Berita Terbaru
Permudah Pelaporan, BAZNAS RI Optimalkan Aplikasi SiMBA
Pusdiklat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyelenggarakan kajian Selasa pagi (3/2/2026) dengan tema “Sistem Pelaporan Zakat Nasional melalui SiMBA” yang dipandu oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc ,Ph.D.
“Pada pagi hari ini, BAZNAS akan membahas tentang fitur SiMBA pelaporan bulanan, yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan Kota, serta LAZ terhadap peraturan BAZNAS No. 1 Tahun 2023,” ujar Prof Nadra saat membuka acara kajian Selasa Pagi yang dapat ditonton ulang melalui kanal BAZNAS TV, Selasa (3/2/2026).
Menurut Prof Nadra, ada banyak sekali manfaat dalam menggunakan aplikasi SiMBA, antara lain mempermudah membuat laporan pertanggungjawaban keuangan, membantu tata kelola berstandar tinggi, dan tentunya untuk menjaga kepercayaan muzaki.
“Karena SiMBA memungkinkan BAZNAS untuk melaporkan keuangan secara transparan dan komunikatif, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan menggunakan SiMBA, jadi tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan,” jelasnya.
Prof Nadra juga menyampaikan selamat dan apresiasinya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur karena telah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) atas laporan keuangan tahun 2025.
Menurutnya, capaian ini menjadi bukti pengelolaan dana zakat yang transparan dan akuntabel serta menjadi bentuk pertanggungjawaban dari BAZNAS Kaltim kepada masyarakat sebagai muzaki.
“Ini semua karena mereka menggunakan SiMBA secara baik dan benar. Tiap hari mereka meng-input datanya dari SiMBA sehingga pada akhir tahun tinggal di-print out saja laporan akhir tahunnya. Karena itu semuanya sudah siap untuk diperiksa oleh akuntan publik,” kata Prof Nadra.
“Jadi, kepada Bapak Ibu sekalian, kalau mengikuti penggunaan SiMBA ini dengan baik dan benar, maka ada kemudahan yaitu tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan untuk memberikan laporannya. Karena bisa secara langsung dilakukan,” tambahnya.
BAZNAS Kaltim ini, lanjut Prov Nadra, telah membuktikan kepada masyarakat sebagai muzaki, tentang apa-apa saja yang telah dilakukan selama satu tahun ini. Dari mulai pengumpulan hingga pendistribusian kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI Sugianto mengulas secara mendalam Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2023 tentang mekanisme pelaporan pelaksanaan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
“Jadi di dalam peraturan yang telah diatur di undang-undang, BAZNAS maupun LAZ itu dibentuk untuk melaksanakan tugas pengelolaan zakat secara nasional dengan menyelenggarakan fungsi. Ada empat fungsi utama mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan. Jadi kita tidak hanya berfokus pada pengumpulan ataupun penyaluran saja, tetapi harus dibarengi dengan pengendalian yang baik dan dipertanggungjawabkan dengan baik pula,” ujar Sugianto.
Karena bagaimanapun kata dia, BAZNAS merupakan lembaga pengelola zakat yang bekerja atas dasar kepercayaan dari masyarakat. Untuk menjaga kepercayaan masyarakat itu, BAZNAS harus bisa mempertanggungjawabkan dana-dana yang dititipkan masyarakat.
“Bagaimana caranya? Caranya dengan kita membuat atau mempertanggungjawabkan apa-apa yang telah kita lakukan dari dana-dana yang kita kumpulkan di masyarakat. Nah, ini diatur juga di undang-undang di pasal 7, ada di pasal 15 dan pasal 19 terkait dengan kewajiban pelaporan yang harus dibuat oleh BAZNAS,” ungkapnya.
Oleh karena itu tambah Sugianto, timnya selalu memperbarui layanan pelaporan pada Aplikasi SiMBA agar selalu update dan memudahkan para anggota BAZNAS RI maupun BAZNAS Provinsi dan Kabupaten saat membuat laporan melalui SiMBA.
“Mudah-mudahan semakin baik, semakin memudahkan Bapak Ibu sekalian dalam membuat laporan. Kita berusaha untuk selalu berimprovement, selalu meningkatkan baik dari sisi aplikasi maupun dari sisi pendampingan ataupun dari sisi layanan dalam hal penyusunan laporan itu,” tambahnya.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengusung tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum bulan Ramadan. Tagline ini menegaskan posisi zakat sebagai kekuatan sosial nasional yang berperan strategis dalam menjawab berbagai persoalan bangsa, mulai dari kemiskinan hingga penanganan bencana.
Tagline tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026: Zakat Menguatkan Indonesia yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline ini merepresentasikan semangat kolektif untuk menjadikan zakat sebagai instrumen penguatan ketahanan sosial dan ekonomi nasional.
“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.
Ia mencontohkan peran zakat dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Menurutnya, zakat berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang mampu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak. “Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa tagline ini bukan sekadar simbol, melainkan penegasan atas peran zakat sebagai fondasi pembangunan sosial. “Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” katanya.
Sejalan dengan hal tersebut, ia menilai bahwa tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia cenderung meningkat menjelang dan selama bulan Ramadan. Pada periode ini, zakat, infak, dan sedekah menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat lintas lapisan.
Terkait arah kebijakan, Kiai Noor menyampaikan bahwa BAZNAS pada tahun 2026 akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan secara menyeluruh, mulai dari fase tanggap darurat, pemulihan, hingga rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. Beberapa program pemulihan pascabencana yang telah disiapkan dan dijalankan antara lain Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid.
Wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan berbasis zakat. “Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” jelas Kiai Noor.
Selain fokus pada kebencanaan, BAZNAS juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkokoh Indonesia dari tingkat akar rumput.
Menutup pernyataannya, Kiai Noor berharap tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” dapat menjadi ajakan bersama bagi seluruh elemen bangsa. “Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” pungkasnya.
Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, para deputi, direktur, serta amil dan amilat BAZNAS yang terlibat dalam pelaksanaan Program Ramadan BAZNAS 2026.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Kursi Roda untuk Ibu Dahlia, Warga Sukaraja yang Alami Cedera Patah Kaki
PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Kamis (29/01/2026). Kali ini, bantuan berupa satu unit kursi roda diserahkan kepada Ibu Dahlia, warga Sukaraja I, RT 001/RW 000, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan.
Penyaluran bantuan ini dilakukan menyusul kondisi Ibu Dahlia yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat cedera patah kaki setelah terjatuh di kamar mandi beberapa waktu lalu. Saat ini, Ibu Dahlia tinggal sementara di kediaman salah satu putrinya.
Kondisi keluarga Ibu Dahlia mendapat perhatian khusus karena situasi yang cukup mendesak. Mengingat putrinya yang pemilik rumah sedang bekerja di Jakarta dan berhalangan pulang, perawatan Ibu Dahlia kini ditangani langsung oleh putrinya yang lain, Cherli Medila. Cherli diketahui rela menempuh perjalanan jauh dan pulang dari Kalimantan khusus untuk merawat sang ibunda di masa pemulihan ini.
Kehadiran Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta memberikan sarana mobilitas yang layak bagi Ibu Dahlia selama proses penyembuhan.
Cherli Medila, yang mewakili keluarga penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas respons cepat BAZNAS Pesawaran. Bantuan ini dinilai sangat krusial mengingat Ibu Dahlia membutuhkan bantuan penuh untuk bergerak.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran atas perhatian dan bantuannya. Jujur, situasi kami sedang sulit karena kakak di Jakarta tidak bisa pulang, sehingga saya yang dari Kalimantan harus segera kemari untuk merawat Ibu. Kursi roda ini sangat membantu saya dalam mengurus Ibu sehari-hari, terutama untuk berjemur atau bergerak di dalam rumah," ungkap Cherli Medila dengan penuh haru saat menerima bantuan.
Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Pesawaran dalam mengelola dana umat untuk membantu warga yang tertimpa musibah dan membutuhkan pertolongan mendesak di bidang kesehatan.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Sungai Langka
PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat. Pada Kamis (29/01/2026), tim menyalurkan bantuan kesehatan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Sarbini, warga Dusun III, RT 001/RW 001, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan.
Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat BAZNAS Pesawaran terhadap kondisi Bapak Sarbini yang tengah berjuang melawan komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Kondisi kesehatan tersebut menyebabkan keterbatasan mobilitas fisik, sehingga kehadiran alat bantu gerak menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran menyerahkan bantuan secara langsung di kediaman penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas harian Bapak Sarbini serta membantu pihak keluarga dalam proses perawatan dan pengobatan.
Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur mendalam atas respons dan kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS Pesawaran.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran. Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi Bapak, karena selama ini beliau kesulitan untuk bergerak akibat sakit jantung dan ginjal yang dideritanya. Ini sangat memudahkan kami untuk merawat beliau," ujar perwakilan keluarga Bapak Sarbini di sela-sela penyerahan.
Langkah ini merupakan implementasi nyata dari pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan masyarakat kepada BAZNAS Pesawaran, untuk kemudian disalurkan kembali kepada para mustahik yang membutuhkan dukungan, khususnya di bidang kesehatan dan kemanusiaan.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Perkuat Tata Kelola RSB, BAZNAS Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Strategis
GEDONG TATAAN – Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Tim Manajemen Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran pada Selasa (27/01). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor BAZNAS ini fokus pada evaluasi tata kelola administratif serta penguatan standar pelayanan minimal.
Rapat ini merupakan langkah preventif dan korektif untuk memastikan bahwa setiap operasional RSB sejalan dengan prinsip 3 Aman BAZNAS, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Diskusi teknis dalam rakor tersebut mencakup sinkronisasi data mustahik, efisiensi distribusi obat-obatan, hingga pengembangan layanan kesehatan jemput bola ke desa-desa di sekitar RSB.
Penguatan tata kelola dipandang sebagai fondasi utama agar RSB Pesawaran dapat menjadi rujukan utama layanan kesehatan gratis yang berkualitas. Tim manajemen RSB diminta untuk terus melakukan inovasi dalam pelaporan digital agar para muzaki dapat melihat dampak nyata dari zakat yang mereka salurkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menekankan bahwa profesionalitas manajemen RSB adalah cerminan dari marwah lembaga dalam mengelola amanah umat.
"RSB bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa; ini adalah simbol kehadiran zakat di tengah kesulitan masyarakat. Oleh karena itu, tata kelolanya harus semakin akuntabel dan profesional. Melalui rakor ini, kita ingin memastikan setiap rupiah dana zakat dikonversi menjadi layanan kesehatan yang unggul dan manusiawi. Kami ingin RSB Pesawaran menjadi standar emas pelayanan kesehatan kaum dhuafa," tegas Hi. Hamid.
Melalui koordinasi ini, BAZNAS Pesawaran menargetkan adanya peningkatan kepuasan pasien dan perluasan cakupan layanan kesehatan luar gedung. Dengan manajemen yang solid, RSB diharapkan mampu merespons kebutuhan medis darurat secara lebih cepat dan terukur di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Efektivitas Zakat, BAZNAS Pesawaran Koordinasikan Penguatan Regulasi dengan Wakil Bupati
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Pesawaran, Bapak Antonius Muhammad Ali, di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Selasa (27/1). Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi BAZNAS untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam pertemuan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS memaparkan target capaian tahunan serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Fokus utama diskusi tertuju pada perlunya dukungan regulasi yang lebih kuat, baik dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbup), guna menciptakan sistem pengumpulan zakat yang lebih terstruktur dan masif di lingkungan ASN maupun sektor swasta.
Dukungan regulasi dinilai krusial untuk memberikan kepastian hukum dan standarisasi tata kelola zakat. BAZNAS Pesawaranberharap pemerintah daerah dapat mendorong kebijakan yang mewajibkan atau mengimbau secara formal pembayaran zakat melalui lembaga resmi, demi menjamin penyaluran yang tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan di Pesawaran.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menegaskan bahwa kolaborasi antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga zakat adalah kunci keberhasilan pembangunan sosial.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Wakil Bupati sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap gerakan zakat. Untuk mencapai target pengumpulan yang optimal, kami membutuhkan 'payung hukum' yang lebih spesifik. Dengan adanya Perda atau Perbup yang kuat, BAZNAS Pesawaran akan memiliki legitimasi lebih untuk merangkul seluruh potensi muzaki di Pesawaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Hi. Hamid.
Wakil Bupati Pesawaran menyambut baik aspirasi tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mengkaji penguatan regulasi tersebut. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan menjadikan zakat sebagai salah satu pilar penopang ekonomi umat di Bumi Andan Jejama.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Bedah Rumah Warga Way Lima: Harapan Baru di Tengah Duka
PESAWARAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Kamis (15/01/2026). Kali ini, bantuan diberikan kepada Joko Turyono, warga Dusun 03 Condong Sari, Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima.
Langkah ini diambil bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan sebagai bentuk empati mendalam bagi Joko yang baru saja kehilangan sang istri. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan serta semangat baru bagi keluarga yang tengah dalam masa duka tersebut.
Melalui program ini, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir berharap dapat terus mentransformasi dana zakat menjadi solusi konkret bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup warga di Bumi Andan Jejama.
"Zakat bukan sekadar kewajiban, tapi jembatan harapan bagi mereka yang sedang berjuang di titik terendah." Ujarnya di lokasi.
BERITA24/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Asa Kembali Terajut: Tangis Haru Iringi Bagas Kembali ke Sekolah Berkat BAZNAS Pesawaran
PESAWARAN – Suasana haru menyeruak di sebuah rumah sederhana di Dusun Sukaraja II, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan. Di sana, harapan Bagas Saputera untuk kembali mengenyam pendidikan yang sempat terputus, kini menyala kembali.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran hadir membawa "angin segar" melalui santunan pendidikan pada Jumat (15/01/2026). Bantuan ini bukan sekadar angka nominal, melainkan sebuah penyelamat bagi masa depan Bagas dan bukti nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat Bumi Andan Jejama.
Momen penyerahan bantuan disambut isak tangis bahagia orang tua Bagas. Doa panjang mereka agar sang buah hati bisa kembali bersekolah, akhirnya terjawab.
"Alhamdulillah, kami tak henti mengucap syukur. Terima kasih kepada BAZNAS Pesawaran yang telah peduli nasib anak kami. Melihat Bagas bisa sekolah lagi adalah kebahagiaan terbesar bagi kami orang tuanya," ucap ibunda Bagas dengan mata berkaca-kaca, tak kuasa menahan haru.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawab lembaga dalam menjaga amanah umat.
"Ini adalah amanah dari para muzakki. Kami tidak ingin ada anak di Pesawaran yang harus mengubur mimpinya hanya karena kendala biaya. Semoga ini menjadi penyemangat baru bagi Bagas untuk mengejar cita-citanya," tuturnya di lokasi.
Kini, seragam sekolah itu siap dikenakan kembali. Senyum Bagas yang merekah menjadi saksi bahwa kepedulian bersama mampu mengubah keputusasaan menjadi harapan nyata.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Sambut Kapolres Baru, BAZNAS Pesawaran Harapkan Sinergi Terus Terjalin
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran. Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S.
Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyambut hangat kehadiran AKBP Alvie Granito Panditha sebagai Kapolres Pesawaran yang baru. Ia berharap hubungan harmonis antara kepolisian dengan lembaga keagamaan dan sosial seperti BAZNAS dapat terus terjalin erat demi menjaga kondusivitas serta kesejahteraan masyarakat Pesawaran.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Apresiasi Kinerja AKBP Heri Sulistyo Nugroho dalam Acara Pisah Sambut Kapolres
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran yang digelar di Aula Pemda Pesawaran pada Sabtu (11/01/2026). Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S.
Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyempatkan diri untuk menyampaikan salam perpisahan sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada AKBP Heri Sulistyo Nugroho.
"Mewakili keluarga besar BAZNAS Pesawaran, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang luar biasa selama Bapak AKBP Heri memimpin di Bumi Andan Jejama. Kami mendoakan kesuksesan beliau di tempat tugas yang baru sebagai Wadir Intelkam Polda Jatim, semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah," ujar Kiai Endang.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
KH. Endang Zainal Khidir Hadiri Pisah Sambut Kapolres, Doakan Kesuksesan AKBP Heri di Polda Jatim
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran di Aula Pemda Pesawaran pada Sabtu (11/01/2026). Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S.
Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyempatkan diri untuk menyampaikan salam perpisahan sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada AKBP Heri Sulistyo Nugroho.
"Mewakili keluarga besar BAZNAS Pesawaran, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang luar biasa selama Bapak AKBP Heri memimpin di Bumi Andan Jejama. Kami mendoakan kesuksesan beliau di tempat tugas yang baru sebagai Wadir Intelkam Polda Jatim, semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah," ujar Kiai Endang.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Usia Senja dan Sakit, BAZNAS Pesawaran Hadir Menolong Mbah Sarwah
Di usia 81 tahun, Mbah Sarwah, warga Desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, menjalani hari-harinya dalam kondisi kesehatan yang semakin rapuh. Tubuh yang renta membuatnya kerap menahan sakit, sementara keterbatasan ekonomi menjadikan pengobatan sebagai perjuangan yang tidak mudah.
Dalam sunyi usia senja, harapan itu datang melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu Mbah Sarwah mendapatkan perawatan yang lebih layak.
Bantuan ini bukan sekadar bantuan biaya, melainkan wujud kepedulian dan kasih sayang umat kepada seorang lansia yang sedang diuji. BAZNAS Pesawaran berharap, kehadiran zakat dapat menjadi penguat langkah Mbah Sarwah agar tetap tabah menjalani hari-hari di sisa usianya.
"Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, ketabahan, dan perlindungan kepada Mbah Sarwah, serta membalas kebaikan para muzaki dengan pahala yang berlipat ganda."
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Berikan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Muhadi (42), Pejuang Gagal Ginjal
Di usianya yang baru menginjak 42 tahun, Bapak Muhadi, warga Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, harus berjuang melawan gagal ginjal yang mengubah seluruh hidupnya. Setiap hari, ia menjalani Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) secara mandiri demi mempertahankan hidup, sebuah perjuangan berat yang menuntut keteguhan fisik dan mental.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu meringankan beban biaya perawatan yang harus dijalani Bapak Muhadi secara rutin.
Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi Bapak Muhadi dan keluarganya agar tetap kuat menghadapi ujian sakit yang panjang. BAZNAS Pesawaran terus berkomitmen menghadirkan kepedulian umat melalui dana zakat, infak, dan sedekah, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.
"Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan kepada Bapak Muhadi, serta membalas kebaikan para muzaki dengan pahala yang berlipat ganda."
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Nasution
Di tengah perjuangannya melawan berbagai penyakit yang diderita, Bapak Nasution, warga Desa Padang Manis, Kecamatan Way Lima, tetap berusaha bertahan dengan segala keterbatasan. Gangguan penglihatan, infeksi usus, asam lambung akut, hingga penyakit jantung yang dideritanya membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu meringankan beban biaya dan mendukung proses pengobatan Bapak Nasution.
Bantuan tersebut bukan sekadar bantuan biaya, tetapi juga penguat harapan agar Bapak Nasution tetap berjuang dan tidak merasa sendirian menghadapi sakitnya. Melalui program kesehatan, BAZNAS Pesawaran terus berikhtiar menghadirkan kepedulian umat, menjadikan dana zakat sebagai penyambung harapan bagi mereka yang sedang diuji.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Bantu Pengobatan Mbah Yamidi yang Sakit Menahun
Puluhan tahun hidup dalam kondisi sakit, Mbah Yamidi, warga Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, hanya bisa menjalani hari-harinya dengan keterbatasan. Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, pengobatan yang layak menjadi harapan yang tak mudah ia gapai.
Kepedihan itu mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk meringankan beban Mbah Yamidi yang telah lama berjuang melawan penyakitnya.
Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi Mbah Yamidi agar tetap dapat melanjutkan pengobatan dan menjalani hari dengan lebih baik. BAZNAS Pesawaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi mustahik, memastikan dana zakat benar-benar menjadi penolong bagi mereka yang paling membutuhkan.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Perkuat Sinergi Program, Pimpinan BAZNAS Pesawaran Audiensi dengan Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali
GEDONG TATAAN – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, S.H., di ruang kerja Wakil Bupati pada Jumat (02/01/2026).
Pertemuan perdana di awal tahun 2026 ini dihadiri langsung oleh jajaran lengkap pimpinan BAZNAS Pesawaran, mulai dari Ketua, Wakil Ketua (Waka) I, II, III, dan IV, didampingi oleh Sekretaris serta jajaran Staf BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
Fokus Utama: Penyelarasan Program Kerja.
Audiensi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas langkah strategis dalam menyinergikan program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran dengan program kerja BAZNAS. Ketua BAZNAS Pesawaran menyampaikan bahwa kolaborasi yang kuat sangat diperlukan agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Andan Jejama.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
Optimalisasi Pengumpulan ZIS: Sosialisasi zakat di lingkungan ASN dan masyarakat luas.
Sinkronisasi Data Kemiskinan: Memastikan bantuan BAZNAS tepat sasaran dan sejalan dengan basis data pemerintah daerah.
Program Pemberdayaan: Kolaborasi dalam program ekonomi kreatif, bantuan pendidikan, serta layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, S.H., menyambut baik kehadiran seluruh pimpinan BAZNAS. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial.
"Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung penuh inisiatif BAZNAS. Kami berharap ada sinergi yang harmonis, sehingga program pembangunan daerah dan program bantuan dari BAZNAS bisa saling mengisi dan tidak tumpang tindih," ujar Wakil Bupati.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk melakukan koordinasi berkala guna memantau perkembangan program-program yang telah direncanakan untuk tahun 2026.
Mari ikut bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik.Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran dengan cara transfer melalui rekening :
BSI : 74.55.66.77.84
BNI : 12.10.83.84.13
Bank Lampung : 40.7030.40.11.871
Mybank Syariah : 2.721.200.000
CIMB Niaga Syariah : 86.000.740.3000
A.N. BAZNAS Kabupaten Pesawaran
BERITA02/01/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Dari Rumah Roboh ke Harapan Baru, BAZNAS Pesawaran Bangun Kembali Asa Bapak Suprayitno
Negeri Katon — Hidup Bapak Suprayitno berubah dalam sekejap. Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung bersama keluarga roboh, memaksanya bertahan di hunian sementara berukuran hanya 2 x 3 meter. Di ruang sempit itulah, Bapak Suprayitno dan keluarga menjalani hari-hari dengan keterbatasan, sembari menyimpan harapan akan tempat tinggal yang lebih layak.
Harapan itu kini mulai tumbuh. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran hadir menyerahkan bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) untuk membantu Bapak Suprayitno bangkit dari kondisi sulit yang dialaminya.
Di tengah puing-puing rumah yang roboh, bantuan ini menjadi secercah cahaya. Program Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) BAZNAS Pesawaran tidak hanya membangun dinding dan atap, tetapi juga menghadirkan kembali rasa aman dan martabat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Ketua Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyampaikan bahwa zakat yang dititipkan para muzaki menjadi sumber kekuatan untuk membantu sesama yang sedang diuji. “Kami ingin zakat benar-benar dirasakan manfaatnya. Semoga rumah yang akan dibangun nanti menjadi tempat yang aman, sehat, dan penuh keberkahan bagi Pak Suprayitno dan keluarga,” tuturnya.
Selama ini, rumah sementara berukuran 2 x 3 meter menjadi saksi ketabahan Bapak Suprayitno. Meski serba terbatas, ia tetap berusaha tegar demi keluarga. Dengan suara bergetar, Bapak Suprayitno mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya masih tidak menyangka seperti dalam mimpi. Terima kasih kepada BAZNAS dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.
Program Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) BAZNAS Pesawaran menjadi bukti bahwa zakat bukan sekadar bantuan materi, melainkan jembatan harapan bagi mereka yang hampir kehilangan segalanya. Dari rumah yang roboh, kini Bapak Suprayitno menatap masa depan dengan keyakinan akan kehidupan yang lebih layak.
BERITA31/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Wujudkan Kepedulian Sosial, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Khitanan Massal
PESAWARAN – Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan khitanan atau sunatan massal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu pada Senin (30/12/2025). Kegiatan yang berpusat di Klinik Pratama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pesawaran ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan masyarakat di bidang kesehatan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh kesehatan setempat. Bupati Pesawaran, yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sunyoto, hadir untuk memberikan dukungan langsung. Turut mendampingi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Dr. Mediana, serta jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
Sinergi Pemerintah dan BAZNAS
Dalam sambutannya, Asisten 1 Sunyoto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Pesawaran yang terus konsisten membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kegiatan ini bukan sekadar menjalankan kewajiban syariat bagi anak-anak laki-laki, tetapi juga bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS berjalan sangat baik dalam meringankan beban masyarakat, khususnya di sektor kesehatan," ujar Sunyoto saat membacakan sambutan Bupati.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Mediana memastikan bahwa proses khitanan massal ini dilakukan dengan standar medis yang ketat oleh tenaga profesional di RSB. Ia berharap keberadaan Klinik Pratama RSB ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas sebagai akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Manfaat Bagi Masyarakat
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran menjelaskan bahwa program ini menyasar anak-anak dari keluarga mustahik (penerima zakat) agar mereka bisa mendapatkan layanan khitan secara gratis dengan fasilitas medis yang memadai.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini disambut antusias oleh warga. Selain mendapatkan layanan sunat gratis, para peserta juga diberikan paket santunan sebagai bentuk motivasi dan kegembiraan bagi anak-anak yang telah berani dikhitan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Rumah Sehat BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali mempertegas komitmennya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola dana umat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan kesehatan di Bumi Andan Jejama.
Mari ikut bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik.Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran dengan cara transfer melalui rekening :
BSI : 74.55.66.77.84
BNI : 12.10.83.84.13
Bank Lampung : 40.7030.40.11.871
Mybank Syariah : 2.721.200.000
CIMB Niaga Syariah : 86.000.740.3000
A.N. BAZNAS Kabupaten Pesawaran
BERITA30/12/2025 | Humas Baznas Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Gelar Sekolah Tani untuk Tingkatkan Kapasitas Petani Mustahik
Gedong Tataan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melalui Program Lumbung Pangan BAZNAS menyelenggarakan kegiatan Sekolah Tani bagi para petani mustahik binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian petani dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan.
Sekolah Tani ini diikuti oleh petani mustahik dari program Lumbung Pangan BAZNAS Pesawaran. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan materi mulai dari teknik budidaya pertanian yang baik, pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, pemupukan yang tepat, pembuatan pupuk organik, pengendalian hama ramah lingkungan, manajemen hasil panen hingga penjelasan tentang zakat pertanian.
Waka II BAZNAS Kabupaten Pesawaran Kh. Endang Zainal K. menyampaikan bahwa Sekolah Tani merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya di sektor pertanian. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi, tetapi juga pendampingan dan edukasi agar petani mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan secara berkelanjutan.
“Sekolah Tani ini menjadi wadah belajar bersama bagi para petani mustahik, agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengelola usaha tani dengan lebih baik. Harapannya, petani mustahik dapat naik kelas menjadi petani mandiri dan berdaya,” ujarnya.
Melalui Program Lumbung Pangan dan Sekolah Tani ini, BAZNAS Pesawaran terus berupaya mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani mustahik. Program ini menjadi bukti nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk pemberdayaan ekonomi umat secara produktif dan berkelanjutan.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Hadiri Musrenbang RPJMD 2025-2029, Selaraskan Program Prioritas Pembangunan Daerah
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menunjukkan komitmennya dalam mendukung akselerasi pembangunan daerah dengan menghadiri Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSREMBANG) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2025-2029.
Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Pesawaran dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah serta pemangku kepentingan terkait. BAZNAS Kabupaten Pesawaran dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan, M. Robani.
Tahapan Strategis Pembangunan 5 Tahun
Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M., menegaskan bahwa Musrenbang RPJMD merupakan tahapan yang sangat krusial dalam menentukan arah masa depan Bumi Andan Jejama. "Musrenbang RPJMD ini merupakan tahapan strategis dan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi ruang dialog dan kesepakatan bersama antar pemangku kepentingan untuk menyelaraskan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, serta program prioritas pembangunan Kabupaten Pesawaran selama 5 tahun ke depan," ujar Bupati Hj. Nanda Indira B, S.E, M.M.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi agar pembangunan daerah tetap berada pada jalur yang tepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "Melalui kegiatan tahun ini, kita pastikan bahwa arah pembangunan daerah benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat Kabupaten Pesawaran, berorientasi pada hasil, dan selaras dengan kebijakan pembangunan nasional maupun Provinsi Lampung," tambahnya.
Landasan Hukum dan Sinergitas BAZNAS
Penyusunan RPJMD Kabupaten Pesawaran tahun 2025-2029 ini dilaksanakan sebagai amanat dari:
1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
3.Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025-2029.
Kehadiran BAZNAS dalam forum ini menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) akan terus dioptimalkan untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial yang menjadi poin penting dalam RPJMD mendatang.
BERITA23/12/2025 | Humas Baznas Pesawaran

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
