Berita Terbaru
Peringati Hari Donor Darah Sedunia, BAZNAS Pesawaran Gandeng PMI Selenggarakan Donor Darah
Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 14 Juni, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) RI, melalui RSB Pesawarn bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Pesawaran mengadakan kegiatan donor darah pada hari Kamis (26/06/2025) di RSB Pesawaran, yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah.
Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pegawai BAZNAS Pesawaran, Pimpinan Daerah MUI Pesawaran, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pesawaran, tenaga Kesehatan (RSB dan RSUD Pesawaran), jamaah majelis taklim Husnul Khotimah Bernung, dan masyarakat umum, yang sebelumnya menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kelayakan mereka mendonorkan darah.
Kepala Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan, serta berharap kegiatan donor darah ini dapat menjadi agenda rutin untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
"Kami berharap kegiatan donor darah ini dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya mendukung Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menyediakan stok darah, tetapi juga meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah untuk menyelamatkan nyawa," ujar dr. Redha.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Pesawaran, Bapak Hi. Abdul Hamid S., S.H., M.M., menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pegawai RSB dan PMI Pesawaran, serta kepada para pendonor darah yang dengan sukarela telah mendonorkan darahnya.
"Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada para pendonor yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, semoga setiap tetes darah yang disumbangkan dapat memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini dapat memotivasi lebih banyak individu untuk berpartisipasi dalam donor darah secara rutin, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama," ujar Hi. Hamid.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PMI Pesawaran, Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., perwakilan dari Dinas Kesehatan Pesawaran, Bapak Margono, Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Pesawaran, Fitri Sanawiyah Pakpahan, S.KM., M.KM. Hadir pula Ketua BAZNAS Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., beserta jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Pesawaran, Ketua Umum MUI Pesawaran, KH. A. Rusdi Ubaidillah Abror, Sekretaris PCNU Pesawaran, Kepala Desa Sukabanjar, serta para mustahik dan relawan donor darah.
BERITA26/06/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Perkuat Komitmen Eliminasi Penyakit ATM di Tahun 2030
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemerintah di sektor kesehatan dan sinergi antar lembaga, BAZNAS Kabupaten Pesawaran berpartisipasi dalam Workshop Petunjuk Teknis Integrasi ATM dan Kebijakan Nasional Terkait ATM Tingkat Provinsi Lampung yang diselenggarakan oleh Adinkes Lampung bersama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Selasa-Rabu (17-18/06/2025) di AKAR Hotels & Resorts Bandar Lampung. Kepala Sekretariat BAZNAS Pesawaran, Ahmad Fudloli, menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan HIV/AIDS, tuberkulosis, dan malaria (ATM). "Kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam penanggulangan AIDS, tuberkulosis, dan malaria. Penanganan penyakit-penyakit ini membutuhkan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Sinergi antar sektor, seperti kesehatan, pendidikan, dan sosial, akan memperkuat upaya pencegahan dan pengobatan," jelas Ahmad Fudloli. Workshop yang diikuti oleh OPD dan lembaga terkait dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung, bertujuan mengintegrasikan kebijakan ATM ke dalam perencanaan daerah dan memperkuat sinergi antar lembaga. BAZNAS Pesawaran juga memperkuat komitmen untuk eliminasi ATM di tahun 2030 melalui kolaborasi dengan lembaga zakat, sosial, dan ekonomi.
BERITA18/06/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Serahkan Santunan Kepada Penderita Pembengkakan Jantung Asal Kedondong
Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali memberikan bantuan biaya pengobatan kepada ibu Siti Romlah, seorang ibu rumah tangga yang menderita penyakit pembengkakan jantung berasal dari Dusun Kebun Pisang, 012/001, Pasar baru, Kecamatan Kedondong, pada hari Jumat, (13/06/2025).
Bantuan biaya pengobatan itu diterima secara langsung oleh suaminya.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS atas dukungan yang diberikan kepada istri saya. Semoga ini bisa membantu agar istri saya mendapat perawatan yang sesuai," ujar suami ibu Romlah.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para donatur yang telah menyalurkan bantuan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menganggap dan membalas semua amal baik dari Anda semua.
Mari kita terus mendukung program-program kebaikan yang ditawarkan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban mereka yang kurang mampu dan membutuhkan uluran tangan. Donasi dapat disalurkan lewat BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA13/06/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Santuni Balita Penderita Penyakit Ginjal Asal Kedondong
Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran Kembali menyalurkan santunan pengobatan kepada adik Muhammad Kenzo Aljavedh, balita penderita penyakit ginjal asal Dusun Kampung Sawah, 002/001, Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Jumat, (13/06/2025).
Santunan biaya pengobatan tersebut diterima langsung oleh ayah Muhammad Kenzo Aljavedh.
"Terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan kepada anak saya, semoga ini dapat membantu agar anak saya mendapakan pengobatan yang layak," tutur ayah Muhammad Kenzo Aljavedh.
Terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan donasinya melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian.
Mari kita terus mendukung program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA13/06/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Santuni Ibu Masamah
Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran Kembali menyalurkan santunan pengobatan kepada ibu Mas'amah, penerima manfat asal Dusun Taman Jaya, 001/001 Desa Kedondong Kecamatan Kedondong, Jumat, (13/06/2025).
Santunan biaya pengobatan tersebut diterima langsung oleh ibu Mas'amah.
"Terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan kepada saya, semoga ini dapat membantu agar saya mendapakan pengobatan yang layak," tutur Ibu Mas'amah.
Terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan donasinya melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian.
Mari kita terus mendukung program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA13/06/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Serahkan Bantuan BERKAT kepada Ibu Casminah
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, dengan penuh kepedulian menyerahkan bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) kepada Ibu Casminah, yang rumahnya mengalami musibah kebakaran pada Rabu, (11/06/2025).
Sebelumnya, pada Jumat, 30 Mei 2025, rumah Ibu Casminah di Dusun Kaliguha, RT/RW 003/002, Desa Pesawaran Indah, Kecamatan Way Ratai, mengalami kebakaran yang mengakibatkan seluruh isi rumah hangus terbakar. Hanya pakaian yang melekat di tubuh yang tersisa. Syukur Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kebakaran diduga disebabkan oleh penggunaan lilin di malam hari karena pemadaman listrik.
KH. Endang menyampaikan rasa simpati dan dukungan kepada Ibu Casminah dan keluarga, seraya memberikan penguatan bahwa musibah ini merupakan kehendak Allah SWT, dan pasti ada hikmah di baliknya.
"Ibu, bersabarlah, kejadian ini memang sudah menjadi kehendak-Nya, namun saya yakin di balik ini pasti ada hikmah yang luar biasa," ungkap KH. Endang, yang juga akrab disapa Ust. Kangen (Kang Endang).
Ibu Casminah menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Pesawaran atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan.
"Terima kasih yang tak terhingga kepada BAZNAS atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada saya. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi saya," ujar Ibu Casminah dengan penuh syukur sesaat setelah menerima bantuan, didampingi oleh Bapak Hasanudin, Kaur Kesra Desa Pesawaran Indah.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan dan donatur atas segala donasi yang telah disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi dan membalas segala kebaikan Bapak/Ibu sekalian.
Marilah kita bersama-sama mendukung program-program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan uluran tangan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA11/06/2025 | Ahmad Fudloli
Baznas Pesawaran Menerima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kab. Lampung Timur
Kamis, 22 Mei 2025 Baznas Kab. Lampung Timur melakukan silaturahmi dan studi tiru di BAZNAS Kab. Pesawaran, dalam hal ini dihadiri oleh Hi. Guntur (Waka I Bidang Penghimpunan) dan Imam Ma'ruf (Waka III Bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan) Baznas Lampung Timur, dalam kegiatan itu membahas kiat-kiat penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS)yang dilakukakan oleh BAZNAS Pesawaran.
Baznas Pesawaran menyambut silaturahmi dari Baznas Lampung Timur, serta Baznas Pesawaran juga beberapa program yang dilaksanakan oleh Baznas Kabupaten Pesawaran tentang Bidang pengumpulan Pendataan Muzaki, Pendekatan Mustahik, dan program yang menunjang Penghimpunan ZIS di Baznas Pesawaran. sertap pada bagian Pendistribusian juga disampaikan seperti program yang ada di Pesawaran seperti Bedah Rumah Layak Sehat, Benah Rumah, Sembako Beras Sedekah, Santunan Pengobatan, santunan Pendidikan Siswa Berprestasi kurang Mampu, dan Rumah Sehat Baznas, serta strategi pendistribusian yang dilaksanan oleh Baznas Pesawaran.
BERITA22/05/2025 | Humas Baznas Pesawaran
2 Warga Pesawaran mendapat santunan Berkat dari Baznas Pesawaran
Pada Rabu, 21 Mei 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran telah menyalurkan bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) senilai Rp16 juta masing-masing kepada dua penerima manfaat. Satu penerima manfaat berdomisili di Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Lima, dan satu lainnya di Desa Porworejo, Kecamatan Negerikaton. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kantor Bupati Kabupaten Pesawaran oleh Bapak Dr. H. Dendi Ramadhona K., S.T., M.Tr.I.P., Bupati Pesawaran, didampingi oleh Bapak Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran beserta jajaran, dan Kepala Desa setempat. Sebelumnya, Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kelayakan penerima bantuan.
"Sebagai tahapan, kami telah mengutus Tim untuk melakukan survei Sebagai tahapan awal, tim kami telah kami tugaskan untuk melakukan survei guna memastikan kelayakan penerima bantuan, jelas Bapak Hi. A. Hamid sesaat setelah menyerahkan santunan. Beliau juga berharap semoga bantuan BERKAT ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi semua pihak. "Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua," tutup Bapak Hi. A. Hamid. Marilah kita dukung program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran..
BERITA21/05/2025 | Humas Baznas Pesawaran
Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah
Himbauan Zakat, Infak, dan Sedekah
"Marilah kita tunaikan kewajiban zakat dan perbanyak infak serta sedekah untuk membersihkan harta dan jiwa kita. Dengan zakat, infak, dan sedekah, kita dapat membantu mereka yang membutuhkan dan meningkatkan keberkahan dalam hidup kita.
Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah
- Membersihkan harta dan jiwa
- Membantu mereka yang membutuhkan
- Meningkatkan keberkahan dalam hidup
- Mendapatkan pahala dan ridho Allah
Ayo Berzakat, Berinfak, dan Bersedekah!
"Bersama kita dapat membuat perbedaan dan membawa kebaikan bagi masyarakat. Mari kita tunaikan zakat, infak, dan sedekah dengan ikhlas dan penuh kesadaran."
Ayo Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda di BAZNAS Kab. Pesawaran dengan mengakses link
https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat
Atau
Transfer melalui rekening kami di:
BSI 74.55.66.77.84
BNI 12.10.83.84.13
Bank Lampung 40.70.30.40.11.871
Bank Dki Syariah 72622.123456
CIMB Niaga Syariah 86.000.740.3000
a.n BAZNAS Kabupaten Pesawaran
Terima kasih atas donasi yang anda tunaikan melalui BAZNAS Kab. Pesawaran
AAJAROKALLAAHU FIIMAA A'THOITA WABAAROKA FIIMAA ABQOITA WAJA'ALAHU LAKA THOHUURON
"Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang kalian berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kalian simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagi kalian"
BERITA16/05/2025 | Aripudin
BAZNAS RI Bersama Gates Foundation Jajaki Kerja Sama Penanganan Stunting dan Pengentasan Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjajaki kerja sama strategis dengan Gates Foundation untuk memperkuat upaya penanganan stunting dan penurunan angka kemiskinan ekstrem yang masih cukup tinggi di Indonesia.
Ada tiga pembahasan kerja sama BAZNAS RI dan Gates Foundation, yaitu kolaborasi dalam pengembangan keilmuan dan riset, pemberdayaan masyarakat melalui program pekerja sosial, serta implementasi program-program BAZNAS yang dapat disinergikan seperti pengentasan stunting dan pengurangan kemiskinan ekstrem.
Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dengan perwakilan Gates Foundation di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Jumat (9/5/2025). Turut Hadir Wakil ketua BAZNAS RI H Mo Mahdum, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan CFRM, Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Deputi I H Arifin Purwakananta, Deputi II Dr. H. M Imdadun Rahmat, M.Si,. Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Bapak Mulya Dwi Harto, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL Muhammad Hasbi Zaenal, serta jajaran lainnya.
Hadir dari Gates Foundation Mrs. Pippa Zainoeddin, Deputy Director, Strategy, Planning & Management untuk Philanthropic Partnership, the Gates Foundation., Mr. Kohfi Rashid, Konsultan Gates Foundation, Mr. Anthony Nelson, Konsultan Gates Foundation, Mrs. Fitri Yuliarti, Public Affairs Manager Inke & Maris Associates, Ufi, Lakpesdam NU.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan, kemiskinan ekstrem dan stunting merupakan dua tantangan utama yang saling berkaitan. Menurutnya, salah satu penyebab meningkatnya kemiskinan adalah praktik judi online dan pinjaman daring yang menjerat masyarakat miskin.
“Masyarakat miskin ingin membayar utang, mereka memakai caranya sendiri dengan berjudi, tapi sekaligus pinjaman online. Jadi mereka pinjam untuk judi, pada akhirnya tidak dapat apa-apa. Itu juga yang kemudian menyebabkan banyak orang bunuh diri,” ujar Kiai Noor.
Untuk memutus mata rantai tersebut, BAZNAS RI mengembangkan berbagai program pemberdayaan ekonomi, seperti Zmart, Zchicken, dan Santripreneur. Program Zmart memberikan dukungan modal dan pendampingan manajemen bagi pelaku usaha kecil.
Sementara Zchicken menyediakan produk makanan berkualitas dengan harga terjangkau, sementara Santripreneur membekali para santri dengan keterampilan kewirausahaan.
“Kami juga memiliki Kampung Zakat dan program-program lain yang menyentuh masyarakat miskin di Indonesia. Oleh karena itu, kami membutuhkan kerja sama tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Gates Foundation menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya BAZNAS RI dalam mengatasi stunting dan kemiskinan. Mereka memiliki program digital yang memberikan pendampingan kepada masyarakat miskin dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan perekonomian.
Ia menjelaskan, sejak 2009, Gates Foundation telah mengucurkan lebih dari $300 juta dalam bentuk hibah ke Indonesia, terutama untuk sektor kesehatan, sanitasi, nutrisi, inklusi keuangan, dan pertanian.
“Bill Gates juga berencana akan menyumbangkan 99 persen kekayaannya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Kita juga mengajak miliarder dunia untuk bergabung memberikan bantuan, saat ini ada lebih dari 200 miliarder yang telah bergabung, salah satunya dari Indonesia,” kata perwakilan Gates Foundation.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS RI sejalan dengan misi global Gates Foundation dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial kelompok rentan.
BERITA10/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Layanan Kurban Berkah BAZNAS 2025, Akses Mudah di Semua Kanal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Kurban Berkah BAZNAS 2025 dengan layanan yang semakin inklusif dan saluran pembayaran yang luas. Melalui integrasi kanal digital dan kasir ritel, masyarakat kini bisa menunaikan ibadah kurban dengan mudah, cepat, dan terpercaya.
Hal ini mengemuka dalam konferensi pers peluncuran Kurban Berkah BAZNAS 2025 di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (9/5/2025).
Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mo Mahdum, Ak, CPA (Haji Mo), dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
Tahun ini, BAZNAS menargetkan penyaluran kurban sebanyak 4.291 ekor domba/kambing (doka), 312 ekor sapi, 75 ekor kurban dalam bentuk olahan, dan total setara 7.000 ekor doka yang didistribusikan ke 34 provinsi dengan total penerima manfaat 107.000 jiwa.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan, program ini merupakan bagian dari ikhtiar memperluas kemaslahatan ibadah kurban bagi masyarakat luas, khususnya kelompok yang selama ini sulit mengakses distribusi kurban.
“Sebagaimana diketahui bahwa pendistribusian hewan kurban tidak hanya di sekitar Jakarta, tetapi kami distribusikan untuk seluruh Indonesia, bahkan sampai ke seluruh pelosok-pelosok desa,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menjelaskan, BAZNAS menyiapkan dua metode pengiriman untuk sampai ke pelosok desa. Pertama, kirim daging dan kalengan, kedua kirim dana untuk membeli hewan kurban di daerah masing-masing, sesuai dengan kondisi daerahnya.
“Sumber hewan kurban kita berasal dari masyarakat umum dan balai ternak kita. Balai ternak sendiri sudah bisa menyediakan 3.250 ekor kambing dari 54 balai ternak, sehingga kurang 3.750 ekor doka yang nanti akan kita beli dari masyarakat umum,” ucap Kiai Noor.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., mengungkapkan, BAZNAS RI selalu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, baik sebagai pemberi manfaat (muzaki) maupun penerima manfaat (mustahik).
“Kemudahan layanan ini merupakan salah satu concern kami dari bidang pengumpulan, kami selalu mengedepankan tiga prinsip kemudahan, yaitu kemudahan informasi, kemudahan layanan, dan kemudahan layanan pembayaran,” kata Rizaludin.
Terkait layanan pembayaran, lanjut Rizaludin, BAZNAS telah menyiapkan saluran pembayaran meliputi kanal digital seperti website resmi BAZNAS, platform crowdfunding, e-commerce, digital banking, fintech, hingga media sosial. Sementara untuk kanal fisik, BAZNAS bekerja sama dengan mitra kasir ritel seperti Pegadaian, Indomaret, Alfamart, Alfamidi, DAN+DAN, dan PT Pos Indonesia.
“Cukup datang ke kasir ritel atau klik platform digital, maka kurban Anda siap disalurkan secara profesional dan amanah oleh BAZNAS. Pada prinsipnya kami ingin melayani para mudohi, para pekurban ini agar kurbannya bisa baik dan kami jaga harga sesuai dengan kualitas hewan kurban,” jelas Rizaludin.
Pada kesempatan tersebut, Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menambahkan, wilayah penyaluran mencakup daerah kemiskinan ekstrem, pesantren dan panti prasejahtera, wilayah terdampak bencana, serta kawasan dengan prevalensi stunting tinggi dan isu-isu kemanusiaan lainnya.
“Kami ingin kurban ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang selama ini jauh dari sentuhan daging kurban. Insya Allah, ini menjadi bentuk nyata dari semangat gotong royong dan keadilan sosial dalam Islam,” kata Imdadun.
BERITA09/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Targetkan Pengumpulan Kurban 2025 Capai 7.000 Doka
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan pengumpulan hewan kurban setara domba atau kambing (doka) sebanyak 7.000 ekor oleh BAZNAS pusat, dalam pelaksanaan Program Kurban Berkah BAZNAS pada Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi. Target tersebut belum termasuk kontribusi dari BAZNAS daerah dan lembaga mitra lainnya, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Hal tersebut mengemuka pada Konferensi Pers Kurban Berkah BAZNAS 2025 yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (9/5/2025), yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mo Mahdum, Ak, CPA (Haji Mo), dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si.
“Insya Allah, tahun ini, khusus pengumpulan hewan kurban untuk BAZNAS Pusat menargetkan 7.000 ekor setara doka, dengan rincian 4.291 ekor doka, 312 ekor sapi, serta 75 ekor sapi yang akan diolah menjadi produk kalengan. Nilai total hewan kurban yang ditargetkan mencapai sekitar Rp21 miliar dengan asumsi rata-rata harga doka Rp3 juta per ekor," ujar Kiai Noor.
"Ini bukan sekadar angka, tetapi upaya BAZNAS untuk memperluas manfaat kurban bagi umat. Daging kurban nantinya akan disalurkan hingga ke pelosok Indonesia, termasuk ke Palestina, guna membantu warga yang terdampak krisis kemanusiaan," lanjutnya," lanjutnya.
Kiai Noor menjelaskan, target 7.000 ekor doka merupakan akumulasi kebutuhan yang dihitung berdasarkan hasil evaluasi distribusi tahun sebelumnya, ditambah peningkatan partisipasi masyarakat dan potensi penyaluran tahun ini.
Pencapaian target tersebut, lanjut Kiai Noor, akan didukung dengan strategi penguatan kanal distribusi, pemanfaatan teknologi digital dalam kemudahan untuk calon mudhohi menunaikan ibadah kurban, serta kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan mitra strategis dan peternak lokal binaan BAZNAS.
"Sumber hewan kurban nantinya berasal dari dua penyuplai, yakni pasar umum dan Balai Ternak BAZNAS. Tahun ini, sebanyak 3.250 ekor doka akan disediakan oleh 54 balai ternak binaan BAZNAS yang tersebar di seluruh Indonesia, sementara sisanya dipenuhi dari pasar umum," jelasnya.
"Adanya peternak binaan BAZNAS sebagai penyuplai hewan kurban, ini tidak hanya bermanfaat secara spiritual dan sosial, tetapi juga secara ekonomi bagi mustahik peternak di berbagai daerah," ucapnya.
Pendistribusian hewan kurban, kata Kiai Noor, akan difokuskan ke wilayah-wilayah prioritas yang selama ini minim distribusi kurban.
“Distribusi kurban akan difokuskan pada wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem, lembaga, yayasan, panti, pondok pesantren pra-sejahtera, daerah terdampak bencana, wilayah dengan kasus stunting, serta wilayah lain yang menghadapi isu-isu kemanusiaan,” ujar Kiai Noor.
Dengan mengangkat tema “Cahaya bagi Mudhohi dan Mustahik”, Kiai Noor berharap Program Kurban Berkah BAZNAS 2025 dapat menjadi penerang kebaikan, baik bagi para pekurban maupun penerima manfaat.
Ia menegaskan, BAZNAS optimistis, dengan dukungan masyarakat, target 7.000 doka tahun ini akan tercapai, bahkan bisa terlampaui, sebagaimana tren peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.
"Kami (BAZNAS) mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya calon mudhohi untuk menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS, berkurban yang terbaik sesuai syariah dan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat," ujarnya.
Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Mohamad Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA09/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Bersama HAFA Coffee and House Kerja Sama Program Ngopi Sambil Sedekah untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kemitraan strategis dengan HAFA Coffee and House dalam program bertajuk Ngopi Sambil Sedekah untuk Palestina sebagai bagian dari gerakan solidaritas terhadap rakyat Palestina yang terus menghadapi krisis kemanusiaan.
Melalui program ini, setiap pembelian produk tertentu di HAFA secara otomatis dikonversi menjadi sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS. Mekanisme distribusi donasi berlangsung secara transparan dan tepat sasaran.
Peluncuran program berlangsung di HAFA Coffee and House, Kota Bogor, Selasa (6/5/2025). Hadir dalam acara tersebut Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, dan owner HAFA Coffee, Irvan Farhad.
Dalam sambutannya, Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan HAFA menjadikan BAZNAS sebagai mitra distribusi bantuan kemanusiaan.
“Kami dari BAZNAS mengucapkan ribuan terima kasih dan juga apresiasi yang tinggi kepada pemilik, manajemen, dan Teman HAFA yang telah memberikan kepeduliannya yang luar biasa untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Arifin.
Ia menegaskan komitmen BAZNAS dalam menjaga integritas penyaluran donasi publik. “Sekali lagi kami sangat berterima kasih kepada HAFA, tugas kami adalah memberikan program yang terbaik, kami akan melaporkan penyaluran bantuan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Arifin mengungkapkan, BAZNAS terus memperkuat jaringan distribusi bantuan melalui mitra-mitra luar negeri, terutama di Mesir dan Yordania, guna menjangkau wilayah Gaza dan Tepi Barat.
“Kita melakukan berbagai cara untuk dapat menyalurkan bantuan ke Gaza maupun berbagai titik di Tepi Barat. Apa yang kita lakukan semua itu sebenarnya jauh sangat kecil dibandingkan dengan penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kita di Palestina,” ucap Arifin.
Ia menambahkan, kontribusi masyarakat Indonesia tidak hanya bernilai secara material, tapi juga emosional.
“Hal ini terbukti dengan banyaknya ucapan-ucapan terima kasih melalui video-video pendek, bahkan kami sering mendapatkan potongan-potongan video di media sosial yang mereka membawa barang yang bertuliskan Indonesia, bertuliskan BAZNAS, mereka berterima kasih atas hal itu,” kata Arifin.
Sementara itu, Irvan Farhad menyebut kerja sama ini merupakan kelanjutan dari sejumlah inisiatif dukungan Palestina yang pernah digagas HAFA sebelumnya. Ia menyebut BAZNAS sebagai lembaga kredibel yang memiliki jaringan internasional dalam menyalurkan bantuan.
“Jadi Teman HAFA yang datang ke HAFA bisa nyobain produk kita, bisa ngopi sambil menikmati makanan manisnya, yang di mana dari setiap pembelian itu sudah otomatis ikut berdonasi untuk Palestina, yang mana kita salurkan melalui BAZNAS RI,” ucap Irvan Farhad.
Irvan Farhad berharap program ini bisa menjadi wasilah pahala bagi para konsumennya, sekaligus meringankan beban rakyat Palestina.
“Insya Allah apa yang sudah Teman HAFA berikan nominalnya itu akan langsung tersalurkan, dan insya Allah akan kami laporkan secara transparan dan diupdate secara berkala, sehingga bisa memberi keringanan bagi masyarakat,” katanya.
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Dari Pesantren ke Kampus Impian: Beasiswa BAZNAS Antar Ribuan Santri ke PTN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali mencatat langkah penting dalam mendorong transformasi pendidikan santri Indonesia melalui Program Beasiswa Santri BAZNAS 2024. Sebanyak 2.000 santri penerima beasiswa telah lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) favorit melalui jalur prestasi.
Saat ini, BAZNAS RI masih menunggu laporan hasil pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Ujian Mandiri dari ribuan santri lainnya. Diharapkan semakin banyak santri yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi melalui berbagai jalur seleksi masuk PTN, termasuk jalur Mandiri.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. Saidah Sakwan, M.A. menjelaskan bahwa program ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola tidak hanya sekadar tersalurkan, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas sumber daya umat.
“Kami ingin memastikan setiap santri penerima beasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi, terutama mereka yang berasal dari keluarga dhuafa. Program ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga upaya BAZNAS untuk menciptakan generasi penerus yang lebih berdaya dan berprestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, S.Sos, M.Hum mengungkapkan bahwa program beasiswa ini telah berlangsung selama beberapa tahun dan terus mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat. Pada 2024, jumlah penerima beasiswa meningkat dari 5.000 santri pada 2023 menjadi 10.000 santri, menjadikan program ini salah satu yang terbesar di BAZNAS.
“Optimalisasi penyaluran zakat terus dilakukan BAZNAS agar semakin banyak santri berprestasi dari kalangan dhuafa yang dapat mengakses pendidikan tinggi. Kami berharap lebih banyak santri yang lolos SNBT dan Ujian Mandiri, sehingga manfaat beasiswa ini semakin luas dirasakan,” kata Farid.
Melalui optimalisasi dana zakat yang dihimpun, jumlah penerima manfaat beasiswa meningkat signifikan, dengan total nilai penyaluran mencapai Rp40 miliar. Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi BAZNAS dalam mendukung peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi di Indonesia, sesuai dengan amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024.
Farid menambahkan, BAZNAS juga akan mendokumentasikan kisah-kisah inspiratif santri penerima beasiswa dalam bentuk publikasi agar masyarakat luas dapat melihat langsung dampak nyata dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah.
“Kita perlu success story, oleh sebab itu saya harap nanti makin banyak (kisah santri) yang dapat ditulis dan dibukukan. Selain menjadi kebaikan atau produk BAZNAS, ini juga akan menjadi portfolio pondok pesantren masing-masing,” kata Farid.
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Berikan Bantuan Pemulihan Psikososial dan Program Padat Karya bagi 33.000 Warga Gaza di Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp7 miliar melalui Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) yang difokuskan pada program pemulihan psikososial dan program padat karya bagi 33.000 anak-anak dan warga Palestina yang terdampak konflik di Jalur Gaza.
Bantuan tersebut digunakan untuk mendanai operasional 50 konselor yang akan memberikan layanan psikososial di beberapa titik pengungsian di Gaza selama 6 bulan ke depan. Program ini ditargetkan menjangkau 15.000 anak-anak dan 15.000 orang yang mengalami trauma akibat konflik berkepanjangan. BAZNAS juga memberikan bantuan program padat karya (Cash For Work) bagi 3.000 pengungsi Palestina di Gaza.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan, BAZNAS RI berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan warga Palestina.
"BAZNAS berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan saudara-saudara kita di Palestina. Melalui kerja sama dengan UNRWA, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban psikologis yang dialami oleh para pengungsi, terutama anak-anak yang sangat rentan terhadap dampak trauma," ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (7/5/2025).
Kiai Noor menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI menyalurkan bantuan sebesar Rp7 miliar melalui UNRWA untuk memastikan bantuan dari masyarakat Indonesia dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan efektif.
"UNRWA merupakan mitra yang sangat layak untuk dititipkan dana bantuan dari para donatur masyarakat Indonesia, karena lembaga ini memiliki kredibilitas dan profesionalisme tinggi dalam menangani pengungsi Palestina," ucap Kiai Noor.
“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meringankan penderitaan rakyat Palestina dan memperkuat solidaritas antara masyarakat Indonesia dan Palestina,” kata Kiai Noor.
Sebagai lembaga pengelola zakat resmi di Indonesia, Kiai Noor menyatakan BAZNAS terus berupaya memaksimalkan manfaat zakat, infak, dan sedekah agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Dengan bersinergi bersama, kita bisa memberikan lebih banyak manfaat dan harapan bagi mereka yang membutuhkan," tutup Kiai Noor.
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Keamanan SIMBA dan Website di Era Digital
Penggunaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) telah memodernisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara digital, namun juga meningkatkan kerentanan terhadap serangan siber yang semakin kompleks dan canggih.
Data sensitif umat, termasuk informasi muzakki, mustahik, transaksi keuangan, dan laporan penyaluran zakat yang tersimpan di server BAZNAS, merupakan aset strategis yang rawan terhadap kebocoran atau manipulasi, sehingga dapat merusak kepercayaan publik.
Direktur Keamanan Siber BAZNAS RI Andrian, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sistem digital BAZNAS pusat menerima hampir satu juta percobaan serangan siber setiap harinya, menekankan urgensi peningkatan keamanan siber untuk melindungi data dan menjaga amanah digital.
"Setiap harinya, sistem digital BAZNAS pusat menerima hampir satu juta percobaan serangan siber," ungkap Mas Andrian.
Transformasi digital di lingkungan BAZNAS merupakan suatu keharusan. Namun, implementasinya perlu diiringi kesiapan struktural, teknis, dan sumber daya manusia.
Penting untuk menghindari pembangunan infrastruktur yang kokoh di atas fondasi yang rapuh. Amanah umat yang besar tidak boleh tergadaikan akibat kelalaian, misalnya membuka tautan yang tidak aman. Oleh karena itu, menjaga sistem informasi BAZNAS (SIMBA) bukan hanya sekadar menjaga sistem, melainkan bagian dari ijtihad di era modern untuk memastikan keberlangsungan zakat sebagai pilar keadilan sosial Islam. Dalam konteks ijtihad tersebut, setiap amil, pemangku kebijakan, SDM IT, dan muzakki memiliki peran yang vital.
Mari kita perkuat BAZNAS secara menyeluruh—tidak hanya dari segi pendanaan, tetapi juga pengelolaan data.—Di era digital ini, penguasaan data berarti memegang kepercayaan, dan menjaga data berarti menjaga keberkahan.
BERITA06/05/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS RI Ajak Seluruh LAZ di Indonesia Perkuat Kolaborasi Atasi Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan ajakan tersebut dalam pembukaan BAZNAS Development Forum bertajuk Upaya Pengentasan Kemiskinan di Tengah Gejolak Ekonomi Global, yang digelar di Jakarta, Selasa (6/5/2025).
Kiai Noor menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan seluruh LAZ dalam memperjelas peran masing-masing, terutama dalam memperkuat identifikasi terhadap kelompok penerima zakat (mustahik) dan pemberi zakat (muzaki).
“Banyak pengangguran dan PHK, itulah yang terjadi di Indonesia dan kita tidak bisa menghindari itu. Maka yang perlu kita lakukan adalah kita harus benar-benar bisa membagi peran antara BAZNAS dengan seluruh LAZ, khususnya dalam mencermati dan melihat di mana muzaki dan mustahik,” ujar Kiai Noor.
Noor juga mendorong adanya peninjauan ulang terhadap kriteria mustahik dan muzaki berdasarkan pendekatan fikih kontemporer. Katanya, pendekatan ini penting agar distribusi zakat lebih tepat sasaran dan kontekstual dengan kondisi masyarakat saat ini.
“Jangan sampai gerakan zakat ini nanti kemudian dianggap membosankan dan dianggap ada satu perang untuk mendekati muzaki maupun mendekati mustahik, khususnya muzaki,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor juga mengungkapkan harapannya agar seluruh LAZ di Indonesia bersinergi dalam berbagi peran dengan pemerintah menyukseskan program Asta Cita, terutama di bidang penurunan kemiskinan ekstrem.
"Bagaimana kita semuanya memahami bahwa gerakan zakat adalah gerakan yang tidak hanya pendekatan-pendekatan kemanusiaan, tetapi pendekatan-pendekatan ketuhanan. Ini yang sering kami sampaikan bahwa gerakan zakat bukanlah antroposentrisme, tetapi antroposentrisme transendental,” kata Kiai Noor.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyoroti dampak ekonomi global yang kian terasa, mulai dari pelemahan sektor ekspor-impor hingga gelombang PHK di sejumlah sektor industri.
“Kalau sektor ekspor-impor ini bergejolak, maka implikasinya adalah PHK. Kalau PHK masif, maka ini yang harus dikerjakan kita teman-teman di BAZNAS maupun LAZ,” ucap Saidah.
Ia menegaskan perlunya respons cepat dan tepat dari para pengelola dana ZIS. Kebijakan pengelolaan dana ZIS harus adaptif, tidak hanya untuk mitigasi dampak jangka pendek, tetapi juga membangun ketahanan ekonomi mustahik dalam jangka panjang.
“Respons kebijakan pengelolaan dana zakat yang cepat dan tepat, saya kira diperlukan untuk memitigasi dampak jangka pendek, sekaligus juga untuk membangun ketahanan ekonomi mustahik dalam jangka panjang,” katanya.
BERITA06/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat, BAZNAS RI Kerja Sama dengan Kemenko PMK
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, khususnya melalui program pemberdayaan masyarakat.
Penandatanganan dilakukan oleh Deputi II Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Prof. Dr. Nunung Nuriyanto, M.Si, dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. Saidah Sakwan, M.A., serta disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang PMK, Dr. (H.C.) A. Muhaimin Iskandar, M.Si., Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dan Wali Kota Bogor, Drs. H. Dedie A. Rachim, M.Si.
Dalam sambutannya, Menko PMK Imin menyatakan, kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang harus diselesaikan secara gotong royong dengan melibatkan semua pihak.
“Kita bersama-sama memulai sebuah kolaborasi dan sinergi antara lembaga pemerintah, filantropi, dan sektor lainnya untuk mendukung program-program pemberdayaan masyarakat. Hal ini menjadi simbol bagaimana kolaborasi dari berbagai sektor mampu membangun komunitas yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Menko Imin, di Sukasari, Bogor, Senin (5/5/25).
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya membangun ekosistem yang mampu mengoptimalkan seluruh potensi masyarakat dalam menghadapi tantangan kemiskinan.
“Program ini bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025, yang menekankan kerjasama multipihak untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam optimalisasi pengelolaan zakat untuk menjawab isu-isu sosial kemasyarakatan yang mendesak.
“MoU dengan Kemenko PMK ini mencakup dukungan pelaksanaan di bidang pemberdayaan masyarakat, pelaksanaan program pengelolaan zakat yang efektif, serta bentuk kerja sama lainnya yang disepakati bersama,” ucapnya.
Pihaknya percaya, zakat dapat menjadi instrumen kuat dalam memperkuat program pengentasan kemiskinan secara kolaboratif.
“Mudah-mudahan dengan kolaborasi bersama ini kita bisabersatu dalam menyelesaikan pengentasan kemiskinan serta memperkuat pemberdayaan masyarakat agar para mustahik bisa lebih sejahtera,” ucapnya.
Penandatanganan MoU ini dilaksanakan dalam rangkaian Soft Launching Sentra Cipta Mandiri (SCM). Turut hadir dalam acara ini berbagai pemangku kepentingan, termasuk Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman, Rektor IPB, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, serta mitra strategis seperti Kementerian Sosial, BPJS Ketenagakerjaan, RS Marzoeki Mahdi, Bank Mandiri, BSI Maslahat, dan Bank BJB Bogor.
BERITA05/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Jangkau Lebih Banyak Muzaki, BAZNAS Perkuat Layanan Digital lewat WhatsApp
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat layanan digital dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, seperti WhatsApp (WA) sebagai sarana pelayanan publik untuk mempermudah masyarakat berzakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan penghimpunan dan jangkauan layanan BAZNAS.
Saat ini, sebesar 60 persen dari total fundraising BAZNAS berasal dari kanal digital. Angka ini menunjukkan peran penting teknologi dalam mendukung kinerja penghimpunan ZIS.
Hal tersebut mengemuka dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi bertema “Peran WhatsApp dalam Optimalisasi Pengumpulan ZIS” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (29/4/2025). Hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, S.Si., M.IT., dan Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, H. A. Hamid S., S.H., M.M. beserta jajaran.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D, menekankan, pentingnya integrasi teknologi dalam sistem pelayanan BAZNAS.
"Kami berupaya mengintegrasikan dan mengoptimalkan pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS dan layanan WhatsApp ini. Platform ini harus dimaksimalkan untuk mendorong peningkatan pengumpulan ZIS,” ujarnya.
“Berbagai fasilitas digital seperti situs web dan layanan WhatsApp sudah tersedia di kantor digital BAZNAS. Kini tinggal bagaimana kita memaksimalkan penggunaannya,” tambahnya.
Nadratuzzaman menyampaikan, BAZNAS telah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) dan akan terus melakukan pengembangan ke arah yang lebih modern. Namun, ia menyayangkan masih rendahnya pemanfaatan kantor digital BAZNAS yang baru dimanfaatkan sekitar 20 persen dari total potensinya.
"Saya melihat di banyak website BAZNAS daerah sudah tersedia fitur WhatsApp, namun belum digunakan secara maksimal. Bahkan, saat saya mencoba menghubungi nomor layanan WhatsApp yang tertera di kantor digital pada beberapa BAZNAS kabupaten/kota, responnya lambat. Ini harus menjadi perhatian bersama," tambahnya.
Lebih lanjut, Nadratuzzaman menegaskan, ke depannya, BAZNAS akan mendorong kantor-kantor daerah agar aktif memanfaatkan teknologi digital secara maksimal, baik untuk pelayanan publik maupun dalam kegiatan penghimpunan dana ZIS.
"Selama kita berada di BAZNAS, kita harus sadar akan pentingnya teknologi dan berkomitmen untuk menggunakannya. Tidak boleh lagi ada sikap pasif, tidak mau belajar, atau merasa tidak mampu,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, S.Si., M.IT., menyampaikan, hasil survei internal menunjukkan mayoritas masyarakat menggunakan layanan WhatsApp BAZNAS untuk kebutuhan layanan dan konsultasi, baik dari kalangan muzaki maupun mustahik.
“Ini menunjukkan bahwa WhatsApp merupakan salah satu media komunikasi yang efektif dalam menjembatani hubungan antara BAZNAS dan publik,” ujarnya.
"WhatsApp jenis Business API (Application Programming Interface) yang telah digunakan BAZNAS memungkinkan penggunaan fitur-fitur canggih seperti WhatsApp Ads, link donasi, broadcast pesan, flow interaktif, dan katalog donasi, yang sangat efektif untuk memperluas jangkauan layanan BAZNAS," jelasnya.
Untuk itu, lanjutnya, BAZNAS RI mendorong seluruh BAZNAS baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota agar serius mengadopsi penggunaan teknologi ini dalam operasional sehari-hari.
"Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi keharusan bagi BAZNAS untuk tetap relevan dan dipercaya masyarakat sebagai lembaga pengelola zakat nasional, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di era digital saat ini," ujarnya.
BERITA29/04/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Bersama UAS, BAZNAS Pesawaran Santuni Mustahik
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, KH. Endang Zainal Khidir, berkesempatan menghadiri pengajian akbar di Lapangan Cakra Pamula, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan pada Ahad, 27 April 2025. Pengajian akbar yang diselenggarakan oleh Komunitas Peduli Anak Yatim-Piatu (KOPAYAPI) Nurrohim Kabupaten Pesawaran ini menghadirkan penceramah kondang nasional, Ustadz Abdus Shomad (UAS).
Pada kesempatan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memberikan santunan kepada para penerima manfaat di lingkungan Desa Sungai Langka berupa uang tunai.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, KH. Endang Zainal Khidir, menyampaikan bahwa santunan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Pesawaran untuk senantiasa melayani dan memberikan manfaat kepada para penerima manfaat.
"Santunan ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam meringankan beban para penerima manfaat di Kabupaten Pesawaran," tutur Ustadz Endang.
Mari bersama-sama mendukung program BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk meringankan beban para penerima manfaat di Kabupaten Pesawaran dengan berdonasi melalui BAZNAS Pesawaran.
BERITA27/04/2025 | Ahmad Fudloli

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.
Lihat Daftar Rekening →