkontribusi melalui kolaborasi, inovasi digital, dan inisiatif kemanusiaan,” ucapnya.
BERITA16/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Zakatmu, Kebahagiaan untuk Mereka
Zakatmu, Kebahagiaan untuk Mereka
Zakatmu, Kebahagiaan untuk Mereka Setiap rezeki yang kita miliki sejatinya bukan sepenuhnya milik kita. Di dalamnya terdapat hak orang lain hak mereka yang kurang beruntung, yang menanti uluran tangan dari saudara seimannya. Di sinilah zakat menjadi jembatan antara keberlimpahan dan kekurangan, antara syukur dan kebahagiaan. Makna Zakat dalam Kehidupan Zakat bukan sekadar kewajiban tahunan bagi umat Islam, melainkan wujud nyata kepedulian sosial dan kasih sayang. Melalui zakat, kita membersihkan harta dari sifat tamak, sekaligus membersihkan jiwa dari rasa egois. Allah SWT berfirman: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka...” (QS. At-Taubah: 103) Dengan membayar zakat, kita bukan hanya menunaikan perintah Allah, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kemiskinan dan kesenjangan sosial di sekitar kita. Zakatmu, Senyum untuk Mereka Bayangkan senyum seorang anak yatim yang akhirnya bisa bersekolah, ibu janda yang bisa membeli kebutuhan sehari-hari, atau keluarga kecil yang kini dapat menikmati makanan layak semua karena zakat yang kamu tunaikan. Satu kebaikan kecil dari kita, bisa menjadi kebahagiaan besar bagi mereka. Zakat tidak mengurangi harta, justru menambah keberkahannya. Rasulullah SAW bersabda: “Harta tidak akan berkurang karena sedekah.” (HR. Muslim) Ketika tangan kanan memberi, sejatinya tangan kiri sedang menerima keberkahan yang lebih besar dari Allah SWT. Menebar Bahagia Bersama Zakat Di era modern ini, menunaikan zakat semakin mudah. BAZNAS Pesawaran hadir untuk menyalurkan amanahmu secara tepat sasaran — membantu fakir miskin, memberdayakan usaha kecil, hingga membiayai pendidikan anak bangsa. Zakatmu bukan hanya meringankan beban hidup, tetapi juga membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Mari kita jadikan zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan kebiasaan. Karena di balik setiap zakat yang kita keluarkan, ada doa-doa yang terjawab, ada harapan yang kembali hidup, dan ada kebahagiaan yang tumbuh di hati mereka. Zakatmu, kebahagiaan untuk mereka dan keberkahan untukmu.
BERITA15/10/2025 | Laksana Sanjaya
WZWF 2025, BAZNAS RI Serukan Kerja Sama Internasional Bantu Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Palestina
WZWF 2025, BAZNAS RI Serukan Kerja Sama Internasional Bantu Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyerukan pentingnya kerja sama internasional untuk membantu proses rekonstruksi dan rehabilitasi di Palestina, khususnya di wilayah Gaza. Seruan ini disampaikan Pimpinan BAZNAS Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, MS., MEc., Ph.D., dalam the 14th Annual Meeting and International Conference, World Zakat & Waqf Forum (WZWF) 2025 yang digelar pada tanggal 13-15 Oktober di Kuching, Sarawak, Malaysia, yang dihadiri perwakilan lembaga zakat serta wakaf dari berbagai negara. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nadra mengusulkan agar WZWF membentuk resolusi bersama yang mendorong kepala negara-negara Muslim berkolaborasi dalam membangun kembali Gaza. Ia menekankan, kerja sama lintas negara akan membuat upaya pemulihan lebih efisien dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat terdampak. “Kalau setiap negara bergerak sendiri, biayanya akan jauh lebih besar dan pelaksanaannya pun sulit. Namun jika dilakukan bersama, terutama dengan dukungan negara-negara terdekat di kawasan Timur Tengah, hasilnya akan jauh lebih optimal,” ujar Prof. Nadra, Selasa (14/10/2025). Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari para delegasi forum. Mereka menyepakati bahwa solidaritas dunia Islam harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata, terutama untuk membantu pemulihan fasilitas umum di Gaza seperti sekolah, rumah sakit, dan masjid yang banyak mengalami kerusakan akibat konflik. Prof. Nadra juga mendorong WZWF untuk mengambil peran aktif dalam mengoordinasikan upaya konkret, termasuk penggalangan dana lintas negara. “Kita perlu memiliki semangat dan arah yang sama untuk membantu Palestina. Melalui fundraising global yang terkoordinasi, proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat,” jelasnya. Selain itu, Prof. Nadra mengusulkan agar Sekretariat Jenderal WZWF menyusun surat resmi kepada para kepala negara di dunia Islam untuk menggalang dukungan dan kolaborasi dalam pemulihan Gaza. Ia menilai langkah ini penting agar upaya kemanusiaan dapat dijalankan secara terstruktur dan berkesinambungan. “Tanpa kolaborasi internasional, pemulihan di Palestina akan memakan waktu lama dan membutuhkan biaya yang sangat besar. Karena itu, kerja sama global menjadi kunci agar misi kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan efektif,” tambahnya. Konferensi Internasional WZWF 2025 merupakan ajang pertemuan para pegiat zakat dan wakaf dunia untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan wakaf secara global guna mencapai tujuan menyejahterakan masyarakat dunia. BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA14/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Dorong Digitalisasi dan Standarisasi Amil di World Zakat & Waqf Forum 2025
BAZNAS Dorong Digitalisasi dan Standarisasi Amil di World Zakat & Waqf Forum 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menegaskan pentingnya transformasi digital dan standarisasi amil dalam memperkuat tata kelola zakat dan wakaf global. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, MS., MEc., Ph.D., dalam the 14th Annual Meeting and International Conference, World Zakat & Waqf Forum (WZWF) 2025 yang digelar pada tanggal 13-15 Oktober di Kuching, Sarawak, Malaysia. Dalam forum tahunan yang dihadiri berbagai lembaga zakat dan wakaf dunia tersebut, Prof. Nadra menyampaikan, BAZNAS memiliki pengalaman positif dalam penerapan transformasi digital, yang terbukti mampu meningkatkan pengumpulan zakat nasional secara signifikan. “Transformasi digital di BAZNAS telah memberikan dampak nyata terhadap pengumpulan zakat. Di tingkat nasional, sekitar 60 persen dana zakat kini dihimpun melalui kanal digital, sementara di daerah mencapai 20 persen,” ungkapnya, Selasa (14/10/2025). Selain digitalisasi, BAZNAS juga mendorong penerapan sistem sertifikasi dan standarisasi bagi para amil di berbagai negara. Menurut Prof. Nadra, profesionalisme pengelola zakat menjadi kunci penting dalam menjamin akuntabilitas dan keberlanjutan lembaga zakat. “Setiap lembaga zakat dan wakaf perlu memiliki sistem sertifikasi bagi amil dan nazhir. Indonesia sudah memulainya melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS yang kini bisa dilakukan secara daring. Langkah ini penting untuk memastikan para pengelola zakat bekerja secara profesional dan kredibel,” jelasnya. Prof. Nadra menambahkan, BAZNAS berupaya menghadirkan solusi implementatif dalam forum internasional ini, bukan sekadar wacana normatif. “Kami tidak hanya membicarakan tantangan, tetapi juga berbagi pengalaman konkret yang bisa diadopsi oleh lembaga zakat lainnya,” ujarnya. Selain membahas kerja sama digital dan sertifikasi amil, forum juga menyoroti pembentukan WZWF Global Fund, yang diharapkan menjadi wadah penggalangan dana bersama untuk membantu negara-negara miskin. Prof. Nadra menegaskan, inisiatif ini hanya bisa berjalan efektif melalui sistem digital yang transparan dan terintegrasi. Keaktifan BAZNAS di WZWF 2025 ini juga sejalan dengan Misi ke-9 yakni berperan aktif dan menjadi referensi bagi gerakan zakat dunia. Konferensi Internasional WZWF 2025 merupakan ajang pertemuan para pegiat zakat dan wakaf dunia untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan wakaf secara global guna mencapai tujuan menyejahterakan masyarakat dunia. BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA14/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
jadikan harta anda berkah dengan menunaikan Zakat, Infak dan Sedekah
jadikan harta anda berkah dengan menunaikan Zakat, Infak dan Sedekah
Mari Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran Assalamualaikum Wr. Wb Saudara-saudaraku kaum Muslimin dan Muslimat di Kabupaten Pesawaran, Mari kita wujudkan kepedulian sosial dan tingkatkan keberkahan harta kita dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. BAZNAS Pesawaran adalah lembaga resmi pemerintah yang profesional dan terpercaya dalam mengelola serta menyalurkan ZIS Anda. Dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Pesawaran, Anda turut serta mendukung program-program unggulan yang langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan, yaitu: 1. Pesawaran Makmur (Pemberdayaan Ekonomi) 2. Pesawaran Cerdas (Pendidikan, Beasiswa) 3. Pesawaran Sehat (Kesehatan, Santunan Pengobatan) 4. Pesawaran Taqwa (Dakwah) 5. Pesawaran Peduli (Kemanusiaan, Bedah Rumah/BERKAT, Bantuan Bencana) Keunggulan Berzakat melalui BAZNAS Pesawaran: 1. Aman dan Sesuai Syariat: ZIS Anda dikelola sesuai kaidah agama dan regulasi negara. 2. Transparan dan Akuntabel: Pengelolaan dana dapat dipertanggungjawabkan. 3. Tepat Sasaran: Disalurkan langsung kepada mustahik (penerima) yang berhak di seluruh wilayah Pesawaran. 4. Penyaluran Terstruktur: Melalui program-program unggulan yang terencana dan berkelanjutan. Cara Menunaikan ZIS: Anda dapat ber-ZIS dengan mudah melalui: 1. Transfer Bank ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Pesawaran https://kabpesawaran.baznas.go.id/rekening. 2. Datang Langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang berlokasi di Komplek Islamic Center Pesawaran. 3. Layanan Zakat Online melalui https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat. Mari bersama-sama menebar kebaikan! Jadikan harta Anda berkah, jiwa Anda suci, dan Insya Allah, kita wujudkan Pesawaran yang lebih maju dan sejahtera. "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) untuk informasi terkait bayar Zakat, Infak dan Sedekah Hubungi Call Center BAZNAS Pesawaran (0812 7111 2600). Wassalamualaikum Wr. Wb Penulis; Rohim, S. HI (Waka I BAZNAS Pesawaran)
BERITA14/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Implementasikan Green Economy, BAZNAS RI Luncurkan Buku Green Zakat Framework
Implementasikan Green Economy, BAZNAS RI Luncurkan Buku Green Zakat Framework
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan buku berjudul “Green Zakat Framework: Implementasi Green Economy di BAZNAS”, sebagai bagian dari upaya lembaga dalam mendorong inovasi pengelolaan zakat yang berorientasi pada keberlanjutan dan keseimbangan sosial-lingkungan. Peluncuran buku ini digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (13/10/2025), dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., ESG Group Head PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Rima Dwi Permata Sari, perwakilan LAZ, hingga para akademisi. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menyampaikan, konsep Green Zakat mencerminkan peran zakat dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. Menurutnya, zakat bukan hanya tentang memberi, melainkan juga menghadirkan keberkahan dan pemerataan yang berdampak luas. “Keberlangsungan hidup masyarakat tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga ekosistem sosial. Green Zakat menjadi cara untuk menghadirkan kehidupan yang harmonis dan berkeadilan sosial. Nilai zakat harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, menciptakan keberlanjutan di bidang sosial dan lingkungan,” ujarnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, konsep Green Zakat juga sejalan dengan ajaran Al-Qur’an yang menekankan keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan rezeki yang diperoleh. Zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi sarana menjaga keseimbangan ekosistem, baik sosial maupun alam. “Ketika zakat dikelola dengan prinsip keberlanjutan, maka ia bukan hanya instrumen ekonomi, tetapi juga alat menjaga lingkungan. Inilah wujud nyata dari green economy dalam perspektif Islam, yang mampu mengurangi risiko kelangkaan sumber daya dan menciptakan pemerataan kesejahteraan,” tambahnya. Kiai Noor juga menegaskan pentingnya Green Zakat sebagai upaya menyeimbangkan distribusi kekayaan dan mengurangi ketimpangan ekonomi. Ia menilai, keberhasilan konsep ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar zakat benar-benar menjadi kekuatan ekonomi hijau yang berdampak sosial luas. “Selama distribusi kekayaan belum merata, maka ekonomi kita belum benar-benar hijau. Green Zakat harus menjadi gerakan bersama untuk menciptakan keseimbangan sosial dan keberlanjutan lingkungan,” tutupnya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., menjelaskan Green Zakat Framework merupakan panduan strategis yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development). “Green Zakat Framework bukan sekadar dokumen teknis, tetapi arah gerak baru BAZNAS dalam menjembatani nilai-nilai Islam dan prinsip keberlanjutan. Pendekatan ini berangkat dari keyakinan bahwa tanggung jawab terhadap alam adalah bagian dari amanah kekhalifahan manusia,” ujar Zainulbahar. Menurutnya, zakat perlu ditempatkan tidak hanya sebagai solusi kemiskinan, tetapi juga sebagai instrumen menjaga keseimbangan kehidupan dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, setiap program zakat harus dirancang berbasis data, riset, serta inovasi digital untuk memastikan dampaknya selaras dengan prinsip green, fair, and sustainable. “Melalui Green Zakat Framework, kita ingin menegaskan bahwa zakat bukan hanya alat redistribusi, tetapi juga sarana rekonstruksi peradaban yang lebih adil. Inisiatif ini menandai pergeseran paradigma bahwa kesejahteraan sosial dan pelestarian lingkungan adalah dua hal yang saling terkait,” lanjutnya. Dukungan terhadap inisiatif ini juga disampaikan oleh ESG Group Head PT Bank Syariah Indonesia (BSI), Rima Dwi Permata Sari. Ia menilai Green Zakat Framework menjadi tonggak penting dalam menghadirkan solusi Islam terhadap tantangan perubahan iklim dan ketimpangan sosial global. “Selama satu dekade terakhir, risiko perubahan iklim menjadi perhatian utama dunia. Kami percaya, Islam memiliki solusi atas setiap persoalan, termasuk isu lingkungan. Dari pemikiran sederhana itulah lahir ide Green Zakat Framework, yang kemudian dikembangkan bersama BAZNAS,” ungkap Rima. Rima menambahkan, inisiatif ini bahkan telah diperkenalkan di Markas Besar PBB, New York, pada April 2025, sebagai kontribusi Indonesia bagi dunia. Ia berharap implementasi Green Zakat dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh lembaga zakat dan perbankan syariah. “Green Zakat Framework ini bukan hanya kontribusi untuk Indonesia, tapi juga untuk dunia. Kami berkomitmen mengimplementasikannya bersama asosiasi bank syariah, serta menjadikannya bagian dari dakwah ekonomi Islam global,” tutupnya. Peluncuran buku Green Zakat Framework ini menjadi momentum penting dalam perjalanan BAZNAS RI untuk memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Melalui integrasi nilai-nilai Islam dan prinsip green economy, BAZNAS berkomitmen menciptakan ekosistem zakat yang lebih hijau, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA13/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
35.000 Paket Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berhasil Masuk Gaza, Palestina
35.000 Paket Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berhasil Masuk Gaza, Palestina
Sebanyak 35.000 paket bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akhirnya berhasil masuk ke Gaza setelah sebelumnya sempat tertahan di perbatasan Rafah, Mesir. Paket bantuan pangan terdiri atas bahan-bahan pokok dan makanan siap saji yang dapat langsung dikonsumsi oleh warga di Gaza. Paket-paket tersebut berisi beras, tepung, mie instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, jus, energy bar, kurma, kacang, serta saus dan bumbu-bumbu. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyambut baik gencatan senjata yang memberi ruang bagi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Ia bersyukur karena pada momen inilah berbagai bantuan, termasuk dari masyarakat Indonesia, akhirnya bisa kembali menjangkau rakyat Palestina. “Alhamdulillah, akhirnya bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia yang diamanatkan melalui BAZNAS bisa masuk ke Gaza. Setelah sekian lama tertahan di perbatasan, paket-paket ini sudah memasuki wilayah Gaza untuk didistribusikan bagi saudara-saudara kita di sana,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis, di Jakarta (13/10/2025). Kiai Noor juga menegaskan, momentum gencatan senjata ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat aksi kemanusiaan. “BAZNAS akan terus berupaya semaksimal mungkin selama akses masih terbuka. Gencatan senjata ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kepedulian, untuk terus membantu saudara-saudara kita di Palestina yang masih bertahan dalam kondisi sulit,” tuturnya. Kiai Noor berharap,"Semoga bantuan yang sudah masuk ke Gaza ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di sana, serta menjadi penguat semangat bagi mereka untuk terus bertahan di tengah kondisi sulit." BAZNAS memiliki komitmen kuat dalam membantu masyarakat Palestina sesuai komitmen Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum PBB yang menegaskan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina. BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA13/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Pastikan Sinergi Program dalam Ranwal RPJMD 2025-2029
BAZNAS Pesawaran Pastikan Sinergi Program dalam Ranwal RPJMD 2025-2029
Pesawaran, Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran untuk menyelaraskan program-programnya dengan arah pembangunan daerah semakin dikukuhkan. Hari ini, Jum'at (10/10/2025), Ketua BAZNAS Pesawaran berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Acara penting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran ini digelar secara daring (dalam jaringan) dan bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak terkait rencana pembangunan lima tahun ke depan. Keikutsertaan Ketua BAZNAS dalam forum ini merupakan langkah strategis. Ini memastikan bahwa program-program unggulan BAZNAS, khususnya yang bergerak di bidang pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi, dapat bersinergi secara optimal dengan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran yang tertuang dalam Ranwal RPJMD. "Partisipasi kami dalam Forum Konsultasi Publik ini adalah wujud dari komitmen BAZNAS Pesawaran untuk tidak berjalan sendiri. Kami ingin memastikan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang kami kelola dapat mendukung dan melengkapi program-program pemerintah daerah, sehingga dampak positifnya bagi masyarakat Pesawaran bisa lebih masif dan terarah," ujar Ketua BAZNAS Pesawaran. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan alokasi dana ZIS dapat lebih terfokus pada sasaran yang sama dengan prioritas pembangunan Pemkab Pesawaran, menciptakan efisiensi dan efektivitas dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran.
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Manfaat Sedekah
Manfaat Sedekah
Sedekah Luas Maknanya: Sedekah bukan hanya harta, tapi juga senyuman, menyingkirkan duri di jalan, atau mengajarkan ilmu yang bermanfaat. Manfaat Utama: Harta Tidak Berkurang, Justru Bertambah: Meskipun secara zahir harta berkurang, Allah menjamin menggantinya berkali-kali lipat dan memberikannya keberkahan. A. Dalil Hadits: Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah itu tidak akan mengurangi harta." (HR. Muslim). B. Dalil Al-Qur'an (Perumpamaan): “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261). 2. Penghapus Dosa: Sedekah yang ikhlas dapat memadamkan kesalahan. Dalil Hadits: "Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi). 3. Naungan di Hari Kiamat: Orang yang bersedekah secara tersembunyi termasuk dalam golongan yang mendapat naungan Allah di hari akhir. Mari kita ringankan tangan untuk bersedekah dengan ikhlas, sekecil apapun itu, demi keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, menfasilitasi pembayaran Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dengan lebih mudah dan praktis, melalui Zakat Online BAZNAS dengan mengaksesnya di link, https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat. Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran IG : @baznaskabupatenpesawaran FB : baznaspesawaran Call Center BAZNAS : 0812-7111-2600 Penulis; Rohim, S. HI (Waka I BAZNAS Pesawaran)
BERITA07/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
”Perniagaan Terbaik”  Bertransaksi dengan Allah melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)
”Perniagaan Terbaik” Bertransaksi dengan Allah melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)
Dalam kehidupan dunia, manusia senantiasa disibukkan dengan urusan jual beli dan selalu ingin mencari keuntungan. Namun, ada satu bentuk perniagaan yang keuntungannya dijamin tidak akan pernah merugi dan balasannya jauh melampaui kekayaan dunia, itulah Perniagaan dengan Allah SWT, dengan jalan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Hal tersebut, bukanlah sekadar istilah, melainkan janji dari Allah, sebagaimana firman-Nya: Innalladziina yatluuna kitaaballaahi wa aqaamussalaata wa anfaquu mimmaa razaqnaahum sirraw wa 'alaaniyatay yarjuuna tijaaratal lañ tabuur. "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an), mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi." (QS. Fatir [35]: 29) ZIS adalah wujud konkret dari modal yang kita serahkan kepada Allah. Bukan berarti Allah butuh, tetapi ini adalah cara kita membuktikan keimanan, kepedulian sosial, dan pengakuan bahwa semua harta yang kita miliki adalah titipan-Nya. Tiga Pilar Perniagaan: Zakat, Infak, dan Sedekah Meskipun sama-sama berbentuk pemberian harta di jalan Allah, Zakat, Infak, dan Sedekah memiliki peran dan hukum yang berbeda dalam perniagaan agung ini. 1. Zakat: Investasi Wajib untuk Pembersihan Harta Zakat adalah investasi wajib yang memiliki hitungan pasti (nishab dan haul). Zakat diibaratkan sebagai "pembersih" dan "penyubur" harta. • Pembersih: Dengan menunaikan zakat, kita membersihkan sisa hak orang lain (golongan mustahik) yang melekat pada harta kita. Harta yang telah dizakati menjadi suci dan berkah. • Penyubur: Secara spiritual dan bahkan materiil, zakat tidak akan mengurangi harta, justru Allah akan menggantinya dan melipatgandakan keberkahannya. Menahan zakat sama dengan menimbun 'modal kotor' yang tidak akan menghasilkan keuntungan akhirat, bahkan mengundang kerugian. 2. Infak: Belanja Sukarela untuk Kebaikan Jangka Panjang Infak adalah mengeluarkan harta di jalan Allah untuk berbagai keperluan, tidak terikat waktu dan jumlah tertentu seperti zakat, dan bersifat sunah. Infak dapat diarahkan untuk kemaslahatan umat seperti pembangunan sarana ibadah, pendidikan, atau kesehatan. • Balasan Berlipat: Allah mengumpamakan infak di jalan-Nya seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, dan pada tiap-tiap bulir tumbuh seratus biji, atau 700 kali lipat. Ini adalah janji imbal hasil yang tak tertandingi oleh investasi dunia mana pun, sebagaiman firman-Nya: Matsalulladziina yunfiquuna amwaalahum fii sabiilillaahi kamatsali habbatin ambatat sab'a sanaabila fii kulli sumbulatim miatu habbah, wallaahu yudh'ifu limay yasyaaa`, wallaahu waasi'un 'aliim. “Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah [2]: 261). • Didoakan Malaikat: Setiap hari, dua malaikat turun. Salah satunya mendoakan: "Ya Allah, berilah ganti kepada orang yang berinfak." (HR. Bukhari dan Muslim). 3. Sedekah: Transaksi Keikhlasan dalam Segala Bentuk Sedekah memiliki cakupan yang lebih luas, tidak hanya harta (materiil), tetapi juga non-materiil, seperti senyuman, tenaga, pikiran, atau nasihat baik. Sedekah menekankan pada keikhlasan dan kerahasiaan. • Sedekah Non-Materi: Rasulullah SAW bersabda, "Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." Ini menunjukkan bahwa modal perniagaan dengan Allah sangat mudah didapatkan; cukup dengan berbuat baik. • Penolak Bala: Sedekah dikenal sebagai amalan yang dapat menolak bencana dan memperpanjang usia. ________________________________________ Perniagaan dengan Allah melalui ZIS adalah bukti bahwa ketaatan dan kepedulian sosial merupakan jalan menuju kesuksesan hakiki. Marilah kita jadikan harta yang kita miliki sebagai 'modal' terbaik untuk meraih keuntungan yang kekal, memastikan bahwa kita termasuk dalam golongan orang-orang yang senantiasa mengharapkan perniagaan yang tiada merugi, melalui BAZNAS Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan keberkahan yang melimpah. Aamiin.. Penulis: Hi. A. Hamid S., S.H. M.M. (Ketua BAZNAS Pesawaran)
BERITA06/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Transformasi Zakat Digital: Seluruh Pimpinan dan Staf BAZNAS Pesawaran Ikuti Pelatihan Intensif Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
Transformasi Zakat Digital: Seluruh Pimpinan dan Staf BAZNAS Pesawaran Ikuti Pelatihan Intensif Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
Gedong Tataan, 03 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran secara serius menggarap agenda transformasi digital dengan menggelar pelatihan khusus tentang Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 03 Oktober 2025, bertempat di Kantor Pimpinan BAZNAS Pesawaran. Pelatihan tersebut diikuti secara penuh oleh seluruh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran termasuk Ketua dan seluruh Wakil Ketua serta Staf Pimpinan, sebagai upaya kolektif untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dalam tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Ketua BAZNAS Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., menegaskan bahwa pelatihan AI merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi lembaga. "Di era digital ini, AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan penguasaan teknologi ini, kami ingin memastikan bahwa BAZNAS Pesawaran dapat mengidentifikasi dan memetakan mustahik secara lebih cepat dan akurat", ujar Bapak Hamid. "Tujuannya jelas: mengurangi potensi kesalahan data entry dan mempercepat proses analisis kelayakan penerima manfaat, terutama untuk program-program krusial seperti Bedah Rumah dan Rumah Sehat Baznas". Melalui inisiatif ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang modern, profesional, dan terdepan dalam memanfaatkan teknologi untuk kesejahteraan umat.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS RI Buka Layanan Kesehatan dan Dapur Umum bagi Korban Musala Ambruk
BAZNAS RI Buka Layanan Kesehatan dan Dapur Umum bagi Korban Musala Ambruk
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyediakan layanan kesehatan, dapur umum, dan dapur air untuk membantu meringankan beban korban musala ambruk di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Insiden itu terjadi saat ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah. Di saat bersamaan, tengah berlangsung pengecoran lantai atas bangunan musala. Diduga beban berlebih menyebabkan konstruksi tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya runtuh. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim tanggap darurat setelah mendapat laporan musibah tersebut. “Kami menyampaikan duka mendalam atas musibah ini. BAZNAS hadir di lokasi untuk memastikan para korban mendapatkan pelayanan kesehatan dan kebutuhan darurat secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Saidah di Jakarta, Jumat (3/10/2025). Saidah menyampaikan, layanan kesehatan diberikan oleh tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS Sidoarjo dan Sragen. Menurutnya, langkah ini penting agar para korban yang mengalami luka maupun syok bisa segera mendapatkan penanganan medis. “Selain memberikan penanganan medis bagi korban luka, tim kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan rutin kepada para santri agar kondisi mereka tetap terpantau,” ucap Saidah. Saidah menambahkan bahwa kebutuhan dasar para korban juga menjadi perhatian serius BAZNAS dalam misi kemanusiaan ini. “Tidak hanya layanan medis, BAZNAS juga membuka dapur umum dan dapur air agar kebutuhan makan dan minum seluruh santri dan masyarakat sekitar bisa terpenuhi setiap hari,” katanya. BAZNAS, lanjutnya, menurunkan sejumlah personel dari sejumlah daerah seperti BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur, BTB Sidoarjo, BTB Jombang, BTB Madiun, dan BTB Trenggalek.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI bersama Yayasan Al Kamil Gelar Pengimbasan ToT Al-Qur’an Isyarat di Tangerang Selatan
BAZNAS RI bersama Yayasan Al Kamil Gelar Pengimbasan ToT Al-Qur’an Isyarat di Tangerang Selatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Yayasan Al Kamil melaksanakan kegiatan pengimbasan training of trainers (ToT) Al-Qur’an Isyarat bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara. Acara dilaksanakan di Pusat Pengembangan dan Pelatihan SDM Kementerian Agama RI, Ciputat, Tangerang Selatan selama dua hari, yakni pada 1 dan 2 Oktober 2025. Acara dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. yang diwakili Kepala Divisi Pendidikan Dakwah, Farid Septian. Turut hadir Ketua Tim Penyusun Qur’an Isyarat LPMQ, Deni Hudani, PUSBANGKOM SDM Kemenag RI, Dr. Muhtadin, SO Div. Pendidikan Dakwah BAZNAS RI Tri W. Yuwono. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA mengatakan sebanyak 30 orang peserta mengikuti kegiatan ToT Al-Qur’an Isyarat. Mereka terdiri dari komunitas ojek tunarungu, guru SLB (sekolah luar biasa), penyuluh agama, hingga penghulu. “Melalui kegiatan ini, BAZNAS ingin menekankan pentingnya pendidikan inklusif dan hak yang sama dalam belajar agama juga dirasakan oleh teman disabilitas sensorik rungu wicara,” ujar Saidah, Kamis (2/10/2025). Saidah melanjutkan, dalam kegiatan pelatihan sendiri akan difasilitasi oleh fasilitator yang berpengalaman. Salah satunya adalah pengajar lulusan ToT BAZNAS, Izzatul Wafa. Berbeda dengan pengajaran Al-Qur’an pada umumnya, pengimbasan di Yayasan Al Kamil akan diserta dengan materi-materi lainnya seperti pembelajaran Al-Qur’an bahasa isyarat, pemahaman dasar tentang disabilitas rungu, hingga praktik micro teaching dengan metode kitabah dan tilawah. “Kehadiran alumni sebagai fasilitator menjadi bukti nyata keberlanjutan program pengimbasan,” kata Saidah. Melalui program ToT Al-Qur’an Isyarat ini, Saidah juga berharap akan lahir banyak pengajar-pengajar Al-Qur’an isyarat dari kalangan difabel serta agar dakwah melalui program ToT ini bisa berkesinambungan. “Karena itu, BAZNAS RI bersama Yayasan Al-Kamil mendorong lahirnya agen-agen pengimbasan di berbagai daerah agar semakin banyak penyandang disabilitas rungu dapat merasakan cahaya Al-Qur’an dan memperkuat ekosistem dakwah inklusif di Indonesia,” kata dia. Ketua Panitia sekaligus Pengurus Yayasan Al-Kamil, Hj. Ida Zulfiya, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas dukungan yang diberikan. Ia berharap sinergi ini dapat berlanjut dan memperluas manfaat dakwah Qur’an Isyarat. “Kami berharap kerjasama ini berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang peduli dan ikut mensosialisasikan Al-Qur’an berbahasa isyarat,” kata Ida Zulfiya.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Siap Mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Amil
BAZNAS Pesawaran Siap Mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Amil
Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta mencetak tenaga amil yang kompeten dan berintegritas, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H.,M.M. menyampaikan bahwa pimpinan dan seluruh amil siap untuk mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Amil Zakat secara online yang akan diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS RI. "Sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM Pimpinan dan amil pelaksana, saya sampaikan bahwa kami siap mengikuti pelatihan yang dimaksud," ujar Hi. Hamid. Kegiatan ini merupakan langkah strategis BAZNAS untuk memastikan bahwa penyaluran dana ZIS dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai dengan syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Amil yang bersertifikasi diharapkan mampu mengelola dana umat dengan lebih efektif, mulai dari tahap penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan.
BERITA02/10/2025 | Ahmad Fudloli
ALHAMDULILLAH, LSP BAZNAS RAIH LISENSI ONLINE DARI BNSP
ALHAMDULILLAH, LSP BAZNAS RAIH LISENSI ONLINE DARI BNSP
Alhamdulillah, LSP BAZNAS secara resmi telah memperoleh lisensi dari BNSP untuk menyelenggarakan sertifikasi amil zakat secara daring. Sertifikasi amil menjadi krusial sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi dan profesionalisme seorang amil dalam pengelolaan zakat. Melalui sertifikasi, amil tidak hanya dinilai berdasarkan kemampuan teknis, melainkan juga integritas, akuntabilitas, serta sensitivitas sosial yang diperlukan untuk memastikan pengelolaan zakat yang amanah dan sesuai regulasi. Kemudahan akses sertifikasi kini ditingkatkan melalui penyelenggaraan daring. Tanpa memerlukan kehadiran fisik, para amil dari berbagai daerah dapat mengikuti proses sertifikasi dengan lebih fleksibel, efisien, dan tetap terjamin kredibilitasnya. Hal ini membuka peluang yang lebih luas bagi amil di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kapasitas dan memperoleh pengakuan resmi dari negara.
BERITA02/10/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Hadiri Launching Program Inovatif, "Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA"
BAZNAS Pesawaran Hadiri Launching Program Inovatif, "Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA"
Wakil Ketua Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, Aripudin menghadiri launching program inovatif, "Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA" di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Way Lima, Rabu (1/10/2025). Program ini menandai transformasi peran KUA dari lembaga pencatatan pernikahan menjadi pusat layanan terpadu yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan ekonomi masyarakat. Kepala KUA Kecamatan Way Lima, Rifai, S.H.I. dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini didesain untuk menyentuh langsung aspek kesejahteraan masyarakat, terutama para pasangan muda dan ibu rumah tangga di wilayah kerja KUA. Lebih lanjut Rifai berharap agar manfaat yang diberikan tidak hanya terbatas pada mereka yang telah menerimanya hari ini, tetapi juga dapat menjangkau penerima manfaat lainnya, khususnya di Kabupaten Pesawaran dan daerah lain yang membutuhkan, sesuai dengan tujuan pemerintah. Pada saat yang sama, Aripudin selaku Wakil Ketua Bagian SDM dan Humas, mengajak kepada seluruh penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. "Program ini insya Allah sangat baik dan memberikan banyak manfaat. Oleh karena itu, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya," ujar Aripudin.
BERITA01/10/2025 | Ahmad Fudloli
Sosialisasi ZIS dan UPZ Di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pesawaran
Sosialisasi ZIS dan UPZ Di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pesawaran
Gedong Tataan (30/09/2025) BAZNAS Pesawaran melakukan sosialisasi zakat, infaq, sedekah (ZIS) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pesawaran. BAZNAS Pesawaran dihadiri oleh Waka I Bid Pengumpulan Rohim, S.H.I, Waka II Bid. Pendistribusian Kh. Endang Zainal Khidir dan Sekretaris Bahri, S.E., M.E.Sy. acara dibuka dengan sambutan kepala kantor BPN Pesawaran Bapak Nanang Setyawan, S.SiT., M.T. yang menyampaikan pentingnya zakat sebagai sarana ibadah serta dalam pengentasan kemiskinan. Dalam pemaparannya, Waka I menekankan pentingnya ZIS dalam menurunkan angka kemiskinan di Pesawaran serta melalui pembentukan UPZ di Kantor BPN Pesawaran, potensi zakat yang ada dapat dikelola secara lebih profesional, transparan, dan tepat sasaran. Kehadiran UPZ juga memudahkan para pegawai untuk menyalurkan ZIS secara rutin melalui lembaga yang resmi. Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif, di mana para peserta berdiskusi tentang pemahaman mengenai kewajiban zakat, mekanisme penyaluran, serta potensi zakat dalam pengentasan kemiskinan.
BERITA01/10/2025 | Laksana Sanjaya
BAZNAS RI Bantu Evakuasi Korban Musala Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
BAZNAS RI Bantu Evakuasi Korban Musala Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur bergerak cepat membantu evakuasi korban ambruknya Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa itu terjadi ketika ratusan santri tengah melaksanakan salat Ashar berjamaah. Di saat bersamaan, terdapat aktivitas pengecoran di lantai atas bangunan. Diduga beban yang berlebih membuat konstruksi musala tidak kuat dan runtuh. Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Jawa Timur, Kolonel (Purn) CAJ Drs. Nur Chamdani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para santri Ponpes Al Khoziny. Ia menegaskan, BAZNAS RI siap memberikan dukungan, baik dalam bentuk bantuan darurat maupun pendampingan pascabencana. "Peristiwa ini tentu sangat mengejutkan, terlebih karena terjadi saat para santri sedang beribadah. Tim BAZNAS Tanggap Bencana sudah berada di lokasi sejak awal untuk membantu evakuasi santri yang menjadi korban,” ujar Nur Chamdani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (30/9/2025). Nur Chamdani mengatakan, pihaknya juga mendukung penanganan darurat bersama aparat dan relawan. BAZNAS berkomitmen untik mendampingi para korban, mulai dari evakuasi hingga pemulihan pascabencana. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. mengatakan, "Dari laporan tim di lapangan, sejumlah santri mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan. Mereka sudah langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat dengan bantuan tim gabungan yang terdiri dari petugas medis, aparat, dan relawan.” Ia menyampaikan, tim BAZNAS di lapangan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan lembaga terkait untuk memastikan penanganan korban berlangsung cepat dan tepat. “Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan, evakuasi, dan penanganan darurat. Setelah itu, kami akan memastikan adanya dukungan lanjutan yang relevan dengan kebutuhan pesantren dan para santri,” tambahnya. Ia menambahkan, musibah ini menjadi pengingat pentingnya standar keamanan konstruksi, khususnya di lingkungan pendidikan yang dihuni banyak santri. Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan santri harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan sarana ibadah maupun fasilitas pendidikan. “Setiap pembangunan di pesantren harus memperhatikan aspek keamanan, karena menyangkut keselamatan ratusan bahkan ribuan jiwa. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam proses pembangunan,” tegas Saidah. Saidah juga mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam membantu para korban melalui BAZNAS. Menurutnya, dukungan masyarakat akan sangat berarti bagi pemulihan santri dan pihak pesantren. “Mari kita berikan dukungan, baik berupa doa maupun donasi melalui BAZNAS untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah ini. Doa akan menjadi kekuatan bagi para korban untuk bangkit, dan donasi akan sangat membantu dalam meringankan beban kebutuhan darurat hingga pemulihan ke depan,” kata Saidah.
BERITA30/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
AI: Aku Hebat, Tapi Tidak Selalu Benar, Teliti dan Validasi Sebelum Publikasi
AI: Aku Hebat, Tapi Tidak Selalu Benar, Teliti dan Validasi Sebelum Publikasi
Prof. Dr. H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI, menekankan pentingnya pemahaman dan penguasaan media digital bagi setiap pimpinan BAZNAS di era digital. Pernyataan ini disampaikan pada saat Pengajian Selasa Pagi dengan tema: Pemanfaatan Artificial Inteligence Dalam Pengelolaan Zakat, Selasa (30/9/2025). Menurut pandangannya, bukan hanya staf Humas BAZNAS yang harus menguasai media, tapi juga para pimpinannya. Petugas media juga diharapkan untuk membantu pimpinan agar tidak tertinggal dalam perkembangan media digital. "Jangan berpikir cukup petugas Humas BAZNAS saja yang menguasai media. Para pimpinan pun harus turut paham dan aktif. Sebaliknya, para petugas media jangan membiarkan para pimpinan tertinggal dan tidak memahami perkembangan media digital,” tegas Prof. Nadra. Sementara itu, Andrian Johnson selaku narasumber menyoroti bahwa meskipun AI menawarkan berbagai keuntungan dan kemudahan, validasi tetap menjadi langkah krusial sebelum mengadopsi informasi yang dihasilkan. “AI tidak sempurna. Keputusan akhir tetap berada di tangan manusia. Maka dari itu, setiap informasi dan output dari AI harus divalidasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan atau digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan,” jelasnya. Semoga bermanfaat dan berkah.
BERITA30/09/2025 | Ahmad Fudloli
Pengajian Selasa Pagi BAZNAS: Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pengelolaan Zakat
Pengajian Selasa Pagi BAZNAS: Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pengelolaan Zakat
Pimpinan dan staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mengikuti Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS RI melalui Zoom, dengan tema: Pemanfaatan Artificial Inteligence Dalam Pengelolaan Zakat, Selasa (30/9/2025). Pengajian Selasa Pagi kali ini menghadirkan narasumber Andrian Johnson, Direktur Keamanan Informasi, Data dan Layanan Digital BAZNAS RI serta dipandu oleh Prof. Dr. H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI. Andrian dalam paparannya menjelaskan bahwa AI dapat belajar dari data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam pengelolaan zakat. "Artificial Intelligence (AI) adalah mesin yang bisa belajar sendiri dari data. Data ini bersumber dari seluruh data yang ada di internet, termasuk dari berbagai platform digital, yang kemudian dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam pengelolaan zakat," ujar Andrian. Prof. Nadra Hosen selalu mengingatkan pada pimpinan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia agar selalu beradaptasi dengan kemajuan teknologi di era digital. Seperti teknologi Artificial Intelligence (AI) yang telah membuka peluang besar untuk berbagai sektor, termasuk zakat, infak, sedekah (ZIS) merupakan pilar penting dalam sistem ekonomi Islam. Hal itu dapat terlihat dari banyaknya fitur dalam kantor digital BAZNAS RI. Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan zakat memfasilitasi kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, serta memungkinkan lembaga zakat untuk mengoptimalkan proses pengumpulan dan penyaluran dana. Lebih lanjut, teknologi membuka peluang untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai urgensi zakat serta kontribusinya terhadap pembangunan sosial. #Pusdiklat #PusatPendidikandanPelatihan #PelatihanBerbasisKompetensi #PelatihanTematik #BadanAmilZakatNasional #BaznasPesawaran #AmilKompeten #InhouseTraining #TerimakasihMuzaki #terimakasihmustahik
BERITA30/09/2025 | Ahmad Fudloli
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →