WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Suami Hanya Buruh Kasar dan Tempat Tinggal Menumpang, Baznas Pesawaran Ulurkan Bantuan Pengobatan untuk Ibu Suwarni
Suami Hanya Buruh Kasar dan Tempat Tinggal Menumpang, Baznas Pesawaran Ulurkan Bantuan Pengobatan untuk Ibu Suwarni
PESAWARAN — Warga kurang mampu di Desa Margomulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, kembali merasakan kehadiran nyata uluran tangan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran. Melalui program santunan kesehatan, Baznas hadir untuk meringankan beban berat yang tengah dipikul oleh warga yang membutuhkan uluran tangan pada Jumat, 30 Oktober 2026. Penyerahan santunan tersebut dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Pesawaran, M. Robani, S.E., kepada keluarga penerima manfaat. Kehadiran jajaran Baznas ini menjadi secercah harapan di tengah badai ujian yang sedang melanda sebuah keluarga kecil di desa tersebut. Beban Berat Keluarga Ibu Suwarni Bantuan kesehatan ini diserahkan kepada keluarga Ibu Suwarni, seorang warga Desa Margomulyo yang saat ini tengah berjuang melawan sakit parah dan harus menjalani proses pengobatan secara intensif di rumah sakit. Kondisi kesehatan Ibu Suwarni kian memprihatinkan karena himpitan ekonomi yang mendera keluarganya. Sang suami sehari-hari bekerja sebagai buruh kasar harian dengan penghasilan yang sangat minim dan tidak menentu. Jangankan untuk membiayai pengobatan medis jangka panjang yang membutuhkan biaya tidak sedikit, untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari saja keluarga ini harus berjuang keras. Penderitaan mereka semakin lengkap karena hingga saat ini tempat tinggal yang mereka huni masih menumpang di atas tanah milik orang lain. Melihat kondisi tersebut, Baznas Kabupaten Pesawaran bergerak cepat untuk hadir memberikan kepedulian. Penyaluran santunan ini merupakan wujud komitmen Baznas dalam mendampingi para mustahik yang benar-benar membutuhkan pertolongan darurat, khususnya dalam bidang kesehatan. Rasa Syukur yang Mendalam Saat menerima kunjungan dan bantuan biaya pengobatan dari Baznas Pesawaran, suami Ibu Suwarni tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya di saat-saat paling sulit dalam hidup mereka. "Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas Kabupaten Pesawaran, khususnya kepada para Muzaki yang telah menyalurkan zakatnya diBaznas Pesawaran. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk membantu biaya pengobatan istri saya di rumah sakit. Di saat kami merasa bingung dan kesulitan seperti ini, Allah mengirimkan bantuan melalui Baznas. Kami benar-benar bersyukur dan merasa sangat terbantu," ungkap suami Ibu Suwarni dengan penuh haru. Melalui program-program kemanusiaannya, Baznas Kabupaten Pesawaran terus berupaya menjadi jembatan kebaikan antara para muzakki (pemberi zakat) dan para mustahik. Diharapkan, uluran tangan ini tidak hanya meringankan beban finansial keluarga Ibu Suwarni, tetapi juga memberikan semangat dan doa agar beliau diberikan kekuatan serta kesembuhan oleh Allah SWT.
30/10/2026 | Humas Baznas Pesawaran
RSB Pesawaran Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Pulau Pahawang
RSB Pesawaran Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Pulau Pahawang
Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga dan peserta kegiatan Kemah Bakti dan Pengembaraan Nasional III (KEMBARNAS III) serta Pembinaan dan Pelatihan Instruktur Muda SAKO SIT Nasional (PPIM SAKO SIT Nasional) Tahun 2026 di Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Jumat (30/10/2026). Memasuki hari ketiga dukungan pelayanan kesehatan, tim RSB Pesawaran melayani sebanyak 85 orang. Jumlah tersebut masih bersifat sementara. Pelayanan berlangsung pukul 07.00 hingga 20.24 WIB, dengan sasaran warga setempat dan peserta kegiatan. Tim medis terdiri atas dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes., Ade Anggi, A.Md.Keb., Paradsya, S.K.M., dan Intan Kurnia, A.Md.Kep. Adapun keluhan kesehatan yang ditangani antara lain hipertensi, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dispepsia, dan sakit kepala (cephalgia). Dokter Redha Anggraini Japar mengatakan, pelayanan kesehatan di lokasi kegiatan menjadi bagian penting untuk membantu warga dan peserta memperoleh penanganan medis ketika dibutuhkan. “Pelayanan kesehatan tidak hanya tentang mengobati keluhan, tetapi juga memastikan warga dan peserta tetap mendapatkan perhatian medis selama kegiatan berlangsung. Kami berupaya memberikan pelayanan sebaik mungkin agar aktivitas masyarakat dan peserta dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar dr. Redha. Kehadiran RSB Pesawaran merupakan bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Pesawaran terhadap kegiatan kepemudaan sekaligus upaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan. Melalui kegiatan ini, RSB Pesawaran berharap pelayanan kesehatan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan medis warga dan peserta serta mendukung kelancaran KEMBARNAS III dan PPIM SAKO SIT Nasional Tahun 2026. #ZAKATMENOLONGSESAMA #MENOLONGKITADIAKHIRAT #BAZNASINDONESIA #RUMAHSEHATBAZNAS
30/10/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Berikan Layanan Kesehatan pada KEMBARANAS III dan PPIM SAKO SIT Nasional 2026
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Berikan Layanan Kesehatan pada KEMBARANAS III dan PPIM SAKO SIT Nasional 2026
Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran turut mendukung pelaksanaan Kemah Bakti dan Pengembaraan Nasional III serta Pembinaan dan Pelatihan Instruktur Muda SAKO SIT Nasional (KEMBARANAS III dan PPIM SAKO SIT Nasional) Tahun 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026). Dukungan tersebut diwujudkan melalui layanan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta kegiatan yang berlangsung di Kwarda Lampung. Tim RSB Pesawaran bertugas mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, terdiri atas dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes., Shofia Handayani, S.Kep., Ns., dan Mujid. Dalam pelaksanaannya, tim memberikan pelayanan kepada lima peserta berdasarkan data sementara. Keluhan yang ditangani meliputi diare, mual dan muntah, lemas, sakit kepala, serta luka akibat cedera. Dokter RSB Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes., mengatakan bahwa dukungan layanan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya membantu peserta mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman. “Melalui layanan kesehatan ini, kami berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Kami juga ingin memastikan peserta yang mengalami keluhan kesehatan mendapatkan penanganan yang diperlukan,” ujarnya. Kehadiran RSB Pesawaran menjadi bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Pesawaran terhadap kegiatan kepemudaan sekaligus wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Dukungan ini sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang mengedepankan persatuan, kepedulian, dan pengabdian. Melalui pelayanan tersebut, RSB Pesawaran berharap dapat berkontribusi dalam menunjang kelancaran kegiatan KEMBARANAS III dan PPIM SAKO SIT Nasional Tahun 2026. #ZAKATMENOLONGSESAMA #MENOLONGKITADIAKHIRAT #BAZNASINDONESIA #RUMAHSEHATBAZNAS
29/10/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran

Agenda Pimpinan

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hadiri Rakornas BAZNAS Tahun 2023
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hadiri Rakornas BAZNAS Tahun 2023
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2023 pada hari Rabu-Jumat, 20-22 September 2023 di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Jakarta Pusat. Hajat akbar nasional yang mengusung tema “Integrasi Pengelolaan Zakat Dengan Prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI” ini dihadiri oleh kurang lebih 1.500 peserta yang terdiri dari pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota. Turut hadir dalam pembukaan acara Rakornas BAZNAS 2023 Menteri Agama (Menag) RI, H. Yaqut Cholil Qoumas, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, Moh. Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Ir. M Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, Ph.D, Rizaludin Kurniawan, M.Si, Saidah Sakwan, MA, Kolonel Caj. (Purn) Drs. Nur Chamdani, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Deputi I BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta, Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM Imadadun Rahmat, M.Si dan Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA. Juga hadir dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ketua, Hi. A. Hamid S., SH., MM., Waka II, Ust. Rohim, SHI, Waka III, Ust. M. Robani, Sekretaris, Ust. Bahri, SE, ME.Sy, Kepala Sekretariat, Ahmad Fudloli.

20-09-2023 | Ahmad Fudloli

Songsong HUT ke-22 BAZNAS, BAZNAS Pesawaran Agendakan Sejumlah Kegiatan
Songsong HUT ke-22 BAZNAS, BAZNAS Pesawaran Agendakan Sejumlah Kegiatan
Menyambut HUT ke-22 BAZNAS yang puncaknya akan diperingati pada hari Selasa (17/1/2023), BAZNAS Kabupaten Pesawaran akan menggelar sejumlah kegiatan, diantaranya khataman al-quran, santunan anak yatim piatu dan dluafa`, dsb. Pada hari Sabtu, (14/1/2023) bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran Unit Pimpinan di Desa Sukabanjar, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pesawaran telah dilaksanakan Rapat Pimpinan BAZNAS Kab. Pesawaran dalam rangka membahas teknis pelaksanaan kegiatan yang dimaksud. Hadir dalam Rapim tersebut, Sekretaris Dewan Pembina, Razak, S.Sos, Ketua BAZNAS Kab. Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., Waka I, KH. Endang Zainal Khidir, Waka III, M. Robani, Waka IV, Aripudin, Kepala Sekretariat dan Staf. Semoga Allah berikan kemudahan, kelancaran dan sukse dalam pelaksanaanya. Aamiin.

14-01-2023 | Ahmad Fudloli

Kontribusi BAZNAS Pesawaran Jadi Narasumber dalam Panel Discussion Pokja PKP di Lampung
Kontribusi BAZNAS Pesawaran Jadi Narasumber dalam Panel Discussion Pokja PKP di Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Lampung mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Awal Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Tahun 2022 dalam rangka memperkuat peran Pokja PKP dalam implementasi penanganan kemiskinan ekstrim, stunting dan kumuh di Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Horison Lampung, Rabu (25/05/2022). Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran berkesempatan menjadi narasumber dalam panel discussion kegiatan dengan tema “Best Practice BAZNAS Kabupaten Pesawaran Dalam Peningkatan Kualitas Hunian Masyarakat”. Untuk diketahui bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional. Lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat semakin mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. Dalam UU tersebut, BAZNAS dinyatakan sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. Dengan demikian, BAZNAS bersama Pemerintah bertanggung jawab untuk mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan: syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi dan akuntabilitas. Dalam rangka pelaksanaan pengelolaan zakat pada tingkat Kabupaten/Kota dibentuk BAZNAS Kabupaten/Kota. BAZNAS Kabupaten Pesawaran dibentuk dengan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.II/37/TAHUN 2015 tentang Pembentukan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten/Kota se-Indonesia. BAZNAS Kabupaten Pesawaran adalah lembaga yang melakukan pengelolaan zakat di tingkat Kabupaten yang bersifat mandiri dan bertanggungjawab kepada BAZNAS Provinsi dan Bupati Pesawaran. Selama 8 (delapan) tahun perjalanannya, dengan dukungan Bupati Pesawaran, BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah memainkan peran yang strategis di dalam pengelolaan dana sosial syariah, sebagai upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh Pokja dan Forum PKP Provinsi Lampung dan Peserta dari Perwakilan Pokja dan Forum PKP Kabupaten/Kota serta Mitra Pembangunan Air Minum dan Sanitasi. Semoga BAZNAS Kabupaten Pesawaran tetap amanah, istiqamah dan terus memberikan banyak manfaat kepada masyarakat di Kabupaten Pesawaran dan dapat memberikan motivasi bagi semua pihak yang berkepentingan dalam Penanganan Kemiskinan Ekstrim, Stunting dan Kumuh di Provinsi Lampung.

25-05-2022 | Ahmad Fudloli

Berita Pendistribusian

Artikel Terbaru

Menjadikan Sedekah Sebagai Gaya Hidup: Membangun Keberkahan Tanpa Menunggu Kemapanan
Menjadikan Sedekah Sebagai Gaya Hidup: Membangun Keberkahan Tanpa Menunggu Kemapanan
Dalam dinamika kehidupan modern, definisi "gaya hidup" sering kali terasosiasi dengan pola konsumsi dan pencapaian materi. Namun, BAZNAS Kabupaten Pesawaran hadir menawarkan perspektif yang lebih mulia dan bermakna: menjadikan sedekah sebagai bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian kita. Filosofi Memberi: Tak Perlu Menunggu Kaya Seringkali, niat berbagi tertunda oleh pemikiran bahwa sedekah hanya pantas dilakukan ketika kondisi finansial telah berlebih. Padahal, esensi kedermawanan tidak terletak pada nominal, melainkan pada konsistensi dan ketulusan hati. Sebuah adagium (pepatah) bijak mengingatkan kita: "Tak perlu menunggu kaya untuk bersedekah, tapi bersedekahlah agar hidupmu berkah." Kalimat ini bukan sekadar retorika, melainkan sebuah prinsip spiritual. Sedekah bukanlah aktivitas membuang sisa harta, melainkan upaya "memancing" keberkahan dan membersihkan rezeki yang kita peroleh. Dengan mengawali aktivitas pagi melalui sedekah harian, kita sedang menanam benih kebaikan yang—sedikit demi sedikit—akan menjadi bukit manfaat bagi sesama. Profesionalitas dalam Pengelolaan ZIS Kepercayaan adalah mata uang utama dalam dunia filantropi. BAZNAS Kabupaten Pesawaran berkomitmen menjaga integritas tersebut melalui dua pilar utama: Amanah & Transparan: Setiap rupiah yang Anda titipkan dikelola dengan sistem pencatatan yang akuntabel dan diaudit, memastikan dana publik terjaga amanahnya. Tepat Sasaran: Melalui pendataan yang valid (asesmen), penyaluran bantuan dipastikan sampai kepada asnaf yang benar-benar membutuhkan, menghindari tumpang tindih bantuan. Mari Mulai Langkah Kecil Hari Ini Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, aparatur pemerintah, dan pelaku usaha di Kabupaten Pesawaran untuk mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini. Jangan remehkan recehan yang Anda sisihkan setiap pagi, karena di tangan yang tepat, ia mampu menjadi penyambung hidup dan modal usaha bagi saudara-saudara kita. Jadikan sedekah bukan lagi sebagai beban, melainkan sebagai kebutuhan jiwa dan gaya hidup seorang muslim yang visioner. Salurkan Sedekah Anda Melalui: Bank Syariah Indonesia (BSI) No. Rek: 74.55.66.77.84 a.n. BAZNAS Kab. Pesawaran Untuk konfirmasi donasi dan layanan jemput zakat, silakan hubungi: 0812-7111-2600 BAZNAS Kabupaten Pesawaran – Semangat Melayani Umat, Mensejahterakan Rakyat.
11/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Dahsyatnya Doa Dua Malaikat di Pagi Hari: Antara Keberkahan dan Kerugian
Dahsyatnya Doa Dua Malaikat di Pagi Hari: Antara Keberkahan dan Kerugian
Setiap pagi bukan hanya awal dari aktivitas duniawi, tetapi juga momen spiritual yang sangat menentukan. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW, setiap kali fajar menyingsing dan seorang hamba terbangun, dua malaikat secara khusus turun ke bumi dengan membawa misi doa yang kontradiktif. Rasulullah SAW, bersabda: ‘An Abi Hurairah radhiyallaahu ’anhu: Annan Nabiyya shallallaahu ‘alaihi wasallam, qaala: Maa min yaumin yushbihul ’ibaadu fiihi illaa malakaani yanzilaani fayaquulu ahaduhumaa Allaahumma a’thi munfiqan khalafan, wayaquulul aakhar Allaahumma a’thi mumsikan talafan Artinya: Dari sahabat Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW, bersabda: ”Tiada seorang suatu hari ketika para hamba melewati paginya melainkan akan turun kepadanya dua malaikat yang salah satunya berdoa: ’Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya,’ dan malaikat satunya lagi berdoa: ’Ya Allah berikanlah kehancuran kepada orang yang menahan hartanya (kikir).’” (HR Bukhari dan Muslim) Pada hadis di atas dijelaskan bahwa misi kedua malaikat ini sangat bergantung pada bagaimana kita memperlakukan harta kita di pagi itu. Pertama, Jaminan Ganti Bagi Sang Dermawan Malaikat pertama berdoa: "Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya." Ini adalah kabar gembira bagi mereka yang gemar berbagi (berinfak). Doa malaikat ini menegaskan konsep matematika Ilahi: apa yang dikeluarkan di jalan Allah tidak akan hilang, melainkan akan diganti. Penggantian ini tidak melulu soal uang tunai yang kembali berlipat, tetapi bisa berupa: Kesehatan yang prima, ketenangan hati dan kebahagiaan keluarga, terhindar dari musibah yang memakan biaya besar, keberkahan dalam sisa harta yang dimiliki. Kedua, Ancaman Bagi Si Kikir Sebaliknya, malaikat kedua berdoa: "Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil)." Ini adalah peringatan keras. Menahan harta karena takut miskin justru mengundang doa kebinasaan. "Kebinasaan" di sini bisa berarti hilangnya keberkahan harta, uang yang habis untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, atau harta yang justru menjadi sumber masalah dan kegelisahan bagi pemiliknya. Hadis ini mengajarkan kita bahwa menahan harta tidak membuat kita kaya, dan memberi tidak membuat kita miskin. Justru, kunci pembuka rezeki di hari itu ada pada kemurahan hati kita di pagi hari. Mari jadikan sedekah (infaq) sebagai rutinitas pembuka hari, agar kita termasuk dalam golongan yang didoakan keberkahan dan penggantian rezeki oleh para malaikat, bukan golongan yang didoakan kehancuran.
02/12/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Di Dalam Hartamu, Ada Hak Bagi Orang Miskin
Di Dalam Hartamu, Ada Hak Bagi Orang Miskin
Di dalam al-Quran, Allah SWT, berfirman: wa fii amwaalihim haqqul lis-saa'ili wal-mahruum "Pada harta benda mereka ada hak bagi orang miskin yang meminta dan yang tidak meminta". Ayat ini menjelaskan bahwa di samping mereka melaksanakan salat wajib dan sunah, mereka juga selalu mengeluarkan infak fi sabilillah dengan mengeluarkan zakat wajib atau sumbangan derma atau sokongan sukarela karena mereka memandang bahwa pada harta-harta mereka itu ada hak fakir miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta bagian karena merasa malu untuk meminta. Imam Ibnu Jarir meriwayatkan sebuah hadis dari Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menerangkan siapa saja yang tergolong orang miskin, dengan sabdanya yang artinya: “Bukanlah orang miskin itu yang tidak diberi sebiji dan dua biji kurma atau sesuap dan dua suap makanan. Beliau ditanya, “(Jika demikian) siapakah yang dinamakan miskin itu?” Beliau menjawab, “Orang yang tidak mempunyai apa yang diperlukan dan tidak dikenal tempatnya sehingga tidak diberikan sedekah kepadanya. Itulah orang yang mahr?m tidak dapat bagian.” (Riwayat Ibnu Jar?r dari Ab? Hurairah) Di dalam Al-Qur’an terdapat tiga kelompok ayat yang selalu berdampingan, tidak dapat dipisahkan, yaitu perintah untuk salat dan mengeluarkan zakat, perintah agar taat kepada Allah dan rasul-Nya, dan perintah untuk bersyukur kepada Allah dan kedua ibu-bapak. Setelah Allah menerangkan sifat-sifat orang yang bertakwa, maka Allah menjelaskan bahwa mereka itu melihat dengan hati nurani tanda-tanda kekuasaan Allah pada alam kosmos, pada alam semesta yang melintang di sekelilingnya, di bumi dan di langit sehingga memiliki ketenangan jiwa, sebagai tanda seorang yang sudah makrifah kepada Allah.
09/11/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran

BAZNAS TV

BAZNAS PESAWARAN RAMADHAN

Penulis: Humas BAZNAS Pesawaran