Berita Terbaru

AUDIENSI BAPPEDA PESAWARAN DENGAN BAZNAS PESAWARAN
Selasa, 23 Januari 2024 Bertempat di Kantor BAZNAS Kab. Pesawaran Unit Pimpinan Desa Sukbanjar Kec. Gedong Tataan BAPPEDA Pesawaran melakukan audensi dengan BAZNAS Pesawaran terkait sinkronisasi program pengetasan kemisikinan di kabupaten Pesawaran berdasarkan data P3KE (Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstem)
BERITA23/01/2024 | Laksana Sanjaya

Senyum Bahagia Bapak Rasit Terima Bantuan BERKAT BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyerahkan bantuan bedah rumah layak sehat atau biasa disebut BERKAT kepada seorang warga yang rumahnya hampir roboh.
Bantuan BERKAT itu diberikan kepada Rasit, warga Dusun Sumber Agung, 006/003, Desa Gunung Sugih Baru, Kec. Tegineneng, Selasa (24/10/2023).
"Terima kasih kepada para donatur, para muzakki, para munfiq yang telah menyalurkan zakat, infak dan sedekah kepada kami (BAZNAS)," ujar M. Robani Waka III BAZNAS Pesawaran.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, Kabag Kesra, Camat Tegineneng, Kades setempat beserta jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Mari dukung terus program kebaikan ini agar semakin banyak manfaat yang akan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan dengan cara transfer ke rekening BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA24/10/2023 | Ahmad Fudloli

Peringati Hari Santri 2023, BAZNAS Pesawaran Salurkan Beasiswa Santri
Pada Hari Santri tahun 2023 ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali menyalurkan Beasiswa Santri kepada 520 Santri dari 52 Pondok Pesantren di Kabupaten Pesawaran, Ahad (22/10/2023).
Penyaluran ini merupakan yang keempat bagi BAZNAS Kabupaten Pesawaran sejak ditetapkannya SK Bupati Pesawaran Nomor 456/I.03/HK/2018, tentang Pengangkatan Unsur Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan Peringatan Hari Santri di Kabupaten Pesawaran ini, selain dihadiri Jajaran Forkompimda, Ketua BAZNAS Pesawaran beserta segenap jajaran pimpinan, dihadiri pula oleh para Asisten, Jajaran Staf Ahli, para Kadis / Kaban / Kabag Setdakab, para Camat, Muzaki BAZNAS, para tamu undangan lainnya, para Pengasuh Pondok Pesantren, dan para santri dari penjuru Kabupaten Pesawaran.
Dalam memperingati Hari Santri tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran menyampaikan kepada para Muzaki, Munfiq, dan Mutashaddiq melalui motonya : “Bersama BAZNAS Kabupaten Pesawaran, mari kita sejahterakan para santri dengan menunaikan zakat dan sedekah, melalui transfer ke rekening BAZNAS Kabupaten Pesawaran".
BERITA22/10/2023 | Ahmad Fudloli

BAZNAS Pesawaran Bantu Ringankan Biaya Pengobatan Warga Gedong Tataan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Bapak Zairozi yang mengalamai kecelakaan pada awal bulan ini (Oktober). Bantuan yang diberikan berupa uang tunai agar Bapak Zairozi bisa menjalani perawatan rutin pasca kecelakaan.
Bapak Zairozi mengalami kecelakaan tertabrak sepeda motor di depan rumahnya yang mengakibatkan cidera pada bagian kaki. Ia tidak bisa beraktivitas seperti biasanya, bahkan naik kursi roda pun susah, sehingga harus berjalan "ngesot" ketika hendak ke kamar kecil.
Sehari-hari Bapak Zairozi, bersama isteri dan anak-anaknya tinggal di Dusun Sukamarga, 001/005, Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan dan bekerja sebagai buruh upah serabutan. Dengan pekerjanaanya itu, ia hanya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga sehingga tidak cukup untuk berobat ke rumah sakit.
Setelah menerima informasi dan permohonan biaya pengobatan dari yang bersangkutan, Tim Layanan Aktif BAZNAS Kab. Pesawaran segera menyambangi Bapak Zairozi dan keluarga untuk memberikan santunan, Senin (16/10/2023).
"Saya mengucapkan terima kasih atas bantuannya, semoga suami saya bisa menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, karena ahli tulangnya di sana," ujar isterinya
Terima kasih kepada para Donatur BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima apa yang Anda berikan dan melipat gandakan pahalanya.
Dukung terus program kebaikan ini dengan cara menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA16/10/2023 | Ahmad Fudloli

Optimalkan Pengumpulan ZIS, BAZNAS Pesawaran Lakukan Audiensi Dengan Pengadilan Agama Gedong Tataan
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. beserta jajaran pimpinan lain dan staf dijadwalkan menghadiri acara silaturrahim/audiensi dengan Ketua Pengadilan Agama Gedong Tataan di Kantor Pengadilan Agama Gedong Tataan di komplek perkantoran Pemda Pesawaran, Jumat (13/10/2023).
Dalam silaturrahim tersebut, Pimpinan BAZNAS Pesawaran akan menyampaikan Inpres No. 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat Melaui Badan Amil Zakat Nasional dan Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung RI No. 1 Tahun 2023 tanggal 7 September 2023 Tentang Pengumpulan Zakat Melalui BAZNAS, serta SK Ketua BAZNAS RI No. 1 Tahun 2023 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2023.
"Maksud dan tujuan kedatangan Pimpinan BAZNAS Pesawaran ke kantor Pengadilan Agama Gedong Tataan yaitu ingin menyampaikan ketiga hal tersebut," ujar Sekretaris BAZNAS Kab. Pesawaran, Bahri, S.E., M.E.Sy.
Lebih lanjut Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya adalah dalam upaya Membantu Pemerintah Dalam Mewujudkan Pesawaran Yang Lebih Maju dan Sejahtera Dengan Masyarakat Yang Produktif.
Insya Allah hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kab. Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.H., didampingi para wakil Ketua; Waka 1 KH. Endang Zainal Khidir, Waka 2 Ust. Rohim, S.H.I., Waka 3 Ust. M. Robani, Waka 4 Ust. Aripudin, Sekretaris Bahri, S.E., M.E.Sy., Kepala Sekretariat dan 1 orang Staf.
BERITA12/10/2023 | Ahmad Fudloli

Optimalkan Pengumpulan ZIS, BAZNAS Kabupaten Pesawaran Lakukan Audiensi Dengan Pengadilan Negeri Gedong Tataan Kelas II
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melakukan silaturrahim dengan Pengadilan Negeri Gedong Tataan Kelas II dalam rangka optimalissi pengumpulan ZIS di Kabupaten Pesawaran, Rabu (11/10/2023).
”Ini (audiensi) adalah bagian dari upaya kami dalam mengoptimalkan pengumpluan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran”, ujar Hi. A. Hamid, Ketua BAZNAS Kab. Pesawaran.
Dalam silaturrahim tersebut Ketua BAZNAS Kab. Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.H. menyampaikan Intruksi Presiden No. 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan zakat Melaui Badan Amil Zakat Nasional dan Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung RI No. 1 Tahun 2023 tanggal 7 September 2023 Tentang Pengumpulan Zakat Melalui BAZNAS, serta SK Ketua BAZNAS No. 1 Tahun 2023 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2023.
”Dalam kesempatan ini kami sampaikan ketiga hal tersebut untuk dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaannya”, imbuhnya.
Lebih lanjut Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya adalah dalam upaya Membantu Pemerintah Dalam Mewujudkan Pesawaran Yang Lebih Maju dan Sejahtera Dengan Masyarakat Yang Produktif.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Hakim Anggota Pengadilan Negeri Gedong Tataan Kelas II, Ketua BAZNAS Kab. Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.H., didampingi para wakil Ketua; Waka 1 KH. Endang Zainal Khidir, Waka 2 Ust. Rohim, S.H.I., Waka 3 Ust. M. Robani, Waka 4 Ust. Aripudin, Sekretaris Bahri, S.E., M.E.Sy., Kepala Sekretariat dan 1 orang Staf.
BERITA11/10/2023 | Ahmad Fudloli

Mahfud MD: Prinsip BAZNAS Aman NKRI Dukung Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
Prinsip 3A Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI menjadi cara untuk mengentaskan kemiskinan.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., memberi contoh Aman NKRI yang telah terbukti menyejahterakan masyarakat sejak dulu.
Prof Mahfud memberi contoh, ketika Indonesia belum merdeka jumlah rakyat miskin mencapai 95 persen karena penjajahan. Angka itu terus menurun ketika Indonesia telah merdeka. Sejak zaman Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo, angka kemiskinan terus mengalami penurunan hingga 9,3 persen.
"NKRI benar-benar telah mampu mengentaskan sebagian besar rakyat Indonesia dari kemiskinan. Oleh sebab itu kita harus komitmen menjaga NKRI, harus kokoh," ucap Mahfud MD, saat menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023, di Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Mahfud menambahkan, BAZNAS merupakan salah satu upaya dalam mengentaskan kemiskinan. Ia pun mengucapkan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Rakornas tersebut, dan diharapkan dapat diimplementasikan oleh BAZNAS daerah di tempatnya masing-masing.
"Saya mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Rakornas ini. Mudah-mudahan kerja BAZNAS dari pusat hingga daerah menjadi lebih produktif," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyambut baik arahan dari Prof. Dr. KH. Mahfud MD tersebut. Menurutnya, BAZNAS sering dilibatkan oleh Kemenko Polhukam dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.
"Ini penting karena BAZNAS tidak hanya bekerja sama dengan kementerian tertentu, namun juga sangat strategis bekerja sama dengan Kemenko Polhukam. Kenapa? karena BAZNAS ikut serta dalam menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat," kata Noor.
Dukungan yang positif dari Menko Polhukam, diharapkan dapat meningkatkan peran BAZNAS untuk terus bekerja maksimal membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Dorongan Prof. Dr. KH. Mahfud MD sangat luar biasa. BAZNAS RI tetap kuat dan perkembangannya bangus, karena jasa beliau. Jadi kami ucapkan banyak terima kasih. Tahun 2024 BAZNAS menargetkan penerima manfaat 68 juta, dengan target BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia sebesar Rp41 triliun. Semoga dapat terwujud," pungkasnya.
BERITA22/09/2023 | Ahmad Fudloli

Menko Polhukam Tutup Rakornas BAZNAS, Tekankan Prinsip Aman NKRI
Prinsip 3A Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI menjadi cara untuk mengentaskan kemiskinan.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., memberi contoh Aman NKRI yang telah terbukti menyejahterakan masyarakat sejak dulu.
Prof Mahfud memberi contoh, ketika Indonesia belum merdeka jumlah rakyat miskin mencapai 95 persen karena penjajahan. Angka itu terus menurun ketika Indonesia telah merdeka. Sejak zaman Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo, angka kemiskinan terus mengalami penurunan hingga 9,3 persen.
"NKRI benar-benar telah mampu mengentaskan sebagian besar rakyat Indonesia dari kemiskinan. Oleh sebab itu kita harus komitmen menjaga NKRI, harus kokoh," ucap Mahfud MD, saat menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023, di Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Mahfud menambahkan, BAZNAS merupakan salah satu upaya dalam mengentaskan kemiskinan. Ia pun mengucapkan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Rakornas tersebut, dan diharapkan dapat diimplementasikan oleh BAZNAS daerah di tempatnya masing-masing.
"Saya mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Rakornas ini. Mudah-mudahan kerja BAZNAS dari pusat hingga daerah menjadi lebih produktif," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyambut baik arahan dari Prof. Dr. KH. Mahfud MD tersebut. Menurutnya, BAZNAS sering dilibatkan oleh Kemenko Polhukam dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.
"Ini penting karena BAZNAS tidak hanya bekerja sama dengan kementerian tertentu, namun juga sangat strategis bekerja sama dengan Kemenko Polhukam. Kenapa? karena BAZNAS ikut serta dalam menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat," kata Noor.
Dukungan yang positif dari Menko Polhukam, diharapkan dapat meningkatkan peran BAZNAS untuk terus bekerja maksimal membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Dorongan Prof. Dr. KH. Mahfud MD sangat luar biasa. BAZNAS RI tetap kuat dan perkembangannya bangus, karena jasa beliau. Jadi kami ucapkan banyak terima kasih. Tahun 2024 BAZNAS menargetkan penerima manfaat 68 juta, dengan target BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia sebesar Rp41 triliun. Semoga dapat terwujud," pungkasnya.
BERITA22/09/2023 | Ahmad Fudloli

Perkuat Tata Kelola Zakat, Rakornas BAZNAS se-Indonesia 2023 Hasilkan 17 Resolusi
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2023 yang digelar di Jakarta pada 20-22 September sukses terselenggara. Sebanyak 17 resolusi lahir dari hajatan akbar nasional tersebut.
Resolusi tersebut dibacakan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, dihadapan pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten se-Indonesia.
"Melalui resolusi ini, kami tegaskan apa yang akan kita lakukan ke depan adalah semata-mata untuk marwah kita dalam rangka memberikan bantuan kepada mustahik dan kami juga selalu mengimbau, apa yang kita lakukan adalah bagian dari kerja kita sebagai satu kekuatan BAZNAS nasional," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Jumat (22/9/2023).
Kiai Noor juga meminta agar BAZNAS seluruh Indonesia dapat menjaga kekompakan dan tidak saling menjatuhkan. BAZNAS daerah tidak akan ditinggalkan oleh BAZNAS Provinsi, BAZNAS Provinsi tidak akan ditinggalkan oleh BAZNAS RI (pusat) jadi semua ini adalah sebuah satu kesatuan.
"Kita diminta untuk menjaga NKRI dengan dana yang kita punyai, kita juga berperan untuk ikut serta menanggulangi daerah-daerah miskin terutama di daerah perbatasan. Oleh karena itu, insya Allah ke depan BAZNAS seluruh Indonesia optimis dan akan terus mendampingi para mustahik di seluruh Indonesia," tegasnya.
Kegiatan Rakornas BAZNAS se-Indonesia 2023 ini ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P.
Adapun 17 resolusi Rakornas BAZNAS 2023 adalah sebagai berikut:
Pertama, memperkuat kelembagaan dan kedudukan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) serta mewujudkan terintegrasinya BAZNAS seluruh Indonesia dengan segala elemen yang mendukung ekosistem pengelolaan zakat;
Kedua, mendorong transformasi digital dalam empat penguatan: penguatan kelembagaan, penguatan infrastruktur, penguatan SDM, dan penguatan jaringan;
Ketiga, mendorong Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk memberikan penguatan kelembagaan, SDM, Infrastruktur, dan keuangan kepada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota;
Keempat, BAZNAS akan segera merekomendasikan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten di provinsi dan kabupaten yang baru;
Kelima, meningkatkan keikutsertaan dan partisipasi aktif BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi
dan BAZNAS Kabupaten/Kota dalam perencanaan pembangunan nasional dan daerah khususnya pada agenda peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan;
Keenam, endorong optimalisasi potensi ZIS DSKL sebagai salah satu pendanaan alternatif dalam pembangunan sesuai dengan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI;
Ketujuh, mendorong penguatan kelembagaan BAZNAS melalui optimalisasi instruksi Kementerian Dalam Negeri terkait pemberian APBN dan/atau APBD bagi BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota;
Kedelapan, menyepakati target pengumpulan nasional di tahun 2024 sebesar 41 triliun Rupiah;
Kesembilan, menyepakati 3,2 juta Mustahik Zakat Nasional, dengan target Penerima Manfaat Nasional sebanyak 64 juta jiwa, serta target pengentasan Kemiskinan Nasional sebanyak 1,1 juta jiwa pada tahun 2024;
Kesepuluh, memberikan prioritas penyaluran ZIS-DSKL untuk penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan prevalensi stunting, peningkatan akses dan pemberdayaan kepada kelompok disabilitas, penyediaan akses pada masyarakat miskin serta transformasi mustahik menjadi muzaki terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T);
Kesebelas, mendorong penguatan perencanaan pengelolaan zakat dengan menjadikan perencanaan sebagai acuan dan salah satu alat pengendalian yang transparan dan akuntabel;
Keduabelas, menguatkan penataan prosedur standar layanan dan pengelolaan zakat melalui implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS untuk pengelolaan zakat yang semakin profesional dan tersandar;
Ketigabelas, mendorong penguatan SDM Amil Zakat melalui kebijakan pengembangan dan peningkatan kapasitas, kompetensi, kesejahteraan amil zakat, baik di tingkat BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota;
Keempatbelas, menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan zakat dengan menggunakan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SiMBA) secara reguler serta menyampaikan laporan pengelolaan zakat kepada pemerintah pusat/daerah sesuai dengan tingkatan;
Kelimabelas, memastikan pelaksanaan prinsip 3 Aman dengan berkolaborasi dengan KPK, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian dan berkolaborasi pada setiap tingkatan;
Keenambelas, menjunjung penegakkan kode etik amil, memperkuat pengendalian internal serta menjaga netralitas dan independensi dalam menghadapi tahun politik;
Ketujuhbelas, menyelenggarakan rapat koordinasi daerah (Rakorda) yang dipimpin oleh BAZNAS Provinsi bersama BAZNAS Kabupaten/Kota dalam rangka menindaklanjuti hasil Resolusi Rakornas 2023 dan mengimplementasikan target pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan 2024 yang sudah dibahas dan disepakati pada Pra-Rakornas serta ditetapkan pada Rakornas.
BERITA22/09/2023 | Ahmad Fudloli

Atasi Dampak Kekeringan, BAZNAS dan Merdeka Copper Gold Salurkan Bantuan Air Bersih
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan PT Merdeka Copper Gold Tbk menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan.
Corporate Communication Manager PT Merdeka Copper Gold Tbk, Dinia Widodo mengatakan, melihat kondisi masyarakat di beberapa daerah yang terdampak kekeringan, termasuk di Jakarta, pihaknya memberikan bantuan berupa air bersih.
"Hari ini kita mulai melakukan kegiatan penyaluran di titik pertama kita di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat," ujar Dinia, saat melakukan konferensi pers di sela-sela Rakornas BAZNAS 2023 di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah menjadi partner kegiatan sosial penyaluran bantuan air bersih bisa berjalan baik dan lancar.
"Semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak," ujarnya.
Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri mengatakan, saat ini BAZNAS memang tengah melakukan penyaluran air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
"BAZNAS secara nasional sudah berkoordinasi dengan seluruh jejaring BAZNAS hingga ke tingkat Kabupaten/Kota untuk mewaspadai fenomena kekeringan akibat el nino," ujar Fikri.
Menurutnya, bantuan dari PT Merdeka Copper Gold Tbk, tersebut akan disalurkan menjadi 640 kiloliter air bersih yang akan didistribusikan di wilayah Jakarta Barat serta sekitar Jabodetabek.
Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Faisal Qosim menambahkan, BAZNAS memfasilitasi dana perusahaan baik berupa CSR maupun lainnya untuk disalurkan ke masyarakat.
"BAZNAS tidak hanya mengelola dana zakat tetapi juga dana-dana sosial keagamaan lainnya, termasuk dana CSR ini," ujarnya.
Terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, mengatakan, BAZNAS mengapresiasi perusahaan yang menyalurkan bantuan melalui BAZNAS.
"Kami mengapresiasi bantuan yang diberikan pihak Merdeka melalui BAZNAS untuk menjangkau warga terdampak. Kerja sama ini sangat baik dibangun karena memiliki tujuan yang baik, yakni meringankan beban warga yang kekurangan air bersih,” ujarnya.
Pemberian bantuan secara simbolik dilakukan pada saat penutupan Rakornas BAZNAS 2023 di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (22/9/2023).
BERITA22/09/2023 | Ahmad Fudloli

Kemenko PMK Apresiasi Kinerja BAZNAS dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang telah berupaya membantu pemerintah dalam menangani pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy yang diwakili oleh Deputi IV Kemenko PMK Prof. Warsito S.Si, DEA, Ph.D pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023, di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
"Kami mewakili pemerintah, dalam hal ini Kemenko PMK mengapresiasi BAZNAS sebagai salah satu lembaga filantropi yang telah berkontrubusi mendukung nyata program-program pemerintah dalam menangani permasalahan-permasalahan nasional," ujar Warsito.
Warsito menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi BAZNAS yang telah proaktif, tanggap bahkan hadir di depan lebih dahulu.
"BAZNAS ini taktis, kami pernah mendampingi di bidang pendidikan, saat menangani gempa Ciamis, ternyata BAZNAS sudah hadir lebih dahulu hadir dengan program-program yang nyata," ucapnya.
BAZNAS, kata Warsito, melalui berbagai programnya, seperti beasiswa, tanggap bencana, microfinance telah mendorong tumbuhnya perekonomian generasi muda untuk menjadi pengusaha, program-program yang nyata ini telah dilakukan BAZNAS.
"Oleh karena itu, program-program di BAZNAS Pusat yang sudah bagus mohon direplika di BAZNAS Provinsi/Kota/Kabhpaten. Kami juga berharap, pengelolaan zakat oleh BAZNAS dapat doarahkan tepat sasaran kepada mustahik," ujarnya.
Warsito berharap, "Semoga Allah memberikan kekuatan kepada BAZNAS untuk bisa mengemban amanah umat, dan BAZNAS dapat mendukung program-program prioritas pemerintah sebaik mungkin."
Kegiatan Rakornas BAZNAS 2023 ini telah dibuka oleh Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin pada Rabu (20/9/2023), dengan mengusung tema "Integrasi Pengelolaan Zakat dengan Prinsip 3A: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI".
Rakornas BAZNAS 2023 akan membahas evaluasi pencapaian pengelolaan zakat per provinsi tahun 2022 dan semester 1 2023, penguatan pencapaian target 2023, serta perencanaan, target, dan strategi pengelolaan zakat tahun 2024.
Adapun Rakornas BAZNAS 2023 didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Midtrans, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Bank Mandiri, Jamkrindo Syariah, Bank Muamalat, ParagonCorp, Antam, dan Logam Mulia.
BERITA21/09/2023 | Ahmad Fudloli

Kemendagri Siap Dukung Penguatan BAZNAS di Daerah
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan menfasilitasi penguatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) khususnya yang berada di daerah.
Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Menteri Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Balombo pada plenary session Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023 yang diselenggarakan di Jakarta, 20-22 September 2023.
"Kalau membutuhkan instrumen untuk memayungi untuk pengumpulan BAZNAS, kita perkuat strategi bagaimana pengumpulannya, kita buat transparan bagaimana strategi pengeluarannya, dengan dukungan lima penguatan BAZNAS seperti pengembangan IT, penguatan jaringan," ujar Ahmad.
Menurutnya, sejak adanya BAZNAS tahun 2001 dengan semua metamorfosa tugas-tugas BAZNAS ini ke depan akan semakin baik dengan literasi-literasi zakat yang memadai kepada masyarakat.
"Kemendagri juga siap dan terbuka apa persoalan yang dihadapi khususnya BAZNAS daerah, sehingga ada sinkronisasi antara program BAZNAS di daerah bagaimana pengumpulannya, atau apakah ada hambatan-hambatan lain," tambahnya.
Sebelumnya, Kemendagri telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 420.12/4456/SJ Hal: Penguatan Kelembagaan BAZNAS di Daerah.
Melalui SE tersebut, Kemendagri menyampaikan bahwa siap untuk memberikan payung hukum bagi Pemerintah Daerah dalam mengalokasikan APBD untuk penguatan BAZNAS.
"Selain itu kami juga meminta Pemerintah Daerah untuk melakukan penguatan jaringan melalui pembentukan Unit Pengelola Zakat (UPZ) pada Organisasi Pemerintah Daerah (OPD)," ucap Ahmad.
Ahmad melanjutkan, dari surat edaran tersebut pihaknya dapat memperbaharui dan dapat memfasilitasi penguatan BAZNAS khususnya di daerah.
BERITA21/09/2023 | Ahmad Fudloli

Bappenas: Dana Zakat BAZNAS Berperan Penting Bantu Program Pemerintah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memegang peranan penting dalam menyukseskan Arah Kebijakan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2024. Dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, dapat membantu pengurangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP., pada plenary session Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023 yang diselenggarakan di Jakarta, 20-22 September 2023.
"Ini ada arah kebijakan di mana pemanfaatannya sebenarnya bisa diarahkan, tidak terbatas, terutama dalam pengurangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Demikian juga dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan," kata Taufik.
Taufik yakin, pemanfaatan dana-dana sosial yang dikelola oleh BAZNAS memiliki banyak sekali manfaat di area pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
"Tentu ada landasan kebijakan untuk pemanfaatan itu.Karena kita pahami betul sumber pendanaan dari APBN dananya terbatas, sedangkan dari masyarakat luas (ZIS) masih terbuka terus," ucapnya.
Selain itu, Taufik juga menekankan tentang pentingnya kolaborasi BAZNAS dan Bappenas ke depan. Terdapat tiga poin penting yang menjadi perhatian, yakni peningkatan kolaborasi pembangunan daerah melalui KDEKS (Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah), optimalisasi pengelolaan zakat pegawai Bappenas melalui UPZ, dan kolaborasi pemanfaatan dana ZIS sesuai arah kebijakan RSPN 2025-2045.
"Kami sangat terbuka dan menyambut baik apabila terus dilakukan penguatan kerja sama dengan BAZNAS. Termasuk melakukan kajian-kajian kebijakan, kami sangat terbuka," katanya.
BERITA21/09/2023 | Ahmad Fudloli

Buka Rakornas BAZNAS 2023, Wapres RI Dorong Pengelolaan ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan
Wakil Presiden (Wapres) RI KH. Ma'ruf Amin membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2023 yang diselenggarakan pada 20-22 September 2023 di Hotel Sultan, Jakarta.
"Keberadaan dan peran BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah tentu sangat krusial. Sebagai badan pengelola zakat nasional, BAZNAS turut aktif membantu pemerintah dalam upaya menyejahterakan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan," ujar KH. Ma'ruf Amin.
Menurut KH. Maruf Amin, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penghapusan kemiskinan ekstrem ini hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
"Oleh karena itu saya minta BAZNAS untuk meningkatkan partisipasi aktifnya tidak hanya mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin ekstrem, tapi juga meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin ekstrem," tambahnya.
Lebih lanjut KH. Ma'ruf Amin memberikan apresiasi dan mengharapkan BAZNAS agar meningkatkan penyediaan akses lanjutan bagi kelompok masyarakat miskin yang berkebutuhan khusus seperti yang dilakukan saat ini melalui penyediaan akses dan fasilitas pendidikan Al-Quran kepada kelompok penyandang disabilitas tuna rungu.
"Saya kembali mendorong BAZNAS untuk senantiasa mendorong upaya perbaikan nyata terutama demi menciptakan tata kelola dana sosial syariah yang maslahat bagi umat, terutama merumuskan beragam gagasan dan terjemahkan dalam inovasi-inovasi baru dana sosial syariah agar mampu menjadi alternatif solusi untuk peningkatan kegiatan masyarakat dalam penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” ucapnya.
Oleh karena itu, KH. Ma'ruf Amin berharap, Rakornas BAZNAS tahun ini dapat menjadi forum yang produktif dan transformatif serta mampu menghasilkan rekomendasi program yang signifikan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama para muzaki agar terdorong untuk menunaikan ZIS di BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan Rakornas BAZNAS 2023 ini dihadiri oleh kurang lebih 1500 peserta yang terdiri atas BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia.
"Insya Allah pada sore hari ini sampai dua hari ke depan, kami akan berkonsentrasi membahas hal-hal strategis terkait BAZNAS dan pengembangan BAZNAS," ujar Kiai Noor.
Melalui Rakornas BAZNAS 2023 ini, Kiai Noor mengatakan, BAZNAS berupaya meningkatkan tata kelola pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) dengan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI).
Rakornas BAZNAS 2023 akan membahas evaluasi pencapaian pengelolaan zakat per provinsi tahun 2022 dan semester 1 2023, penguatan pencapaian target 2023, serta perencanaan, target, dan strategi pengelolaan zakat tahun 2024.
"Insya Allah BAZNAS mempunyai komitmen apa yang kita kumpulkan, kita berikan kepada para mustahik. Sebagaimana yang sudah diajarkan oleh Bapak Wapres KH. Ma'ruf Amin bahwa di BAZNAS tidak boleh ada dana yang terinvestasi, karena dana BAZNAS adalah dana mustahik, yaitu kita berikan kepada mustahik," ujar Kiai Noor.
Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada Wapres RI KH. Ma'ruf Amin, Menteri Agama RI, yang telah membuka Rakornas BAZNAS 2023, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan acara.
Turut hadir dalam pembukaan acara Rakornas BAZNAS 2023 Menteri Agama (Menag) RI, H. Yaqut Cholil Qoumas, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Ir. M Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, Ph.D, Rizaludin Kurniawan, M.Si, Saidah Sakwan, MA, Kolonel Caj. (Purn) Drs. Nur Chamdani, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Deputi I BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta, Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM Imadadun Rahmat, M.Si dan Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA. Juga hadir dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ketua, Hi. A. Hamid S., SH., MM., Waka II, Ust. Rohim, SHI, Waka III, Ust. M. Robani, Sekretaris, Ust. Bahri, SE, ME.Sy, Kepala Sekretariat, Ahmad Fudloli.
Penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2023 didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Midtrans, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Bank Mandiri, Jamkrindo Syariah, Bank Muamalat, ParagonCorp, Antam, dan Logam Mulia.
BERITA20/09/2023 | Ahmad Fudloli

Luncurkan TOT Pengajar Alquran Isyarat, BAZNAS Beri Perhatian pada Teman Tuli
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan program Training of Trainer (TOT) bagi pengajar Alquran bahasa isyarat.
Peluncuran program ini diresmikan oleh Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin sekaligus pembukaan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2023, Rabu (20/9/2023) di Hotel Sultan Jakarta.
Dalam pembukaan Rakornas BAZNAS 2023 tersebut juga ditampilkan kelompok paduan suara Teman Tuli yang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan bahasa isyarat.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad menyampaikan bahwa kelompok disabilitas perlu mendapatkan perhatian khusus. Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut mereka diberi kesempatan untuk tampil.
"Kami meluncurkan program TOT bagi para pengajar yang akan mengajari bahasa isyarat membaca Alquran. Tujuannya agar disabilitas tuli, yang jumlahnya lebih dari 2,5 juta orang ini, bisa membaca Alquran dengan bahasa isyarat," ujar Kiai Noor.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Tuli Muslim Indonesia (ATMI) Rama Syahti mengatakan, ia dan teman-teman tuli diundang tampil dalam acara ini dengan harapan bisa menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya bahasa isyarat.
"Kami ingin BAZNAS, pemerintah, dan juga masyarakat menyadari bahwa teman-teman tuli membutuhkan akses pada bahasa isyarat," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga sangat mendukung program TOT pengajar Alquran bahasa isyarat yang diluncurkan BAZNAS dalam kesempatan Rakornas BAZNAS 2023.
Mushaf Alquran bahasa isyarat diproduksi oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Balitbang Diklat Kemenag.
Mushaf ini bertujuan memberikan afirmasi layanan keagamaan kepada teman-teman tuli. Mushaf ini ada pertama kali di Indonesia bahkan dunia. Sebelumnya, LPMQ Kemenag juga telah mengeluarkan Mushaf Alquran Braile yang diperuntukkan bagi kelompok difabel netra.
BERITA20/09/2023 | Ahmad Fudloli

3 Strategi Transformasi Tata Kelola ZIS Menurut Wapres Ma'ruf Amin
Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menjalankan tiga strategi dalam menciptakan transformasi tata kelola dana sosial syariah, seperti zakat, infak, dan sedekah (ZIS), agar lebih menyejahterakan umat.
Hal itu diungkapkan Wapres Ma'ruf saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2023, di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (20/9/2023).
"Pertama, rumuskan beragam gagasan dan terjemahkan dalam inovasi-inovasi baru pengelolaan dana sosial syariah, terutama ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya, agar mampu menjadi bagian dari alternatif solusi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia," kata Wapres Ma'ruf.
Menurutnya, upaya tersebut sangat erat kaitannya dengan urusan peningkatan kualitas kesehatan, perlindungan sosial, pendidikan, dan berbagai aspek sosial lainnya, sehingga penanganannya mesti disinergikan.
Kemudian yang kedua, wapres mengimbau agar BAZNAS mengintensifkan sinergi dan kolaborasi antara kementerian/lembaga dan Pemda, perguruan tinggi, dunia usaha dan industri di sektor-sektor potensial, serta pemangku kepentingan terkait. Menurutnya, tidak ada target yang mustahil dicapai bila setiap pihak terus memberikan sumbangsih terbaiknya.
"Ketiga, tingkatkan pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi agar pengumpulan, penyaluran, serta pengelolaan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya mencapai hasil yang semakin optimal," katanya.
Untuk itu, Wapres Ma'ruf berharap Rakornas BAZNAS tahun ini dapat menjadi forum yang produktif dan transformatif, serta mampu menelurkan rekomendasi program yang signifikan meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama para muzaki, agar terdorong untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyambut baik arahan Wapres Ma'ruf Amin. Menurut Noor, lembaga yang dipimpinnya itu siap mengikuti arahan tersebut, demi tercapainya kesejahteraan umat yang lebih luas.
"BAZNAS selalu siap bergerak bertransformasi untuk kebaikan semua pihak. Dengan adanya arahan dari Bapak Wapres Ma'ruf Amin, tentu menjadi suatu penuntun jalan bagi kami agar bisa terus bekerja secara maksimal, untuk kemaslahatan umat," ucap Noor.
BERITA20/09/2023 | Ahmad Fudloli

HASIL AKHIR SELEKSI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN PERIODE 2023 - 2028
Berdasarkan Berita Acara Nomor 11/Pansel/VI/2023 Tanggal 26 Juni 2023 Tentang Hasil Seleksi Administrasi, Kompetensi dan Wawancara Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pesawaran Periode 2023 – 2028, berikut ini hasil Akhir Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pesawaran Periode 2023 – 2028
Selengkapnya, klik link di bawah ini:
https://drive.google.com/file/d/140r5QGYtLXz8xSyWDnxIhjGsOXmFDAKt/view?usp=drive_link
BERITA27/06/2023 | BAHRI

TES KOMPETENSI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN PERIODE 2023-2028
Pemerintah Daerah, BAZNAS, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran melalui Panitia Seleksi menyelenggarakan Tes Seleksi Kompetensi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Periode 2023 - 2028 di Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA), Jl. Raya Negeri Sakti No. 16, Negeri Sakti, Kec. Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (20/6/2023).
Setelah melalui proses pendaftaran dan dilanjutkan dengan seleksi administrasi, tercatat 12 peserta seleksi yang lolos pada tahap ini dan dapat mengikuti tes kompetensi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Periode 2023 - 2028.
Tes kompetensi ini terdiri dari dua tahap, yaitu tes tulis dan tes wawancara. Tes tulis dirancang untuk menguji pengetahuan calon Pimpinan BAZNAS dalam berbagai aspek yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab yang akan diemban. Hal ini mencakup pengetahuan umum, pengetahuan keagamaan, manajemen keuangan, kepemimpinan, dan kemampuan analitis.
Selanjutnya, tahap tes wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kualifikasi, pengalaman, kepemimpinan, visi, dan rencana calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Tes wawancara ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan komunikasi, kepribadian, dan kesiapan calon dalam menghadapi berbagai situasi dan tantangan yang mungkin muncul dalam menjalankan tugasnya.
Tes kompetensi ini merupakan bagian penting dalam proses seleksi untuk memilih calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang berkualitas dan mampu memimpin dengan baik selama periode 2023-2028.
Semoga melalui tes kompetensi ini akan menghasilkan pimpinan yang memiliki dedikasi tinggi, kredibel, dapat dipercaya, mampu mengemban amanah dan dapat menjalin kemitraan dengan semua pihak, utamanya Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan sebaik-baiknya dan muara akhirnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesawaran. Aamiin
BERITA20/06/2023 | Ahmad Fudloli

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN PERIODE 2023 - 2028/
Berdasarkan Berita Acara Nomor 06/Pansel/VI/2023 Tanggal 14 Juni 2023 Tentang Hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pesawaran Periode 2023 – 2028, berikut ini hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pesawaran Periode 2023 – 2028
Selengkapnya, klik link di bawah ini:
https://drive.google.com/file/d/1vqupKwrkblqkrCMKlQolevCRsj9Kqjf0/view?usp=drive_link
BERITA15/06/2023 | BAHRI

PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON PIMPINAN BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KABUPATEN PESAWARAN MASA JABATAN 2023 – 2028
Panitia Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mengundang Warga Negara Republik Indonesia untuk menjadi Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Masa Jabatan 2023 – 2028.
Selengkapnya, klik link di bawah ini:
https://drive.google.com/file/d/1m0NCH1jFY1_mQklYKqRJktO9odg8nLEX/view?usp=sharing
BERITA04/04/2023 | BAHRI

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.
Lihat Daftar Rekening →