WhatsApp Icon
RSB Pesawaran Berikan Edukasi Scabies dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Santri Diniyyah Putri

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran kembali melaksanakan kegiatan layanan kesehatan luar gedung di Perguruan Diniyyah Putri Lampung, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.25 WIB tersebut mengangkat tema “Penyuluhan Kesehatan Scabies dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis”. Layanan diberikan kepada santri dan tenaga pengajar sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan sekaligus mendukung deteksi dini berbagai keluhan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, RSB Pesawaran menugaskan dokter umum dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. bersama tiga staf. Selain mendapatkan edukasi mengenai scabies, peserta juga memperoleh pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara gratis.

Sebanyak 85 penerima manfaat mengikuti kegiatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah keluhan kesehatan, antara lain ISPA, dyspepsia, dermatitis, febris, konjungtivitis, dan cephalgia.

dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. mengatakan, edukasi mengenai scabies penting diberikan di lingkungan pesantren karena interaksi dan aktivitas bersama yang cukup tinggi dapat meningkatkan risiko penularan apabila kebersihan diri dan lingkungan tidak diperhatikan.

“Kami berharap para santri dan tenaga pengajar semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, sehingga scabies maupun keluhan kesehatan lainnya dapat dicegah dan ditangani sejak dini,” ujar dr. Redha.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen RSB Pesawaran dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan akses pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara langsung.

Melalui layanan kesehatan luar gedung, RSB Pesawaran tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga mendorong terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.

#BAZNASRI
#CahayaZakat
#BAZNASKabupatenPesawaran
#RumahSehatBAZNASPesawaran
#RSBIndonesia

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Pimpinan dan Staf BAZNAS Pesawaran Ikuti Pra-RAKORNAS BAZNAS Secara Daring

Pimpinan dan staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mengikuti kegiatan Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-RAKORNAS) BAZNAS secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia. Pra-RAKORNAS menjadi bagian dari persiapan koordinasi nasional sekaligus momentum untuk mengevaluasi capaian program dan kinerja pengelolaan zakat di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, MA., menyampaikan sambutan dan laporan. Kegiatan kemudian dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mujahid, M.Sc.

Salah satu agenda utama adalah pemaparan materi oleh Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI, H. Syarifuddin, S.Ag., ME., mengenai evaluasi pencapaian RKAT 2026 pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota.

Selain evaluasi program, Pra-RAKORNAS juga diisi dengan penggalangan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., mengatakan keikutsertaan dalam Pra-RAKORNAS penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pelaksanaan program BAZNAS di daerah tetap sejalan dengan arah kebijakan nasional.

“Pra-RAKORNAS menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan koordinasi agar pengelolaan zakat semakin efektif dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Hi. Hamid.

Menurutnya, evaluasi secara berkala diperlukan agar setiap program yang dijalankan BAZNAS Pesawaran dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi tata kelola, perencanaan maupun dampaknya bagi mustahik.

Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Pesawaran berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS RI dan BAZNAS di berbagai daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat serta memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Pendamping Lumbung Pangan BAZNAS Bahas Pengajuan Alsintan dan Persiapan Panen Raya di Desa Kutoarjo

Pendamping Program Lumbung Pangan BAZNAS, Galih Tirta Yudanta, mengunjungi kediaman Ketua Gapoktan Makarti Jaya di Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memusyawarahkan pengajuan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui Google Form. Pertemuan dihadiri Ketua Gapoktan serta sejumlah petani binaan.

Selain membahas pengajuan alsintan, pertemuan juga membahas persiapan pelaksanaan panen raya yang direncanakan berlangsung pada September mendatang. Para petani turut menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi, terutama kekeringan dan serangan hama tikus yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman.

Menurut Galih, kondisi kekeringan terjadi hampir di seluruh wilayah Lampung. Di Desa Kutoarjo, pengairan irigasi dilakukan secara bergilir untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.

“Petani tetap berikhtiar melalui perawatan tanaman dan pengendalian hama. Untuk tikus, sudah beberapa kali dilakukan gropyokan atau gerakan pengendalian hama bersama BPP Kecamatan Gedong Tataan dan PPL,” ujar Galih.

Ia berharap upaya pengendalian tersebut dapat menjaga populasi hama tetap terkendali hingga masa panen. Para petani juga didorong untuk terus melakukan perawatan tanaman secara optimal sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas.

 

#CahayaZakat

#LumbungPangan

#BadanAmilZakatNasional

 

19/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
RSB Pesawaran Edukasi Santri tentang Scabies dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran melaksanakan kegiatan luar gedung di Pondok Pesantren Al-Farabi, Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Selasa (18/8/2026). Kegiatan berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB dengan agenda penyuluhan kesehatan tentang scabies dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan tersebut melibatkan satu dokter umum, dr. Jihan Azzahra Namira, bersama tiga staf RSB Pesawaran. Sebanyak 350 penerima manfaat yang terdiri atas santri, guru pondok pesantren, serta masyarakat sekitar mendapatkan edukasi kesehatan, pemeriksaan, dan pemberian obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan.

Dalam penyuluhan, santri diberikan pemahaman mengenai scabies, pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta langkah pencegahan agar penyakit kulit tersebut tidak mudah menular di lingkungan pesantren.

“Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sangat penting untuk mencegah scabies. Jika muncul keluhan seperti gatal yang menetap, sebaiknya segera diperiksa agar dapat ditangani sejak dini,” ujar dr. Jihan Azzahra Namira.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah keluhan kesehatan, di antaranya dermatitis dan cephalgia. Melalui kegiatan ini, RSB Pesawaran tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya santri, terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu deteksi dini masalah kesehatan sekaligus memperkuat edukasi kesehatan di lingkungan pondok pesantren.

 

#BaznasRI

#CahayaZakat

#BaznasKabupatenPesawaran

#RumahSehatBaznasPesawaran

#Rsbindonesia

 

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Petani Binaan BAZNAS Lakukan Pemupukan untuk Jaga Produktivitas Cabai Rawit

Petani Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, melakukan pemupukan tanaman cabai rawit sebagai upaya menjaga pertumbuhan dan produktivitas tanaman di tengah kondisi lahan yang cenderung kering.

Monitoring dilakukan Pendamping Program Lumbung Pangan BAZNAS, Galih Tirta Yudanta, di lahan milik Bapak Handoyo. Selain mengusahakan tanaman padi, Handoyo memanfaatkan lahan seluas sekitar 25 x 25 meter di sekitar areal persawahannya untuk menanam sekitar 1.000–1.200 batang cabai rawit yang kini berusia sekitar 70 hari setelah tanam (HST).

Pemupukan dilakukan menggunakan pupuk kandang dari kotoran ayam dan kambing yang telah difermentasi sempurna, dengan takaran sekitar 2–3 genggam per tanaman. Pupuk organik tersebut dimanfaatkan untuk membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan bahan organik, sekaligus menjaga kemampuan tanah dalam menyimpan air dan nutrisi.

“Pupuk kandang dipilih karena relatif hemat biaya dan mudah diperoleh. Sebagian masyarakat di Desa Kutoarjo juga memelihara unggas dan kambing sehingga bahan bakunya cukup tersedia,” ujar Galih.

Pemanfaatan lahan untuk tanaman cabai diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi Handoyo. Upaya tersebut menjadi penting di tengah penurunan produktivitas lahan padinya akibat kendala kekeringan dan serangan hama tikus.

Melalui pendampingan Program Lumbung Pangan BAZNAS, petani didorong untuk mengoptimalkan lahan dan mengembangkan usaha pertanian yang adaptif, efisien, serta mampu memberikan nilai tambah bagi ekonomi keluarga.

#CahayaZakat

#LumbungPangan

#BadanAmilZakatNasional

 

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

Nenek Yumani (92), Warga Padang Manis, Terima santunan dari BAZNAS Pesawaran
Nenek Yumani (92), Warga Padang Manis, Terima santunan dari BAZNAS Pesawaran
PESAWARAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan pengobatan kepada Nenek Yumani, seorang warga lanjut usia (92 tahun). Bantuan ini diserahkan langsung di kediamannya di Desa Padang Manis, Kecamatan Gedongtataan, pada Selasa (23/9/2025). Nenek Yumani, yang hidup dalam kondisi serba terbatas, sangat membutuhkan uluran tangan untuk biaya pengobatannya. Kondisi kesehatannya yang semakin menurun membuat ia kesulitan untuk beraktivitas. Berita mengenai kesulitan yang dialami Nenek Yumani sampai ke telinga Baznas Pesawaran melalui laporan dari perangkat desa setempat. BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Tim Layanan Aktif, Muhamad Sarifudin, menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan wujud nyata dari program Pesawaran Sehat yang digalakkan oleh Baznas. "Kami datang untuk meringankan beban Nenek Yumani. Bantuan ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan dari masyarakat Pesawaran. Kami berharap ini bisa bermanfaat untuk biaya pengobatan dan pemulihan beliau," ujar Muhamad Sarifudin. Pemberian santunan ini dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Baznas Pesawaran dan disaksikan oleh aparatur desa serta beberapa tokoh masyarakat. Bantuan ini disambut dengan haru dan rasa syukur oleh Nenek Yumani dan keluarganya. "Saya sangat berterima kasih kepada Baznas Pesawaran dan semua donatur. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan Ibu semua," ucap Nenek Yumani. Bantuan yang diberikan Baznas diharapkan tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat dan lembaga lain untuk turut serta dalam membantu sesama yang membutuhkan. Baznas Pesawaran berkomitmen untuk terus menyalurkan amanah umat kepada mereka yang berhak, sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan kemanusiaan. Mari salurkan Zakat, Infak, dan sedekah di Kantor Digital BAZNAS Pesawaran Https://Kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Santuni Warga Tamansari
BAZNAS Pesawaran Santuni Warga Tamansari
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyerahkan santunan biaya pengobatan kepada Hafiz Alfarezki, warga Dusun Tamansari I, 002/000, Desa Tamansari, Kecamatan Gedong Tataan, yang sedang terbaring sakit pada Rabu (10/9/2025). Pemberian bantuan ini merupakan tindak lanjut dari pengajuan bantuan pengobatan yang telah diterima oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran sebelumnya. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustadz Fahmi Alaudin, kepada keluarga Septian Kinanti agar memperoleh perawatan yang memadai. “Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada BAZNAS Pesawaran yang telah memberikan bantuan kepada saya. Semoga saya bisa berobat dan diberikan kesembuhan,” Ujar Hafiz. Yuk, terus dukung program kebaikan dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA23/09/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran mengikuti kegiatan rutin Pengajian Selasa Pagi dengan tema " Optimalisasi Kantor Digital BAZNAS"
BAZNAS Pesawaran mengikuti kegiatan rutin Pengajian Selasa Pagi dengan tema " Optimalisasi Kantor Digital BAZNAS"
PESAWARAN – BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengikuti kegiatan optimalisasi kantor digital bagi para amil zakat. pada kegiatan rutin, Pengajian Selasa Pagi yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom yang diselenggarakan secara rutin oleh BAZNAS RI Selasa (23/09/2025), diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja BAZNAS Pesawaran. Dalam kegiatan tersebut membahas tentang bagaimana BAZNAS dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi dalam pengelolaan zakat. Hal ini meliputi: Penggunaan aplikasi dan platform digital untuk pendataan muzaki dan mustahik. Pengelolaan keuangan dan pelaporan secara digital. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui teknologi. Komunikasi dan sosialisasi program BAZNAS melalui media sosial dan website. Dengan pemanfaatan teknologi digital yang optimal, diharapkan pengelolaan zakat dapat menjadi lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Cara Bersedekah yang Benar dan Bernilai Pahala Besar
Cara Bersedekah yang Benar dan Bernilai Pahala Besar
Cara Bersedekah yang Benar dan Bernilai Pahala Besar Agar sedekah kita memiliki nilai yang besar di sisi Allah, kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut: 1. Ikhlas dalam Bersedekah Allah berfirman dalam Al-Qur'an: "Sesungguhnya kami memberi makan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan wajah Allah. Kami tidak menghendaki balasan dan tidak pula ucapan terima kasih dari kamu." (QS. Al-Insan: 9) Sedekah yang diterima oleh Allah adalah sedekah yang dilakukan dengan ikhlas tanpa mengharapkan pujian dari manusia. 2. Memberikan yang Terbaik Allah berfirman: "Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai." (QS. Ali Imran: 92) 3. Membantu Orang Terdekat Terlebih Dahulu Dalam Islam, mendahulukan keluarga dan kerabat dalam bersedekah lebih utama dibandingkan orang lain. Rasulullah ? bersabda: "Sedekah kepada orang miskin adalah sedekah, sedangkan kepada kerabat adalah sedekah dan juga menyambung silaturahmi." (HR. Tirmidzi) Sedekah bukan hanya sekadar memberi, tetapi juga bukti keimanan dan ketulusan hati. Dengan memahami jenis sedekah yang paling utama, kita bisa lebih bijak dalam menyalurkan harta untuk mendapatkan keberkahan yang lebih besar. Bagaimana cara Anda ingin bersedekah hari ini? Jika ingin bersedekah dengan mudah dan aman, salurkan donasi Anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. BAZNAS akan menfasilitasi pembayaran Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dengan lebih mudah dan praktis, melalui Zakat Online BAZNAS dengan mengaksesnya di link, https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat. Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran IG : @baznaskabupatenpesawaran FB : baznaspesawaran Call Center BAZNAS : 0812-7111-2600 Penulis; Rohim, S. HI (Waka I BAZNAS Pesawaran)
BERITA23/09/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2025
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Luncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Rusia Tahun 2025 sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Indonesia di luar negeri, menguatkan program Asta Cita Presiden RI dan Indonesia Emas 2045. Acara yang digelar secara daring pada Senin (22/9/2025) ini dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof. Dr. Khoirul Rosyadi, S.S., M.Si., Ph.D., serta Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si. Turut hadir Duta Besar Rusia untuk Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, serta para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia, sekaligus memajukan umat. “Apa yang kita lakukan adalah dalam rangka untuk meningkatkan kualitas masyarakat kita Indonesia yang bertujuan untuk memajukan umat ke depan. Jadi jelas bahwa yang kita lakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, bagi umat,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini agar terus berjalan di tahun-tahun mendatang. Kiai Noor mengungkapkan bahwa mahasiswa Indonesia di Rusia memiliki potensi besar yang perlu terus didukung. “Artinya ada keberlanjutan. Tadi kami sudah berdiskusi dengan Bu Saidah Sakwan bahwa ini tidak akan berhenti di sini, tapi akan terus, kita akan menggali lebih banyak lagi, karena ternyata anak-anak kita di Rusia ini hebat-hebat semua,” jelasnya. Lebih jauh, ia berharap mahasiswa maupun alumni penerima BCB Rusia dapat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Rusia. Menurutnya, hal itu bisa menjadi sarana berkelanjutan untuk mendukung generasi penerima beasiswa berikutnya. “Jadi itu saya kira akan terus berlanjut, di samping kami juga akan terus memberikan beasiswa ini, tetapi juga lulusan-lulusan yang sudah bekerja dan sudah bisa memberikan zakat, infak, dan sedekah, bisa dimanfaatkan untuk mahasiswa di Rusia,” tambahnya. Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof. Dr. Khoirul Rosyadi, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 500–700 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Rusia dalam berbagai disiplin ilmu. Tahun ini, sekitar 299 mahasiswa baru Indonesia akan berangkat ke Rusia untuk melanjutkan studi. Ia menerangkan bahwa mayoritas mahasiswa tersebut mendapatkan beasiswa dari Pusat Kebudayaan Rusia (PKR) yang mencakup biaya kuliah dan tunjangan bulanan. Namun, dukungan tersebut belum sepenuhnya mampu menutup kebutuhan hidup sehari-hari mahasiswa. “Karena itu, hadirnya Beasiswa BAZNAS mulai tahun kemarin dan tahun kedua ini saya kira menjadi harapan yang sangat membantu bagi mahasiswa-mahasiswa kita yang berada di Rusia. Beasiswa ini betul-betul memberikan optimisme bagi mahasiswa kita di Rusia untuk lebih fokus meningkatkan studinya,” ujarnya. Khoirul juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas kepeduliannya terhadap mahasiswa Indonesia di Rusia, seraya berharap jumlah penerima maupun nilai beasiswa dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Pada kesempatan yang sama, Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., menambahkan program BCB Rusia bukan hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga memiliki tujuan strategis. Program ini, katanya, dirancang agar penerimanya kelak bisa keluar dari status mustahik dan menjadi muzaki, sekaligus memberi dampak sosial yang luas. “Program BCB Rusia merupakan salah satu program beasiswa BAZNAS yang bertujuan untuk mengeluarkan mustahik dari kemiskinan dan menjadi muzaki. Selain itu, nilai lebih dari BCB Rusia adalah bahwa para penerima itu kami yakini mereka adalah orang istimewa yang akan memiliki high social impact yang setelah mereka lulus akan membawa kemanfaatan bagi publik,” jelasnya.
BERITA22/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Dimensi Sosial Dari Zakat, Infak dan Sedekah
Dimensi Sosial Dari Zakat, Infak dan Sedekah
Dimensi sosial dari Zakat/Infaq/Sedekah (ZIS) akan menciptakan ikatan sosial yang erat bagi setiap muslim, guna melaksanakan tanggung jawabnya terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan sesama Muslim. Demikian juga halnya dengan kewajiban menunaikan zakatnya bagi umat Muslim, baik itu sebagai Muzaki/Munfik/Mutashadik, merupakan medium untuk mengurangi kesenjangan sosial dalam membangun kebersamaan umat. Perintah tentang zakat termaktub dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." Demikian indahnya tuntunan kebersamaan dalam ikatan sosial guna membangun kebersamaan bagi umat muslim yang saling berkelindan antara keberadaan muzaki (pemberi) dan mustahik (penerima), di mana keduanya memiliki hak dan kewajiban yang sama, yaitu: Muzaki berkewajiban mengeluarkan zakatnya dan berhak menerima doa kebaikan dari mustahik; sementara itu, Mustahik berkewajiban mendoakan kebaikan bagi muzaki dan berhak menerima zakatnya. Begitulah Allah, zat yang memiliki sifat Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Bekal kebaikan untuk akhirat “Jika engkau berada di waktu sore, jangan menunggu waktu pagi dan jika engkau berada di waktu pagi, jangan menunggu waktu sore. Ambillah (kesempatan) dari waktu sehat untuk (bekal) di waktu sakitmu dan ambillah kesempatan dari waktu hidupmu untuk bekal matimu [HR. Bukhari]. Kewajiban mengeluarkan zakat wajib disegerakan dan tidak perlu menunda-nunda agar dapat menjadi bekal terbaik untuk akhirat kita. Membayar zakat wajib hukumnya. Para mustahik itu sasarannya. Amil Baznas siap bekerja, Bantu muzaki tunaikan zakatnya. Zakat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Dengan memahaminya, diharapkan kita semakin sadar akan kewajiban untuk menunaikan zakat dan berkontribusi dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Pesawaran. Dukungan dan kepercayaan para muzaki sekalian sangat berarti dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Pesawaran. Mari bersama-sama menebarkan kebaikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui BAZNAS Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan keberkahan yang melimpah. Aamiin. Penulis: Hi. A. Hamid S., S.H.,M.M. (Ketua BAZNAS Pesawaran)
BERITA22/09/2025 | Hi. A. Hamid S., S.H., M.M.
BAZNAS Pesawaran Apresiasi Tindakan Cepat Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Kota Agung, Tegineneng
BAZNAS Pesawaran Apresiasi Tindakan Cepat Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Kota Agung, Tegineneng
Wakil Ketua Bagian Perencanaan dan Keuangan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, M. Robani menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat Kepala Desa dan masyarakat Dusun Cimangga, Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng. Hal ini dikarenakan, setelah terjadinya kebakaran rumah dan diterimanya bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran, pembangunan rumah Bapak Margo Susanto dan anaknya, Dwi Garwo Saputro, yang sebelumnya terbakar, resmi dimulai pada hari Ahad (21/092025). Pembangunan rumah ini ditandai dengan penggalian pondasi. "Terima kasih kepada pihak pemerintah desa dan warga masyarakat khususnya Dusun Cimangga yang telah peduli dan bahu membahu membangun kembali rumah Bapak Margo Susanto yang terbakar beberapa waktu lalu," ujar M. Robani. Yuk, terus dukung program kebaikan dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA21/09/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Santuni Nani Oktavianti Bagelen
BAZNAS Pesawaran Santuni Nani Oktavianti Bagelen
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmen terhadap tanggung jawab sosial dengan memberikan bantuan biaya pengobatan kepada Ibu Nani Oktavianti, warga Dusun Bagelen III, 003/001, Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Bandar Lampung, pada hari Rabu (10/9/2025). Pemberian bantuan ini merupakan tindak lanjut dari pengajuan bantuan pengobatan yang telah diterima oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran sebelumnya. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustadz Fahmi Alaudin, kepada keluarga Septian Kinanti agar memperoleh perawatan yang memadai. “Alhamdulillah, saya mewakili saudari saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan. Semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban kami sekeluarga,” Ujar Saudari Nani. Yuk, terus dukung program kebaikan dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA21/09/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS dan IDEF Jalin Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Ekonomi Syariah
BAZNAS dan IDEF Jalin Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Ekonomi Syariah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kerja sama dengan Yayasan Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (IDEF) dalam rangka memperkuat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak yang dilaksanakan dalam rangkaian acara Tasyakuran Milad Satu Tahun Center for Sharia Economic Development (CSED) di Gedung Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Kamis (18/9/2025). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, jajaran Pimpinan BAZNAS RI, Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini, Ketua CSED-INDEF Prof. Nur Hidayah, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Waryono Abdul Ghofur, Pendiri IDEF Fadhil Hasan, Direktur KNEKS, para akademisi, dan peneliti. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan, kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. “BAZNAS berkomitmen menjadikan zakat bukan hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen ekonomi yang mampu menumbuhkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi dengan IDEF akan memperluas langkah strategis ini,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menambahkan, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan keuangan, menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi global. “Peningkatan kapasitas ekonomi syariah memerlukan kerja sama lintas sektor. Universitas, lembaga keuangan, dan BAZNAS dapat saling melengkapi,” ungkapnya. Menurutnya, “Keterlibatan banyak pihak menjadi modal penting dalam memperkuat gerakan ekonomi syariah. Inilah yang membuat BAZNAS semakin siap menghadapi dinamika global.” Kiai Noor berharap, kolaborasi strategis ini mampu memperluas dampak zakat dalam menjawab tantangan ekonomi masa depan. Sementara itu, Prof. Didik J. Rachbini menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperkuat literasi dan riset ekonomi syariah. “Universitas memiliki peran strategis sebagai pusat riset. Melalui sinergi dengan BAZNAS dan IDEF, kami ingin mendorong inovasi kebijakan yang adaptif dan berdampak langsung pada masyarakat,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Pendiri IDEF Fadhil Hasan berharap kerja sama ini menghasilkan program konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kami ingin memastikan MOU ini memberi manfaat nyata. Fokus kami adalah menghadirkan solusi ekonomi syariah yang bisa dirasakan langsung oleh umat,” jelasnya.
BERITA19/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Santuni Pasien Skoliosis
BAZNAS Pesawaran Santuni Pasien Skoliosis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyalurkan santunan biaya pengobatan kepada Septian Kinanti, warga Dusun Bagelen II, RT/RW 007/002, Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, yang saat ini sedang menjalani pengobatan untuk penyakit skoliosis, Rabu (10/9/2025). Pemberian santunan ini merupakan realisasi dari usulan bantuan pengobatan yang sebelumnya telah disampaikan kepada BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustadz Fahmi Alaudin, kepada keluarga Septian Kinanti agar memperoleh perawatan yang memadai. “Alhamdulillah, saya ucapkan banyak terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan kepada saya. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak,” Ujar Septian. Yuk, terus dukung program kebaikan dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA18/09/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Pesawaran, respon cepat musibah hujan deras disertai angin kencang
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Pesawaran, respon cepat musibah hujan deras disertai angin kencang
Pesawaran – Hujan deras yang mengguyur disertai angin kencang diwilayah Kecamatan Tegineneng pada Rabu (17/9/2025) pukul 14.00 WIB di Dusun Wonorejo Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran mengakibatkan 12 rumah warga rusak. Ada beberapa pohon yang tumbang dan menimpa sejumlah rumah warga. Rumah milik Musyadat yang terdampak paling parah sampai atap rumah roboh akibat bangunan atap cucian kendaraan milik tetangga yang menimpa rumahnya, untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Mengetahui peristiwa tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Pesawaran langsung bergerak cepat ke lokasi. Tim melakukan asesmen untuk memetakan dampak kerusakan dan kebutuhan mendesak warga terdampak. “Kami bergerak cepat begitu menerima laporan dari lapangan. Prioritas kami adalah memastikan kondisi warga, membantu kebutuhan darurat, serta melakukan asesmen agar penanganan pasca-bencana bisa lebih terarah,” ungkap Syarifudin perwakilan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Pesawaran. Respon cepat ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa terbantu dengan hadirnya tim BAZNAS Tanggap Bencana di tengah kondisi darurat. Kehadiran BTB diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan warga, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi keluarga terdampak bencana. BAZNAS Pesawaran menegaskan komitmennya untuk terus siaga dalam penanggulangan bencana, sekaligus bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah.
BERITA17/09/2025 | BTB BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Dorong Pemberdayaan Umat lewat Penguatan Ekonomi Sosial Islam
BAZNAS RI Dorong Pemberdayaan Umat lewat Penguatan Ekonomi Sosial Islam
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong pemberdayaan umat melalui penguatan ekonomi sosial Islam. Program-program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada penyaluran zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat guna mendukung pembangunan ekonomi umat Islam di Indonesia. Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA. saat menjadi narasumber dalam kegiatan Diklat Kristologi dan Dakwah Pembentengan Aqidah Islam melalui Pemberdayaan Kesejahteraan Ekonomi Umat, Rabu (17/09/2025) di Aula Buya Hamka Lt.4, Gd. MUI Pusat, Jakarta. Dalam pemaparannya, Pimpinan BAZNAS RI Saidah Sakwan, MA, menjelaskan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan produktif dalam pengentasan kemiskinan. Menurutnya, zakat dapat menggerakkan sektor riil sekaligus memperkuat keuangan syariah. "Data menunjukkan, potensi zakat nasional mencapai Rp327 triliun. Angka fantastis ini terdiri dari zakat pertanian, peternakan, tabungan, pendapatan, hingga zakat badan usaha. Jika dikelola secara optimal, zakat diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat dan menekan angka kesenjangan sosial," kata Saidah. Meski begitu, menurut Saidah, tantangan masih membayangi. Kurangnya literasi zakat, dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi menjadi hambatan yang harus segera diatasi. Selain itu, juga perlu adanya penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan zakat. "Dengan populasi muslim terbesar di dunia, serta gelar sebagai negara paling dermawan, potensi zakat dapat dikembangkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Hadirnya World Zakat and Waqf Forum juga memperkuat posisi Indonesia sebagai inisiator gerakan zakat global," ujarnya. Saidah menegaskan, pemberdayaan umat dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, pemberdayaan sosial yang menyasar kebutuhan dasar, darurat, dan lanjutan masyarakat miskin. "Kedua, pemberdayaan ekonomi yang memberikan akses modal, produksi, dan pasar. Ketiga, pemberdayaan dakwah/advokasi untuk memperjuangkan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat kecil," ujarnya. Untuk itu, dalam hal pemberdayaan kesejahteraan ekonomi umat, menurut Saidah, BAZNAS hadir untuk masyarakat melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan, di antaranya program-program yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan sosial, maupun pemberdayaan dakwah dan advokasi. "Bersama MUI, BAZNAS mengajak semua pihak, di antaranya organisasi masyarakat keagamaan, untuk dapat berkontribusi dan berkolaborasi nyata dalam masifnya dakwah zakat di Indonesia. BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi lembaga utama dalam menyejahterakan umat," kata Saidah.
BERITA17/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Kolaborasi BAZNAS RI dan Kemenko PM Wujudkan 1.001 Titik Pemberdayaan Berbasis Kawasan
Kolaborasi BAZNAS RI dan Kemenko PM Wujudkan 1.001 Titik Pemberdayaan Berbasis Kawasan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program Zmart, turut mendukung peluncuran Aktivasi 1.001 Titik Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan se-Nusantara yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), yang resmi dimulai di Kawasan Produksi Widuri, Kendal, Jawa Tengah, Rabu (17/9/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pemerintah yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dalam rangka memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis kawasan di seluruh Indonesia. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (H.C.) Muhaimin Iskandar, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., Deputi II Kemenko PM Prof. Dr. Ir. R. Nunung Nuryartono, M.Si., Kepala Divisi Penguatan Pendistribusiaan dan Pedayagunaan BAZNAS Provinsi, Kab/Kota Iqbal Rachmat, serta sejumlah perwakilan lembaga mitra. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan komitmen BAZNAS untuk mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis Kawasan, termasuk Program Aktivasi 1.001 Titik Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan se-Nusantara. Ia menambahkan, dalam implementasinya terdapat tujuh mitra strategis yang berkontribusi, termasuk BAZNAS. “Partisipasi BAZNAS dalam program ini difokuskan pada penguatan ekonomi mustahik melalui Program ZMart, yang tidak hanya memberi modal usaha, tetapi juga pendampingan berkelanjutan," jelas Kiai Noor. “BAZNAS percaya bahwa zakat memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan sosial-ekonomi. Kami berharap, langkah ini menjadi penguat ekonomi masyarakat dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan nasional,” ujarnya. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS, lembaga filantropi, dan para penggerak kawasan yang telah berperan aktif menghidupkan ekosistem pemberdayaan desa. "Keberhasilan tidak mungkin dicapai tanpa membangun ekosistem kolaborasi yang produktif secara terus-menerus. Apa yang kita jadikan pilot project hari ini merupakan pematangan dari seluruh rangkaian perjuangan, baik yang dilakukan pemerintah maupun non-pemerintah,” kata Muhaimin. Ia menambahkan, kerja sama lintas sektor menjadi bukti nyata lahirnya kolaborasi produktif dalam pemberdayaan masyarakat desa. "Inilah ekosistem yang harus terus kita bangun bersama,” ujarnya. Sebagai Menko PM, Muhaimin menegaskan kesiapannya mendukung seluruh gerakan pemberdayaan yang melibatkan berbagai pihak. “Harapan kita, ekosistem pemberdayaan ini dapat tumbuh dan berkembang di masyarakat desa, memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ucapnya. Zmart BAZNAS adalah program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan BAZNAS untuk meningkatkan skala usaha warung dan toko kecil milik mustahik (penerima zakat), dengan memberikan modal, pendampingan, dan pelatihan agar usaha mustahik dapat berkembang, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya bisa menjadi muzaki (pemberi zakat).
BERITA17/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Santuni Warga Kagungan Ratu, Negeri Katon
BAZNAS Pesawaran Santuni Warga Kagungan Ratu, Negeri Katon
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyalurkan santunan biaya pengobatan kepada Reki Juniansyah, warga Dusun Kagungan Ratu, RT/RW 001/001, Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Rabu (10/9/2025). Pemberian santunan ini merupakan tindak lanjut dari usulan bantuan pengobatan yang telah disampaikan kepada BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustadz Fahmi Alaudin, kepada Reki Juniansyah agar memperoleh perawatan yang memadai. “Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada BAZNAS dan para donatur atas bantuannya. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu sekalian,” Ujar Reki. Yuk, terus dukung program kebaikan dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA17/09/2025 | Ahmad Fudloli
Bantu Sesama, BAZNAS RI dan Masjid Al Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang
Bantu Sesama, BAZNAS RI dan Masjid Al Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Masjid Al Bakrie-Taman Rasuna yang turut didukung oleh PT Bakrieland Development Tbk (Bakrieland) selaku pengelola kawasan Rasuna Epicentrum di mana lokasi Masjid berada resmi meluncurkan program “Sedekah Barang”, untuk menyumbangkan barang-barang bekas layak pakai agar memberi manfaat bagi sesama sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Program Sedekah Barang ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam bersedekah, tidak hanya dalam bentuk uang, tetapi juga barang-barang yang dapat memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan. Peluncuran program tersebut dilakukan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Jakarta Selatan, pada Selasa (16/9/2025). Turut hadir, Mochamad Noerhakim, Kepala Departemen Program LAZNAS Bakrie Amanah, Penguatan LAZ BAZNAS RI H. Abd. Kafi , jajaran Pengurus DKM Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Perwakilan Manajemen Bakrieland Zulfikar, Kepala Departemen Program LAZNAS Bakrie Amanah Mochamad Noerhakim. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM. menyampaikan, Sedekah Barang lahir sebagai jawaban atas persoalan kesenjangan ekonomi, sosial, dan lingkungan akibat penggunaan barang bekas. “Sedekah Barang hadir untuk memberikan nilai manfaat pada barang yang sudah tidak terpakai, baik melalui pemanfaatan langsung maupun nilai jualnya. Program ini mengajak masyarakat agar menjadikan barang bekas sebagai ladang amal sekaligus solusi bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Rizaludin. Menurut Rizaludin, masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan hingga harus bergantung pada barang bekas, sementara kelompok lain mampu membeli barang baru tanpa kesulitan. Ketimpangan ini, ujar Rizaludin, tidak hanya memunculkan masalah sosial tetapi juga berdampak buruk bagi lingkungan ketika barang bekas tidak diolah dengan benar. “Melalui sinergi dengan Masjid Al Bakrie, BAZNAS menyediakan drop box Sedekah Barang di lingkungan Masjid Al Bakrie dan Apartemen Taman Rasuna. Kehadiran drop box ini memudahkan jamaah masjid, penghuni apartemen, maupun masyarakat umum untuk wadah bagi jamaah dan warga untuk berbagi, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. “Kami sangat mendukung program Sedekah Barang ini karena menjadi wadah bagi jamaah dan warga Taman Rasuna untuk berbagi barang layak pakai. Kami berharap program ini dapat membantu yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan Masjid,” ujar perwakilan DKM Masjid Al Bakrie Taman Rasuna, Jakarta.
BERITA16/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Macam-Macam Zakat
Macam-Macam Zakat
Secara umum, zakat terbagi menjadi dua jenis, yakni Zakat Fitrah dan Zakat Mal. Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik laki-laki atau perempuan muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Sedangkan Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya tidak bertentangan dengan ketentuan agama. Sebagai contoh, zakat mal terdiri atas uang, emas, surat berharga, penghasilan profesi, dan lain-lain, sebagaimana yang diatur dalam UU No. 23/2011 tentang pengelolaan Zakat, PMA No. 52 Tahun 2014 yang telah diubah dua kali dengan PMA No. 31/2019. Zakat mal sebagaimana dimaksud pada paragraf di atas meliputi: Zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya; adalah zakat yang dikenakan atas emas, perak, dan logam mulia lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. Zakat atas uang dan surat berharga lainnya adalah zakat yang dikenakan atas uang, harta yang disetarakan dengan uang, dan surat berharga lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. Zakat perniagaan adalah zakat yang dikenakan atas usaha perniagaan yang telah mencapai nisab dan haul. Zakat pertanian, perkebunan, dan kehutanan adalah zakat yang dikenakan atas hasil pertanian, perkebunan, dan hasil hutan pada saat panen. Zakat peternakan dan perikanan adalah zakat yang dikenakan atas binatang ternak dan hasil perikanan yang telah mencapai nisab dan haul. Zakat pertambangan adalah zakat yang dikenakan atas hasil usaha pertambangan yang telah mencapai nisab. Zakat perindustrian adalah zakat atas usaha yang bergerak dalam bidang produksi barang dan jasa. Zakat pendapatan dan jasa adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan yang diperoleh dari hasil profesi pada saat menerima pembayaran. Zakat ini dikenal juga sebagai zakat profesi atau zakat penghasilan. Zakat rikaz adalah zakat yang dikenakan atas harta temuan, dengan kadar zakatnya adalah 20%. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memfasilitasi pembayaran Zakat Infaq Sedekah (ZIS) dengan lebih mudah dan praktis melalui Zakat Online BAZNAS dengan mengaksesnya di tautan di bawah ini. Penulis: Ust. Rohim, S.H.I. (Waka I Bidang Pengumpulan)
BERITA16/09/2025 | Ust. Rohim, S.H.I.
BAZNAS Pesawaran Berkolaborasi dengan Pemda Pesawaran untuk Memperkuat Pengelolaan Zakat
BAZNAS Pesawaran Berkolaborasi dengan Pemda Pesawaran untuk Memperkuat Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mengadakan audiensi dengan Bupati Pesawaran untuk menyampaikan laporan hasil Rapat Koordinasi Nasional (BAZNAS) Tahun 2025 serta dalam upaya memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Selasa (16/9/2025) di kantor Bupati Pesawaran. Ketua BAZNAS Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menyampaikan komitmen untuk meningkatkan penghimpunan dana zakat, dengan target Rp7,8 miliar pada tahun 2025, serta menyoroti dampak positif dari pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa. "BAZNAS Pesawaran selagi pengumpulannya bagus, banyak program yang bisa dilakukan dan masyarakat yang terbantu. Pada tahun 2025 ini target kami sebesar Rp7,8 miliar dan dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah kami optimis target tersebut tercapai di akhir tahun,” jelas Hi. A. Hamid. Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, terutama dalam program kemanusiaan yang sejalan dengan program pemerintah daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid menegaskan kesiapan mendukung program Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui lima program prioritas, yaitu Pesawaran Taqwa, Pesawaran Peduli, Pesawaran Sehat, Pesawaran Cerdas, dan Pesawaran Makmur, dengan harapan dukungan penuh dari Bupati Pesawaran untuk pengelolaan zakat yang optimal. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Bidang Administrasi Umum Herliansyah, Kadis Perkim, Kaban Bappeda, Plt. Kepala BPKAD, Plt. Kabag Kesra Setdakab Pesawaran, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA16/09/2025 | Ahmad Fudloli
Dukung Asta Cita, BAZNAS RI Optimalkan Program Beasiswa untuk Pembangunan SDM
Dukung Asta Cita, BAZNAS RI Optimalkan Program Beasiswa untuk Pembangunan SDM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui berbagai program beasiswa pendidikan. Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai kemiskinan, serta mendukung tercapainya Asta Cita dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, saat menjadi narasumber Kuliah Tamu bertajuk “Zakat sebagai Salah Satu Instrumen Pendukung Asta Cita - Pembangunan SDM di Indonesia” yang digelar di Universitas Islam Kadiri, Jawa Timur, Senin (15/9/2025). Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, mengatakan, pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Karena itu, zakat yang dihimpun BAZNAS tidak hanya disalurkan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga diarahkan bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM). “Zakat adalah instrumen yang strategis untuk pembangunan. Melalui beasiswa, BAZNAS ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa tetap menempuh pendidikan hingga jenjang tinggi. Ini menjadi jalan memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan,” ujar Haji Mo Mahdum. Haji Mo Mahdum memaparkan, berdasarkan data Laporan Pengelolaan Zakat Nasional 2024, penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lain untuk sektor pendidikan mencapai Rp 1,29 triliun. Dana tersebut menjangkau lebih dari 2,6 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Lebih lanjut, Haji Mo Mahdum menjelaskan, berbagai program beasiswa pendidikan yang dijalankan BAZNAS, diantaranya Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Dalam Negeri untuk mahasiswa S1, Beasiswa Luar Negeri untuk jenjang S1, S2, dan S3 di Timur Tengah, Malaysia, dan Rusia, Beasiswa Riset Zakat bagi mahasiswa S1, S2, S3 maupun kelompok riset, serta Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma’had Aly untuk mahasiswa S1. “Selain itu, BAZNAS menginisiasi Beasiswa Filantropi Islam untuk mencetak amil profesional dengan kualifikasi S2 dan S3, serta Beasiswa Kaderisasi Seribu Ulama MUI (S3) yang ditujukan untuk melahirkan ulama berkompeten dalam pemikiran Islam dan syariah," jelas Haji Mo Mahdum. "Tak hanya itu, BAZNAS juga mendukung pendidikan santri melalui Beasiswa Santri BAZNAS tingkat SMA/SMK/MA bagi santri berprestasi dari kalangan dhuafa, khususnya sebagai persiapan masuk ke perguruan tinggi negeri, serta Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus yang menyasar penyandang disabilitas, masyarakat di daerah 3T, serta komunitas adat," lanjutnya. Hasil nyata mulai terlihat, Haji Mo Mahdum mengungkapkan, lebih dari 10 persen alumni beasiswa BAZNAS kini telah berubah status dari mustahik menjadi muzaki. “Transformasi mustahik menjadi muzaki adalah indikator keberhasilan program kami. Zakat benar-benar bisa mengangkat harkat sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Mahdum. Haji Mo Mahdum mengatakan, dengan potensi zakat nasional yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun per tahun, BAZNAS optimistis peran zakat dalam pendidikan akan terus meningkat. "Penguatan kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mengoptimalkan potensi tersebut," kata Haji Mo Mahdum. Mo Mahdum menambahkan, zakat untuk pendidikan memiliki legitimasi syariah yang kuat. Fatwa MUI Nomor Kep.-120/MUI/II/1996 menyebut pemberian zakat untuk beasiswa sah karena termasuk dalam kategori fi sabilillah. “Dengan dasar syariah yang jelas, BAZNAS mantap menjadikan pendidikan sebagai prioritas. Harapannya, investasi zakat di sektor ini bisa lahirkan SDM unggul yang berkontribusi untuk Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
BERITA16/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Perkuat Layanan Kebencanaan melalui Pelatihan SDM bersama BASARNAS dan BNPB
BAZNAS Perkuat Layanan Kebencanaan melalui Pelatihan SDM bersama BASARNAS dan BNPB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat layanan kebencanaan dalah salah satunya melalui pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal tersebut ditandai dengan Pengukuhan Peserta Pelatihan Kebencanaan di Balai Diklat BASARNAS Bogor, Senin (15/9/2025). Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Direktur Bina Potensi BASARNAS Agus Haryono, S.S., M.B.A., Kepala Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan BASARNAS Heru Suhartanto, S.H., M.M., Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana BNPB Dr. Kheriawan, M.M., serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayaguaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan, sinergi antara BAZNAS, BASARNAS, dan BNPB menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencarian, pertolongan, dan penanggulangan bencana di Indonesia. “Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan hadirnya SDM yang terlatih, tangguh, dan siap menjadi garda terdepan dalam penyelamatan serta pemulihan pascabencana. Kolaborasi ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Saidah. Saidah menambahkan, kehadiran peserta pelatihan diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi risiko bencana yang semakin beragam. “Para peserta yang dikukuhkan hari ini diharapkan menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing. Mereka bukan hanya siap secara teknis, tetapi juga membawa semangat kemanusiaan dalam setiap aksi penyelamatan,” ucap Saidah. BAZNAS, lanjut Saidah, tidak hanya berperan dalam pendistribusian bantuan saat bencana terjadi, tetapi juga aktif memperkuat kapasitas melalui kerja sama lintas lembaga. “Dengan sinergi ini, kita ingin membangun sistem kebencanaan yang lebih kuat, komprehensif, dan berkelanjutan,” katanya. Acara pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam mempertegas komitmen bersama lembaga-lembaga terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana.
BERITA16/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran, Membasuh duka Korban Si-Jago Merah
BAZNAS Pesawaran, Membasuh duka Korban Si-Jago Merah
Pesawaran – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak musibah. Usai menerima kabar mengenai terbakarnya rumah milik Bapak Margo Susanto dan anaknya Dwi Garwo Saputro Warga Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, BAZNAS Kabupaten Pesawaran bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan. Bantuan yang diberikan berupa dana guna meringankan biaya pembangunan rumah yang rusak total akibat kebakaran pada (01/09/2025). Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Pesawaran, M. Robani, menyampaikan bahwa pihaknya berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban korban dalam proses pembangunan kembali rumah mereka. “Semoga korban diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Walaupun bantuan yang kami salurkan masih terbatas, kami berharap dapat membantu meringankan biaya yang dibutuhkan,” ujarnya. Turut hadir juga Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, pada penyerahan bantuan tersebut, beliau juga menegaskan bahwa semakin banyak masyarakat Kabupaten Pesawaran yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran, maka semakin besar pula kemampuan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk hadir membantu masyarakat ketika terjadi musibah atau bencana. “Semakin banyak muzakki yang bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Pasuruan, maka akan lebih banyak masyarakat yang dapat kita bantu,” tambahnya. Sementara itu, Dwi Garwo Saputro yang akrab dipanggil Dwi, korban kebakaran, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sangat membantu saya untuk mempercepat proses pembangunan rumah. Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Pesawaran dan para muzaki yang telah membantu meringankan saya dalam membangun kembali hunian untuk keluarga saya,” tuturnya. Dwi juga menceritakan kronologi kejadian. "Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.15 WIB saat ia dan keluarganya sedang berberes-beres setelah ada rutinan yasinan dirumahnya. kemudian ada kobaran api yang berasal dari kamar tidur, dan tidak lama api langsung membesar, langsung saya berteriak minta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api, sehingga api padam setelah 1 jam kemudian, Meskipun beberapa barang berharga tidak sempat diselamatkan, saya sangat bersyukur keluarga masih diberi keselamatan,” pungkasnya. Melalui aksi cepat ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan nyata, dan menjadi penghubung kebaikan antara para muzakki dan mustahik. kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA15/09/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →