WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Laksanakan Home Visit, Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Laksanakan Home Visit, Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik
Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran kembali memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan Gratis dan Pemberian Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik yang dilaksanakan secara langsung ke rumah penerima manfaat (home visit), Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, meliputi Jalan Sungai Langka, Jalan Wonoharjo Kurungan Nyawa, dan Jalan Negeri Sakti. Tim layanan terdiri dari satu dokter umum, satu bidan, serta dua staf Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran. Dalam pelaksanaannya, tim mendatangi rumah-rumah mustahik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Selain pemeriksaan oleh dokter dan bidan, para penerima manfaat juga mendapatkan obat-obatan sesuai kebutuhan medis, paket sembako, serta informasi mengenai layanan kesehatan yang tersedia di Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran. Sebanyak empat ibu hamil mustahik dan satu penerima manfaat lainnya mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan sosial dalam kegiatan tersebut. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memantau kondisi ibu hamil sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Dokter Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar menyampaikan bahwa kegiatan home visit menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan. "Kami ingin memastikan para ibu hamil mustahik tetap mendapatkan pemantauan kesehatan yang baik meskipun memiliki keterbatasan dalam menjangkau layanan kesehatan. Melalui home visit ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung sekaligus memberikan edukasi dan dukungan yang dibutuhkan," ujar dokter Redha. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi mustahik, khususnya ibu hamil, memantau kondisi kesehatan secara berkala, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga melalui penyaluran paket sembako. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran dengan masyarakat penerima manfaat. Melalui pelayanan yang diberikan secara langsung ke rumah, diharapkan para ibu hamil dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih sehat, aman, dan terpantau, sehingga turut mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan calon bayi. Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan mustahik melalui program-program kesehatan yang berkelanjutan. Salam Sehat. #CahayaZakat #BaznasRI #BaznasKabupatenPesawaran #RumahSehatBaznasPesawaran
18/06/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat, Edukasi Diabetes, dan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Mustahik
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat, Edukasi Diabetes, dan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Mustahik
Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran sukses menyelenggarakan kegiatan promotif, preventif, dan pelayanan kesehatan langsung. Acara yang bertajuk “Giat RSB Pesawaran Senam Sehat, Edukasi Kesehatan Tema Diabetes Mellitus dan Pelayanan Kesehatan Gratis” ini dilaksanakan pada hari Jumat, (22/5/2025), mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan dihadiri oleh 31 orang penerima manfaat (mustahik). Untuk memastikan kelancaran acara dan kualitas pelayanan medis, RSB Pesawaran menerjunkan tim yang terdiri dari 1 orang Dokter Umum, 1 orang Bidan, serta 2 orang staf. Rangkaian acara disusun secara terpadu agar warga mendapatkan manfaat yang menyeluruh. Alur kegiatan dimulai dengan doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi senam sehat bersama untuk meningkatkan kebugaran tubuh peserta. Setelah berolahraga, warga mendapatkan edukasi kesehatan yang disampaikan langsung oleh Dokter Umum mengenai pencegahan, pola hidup sehat, serta pengelolaan penyakit Diabetes Mellitus. Untuk memeriahkan suasana dan memancing antusiasme, panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta yang aktif bertanya pada sesi edukasi. Setelah itu, warga diarahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, khususnya pengecekan glukosa darah. Acara kemudian ditutup dengan pembagian snack ringan dan penutupan. Terkait pelaksanaan giat ini, Kepala RSB Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. menyampaikan bahwa program ini sengaja dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara mudah dan terjangkau. "Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, menerapkan pola hidup sehat, serta memahami bahaya dan pencegahan Diabetes Mellitus. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan sosial antara tenaga kesehatan dan masyarakat serta memberikan pelayanan kesehatan yang bermanfaat bagi warga yang membutuhkan," jelas dr. Redha. Melalui pendekatan yang menyeluruh ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan fisik secara cuma-cuma, tetapi juga dibekali dengan pengetahuan kesehatan yang lebih baik dan motivasi untuk terus menjaga pola hidup sehat. "Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tercipta masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan peduli terhadap kondisi kesehatannya. Salam Sehat, Terima Kasih," tutupnya. #cahayazakat #BaznasRI #BaznasKabupatenPesawaran #RumahsehatBaznasPesawaran
22/05/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Pesawaran Salurkan Bantuan BERKAT untuk Warga Korban Rumah Roboh di Kedondong
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Pesawaran Salurkan Bantuan BERKAT untuk Warga Korban Rumah Roboh di Kedondong
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran kembali membuktikan sinergi nyata dalam merespons musibah warga. Sebagai bentuk simpati dan penanganan darurat, Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., menyerahkan langsung bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) kepada Ibu Amelia, warga Dusun Tanjung Sari, Desa Kedondong, Sabtu (16/5/2026). Bantuan kemanusiaan ini diberikan menyusul robohnya kediaman keluarga tersebut yang berada di kawasan dataran tinggi pada Jumat (8/5/2026). Bantuan kemanusiaan ini diserahkan sebagai bentuk simpati sekaligus penanganan darurat atas musibah yang menimpa keluarga Ibu Amelia, menyusul robohnya kediaman mereka di kawasan dataran tinggi pada Jumat (8/5/2026) lalu. Mengingat kondisi infrastruktur jalan menuju lokasi rumah Ibu Amelia yang kurang memungkinkan untuk dilalui oleh rombongan, prosesi penyerahan bantuan dilakukan di kediaman ibu kandung dari Ibu Amelia. Lokasi ini dipilih karena letaknya yang terbilang berdekatan dengan tempat kejadian, sehingga esensi empati dan penyerahan bantuan dapat tetap berjalan dengan lancar dan khidmat. Dalam kunjungan kemanusiaan ini, Bupati Nanda Indira turut didampingi oleh jajaran terkait, di antaranya Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., Plt. Kabag Kesra Setdakab Pesawaran, Ibu Tri Indiyastuti, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kedondong, serta para pamong desa setempat yang turut memfasilitasi jalannya acara. Menanggapi penyaluran bantuan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., menyampaikan simpati mendalam sekaligus menegaskan komitmen lembaganya dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. "Program BERKAT ini adalah wujud nyata kehadiran BAZNAS bersama Pemerintah Daerah dalam merangkul masyarakat yang tengah diuji oleh musibah. Kami sangat berharap bantuan ini mampu meringankan beban Ibu Amelia dan keluarga, agar mereka dapat segera kembali membangun dan menempati hunian yang layak, sehat, serta aman. Penyaluran ini juga merupakan bentuk pertanggungjawaban kami dalam menyampaikan amanah kebaikan dari para muzaki kepada para mustahik secara tepat sasaran," ungkap Hi. Hamid. Kolaborasi tanggap darurat antara BAZNAS dan Pemkab Pesawaran ini diharapkan tidak hanya mengembalikan tempat berteduh bagi keluarga Ibu Amelia, tetapi juga mampu memantik semangat gotong royong serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat Pesawaran. Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama. Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
16/05/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran

Agenda Pimpinan

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hadiri Rakornas BAZNAS Tahun 2023
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hadiri Rakornas BAZNAS Tahun 2023
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2023 pada hari Rabu-Jumat, 20-22 September 2023 di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Jakarta Pusat. Hajat akbar nasional yang mengusung tema “Integrasi Pengelolaan Zakat Dengan Prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI” ini dihadiri oleh kurang lebih 1.500 peserta yang terdiri dari pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota. Turut hadir dalam pembukaan acara Rakornas BAZNAS 2023 Menteri Agama (Menag) RI, H. Yaqut Cholil Qoumas, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, Moh. Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Ir. M Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, Ph.D, Rizaludin Kurniawan, M.Si, Saidah Sakwan, MA, Kolonel Caj. (Purn) Drs. Nur Chamdani, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Deputi I BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta, Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM Imadadun Rahmat, M.Si dan Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA. Juga hadir dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ketua, Hi. A. Hamid S., SH., MM., Waka II, Ust. Rohim, SHI, Waka III, Ust. M. Robani, Sekretaris, Ust. Bahri, SE, ME.Sy, Kepala Sekretariat, Ahmad Fudloli.

20-09-2023 | Ahmad Fudloli

Songsong HUT ke-22 BAZNAS, BAZNAS Pesawaran Agendakan Sejumlah Kegiatan
Songsong HUT ke-22 BAZNAS, BAZNAS Pesawaran Agendakan Sejumlah Kegiatan
Menyambut HUT ke-22 BAZNAS yang puncaknya akan diperingati pada hari Selasa (17/1/2023), BAZNAS Kabupaten Pesawaran akan menggelar sejumlah kegiatan, diantaranya khataman al-quran, santunan anak yatim piatu dan dluafa`, dsb. Pada hari Sabtu, (14/1/2023) bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran Unit Pimpinan di Desa Sukabanjar, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pesawaran telah dilaksanakan Rapat Pimpinan BAZNAS Kab. Pesawaran dalam rangka membahas teknis pelaksanaan kegiatan yang dimaksud. Hadir dalam Rapim tersebut, Sekretaris Dewan Pembina, Razak, S.Sos, Ketua BAZNAS Kab. Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., Waka I, KH. Endang Zainal Khidir, Waka III, M. Robani, Waka IV, Aripudin, Kepala Sekretariat dan Staf. Semoga Allah berikan kemudahan, kelancaran dan sukse dalam pelaksanaanya. Aamiin.

14-01-2023 | Ahmad Fudloli

Kontribusi BAZNAS Pesawaran Jadi Narasumber dalam Panel Discussion Pokja PKP di Lampung
Kontribusi BAZNAS Pesawaran Jadi Narasumber dalam Panel Discussion Pokja PKP di Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Lampung mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Awal Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Tahun 2022 dalam rangka memperkuat peran Pokja PKP dalam implementasi penanganan kemiskinan ekstrim, stunting dan kumuh di Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Horison Lampung, Rabu (25/05/2022). Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran berkesempatan menjadi narasumber dalam panel discussion kegiatan dengan tema “Best Practice BAZNAS Kabupaten Pesawaran Dalam Peningkatan Kualitas Hunian Masyarakat”. Untuk diketahui bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional. Lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat semakin mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. Dalam UU tersebut, BAZNAS dinyatakan sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. Dengan demikian, BAZNAS bersama Pemerintah bertanggung jawab untuk mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan: syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi dan akuntabilitas. Dalam rangka pelaksanaan pengelolaan zakat pada tingkat Kabupaten/Kota dibentuk BAZNAS Kabupaten/Kota. BAZNAS Kabupaten Pesawaran dibentuk dengan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.II/37/TAHUN 2015 tentang Pembentukan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten/Kota se-Indonesia. BAZNAS Kabupaten Pesawaran adalah lembaga yang melakukan pengelolaan zakat di tingkat Kabupaten yang bersifat mandiri dan bertanggungjawab kepada BAZNAS Provinsi dan Bupati Pesawaran. Selama 8 (delapan) tahun perjalanannya, dengan dukungan Bupati Pesawaran, BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah memainkan peran yang strategis di dalam pengelolaan dana sosial syariah, sebagai upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh Pokja dan Forum PKP Provinsi Lampung dan Peserta dari Perwakilan Pokja dan Forum PKP Kabupaten/Kota serta Mitra Pembangunan Air Minum dan Sanitasi. Semoga BAZNAS Kabupaten Pesawaran tetap amanah, istiqamah dan terus memberikan banyak manfaat kepada masyarakat di Kabupaten Pesawaran dan dapat memberikan motivasi bagi semua pihak yang berkepentingan dalam Penanganan Kemiskinan Ekstrim, Stunting dan Kumuh di Provinsi Lampung.

25-05-2022 | Ahmad Fudloli

Berita Pendistribusian

Artikel Terbaru

Menjadikan Sedekah Sebagai Gaya Hidup: Membangun Keberkahan Tanpa Menunggu Kemapanan
Menjadikan Sedekah Sebagai Gaya Hidup: Membangun Keberkahan Tanpa Menunggu Kemapanan
Dalam dinamika kehidupan modern, definisi "gaya hidup" sering kali terasosiasi dengan pola konsumsi dan pencapaian materi. Namun, BAZNAS Kabupaten Pesawaran hadir menawarkan perspektif yang lebih mulia dan bermakna: menjadikan sedekah sebagai bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian kita. Filosofi Memberi: Tak Perlu Menunggu Kaya Seringkali, niat berbagi tertunda oleh pemikiran bahwa sedekah hanya pantas dilakukan ketika kondisi finansial telah berlebih. Padahal, esensi kedermawanan tidak terletak pada nominal, melainkan pada konsistensi dan ketulusan hati. Sebuah adagium (pepatah) bijak mengingatkan kita: "Tak perlu menunggu kaya untuk bersedekah, tapi bersedekahlah agar hidupmu berkah." Kalimat ini bukan sekadar retorika, melainkan sebuah prinsip spiritual. Sedekah bukanlah aktivitas membuang sisa harta, melainkan upaya "memancing" keberkahan dan membersihkan rezeki yang kita peroleh. Dengan mengawali aktivitas pagi melalui sedekah harian, kita sedang menanam benih kebaikan yang—sedikit demi sedikit—akan menjadi bukit manfaat bagi sesama. Profesionalitas dalam Pengelolaan ZIS Kepercayaan adalah mata uang utama dalam dunia filantropi. BAZNAS Kabupaten Pesawaran berkomitmen menjaga integritas tersebut melalui dua pilar utama: Amanah & Transparan: Setiap rupiah yang Anda titipkan dikelola dengan sistem pencatatan yang akuntabel dan diaudit, memastikan dana publik terjaga amanahnya. Tepat Sasaran: Melalui pendataan yang valid (asesmen), penyaluran bantuan dipastikan sampai kepada asnaf yang benar-benar membutuhkan, menghindari tumpang tindih bantuan. Mari Mulai Langkah Kecil Hari Ini Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, aparatur pemerintah, dan pelaku usaha di Kabupaten Pesawaran untuk mengambil bagian dalam gerakan kebaikan ini. Jangan remehkan recehan yang Anda sisihkan setiap pagi, karena di tangan yang tepat, ia mampu menjadi penyambung hidup dan modal usaha bagi saudara-saudara kita. Jadikan sedekah bukan lagi sebagai beban, melainkan sebagai kebutuhan jiwa dan gaya hidup seorang muslim yang visioner. Salurkan Sedekah Anda Melalui: Bank Syariah Indonesia (BSI) No. Rek: 74.55.66.77.84 a.n. BAZNAS Kab. Pesawaran Untuk konfirmasi donasi dan layanan jemput zakat, silakan hubungi: 0812-7111-2600 BAZNAS Kabupaten Pesawaran – Semangat Melayani Umat, Mensejahterakan Rakyat.
11/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Dahsyatnya Doa Dua Malaikat di Pagi Hari: Antara Keberkahan dan Kerugian
Dahsyatnya Doa Dua Malaikat di Pagi Hari: Antara Keberkahan dan Kerugian
Setiap pagi bukan hanya awal dari aktivitas duniawi, tetapi juga momen spiritual yang sangat menentukan. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW, setiap kali fajar menyingsing dan seorang hamba terbangun, dua malaikat secara khusus turun ke bumi dengan membawa misi doa yang kontradiktif. Rasulullah SAW, bersabda: ‘An Abi Hurairah radhiyallaahu ’anhu: Annan Nabiyya shallallaahu ‘alaihi wasallam, qaala: Maa min yaumin yushbihul ’ibaadu fiihi illaa malakaani yanzilaani fayaquulu ahaduhumaa Allaahumma a’thi munfiqan khalafan, wayaquulul aakhar Allaahumma a’thi mumsikan talafan Artinya: Dari sahabat Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW, bersabda: ”Tiada seorang suatu hari ketika para hamba melewati paginya melainkan akan turun kepadanya dua malaikat yang salah satunya berdoa: ’Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya,’ dan malaikat satunya lagi berdoa: ’Ya Allah berikanlah kehancuran kepada orang yang menahan hartanya (kikir).’” (HR Bukhari dan Muslim) Pada hadis di atas dijelaskan bahwa misi kedua malaikat ini sangat bergantung pada bagaimana kita memperlakukan harta kita di pagi itu. Pertama, Jaminan Ganti Bagi Sang Dermawan Malaikat pertama berdoa: "Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya." Ini adalah kabar gembira bagi mereka yang gemar berbagi (berinfak). Doa malaikat ini menegaskan konsep matematika Ilahi: apa yang dikeluarkan di jalan Allah tidak akan hilang, melainkan akan diganti. Penggantian ini tidak melulu soal uang tunai yang kembali berlipat, tetapi bisa berupa: Kesehatan yang prima, ketenangan hati dan kebahagiaan keluarga, terhindar dari musibah yang memakan biaya besar, keberkahan dalam sisa harta yang dimiliki. Kedua, Ancaman Bagi Si Kikir Sebaliknya, malaikat kedua berdoa: "Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil)." Ini adalah peringatan keras. Menahan harta karena takut miskin justru mengundang doa kebinasaan. "Kebinasaan" di sini bisa berarti hilangnya keberkahan harta, uang yang habis untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, atau harta yang justru menjadi sumber masalah dan kegelisahan bagi pemiliknya. Hadis ini mengajarkan kita bahwa menahan harta tidak membuat kita kaya, dan memberi tidak membuat kita miskin. Justru, kunci pembuka rezeki di hari itu ada pada kemurahan hati kita di pagi hari. Mari jadikan sedekah (infaq) sebagai rutinitas pembuka hari, agar kita termasuk dalam golongan yang didoakan keberkahan dan penggantian rezeki oleh para malaikat, bukan golongan yang didoakan kehancuran.
02/12/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Di Dalam Hartamu, Ada Hak Bagi Orang Miskin
Di Dalam Hartamu, Ada Hak Bagi Orang Miskin
Di dalam al-Quran, Allah SWT, berfirman: wa fii amwaalihim haqqul lis-saa'ili wal-mahruum "Pada harta benda mereka ada hak bagi orang miskin yang meminta dan yang tidak meminta". Ayat ini menjelaskan bahwa di samping mereka melaksanakan salat wajib dan sunah, mereka juga selalu mengeluarkan infak fi sabilillah dengan mengeluarkan zakat wajib atau sumbangan derma atau sokongan sukarela karena mereka memandang bahwa pada harta-harta mereka itu ada hak fakir miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta bagian karena merasa malu untuk meminta. Imam Ibnu Jarir meriwayatkan sebuah hadis dari Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menerangkan siapa saja yang tergolong orang miskin, dengan sabdanya yang artinya: “Bukanlah orang miskin itu yang tidak diberi sebiji dan dua biji kurma atau sesuap dan dua suap makanan. Beliau ditanya, “(Jika demikian) siapakah yang dinamakan miskin itu?” Beliau menjawab, “Orang yang tidak mempunyai apa yang diperlukan dan tidak dikenal tempatnya sehingga tidak diberikan sedekah kepadanya. Itulah orang yang mahr?m tidak dapat bagian.” (Riwayat Ibnu Jar?r dari Ab? Hurairah) Di dalam Al-Qur’an terdapat tiga kelompok ayat yang selalu berdampingan, tidak dapat dipisahkan, yaitu perintah untuk salat dan mengeluarkan zakat, perintah agar taat kepada Allah dan rasul-Nya, dan perintah untuk bersyukur kepada Allah dan kedua ibu-bapak. Setelah Allah menerangkan sifat-sifat orang yang bertakwa, maka Allah menjelaskan bahwa mereka itu melihat dengan hati nurani tanda-tanda kekuasaan Allah pada alam kosmos, pada alam semesta yang melintang di sekelilingnya, di bumi dan di langit sehingga memiliki ketenangan jiwa, sebagai tanda seorang yang sudah makrifah kepada Allah.
09/11/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran

BAZNAS TV

BAZNAS PESAWARAN RAMADHAN

Penulis: Humas BAZNAS Pesawaran