WhatsApp Icon
Ketua BAZNAS Kota Batam Kunjungi RSB Pesawaran, Apresiasi Dedikasi Nakes

PESAWARAN - Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran menerima kunjungan kehormatan dari Ketua BAZNAS Kota Batam pada Senin (04/05/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan tata kelola layanan kesehatan bagi kaum dhuafa serta bentuk dukungan moril terhadap para pejuang kemanusiaan di garda terdepan.

Apresiasi Tinggi untuk Tenaga Kesehatan

Dalam kunjungannya, Ketua BAZNAS Kota Batam menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSB Pesawaran. Beliau menilai dedikasi para dokter, perawat, dan staf pendukung dalam melayani pasien dengan penuh empati adalah cermin nyata dari kebermanfaatan dana zakat.

 "Kami melihat ketulusan yang luar biasa di sini. Menjadi Nakes di Rumah Sehat bukan sekadar profesi, melainkan bentuk pengabdian untuk memastikan mustahik mendapatkan hak kesehatan yang layak dan bermartabat," ujar Ketua BAZNAS Kota Batam di sela-sela peninjauan fasilitas medis.

 

Arahan Pengelolaan Pelayanan Mustahik

Selain memberikan apresiasi, kunjungan ini juga diisi dengan diskusi strategis mengenai optimalisasi pelayanan. Ketua BAZNAS Kota Batam memberikan arahan penting terkait tata kelola RSB agar tetap konsisten pada khitahnya sebagai pusat pelayanan mustahik.

 

Beberapa poin utama dalam arahan tersebut meliputi:

Standarisasi Layanan: Memastikan prosedur pelayanan tetap profesional tanpa membeda-bedakan latar belakang ekonomi pasien.

Responsivitas: Meningkatkan kecepatan penanganan darurat bagi pasien dari kalangan kurang mampu.

Transparansi dan Akuntabilitas: Menjaga kepercayaan muzzaki dengan pengelolaan operasional rumah sakit yang transparan.

Komitmen RSB Pesawaran

Pihak manajemen RSB Pesawaran menyambut hangat kunjungan serta arahan tersebut. Sinergi antarwilayah ini diharapkan dapat memicu inovasi baru dalam program-program kesehatan berbasis zakat, sehingga jangkauan manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pesawaran dan sekitarnya.

Kunjungan diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol soliditas lembaga zakat dalam membangun kesehatan umat.

 

04/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
Optimalkan Pengelolaan ZIS, BAZNAS Pesawaran bersama BAZNAS Kota Batam  Gelar Forum Berbagi Ilmu dan Pengalaman

PESAWARAN – BAZNAS Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kota Batam dalam rangka kegiatan Berbagi Ilmu dan Berbagi Pengalaman guna memaksimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi kedua lembaga untuk saling bertukar inovasi dalam melayani umat.

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyambut langsung kehadiran Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, M.Pd.I. di Kantor BAZNAS Pesawaran Pada Senin 04/05/2026. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang ikut serta dalam forum diskusi intensif mengenai tata kelola zakat yang akuntabel dan efektif.

Kolaborasi Lintas Daerah

Seluruh pimpinan BAZNAS Pesawaran menyambut hangat kehadiran Habib Soleh. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan strategi pengumpulan zakat serta program pendayagunaan yang telah berhasil dijalankan di masing-masing daerah.

Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan BAZNAS Pesawaran dalam membagikan pengalaman pengelolaan ZIS di wilayahnya. Menurutnya, dinamika pengelolaan zakat di setiap daerah memiliki keunikan yang bisa menjadi pelajaran berharga bagi daerah lain.

Fokus Utama Diskusi

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menyoroti beberapa poin penting dalam pengelolaan ZIS, antara lain:

Optimalisasi Pengumpulan: Strategi menjangkau muzzaki secara lebih luas dan efektif.

Manajemen Organisasi: Penguatan tata kelola administrasi dan SDM di internal BAZNAS.

Penyaluran Produktif: Berbagi pengalaman mengenai program pemberdayaan ekonomi yang mampu mengubah taraf hidup mustahik.

Membangun Kemaslahatan Bersama

Pimpinan BAZNAS Pesawaran berharap kunjungan dan dialog ini dapat mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kualitas layanan kedua lembaga. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan inovasi baru yang mampu mendorong peningkatan perolehan ZIS serta ketepatan sasaran dalam penyalurannya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi berkelanjutan demi kemajuan zakat nasional, khususnya di Kabupaten Pesawaran dan Kota Batam.

04/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
KIP Puji Komitmen Transparansi BAZNAS di Hari Keterbukaan Informasi Nasional 2026

Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menjunjung tinggi transparansi mendapat apresiasi penuh dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KIP, Arya Sandhiyudha, Ph.D., dalam acara "Pemaparan Hasil Penelitian Alumni Beasiswa Riset BAZNAS", Kamis (30/4/2026), yang bertepatan dengan peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional.

Arya menilai, BAZNAS tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif, melainkan berhasil membangun tata kelola informasi berbasis data dan riset demi kemaslahatan umat.

"Saya melihat BAZNAS dengan menggelar acara ini menunjukkan bahwa BAZNAS memang punya pendekatan terhadap keterbukaan informasi publik. Jadi, jarang nih ada badan publik yang merayakan keterbukaan informasi publik dengan cara melakukan uji penelitian, apalagi dibikin penelitiannya bagus banget tadi saya nyimak dan saya nyatet juga," jelas Arya dalam sambutannya.

Dedikasi Arya terhadap tata kelola zakat terlihat dari keputusannya untuk memprioritaskan hadir di BAZNAS, mengesampingkan berbagai agenda lainnya pada hari tersebut.

Jadi, saya itu undangan di Hari Keterbukaan Informasi Nasional hari ini tuh banyak sekali ya, tapi saya memang memilih BAZNAS. Alasannya jelas, karena ini kan terkait dengan umat. BAZNAS juga terus terang saya bimbing langsung bagaimana BAZNAS bisa meningkat terus dalam pemeringkatan keterbukaan informasi publik. Jadi, saya memberikan atensi serius,” tuturnya.

Lebih jauh, Arya menekankan bahwa di era digital ini, tata kelola amil yang baik (Good Amil Governance) dan transparansi audit menjadi kunci utama. Lembaga zakat tidak bisa lagi hanya mengandalkan nilai etik internal, tetapi harus tanggap merespons masyarakat informasi yang kian kritis.

"Persoalan mendasarnya adalah masyarakat kita menganggap penting tidak audit itu? Jadi, akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi itu kan prinsip-prinsip yang sebenarnya populernya dari rumpun dunia Barat yang seakan-akan umat itu tidak merasa perlu dengan tema-tema itu. Saya punya kesimpulan sebenarnya umat itu justru harus melampaui religiusitas dia,” paparnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Divisi Program Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum., menegaskan bahwa tema acara sengaja dihubungkan dengan momentum nasional.

Bahwa tema yang kita angkat pada kali ini adalah berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas dalam membangun kepercayaan publik di era keterbukaan informasi, tepat di Hari Keterbukaan Informasi Nasional,” jelas Farid.

Ia berharap, hasil riset dari para alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) ini mampu memperkokoh kepercayaan muzaki (pemberi zakat) terhadap tata kelola lembaga.

Melalui riset-riset ini, BAZNAS berupaya melakukan kontekstualisasi dan reinterpretasi terhadap pengelolaan zakat agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan tata kelola yang lebih baik, kepercayaan muzaki diharapkan terus meningkat sehingga manfaat yang diterima oleh para mustahik pun menjadi lebih optimal,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, seperti Deputi I M. Arifin Purwakananta dan Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri. Hadir pula perwakilan Badan Pengurus LAZISMU Pusat Artati Haris, serta para pemapar riset yakni Hidayaneu Farchatunnisa (Alumni Magister UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2023) dan Muhammad Nur Al Fatih Ilham (Alumni Sarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta 2022).

PPID BAZNAS Pesawaran

Di tingkat daerah, semangat keterbukaan informasi publik juga diimplementasikan secara nyata. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., memastikan bahwa masyarakat diberikan keleluasaan untuk mengakses informasi BAZNAS melalui kantor digital resmi mereka di kabpesawaran.baznas.go.id/.

"Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPID) ini bisa diakses di website," ujar Hi. Hamid.

Langkah ini merupakan perwujudan dari amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

BAZNAS Pesawaran berupaya meningkatkan transparansi, mendorong akuntabilitas, serta memudahkan akses informasi bagi masyarakat,” tambahnya.

Upaya penyempurnaan layanan informasi publik ini tidak hanya berlaku di Pesawaran, melainkan digerakkan serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

"Kami sudah mengikuti sosialisasi oleh BAZNAS Provinsi akhir April 2026 lalu. Tak hanya PPID, juga membentuk Satuan Audit Internal (SAI) sehingga badan publik -- BAZNAS ini lebih transparan dan akuntabilitas dalam mengelola dana umat, serta kerja amil untuk melayani muzaki maupun mustahik," pungkasnya.

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Pimpinan dan Amil BAZNAS Pesawaran Ikuti Kelas Hukum: Perkuat Tata Kelola dan Regulasi Pembentukan LAZ

Pimpinan dan amil BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengikuti Kelas Hukum Vol. 3 Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Pusdiklat BAZNAS, Senin (27/04/2026). Mengusung tema "Sosialisasi Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemberian Rekomendasi BAZNAS dalam Pembentukan LAZ dan Pembentukan Perwakilan LAZ", agenda ini bertujuan memperkokoh pemahaman regulasi dan tata kelola kelembagaan zakat nasional.

Pimpinan Bidang Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., dalam arahannya menekankan esensi kepatuhan terhadap regulasi pembentukan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Ia menyoroti bahwa penguatan fungsi pengawasan adalah kunci utama agar pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Penjabaran teknis kemudian disampaikan oleh Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI, Mulya Dwi Harto. Ia menguraikan mekanisme pemberian rekomendasi BAZNAS yang kini terintegrasi secara digital melalui sistem Kementerian Agama (Simzat Kemenag). Alur perizinan tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, meliputi tahapan pengajuan, verifikasi administrasi, penelaahan rekam jejak lembaga, hingga validasi, visitasi lapangan, dan sidang pleno penetapan.

Diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS serta LAZ se-Indonesia, forum ini diharapkan mampu mendorong implementasi Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 secara tepat sasaran. Dengan pemahaman yang komprehensif, proses pembentukan LAZ di Kabupaten Pesawaran dan seluruh Indonesia dapat berjalan sesuai regulasi, guna memberikan dampak yang optimal bagi pengelolaan zakat di tanah air.***

Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama.

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

BSI: 74.55.66.77.84

BNI: 12.10.83.84.13

Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871

(a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)

 

Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah

27/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Lampung Bangun Ekosistem Zakat Berbasis Riset

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung di Bandar Lampung, Jumat (24/4/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar lebih terarah, akuntabel, dan berbasis data.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Penais, Wakaf, dan Zakat Kemenag Lampung Drs. H. Makmur, M.Ag., tim Satuan Audit Internal (SAI) Maulana Isnain dan Ernalia, serta perwakilan Zakat Study Center.

Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, menekankan urgensi kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat. Menurutnya, pergerakan masif lembaga harus didukung oleh company profile yang merepresentasikan profesionalisme demi membangun kepercayaan publik, serta optimalisasi peran PPID dalam menjamin transparansi informasi.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa penguatan tata kelola zakat tidak boleh hanya berkutat pada aspek penghimpunan dan distribusi, melainkan harus ditopang oleh riset dan inovasi sebagai landasan kebijakan yang berkelanjutan.

"Kerja-kerja amil BAZNAS harus berdasarkan hasil riset, bukan asumsi pribadi atau kelompok atau golongan," tegas wartawan senior tersebut.

Sejalan dengan visi itu, Direktur Zakat Study Center, Muhammad Syauqi Al Muhdhar, memaparkan arah pengembangan riset zakat sebagai fondasi pengambilan keputusan strategis.

"Riset ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan penguatan tata kelola zakat di daerah, sejalan dengan harapan Gubernur Lampung agar pengelolaan zakat di Lampung dapat berkembang menjadi rujukan yang lebih luas," kata mahasiswa doktoral Universitas Kebangsaan Malaysia itu.

Fokus utama pembahasan bermuara pada pembentukan Ekosistem Zakat Innovation Hub, sebuah pusat keunggulan berbasis riset dan pemberdayaan. Melalui inisiatif ini, pengelolaan zakat di Lampung ditargetkan menjadi “laboratorium zakat dunia” yang melahirkan model pemberdayaan yang inovatif, terukur, dan dapat direplikasi di berbagai wilayah.

Syauqi menambahkan, misi utama ekosistem ini mencakup penyediaan data akurat, pembangunan ekosistem pelatihan lintas sektor, dan implementasi model pemberdayaan berkelanjutan. Riset kontemporer ini juga diharapkan mampu menjadi panduan strategi pemberdayaan sekaligus dasar penyusunan kurikulum program zakat.

Proyek riset ini ditargetkan rampung dalam tiga bulan. Hasilnya akan menjadi momentum bagi BAZNAS kabupaten/kota untuk menata ulang sistem penghimpunan dan pendistribusian ZIS, serta mengintegrasikan program lintas daerah.

Rakor ini menegaskan komitmen BAZNAS Lampung untuk mentransformasi zakat—tidak hanya sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi sebagai kekuatan ekonomi umat yang dikelola secara profesional, berbasis data, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama.

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

BSI: 74.55.66.77.84

BNI: 12.10.83.84.13

Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871

(a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)

Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah

25/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

Ketua BAZNAS Kota Batam Kunjungi RSB Pesawaran, Apresiasi Dedikasi Nakes
Ketua BAZNAS Kota Batam Kunjungi RSB Pesawaran, Apresiasi Dedikasi Nakes
PESAWARAN - Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran menerima kunjungan kehormatan dari Ketua BAZNAS Kota Batam pada Senin (04/05/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan tata kelola layanan kesehatan bagi kaum dhuafa serta bentuk dukungan moril terhadap para pejuang kemanusiaan di garda terdepan. Apresiasi Tinggi untuk Tenaga Kesehatan Dalam kunjungannya, Ketua BAZNAS Kota Batam menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSB Pesawaran. Beliau menilai dedikasi para dokter, perawat, dan staf pendukung dalam melayani pasien dengan penuh empati adalah cermin nyata dari kebermanfaatan dana zakat. "Kami melihat ketulusan yang luar biasa di sini. Menjadi Nakes di Rumah Sehat bukan sekadar profesi, melainkan bentuk pengabdian untuk memastikan mustahik mendapatkan hak kesehatan yang layak dan bermartabat," ujar Ketua BAZNAS Kota Batam di sela-sela peninjauan fasilitas medis. Arahan Pengelolaan Pelayanan Mustahik Selain memberikan apresiasi, kunjungan ini juga diisi dengan diskusi strategis mengenai optimalisasi pelayanan. Ketua BAZNAS Kota Batam memberikan arahan penting terkait tata kelola RSB agar tetap konsisten pada khitahnya sebagai pusat pelayanan mustahik. Beberapa poin utama dalam arahan tersebut meliputi: Standarisasi Layanan: Memastikan prosedur pelayanan tetap profesional tanpa membeda-bedakan latar belakang ekonomi pasien. Responsivitas: Meningkatkan kecepatan penanganan darurat bagi pasien dari kalangan kurang mampu. Transparansi dan Akuntabilitas: Menjaga kepercayaan muzzaki dengan pengelolaan operasional rumah sakit yang transparan. Komitmen RSB Pesawaran Pihak manajemen RSB Pesawaran menyambut hangat kunjungan serta arahan tersebut. Sinergi antarwilayah ini diharapkan dapat memicu inovasi baru dalam program-program kesehatan berbasis zakat, sehingga jangkauan manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pesawaran dan sekitarnya. Kunjungan diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol soliditas lembaga zakat dalam membangun kesehatan umat.
BERITA04/05/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Optimalkan Pengelolaan ZIS, BAZNAS Pesawaran bersama BAZNAS Kota Batam  Gelar Forum Berbagi Ilmu dan Pengalaman
Optimalkan Pengelolaan ZIS, BAZNAS Pesawaran bersama BAZNAS Kota Batam Gelar Forum Berbagi Ilmu dan Pengalaman
PESAWARAN – BAZNAS Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kota Batam dalam rangka kegiatan Berbagi Ilmu dan Berbagi Pengalaman guna memaksimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi kedua lembaga untuk saling bertukar inovasi dalam melayani umat. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyambut langsung kehadiran Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, M.Pd.I. di Kantor BAZNAS Pesawaran Pada Senin 04/05/2026. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang ikut serta dalam forum diskusi intensif mengenai tata kelola zakat yang akuntabel dan efektif. Kolaborasi Lintas Daerah Seluruh pimpinan BAZNAS Pesawaran menyambut hangat kehadiran Habib Soleh. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan strategi pengumpulan zakat serta program pendayagunaan yang telah berhasil dijalankan di masing-masing daerah. Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan BAZNAS Pesawaran dalam membagikan pengalaman pengelolaan ZIS di wilayahnya. Menurutnya, dinamika pengelolaan zakat di setiap daerah memiliki keunikan yang bisa menjadi pelajaran berharga bagi daerah lain. Fokus Utama Diskusi Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menyoroti beberapa poin penting dalam pengelolaan ZIS, antara lain: Optimalisasi Pengumpulan: Strategi menjangkau muzzaki secara lebih luas dan efektif. Manajemen Organisasi: Penguatan tata kelola administrasi dan SDM di internal BAZNAS. Penyaluran Produktif: Berbagi pengalaman mengenai program pemberdayaan ekonomi yang mampu mengubah taraf hidup mustahik. Membangun Kemaslahatan Bersama Pimpinan BAZNAS Pesawaran berharap kunjungan dan dialog ini dapat mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kualitas layanan kedua lembaga. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan inovasi baru yang mampu mendorong peningkatan perolehan ZIS serta ketepatan sasaran dalam penyalurannya. Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi berkelanjutan demi kemajuan zakat nasional, khususnya di Kabupaten Pesawaran dan Kota Batam.
BERITA04/05/2026 | Humas Baznas Pesawaran
KIP Puji Komitmen Transparansi BAZNAS di Hari Keterbukaan Informasi Nasional 2026
KIP Puji Komitmen Transparansi BAZNAS di Hari Keterbukaan Informasi Nasional 2026
Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menjunjung tinggi transparansi mendapat apresiasi penuh dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KIP, Arya Sandhiyudha, Ph.D., dalam acara "Pemaparan Hasil Penelitian Alumni Beasiswa Riset BAZNAS", Kamis (30/4/2026), yang bertepatan dengan peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional. Arya menilai, BAZNAS tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif, melainkan berhasil membangun tata kelola informasi berbasis data dan riset demi kemaslahatan umat. "Saya melihat BAZNAS dengan menggelar acara ini menunjukkan bahwa BAZNAS memang punya pendekatan terhadap keterbukaan informasi publik. Jadi, jarang nih ada badan publik yang merayakan keterbukaan informasi publik dengan cara melakukan uji penelitian, apalagi dibikin penelitiannya bagus banget tadi saya nyimak dan saya nyatet juga," jelas Arya dalam sambutannya. Dedikasi Arya terhadap tata kelola zakat terlihat dari keputusannya untuk memprioritaskan hadir di BAZNAS, mengesampingkan berbagai agenda lainnya pada hari tersebut. “Jadi, saya itu undangan di Hari Keterbukaan Informasi Nasional hari ini tuh banyak sekali ya, tapi saya memang memilih BAZNAS. Alasannya jelas, karena ini kan terkait dengan umat. BAZNAS juga terus terang saya bimbing langsung bagaimana BAZNAS bisa meningkat terus dalam pemeringkatan keterbukaan informasi publik. Jadi, saya memberikan atensi serius,” tuturnya. Lebih jauh, Arya menekankan bahwa di era digital ini, tata kelola amil yang baik (Good Amil Governance) dan transparansi audit menjadi kunci utama. Lembaga zakat tidak bisa lagi hanya mengandalkan nilai etik internal, tetapi harus tanggap merespons masyarakat informasi yang kian kritis. "Persoalan mendasarnya adalah masyarakat kita menganggap penting tidak audit itu? Jadi, akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi itu kan prinsip-prinsip yang sebenarnya populernya dari rumpun dunia Barat yang seakan-akan umat itu tidak merasa perlu dengan tema-tema itu. Saya punya kesimpulan sebenarnya umat itu justru harus melampaui religiusitas dia,” paparnya. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Divisi Program Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum., menegaskan bahwa tema acara sengaja dihubungkan dengan momentum nasional. “Bahwa tema yang kita angkat pada kali ini adalah berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas dalam membangun kepercayaan publik di era keterbukaan informasi, tepat di Hari Keterbukaan Informasi Nasional,” jelas Farid. Ia berharap, hasil riset dari para alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) ini mampu memperkokoh kepercayaan muzaki (pemberi zakat) terhadap tata kelola lembaga. “Melalui riset-riset ini, BAZNAS berupaya melakukan kontekstualisasi dan reinterpretasi terhadap pengelolaan zakat agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan tata kelola yang lebih baik, kepercayaan muzaki diharapkan terus meningkat sehingga manfaat yang diterima oleh para mustahik pun menjadi lebih optimal,” ujarnya. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, seperti Deputi I M. Arifin Purwakananta dan Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri. Hadir pula perwakilan Badan Pengurus LAZISMU Pusat Artati Haris, serta para pemapar riset yakni Hidayaneu Farchatunnisa (Alumni Magister UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2023) dan Muhammad Nur Al Fatih Ilham (Alumni Sarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta 2022). PPID BAZNAS Pesawaran Di tingkat daerah, semangat keterbukaan informasi publik juga diimplementasikan secara nyata. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., memastikan bahwa masyarakat diberikan keleluasaan untuk mengakses informasi BAZNAS melalui kantor digital resmi mereka di kabpesawaran.baznas.go.id/. "Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPID) ini bisa diakses di website," ujar Hi. Hamid. Langkah ini merupakan perwujudan dari amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “BAZNAS Pesawaran berupaya meningkatkan transparansi, mendorong akuntabilitas, serta memudahkan akses informasi bagi masyarakat,” tambahnya. Upaya penyempurnaan layanan informasi publik ini tidak hanya berlaku di Pesawaran, melainkan digerakkan serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. "Kami sudah mengikuti sosialisasi oleh BAZNAS Provinsi akhir April 2026 lalu. Tak hanya PPID, juga membentuk Satuan Audit Internal (SAI) sehingga badan publik -- BAZNAS ini lebih transparan dan akuntabilitas dalam mengelola dana umat, serta kerja amil untuk melayani muzaki maupun mustahik," pungkasnya.
BERITA04/05/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Pimpinan dan Amil BAZNAS Pesawaran Ikuti Kelas Hukum: Perkuat Tata Kelola dan Regulasi Pembentukan LAZ
Pimpinan dan Amil BAZNAS Pesawaran Ikuti Kelas Hukum: Perkuat Tata Kelola dan Regulasi Pembentukan LAZ
Pimpinan dan amil BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengikuti Kelas Hukum Vol. 3 Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Pusdiklat BAZNAS, Senin (27/04/2026). Mengusung tema "Sosialisasi Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemberian Rekomendasi BAZNAS dalam Pembentukan LAZ dan Pembentukan Perwakilan LAZ", agenda ini bertujuan memperkokoh pemahaman regulasi dan tata kelola kelembagaan zakat nasional. Pimpinan Bidang Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., dalam arahannya menekankan esensi kepatuhan terhadap regulasi pembentukan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Ia menyoroti bahwa penguatan fungsi pengawasan adalah kunci utama agar pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penjabaran teknis kemudian disampaikan oleh Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI, Mulya Dwi Harto. Ia menguraikan mekanisme pemberian rekomendasi BAZNAS yang kini terintegrasi secara digital melalui sistem Kementerian Agama (Simzat Kemenag). Alur perizinan tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, meliputi tahapan pengajuan, verifikasi administrasi, penelaahan rekam jejak lembaga, hingga validasi, visitasi lapangan, dan sidang pleno penetapan. Diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS serta LAZ se-Indonesia, forum ini diharapkan mampu mendorong implementasi Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 secara tepat sasaran. Dengan pemahaman yang komprehensif, proses pembentukan LAZ di Kabupaten Pesawaran dan seluruh Indonesia dapat berjalan sesuai regulasi, guna memberikan dampak yang optimal bagi pengelolaan zakat di tanah air.*** Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama. Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA27/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Lampung Bangun Ekosistem Zakat Berbasis Riset
BAZNAS Lampung Bangun Ekosistem Zakat Berbasis Riset
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung di Bandar Lampung, Jumat (24/4/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar lebih terarah, akuntabel, dan berbasis data. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Penais, Wakaf, dan Zakat Kemenag Lampung Drs. H. Makmur, M.Ag., tim Satuan Audit Internal (SAI) Maulana Isnain dan Ernalia, serta perwakilan Zakat Study Center. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, menekankan urgensi kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat. Menurutnya, pergerakan masif lembaga harus didukung oleh company profile yang merepresentasikan profesionalisme demi membangun kepercayaan publik, serta optimalisasi peran PPID dalam menjamin transparansi informasi. Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa penguatan tata kelola zakat tidak boleh hanya berkutat pada aspek penghimpunan dan distribusi, melainkan harus ditopang oleh riset dan inovasi sebagai landasan kebijakan yang berkelanjutan. "Kerja-kerja amil BAZNAS harus berdasarkan hasil riset, bukan asumsi pribadi atau kelompok atau golongan," tegas wartawan senior tersebut. Sejalan dengan visi itu, Direktur Zakat Study Center, Muhammad Syauqi Al Muhdhar, memaparkan arah pengembangan riset zakat sebagai fondasi pengambilan keputusan strategis. "Riset ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan penguatan tata kelola zakat di daerah, sejalan dengan harapan Gubernur Lampung agar pengelolaan zakat di Lampung dapat berkembang menjadi rujukan yang lebih luas," kata mahasiswa doktoral Universitas Kebangsaan Malaysia itu. Fokus utama pembahasan bermuara pada pembentukan Ekosistem Zakat Innovation Hub, sebuah pusat keunggulan berbasis riset dan pemberdayaan. Melalui inisiatif ini, pengelolaan zakat di Lampung ditargetkan menjadi “laboratorium zakat dunia” yang melahirkan model pemberdayaan yang inovatif, terukur, dan dapat direplikasi di berbagai wilayah. Syauqi menambahkan, misi utama ekosistem ini mencakup penyediaan data akurat, pembangunan ekosistem pelatihan lintas sektor, dan implementasi model pemberdayaan berkelanjutan. Riset kontemporer ini juga diharapkan mampu menjadi panduan strategi pemberdayaan sekaligus dasar penyusunan kurikulum program zakat. Proyek riset ini ditargetkan rampung dalam tiga bulan. Hasilnya akan menjadi momentum bagi BAZNAS kabupaten/kota untuk menata ulang sistem penghimpunan dan pendistribusian ZIS, serta mengintegrasikan program lintas daerah. Rakor ini menegaskan komitmen BAZNAS Lampung untuk mentransformasi zakat—tidak hanya sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi sebagai kekuatan ekonomi umat yang dikelola secara profesional, berbasis data, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama. Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA25/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Kualitas Hidup Mustahik, RSB BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat dan Layanan Medis Gratis
Tingkatkan Kualitas Hidup Mustahik, RSB BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat dan Layanan Medis Gratis
Sebagai wujud nyata komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran sukses menyelenggarakan program "Senam Sehat, Edukasi, dan Pelayanan Kesehatan Gratis" pada Selasa (21/4). Berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.30 WIB, kegiatan ini dihadiri oleh 35 mustahik yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Program ini dirancang sebagai layanan kesehatan komprehensif yang mencakup aspek preventif, promotif, dan kuratif bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Dengan mengerahkan tenaga medis profesional yang terdiri dari satu dokter umum dan satu perawat, kegiatan diawali dengan doa bersama dan senam kebugaran. Fokus utama edukasi pada acara kali ini adalah pencegahan dan penanganan kolesterol, yang disampaikan langsung oleh dokter bertugas. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pola hidup sehat, tetapi juga difasilitasi dengan pemeriksaan kesehatan dan deteksi kolesterol gratis. Untuk menambah semarak acara, RSB Pesawaran juga membagikan *doorprize* bagi peserta yang aktif bertanya, serta ditutup dengan pembagian makanan ringan yang sehat. Kepala RSB Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memberdayakan kesehatan masyarakat. "Kesehatan adalah fondasi utama kesejahteraan. Melalui sinergi kegiatan fisik, edukasi, dan layanan medis ini, kami berharap para mustahik tidak hanya terfasilitasi kesehatannya hari ini, tetapi juga memiliki kesadaran jangka panjang untuk proaktif mencegah penyakit seperti kolesterol. Kami ingin memastikan setiap mustahik mendapatkan hak atas kualitas hidup yang lebih baik dan sehat." Tutur dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. Ke depannya, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berupaya menghadirkan program-program inovatif dan inklusif untuk memastikan akses kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pelajar di Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pelajar di Pesawaran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran memberikan layanan kesehatan gratis, sekaligus edukasi bahaya merokok bagi para pelajar di SMP Negeri 27 Pesawaran, Lampung. Adapun layanan kesehatan gratis yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, serta konsultasi kesehatan. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 97 siswa SMP Negeri 27 Pesawaran bersama dewan guru. Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., mengatakan, program layanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam memperluas akses layanan kesehatan secara gratis, sekaligus menanamkan kesadaran hidup sehat sejak usia dini. “Melalui Rumah Sehat BAZNAS, kami (BAZNAS) ingin memastikan para pelajar memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya menjaga kesehatan, termasuk menjauhi kebiasaan merokok sejak dini,” ujar Subhan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (21/4/2026). Ia menambahkan, lingkungan sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai hidup sehat. Oleh karena itu, edukasi yang dilakukan di sekolah dinilai efektif dalam membangun kesadaran sekaligus membentuk perilaku sehat secara berkelanjutan. “Dengan pemeriksaan dan konsultasi yang diberikan, kami berharap para siswa dapat lebih memahami kondisi kesehatannya," ujarnya. Ia menilai, tubuh yang sehat menjadi fondasi utama bagi pelajar untuk belajar secara optimal dan meraih prestasi. "Kualitas kesehatan generasi muda akan sangat menentukan masa depan bangsa. Semakin banyak generasi muda berprestasi, tidak menutup kemungkinan upaya kita bersama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 akan tercapai," ujar Subhan. Lebih lanjut ,Subhan menegaskan, BAZNAS akan terus memperluas jangkauan program Rumah Sehat BAZNAS ke berbagai daerah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. "Melalui program ini, kami (BAZNAS) berharap manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, tidak hanya dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan," ujarnya. Hingga saat ini, terdapat 38 Rumah Sehat BAZNAS yang tersebar di berbagai provinsi Indonesia yang telah berdiri dan sedang proses pembangunan. Dua di antaranya merupakan layanan kesehatan bergerak berupa kapal di Kabupaten Talaud dan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Kemenag dan Lembaga Zakat Perkuat Tata Kelola Nasional dan Profesionalisme Amil
Kemenag dan Lembaga Zakat Perkuat Tata Kelola Nasional dan Profesionalisme Amil
Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) bersama berbagai pemangku kepentingan terus memperkokoh ekosistem dan pengawasan tata kelola zakat nasional. Komitmen ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Isu Strategis Zakat di Gedung Philanthropy Dompet Dhuafa, Jakarta, Jumat (17/04/2026), yang melibatkan BAZNAS, Forum Zakat (FOZ), LSP Keuangan Syariah, serta lembaga pengelola zakat nasional. FGD tersebut secara khusus menyoroti urgensi penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan pembaruan sistem pengawasan yang adaptif. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, menekankan bahwa fondasi pengelolaan zakat tidak cukup hanya bertumpu pada institusi, melainkan pada krusialnya peran amil. “Ke depan, perlu didorong penguatan amil sebagai profesi yang memiliki sistem karier yang jelas, perlindungan kerja, serta standar kompetensi yang terukur,” ujarnya. Merujuk data Kemenag, jumlah amil secara nasional menunjukkan tren fluktuatif dalam empat tahun terakhir: 10.124 orang (2022), 12.225 orang (2023), 11.364 orang (2024), dan 11.454 orang pada 2025. Di sisi lain, pendataan melalui Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) per 2025 mencatat adanya 3.045 SDM aktif, 318 tidak aktif, dan 1.758 amil yang telah tersertifikasi. Dari segi fungsi kerja, formasi terbesar berada pada bidang pengumpulan, disusul tata kelola, pendistribusian, keuangan, pendayagunaan, dan pelaporan. Meski demikian, evaluasi pengawasan tahun 2025 masih menemukan sejumlah catatan, seperti kelemahan pada perencanaan, pengendalian internal, pelaksanaan program, pengarsipan, hingga pelaporan. Selain minimnya SDM di bidang akuntansi, integrasi data mustahik dengan data kemiskinan nasional juga dinilai belum optimal. Tantangan lainnya adalah tingginya biaya sertifikasi lembaga serta belum diakuinya profesi amil secara eksplisit dalam Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI), yang berdampak langsung pada jaminan perlindungan kerja dan pengembangan karier. Merespons tantangan tersebut, Kemenag mendorong pembaruan regulasi zakat melalui penguatan standardisasi nasional, pengakuan profesi amil dalam KBJI, serta harmonisasi kebijakan antara regulator dan auditor. “Kita ingin memastikan pengelolaan zakat tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga kuat secara sistem, profesional dari sisi SDM, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” tegas Waryono. Melalui langkah strategis ini, diharapkan dapat terwujud tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berkeadilan di seluruh Indonesia. *** Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama. Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA18/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Wujud Kepedulian Umat, BAZNAS Pesawaran Bantu Pengobatan Ibu Safaah di Kedondong
Wujud Kepedulian Umat, BAZNAS Pesawaran Bantu Pengobatan Ibu Safaah di Kedondong
Terus memastikan kehadirannya di tengah umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melalui Tim Layanan Aktif kembali menyalurkan santunan biaya pengobatan. Kali ini, bantuan diserahkan langsung kepada Ibu Safaah Zawawi di kediamannya, RT 002/RW 003, Kecamatan Kedondong, Kamis (16/4/2026). Langkah proaktif ini diambil guna meringankan beban finansial Ibu Safaah yang kini tengah berjuang memulihkan diri dari penyakit jantung. Bantuan ini difokuskan untuk menunjang kelancaran perawatan medis rutin yang sangat dibutuhkan oleh beliau. Menyambut kepedulian tersebut, Ibu Safaah menyampaikan rasa syukurnya atas uluran tangan yang telah diberikan. "Alhamdulillah, perhatian dari BAZNAS Pesawaran ini sangat meringankan langkah saya untuk terus berobat. Terima kasih banyak kepada para dermawan yang telah menyalurkan zakatnya. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat dan rezeki yang berkah," ucap Ibu Safaah penuh haru. Melalui aksi nyata ini, BAZNAS Pesawaran terus mengukuhkan komitmennya dalam mengelola dan mendistribusikan dana ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) secara tepat sasaran demi menghadirkan senyum dan kesejahteraan di tengah masyarakat. Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama. Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA18/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan bagi Bapak Suhardi, Warga Kedondong
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan bagi Bapak Suhardi, Warga Kedondong
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melalui Tim Layanan Aktif kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian umat. Pada Kamis (16/4/2026), BAZNAS menyalurkan santunan biaya pengobatan kepada Bapak Suhardi, warga Dusun Tanjung Jati, Kecamatan Kedondong, yang tengah berjuang melawan penyakit saraf kejepit dan asam lambung. Bantuan tersebut diserahkan langsung di kediaman pasien. Mengingat Bapak Suhardi sedang menjalani kontrol kesehatan, penyerahan bantuan diterima oleh sang istri. Langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam meringankan beban finansial keluarga selama masa perawatan medis. Menerima kunjungan tersebut, istri Bapak Suhardi menyampaikan rasa syukurnya atas uluran tangan yang diberikan. "Alhamdulillah, mewakili suami, saya mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Pesawaran dan para dermawan. Bantuan ini sangat berarti dan sangat membantu kelancaran biaya pengobatan suami saya. Semoga kebaikan bapak/ibu semua menjadi ladang pahala yang membawa keberkahan," tuturnya. Aksi sosial ini menegaskan dedikasi berkelanjutan BAZNAS Pesawaran dalam memastikan dana zakat dan sedekah tersalurkan secara tepat sasaran demi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.Mari Hadirkan Kesejahteraan Bersama. Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA18/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Aksi Nyata BAZNAS Pesawaran: Bantu Biaya Berobat Warga Pasar Baru
Aksi Nyata BAZNAS Pesawaran: Bantu Biaya Berobat Warga Pasar Baru
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmen nyata dalam melayani umat. Melalui Tim Layanan Aktif, BAZNAS menyalurkan bantuan santunan biaya pengobatan kepada Ibu Ruwaida, warga Dusun Way Baru, Desa Pasar Baru, Kecamatan Kedondong, pada Kamis (16/4/2026). Saat ini, Ibu Ruwaida tengah berjuang melawan penyakit tumor dan diabetes, serta baru menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Husada Lampung. Penyaluran dana kesehatan ini merupakan respons cepat BAZNAS untuk meringankan beban finansial keluarga di tengah masa pengobatan yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Menerima kunjungan dan bantuan dari Tim Layanan Aktif BAZNAS, Ibu Ruwaida menyampaikan rasa syukurnya atas uluran tangan yang diberikan. "Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Pesawaran dan para dermawan. Bantuan ini sangat berarti dan meringankan beban biaya perawatan saya. Semoga kebaikan ini menjadi ladang pahala dan dibalas dengan keberkahan yang melimpah," ujar Ibu Ruwaida. Aksi sosial ini menjadi bagian dari dedikasi berkelanjutan BAZNAS Pesawaran untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan dana zakat dan sedekah tersalurkan secara tepat sasaran demi kesejahteraan umat. Mari Hadirkan Kesejahteraan Bersama Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA18/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan, Ringankan Beban Ibu Murniati, Warga Kedondong
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan, Ringankan Beban Ibu Murniati, Warga Kedondong
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melalui Tim Layanan Aktif menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Ibu Murniati, warga Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, pada Kamis (16/4/2026). Bantuan ini merupakan langkah responsif untuk meringankan beban finansial Ibu Murniati yang tengah berjuang melawan penyakit jantung. Kehadiran BAZNAS diharapkan mampu menunjang kelancaran proses perawatan medis yang harus beliau jalani secara rutin. Menerima uluran tangan tersebut, Ibu Murniati menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. "Syukur alhamdulillah, bantuan ini bagaikan angin segar bagi saya dan keluarga di tengah ikhtiar mencari kesembuhan. Terima kasih tak terhingga kepada BAZNAS Pesawaran dan para dermawan. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dengan pahala dan kesehatan," tutur Ibu Murniati dengan haru. Langkah nyata ini kembali menegaskan komitmen BAZNAS Pesawaran dalam mengelola dan mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna menghadirkan kesejahteraan dan perlindungan kesehatan di tengah masyarakat. Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama. Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA17/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Peduli Kesehatan Umat, BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Medis di Kedondong
Peduli Kesehatan Umat, BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Medis di Kedondong
Mempertegas komitmennya dalam melayani umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melalui Tim Layanan Aktif menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Bapak Samirun di kediamannya di Dusun Tanjung Jati, Kecamatan Kedondong, Kamis (16/4/2026). Langkah responsif ini merupakan upaya konkret BAZNAS untuk meringankan beban finansial Bapak Samirun yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit paru-paru dan asam lambung. Penyaluran bantuan yang tepat sasaran ini diharapkan dapat memastikan kelancaran masa perawatan medis beliau. Menerima kunjungan dan kepedulian tersebut, Bapak Samirun menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam. "Alhamdulillah, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Pesawaran dan para dermawan. Bantuan ini sangat berarti untuk kelancaran pengobatan saya. Semoga amal kebaikan bapak dan ibu semua senantiasa membawa keberkahan," ucap Bapak Samirun penuh haru. Aksi sosial ini kembali menjadi bukti nyata dari dedikasi BAZNAS Pesawaran dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat serta sedekah untuk kesejahteraan masyarakat. Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama. Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA17/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Pengobatan, Wujudkan Kepedulian bagi Warga Sidodadi, Way Lima
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Pengobatan, Wujudkan Kepedulian bagi Warga Sidodadi, Way Lima
Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali merealisasikan komitmennya dalam melayani dan menyejahterakan umat. Pada Kamis (16/4/2026), tim secara langsung menyalurkan bantuan santunan pengobatan kepada Bapak Ferdiyansah, warga Dusun Sediamaju, RT/RW 001/001, Desa Sidodadi, Kecamatan Way Lima. Penyaluran bantuan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS untuk meringankan beban masyarakat yang sedang membutuhkan pendampingan medis. Kehadiran Tim Layanan Aktif di kediaman penerima manfaat tidak hanya sekadar menyerahkan bantuan material, tetapi juga memberikan dukungan moril agar proses pemulihan dapat berjalan optimal. BAZNAS Kabupaten Pesawaran senantiasa berupaya memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh para muzaki dapat tersalurkan secara tepat sasaran, cepat, dan transparan, khususnya bagi warga yang menghadapi kendala biaya pengobatan. Menerima kehadiran tim BAZNAS di kediamannya, Bapak Ferdiansyah menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian yang diberikan. "Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Pesawaran dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan biaya pengobatan saya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Bapak/Ibu semua dengan keberkahan," ujar Bapak Ferdiyansah. Melalui program pendistribusian ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan di tengah masyarakat, menghadirkan solusi nyata, dan menebarkan manfaat yang lebih luas bagi warga Pesawaran. Mari Hadirkan Kesejahteraan Bersama Salurkan ZIS Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Edukasi Bahaya Merokok dan Layanan Kesehatan Gratis di SMPN 27 Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Edukasi Bahaya Merokok dan Layanan Kesehatan Gratis di SMPN 27 Pesawaran
Dalam upaya meningkatkan taraf kesehatan dan kesadaran generasi muda, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan bertajuk "Bahaya Merokok" sekaligus layanan pemeriksaan kesehatan gratis di SMPN 27 Pesawaran pada Kamis (16/4). Program pelayanan luar gedung ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh 97 siswa beserta jajaran dewan guru. Tim medis RSB Pesawaran yang terdiri dari dokter umum dan bidan memberikan penyuluhan komprehensif mengenai risiko fatal dari kebiasaan merokok, mulai dari gangguan pernapasan, penyakit jantung, hingga kanker. Melalui sesi ini, para siswa dibekali pemahaman akan urgensi penerapan pola hidup sehat sejak usia dini. Selain edukasi proaktif, para peserta juga mendapatkan akses layanan kesehatan langsung yang meliputi: * Pengecekan tekanan darah. * Pemeriksaan gula darah. * Konsultasi kesehatan medis. Rangkaian kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB ini ditutup dengan pembagian makanan ringan dan pamflet informatif kepada siswa, serta penyerahan suvenir khusus bertema kampanye anti-rokok kepada pihak sekolah. Terkait pelaksanaan kegiatan ini, Kepala Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. menegaskan pentingnya intervensi kesehatan di lingkungan pendidikan. "Kami berharap edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis ini tidak sekadar menjadi agenda pelayanan medis, melainkan langkah preventif nyata dalam melindungi generasi penerus bangsa. Melalui literasi kesehatan yang tepat, kami ingin para siswa mampu membentengi diri dari bahaya rokok dan berani tampil sebagai agen perubahan yang memelopori gaya hidup sehat di lingkungan sekitarnya." Ujar dr. Redha Melalui inisiatif berkelanjutan ini, RSB Pesawaran terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan medis dan literasi kesehatan guna menciptakan masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan tangguh. **Salam Sehat**
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Perkuat Sinergi, Rektor INSTIDLA dan BAZNAS Pesawaran Bahas Perkembangan Mahasiswa hingga Pembentukan UPZ Kampus
Perkuat Sinergi, Rektor INSTIDLA dan BAZNAS Pesawaran Bahas Perkembangan Mahasiswa hingga Pembentukan UPZ Kampus
GEDONG TATAAN – Institut Teknologi Dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA) melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran pada Jum'at , 10 April 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengevaluasi program kerja sama pendidikan yang tengah berjalan. Rektor INSTIDLA, Prof. DR. Arsyad Sobby Kesuma, Lc., M.Ag., hadir langsung memimpin delegasi kampus. Ia didampingi oleh jajaran dosen dan staf, antara lain Ariyanto, M.Pd., Muhammad Fahrurrozi, Eis Mustika P., dan Sevy. Kedatangan rombongan akademisi ini disambut hangat oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, di antaranya Hi. A. Hamid S., Rohim, S.HI., KH. Endang Z. Khidir, M. Robani, Aripudin, serta jajaran staf pelaksana BAZNAS Pesawaran. Evaluasi Beasiswa Mahasiswa Binaan Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah evaluasi perkembangan belajar mahasiswa binaan BAZNAS Pesawaran yang tengah menempuh pendidikan di INSTIDLA. Kedua belah pihak memastikan bahwa bantuan zakat yang disalurkan melalui program beasiswa ini tepat sasaran dan mampu mendorong prestasi akademik mahasiswa. "Kami sangat mengapresiasi dukungan BAZNAS Pesawaran terhadap dunia pendidikan. Evaluasi ini penting agar kita bisa memantau sejauh mana dampak beasiswa ini bagi masa depan mahasiswa binaan," ujar Prof. Arsyad Sobby Kesuma di sela-sela diskusi. Rencana Pembentukan UPZ di Kampus Selain membahas evaluasi pendidikan, pertemuan ini juga melahirkan poin strategis terkait tata kelola zakat di lingkungan kampus. Keduanya sepakat untuk menindaklanjuti rencana Pembentukan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di INSTIDLA. Adanya UPZ di lingkungan kampus diharapkan dapat memfasilitasi civitas akademika dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih terorganisir. Hasil pengumpulan tersebut nantinya dapat didayagunakan kembali untuk kemaslahatan umat, termasuk membantu mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial. Optimalisasi Kerja Sama Pihak BAZNAS Pesawaran melalui Rohim, S.HI., menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan INSTIDLA. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga amil zakat dan institusi pendidikan adalah kunci dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur edukasi. "Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk memperluas jangkauan manfaat zakat di Pesawaran. Kami berharap kerja sama dengan INSTIDLA terus berkembang, baik di bidang pendidikan maupun sosial," tutupnya. Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk segera menindaklanjuti poin-poin kerja sama yang telah disepakati demi kemajuan masyarakat Kabupaten Pesawaran.
BERITA10/04/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Bupati Nanda Indira Kunjungi Kantor BAZNAS Pesawaran, mendorong Optimalkan Potensi ZIS
Bupati Nanda Indira Kunjungi Kantor BAZNAS Pesawaran, mendorong Optimalkan Potensi ZIS
GEDONG TATAAN Dalam upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan lembaga amil zakat, Bupati Pesawaran, Nanda Indira B., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Unit Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran pada Kamis (09/04/2026). Kunjungan ini berfokus pada agenda Optimalisasi Pengumpulan dan Potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai pilar penguatan ekonomi umat dan jaring pengaman sosial bagi masyarakat di Bumi Andan Jejama. Sinergi Regulasi dan Kemanusiaan Dalam pertemuan tersebut, Bupati Nanda Indira yang didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sunyoto, serta Kabag Kesra, Tri Indiyastuti, membahas langkah-langkah strategis terkait regulasi yang dapat mendukung kinerja BAZNAS. Pemerintah Daerah berkomitmen penuh untuk hadir dalam penguatan regulasi. Kita ingin memastikan bahwa potensi ZIS di Kabupaten Pesawaran tergali secara maksimal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, ujar Nanda Indira di sela-sela kunjungannya. Poin Utama Pembahasan: Penguatan Regulasi: Mendorong instruksi atau kebijakan daerah yang lebih efektif bagi ASN dan masyarakat luas untuk menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi. Penyelesaian Masalah Kemanusiaan: Kolaborasi program BAZNAS dengan program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan ekstrem, bantuan bedah rumah, hingga beasiswa pendidikan. Transparansi dan Akuntabilitas: Memastikan pengelolaan dana umat dilakukan secara profesional demi meningkatkan kepercayaan muzaki (pembayar zakat). Dukungan Penuh Pemerintah Daerah Pihak BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyambut baik kehadiran Bupati beserta jajaran. Kunjungan ini dinilai sebagai suntikan motivasi bagi para pimpinan dan staf BAZNAS untuk terus berinovasi dalam mengelola dana ZIS yang lebih berdampak. Dengan adanya dukungan langsung dari pimpinan daerah, diharapkan program-program kemanusiaan di Kabupaten Pesawaran dapat berjalan lebih terintegrasi, tepat sasaran, dan mampu memberikan solusi nyata atas permasalahan sosial yang ada.
BERITA09/04/2026 | Humas Baznas Pesawaran
BAZNAS RI dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat Untuk Kesejahteraan Desa
BAZNAS RI dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat Untuk Kesejahteraan Desa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) sepakat memperkuat ekosistem ekonomi perdesaan melalui integrasi program pengelolaan zakat yang menyasar ribuan desa di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini disepakati dalam agenda audiensi BAZNAS RI dan Kemendes PDT di Jakarta, Senin (6/4/2026). ?Berbagai program kolaborasi akan dilaksanakan, seperti pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa. Langkah ini dinilai sebagai strategi paling krusial untuk mengoptimalkan potensi zakat langsung dari lingkungan terkecil. Selain itu, terdapat kolaborasi yang menyentuh sektor produktif, seperti pengembangan peternakan desa melalui Program Balai Ternak BAZNAS hingga penguatan ekonomi warga melalui sinergi bersama koperasi-koperasi di tingkat desa. ?Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyebut "Desa Zakat" di Kabupaten Ciamis akan menjadi percontohan pertama untuk kolaborasi ini dan akan segera diadaptasi di wilayah lain, termasuk Kabupaten Serang dalam waktu dekat. ?“Untuk percontohan, kita sudah memiliki role model desa zakat di Ciamis yang masyarakatnya memiliki kesadaran zakat tinggi, dan wilayah itu akan menjadi salah satu referensi utama kita. Selain Ciamis, dalam waktu dekat kami memproyeksikan Kabupaten Serang sebagai area pengembangan berikutnya untuk memperkuat kolaborasi strategis antara BAZNAS dan Kemendes,” jelas Sodik dalam keterangan tertulis. ?Lebih lanjut, BAZNAS akan menyinergikan program-program pemberdayaan tersebut dengan basis data dan jaringan luas yang dimiliki kementerian hingga ke tingkat terkecil. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kemandirian ekonomi desa yang kuat melalui pembentukan UPZ Desa sebagai motor penggeraknya. ?"Salah satu yang paling strategis dari BAZNAS adalah pembentukan UPZ Desa. Nah, itu yang jadi concern atau strateginya BAZNAS bersama Menteri Desa hari ini untuk mengolaborasikan program-program seperti balai ternak dan koperasi desa agar bisa diberdayakan di desa-desa,” katanya. ?Sementara itu, Menteri Desa PDT, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif kolaborasi bersama BAZNAS RI yang dinilai sangat sejalan dengan visi kementerian dalam membangun desa. Ia memandang integrasi program pemberdayaan seperti UPZ Desa sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan dana filantropi yang tepat sasaran. ?“Kementerian Desa memang ingin sekali mengintegrasikan dan berkolaborasi melalui program-program yang ada bersama BAZNAS. Ternyata saat dibahas, banyak sekali potensi kerja sama yang bisa kita lakukan, dan salah satu yang paling strategis adalah pembentukan UPZ Desa yang menjadi fokus utama kami bersama Ketua BAZNAS hari ini,” tuturnya. ?Yandri menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh untuk program kolaborasi bersama BAZNAS RI, termasuk terkait sosialisasi program agar informasi tersebut dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. ?“Nantinya, kolaborasi BAZNAS dan Kemendes juga akan dimasifkan melalui media sosial dengan melibatkan influencer-influencer agar dampaknya terasa nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya. ?Audiensi strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak. Delegasi BAZNAS RI dipimpin oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Dari pihak Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, hadir Menteri Desa PDT, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., didampingi Sekretaris Jenderal, Dr. Taufik Madjid, S.Sos., M.Si., serta Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si., CIGS.
BERITA08/04/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Pencapaian Tertinggi: BAZNAS Lampung Catat Rekor Penghimpunan Zakat Fitrah dan Mal pada Tahun 2026
Pencapaian Tertinggi: BAZNAS Lampung Catat Rekor Penghimpunan Zakat Fitrah dan Mal pada Tahun 2026
BAZNAS Provinsi Lampung Memecahkan Rekor Pengumpulan Zakat Fitrah dan Mal Tertinggi dalam Tahun 2026 Laporan kinerja keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung selama tujuh tahun terakhir (2020-2026) mengungkapkan pertumbuhan zakat fitrah yang sangat positif. Pada tahun 2026, pengumpulan zakat fitrah mencapai rekor tertinggi sebesar Rp842.260.000, sedangkan zakat mal juga meningkat signifikan menjadi Rp3,181 miliar. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar, menyatakan bahwa capaian di tahun 2026 merupakan lompatan besar dengan peningkatan signifikan sebesar 53,6% dalam setahun dibandingkan tahun sebelumnya. Dukungan dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, serta kesadaran masyarakat dalam membayar zakat, infak, dan sedekah turut berkontribusi pada peningkatan ini. Grafik zakat fitrah sejak 2020 menunjukkan pertumbuhan yang positif, dengan lonjakan terbesar terjadi pada tahun 2026. Kenaikan ini mencerminkan semakin luasnya sosialisasi tentang zakat dan tingginya kepercayaan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat. Selain itu, penghimpunan zakat dari pejabat negara di Istana juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Zakat Istana tahun 2026, dengan tema "Zakat Menguatkan Indonesia", berhasil mengumpulkan dana zakat tertinggi sepanjang sejarah pelaksanaannya. Komitmen para pemimpin negara dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS juga mendapat apresiasi dari Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid. Ia menegaskan pentingnya kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel untuk memberikan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan. Pengelolaan dana zakat yang semakin optimal di tahun 2026 menjadi landasan kuat bagi BAZNAS Provinsi Lampung untuk terus meningkatkan pelayanan kepada mustahik dan memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan umat.
BERITA01/04/2026 | Humas/BL-01
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kemanusiaan, Wujud Respons Cepat untuk Hunian Layak di Desa Bernung
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kemanusiaan, Wujud Respons Cepat untuk Hunian Layak di Desa Bernung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali merealisasikan komitmen kemanusiaannya di tengah masyarakat. Pada Ahad (29/03/2026), santunan kemanusiaan disalurkan secara langsung kepada Bapak Kisman, seorang mustahik yang berdomisili di Dusun Tamanrejo, Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan. Langkah tanggap ini diambil sebagai wujud nyata kepedulian BAZNAS Pesawaran setelah meninjau langsung kondisi kediaman Bapak Kisman. Rumah tersebut dinilai sudah sangat memprihatinkan sehingga membutuhkan respons dan uluran tangan segera agar aman untuk ditempati. Menanggapi kegiatan penyaluran ini, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Bapak KH. Endang Zainal Khaidir menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya lembaga untuk memastikan dana umat tepat sasaran. "Penyaluran santunan ini adalah wujud nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat, sekaligus bentuk amanah yang kami emban dari para muzaki. Kami merespons cepat kondisi Bapak Kisman karena setiap keluarga berhak atas perlindungan dan tempat tinggal yang aman. Harapan kami, santunan ini tidak hanya meringankan beban beliau, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menghadirkan hunian yang lebih layak." Melalui aksi kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna mengangkat taraf hidup dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat prasejahtera di wilayah Pesawaran. Mari Hadirkan Kesejahteraan Bersama Salurkan ZIS terbaik Anda melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran) Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA29/03/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →