Berita Terbaru
Manfaat Sedekah
Sedekah Luas Maknanya: Sedekah bukan hanya harta, tapi juga senyuman, menyingkirkan duri di jalan, atau mengajarkan ilmu yang bermanfaat.
Manfaat Utama:
Harta Tidak Berkurang, Justru Bertambah: Meskipun secara zahir harta berkurang, Allah menjamin menggantinya berkali-kali lipat dan memberikannya keberkahan.
A. Dalil Hadits: Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah itu tidak akan mengurangi harta." (HR. Muslim).
B. Dalil Al-Qur'an (Perumpamaan): “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261).
2. Penghapus Dosa: Sedekah yang ikhlas dapat memadamkan kesalahan.
Dalil Hadits: "Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi).
3. Naungan di Hari Kiamat: Orang yang bersedekah secara tersembunyi termasuk dalam golongan yang mendapat naungan Allah di hari akhir.
Mari kita ringankan tangan untuk bersedekah dengan ikhlas, sekecil apapun itu, demi keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, menfasilitasi pembayaran Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dengan lebih mudah dan praktis, melalui Zakat Online BAZNAS dengan mengaksesnya di link, https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat.
Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran
IG : @baznaskabupatenpesawaran
FB : baznaspesawaran
Call Center BAZNAS : 0812-7111-2600
Penulis; Rohim, S. HI (Waka I BAZNAS Pesawaran)
BERITA07/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
”Perniagaan Terbaik” Bertransaksi dengan Allah melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)
Dalam kehidupan dunia, manusia senantiasa disibukkan dengan urusan jual beli dan selalu ingin mencari keuntungan. Namun, ada satu bentuk perniagaan yang keuntungannya dijamin tidak akan pernah merugi dan balasannya jauh melampaui kekayaan dunia, itulah Perniagaan dengan Allah SWT, dengan jalan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Hal tersebut, bukanlah sekadar istilah, melainkan janji dari Allah, sebagaimana firman-Nya:
Innalladziina yatluuna kitaaballaahi wa aqaamussalaata wa anfaquu mimmaa razaqnaahum sirraw wa 'alaaniyatay yarjuuna tijaaratal lañ tabuur.
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an), mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi." (QS. Fatir [35]: 29)
ZIS adalah wujud konkret dari modal yang kita serahkan kepada Allah. Bukan berarti Allah butuh, tetapi ini adalah cara kita membuktikan keimanan, kepedulian sosial, dan pengakuan bahwa semua harta yang kita miliki adalah titipan-Nya.
Tiga Pilar Perniagaan: Zakat, Infak, dan Sedekah
Meskipun sama-sama berbentuk pemberian harta di jalan Allah, Zakat, Infak, dan Sedekah memiliki peran dan hukum yang berbeda dalam perniagaan agung ini.
1. Zakat: Investasi Wajib untuk Pembersihan Harta
Zakat adalah investasi wajib yang memiliki hitungan pasti (nishab dan haul). Zakat diibaratkan sebagai "pembersih" dan "penyubur" harta.
• Pembersih: Dengan menunaikan zakat, kita membersihkan sisa hak orang lain (golongan mustahik) yang melekat pada harta kita. Harta yang telah dizakati menjadi suci dan berkah.
• Penyubur: Secara spiritual dan bahkan materiil, zakat tidak akan mengurangi harta, justru Allah akan menggantinya dan melipatgandakan keberkahannya.
Menahan zakat sama dengan menimbun 'modal kotor' yang tidak akan menghasilkan keuntungan akhirat, bahkan mengundang kerugian.
2. Infak: Belanja Sukarela untuk Kebaikan Jangka Panjang
Infak adalah mengeluarkan harta di jalan Allah untuk berbagai keperluan, tidak terikat waktu dan jumlah tertentu seperti zakat, dan bersifat sunah. Infak dapat diarahkan untuk kemaslahatan umat seperti pembangunan sarana ibadah, pendidikan, atau kesehatan.
• Balasan Berlipat: Allah mengumpamakan infak di jalan-Nya seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, dan pada tiap-tiap bulir tumbuh seratus biji, atau 700 kali lipat. Ini adalah janji imbal hasil yang tak tertandingi oleh investasi dunia mana pun, sebagaiman firman-Nya:
Matsalulladziina yunfiquuna amwaalahum fii sabiilillaahi kamatsali habbatin ambatat sab'a sanaabila fii kulli sumbulatim miatu habbah, wallaahu yudh'ifu limay yasyaaa`, wallaahu waasi'un 'aliim.
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah [2]: 261).
• Didoakan Malaikat: Setiap hari, dua malaikat turun. Salah satunya mendoakan: "Ya Allah, berilah ganti kepada orang yang berinfak." (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Sedekah: Transaksi Keikhlasan dalam Segala Bentuk
Sedekah memiliki cakupan yang lebih luas, tidak hanya harta (materiil), tetapi juga non-materiil, seperti senyuman, tenaga, pikiran, atau nasihat baik. Sedekah menekankan pada keikhlasan dan kerahasiaan.
• Sedekah Non-Materi: Rasulullah SAW bersabda, "Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." Ini menunjukkan bahwa modal perniagaan dengan Allah sangat mudah didapatkan; cukup dengan berbuat baik.
• Penolak Bala: Sedekah dikenal sebagai amalan yang dapat menolak bencana dan memperpanjang usia.
________________________________________
Perniagaan dengan Allah melalui ZIS adalah bukti bahwa ketaatan dan kepedulian sosial merupakan jalan menuju kesuksesan hakiki.
Marilah kita jadikan harta yang kita miliki sebagai 'modal' terbaik untuk meraih keuntungan yang kekal, memastikan bahwa kita termasuk dalam golongan orang-orang yang senantiasa mengharapkan perniagaan yang tiada merugi, melalui BAZNAS Pesawaran.
Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan keberkahan yang melimpah. Aamiin..
Penulis: Hi. A. Hamid S., S.H. M.M. (Ketua BAZNAS Pesawaran)
BERITA06/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Transformasi Zakat Digital: Seluruh Pimpinan dan Staf BAZNAS Pesawaran Ikuti Pelatihan Intensif Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
Gedong Tataan, 03 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran secara serius menggarap agenda transformasi digital dengan menggelar pelatihan khusus tentang Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 03 Oktober 2025, bertempat di Kantor Pimpinan BAZNAS Pesawaran.
Pelatihan tersebut diikuti secara penuh oleh seluruh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran termasuk Ketua dan seluruh Wakil Ketua serta Staf Pimpinan, sebagai upaya kolektif untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dalam tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Ketua BAZNAS Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., menegaskan bahwa pelatihan AI merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi lembaga.
"Di era digital ini, AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan penguasaan teknologi ini, kami ingin memastikan bahwa BAZNAS Pesawaran dapat mengidentifikasi dan memetakan mustahik secara lebih cepat dan akurat", ujar Bapak Hamid. "Tujuannya jelas: mengurangi potensi kesalahan data entry dan mempercepat proses analisis kelayakan penerima manfaat, terutama untuk program-program krusial seperti Bedah Rumah dan Rumah Sehat Baznas".
Melalui inisiatif ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang modern, profesional, dan terdepan dalam memanfaatkan teknologi untuk kesejahteraan umat.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS RI Buka Layanan Kesehatan dan Dapur Umum bagi Korban Musala Ambruk
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyediakan layanan kesehatan, dapur umum, dan dapur air untuk membantu meringankan beban korban musala ambruk di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.
Insiden itu terjadi saat ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah. Di saat bersamaan, tengah berlangsung pengecoran lantai atas bangunan musala. Diduga beban berlebih menyebabkan konstruksi tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya runtuh.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim tanggap darurat setelah mendapat laporan musibah tersebut.
“Kami menyampaikan duka mendalam atas musibah ini. BAZNAS hadir di lokasi untuk memastikan para korban mendapatkan pelayanan kesehatan dan kebutuhan darurat secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Saidah di Jakarta, Jumat (3/10/2025).
Saidah menyampaikan, layanan kesehatan diberikan oleh tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS Sidoarjo dan Sragen. Menurutnya, langkah ini penting agar para korban yang mengalami luka maupun syok bisa segera mendapatkan penanganan medis.
“Selain memberikan penanganan medis bagi korban luka, tim kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan rutin kepada para santri agar kondisi mereka tetap terpantau,” ucap Saidah.
Saidah menambahkan bahwa kebutuhan dasar para korban juga menjadi perhatian serius BAZNAS dalam misi kemanusiaan ini.
“Tidak hanya layanan medis, BAZNAS juga membuka dapur umum dan dapur air agar kebutuhan makan dan minum seluruh santri dan masyarakat sekitar bisa terpenuhi setiap hari,” katanya.
BAZNAS, lanjutnya, menurunkan sejumlah personel dari sejumlah daerah seperti BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur, BTB Sidoarjo, BTB Jombang, BTB Madiun, dan BTB Trenggalek.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI bersama Yayasan Al Kamil Gelar Pengimbasan ToT Al-Qur’an Isyarat di Tangerang Selatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Yayasan Al Kamil melaksanakan kegiatan pengimbasan training of trainers (ToT) Al-Qur’an Isyarat bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.
Acara dilaksanakan di Pusat Pengembangan dan Pelatihan SDM Kementerian Agama RI, Ciputat, Tangerang Selatan selama dua hari, yakni pada 1 dan 2 Oktober 2025. Acara dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. yang diwakili Kepala Divisi Pendidikan Dakwah, Farid Septian. Turut hadir Ketua Tim Penyusun Qur’an Isyarat LPMQ, Deni Hudani, PUSBANGKOM SDM Kemenag RI, Dr. Muhtadin, SO Div. Pendidikan Dakwah BAZNAS RI Tri W. Yuwono.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA mengatakan sebanyak 30 orang peserta mengikuti kegiatan ToT Al-Qur’an Isyarat. Mereka terdiri dari komunitas ojek tunarungu, guru SLB (sekolah luar biasa), penyuluh agama, hingga penghulu.
“Melalui kegiatan ini, BAZNAS ingin menekankan pentingnya pendidikan inklusif dan hak yang sama dalam belajar agama juga dirasakan oleh teman disabilitas sensorik rungu wicara,” ujar Saidah, Kamis (2/10/2025).
Saidah melanjutkan, dalam kegiatan pelatihan sendiri akan difasilitasi oleh fasilitator yang berpengalaman. Salah satunya adalah pengajar lulusan ToT BAZNAS, Izzatul Wafa.
Berbeda dengan pengajaran Al-Qur’an pada umumnya, pengimbasan di Yayasan Al Kamil akan diserta dengan materi-materi lainnya seperti pembelajaran Al-Qur’an bahasa isyarat, pemahaman dasar tentang disabilitas rungu, hingga praktik micro teaching dengan metode kitabah dan tilawah.
“Kehadiran alumni sebagai fasilitator menjadi bukti nyata keberlanjutan program pengimbasan,” kata Saidah.
Melalui program ToT Al-Qur’an Isyarat ini, Saidah juga berharap akan lahir banyak pengajar-pengajar Al-Qur’an isyarat dari kalangan difabel serta agar dakwah melalui program ToT ini bisa berkesinambungan.
“Karena itu, BAZNAS RI bersama Yayasan Al-Kamil mendorong lahirnya agen-agen pengimbasan di berbagai daerah agar semakin banyak penyandang disabilitas rungu dapat merasakan cahaya Al-Qur’an dan memperkuat ekosistem dakwah inklusif di Indonesia,” kata dia.
Ketua Panitia sekaligus Pengurus Yayasan Al-Kamil, Hj. Ida Zulfiya, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas dukungan yang diberikan. Ia berharap sinergi ini dapat berlanjut dan memperluas manfaat dakwah Qur’an Isyarat.
“Kami berharap kerjasama ini berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang peduli dan ikut mensosialisasikan Al-Qur’an berbahasa isyarat,” kata Ida Zulfiya.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Siap Mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Amil
Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta mencetak tenaga amil yang kompeten dan berintegritas, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H.,M.M. menyampaikan bahwa pimpinan dan seluruh amil siap untuk mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Amil Zakat secara online yang akan diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS RI.
"Sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM Pimpinan dan amil pelaksana, saya sampaikan bahwa kami siap mengikuti pelatihan yang dimaksud," ujar Hi. Hamid.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis BAZNAS untuk memastikan bahwa penyaluran dana ZIS dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai dengan syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Amil yang bersertifikasi diharapkan mampu mengelola dana umat dengan lebih efektif, mulai dari tahap penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan.
BERITA02/10/2025 | Ahmad Fudloli
ALHAMDULILLAH, LSP BAZNAS RAIH LISENSI ONLINE DARI BNSP
Alhamdulillah, LSP BAZNAS secara resmi telah memperoleh lisensi dari BNSP untuk menyelenggarakan sertifikasi amil zakat secara daring. Sertifikasi amil menjadi krusial sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi dan profesionalisme seorang amil dalam pengelolaan zakat. Melalui sertifikasi, amil tidak hanya dinilai berdasarkan kemampuan teknis, melainkan juga integritas, akuntabilitas, serta sensitivitas sosial yang diperlukan untuk memastikan pengelolaan zakat yang amanah dan sesuai regulasi.
Kemudahan akses sertifikasi kini ditingkatkan melalui penyelenggaraan daring. Tanpa memerlukan kehadiran fisik, para amil dari berbagai daerah dapat mengikuti proses sertifikasi dengan lebih fleksibel, efisien, dan tetap terjamin kredibilitasnya. Hal ini membuka peluang yang lebih luas bagi amil di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kapasitas dan memperoleh pengakuan resmi dari negara.
BERITA02/10/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Hadiri Launching Program Inovatif, "Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA"
Wakil Ketua Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, Aripudin menghadiri launching program inovatif, "Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA" di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Way Lima, Rabu (1/10/2025). Program ini menandai transformasi peran KUA dari lembaga pencatatan pernikahan menjadi pusat layanan terpadu yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Kepala KUA Kecamatan Way Lima, Rifai, S.H.I. dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini didesain untuk menyentuh langsung aspek kesejahteraan masyarakat, terutama para pasangan muda dan ibu rumah tangga di wilayah kerja KUA.
Lebih lanjut Rifai berharap agar manfaat yang diberikan tidak hanya terbatas pada mereka yang telah menerimanya hari ini, tetapi juga dapat menjangkau penerima manfaat lainnya, khususnya di Kabupaten Pesawaran dan daerah lain yang membutuhkan, sesuai dengan tujuan pemerintah.
Pada saat yang sama, Aripudin selaku Wakil Ketua Bagian SDM dan Humas, mengajak kepada seluruh penerima untuk dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya.
"Program ini insya Allah sangat baik dan memberikan banyak manfaat. Oleh karena itu, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya," ujar Aripudin.
BERITA01/10/2025 | Ahmad Fudloli
Sosialisasi ZIS dan UPZ Di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pesawaran
Gedong Tataan (30/09/2025) BAZNAS Pesawaran melakukan sosialisasi zakat, infaq, sedekah (ZIS) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pesawaran.
BAZNAS Pesawaran dihadiri oleh Waka I Bid Pengumpulan Rohim, S.H.I, Waka II Bid. Pendistribusian Kh. Endang Zainal Khidir dan Sekretaris Bahri, S.E., M.E.Sy.
acara dibuka dengan sambutan kepala kantor BPN Pesawaran Bapak Nanang Setyawan, S.SiT., M.T. yang menyampaikan pentingnya zakat sebagai sarana ibadah serta dalam pengentasan kemiskinan.
Dalam pemaparannya, Waka I menekankan pentingnya ZIS dalam menurunkan angka kemiskinan di Pesawaran serta melalui pembentukan UPZ di Kantor BPN Pesawaran, potensi zakat yang ada dapat dikelola secara lebih profesional, transparan, dan tepat sasaran. Kehadiran UPZ juga memudahkan para pegawai untuk menyalurkan ZIS secara rutin melalui lembaga yang resmi.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif, di mana para peserta berdiskusi tentang pemahaman mengenai kewajiban zakat, mekanisme penyaluran, serta potensi zakat dalam pengentasan kemiskinan.
BERITA01/10/2025 | Laksana Sanjaya
BAZNAS RI Bantu Evakuasi Korban Musala Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur bergerak cepat membantu evakuasi korban ambruknya Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.
Peristiwa itu terjadi ketika ratusan santri tengah melaksanakan salat Ashar berjamaah. Di saat bersamaan, terdapat aktivitas pengecoran di lantai atas bangunan. Diduga beban yang berlebih membuat konstruksi musala tidak kuat dan runtuh.
Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Jawa Timur, Kolonel (Purn) CAJ Drs. Nur Chamdani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para santri Ponpes Al Khoziny. Ia menegaskan, BAZNAS RI siap memberikan dukungan, baik dalam bentuk bantuan darurat maupun pendampingan pascabencana.
"Peristiwa ini tentu sangat mengejutkan, terlebih karena terjadi saat para santri sedang beribadah. Tim BAZNAS Tanggap Bencana sudah berada di lokasi sejak awal untuk membantu evakuasi santri yang menjadi korban,” ujar Nur Chamdani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Nur Chamdani mengatakan, pihaknya juga mendukung penanganan darurat bersama aparat dan relawan. BAZNAS berkomitmen untik mendampingi para korban, mulai dari evakuasi hingga pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. mengatakan, "Dari laporan tim di lapangan, sejumlah santri mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan. Mereka sudah langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat dengan bantuan tim gabungan yang terdiri dari petugas medis, aparat, dan relawan.”
Ia menyampaikan, tim BAZNAS di lapangan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan lembaga terkait untuk memastikan penanganan korban berlangsung cepat dan tepat.
“Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan, evakuasi, dan penanganan darurat. Setelah itu, kami akan memastikan adanya dukungan lanjutan yang relevan dengan kebutuhan pesantren dan para santri,” tambahnya.
Ia menambahkan, musibah ini menjadi pengingat pentingnya standar keamanan konstruksi, khususnya di lingkungan pendidikan yang dihuni banyak santri. Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan santri harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan sarana ibadah maupun fasilitas pendidikan.
“Setiap pembangunan di pesantren harus memperhatikan aspek keamanan, karena menyangkut keselamatan ratusan bahkan ribuan jiwa. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam proses pembangunan,” tegas Saidah.
Saidah juga mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam membantu para korban melalui BAZNAS. Menurutnya, dukungan masyarakat akan sangat berarti bagi pemulihan santri dan pihak pesantren.
“Mari kita berikan dukungan, baik berupa doa maupun donasi melalui BAZNAS untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah ini. Doa akan menjadi kekuatan bagi para korban untuk bangkit, dan donasi akan sangat membantu dalam meringankan beban kebutuhan darurat hingga pemulihan ke depan,” kata Saidah.
BERITA30/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
AI: Aku Hebat, Tapi Tidak Selalu Benar, Teliti dan Validasi Sebelum Publikasi
Prof. Dr. H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI, menekankan pentingnya pemahaman dan penguasaan media digital bagi setiap pimpinan BAZNAS di era digital. Pernyataan ini disampaikan pada saat Pengajian Selasa Pagi dengan tema: Pemanfaatan Artificial Inteligence Dalam Pengelolaan Zakat, Selasa (30/9/2025).
Menurut pandangannya, bukan hanya staf Humas BAZNAS yang harus menguasai media, tapi juga para pimpinannya. Petugas media juga diharapkan untuk membantu pimpinan agar tidak tertinggal dalam perkembangan media digital.
"Jangan berpikir cukup petugas Humas BAZNAS saja yang menguasai media. Para pimpinan pun harus turut paham dan aktif. Sebaliknya, para petugas media jangan membiarkan para pimpinan tertinggal dan tidak memahami perkembangan media digital,” tegas Prof. Nadra.
Sementara itu, Andrian Johnson selaku narasumber menyoroti bahwa meskipun AI menawarkan berbagai keuntungan dan kemudahan, validasi tetap menjadi langkah krusial sebelum mengadopsi informasi yang dihasilkan.
“AI tidak sempurna. Keputusan akhir tetap berada di tangan manusia. Maka dari itu, setiap informasi dan output dari AI harus divalidasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan atau digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan,” jelasnya.
Semoga bermanfaat dan berkah.
BERITA30/09/2025 | Ahmad Fudloli
Pengajian Selasa Pagi BAZNAS: Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pengelolaan Zakat
Pimpinan dan staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mengikuti Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS RI melalui Zoom, dengan tema: Pemanfaatan Artificial Inteligence Dalam Pengelolaan Zakat, Selasa (30/9/2025).
Pengajian Selasa Pagi kali ini menghadirkan narasumber Andrian Johnson, Direktur Keamanan Informasi, Data dan Layanan Digital BAZNAS RI serta dipandu oleh Prof. Dr. H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI.
Andrian dalam paparannya menjelaskan bahwa AI dapat belajar dari data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam pengelolaan zakat.
"Artificial Intelligence (AI) adalah mesin yang bisa belajar sendiri dari data. Data ini bersumber dari seluruh data yang ada di internet, termasuk dari berbagai platform digital, yang kemudian dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam pengelolaan zakat," ujar Andrian.
Prof. Nadra Hosen selalu mengingatkan pada pimpinan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia agar selalu beradaptasi dengan kemajuan teknologi di era digital. Seperti teknologi Artificial Intelligence (AI) yang telah membuka peluang besar untuk berbagai sektor, termasuk zakat, infak, sedekah (ZIS) merupakan pilar penting dalam sistem ekonomi Islam. Hal itu dapat terlihat dari banyaknya fitur dalam kantor digital BAZNAS RI.
Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan zakat memfasilitasi kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, serta memungkinkan lembaga zakat untuk mengoptimalkan proses pengumpulan dan penyaluran dana. Lebih lanjut, teknologi membuka peluang untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai urgensi zakat serta kontribusinya terhadap pembangunan sosial.
#Pusdiklat
#PusatPendidikandanPelatihan
#PelatihanBerbasisKompetensi
#PelatihanTematik #BadanAmilZakatNasional
#BaznasPesawaran
#AmilKompeten
#InhouseTraining
#TerimakasihMuzaki
#terimakasihmustahik
BERITA30/09/2025 | Ahmad Fudloli
Dengan Shodaqoh harta tidak akan kurang
Pernyataan bahwa "shodaqoh tidak akan mengurangi harta" bersumber dari Hadis riwayat Muslim, yang menyatakan bahwa harta yang disedekahkan tidak akan berkurang, melainkan akan diganti dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur'an surat Saba ayat 39. Sedekah merupakan investasi terbaik yang membawa keberkahan dan pahala berlipat ganda, bukan pengurangan nilai harta secara duniawi.
Dalil dari Al-Qur'an dan Hadis
Hadis Riwayat Muslim: "Sedekah tidak akan mengurangi harta".
Al-Qur'an Surat Saba ayat 39: "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki sebaik-baiknya".
Penjelasan Keutamaan Sedekah
1. Mendapat Pengganti dan Pahala Berlipat Ganda: Meskipun secara zahir harta berkurang, kekurangan tersebut akan ditutup oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda, sesuai janji-Nya.
2. Menjadi Investasi Akhirat: Bersedekah adalah menanam investasi pahala untuk kehidupan akhirat dan memperbaiki diri di hadapan Allah SWT.
3. Membawa Keberkahan: Sedekah dapat mendatangkan keberkahan dan kekayaan yang sesungguhnya, yaitu kebahagiaan dan ketenangan batin.
4. Memanjangkan Usia dan Menolak Bala: Sedekah juga memiliki khasiat menolak bala, termasuk penyakit, dan dapat memanjangkan usia.
Kisah Sahabat sebagai Bukti
Kisah Umar bin Khattab dan Abu Bakar Ash-Shiddiq saat Perang Tabuk menjadi bukti nyata kebenaran hadis ini. Umar dan Abu Bakar menyedekahkan sebagian besar harta mereka, tetapi setelah itu harta mereka justru lebih banyak dan lebih berkah, bukan menjadi bangkrut.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, menfasilitasi pembayaran Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dengan lebih mudah dan praktis, melalui Zakat Online BAZNAS dengan mengaksesnya di link, https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat.
Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran
IG : @baznaskabupatenpesawaran
FB : baznaspesawaran
Call Center BAZNAS : 0812-7111-2600
Penulis; Rohim, S. HI (Waka I BAZNAS Pesawaran)
BERITA29/09/2025 | Laksana Sanjaya
Amanah Asta Cita: Program Beasiswa BAZNAS untuk Akselerasi Pembentukan Generasi Unggul
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalankan program beasiswa untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, bertujuan memutus rantai kemiskinan dan mendukung tercapainya Asta Cita dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
H. Mokhamad Mahdum, selaku Pimpinan BAZNAS RI, bertindak sebagai narasumber dalam Kuliah Tamu bertema "Zakat sebagai Salah Satu Instrumen Pendukung Asta Cita - Pembangunan SDM di Indonesia" yang diselenggarakan di Universitas Islam Kadiri, Jawa Timur, Senin (15/9/2025).
“Zakat adalah instrumen yang strategis untuk pembangunan. Melalui beasiswa, BAZNAS ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa tetap menempuh pendidikan hingga jenjang tinggi. Ini menjadi jalan memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan,” ujar Mahdum.BAZNAS menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya untuk sektor pendidikan, mencapai Rp1,29 triliun pada tahun 2024, menjangkau lebih dari 2,6 juta penerima manfaat.
Program beasiswa BAZNAS mencakup berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari S1 hingga S3, termasuk Beasiswa Cendekia BAZNAS, Beasiswa Luar Negeri, Beasiswa Riset Zakat, dan Beasiswa Santri.
Lebih dari 10 persen alumni beasiswa BAZNAS telah berubah status dari mustahik menjadi muzaki, menunjukkan efektivitas program dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan potensi zakat nasional diperkirakan mencapai Rp327 triliun per tahun.
BERITA28/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Prof. Nadra: Gaya Hidup Halal, Ramah Digital
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc, Ph.D., menjadi narasumber dalam Talkshow Halal Indonesia International Industry Expo 2025, membahas gaya hidup halal yang ramah digital dan pentingnya digitalisasi dalam industri halal di Hall 7 ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Minggu (28/09/2025).
“Expo ini dapat memperkuat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan praktek gaya hidup halal yang ramah digital,” ujar Prof. Nadra.
Expo ini bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat akan praktik gaya hidup halal, serta memperkuat hilirisasi, memperluas pasar, dan memperkenalkan transformasi industri Indonesia ke tingkat global.
BAZNAS meraih penghargaan bergengsi dalam Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2025 sebagai Instansi Pemerintah Terbaik karena perannya dalam mendukung UMKM berbasis industri halal, menegaskan posisinya sebagai penggerak industri halal nasional.
Pemerintah berupaya menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia, sejalan dengan Undang-Undang RPJPN, dan BAZNAS berkontribusi dalam memperkuat ekosistem UMKM halal dan meningkatkan daya saing ekonomi umat.
BERITA28/09/2025 | Ahmad Fudloli
Membangun Kesejahteraan Umat: Masjid Pesawaran sebagai Sentra ZIS Digital dengan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyadari betul bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah ritual, tetapi juga merupakan pusat peradaban dan ekonomi umat. Dengan potensi yang sangat besar, masjid dapat menjadi garda terdepan dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang profesional.
Untuk mewujudkan peran vital ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran kini mengajak seluruh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk mengoptimalkan pengelolaan ZIS dan program sosial melalui pemanfaatan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS.
Peran Krusial Masjid dalam Filantropi Islam
Secara historis, masjid telah menjalankan tiga fungsi utama yang terintegrasi:
Pusat Ibadah (Hablu Minallah): Fungsi utama sebagai tempat salat dan kegiatan keagamaan lainnya.
Pusat Komunitas (Hablu Minannas): Fungsi sosial sebagai tempat berkumpul, bermusyawarah, dan menyelesaikan masalah umat.
Pusat Distribusi Kekuatan Ekonomi: Sejak zaman Rasulullah ?, masjid adalah tempat di mana dana Baitul Mal dikelola dan didistribusikan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.
Di Kabupaten Pesawaran, masjid memiliki kedekatan geografis dan emosional dengan masyarakat setempat. Dana infak dan sedekah (IS) yang dihimpun masjid setiap hari memiliki potensi luar biasa jika dikelola secara terstruktur dan produktif.
Dengan menjadikan masjid sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) berbasis komunitas, BAZNAS Pesawaran berharap penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat sekitar masjid (tetangga terdekat).
Aplikasi Menara BAZNAS: Digitalisasi Pengelolaan ZIS Masjid
Aplikasi Menara Masjid adalah solusi digital yang dikembangkan oleh BAZNAS untuk membantu DKM mengelola dan melaporkan dana ZIS secara modern, transparan, dan akuntabel. Melalui aplikasi ini, DKM di Pesawaran dapat:
1. Memperkuat Akuntabilitas dan Transparansi
Aplikasi Menara menyediakan fitur pencatatan transaksi masuk (penerimaan infak, sedekah) dan keluar (penyaluran) secara real-time.
Bagi DKM: Memudahkan pelaporan keuangan dan menghilangkan keraguan publik terkait transparansi kas masjid.
Bagi Jemaah: Jemaah dapat melihat laporan keuangan masjid secara digital, yang secara langsung akan meningkatkan kepercayaan (trust) mereka untuk berderma lebih banyak.
2. Mendukung Program Kesejahteraan Lokal
Dana yang dihimpun oleh masjid dapat dikelola dan disalurkan untuk program-program sosial mendesak di lingkungan terdekat, seperti:
Bantuan Cepat untuk Fakir Miskin: Memberikan santunan darurat bagi tetangga yang sakit atau terkena musibah.
Program Pemberdayaan Mikro: Memberi modal usaha kecil kepada pedagang di sekitar masjid.
Beasiswa Lokal: Menyediakan beasiswa pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di lingkungan RW/Desa setempat.
3. Integrasi Data dengan BAZNAS Pesawaran
Melalui Aplikasi Menara, data ZIS di masjid-masjid terintegrasi langsung dengan BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Integrasi ini penting untuk:
Identifikasi Mustahik: Membantu BAZNAS Kabupaten dalam memetakan dan memverifikasi data fakir miskin (mustahik) yang sudah terbantu oleh masjid dan mana yang belum.
Sinergi Program: Memungkinkan BAZNAS Kabupaten memberikan top-up dana atau bantuan program besar (seperti bedah rumah atau modal usaha skala besar) kepada masjid yang memiliki kinerja penghimpunan ZIS yang baik.
Ajakan BAZNAS Kabupaten Pesawaran
Kami mengajak seluruh DKM di Kabupaten Pesawaran untuk segera mendaftar dan memanfaatkan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS. Dengan digitalisasi ini, kita tidak hanya memodernisasi tata kelola keuangan masjid, tetapi juga secara fundamental mengembalikan peran masjid sebagai simpul utama dalam pembangunan dan kesejahteraan umat.
Mari bersama-sama wujudkan Pesawaran yang mandiri, sejahtera, dan berakhlak mulia melalui optimalisasi ZIS.
BAZNAS Kabupaten Pesawaran
“Memperkuat Iman, Menguatkan Ekonomi Umat.”
BERITA26/09/2025 | Muhamad Sarifudin
BAZNAS RI Kirim 14 Truk Bantuan Logistik untuk Masyarakat Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama lembaga kemanusiaan asal Mesir, Mishr Al Kheir kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap rakyat Palestina dengan mengirimkan 14 truk bantuan logistik ke Gaza, Palestina.
Sebanyak 20 ribu karton bantuan logistik diberangkatkan dari gudang penyimpanan menuju Ismailia, lalu ke Arish, sebelum akhirnya menyeberang masuk ke Gaza melalui jalur kemanusiaan.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa keberangkatan truk bantuan ini adalah bentuk nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap Palestina.
“Alhamdulillah, atas sinergi dengan Mishr Al Kheir, kita dapat kembali mengirimkan 14 truk berisi 20 ribu karton logistik untuk saudara-saudara kita di Gaza. Ini merupakan komitmen BAZNAS untuk terus hadir dan memastikan bantuan umat sampai kepada mereka yang paling membutuhkan,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Kiai Noor menambahkan, BAZNAS memiliki komitmen kuat dalam membantu masyarakat Palestina sesuai komitmen Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum PBB yang menegaskan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina.
“Pidato Presiden di PBB memberikan semangat baru, menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina adalah perjuangan kita semua. Maka, bantuan kemanusiaan ini bukan hanya sekadar logistik, tapi juga simbol persaudaraan dan kepedulian Indonesia untuk Palestina,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat Gaza yang hingga kini masih menghadapi blokade, keterbatasan pangan, serta ancaman krisis kemanusiaan.
“Semoga bantuan yang kita kirimkan bisa menjadi penguat dan penghibur, bahwa mereka tidak sendiri. Umat Islam di Indonesia, melalui BAZNAS, senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina,” harap Kiai Noor.
Kiai Noor menegaskan komitmennya untuk menguatkan solidaritas kemanusiaan lintas batas, sekaligus mendukung penuh upaya pemerintah Indonesia dalam diplomasi kemerdekaan Palestina.
BERITA25/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Kedondong
Pesawaran, 24 September 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyerahkan bantuan program Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) kepada Ibu Napsiah salah satu warga kurang mampu di Desa Gunung Sugih, Kecamatan Kedondong, hari ini. Bantuan senilai puluhan juta rupiah ini diserahkan langsung oleh Bupati Pesawaran, Nanda Indira, didampingi oleh BAZNAS Pesawaran.
Penyerahan bantuan BERKAT ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Pesawaran dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan akan hunian yang layak dan sehat. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni agar direnovasi total, sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya.
Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira mengapresiasi kinerja BAZNAS Pesawaran yang dinilai sangat proaktif dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. "BAZNAS Pesawaran telah menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan mustahik. Program BERKAT ini adalah salah satu bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi solusi efektif untuk membantu masyarakat, " ujar Bupati.
Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Pesawaran KH. Endang Zainal Khidir menyatakan bahwa penerima bantuan BERKAT ini telah melalui proses seleksi yang ketat. "Kami telah melakukan survei langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran. Semoga rumah yang telah direnovasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi keluarga penerima, " pungkasnya.
Program BERKAT BAZNAS Pesawaran akan terus berlanjut ke desa-desa lainnya. BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para muzaki di Kabupaten Pesawaran, untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS agar semakin banyak lagi masyarakat yang terbantu.
Mari tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah melalui kantor digital BAZNAS Pesawaran : https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Nenek Yumani (92), Warga Padang Manis, Terima santunan dari BAZNAS Pesawaran
PESAWARAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan pengobatan kepada Nenek Yumani, seorang warga lanjut usia (92 tahun). Bantuan ini diserahkan langsung di kediamannya di Desa Padang Manis, Kecamatan Gedongtataan, pada Selasa (23/9/2025).
Nenek Yumani, yang hidup dalam kondisi serba terbatas, sangat membutuhkan uluran tangan untuk biaya pengobatannya. Kondisi kesehatannya yang semakin menurun membuat ia kesulitan untuk beraktivitas. Berita mengenai kesulitan yang dialami Nenek Yumani sampai ke telinga Baznas Pesawaran melalui laporan dari perangkat desa setempat.
BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Tim Layanan Aktif, Muhamad Sarifudin, menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan wujud nyata dari program Pesawaran Sehat yang digalakkan oleh Baznas. "Kami datang untuk meringankan beban Nenek Yumani. Bantuan ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan dari masyarakat Pesawaran. Kami berharap ini bisa bermanfaat untuk biaya pengobatan dan pemulihan beliau," ujar Muhamad Sarifudin.
Pemberian santunan ini dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Baznas Pesawaran dan disaksikan oleh aparatur desa serta beberapa tokoh masyarakat. Bantuan ini disambut dengan haru dan rasa syukur oleh Nenek Yumani dan keluarganya. "Saya sangat berterima kasih kepada Baznas Pesawaran dan semua donatur. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan Ibu semua," ucap Nenek Yumani.
Bantuan yang diberikan Baznas diharapkan tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat dan lembaga lain untuk turut serta dalam membantu sesama yang membutuhkan. Baznas Pesawaran berkomitmen untuk terus menyalurkan amanah umat kepada mereka yang berhak, sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan kemanusiaan.
Mari salurkan Zakat, Infak, dan sedekah di Kantor Digital BAZNAS Pesawaran
Https://Kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Santuni Warga Tamansari
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyerahkan santunan biaya pengobatan kepada Hafiz Alfarezki, warga Dusun Tamansari I, 002/000, Desa Tamansari, Kecamatan Gedong Tataan, yang sedang terbaring sakit pada Rabu (10/9/2025). Pemberian bantuan ini merupakan tindak lanjut dari pengajuan bantuan pengobatan yang telah diterima oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran sebelumnya.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustadz Fahmi Alaudin, kepada keluarga Septian Kinanti agar memperoleh perawatan yang memadai.
“Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada BAZNAS Pesawaran yang telah memberikan bantuan kepada saya. Semoga saya bisa berobat dan diberikan kesembuhan,” Ujar Hafiz.
Yuk, terus dukung program kebaikan dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA23/09/2025 | Ahmad Fudloli

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.
Lihat Daftar Rekening →