WhatsApp Icon
Permudah Pelaporan, BAZNAS RI Optimalkan Aplikasi SiMBA

Pusdiklat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyelenggarakan kajian Selasa pagi (3/2/2026) dengan tema “Sistem Pelaporan Zakat Nasional melalui SiMBA” yang dipandu oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc ,Ph.D.

“Pada pagi hari ini, BAZNAS akan membahas tentang fitur SiMBA pelaporan bulanan, yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan Kota, serta LAZ terhadap peraturan BAZNAS No. 1 Tahun 2023,” ujar Prof Nadra saat membuka acara kajian Selasa Pagi yang dapat ditonton ulang melalui kanal BAZNAS TV, Selasa (3/2/2026).

Menurut Prof Nadra, ada banyak sekali manfaat dalam menggunakan aplikasi SiMBA, antara lain mempermudah membuat laporan pertanggungjawaban keuangan, membantu tata kelola berstandar tinggi, dan tentunya untuk menjaga kepercayaan muzaki. 

“Karena SiMBA memungkinkan BAZNAS untuk melaporkan keuangan secara transparan dan komunikatif, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan menggunakan SiMBA, jadi tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan,” jelasnya.

Prof Nadra juga menyampaikan selamat dan apresiasinya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur karena telah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) atas laporan keuangan tahun 2025. 

Menurutnya, capaian ini menjadi bukti pengelolaan dana zakat yang transparan dan akuntabel serta menjadi bentuk pertanggungjawaban dari BAZNAS Kaltim kepada masyarakat sebagai muzaki.

“Ini semua karena mereka menggunakan SiMBA secara baik dan benar. Tiap hari mereka meng-input datanya dari SiMBA sehingga pada akhir tahun tinggal di-print out saja laporan akhir tahunnya. Karena itu semuanya sudah siap untuk diperiksa oleh akuntan publik,” kata Prof Nadra. 

“Jadi, kepada Bapak Ibu sekalian, kalau mengikuti penggunaan SiMBA ini dengan baik dan benar, maka ada kemudahan yaitu tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan untuk memberikan laporannya. Karena bisa secara langsung dilakukan,” tambahnya.

BAZNAS Kaltim ini, lanjut Prov Nadra, telah membuktikan kepada masyarakat sebagai muzaki, tentang apa-apa saja yang telah dilakukan selama satu tahun ini. Dari mulai pengumpulan hingga pendistribusian kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI Sugianto mengulas secara mendalam Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2023 tentang mekanisme pelaporan pelaksanaan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.

“Jadi di dalam peraturan yang telah diatur di undang-undang, BAZNAS maupun LAZ itu dibentuk untuk melaksanakan tugas pengelolaan zakat secara nasional dengan menyelenggarakan fungsi. Ada empat fungsi utama mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan. Jadi kita tidak hanya berfokus pada pengumpulan ataupun penyaluran saja, tetapi harus dibarengi dengan pengendalian yang baik dan dipertanggungjawabkan dengan baik pula,” ujar Sugianto.

Karena bagaimanapun kata dia, BAZNAS merupakan lembaga pengelola zakat yang bekerja atas dasar kepercayaan dari masyarakat. Untuk menjaga kepercayaan masyarakat itu, BAZNAS harus bisa mempertanggungjawabkan dana-dana yang dititipkan masyarakat.

“Bagaimana caranya? Caranya dengan kita membuat atau mempertanggungjawabkan apa-apa yang telah kita lakukan dari dana-dana yang kita kumpulkan di masyarakat. Nah, ini diatur juga di undang-undang di pasal 7, ada di pasal 15 dan pasal 19 terkait dengan kewajiban pelaporan yang harus dibuat oleh BAZNAS,” ungkapnya.

Oleh karena itu tambah Sugianto, timnya selalu memperbarui layanan pelaporan pada Aplikasi SiMBA agar selalu update dan memudahkan para anggota BAZNAS RI maupun BAZNAS Provinsi dan Kabupaten saat membuat laporan melalui SiMBA.

“Mudah-mudahan semakin baik, semakin memudahkan Bapak Ibu sekalian dalam membuat laporan. Kita berusaha untuk selalu berimprovement, selalu meningkatkan baik dari sisi aplikasi maupun dari sisi pendampingan ataupun dari sisi layanan dalam hal penyusunan laporan itu,” tambahnya.

03/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengusung tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum bulan Ramadan. Tagline ini menegaskan posisi zakat sebagai kekuatan sosial nasional yang berperan strategis dalam menjawab berbagai persoalan bangsa, mulai dari kemiskinan hingga penanganan bencana.

Tagline tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026: Zakat Menguatkan Indonesia yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline ini merepresentasikan semangat kolektif untuk menjadikan zakat sebagai instrumen penguatan ketahanan sosial dan ekonomi nasional.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Menurutnya, zakat berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang mampu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak. “Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa tagline ini bukan sekadar simbol, melainkan penegasan atas peran zakat sebagai fondasi pembangunan sosial. “Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, ia menilai bahwa tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia cenderung meningkat menjelang dan selama bulan Ramadan. Pada periode ini, zakat, infak, dan sedekah menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat lintas lapisan.

Terkait arah kebijakan, Kiai Noor menyampaikan bahwa BAZNAS pada tahun 2026 akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan secara menyeluruh, mulai dari fase tanggap darurat, pemulihan, hingga rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. Beberapa program pemulihan pascabencana yang telah disiapkan dan dijalankan antara lain Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid.

Wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan berbasis zakat. “Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” jelas Kiai Noor.

Selain fokus pada kebencanaan, BAZNAS juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkokoh Indonesia dari tingkat akar rumput.

Menutup pernyataannya, Kiai Noor berharap tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” dapat menjadi ajakan bersama bagi seluruh elemen bangsa. “Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” pungkasnya.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, para deputi, direktur, serta amil dan amilat BAZNAS yang terlibat dalam pelaksanaan Program Ramadan BAZNAS 2026.

03/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Kursi Roda untuk Ibu Dahlia, Warga Sukaraja yang Alami Cedera Patah Kaki

PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Kamis (29/01/2026). Kali ini, bantuan berupa satu unit kursi roda diserahkan kepada Ibu Dahlia, warga Sukaraja I, RT 001/RW 000, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan.

Penyaluran bantuan ini dilakukan menyusul kondisi Ibu Dahlia yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat cedera patah kaki setelah terjatuh di kamar mandi beberapa waktu lalu. Saat ini, Ibu Dahlia tinggal sementara di kediaman salah satu putrinya.

Kondisi keluarga Ibu Dahlia mendapat perhatian khusus karena situasi yang cukup mendesak. Mengingat putrinya yang pemilik rumah sedang bekerja di Jakarta dan berhalangan pulang, perawatan Ibu Dahlia kini ditangani langsung oleh putrinya yang lain, Cherli Medila. Cherli diketahui rela menempuh perjalanan jauh dan pulang dari Kalimantan khusus untuk merawat sang ibunda di masa pemulihan ini.

Kehadiran Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta memberikan sarana mobilitas yang layak bagi Ibu Dahlia selama proses penyembuhan.

Cherli Medila, yang mewakili keluarga penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas respons cepat BAZNAS Pesawaran. Bantuan ini dinilai sangat krusial mengingat Ibu Dahlia membutuhkan bantuan penuh untuk bergerak.

"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran atas perhatian dan bantuannya. Jujur, situasi kami sedang sulit karena kakak di Jakarta tidak bisa pulang, sehingga saya yang dari Kalimantan harus segera kemari untuk merawat Ibu. Kursi roda ini sangat membantu saya dalam mengurus Ibu sehari-hari, terutama untuk berjemur atau bergerak di dalam rumah," ungkap Cherli Medila dengan penuh haru saat menerima bantuan.

Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Pesawaran dalam mengelola dana umat untuk membantu warga yang tertimpa musibah dan membutuhkan pertolongan mendesak di bidang kesehatan.

30/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Sungai Langka

PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat. Pada Kamis (29/01/2026), tim menyalurkan bantuan kesehatan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Sarbini, warga Dusun III, RT 001/RW 001, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan.

Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat BAZNAS Pesawaran terhadap kondisi Bapak Sarbini yang tengah berjuang melawan komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Kondisi kesehatan tersebut menyebabkan keterbatasan mobilitas fisik, sehingga kehadiran alat bantu gerak menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran menyerahkan bantuan secara langsung di kediaman penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas harian Bapak Sarbini serta membantu pihak keluarga dalam proses perawatan dan pengobatan.

Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur mendalam atas respons dan kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS Pesawaran.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran. Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi Bapak, karena selama ini beliau kesulitan untuk bergerak akibat sakit jantung dan ginjal yang dideritanya. Ini sangat memudahkan kami untuk merawat beliau," ujar perwakilan keluarga Bapak Sarbini di sela-sela penyerahan.

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan masyarakat kepada BAZNAS Pesawaran, untuk kemudian disalurkan kembali kepada para mustahik yang membutuhkan dukungan, khususnya di bidang kesehatan dan kemanusiaan.

30/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Perkuat Tata Kelola RSB, BAZNAS Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Strategis

GEDONG TATAAN – Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Tim Manajemen Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran pada Selasa (27/01). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor BAZNAS ini fokus pada evaluasi tata kelola administratif serta penguatan standar pelayanan minimal.

Rapat ini merupakan langkah preventif dan korektif untuk memastikan bahwa setiap operasional RSB sejalan dengan prinsip 3 Aman BAZNAS, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Diskusi teknis dalam rakor tersebut mencakup sinkronisasi data mustahik, efisiensi distribusi obat-obatan, hingga pengembangan layanan kesehatan jemput bola ke desa-desa di sekitar RSB.

Penguatan tata kelola dipandang sebagai fondasi utama agar RSB Pesawaran dapat menjadi rujukan utama layanan kesehatan gratis yang berkualitas. Tim manajemen RSB diminta untuk terus melakukan inovasi dalam pelaporan digital agar para muzaki dapat melihat dampak nyata dari zakat yang mereka salurkan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menekankan bahwa profesionalitas manajemen RSB adalah cerminan dari marwah lembaga dalam mengelola amanah umat.

"RSB bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa; ini adalah simbol kehadiran zakat di tengah kesulitan masyarakat. Oleh karena itu, tata kelolanya harus semakin akuntabel dan profesional. Melalui rakor ini, kita ingin memastikan setiap rupiah dana zakat dikonversi menjadi layanan kesehatan yang unggul dan manusiawi. Kami ingin RSB Pesawaran menjadi standar emas pelayanan kesehatan kaum dhuafa," tegas Hi. Hamid.

Melalui koordinasi ini, BAZNAS Pesawaran menargetkan adanya peningkatan kepuasan pasien dan perluasan cakupan layanan kesehatan luar gedung. Dengan manajemen yang solid, RSB diharapkan mampu merespons kebutuhan medis darurat secara lebih cepat dan terukur di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.

27/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

KUNJUNGAN SILATURAHIM BAZNAS KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT KE BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN
KUNJUNGAN SILATURAHIM BAZNAS KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT KE BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN
BAZNAS Kabupaten Pesawaran hari ini (Rabu, 5 Oktober 2022) menerima Kunjungan Silaturahim BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat yang komandoi oleh H. Purwanto sekaligus Sadap Informasi tentang model pengelolaan ZIS di Kabupaten Pesawaran. Jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, menyambut kunjungan Jajaran BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat di Kantor Unit Pimpinan yang berada di Desa Suka Banjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dengan penuh antusias. “Kami sangat gembira dapat menerima kunjungan silaturahim ini, semoga kita selalu dapat sama-sama menambah wawasan yang bermanfaat, mari kita saling sharing, saling berkoordinasi, saling berkonsultasi dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi BAZNAS yang lebih profesional untuk kedepannya.” Ujar A. Hamid. Pada momentum kunjungan silaturahim ini, dimanfaatkan oleh kedua belah pihak (Baznas Tulang Barat maupun Baznas Pesawaran) sebagai media saling tukar informasi dan tukar pengalaman. Selaku Waka III, M. Robani memaparkan pola pengelolaan ZIS di Kab. Pesawaran, serta kiat-kiat bagaimana langkah yang ditempuh untuk memaksimalkan kinerja amil, guna tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Ditekankan pula oleh Robani bahwa, Capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja keras semua pihak yang ada di Pesawaran. “Selesai melaksanakan silaturahim/sadap informasi pada BAZNAS Kabupaten Pesawaran ini, Alhamdulillah banyak ilmu dan banyak manfaat yang kami terima, banyak hal-hal diluar dugaan kami, sehingga banyak yang akan kami praktekkan dan kami kembangkan di Tulang Bawang Barat” ungkap H. Purwanto. "Kami berterima kasih sekali kepada Ketua BAZNAS Pesawaran, Bapak H. A. Hamid beserta jajarannya atas sambutan, arahan, dan contoh-contoh yang sudah kami terima. Semoga itu semua menjadi hal yang dapat kami terapkan di lapangan untuk kemajuan BAZNAS Tulang Bawang Barat di masa mendatang.” Sambungnya. Kegiatan silaturahim ini berlangsung selama 5 jam dan ditutup dengan pemberian oleh-oleh berupa dokumen yang meliputi Renstra, SOP, Laporan Keuangan dan Laporan kinerja oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, sebagai bahan pembanding bagi BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA05/10/2022 | BAHRI
Baznas Kabupaten Pesawaran Berikan Edukasi Zakat Kepada Mahasiswa Baru INSTIDLA
Baznas Kabupaten Pesawaran Berikan Edukasi Zakat Kepada Mahasiswa Baru INSTIDLA
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran memberikan kuliah umum di kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan materi edukasi zakat bagi mahasiswa baru Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA) pada Kamis, 29 September 2022 bertempat diaula kampus setempat. "Sumber daya manusia (SDM) yang bermutu sebagai produk pendidikan, adalah kunci keberhasilan pembangunan suatu negara. Pendidikan merupakan hak dasar yang harus diperoleh seluruh warga negara Indonesia. Pendidikan memegang peranan sangat penting di dalam meningkatkan sumber daya manusia yang andal. Rendahnya kualitas pendidikan menjadi penyebab dari krisisnya sumber daya manusia." Jelas H. A. Hamid. S, S.H., M.M dalam paparannya yang berjudul Peran Zakat Dalam Memajukan Pendidikan Tinggi Di Kabupaten Pesawaran. Turut mendampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ust. Endang Zainal Khaidir selaku Waka I, Ust. M. Robani selaku Waka III, Ust. Aripudin selaku Waka IV, Bahri, S.E., M.E.Sy selaku Sekretaris, Ust. Fudloli selaku Kepala Sekretariat dan dua staf pimpinan. "Pendidikan merupakan masalah terbesar saat ini, yang akan menentukan nasib umat Islam (dan bangsa) di masa depan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas umat Islam di masa mendatang, harus ada upaya serius dan konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pendidikan juga merupakan salah satu fokus utama pemerintahan dalam setiap target capaian kerjanya. Pendidikan juga dianggap menjadi salah satu katalisator dalam program pembangunan sumber daya manusia dan perekonomian negara. Sebab pendidikan dipercaya menjadi salah satu solusi terputusnya rantai lingkaran kemiskinan" tambahnya Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tersebut dilaksanakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 28 sampai dengan 30 September 2022. Kegiatan tersebut diharapkan akan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru khususnya pentingnya zakat bagi dunia pendidikan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor INSTIDLA Dr. Arsyad Syobby Kesuma, Lc., M.Ag, wakil Rektor I, Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III. Dalam sambutannya rektor INSTIDLA meminta kepada seluruh mahasiswa baru untuk dapat memahami dan mengimplementasikan ilmu yang didapat selamat kegiatan PKKMB khususnya dibidang zakat karena zakat memegang peranan penting bagi kesejahteraan masyarakat khususnya dibidang pendidikan. Setelah memberikan kuliah umum, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran dan Rektor INSTIDLA menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama beasiswa pendidikan bagi mahasiswa INSTIDLA. Salah satu Program BAZNAS Kabupaten Pesawaran adalah Pesawaran Cerdas yaitu dengan memberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa Kabupaten Pesawaran yang tidak mampu dari segi ekonomi tetapi Berprestasi. Tahun 2022 ini BAZNAS Kabupaten Pesawaran menargetkan distribusi bidang pendidikan sebanyak 1.500 siswa dan 10 mahasiswa dengan total anggaran sebanyak Rp. 770.000.000.
BERITA29/09/2022 | BAHRI
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Penderita Cacat Sumbing Bibir
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Penderita Cacat Sumbing Bibir
JULKARNAIN, adalah putera ketiga dari MAS JOHANSYAH dan isterinya ROSITA, pasutri asal Dusun Induk, 001/001, Desa Way Layap, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. JULKARNAIN dilahirkan pada 19 Juli 2022 (54 hari) dengan kondisi cacat sumbing bibir dan langit mulut. Kalau tidak tertangani, penderita sumbing umumnya akan hidup kurang produktif karena gangguan makan/minum, gangguan bicara, gangguan pendengaran dan gangguan kesehatan gigi. Belum lagi, aspek tekanan psikologis pada orang tua dan anak. Anak dengan sumbing biasanya minder dalam pergaulan di rumah dan sekolah, sulit mencari kerja, hingga kesulitan mencari pasangan hidup. Menurut informasi yang kami himpun dari pihak keluarga, berbagai ikhtiar/upaya untuk kesembuhan pasien juga sudah dilakukan, namun sampai saat ini belum ada tindakan medis, mengingat keterbatasan yang ada. Orang tua JULKARNAIN, secara ekonomi tergolong tidak mampu. Ayahnya, MAS JOHANSYAH sehari-hari bekerja sebagai buruh upah serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu dan pas-pasan. Saat ini JULKARNAIN dan keluarganya tinggal di kontrakan di Dusun 3, Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan. Melihat hal tersebut, pada Jumat (9/9/2022) mewakili BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran datang menjenguk dan sekaligus menyerahkan santunan biaya pengobatan kepada JULKARNAIN, untuk membantunya mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Semoga dengan adanya bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang membutuhkan, terutama dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Aamiin. Mari salurkan zakat, infaq dan sedekah Anda untuk membantu mereka yang membutuhkan, terutama dalam mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik; serta membersihkan penghasilan dan harta untuk keberkahan hidup Anda dan kita semua.
BERITA09/09/2022 | AHMAD FUDOLI
Baznas Kabupaten Pesawaran mengikuti Rakornas Tahun 2022
Baznas Kabupaten Pesawaran mengikuti Rakornas Tahun 2022
Rapat Koordinasi dan Kerja Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang digelar di Jakarta dari 24-26 Agustus 2022, menghasilkan 12 keputusan Baznas.Keputusan dan tekad pengurus Baznas merupakan Resolusi Baznas seluruh Indonesia itu, dibacakan Sekretaris Utama Baznas RI Ahmad Zayadi, pada penutupan Rakornas Baznas, Jumat, 26 Agustus 2022. Rakornas ditutup oleh Ketua Baznas RI Prof. Noor Achmad.Ahmad Zayadi saat membacakan hasil keputusan Rakornas menyampaikan, peserta Rakornas Baznas tahun 2022 berkomitmen sungguh-sungguh melaksanakan tugas pengelolaan zakat nasional dalam upaya menjadi lembaga utama menyejahterakan umat di Indonesia. Hal itu dituangkan dalam tekad:1. Memperkuat kelembagaan Baznas RI, Baznas Provinsi dan Baznas kabupaten/kota sebagai lembaga pemerintah non-struktural dalam pengelolaan zakat di tingkat pusat dan daerah melalui sinergi koordinasi, dan konsolidasi dengan Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. 2. Pendorong hadirnya jaringan pendukung gerakan zakat nasional dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat yang meliputi instansi pemerintah pusat dan daerah sektor usaha komunitas muzakki dan komunitas mustahik.3. Memperkuat pengumpulan zakat dan Muzaki aparatur negara melalui strategi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan payroll syastem, muzaki non aparatur negara melalui strategi retail, digital dan strategi lainnya, serta pengadministrasian data pengelolaan zakat di luar neraca (off balance sheet)4. Mendorong pembentukan unit pengumpulan zakat Baznas di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) serta penguatan peran penyuluh agama untuk sosialisasi dan edukasi zakat.5. Menyepakati target pengumpulan nasional di tahun 2023 sebesar Rp33 triliun.6. Menyepakati target penyaluran nasional dan program penyaluran prioritas nasional di tahun 2023.7. Memberikan prioritas penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan di wilayah terdepan terluar, tertinggal (3T) serta mendukung pengelolaan program Kampung zakat.8. Mendorong optimalisasi dana dam dan korban dari jamaah haji Indonesia untuk peningkatan kualitas gizi dan ketahanan pangan mustahik serta potensi ekonomi haji untuk pemberdayaan ekonomi mustahik. 9. Meningkatkan kapasitas dan kompetensi ambil zakat, baik pada Baznas pusat Baznas provinsi dan Baznas kabupaten/kota.10. Menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan zakat dengan menggunakan sistem manajemen informasi Baznas (Simba) secara reguler.11. Menyelenggarakan rapat kerja tingkat daerah yang dipimpin oleh Baznas provinsi bersama Baznas kabupaten/kota dengan koordinasi kepada Baznas Pusat untuk menindaklanjuti risalah Rakornas ini di tahun 2022.12. Memastikan pengelolaan zakat tetap berada dalam koridor aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI, dengan memperkuat pengendalian internal dan penegakan kode etik dalam pengelolaan zakat.Dalam Rakornas, Baznas Kabupaten Pesawaran mengikuti secara virtual yang dihadiri oleh seluruh Pimpinan Baznas Kabupaten Pesawaran, Sekretaris, Kepala Sekretariat dan Pelaksana yang dipusatkan di Kantor Baznas Kabupaten Pesawaran Unit Pimpinan. Di sela-sela Rakornas, Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran, H. A. Hamid. S, S.H., M.M menyampaikan, bahwa BAZNAS Kabupaten Pesawaran akan menyuport Baznas RI untuk pencapaian target di tahun 2023 sebesar 6,1 M. “Dengan kekuatan dan potensi Kabupaten Pesawaran, inshallah kita akan membantu memenuhi target tersebut,” kata A. Hamid. Optimisme ini terbangun karena melihat semangat antusiasme peserta Rokornas Baznas RI. Semangat berjihad bersama-sama menggalang kekuatan dan potensi. Tata kelola dan SOP yang digerakkan BAZNAS RI dalam Rakornas kali ini menjadi daya dorong dan semangat semua peserta. Strategi pengumpulan diungkapkan dengan jelas dan membumi. A. Hamid mengajak kepada seluruh Pimpinan dan Pelaksana Baznas Kabupaten Pesawaran untuk dapat menindaklanjuti hasil Rakornas dalam pelaksanaan tugas sehari
BERITA26/08/2022 | BAHRI
Rakornas BAZNAS 2022 Lahirkan 12 Resolusi
Rakornas BAZNAS 2022 Lahirkan 12 Resolusi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2022, yang digelar selama tiga hari, sejak Rabu (24/8) hingga Jumat (26/8). Hajat akbar nasional yang mengusung tema “Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI” ini melahirkan 12 Resolusi. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengatakan: “Resolusi yang dihasilkan dari Rakornas BAZNAS 2022 ini akan dijadikan suatu pedoman dalam rangka untuk pengelolaan zakat di masa yang akan datang." Resolusi tersebut dibacakan oleh Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd. yang juga sebagai Ketua Pelaksana Rakornas BAZNAS 2022. "Resolusi ini menjadi dokumen resmi, komitmen kita bersama untuk melaksanakan poin-poin 12 besar ini. Mudah-mudahan, target-target yang sudah kita tetapkan insya Allah akan bisa kita realisasikan bersama-sama," jelasnya. Pembacaan resolusi rakornas ini disaksikan langsung oleh segenap Pimpinan dan Anggota BAZNAS RI, Direktur Utama, segenap jajaran direksi BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS Provinsi, seluruh peserta Rakornas dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia melalui platform online Zoom, Jumat (26/8). Turut menyaksikan melalui platform online Zoom dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ketua, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., Waka I, KH. Endang Zainal Khidir, Waka II, Ust. Rohim, S.H.I., Waka III, Ust. M. Robani, Waka IV, Ust. Aripudin, Sekretaris, Ust. Bahri, S.E., M.E.Sy., Kepala Sekretariat, Ahmad Fudloli, Staf Sekretariat, Laksana Sanjaya, A.Md., Staf Bagian Perencanaan Keuangan dan Evaluasi, M. Sarifudin, S.Pd.I. Berikut ini adalah 12 resolusi Rakornas BAZNAS 2022: Pertama, memperkuat kelembagaan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) dalam pengelolaan zakat di tingkat pusat dan daerah melalui sinergi, koordinasi, dan konsolidasi dengan Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota; Kedua, mendorong hadirnya jaringan pendukung gerakan zakat nasional dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat yang meliputi instansi pemerintah pusat dan daerah, sektor usaha, komunitas muzakki, dan komunitas mustahik; Ketiga, memperkuat pengumpulan zakat dari muzaki aparatur negara melalui strategi unit pengumpul zakat (UPZ) dan payroll system, muzakki non-aparatur negara melalui strategi retail, digital, dan strategi lainnya, serta pengadministrasian data pengelolaan zakat di luar neraca (off balance sheet); Keempat, mendorong pembentukan unit pengumpul zakat (UPZ) BAZNAS di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) serta penguatan peran penyuluh agama untuk sosialisasi dan edukasi zakat; Kelima, menyepakati target pengumpulan nasional di tahun 2023 sebesar 33 triliun Rupiah dengan rincian sebagaimana terlampir; Keenam, menyepakati target penyaluran nasional dan program penyaluran prioritas nasional di tahun 2023 dengan rincian sebagaimana terlampir; Ketujuh, memberikan prioritas penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta mendukung pengelolaan program kampung zakat; Kedelapan, mendorong optimalisasi dana dam dan kurban dari jamaah haji Indonesia untuk peningkatan kualitas gizi dan ketahanan pangan mustahik serta potensi ekonomi haji untuk pemberdayaan ekonomi mustahik; Kesembilan, meningkatkan kapasitas dan kompetensi amil zakat, baik pada BAZNAS (pusat), BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota; dan melaksanakan implementasi SOP pada BAZNAS; Kesepuluh, menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan zakat dengan menggunakan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SiMBA) secara reguler; Kesebelas, menyelenggarakan rapat kerja tingkat daerah yang dipimpin oleh BAZNAS Provinsi bersama BAZNAS Kabupaten/Kota dengan koordinasi kepada BAZNAS (pusat) untuk menindaklanjuti risalah RAKORNAS ini di tahun 2022; dan Keduabelas, memastikan pengelolaan zakat tetap berada dalam koridor Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI dengan memperkuat pengendalian internal dan penegakan kode etik dalam pengelolaan zakat.
BERITA26/08/2022 | Ahmad Fudloli
Wapres Sebut BAZNAS Membantu Pemerintah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan serta Pemulihan Ekonomi Nasional
Wapres Sebut BAZNAS Membantu Pemerintah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan serta Pemulihan Ekonomi Nasional
Keberadaan BAZNAS dalam pengelolaan zakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan secara daring dalam acara pembukaan Rakornas BAZNAS 2022 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (24/8). “BAZNAS merupakan lembaga pemerintah non-struktural yang bertanggungjawab kepada Presiden melalui Menteri dalam melaksanakan tugas pengelolaan zakat secara nasional. Keberadaan BAZNAS dalam pengelolaan zakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Untuk memperkuat pelaksanaan tugas ini, juga dibentuk BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota untuk memperluas manfaat agar dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” jelasnya. Lebih lanjut, K.H. Ma'ruf Amin berharap dalam mengelola ZIS (zakat, infak, sedekah), BAZNAS sudah sepatutnya berprinsip pada 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Pengelolaan zakat, infak, sedekah yang dilakukan oleh BAZNAS sudah sepatutnya berprinsip pada 3 Aman, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Penerapan prinsip yang telah dilakukan BAZNAS tersebut perlu digaungkan secara nasional hingga menjadi referensi bagi pelaku zakat di Indonesia maupun dunia,” harapnya. Sinergi dan kolaborasi antara Kementerian/Lembaga dalam penguatan pengelolaan Zakat di Indonesia, seperti dengan Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, dan BUMN/BUMD serta pelaku usaha di sektor-sektor potensial dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya secara menyeluruh di semua wilayah juga sangat diharapkan. Sebagaimana kita tahu, saat ini Pemerintah Pusat masih terus menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional pasca Pandemi Covid-19 yang berfokus pada enam bidang, diantaranya: 1) Kesehatan; 2) Perlindungan Sosial; 3) Pemda dan Sektoral; 4) Insentif Dunia Usaha; 5) Keberlanjutan UMKM; dan 6) Pembiayaan Korporasi. Dalam konteks ini, BAZNAS tampak terus konsisten mendukung pemerintah dalam agenda pemulihan ekonomi nasional yang berfokus pada mustahik. Apa yang sedang dilakukan BAZNAS saat ini merupakan suatu kontribusi positif bagi pembangunan nasional yang nyata, utamanya dalam upaya membangun ekonomi nasional pasca pandemi. K.H. Ma'ruf Amin, mengatakan: “Apa yang sedang dilakukan BAZNAS saat ini merupakan suatu kontribusi positif bagi pembangunan nasional yang nyata. Kerja-kerja pengelolaan zakat yang ada dirasakan sekali sangat membantu pemerintah dalam upaya membangun ekonomi nasional pasca pandemi. Saya berharap, sinergi yang ada saat ini terus diperkuat baik di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, melalui kerjasama BAZNAS dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat serta kerjasama BAZNAS daerah dengan Pemerintah Daerah di setiap provinsi dan kabupaten/kota dalam meningkatkan kesejahteraan bagi mustahik. Dengan pengalaman praktik ini, saya berharap BAZNAS semakin kuat dalam menghadirkan relevansi zakat dalam pembangunan sosial di Indonesia.” Semoga RAKORNAS BAZNAS Tahun 2022 ini dapat menjadi forum yang produktif dan transformatif dengan harapan mampu menghadirkan tata kelola zakat yang semakin baik serta rekomendasi program yang relevan dalam upaya melayani muzakki dan memuliakan mustahik. Dengan demikian, visi BAZNAS menjadi “lembaga utama menyejahterakan umat” dapat terwujud.
BERITA24/08/2022 | Ahmad Fudloli
DALAM RANGKA MEMERIAHKAN HUT RI KE 77 BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN MENDISTRIBUSIKAN DANA ZIS KE 3000 LEBIH MUSTAHIK
DALAM RANGKA MEMERIAHKAN HUT RI KE 77 BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN MENDISTRIBUSIKAN DANA ZIS KE 3000 LEBIH MUSTAHIK
Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyerahkan bantuan kepada ribuan mustahiq yang ada di kabupaten setempat.Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengatakan, pada ada beberapa jenis bantuan yang diberikan, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan dan juga maupun kemanusian."Pada semester II tahap satu ini, kita memberikan 3000 mustahiq penerima Beras Sedekah (Berkah), 70 mustahiq penerima Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat), kemudian satu mustahiq penerima Benah Rumah (Benar), lalu tiga mustahiq penerima bantuan kesehatan berupa kursi roda, dan kita juga menyantuni 50 anak yatim piatu dan 30 Dhuafa, dengan jumlah uang sebesar Rp1,5 miliyar lebih," ujarnya saat penyerahan secara simbolis di aula Djunjungan Desa Suka Banjar Kecamatan Gedongtataan, Rabu, 17 Agustus 2022.Ia mengatakan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) pada tahun 2022 ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menargetkan penghimpunan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) sebesar Rp6 miliar."Dalam realisasinya sampai dengan 30 Juni semester I, kita berhasil mencapai 51,03% dengan nominal Rp3 miliiar dan telah disalurkan kepada 18 ribu mustahiq diantaranya untuk BERKAT, Bapa Siji, Berkah, bea siswa sarjana, dan bantuan kesahatan," ujar dia.Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran ini, tidak terlepas dari para pegawai ASN dan pemerintah desa yang membayarkan Zakat melalui BAZNAS."Sebagai orang yang mencari nafkah di Bumi Andan Jejama, seluruh pegawai wajib hukumnya membantu masyarakat Pesawaran yang sedang kesusahan, salah satunya dengan membayar zakat melalui BAZNAS," kata dia."Kalau kita membayar zakat melalui BAZNAS, nantinya mereka akan menyalurkan kepada masyarakat-masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan, setelah melalui beberapa seleksi," katanya.Sedangkan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan, ada beberapa program yang dicanangkan oleh BAZNAS RI, salah satunya dalam program pendidikan."Jadi nanti dari BAZNAS pusat ada program pendidikan, yang mana mereka akan memberikan bantuan untuk anak-anak yang ingin kuliah namun terkendala dengan biaya, jadi nanti BAZNAS kabupaten kota mendata anak-anak yang ingin berkeuliah namun tidak ada biaya," ujarnya.Selain pendidikan, lanjutnya, ada juga program dari pusat untuk kemanusian, yang mana BAZNAS kabupaten kota diharuskan membuat Badan Penanggulangan Bencana (BPB), untuk membantu masyarakat yang di daerahnya terjadi bencana."Provinsi Lampung memang menjadi daerah yang rawan bencana, dengan adanya BPB BAZNAS ini dapat mempercepat pemberian bantuan kepada masyarakat apabila terjadi bencana alam," katanya.
BERITA18/08/2022 | BAHRI
Pimpinan BAZNAS RI mengunjungi BAZNAS Kabupaten Pesawaran
Pimpinan BAZNAS RI mengunjungi BAZNAS Kabupaten Pesawaran
Pimpinan BAZNAS RI wilayah Binaan Provinsi Lampung Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D mengujungi BAZNAS Kabupaten Pesawaran Kamis, 18 Agustus 2022 bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran Unit Pimpinan Desa Suka Banjar Gedong Tataan Pesawaran. Kedatangan Nadra Hosen disambut oleh seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, A. Hamid Mengatakan berterima kasih atas kunjungannya di pesawaran, dan ini merupakan penyemangat bagi kami dalam menjalankan tugas dan fungsi BAZNAS, Ujarnya. Nadra Hosen berpesan kepada seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk dapat melaksanakan tugas dengan amanah dan bertanggung jawab, serta dapat mencapai target yang telah ditetapkan oleh BAZNAS RI, dalam arahannya. Kunjungan ini merupakan rangkai kegiatan BAZNAS RI di Lampung selama 2 hari. Kegiatan ini diakhiri dengan acara makan siang dan foto bersama.
BERITA18/08/2022 | BAHRI
Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-77, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Dluafa`
Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-77, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Dluafa`
Zakat, infak dan sedekah yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesawaran melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan bagi para Mustahik. BAZNAS Kabupaten Pesawaran turut berperan aktif melayani masyarakat memperoleh hak-hak dasarnya, terutama ekonomi, kesehatan, pendidikan dan dalam beragama. Tentunya peran ini selaras dengan peran negara yang dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memberikan solusi kemiskinan di Kabupaten Pesawaran. Mendukung peran pemerintah tersebut dan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengadakan Santunan Dluafa Semester II Tahap I 2022. Santunan dengan total nilai Rp 1.511.925.000,00 (satu milyar lima ratus sebelas juta sembilan ratus dua puluh lima ribu rupiah) yang secara simbolis dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Agustus 2022 di Hall Saung Djunjungan, Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran berupa: 70 unit bedah rumah layak dan sehat (BERKAT); 1 unit benah rumah (BENAR); 3.000 paket beras sedekah (BERKAH/sembako); 3 unit alat kesehatan (kursi roda); dan 520 anak yatim-piatu dluafa. Setelah selesai penyerahan santunan secara simbolis oleh Bapak Bupati, pelaksanaan santunan akan dilanjutkan oleh Tim BAZNAS Kabupaten Pesawaran/didrop melalui 11 (sebelas) Kantor Kecamatan untuk sejumlah desa pada masing-masing Kecamatan tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid, mengatakan: “[santunan ini] hanya akan disalurkan kepada Mustahik yang dalam prosesnya layak, serta memenuhi persyaratan/sesuai SOP yang telah ditetapkan, dan masuk dalam kategori fuqara`/masakin (fakir/miskin) sebagaimana termaktub dalam Al-Quran Surat At-Taubah ayat 60.” Selain menyerahkan santunan, BAZNAS Kabupaten Pesawaran juga menyerahkan secara fisik Laporan Keuangan, Laporan Kinerja, dan Laporan Pengelolaan Dana ZIS untuk Semester I Tahun 2022 kepada Bupati Pesawaran dan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, dilanjutkan dengan penyerahan SK UPZ Masjid se-Kabupaten Pesawaran. Tentunya dalam upaya meningkatkan dan menggali potensi zakat, infak dan sedekah yang ada di masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K., S.T., M.Tr.I.P., jajaran Forkopimda Pesawaran, Dan Yon 9, Mayor Marinir Piski Ade Putra, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Kepala Kantor Kemenag Pesawaran, Dr. Wasril Purnawan, S.E., M.Si., Rektor INSTIDLA, Dr. Arsyad Sobby Kesuma, Lc. M.Ag., Ketua MUI Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, Camat se-Kabupaten Pesawaran, Kades para mustahik dan segenap panitia. Semoga dengan adanya santunan ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang membutuhkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Aamiin. Terima kasih kepada para Donatur BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima apa yang Anda berikan dan melipat gandakan pahalanya.
BERITA17/08/2022 | Ahmad Fudloli
Peduli Pulau Legundi, Baznas Gulirkan Bantuan Pembangunan Masjid Al- Ikhlas
Peduli Pulau Legundi, Baznas Gulirkan Bantuan Pembangunan Masjid Al- Ikhlas
Pesawaran-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran kembali menggulirkan bantuan pembangunan Masjid Al-Ikhlas seluas 81 meter persegi di Dusun Teluk Kramat Desa Pulau Legundi, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, Kamis (11/08/2022) bersama Lanal Lampung dalam acara Karya Bakti. Ketua Baznas, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M melalui Wakil Ketua II Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Pesawaran, Ust. Rohim, mengungkapkan bahwa bantuan diberikan senilai Rp 5 juta untuk membantu pembangunan masjid Al-Ikhlas bersamaan dengan Lanal Lampung. " Alhamdulillah bantuan ini diberikan bersama Lanal Lampung melalui program Karya Bakti sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut," ujar Ustad Rohim, Kamis (11/08/2022). Menurutnya, bantuan digulirkan ini adalah selain untuk membantu proses pembangunan masjid tersebut, juga sebagai wujud perhatian dan kepedulian Baznas dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Bantuan tersebut bersumber dari Muzaki, Munfiq, orang-orang yang berzakat, berinfaq, sedekah. " Termasuk dari Pak Bupati Pesawaran, Hi. Dendi Ramadhona dan lain-lain untuk sama-sama disalurkan kepada yang berhak menerimanya, salah satunya kami salurkan ke masjid ini," ujar Wakil Ketua II Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Pesawaran. Lebih dari itu, Ustad Rohim menambahkan, proses pembangunan Masjid Al- Ikhlas ini memang sepenuhnya dibantu oleh Lanal Lampung, akan tetapi masyarakat disini juga ikut berkontribusi secara bergotongroyong baik tenaga maupun pikir. " Sehingga harapan dan terwujudnya sarana ibadah yang layak dan nyaman untuk dipergunakan dalam melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan bagi masyarakat desa Pulau Legundi. Dengan harapan mudah-mudahan apa yang kami berikan kepada masyarakat semoga bermanfaat dan barokah," tandas Ustad Rohim, juga warga Pulau Legundi.
BERITA11/08/2022 | BAHRI, S.E., M.E.Sy
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1444 H / 2022
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1444 H / 2022
Mari awali tahun ini dengan berzakat, infaq dan sedekah, semoga Allah SWT teguhkan iman Islam kita untuk kehidupan berlimpah berkah. Aamiin
BERITA30/07/2022 | Ahmad Fudloli
BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN BERIKAN BEASISWA KEPADA MAHASISWA INSTIDLA
BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN BERIKAN BEASISWA KEPADA MAHASISWA INSTIDLA
Ketua BAZNAS Kabuapten Pesawaran H. A. Hamid. S, S.H., M.M. menghadiri undangan dies Natalis ke-2 dan peresmian gedung kuliah institut teknologi dan bisnis diniyah Lampung pada Rabu (27/7/2022). Dalam kesempatan tersebut BAZNAS juga menyerahkan bea mahasiswa kepada santri yang sudah hafal 30 juz untuk kuliah di Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA). Hamid mengatakan bahwa BAZNAS Kabupaten Pesawaran memiliki program satu desa satu sarjana, dirinya berharap agar pemberian beasiswa ini dapat mendukung program pemerintah yang ingin mencerdaskan masyarakat kabupaten Pesawaran. INSTIDLA merupakan Institut pertama yang ada di Kabuapten Pesawaran, hal ini meruapakan mimpi semua masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk mencerdaskan kehidupan di Bumi Andan Jejama
BERITA27/07/2022 | BAHRI, S.E., M.E.Sy
Selamat Hari Jadi Ke-15 Kabupaten Pesawaran, Bumi Wisata Sejuta Pesona
Selamat Hari Jadi Ke-15 Kabupaten Pesawaran, Bumi Wisata Sejuta Pesona
Selamat Hari Jadi Ke-15 Kabupaten Pesawaran, Bumi Wisata Sejuta Pesona
BERITA17/07/2022 | Ahmad Fudloli
Potensi Zakat di Lampung
Potensi Zakat di Lampung
Dikutip dari iNews.id, World Giving Index (WGI) yang dilaporkan oleh Charities Aid Foundation (CAF) pada pertengahan 2021 lalu mengumumkan hasil survey mengenai negara paling dermawan di dunia. Indonesia menduduki peringkat pertama negara paling dermawan di dunia. Penilaian tersebut berdasarkan tiga aspek yakni membantu orang asing, menyumbangkan uang ke lembaga amal dan mengikuti kegiatan amal secara sukarela. Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki tujuan untuk membantu umat Islam yang membutuhkan bantuan dan pertolongan. Potensi zakat di Indonesia mencapai Rp 327 triliun. Dalam keterangan yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/4/2022), Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), KH. Noor Achmad, mengatakan “Kami menyadari bahwa potensi zakat di Indonesia sangatlah besar sekali. Catatan kami ada Rp 327 triliun potensi zakat,” Potensi zakat dengan total Rp 327 triliun tersebut, diantaranya berasal dari zakat perusahaan senilai Rp 144 triliun, zakat penghasilan ada Rp 139 triliun, zakat tabungan dan deposito sebesar Rp 58 triliun, zakat pertanian Rp 19,8 triliun, dan terakhir zakat peternakan Rp 9,5 triliun. “Potensi zakat tersebut tersebar di 514 kabupaten kota seluruh Indonesia,” ungkap KH. Noor Achmad Dikutip dari https://lampung.kemenag.go.id/, dalam Rapat Koordinasi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Whiz Prime Hotel Bandar Lampung, Senin, (7/12/2020), Pelaksana Tugas (Plt) Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Abdurrahman, M.Ag., mengatakan “Potensi yang dimiliki Lampung yakni sebesar Rp 2,6 Triliun, hal ini dilihat dari perkembangan di 15 Kabupaten/Kota yang ada. Namun, capaiannya selama ini masih jauh dari potensi yang ada. Oleh sebab itu, rakor pada pagi hari ini saya kira perlu mendiskusikan agar separuh potensi tersebut bisa kita input. Mohon potensi ini bisa digali lagi, terutama pada PNS dan sektor swasta,” Semoga potensi yang besar itu dapat tergali sehingga akan semakin banyat manfaat yang akan diterima oleh saudara-saudara kita, yakni para dluafa` yang membutuhkan. Aamiin
BERITA13/04/2022 | Ahmad Fudloli
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat