WhatsApp Icon
Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat dan Pemeriksaan Gratis bagi Mustahik

Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Senam Sehat, Edukasi Hipertensi, dan Pelayanan Kesehatan Gratis. Acara yang digelar pada Selasa (23/6/2026) ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh 35 orang penerima manfaat (mustahik) di wilayah Pesawaran.

Kegiatan yang berlangsung hangat sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini dikawal langsung oleh tim medis profesional RSB Pesawaran, yang terdiri dari satu orang dokter umum, satu orang perawat, serta dibantu oleh dua orang staf.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan, yang kemudian disusul dengan sesi senam sehat. Aktivitas fisik ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kebugaran jasmani peserta, tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan di antara para mustahik.

Setelah tubuh bugar oleh senam, para peserta diajak untuk menyimak sesi edukasi kesehatan. Mengangkat tema krusial mengenai "Hipertensi", dokter dari RSB Pesawaran memberikan pemahaman komprehensif mengenai faktor risiko, cara pencegahan, hingga pentingnya pengendalian tekanan darah melalui pola hidup yang tepat.

Guna memastikan kondisi kesehatan peserta secara aktual, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan pengecekan kadar gula darah. Langkah ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi penyakit tidak menular di tengah masyarakat. Suasana semakin semarak dengan adanya pembagian doorprize bagi para peserta yang aktif dan berani bertanya saat sesi edukasi, sebelum akhirnya ditutup dengan pembagian kudapan (snack) sehat dan doa penutup.

Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap kesehatan masyarakat lapis bawah. Tujuan utamanya tidak sekadar memberikan pengobatan sesaat, melainkan membuka akses layanan kesehatan gratis sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih mandiri dalam menjaga kesehatan jasmani mereka. Dengan pengetahuan yang bertambah, diharapkan para mustahik dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga kualitas hidup mereka secara keseluruhan dapat meningkat.

Menanggapi antusiasme warga dalam kegiatan ini, Dokter Umum Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran menyampaikan pesannya terkait pentingnya langkah preventif dalam kesehatan.

"Hipertensi sering kali menjadi 'silent killer' atau pembunuh diam-diam karena gejalanya kerap tidak disadari. Melalui sinergi antara senam jasmani, edukasi, dan deteksi dini seperti hari ini, kami berharap para mustahik tidak hanya sekadar mendapatkan akses pengobatan gratis, tetapi juga terbangun kesadarannya untuk mengubah pola hidup sehari-hari. Kesehatan adalah investasi terbaik, dan mencegah selalu jauh lebih baik daripada mengobati." Ujar dr. Jihan Azzahra Namira, Dokter Umum RSB Pesawaran.

Melalui pelayanan yang ramah, mudah dijangkau, dan bermanfaat, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa setiap mustahik mendapatkan hak yang sama untuk hidup sehat dan sejahtera.

23/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik, Baznas Pesawaran Menyusun Program Spa Academy Berbasis Syariah

 

PESAWARAN – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran secara resmi menerima pemaparan program strategis dari Baznas RI mengenai *SPA Academy* yang diperuntukkan bagi para mustahik di wilayah Kabupaten Pesawaran. Pertemuan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Rapat Kantor Unit Pimpinan Baznas Pesawaran pada Senin (22/06/2026).

Pemaparan program inovatif ini disampaikan langsung oleh Vera Wati, S.IP., Direktur Latifa Spa Academy Tangerang.

Sinergi Kuat dan Dukungan dari Baznas Provinsi Lampung

Program SPA Academy ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Baznas RI dalam mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan wilayah. Menariknya, implementasi program strategis ini di tingkat daerah tidak berjalan sendiri, melainkan mendapatkan dukungan penuh dan apresiasi dari Baznas Provinsi Lampung.

Sinergi antara Baznas RI, Baznas Provinsi Lampung, dan Baznas Kabupaten Pesawaran ini menunjukkan komitmen kolektif yang kuat dalam mengawal proses pendayagunaan zakat agar lebih produktif, tepat sasaran, dan memiliki dampak yang luas bagi masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya di Bumi Andan Jejama.

Fokus pada Kemampuan Vokasi dan Kemandirian Ekonomi

Dalam paparannya, Vera Wati menjelaskan bahwa program SPA Academy ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah komitmen untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan melalui jalur pemberdayaan ekonomi kreatif.

Narasi utama dari program ini berfokus pada pembekalan keahlian khusus yang memiliki daya saing tinggi di pasar kerja. Melalui pelatihan ini, para mustahik akan diberikan kemampuan vokasi di bidang Spa Syariah yang mengusung konsep Halal Wellness (kebugaran yang halal dan sesuai syariat).

 "Tujuan utama kita adalah membekali para mustahik dengan keahlian vokasi yang terstandarisasi. Dengan konsep Spa Syariah Halal Wellness, para peserta tidak hanya belajar teknik kebugaran, tetapi juga memastikan seluruh prosesnya sesuai koridor syariat Islam. Ini adalah peluang bisnis dan kerja yang sangat menjanjikan saat ini," ujar Vera Wati.

Dengan keahlian yang bersertifikasi tersebut, para mustahik diharapkan memiliki modal keterampilan yang kuat untuk membuka usaha mandiri maupun terserap di industri kebugaran. Output akhir yang dikejar dari program ini adalah lahirnya sumber penghasilan yang stabil bagi para mustahik, yang pada gilirannya akan mendongkrak taraf hidup keluarga mereka secara signifikan dan berkelanjutan.

Sambut Baik Program Pusat

Pimpinan Baznas Kabupaten Pesawaran menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas program stimulus yang diinisiasi oleh Baznas RI yang bersinergi dengan Baznas Provinsi Lampung serta menggandeng Latifa Spa Academy ini. Pihak Baznas Pesawaran menyatakan siap melakukan penyaringan dan seleksi ketat terhadap para mustahik di Kabupaten Pesawaran yang dinilai memiliki potensi serta komitmen kuat untuk mengikuti pelatihan intensif ini hingga selesai.

Melalui sinergi lintas tingkatan ini, Baznas Kabupaten Pesawaran berharap angka kemiskinan di daerah dapat terus ditekan melalui program-program pemberdayaan berbasis keahlian nyata yang langsung menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat bawah.

 

22/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Dampingi Akreditasi RSB Pesawaran

PESAWARAN – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran melakukan pendampingan intensif kepada Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran. Kegiatan ini difokuskan pada persiapan Akreditasi RSB serta pengelolaan sistem pelayanan kesehatan yang lebih prima.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan langsung di Gedung RSB Pesawaran pada Jum'at, 19 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

Kehadiran Lintas Sektor

Sinergi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh indikator penilaian akreditasi dapat terpenuhi dengan baik. Hadir dalam kegiatan tersebut dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Bapak Iqbal, Ibu Fina, dan Bapak Tafsirudin. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesawaran Hi. A. Hamid S, S.H, M.M (Ketua Baznas Pesawaran), Ky. Endang Zainal Khidir (Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan), M. Robani (Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan). Pihak RSB Pesawaran dr. Redha Anggraini Japar (Penanggung Jawab Klinik) serta Seluruh jajaran staf dan tenaga medis RSB Pesawaran

Kesiapan Akreditasi Menuju Hasil Maksimal

Selain memberikan arahan mengenai tata kelola pelayanan, tim dari Dinas Kesehatan juga turun langsung untuk memastikan kesiapan fisik, dokumen, serta prosedur standar operasional (SOP) yang dimiliki RSB Pesawaran dalam menghadapi proses penilaian akreditasi mendatang.

Berdasarkan hasil peninjauan dan evaluasi di lapangan, Dinas Kesehatan menilai bahwa kesiapan RSB Pesawaran secara umum sudah berada dalam kategori cukup baik.

"Secara keseluruhan persiapan yang dilakukan oleh pihak RSB sudah sangat matang. Hanya tinggal melakukan sedikit penyempurnaan dan pembenahan minor di beberapa sektor agar nantinya bisa meraih nilai akreditasi yang maksimal," ujar perwakilan tim pendamping Dinas Kesehatan.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara Dinas Kesehatan, Baznas, dan manajemen RSB Pesawaran, diharapkan proses akreditasi ini berjalan lancar. Standarisasi ini nantinya akan menjadi jaminan bahwa masyarakat Kabupaten Pesawaran akan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, aman, dan profesional.

19/06/2026 | Kontributor: RSB Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Laksanakan Home Visit, Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran kembali memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan Gratis dan Pemberian Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik yang dilaksanakan secara langsung ke rumah penerima manfaat (home visit), Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, meliputi Jalan Sungai Langka, Jalan Wonoharjo Kurungan Nyawa, dan Jalan Negeri Sakti. Tim layanan terdiri dari satu dokter umum, satu bidan, serta dua staf Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran.

Dalam pelaksanaannya, tim mendatangi rumah-rumah mustahik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Selain pemeriksaan oleh dokter dan bidan, para penerima manfaat juga mendapatkan obat-obatan sesuai kebutuhan medis, paket sembako, serta informasi mengenai layanan kesehatan yang tersedia di Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran.

Sebanyak empat ibu hamil mustahik dan satu penerima manfaat lainnya mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan sosial dalam kegiatan tersebut. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memantau kondisi ibu hamil sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

Dokter Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar menyampaikan bahwa kegiatan home visit menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

"Kami ingin memastikan para ibu hamil mustahik tetap mendapatkan pemantauan kesehatan yang baik meskipun memiliki keterbatasan dalam menjangkau layanan kesehatan. Melalui home visit ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung sekaligus memberikan edukasi dan dukungan yang dibutuhkan," ujar dokter Redha.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi mustahik, khususnya ibu hamil, memantau kondisi kesehatan secara berkala, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga melalui penyaluran paket sembako. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran dengan masyarakat penerima manfaat.

Melalui pelayanan yang diberikan secara langsung ke rumah, diharapkan para ibu hamil dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih sehat, aman, dan terpantau, sehingga turut mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan calon bayi.

Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan mustahik melalui program-program kesehatan yang berkelanjutan.

Salam Sehat.

#CahayaZakat

#BaznasRI

#BaznasKabupatenPesawaran

#RumahSehatBaznasPesawaran

18/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat, Edukasi Diabetes, dan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Mustahik

Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran sukses menyelenggarakan kegiatan promotif, preventif, dan pelayanan kesehatan langsung. Acara yang bertajuk “Giat RSB Pesawaran Senam Sehat, Edukasi Kesehatan Tema Diabetes Mellitus dan Pelayanan Kesehatan Gratis” ini dilaksanakan pada hari Jumat, (22/5/2025), mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB.

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan dihadiri oleh 31 orang penerima manfaat (mustahik). Untuk memastikan kelancaran acara dan kualitas pelayanan medis, RSB Pesawaran menerjunkan tim yang terdiri dari 1 orang Dokter Umum, 1 orang Bidan, serta 2 orang staf.

Rangkaian acara disusun secara terpadu agar warga mendapatkan manfaat yang menyeluruh. Alur kegiatan dimulai dengan doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi senam sehat bersama untuk meningkatkan kebugaran tubuh peserta. Setelah berolahraga, warga mendapatkan edukasi kesehatan yang disampaikan langsung oleh Dokter Umum mengenai pencegahan, pola hidup sehat, serta pengelolaan penyakit Diabetes Mellitus.

Untuk memeriahkan suasana dan memancing antusiasme, panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta yang aktif bertanya pada sesi edukasi. Setelah itu, warga diarahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, khususnya pengecekan glukosa darah. Acara kemudian ditutup dengan pembagian snack ringan dan penutupan.

Terkait pelaksanaan giat ini, Kepala RSB Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. menyampaikan bahwa program ini sengaja dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara mudah dan terjangkau.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, menerapkan pola hidup sehat, serta memahami bahaya dan pencegahan Diabetes Mellitus. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan sosial antara tenaga kesehatan dan masyarakat serta memberikan pelayanan kesehatan yang bermanfaat bagi warga yang membutuhkan," jelas dr. Redha.

Melalui pendekatan yang menyeluruh ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan fisik secara cuma-cuma, tetapi juga dibekali dengan pengetahuan kesehatan yang lebih baik dan motivasi untuk terus menjaga pola hidup sehat.

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tercipta masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan peduli terhadap kondisi kesehatannya. Salam Sehat, Terima Kasih," tutupnya.

#cahayazakat

#BaznasRI

#BaznasKabupatenPesawaran

 #RumahsehatBaznasPesawaran

22/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Penderita Cacat Sumbing Bibir
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Penderita Cacat Sumbing Bibir
JULKARNAIN, adalah putera ketiga dari MAS JOHANSYAH dan isterinya ROSITA, pasutri asal Dusun Induk, 001/001, Desa Way Layap, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. JULKARNAIN dilahirkan pada 19 Juli 2022 (54 hari) dengan kondisi cacat sumbing bibir dan langit mulut. Kalau tidak tertangani, penderita sumbing umumnya akan hidup kurang produktif karena gangguan makan/minum, gangguan bicara, gangguan pendengaran dan gangguan kesehatan gigi. Belum lagi, aspek tekanan psikologis pada orang tua dan anak. Anak dengan sumbing biasanya minder dalam pergaulan di rumah dan sekolah, sulit mencari kerja, hingga kesulitan mencari pasangan hidup. Menurut informasi yang kami himpun dari pihak keluarga, berbagai ikhtiar/upaya untuk kesembuhan pasien juga sudah dilakukan, namun sampai saat ini belum ada tindakan medis, mengingat keterbatasan yang ada. Orang tua JULKARNAIN, secara ekonomi tergolong tidak mampu. Ayahnya, MAS JOHANSYAH sehari-hari bekerja sebagai buruh upah serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu dan pas-pasan. Saat ini JULKARNAIN dan keluarganya tinggal di kontrakan di Dusun 3, Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan. Melihat hal tersebut, pada Jumat (9/9/2022) mewakili BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran datang menjenguk dan sekaligus menyerahkan santunan biaya pengobatan kepada JULKARNAIN, untuk membantunya mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Semoga dengan adanya bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang membutuhkan, terutama dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Aamiin. Mari salurkan zakat, infaq dan sedekah Anda untuk membantu mereka yang membutuhkan, terutama dalam mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik; serta membersihkan penghasilan dan harta untuk keberkahan hidup Anda dan kita semua.
BERITA09/09/2022 | AHMAD FUDOLI
Baznas Kabupaten Pesawaran mengikuti Rakornas Tahun 2022
Baznas Kabupaten Pesawaran mengikuti Rakornas Tahun 2022
Rapat Koordinasi dan Kerja Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang digelar di Jakarta dari 24-26 Agustus 2022, menghasilkan 12 keputusan Baznas.Keputusan dan tekad pengurus Baznas merupakan Resolusi Baznas seluruh Indonesia itu, dibacakan Sekretaris Utama Baznas RI Ahmad Zayadi, pada penutupan Rakornas Baznas, Jumat, 26 Agustus 2022. Rakornas ditutup oleh Ketua Baznas RI Prof. Noor Achmad.Ahmad Zayadi saat membacakan hasil keputusan Rakornas menyampaikan, peserta Rakornas Baznas tahun 2022 berkomitmen sungguh-sungguh melaksanakan tugas pengelolaan zakat nasional dalam upaya menjadi lembaga utama menyejahterakan umat di Indonesia. Hal itu dituangkan dalam tekad:1. Memperkuat kelembagaan Baznas RI, Baznas Provinsi dan Baznas kabupaten/kota sebagai lembaga pemerintah non-struktural dalam pengelolaan zakat di tingkat pusat dan daerah melalui sinergi koordinasi, dan konsolidasi dengan Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. 2. Pendorong hadirnya jaringan pendukung gerakan zakat nasional dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat yang meliputi instansi pemerintah pusat dan daerah sektor usaha komunitas muzakki dan komunitas mustahik.3. Memperkuat pengumpulan zakat dan Muzaki aparatur negara melalui strategi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan payroll syastem, muzaki non aparatur negara melalui strategi retail, digital dan strategi lainnya, serta pengadministrasian data pengelolaan zakat di luar neraca (off balance sheet)4. Mendorong pembentukan unit pengumpulan zakat Baznas di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) serta penguatan peran penyuluh agama untuk sosialisasi dan edukasi zakat.5. Menyepakati target pengumpulan nasional di tahun 2023 sebesar Rp33 triliun.6. Menyepakati target penyaluran nasional dan program penyaluran prioritas nasional di tahun 2023.7. Memberikan prioritas penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan di wilayah terdepan terluar, tertinggal (3T) serta mendukung pengelolaan program Kampung zakat.8. Mendorong optimalisasi dana dam dan korban dari jamaah haji Indonesia untuk peningkatan kualitas gizi dan ketahanan pangan mustahik serta potensi ekonomi haji untuk pemberdayaan ekonomi mustahik. 9. Meningkatkan kapasitas dan kompetensi ambil zakat, baik pada Baznas pusat Baznas provinsi dan Baznas kabupaten/kota.10. Menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan zakat dengan menggunakan sistem manajemen informasi Baznas (Simba) secara reguler.11. Menyelenggarakan rapat kerja tingkat daerah yang dipimpin oleh Baznas provinsi bersama Baznas kabupaten/kota dengan koordinasi kepada Baznas Pusat untuk menindaklanjuti risalah Rakornas ini di tahun 2022.12. Memastikan pengelolaan zakat tetap berada dalam koridor aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI, dengan memperkuat pengendalian internal dan penegakan kode etik dalam pengelolaan zakat.Dalam Rakornas, Baznas Kabupaten Pesawaran mengikuti secara virtual yang dihadiri oleh seluruh Pimpinan Baznas Kabupaten Pesawaran, Sekretaris, Kepala Sekretariat dan Pelaksana yang dipusatkan di Kantor Baznas Kabupaten Pesawaran Unit Pimpinan. Di sela-sela Rakornas, Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran, H. A. Hamid. S, S.H., M.M menyampaikan, bahwa BAZNAS Kabupaten Pesawaran akan menyuport Baznas RI untuk pencapaian target di tahun 2023 sebesar 6,1 M. “Dengan kekuatan dan potensi Kabupaten Pesawaran, inshallah kita akan membantu memenuhi target tersebut,” kata A. Hamid. Optimisme ini terbangun karena melihat semangat antusiasme peserta Rokornas Baznas RI. Semangat berjihad bersama-sama menggalang kekuatan dan potensi. Tata kelola dan SOP yang digerakkan BAZNAS RI dalam Rakornas kali ini menjadi daya dorong dan semangat semua peserta. Strategi pengumpulan diungkapkan dengan jelas dan membumi. A. Hamid mengajak kepada seluruh Pimpinan dan Pelaksana Baznas Kabupaten Pesawaran untuk dapat menindaklanjuti hasil Rakornas dalam pelaksanaan tugas sehari
BERITA26/08/2022 | BAHRI
Rakornas BAZNAS 2022 Lahirkan 12 Resolusi
Rakornas BAZNAS 2022 Lahirkan 12 Resolusi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2022, yang digelar selama tiga hari, sejak Rabu (24/8) hingga Jumat (26/8). Hajat akbar nasional yang mengusung tema “Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI” ini melahirkan 12 Resolusi. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengatakan: “Resolusi yang dihasilkan dari Rakornas BAZNAS 2022 ini akan dijadikan suatu pedoman dalam rangka untuk pengelolaan zakat di masa yang akan datang." Resolusi tersebut dibacakan oleh Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd. yang juga sebagai Ketua Pelaksana Rakornas BAZNAS 2022. "Resolusi ini menjadi dokumen resmi, komitmen kita bersama untuk melaksanakan poin-poin 12 besar ini. Mudah-mudahan, target-target yang sudah kita tetapkan insya Allah akan bisa kita realisasikan bersama-sama," jelasnya. Pembacaan resolusi rakornas ini disaksikan langsung oleh segenap Pimpinan dan Anggota BAZNAS RI, Direktur Utama, segenap jajaran direksi BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS Provinsi, seluruh peserta Rakornas dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia melalui platform online Zoom, Jumat (26/8). Turut menyaksikan melalui platform online Zoom dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ketua, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., Waka I, KH. Endang Zainal Khidir, Waka II, Ust. Rohim, S.H.I., Waka III, Ust. M. Robani, Waka IV, Ust. Aripudin, Sekretaris, Ust. Bahri, S.E., M.E.Sy., Kepala Sekretariat, Ahmad Fudloli, Staf Sekretariat, Laksana Sanjaya, A.Md., Staf Bagian Perencanaan Keuangan dan Evaluasi, M. Sarifudin, S.Pd.I. Berikut ini adalah 12 resolusi Rakornas BAZNAS 2022: Pertama, memperkuat kelembagaan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) dalam pengelolaan zakat di tingkat pusat dan daerah melalui sinergi, koordinasi, dan konsolidasi dengan Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota; Kedua, mendorong hadirnya jaringan pendukung gerakan zakat nasional dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat yang meliputi instansi pemerintah pusat dan daerah, sektor usaha, komunitas muzakki, dan komunitas mustahik; Ketiga, memperkuat pengumpulan zakat dari muzaki aparatur negara melalui strategi unit pengumpul zakat (UPZ) dan payroll system, muzakki non-aparatur negara melalui strategi retail, digital, dan strategi lainnya, serta pengadministrasian data pengelolaan zakat di luar neraca (off balance sheet); Keempat, mendorong pembentukan unit pengumpul zakat (UPZ) BAZNAS di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) serta penguatan peran penyuluh agama untuk sosialisasi dan edukasi zakat; Kelima, menyepakati target pengumpulan nasional di tahun 2023 sebesar 33 triliun Rupiah dengan rincian sebagaimana terlampir; Keenam, menyepakati target penyaluran nasional dan program penyaluran prioritas nasional di tahun 2023 dengan rincian sebagaimana terlampir; Ketujuh, memberikan prioritas penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta mendukung pengelolaan program kampung zakat; Kedelapan, mendorong optimalisasi dana dam dan kurban dari jamaah haji Indonesia untuk peningkatan kualitas gizi dan ketahanan pangan mustahik serta potensi ekonomi haji untuk pemberdayaan ekonomi mustahik; Kesembilan, meningkatkan kapasitas dan kompetensi amil zakat, baik pada BAZNAS (pusat), BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota; dan melaksanakan implementasi SOP pada BAZNAS; Kesepuluh, menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan zakat dengan menggunakan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SiMBA) secara reguler; Kesebelas, menyelenggarakan rapat kerja tingkat daerah yang dipimpin oleh BAZNAS Provinsi bersama BAZNAS Kabupaten/Kota dengan koordinasi kepada BAZNAS (pusat) untuk menindaklanjuti risalah RAKORNAS ini di tahun 2022; dan Keduabelas, memastikan pengelolaan zakat tetap berada dalam koridor Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI dengan memperkuat pengendalian internal dan penegakan kode etik dalam pengelolaan zakat.
BERITA26/08/2022 | Ahmad Fudloli
Wapres Sebut BAZNAS Membantu Pemerintah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan serta Pemulihan Ekonomi Nasional
Wapres Sebut BAZNAS Membantu Pemerintah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan serta Pemulihan Ekonomi Nasional
Keberadaan BAZNAS dalam pengelolaan zakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan secara daring dalam acara pembukaan Rakornas BAZNAS 2022 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (24/8). “BAZNAS merupakan lembaga pemerintah non-struktural yang bertanggungjawab kepada Presiden melalui Menteri dalam melaksanakan tugas pengelolaan zakat secara nasional. Keberadaan BAZNAS dalam pengelolaan zakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Untuk memperkuat pelaksanaan tugas ini, juga dibentuk BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota untuk memperluas manfaat agar dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” jelasnya. Lebih lanjut, K.H. Ma'ruf Amin berharap dalam mengelola ZIS (zakat, infak, sedekah), BAZNAS sudah sepatutnya berprinsip pada 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Pengelolaan zakat, infak, sedekah yang dilakukan oleh BAZNAS sudah sepatutnya berprinsip pada 3 Aman, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Penerapan prinsip yang telah dilakukan BAZNAS tersebut perlu digaungkan secara nasional hingga menjadi referensi bagi pelaku zakat di Indonesia maupun dunia,” harapnya. Sinergi dan kolaborasi antara Kementerian/Lembaga dalam penguatan pengelolaan Zakat di Indonesia, seperti dengan Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, dan BUMN/BUMD serta pelaku usaha di sektor-sektor potensial dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya secara menyeluruh di semua wilayah juga sangat diharapkan. Sebagaimana kita tahu, saat ini Pemerintah Pusat masih terus menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional pasca Pandemi Covid-19 yang berfokus pada enam bidang, diantaranya: 1) Kesehatan; 2) Perlindungan Sosial; 3) Pemda dan Sektoral; 4) Insentif Dunia Usaha; 5) Keberlanjutan UMKM; dan 6) Pembiayaan Korporasi. Dalam konteks ini, BAZNAS tampak terus konsisten mendukung pemerintah dalam agenda pemulihan ekonomi nasional yang berfokus pada mustahik. Apa yang sedang dilakukan BAZNAS saat ini merupakan suatu kontribusi positif bagi pembangunan nasional yang nyata, utamanya dalam upaya membangun ekonomi nasional pasca pandemi. K.H. Ma'ruf Amin, mengatakan: “Apa yang sedang dilakukan BAZNAS saat ini merupakan suatu kontribusi positif bagi pembangunan nasional yang nyata. Kerja-kerja pengelolaan zakat yang ada dirasakan sekali sangat membantu pemerintah dalam upaya membangun ekonomi nasional pasca pandemi. Saya berharap, sinergi yang ada saat ini terus diperkuat baik di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, melalui kerjasama BAZNAS dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat serta kerjasama BAZNAS daerah dengan Pemerintah Daerah di setiap provinsi dan kabupaten/kota dalam meningkatkan kesejahteraan bagi mustahik. Dengan pengalaman praktik ini, saya berharap BAZNAS semakin kuat dalam menghadirkan relevansi zakat dalam pembangunan sosial di Indonesia.” Semoga RAKORNAS BAZNAS Tahun 2022 ini dapat menjadi forum yang produktif dan transformatif dengan harapan mampu menghadirkan tata kelola zakat yang semakin baik serta rekomendasi program yang relevan dalam upaya melayani muzakki dan memuliakan mustahik. Dengan demikian, visi BAZNAS menjadi “lembaga utama menyejahterakan umat” dapat terwujud.
BERITA24/08/2022 | Ahmad Fudloli
DALAM RANGKA MEMERIAHKAN HUT RI KE 77 BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN MENDISTRIBUSIKAN DANA ZIS KE 3000 LEBIH MUSTAHIK
DALAM RANGKA MEMERIAHKAN HUT RI KE 77 BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN MENDISTRIBUSIKAN DANA ZIS KE 3000 LEBIH MUSTAHIK
Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyerahkan bantuan kepada ribuan mustahiq yang ada di kabupaten setempat.Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengatakan, pada ada beberapa jenis bantuan yang diberikan, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan dan juga maupun kemanusian."Pada semester II tahap satu ini, kita memberikan 3000 mustahiq penerima Beras Sedekah (Berkah), 70 mustahiq penerima Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat), kemudian satu mustahiq penerima Benah Rumah (Benar), lalu tiga mustahiq penerima bantuan kesehatan berupa kursi roda, dan kita juga menyantuni 50 anak yatim piatu dan 30 Dhuafa, dengan jumlah uang sebesar Rp1,5 miliyar lebih," ujarnya saat penyerahan secara simbolis di aula Djunjungan Desa Suka Banjar Kecamatan Gedongtataan, Rabu, 17 Agustus 2022.Ia mengatakan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) pada tahun 2022 ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menargetkan penghimpunan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) sebesar Rp6 miliar."Dalam realisasinya sampai dengan 30 Juni semester I, kita berhasil mencapai 51,03% dengan nominal Rp3 miliiar dan telah disalurkan kepada 18 ribu mustahiq diantaranya untuk BERKAT, Bapa Siji, Berkah, bea siswa sarjana, dan bantuan kesahatan," ujar dia.Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran ini, tidak terlepas dari para pegawai ASN dan pemerintah desa yang membayarkan Zakat melalui BAZNAS."Sebagai orang yang mencari nafkah di Bumi Andan Jejama, seluruh pegawai wajib hukumnya membantu masyarakat Pesawaran yang sedang kesusahan, salah satunya dengan membayar zakat melalui BAZNAS," kata dia."Kalau kita membayar zakat melalui BAZNAS, nantinya mereka akan menyalurkan kepada masyarakat-masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan, setelah melalui beberapa seleksi," katanya.Sedangkan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan, ada beberapa program yang dicanangkan oleh BAZNAS RI, salah satunya dalam program pendidikan."Jadi nanti dari BAZNAS pusat ada program pendidikan, yang mana mereka akan memberikan bantuan untuk anak-anak yang ingin kuliah namun terkendala dengan biaya, jadi nanti BAZNAS kabupaten kota mendata anak-anak yang ingin berkeuliah namun tidak ada biaya," ujarnya.Selain pendidikan, lanjutnya, ada juga program dari pusat untuk kemanusian, yang mana BAZNAS kabupaten kota diharuskan membuat Badan Penanggulangan Bencana (BPB), untuk membantu masyarakat yang di daerahnya terjadi bencana."Provinsi Lampung memang menjadi daerah yang rawan bencana, dengan adanya BPB BAZNAS ini dapat mempercepat pemberian bantuan kepada masyarakat apabila terjadi bencana alam," katanya.
BERITA18/08/2022 | BAHRI
Pimpinan BAZNAS RI mengunjungi BAZNAS Kabupaten Pesawaran
Pimpinan BAZNAS RI mengunjungi BAZNAS Kabupaten Pesawaran
Pimpinan BAZNAS RI wilayah Binaan Provinsi Lampung Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D mengujungi BAZNAS Kabupaten Pesawaran Kamis, 18 Agustus 2022 bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran Unit Pimpinan Desa Suka Banjar Gedong Tataan Pesawaran. Kedatangan Nadra Hosen disambut oleh seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, A. Hamid Mengatakan berterima kasih atas kunjungannya di pesawaran, dan ini merupakan penyemangat bagi kami dalam menjalankan tugas dan fungsi BAZNAS, Ujarnya. Nadra Hosen berpesan kepada seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk dapat melaksanakan tugas dengan amanah dan bertanggung jawab, serta dapat mencapai target yang telah ditetapkan oleh BAZNAS RI, dalam arahannya. Kunjungan ini merupakan rangkai kegiatan BAZNAS RI di Lampung selama 2 hari. Kegiatan ini diakhiri dengan acara makan siang dan foto bersama.
BERITA18/08/2022 | BAHRI
Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-77, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Dluafa`
Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-77, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Dluafa`
Zakat, infak dan sedekah yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesawaran melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan bagi para Mustahik. BAZNAS Kabupaten Pesawaran turut berperan aktif melayani masyarakat memperoleh hak-hak dasarnya, terutama ekonomi, kesehatan, pendidikan dan dalam beragama. Tentunya peran ini selaras dengan peran negara yang dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memberikan solusi kemiskinan di Kabupaten Pesawaran. Mendukung peran pemerintah tersebut dan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengadakan Santunan Dluafa Semester II Tahap I 2022. Santunan dengan total nilai Rp 1.511.925.000,00 (satu milyar lima ratus sebelas juta sembilan ratus dua puluh lima ribu rupiah) yang secara simbolis dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Agustus 2022 di Hall Saung Djunjungan, Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran berupa: 70 unit bedah rumah layak dan sehat (BERKAT); 1 unit benah rumah (BENAR); 3.000 paket beras sedekah (BERKAH/sembako); 3 unit alat kesehatan (kursi roda); dan 520 anak yatim-piatu dluafa. Setelah selesai penyerahan santunan secara simbolis oleh Bapak Bupati, pelaksanaan santunan akan dilanjutkan oleh Tim BAZNAS Kabupaten Pesawaran/didrop melalui 11 (sebelas) Kantor Kecamatan untuk sejumlah desa pada masing-masing Kecamatan tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid, mengatakan: “[santunan ini] hanya akan disalurkan kepada Mustahik yang dalam prosesnya layak, serta memenuhi persyaratan/sesuai SOP yang telah ditetapkan, dan masuk dalam kategori fuqara`/masakin (fakir/miskin) sebagaimana termaktub dalam Al-Quran Surat At-Taubah ayat 60.” Selain menyerahkan santunan, BAZNAS Kabupaten Pesawaran juga menyerahkan secara fisik Laporan Keuangan, Laporan Kinerja, dan Laporan Pengelolaan Dana ZIS untuk Semester I Tahun 2022 kepada Bupati Pesawaran dan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, dilanjutkan dengan penyerahan SK UPZ Masjid se-Kabupaten Pesawaran. Tentunya dalam upaya meningkatkan dan menggali potensi zakat, infak dan sedekah yang ada di masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K., S.T., M.Tr.I.P., jajaran Forkopimda Pesawaran, Dan Yon 9, Mayor Marinir Piski Ade Putra, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Kepala Kantor Kemenag Pesawaran, Dr. Wasril Purnawan, S.E., M.Si., Rektor INSTIDLA, Dr. Arsyad Sobby Kesuma, Lc. M.Ag., Ketua MUI Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, Camat se-Kabupaten Pesawaran, Kades para mustahik dan segenap panitia. Semoga dengan adanya santunan ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang membutuhkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Aamiin. Terima kasih kepada para Donatur BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima apa yang Anda berikan dan melipat gandakan pahalanya.
BERITA17/08/2022 | Ahmad Fudloli
Peduli Pulau Legundi, Baznas Gulirkan Bantuan Pembangunan Masjid Al- Ikhlas
Peduli Pulau Legundi, Baznas Gulirkan Bantuan Pembangunan Masjid Al- Ikhlas
Pesawaran-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran kembali menggulirkan bantuan pembangunan Masjid Al-Ikhlas seluas 81 meter persegi di Dusun Teluk Kramat Desa Pulau Legundi, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, Kamis (11/08/2022) bersama Lanal Lampung dalam acara Karya Bakti. Ketua Baznas, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M melalui Wakil Ketua II Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Pesawaran, Ust. Rohim, mengungkapkan bahwa bantuan diberikan senilai Rp 5 juta untuk membantu pembangunan masjid Al-Ikhlas bersamaan dengan Lanal Lampung. " Alhamdulillah bantuan ini diberikan bersama Lanal Lampung melalui program Karya Bakti sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut," ujar Ustad Rohim, Kamis (11/08/2022). Menurutnya, bantuan digulirkan ini adalah selain untuk membantu proses pembangunan masjid tersebut, juga sebagai wujud perhatian dan kepedulian Baznas dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Bantuan tersebut bersumber dari Muzaki, Munfiq, orang-orang yang berzakat, berinfaq, sedekah. " Termasuk dari Pak Bupati Pesawaran, Hi. Dendi Ramadhona dan lain-lain untuk sama-sama disalurkan kepada yang berhak menerimanya, salah satunya kami salurkan ke masjid ini," ujar Wakil Ketua II Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Pesawaran. Lebih dari itu, Ustad Rohim menambahkan, proses pembangunan Masjid Al- Ikhlas ini memang sepenuhnya dibantu oleh Lanal Lampung, akan tetapi masyarakat disini juga ikut berkontribusi secara bergotongroyong baik tenaga maupun pikir. " Sehingga harapan dan terwujudnya sarana ibadah yang layak dan nyaman untuk dipergunakan dalam melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan bagi masyarakat desa Pulau Legundi. Dengan harapan mudah-mudahan apa yang kami berikan kepada masyarakat semoga bermanfaat dan barokah," tandas Ustad Rohim, juga warga Pulau Legundi.
BERITA11/08/2022 | BAHRI, S.E., M.E.Sy
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1444 H / 2022
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1444 H / 2022
Mari awali tahun ini dengan berzakat, infaq dan sedekah, semoga Allah SWT teguhkan iman Islam kita untuk kehidupan berlimpah berkah. Aamiin
BERITA30/07/2022 | Ahmad Fudloli
BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN BERIKAN BEASISWA KEPADA MAHASISWA INSTIDLA
BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN BERIKAN BEASISWA KEPADA MAHASISWA INSTIDLA
Ketua BAZNAS Kabuapten Pesawaran H. A. Hamid. S, S.H., M.M. menghadiri undangan dies Natalis ke-2 dan peresmian gedung kuliah institut teknologi dan bisnis diniyah Lampung pada Rabu (27/7/2022). Dalam kesempatan tersebut BAZNAS juga menyerahkan bea mahasiswa kepada santri yang sudah hafal 30 juz untuk kuliah di Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA). Hamid mengatakan bahwa BAZNAS Kabupaten Pesawaran memiliki program satu desa satu sarjana, dirinya berharap agar pemberian beasiswa ini dapat mendukung program pemerintah yang ingin mencerdaskan masyarakat kabupaten Pesawaran. INSTIDLA merupakan Institut pertama yang ada di Kabuapten Pesawaran, hal ini meruapakan mimpi semua masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk mencerdaskan kehidupan di Bumi Andan Jejama
BERITA27/07/2022 | BAHRI, S.E., M.E.Sy
Selamat Hari Jadi Ke-15 Kabupaten Pesawaran, Bumi Wisata Sejuta Pesona
Selamat Hari Jadi Ke-15 Kabupaten Pesawaran, Bumi Wisata Sejuta Pesona
Selamat Hari Jadi Ke-15 Kabupaten Pesawaran, Bumi Wisata Sejuta Pesona
BERITA17/07/2022 | Ahmad Fudloli
Potensi Zakat di Lampung
Potensi Zakat di Lampung
Dikutip dari iNews.id, World Giving Index (WGI) yang dilaporkan oleh Charities Aid Foundation (CAF) pada pertengahan 2021 lalu mengumumkan hasil survey mengenai negara paling dermawan di dunia. Indonesia menduduki peringkat pertama negara paling dermawan di dunia. Penilaian tersebut berdasarkan tiga aspek yakni membantu orang asing, menyumbangkan uang ke lembaga amal dan mengikuti kegiatan amal secara sukarela. Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki tujuan untuk membantu umat Islam yang membutuhkan bantuan dan pertolongan. Potensi zakat di Indonesia mencapai Rp 327 triliun. Dalam keterangan yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/4/2022), Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), KH. Noor Achmad, mengatakan “Kami menyadari bahwa potensi zakat di Indonesia sangatlah besar sekali. Catatan kami ada Rp 327 triliun potensi zakat,” Potensi zakat dengan total Rp 327 triliun tersebut, diantaranya berasal dari zakat perusahaan senilai Rp 144 triliun, zakat penghasilan ada Rp 139 triliun, zakat tabungan dan deposito sebesar Rp 58 triliun, zakat pertanian Rp 19,8 triliun, dan terakhir zakat peternakan Rp 9,5 triliun. “Potensi zakat tersebut tersebar di 514 kabupaten kota seluruh Indonesia,” ungkap KH. Noor Achmad Dikutip dari https://lampung.kemenag.go.id/, dalam Rapat Koordinasi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Whiz Prime Hotel Bandar Lampung, Senin, (7/12/2020), Pelaksana Tugas (Plt) Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Abdurrahman, M.Ag., mengatakan “Potensi yang dimiliki Lampung yakni sebesar Rp 2,6 Triliun, hal ini dilihat dari perkembangan di 15 Kabupaten/Kota yang ada. Namun, capaiannya selama ini masih jauh dari potensi yang ada. Oleh sebab itu, rakor pada pagi hari ini saya kira perlu mendiskusikan agar separuh potensi tersebut bisa kita input. Mohon potensi ini bisa digali lagi, terutama pada PNS dan sektor swasta,” Semoga potensi yang besar itu dapat tergali sehingga akan semakin banyat manfaat yang akan diterima oleh saudara-saudara kita, yakni para dluafa` yang membutuhkan. Aamiin
BERITA13/04/2022 | Ahmad Fudloli
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →