WhatsApp Icon
RSB Pesawaran Berikan Edukasi Scabies dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Santri Diniyyah Putri

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran kembali melaksanakan kegiatan layanan kesehatan luar gedung di Perguruan Diniyyah Putri Lampung, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.25 WIB tersebut mengangkat tema “Penyuluhan Kesehatan Scabies dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis”. Layanan diberikan kepada santri dan tenaga pengajar sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan sekaligus mendukung deteksi dini berbagai keluhan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, RSB Pesawaran menugaskan dokter umum dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. bersama tiga staf. Selain mendapatkan edukasi mengenai scabies, peserta juga memperoleh pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara gratis.

Sebanyak 85 penerima manfaat mengikuti kegiatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah keluhan kesehatan, antara lain ISPA, dyspepsia, dermatitis, febris, konjungtivitis, dan cephalgia.

dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. mengatakan, edukasi mengenai scabies penting diberikan di lingkungan pesantren karena interaksi dan aktivitas bersama yang cukup tinggi dapat meningkatkan risiko penularan apabila kebersihan diri dan lingkungan tidak diperhatikan.

“Kami berharap para santri dan tenaga pengajar semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, sehingga scabies maupun keluhan kesehatan lainnya dapat dicegah dan ditangani sejak dini,” ujar dr. Redha.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen RSB Pesawaran dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan akses pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara langsung.

Melalui layanan kesehatan luar gedung, RSB Pesawaran tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga mendorong terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.

#BAZNASRI
#CahayaZakat
#BAZNASKabupatenPesawaran
#RumahSehatBAZNASPesawaran
#RSBIndonesia

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Pimpinan dan Staf BAZNAS Pesawaran Ikuti Pra-RAKORNAS BAZNAS Secara Daring

Pimpinan dan staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mengikuti kegiatan Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-RAKORNAS) BAZNAS secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia. Pra-RAKORNAS menjadi bagian dari persiapan koordinasi nasional sekaligus momentum untuk mengevaluasi capaian program dan kinerja pengelolaan zakat di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, MA., menyampaikan sambutan dan laporan. Kegiatan kemudian dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mujahid, M.Sc.

Salah satu agenda utama adalah pemaparan materi oleh Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI, H. Syarifuddin, S.Ag., ME., mengenai evaluasi pencapaian RKAT 2026 pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota.

Selain evaluasi program, Pra-RAKORNAS juga diisi dengan penggalangan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., mengatakan keikutsertaan dalam Pra-RAKORNAS penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pelaksanaan program BAZNAS di daerah tetap sejalan dengan arah kebijakan nasional.

“Pra-RAKORNAS menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan koordinasi agar pengelolaan zakat semakin efektif dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Hi. Hamid.

Menurutnya, evaluasi secara berkala diperlukan agar setiap program yang dijalankan BAZNAS Pesawaran dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi tata kelola, perencanaan maupun dampaknya bagi mustahik.

Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Pesawaran berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS RI dan BAZNAS di berbagai daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat serta memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Pendamping Lumbung Pangan BAZNAS Bahas Pengajuan Alsintan dan Persiapan Panen Raya di Desa Kutoarjo

Pendamping Program Lumbung Pangan BAZNAS, Galih Tirta Yudanta, mengunjungi kediaman Ketua Gapoktan Makarti Jaya di Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memusyawarahkan pengajuan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui Google Form. Pertemuan dihadiri Ketua Gapoktan serta sejumlah petani binaan.

Selain membahas pengajuan alsintan, pertemuan juga membahas persiapan pelaksanaan panen raya yang direncanakan berlangsung pada September mendatang. Para petani turut menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi, terutama kekeringan dan serangan hama tikus yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman.

Menurut Galih, kondisi kekeringan terjadi hampir di seluruh wilayah Lampung. Di Desa Kutoarjo, pengairan irigasi dilakukan secara bergilir untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.

“Petani tetap berikhtiar melalui perawatan tanaman dan pengendalian hama. Untuk tikus, sudah beberapa kali dilakukan gropyokan atau gerakan pengendalian hama bersama BPP Kecamatan Gedong Tataan dan PPL,” ujar Galih.

Ia berharap upaya pengendalian tersebut dapat menjaga populasi hama tetap terkendali hingga masa panen. Para petani juga didorong untuk terus melakukan perawatan tanaman secara optimal sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas.

 

#CahayaZakat

#LumbungPangan

#BadanAmilZakatNasional

 

19/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
RSB Pesawaran Edukasi Santri tentang Scabies dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran melaksanakan kegiatan luar gedung di Pondok Pesantren Al-Farabi, Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Selasa (18/8/2026). Kegiatan berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB dengan agenda penyuluhan kesehatan tentang scabies dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan tersebut melibatkan satu dokter umum, dr. Jihan Azzahra Namira, bersama tiga staf RSB Pesawaran. Sebanyak 350 penerima manfaat yang terdiri atas santri, guru pondok pesantren, serta masyarakat sekitar mendapatkan edukasi kesehatan, pemeriksaan, dan pemberian obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan.

Dalam penyuluhan, santri diberikan pemahaman mengenai scabies, pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta langkah pencegahan agar penyakit kulit tersebut tidak mudah menular di lingkungan pesantren.

“Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sangat penting untuk mencegah scabies. Jika muncul keluhan seperti gatal yang menetap, sebaiknya segera diperiksa agar dapat ditangani sejak dini,” ujar dr. Jihan Azzahra Namira.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah keluhan kesehatan, di antaranya dermatitis dan cephalgia. Melalui kegiatan ini, RSB Pesawaran tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya santri, terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu deteksi dini masalah kesehatan sekaligus memperkuat edukasi kesehatan di lingkungan pondok pesantren.

 

#BaznasRI

#CahayaZakat

#BaznasKabupatenPesawaran

#RumahSehatBaznasPesawaran

#Rsbindonesia

 

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Petani Binaan BAZNAS Lakukan Pemupukan untuk Jaga Produktivitas Cabai Rawit

Petani Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, melakukan pemupukan tanaman cabai rawit sebagai upaya menjaga pertumbuhan dan produktivitas tanaman di tengah kondisi lahan yang cenderung kering.

Monitoring dilakukan Pendamping Program Lumbung Pangan BAZNAS, Galih Tirta Yudanta, di lahan milik Bapak Handoyo. Selain mengusahakan tanaman padi, Handoyo memanfaatkan lahan seluas sekitar 25 x 25 meter di sekitar areal persawahannya untuk menanam sekitar 1.000–1.200 batang cabai rawit yang kini berusia sekitar 70 hari setelah tanam (HST).

Pemupukan dilakukan menggunakan pupuk kandang dari kotoran ayam dan kambing yang telah difermentasi sempurna, dengan takaran sekitar 2–3 genggam per tanaman. Pupuk organik tersebut dimanfaatkan untuk membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan bahan organik, sekaligus menjaga kemampuan tanah dalam menyimpan air dan nutrisi.

“Pupuk kandang dipilih karena relatif hemat biaya dan mudah diperoleh. Sebagian masyarakat di Desa Kutoarjo juga memelihara unggas dan kambing sehingga bahan bakunya cukup tersedia,” ujar Galih.

Pemanfaatan lahan untuk tanaman cabai diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi Handoyo. Upaya tersebut menjadi penting di tengah penurunan produktivitas lahan padinya akibat kendala kekeringan dan serangan hama tikus.

Melalui pendampingan Program Lumbung Pangan BAZNAS, petani didorong untuk mengoptimalkan lahan dan mengembangkan usaha pertanian yang adaptif, efisien, serta mampu memberikan nilai tambah bagi ekonomi keluarga.

#CahayaZakat

#LumbungPangan

#BadanAmilZakatNasional

 

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

Tebar Berkah Ramadhan, BAZNAS Pesawaran Bagikan 190 Paket Berkah Ramadhan dan Santunan 80 Anak Yatim Piatu
Tebar Berkah Ramadhan, BAZNAS Pesawaran Bagikan 190 Paket Berkah Ramadhan dan Santunan 80 Anak Yatim Piatu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyalurkan sebanyak 190 Paket Berkah Ramadhan dan 80 santunan untuk anak yatim piatu dalam kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Lampung yang digelar pada 24 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Ikhsan, Dusun Solehudin, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, dan menjadi momentum berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran santunan ini merupakan bagian dari kolaborasi BAZNAS Pesawaran dalam mendukung kegiatan Safari Ramadhan Provinsi Lampung, sekaligus bentuk nyata kepedulian terhadap para mustahik, khususnya anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu. Sebanyak 180 Paket Berkah Ramadhan yang berisi kebutuhan pokok diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat. Selain itu, 80 anak yatim piatu juga menerima santunan sebagai bentuk perhatian dan dukungan agar mereka dapat merasakan kebahagiaan di bulan penuh berkah ini. Ketua BAZNAS Pesawaran menyampaikan bahwa program ini merupakan amanah dari para muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membawa keberkahan bagi kita semua, khususnya di bulan Ramadhan,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Pesawaran terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Penguatan Integritas Filantropi Islam: BAZNAS Gandeng KPK Maksimalkan Akuntabilitas Dana ZIS
Penguatan Integritas Filantropi Islam: BAZNAS Gandeng KPK Maksimalkan Akuntabilitas Dana ZIS
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat sinergi dalam mendorong pendidikan antikorupsi bagi pengelola zakat di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) berjalan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas. Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara BAZNAS RI dan KPK, di Gedung KPK, di Jakarta, Jumat (20/2/2026). Hadir di situ, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan sekaligus Pembina Wilayah Provinsi Banten Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Ketua KPK Setyo Budiyanto, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo, Ketua BAZNAS Banten Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd., beserta jajarannya. Ketua BAZNAS RI Prof. Noor Achmad menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, koordinasi dengan KPK merupakan langkah penting dalam menjaga akuntabilitas sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan pengelolaan zakat nasional. Lebih lanjut, Kiai Noor mengatakan, pendidikan antikorupsi menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pengawasan di seluruh unit BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia menilai, kebutuhan akan pendidikan antikorupsi semakin mendesak mengingat pengelolaan ZIS menuntut kehati-hatian serta standar integritas yang tinggi. “Kami juga memiliki BAZNAS Institute yang menyelenggarakan pendidikan, termasuk pendidikan antikorupsi. Kami berharap KPK berkenan mengisi materi khusus dalam setiap pelatihan agar penguatan integritas semakin optimal,” kata Noor. Ketua Baznas RI itu berharap sinergi antara BAZNAS dan KPK mampu memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan pengelola zakat sekaligus meningkatkan kepercayaan para muzaki untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi, seperti BAZNAS. “Kehadiran kami di KPK ini merupakan bentuk transparansi agar publik mengetahui bahwa BAZNAS terbuka dan siap diawasi. Pengelolaan dana publik selalu memiliki risiko sehingga pengawasan harus terus diperkuat,” katanya. Sementara itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyambut baik komitmen BAZNAS dalam memperluas pendidikan antikorupsi hingga ke seluruh unit BAZNAS di Indonesia. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penindakan setelah terjadi pelanggaran. “Kami mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan BAZNAS dan mendukung penyebaran pendidikan antikorupsi hingga tingkat daerah. Jika memungkinkan, kegiatan tersebut dapat dirutinkan dan dilaksanakan secara regional, baik daring maupun luring. KPK siap berkontribusi dalam pendidikan antikorupsi bagi seluruh pengelola zakat di daerah,” ujarnya. Setyo menambahkan, penguatan integritas di tingkat kabupaten dan kota menjadi perhatian penting karena pengelolaan zakat di daerah memiliki tantangan tersendiri. Pendidikan antikorupsi dinilai mampu memperkuat pemahaman mengenai konflik kepentingan, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses penghimpunan hingga distribusi dana. Dalam konteks pencegahan, ia menekankan pentingnya sistem tata kelola yang terbuka dan profesional. Transparansi dalam penghimpunan, penetapan penerima manfaat, hingga pelaporan keuangan harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh pengelola. “Dengan tata kelola yang profesional dan transparan, kepercayaan publik akan meningkat," kata Setyo. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran dengan cara transfer via rekening: BSI: 74.55.66.77.84 a.n. BAZNAS Kab. Pesawaran atau melalui https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat. Nantinya Anda akan menerima Bukti Setor Zakat dari BAZNAS. ***
BERITA22/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Lansia di Desa Kebagusan
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Lansia di Desa Kebagusan
Tim Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Kabupaten Pesawaran kembali mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui program kesehatan. Kali ini, bantuan pengobatan disalurkan kepada Ibu Maryani, seorang warga lanjut usia (lansia) yang berdomisili di Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, pada Rabu (11/02/2026). Mengingat kondisi kesehatannya, Ibu Maryani saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di kediaman keluarganya. Bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Pesawaran diharapkan dapat meringankan beban biaya pengobatan dan pemulihan beliau, serta memberikan dukungan moril bagi pihak keluarga yang merawat. Penyaluran ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi para lansia dan kelompok rentan. Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Pesawaran. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua.
BERITA19/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Tarhib Ramadan 2026, BAZNAS RI Ajak Seluruh Amil Gencarkan Gerakan Zakat Menguatkan Indonesia
Tarhib Ramadan 2026, BAZNAS RI Ajak Seluruh Amil Gencarkan Gerakan Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menggelar Tarhib Ramadan melalui mujahadah dan doa bersama yang diikuti seluruh pimpinan serta amil BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia, guna memperkuat spiritualitas dan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan terbaik untuk masyarakat sebagai semangat Zakat Menguatkan Indonesia. Hal tersebut mengemuka dalam Tarhib Ramadan BAZNAS 2026 yang bertema "Zakat Menguatkan Indonesia" yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., Ketua MUI Bidang Fatwa Prof. Dr. KH. Asrorun Ni’am Sholeh, serta seluruh amil BAZNAS se-Indonesia yang digelar secara daring melalui siaran langsung di kanal Youtube BAZNAS TV, Selasa (17/2/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi dan Informasi Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., serta Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan, Tarhib Ramadan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pengingat bagi seluruh amil untuk menjalankan tugas utama dalam memastikan zakat tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. "Ramadan bagi kita (amil) semua adalah ajang perjuangan, ajang jihad, bagaimana kita memfasilitasi dari orang-orang kaya kepada orang-orang miskin," ujar Kiai Noor. Ia menjelaskan, tugas amil tidak hanya memfasilitasi orang-orang yang berkelebihan harta untuk menunaikan zakat, tetapi juga melakukan tathhir (pensucian harta), tazkiyah (penyucian jiwa), serta mendoakan para muzaki. Peran tersebut, menurutnya, merupakan amanah mulia karena berkontribusi langsung dalam menghadirkan keadilan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, Kiai Noor meminta seluruh jajaran BAZNAS memastikan layanan bantuan tersedia secara optimal selama Ramadan. Ia menegaskan, jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar di bulan suci. Kiai Noor mengatakan, bulan Ramadan menjadi bulan yang penting bagi BAZNAS. Karena itu, lanjutnya, diperlukan usaha yang tinggi, kekuatan yang besar, dan kerja keras, sehingga jangan sampai ada orang yang merasa terzalimi. "Jangan sampai ada anak yatim yang kekurangan, orang miskin yang merasa kurang, apalagi ada yang kelaparan dan tidak bisa berbuka atau sahur dengan baik,” tegasnya. Sejalan dengan semangat tersebut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp515 miliar selama Ramadan tahun ini. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai melalui sinergi dan kerja kolektif seluruh amil di Indonesia. Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Agama terus mendorong optimalisasi pengelolaan zakat agar berjalan sesuai amanat Undang-Undang Pengelolaan Zakat. Menurutnya, terdapat dua tujuan utama pengelolaan zakat, yakni pelayanan yang efektif dan efisien serta kontribusi nyata terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mustahik. “Indikator keberhasilan lembaga zakat bukan hanya pada besarnya penghimpunan, tetapi sejauh mana zakat mampu mengurangi kemiskinan dan mentransformasi mustahik menjadi muzaki,” ujarnya. Dukungan juga disampaikan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono. Ia mengucapkan selamat menyambut Ramadan dan berharap bulan suci menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, kolaborasi, serta kepedulian sosial. Pada kesempatan yang sama, Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh menegaskan, pentingnya kesiapan administratif dan substantif para amilin dalam melayani muzaki. Ia juga menekankan, Ramadan merupakan momentum syiar yang perlu diperkuat melalui kolaborasi dan inovasi layanan zakat di ruang publik. "Zakat harus berdampak, Ramadan harus semarak melalui jejaring. Salah satunya dengan menyiarkan aktivitas Ramadan di fasilitas keagamaan dan ruang publik," ucapnya. Pada kesempatan tersebut, seluruh Pimpinan BAZNAS RI yang hadir turut menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa dan berharap momentum Ramadan tahun ini semakin memperkuat gerakan zakat nasional demi kemaslahatan umat serta kontribusi nyata dalam menguatkan Indonesia.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Wujudkan Kepedulian, Baznas dan Pemkab Pesawaran Salurkan Bantuan bagi Korban Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng
Wujudkan Kepedulian, Baznas dan Pemkab Pesawaran Salurkan Bantuan bagi Korban Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng
PESAWARAN – Sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah alam yang menimpa warga, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran bersama jajaran Forkopimda menyalurkan bantuan dan santunan kepada korban terdampak angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng pada Senin (16/02/2026). Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira Bastian, didampingi Ketua DPRD Pesawaran M. Nasir, Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito P. Panditha, S.I.K., M.S.S. serta Kepala Dinas Terkait. Sinergi Lintas Instansi Meski dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, terjangan angin puting beliung menyebabkan dua rumah warga roboh dan beberapa rumah lainnya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon. Guna meringankan beban para penyintas, bantuan disalurkan secara kolaboratif: Baznas Pesawaran: Menyerahkan santunan khusus bagi pemilik rumah yang roboh guna membantu proses perbaikan hunian, serta memberikan bantuan tali asih bagi warga terdampak lainnya. Pemkab Pesawaran: Mendistribusikan bantuan logistik berupa bahan sembako, material bangunan (asbes), perlengkapan tidur (kasur dan selimut), hingga makanan siap saji. Polres Pesawaran: Menyalurkan paket Bakti Sosial sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat. DPRD Pesawaran: Memberikan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako tambahan kepada para korban. Komitmen Pelayanan Masyarakat Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran, Hi. A Hamid S, S.H, M.M, menjelaskan bahwa kehadiran Baznas di tengah masyarakat merupakan amanah untuk memastikan warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian. "Ini adalah bentuk upaya nyata Baznas bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membantu para korban pasca musibah. Fokus utama kami adalah memastikan warga yang rumahnya roboh mendapatkan dukungan finansial awal agar mereka bisa segera memperbaiki tempat tinggalnya," ujar Hi. A Hamid. Kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kondisi psikologis dan ekonomi warga di Kecamatan Tegineneng pasca bencana.
BERITA16/02/2026 | Humas Baznas Pesawaran
BAZNAS Pesawaran dan PEMKAB Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Tegineneng
BAZNAS Pesawaran dan PEMKAB Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Tegineneng
PESAWARAN – Sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah alam yang menimpa warga, Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Pesawaran bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Tegineneng, Minggu (15/02/2026). Peninjauan ini difokuskan pada empat desa yang mengalami dampak cukup signifikan, yakni Desa Gedung Gumanti, Desa Bumi Agung, Desa Sriwedari, dan Desa Kresno Widodo. Kehadiran Pimpinan Daerah Hadir memimpin rombongan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran, Wildan, S.E, M.M., didampingi oleh Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, serta jajaran terkait lainnya. Turut mendampingi di lokasi, Camat Tegineneng beserta perangkat desa setempat guna memastikan data di lapangan sinkron dengan kondisi riil masyarakat. Fokus pada Pendataan dan Pemulihan Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah strategis dalam upaya pendataan pemulihan pasca bencana. Baznas Pesawaran melalui tim BTB berkomitmen untuk bergerak cepat dalam memetakan kerusakan guna menentukan langkah bantuan yang tepat sasaran.
BERITA15/02/2026 | BTB BAZNAS Pesawaran
Perkuat Sinergi Kelembagaan, BAZNAS Pesawaran Gandeng Pengadilan Agama Gedong Tataan Optimalisasi Penghimpunan ZIS
Perkuat Sinergi Kelembagaan, BAZNAS Pesawaran Gandeng Pengadilan Agama Gedong Tataan Optimalisasi Penghimpunan ZIS
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran terus memperluas jangkauan sinergi kelembagaan guna mengoptimalkan potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Langkah strategis ini diwujudkan melalui audiensi resmi dengan Ketua Pengadilan Agama (PA) Gedong Tataan yang digelar pada Jumat (13/02/2026). Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarlembaga, namun juga membawa misi khusus: pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pengadilan Agama Gedong Tataan. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.H., menyampaikan urgensi kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan dana umat. Menurutnya, keberadaan UPZ di instansi vertikal seperti Pengadilan Agama merupakan langkah krusial untuk menjamin profesionalitas dan akuntabilitas penghimpunan zakat profesi dari para aparatur sipil negara. "Kami hadir untuk membangun kesepahaman bahwa pengelolaan zakat yang terorganisir melalui UPZ akan memberikan dampak yang lebih luas dan terukur bagi kesejahteraan masyarakat Pesawaran. Sinergi dengan Pengadilan Agama Gedong Tataan adalah kunci untuk memaksimalkan potensi tersebut," ujar Hi. Hamid. Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Gedong Tataan, Yulistia, S.H., M.Sy., menyambut baik inisiatif BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Beliau menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung penuh program-program keumatan, khususnya dalam memfasilitasi pegawai di lingkungan PA Gedong Tataan untuk menunaikan kewajiban zakatnya dengan lebih mudah dan tepat sasaran. Melalui pembentukan UPZ ini, diharapkan tata kelola zakat di lingkungan Pengadilan Agama Gedong Tataan menjadi lebih tertib administrasi sesuai dengan regulasi syariat dan perundang-undangan yang berlaku (UU No. 23 Tahun 2011). Kerja sama ini menandai babak baru kolaborasi strategis antara BAZNAS dan lembaga peradilan di Kabupaten Pesawaran, dengan harapan dapat menjadi katalisator pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat di wilayah Andan Jejama.
BERITA13/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Bantu Palestina, BAZNAS RI Bersama Dubes Mesir Salurkan 5 Mobile Clinic dari Tempo Scan
Bantu Palestina, BAZNAS RI Bersama Dubes Mesir Salurkan 5 Mobile Clinic dari Tempo Scan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso menyerahkan lima unit Mobile Clinic dari Tempo Scan di Kairo, Mesir, Selasa (10/2/2026). Lima unit Mobile Clinic tersebut untuk mendukung penyediaan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan berkepanjangan. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan kepedulian Tempo Scan yang secara konsisten menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina melalui BAZNAS RI. Menurut Kiai Noor, dukungan lima unit Mobile Clinic sangat dibutuhkan karena mampu menjangkau masyarakat di berbagai lokasi, termasuk wilayah yang sulit mengakses fasilitas kesehatan permanen. “Tempo Scan ini sudah sering kali memberikan bantuan untuk masyarakat Palestina, baik bantuan pangan maupun bantuan kemanusiaan lainnya. Alhamdulillah, kali ini Tempo Scan kembali menyalurkan bantuan berupa lima unit Mobile Clinic. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Tempo Scan yang terus menjadikan BAZNAS sebagai mitra penyaluran bantuannya,” ujar Kiai Noor di Mesir, Rabu (11/2/2026). Ia menjelaskan, lima unit Mobile Clinic tersebut telah dilengkapi dengan fasilitas pemeriksaan kesehatan dasar, layanan medis awal, serta dukungan logistik kesehatan guna membantu tenaga medis dalam memberikan pelayanan darurat kepada masyarakat terdampak. Kiai Noor menegaskan, BAZNAS RI akan terus memastikan lima unit Mobile Clinic tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal melalui koordinasi dengan mitra kemanusiaan di lapangan, agar layanan kesehatan darurat dapat menjangkau kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia. "Untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat dan efektif, BAZNAS RI juga bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan di Mesir serta jaringan mitra internasional yang berpengalaman dalam penyaluran bantuan di wilayah konflik Palestina," jelasnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan komitmen BAZNAS RI untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas dampak bantuan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat Palestina yang hingga kini masih membutuhkan dukungan internasional. “Apa yang dilakukan Tempo Scan ini sangat baik dan patut diapresiasi. Melalui kerja sama ini, BAZNAS berharap kontribusi masyarakat dan sektor swasta Indonesia dapat terus mengalir serta memberikan dampak nyata bagi pemulihan kondisi kemanusiaan di Palestina,” ujarnya. Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI dan Tempo Scan atas bantuan lima unit Mobile Clinic untuk membantu rakyat Gaza. “Alhamdulillah, Masya Allah. Hari ini pada tanggal 10 Februari, pertama saya mengucapkan terima kasih, apresiasi kepada BAZNAS yang telah dengan usahanya, upaya yang keras menyediakan lima unit ambulans yang akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan di Gaza,” kata Kuncoro. Kuncoro berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi pemulihan kondisi kemanusiaan di Palestina. Terakhir, Kuncoro juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selama ini tidak pernah putus menyalurkan bantuan-bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Gaza. "Terima kasih kepada masyarakat kita, warga negara Indonesia, baik yang berada di Kairo maupun di Indonesia, atas bantuan-bantuan kemanusiaan baik finansial maupun dukungan lainnya, termasuk material. Insya Allah, kita akan terus berusaha untuk membuka jalur dan melancarkan upaya bantuan kemanusiaan ke Gaza," ujarnya.
BERITA12/02/2026 | Humas Baznas RI
BAZNAS Pesawaran Gelar Pertemuan Strategis dengan Kejaksaan Negeri
BAZNAS Pesawaran Gelar Pertemuan Strategis dengan Kejaksaan Negeri
GEDONG TATAAN – Dalam rangka memperkuat tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel, jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan silaturahmi resmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Pesawaran pada Selasa, 10 Februari 2026. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hi. A Hamid S, S.H, M.M yang didampingi oleh jajaran pimpinan lainnya yakni Wakil Ketua (Waka) II, Waka IV, Sekretaris, serta sejumlah staf pelaksana BAZNAS. Fokus Kolaborasi Kelembagaan Pertemuan ini bertujuan untuk membangun kolaborasi kelembagaan yang lebih erat antara BAZNAS sebagai lembaga pengelola dana umat dengan Kejaksaan Negeri sebagai lembaga penegak hukum. Fokus utama diskusi meliputi: Pendampingan Hukum: Memastikan seluruh program pendayagunaan zakat berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Optimalisasi Zakat: Membahas potensi kerja sama dalam sosialisasi kewajiban zakat di lingkungan instansi vertikal. Transparansi: Menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang bersih dan terhindar dari penyimpangan. Sambutan Hangat Kepala Kejari Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran, Ibu Umi Kalsum, menyambut hangat kehadiran rombongan BAZNAS. Dalam keterangannya, beliau menyatakan dukungannya terhadap kiprah BAZNAS di Kabupaten Pesawaran. "Kami menyambut baik inisiatif silaturahmi ini. Kejaksaan Negeri Pesawaran siap mendukung BAZNAS dalam hal pendampingan hukum dan konsultasi agar penyaluran zakat kepada masyarakat yang membutuhkan dapat terlaksana dengan tepat sasaran dan aman secara regulasi," ujar Ibu Umi Kalsum. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam upaya menyejahterakan masyarakat Pesawaran melalui penguatan tata kelola zakat yang profesional.
BERITA10/02/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Baznas Pesawaran dan Pendamping PKH Beri Santunan Pengobatan Warga Wonorejo
Baznas Pesawaran dan Pendamping PKH Beri Santunan Pengobatan Warga Wonorejo
TEGINENENG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Bekerja sama dengan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Tegineneng, Baznas menyalurkan bantuan pendampingan dan santunan pengobatan bagi warga di Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo, pada Kamis (06/02/2026). Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk meringankan beban biaya medis sekaligus memastikan warga prasejahtera mendapatkan akses kesehatan yang layak. Poin Utama Aksi Kemanusiaan: Penyaluran Santunan: Bantuan dana pengobatan diberikan langsung kepada warga yang sedang berjuang melawan penyakit untuk membantu operasional medis yang tidak tercover bantuan lain. Pendampingan Intensif: Tim pendamping PKH turut memastikan proses administrasi dan rujukan pasien berjalan lancar di fasilitas kesehatan. Penyediaan Rumah Singgah: Memahami kendala jarak dan biaya akomodasi, Koordinator Pendamping PKH Tegineneng, Saudara Amri, mengupayakan adanya fasilitas rumah singgah bagi pasien selama masa pengobatan berlangsung. "Kami berusaha memastikan bahwa kendala biaya maupun akomodasi tidak menjadi penghalang bagi warga untuk sembuh. Kehadiran rumah singgah ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga pasien," ujar Amri. Dampak bagi Masyarakat Sinergi antara lembaga zakat dan pendamping sosial ini mendapat apresiasi positif dari warga Desa Trimulyo. Kolaborasi ini membuktikan bahwa koordinasi yang baik di tingkat lapangan dapat mempercepat penanganan masalah sosial-kesehatan di Kabupaten Pesawaran.
BERITA06/02/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Sinergi Kemanusiaan, Baznas Pesawaran Dorong Pembentukan UPZ di Lingkungan Polres
Sinergi Kemanusiaan, Baznas Pesawaran Dorong Pembentukan UPZ di Lingkungan Polres
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan audiensi ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Pesawaran pada Kamis (05/02/2026). Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan kepolisian setempat. Landasan Hukum dan Optimalisasi ZIS Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran, Hi. A Hamid S, S.H, M.M, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di kementerian, lembaga negara, dan pemerintah daerah. Dalam paparannya, A Hamid menekankan pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan institusi penegak hukum untuk mendukung program kesejahteraan umat. "Kami berharap melalui kunjungan ini, dapat segera dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkup Polres Pesawaran. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk sinergi nyata dalam menyukseskan program-program sosial Baznas yang nantinya juga akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Pesawaran," ujar A Hamid. Respon Positif Kapolres Pesawaran Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Pandhita, S.I.K. Pihaknya menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Baznas dalam mengelola dana ZIS secara profesional dan transparan. Sebagai langkah tindak lanjut, Kapolres menegaskan akan segera melakukan koordinasi internal dengan jajaran di Polres Pesawaran. Koordinasi Jajaran: Kapolres akan menginstruksikan unit-unit terkait untuk memetakan potensi ZIS di lingkungan Polres. Pembentukan UPZ: Polres Pesawaran menyatakan kesiapannya untuk membentuk wadah UPZ resmi sebagai mitra Baznas. "Kami menyambut baik ajakan kerja sama ini. Kedepannya, kami akan berkoordinasi dengan seluruh jajaran untuk menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah secara terorganisir. Kami siap membentuk UPZ di lingkup Polres Pesawaran sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung program kemanusiaan," tegas AKBP Alvie. Dengan terbentuknya UPZ di Polres Pesawaran, diharapkan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan dapat lebih masif dan tepat sasaran, memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat melalui nilai-nilai religi.
BERITA05/02/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Permudah Pelaporan, BAZNAS RI Optimalkan Aplikasi SiMBA
Permudah Pelaporan, BAZNAS RI Optimalkan Aplikasi SiMBA
Pusdiklat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyelenggarakan kajian Selasa pagi (3/2/2026) dengan tema “Sistem Pelaporan Zakat Nasional melalui SiMBA” yang dipandu oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc ,Ph.D. “Pada pagi hari ini, BAZNAS akan membahas tentang fitur SiMBA pelaporan bulanan, yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan Kota, serta LAZ terhadap peraturan BAZNAS No. 1 Tahun 2023,” ujar Prof Nadra saat membuka acara kajian Selasa Pagi yang dapat ditonton ulang melalui kanal BAZNAS TV, Selasa (3/2/2026). Menurut Prof Nadra, ada banyak sekali manfaat dalam menggunakan aplikasi SiMBA, antara lain mempermudah membuat laporan pertanggungjawaban keuangan, membantu tata kelola berstandar tinggi, dan tentunya untuk menjaga kepercayaan muzaki. “Karena SiMBA memungkinkan BAZNAS untuk melaporkan keuangan secara transparan dan komunikatif, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan menggunakan SiMBA, jadi tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan,” jelasnya. Prof Nadra juga menyampaikan selamat dan apresiasinya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur karena telah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) atas laporan keuangan tahun 2025. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti pengelolaan dana zakat yang transparan dan akuntabel serta menjadi bentuk pertanggungjawaban dari BAZNAS Kaltim kepada masyarakat sebagai muzaki. “Ini semua karena mereka menggunakan SiMBA secara baik dan benar. Tiap hari mereka meng-input datanya dari SiMBA sehingga pada akhir tahun tinggal di-print out saja laporan akhir tahunnya. Karena itu semuanya sudah siap untuk diperiksa oleh akuntan publik,” kata Prof Nadra. “Jadi, kepada Bapak Ibu sekalian, kalau mengikuti penggunaan SiMBA ini dengan baik dan benar, maka ada kemudahan yaitu tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan untuk memberikan laporannya. Karena bisa secara langsung dilakukan,” tambahnya. BAZNAS Kaltim ini, lanjut Prov Nadra, telah membuktikan kepada masyarakat sebagai muzaki, tentang apa-apa saja yang telah dilakukan selama satu tahun ini. Dari mulai pengumpulan hingga pendistribusian kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Sementara itu, Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI Sugianto mengulas secara mendalam Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2023 tentang mekanisme pelaporan pelaksanaan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. “Jadi di dalam peraturan yang telah diatur di undang-undang, BAZNAS maupun LAZ itu dibentuk untuk melaksanakan tugas pengelolaan zakat secara nasional dengan menyelenggarakan fungsi. Ada empat fungsi utama mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan. Jadi kita tidak hanya berfokus pada pengumpulan ataupun penyaluran saja, tetapi harus dibarengi dengan pengendalian yang baik dan dipertanggungjawabkan dengan baik pula,” ujar Sugianto. Karena bagaimanapun kata dia, BAZNAS merupakan lembaga pengelola zakat yang bekerja atas dasar kepercayaan dari masyarakat. Untuk menjaga kepercayaan masyarakat itu, BAZNAS harus bisa mempertanggungjawabkan dana-dana yang dititipkan masyarakat. “Bagaimana caranya? Caranya dengan kita membuat atau mempertanggungjawabkan apa-apa yang telah kita lakukan dari dana-dana yang kita kumpulkan di masyarakat. Nah, ini diatur juga di undang-undang di pasal 7, ada di pasal 15 dan pasal 19 terkait dengan kewajiban pelaporan yang harus dibuat oleh BAZNAS,” ungkapnya. Oleh karena itu tambah Sugianto, timnya selalu memperbarui layanan pelaporan pada Aplikasi SiMBA agar selalu update dan memudahkan para anggota BAZNAS RI maupun BAZNAS Provinsi dan Kabupaten saat membuat laporan melalui SiMBA. “Mudah-mudahan semakin baik, semakin memudahkan Bapak Ibu sekalian dalam membuat laporan. Kita berusaha untuk selalu berimprovement, selalu meningkatkan baik dari sisi aplikasi maupun dari sisi pendampingan ataupun dari sisi layanan dalam hal penyusunan laporan itu,” tambahnya.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia
Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengusung tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum bulan Ramadan. Tagline ini menegaskan posisi zakat sebagai kekuatan sosial nasional yang berperan strategis dalam menjawab berbagai persoalan bangsa, mulai dari kemiskinan hingga penanganan bencana. Tagline tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026: Zakat Menguatkan Indonesia yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline ini merepresentasikan semangat kolektif untuk menjadikan zakat sebagai instrumen penguatan ketahanan sosial dan ekonomi nasional. “Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor. Ia mencontohkan peran zakat dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Menurutnya, zakat berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang mampu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak. “Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ungkapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa tagline ini bukan sekadar simbol, melainkan penegasan atas peran zakat sebagai fondasi pembangunan sosial. “Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” katanya. Sejalan dengan hal tersebut, ia menilai bahwa tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia cenderung meningkat menjelang dan selama bulan Ramadan. Pada periode ini, zakat, infak, dan sedekah menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat lintas lapisan. Terkait arah kebijakan, Kiai Noor menyampaikan bahwa BAZNAS pada tahun 2026 akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan secara menyeluruh, mulai dari fase tanggap darurat, pemulihan, hingga rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. Beberapa program pemulihan pascabencana yang telah disiapkan dan dijalankan antara lain Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid. Wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan berbasis zakat. “Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” jelas Kiai Noor. Selain fokus pada kebencanaan, BAZNAS juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkokoh Indonesia dari tingkat akar rumput. Menutup pernyataannya, Kiai Noor berharap tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” dapat menjadi ajakan bersama bagi seluruh elemen bangsa. “Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” pungkasnya. Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, para deputi, direktur, serta amil dan amilat BAZNAS yang terlibat dalam pelaksanaan Program Ramadan BAZNAS 2026.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Kursi Roda untuk Ibu Dahlia, Warga Sukaraja yang Alami Cedera Patah Kaki
BAZNAS Pesawaran Salurkan Kursi Roda untuk Ibu Dahlia, Warga Sukaraja yang Alami Cedera Patah Kaki
PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Kamis (29/01/2026). Kali ini, bantuan berupa satu unit kursi roda diserahkan kepada Ibu Dahlia, warga Sukaraja I, RT 001/RW 000, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan. Penyaluran bantuan ini dilakukan menyusul kondisi Ibu Dahlia yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat cedera patah kaki setelah terjatuh di kamar mandi beberapa waktu lalu. Saat ini, Ibu Dahlia tinggal sementara di kediaman salah satu putrinya. Kondisi keluarga Ibu Dahlia mendapat perhatian khusus karena situasi yang cukup mendesak. Mengingat putrinya yang pemilik rumah sedang bekerja di Jakarta dan berhalangan pulang, perawatan Ibu Dahlia kini ditangani langsung oleh putrinya yang lain, Cherli Medila. Cherli diketahui rela menempuh perjalanan jauh dan pulang dari Kalimantan khusus untuk merawat sang ibunda di masa pemulihan ini. Kehadiran Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta memberikan sarana mobilitas yang layak bagi Ibu Dahlia selama proses penyembuhan. Cherli Medila, yang mewakili keluarga penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas respons cepat BAZNAS Pesawaran. Bantuan ini dinilai sangat krusial mengingat Ibu Dahlia membutuhkan bantuan penuh untuk bergerak. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran atas perhatian dan bantuannya. Jujur, situasi kami sedang sulit karena kakak di Jakarta tidak bisa pulang, sehingga saya yang dari Kalimantan harus segera kemari untuk merawat Ibu. Kursi roda ini sangat membantu saya dalam mengurus Ibu sehari-hari, terutama untuk berjemur atau bergerak di dalam rumah," ungkap Cherli Medila dengan penuh haru saat menerima bantuan. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Pesawaran dalam mengelola dana umat untuk membantu warga yang tertimpa musibah dan membutuhkan pertolongan mendesak di bidang kesehatan.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Sungai Langka
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Sungai Langka
PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat. Pada Kamis (29/01/2026), tim menyalurkan bantuan kesehatan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Sarbini, warga Dusun III, RT 001/RW 001, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan. Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat BAZNAS Pesawaran terhadap kondisi Bapak Sarbini yang tengah berjuang melawan komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Kondisi kesehatan tersebut menyebabkan keterbatasan mobilitas fisik, sehingga kehadiran alat bantu gerak menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dalam kunjungan tersebut, Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran menyerahkan bantuan secara langsung di kediaman penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas harian Bapak Sarbini serta membantu pihak keluarga dalam proses perawatan dan pengobatan. Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur mendalam atas respons dan kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS Pesawaran. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran. Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi Bapak, karena selama ini beliau kesulitan untuk bergerak akibat sakit jantung dan ginjal yang dideritanya. Ini sangat memudahkan kami untuk merawat beliau," ujar perwakilan keluarga Bapak Sarbini di sela-sela penyerahan. Langkah ini merupakan implementasi nyata dari pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan masyarakat kepada BAZNAS Pesawaran, untuk kemudian disalurkan kembali kepada para mustahik yang membutuhkan dukungan, khususnya di bidang kesehatan dan kemanusiaan.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Perkuat Tata Kelola RSB, BAZNAS Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Strategis
Perkuat Tata Kelola RSB, BAZNAS Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Strategis
GEDONG TATAAN – Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Tim Manajemen Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran pada Selasa (27/01). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor BAZNAS ini fokus pada evaluasi tata kelola administratif serta penguatan standar pelayanan minimal. Rapat ini merupakan langkah preventif dan korektif untuk memastikan bahwa setiap operasional RSB sejalan dengan prinsip 3 Aman BAZNAS, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Diskusi teknis dalam rakor tersebut mencakup sinkronisasi data mustahik, efisiensi distribusi obat-obatan, hingga pengembangan layanan kesehatan jemput bola ke desa-desa di sekitar RSB. Penguatan tata kelola dipandang sebagai fondasi utama agar RSB Pesawaran dapat menjadi rujukan utama layanan kesehatan gratis yang berkualitas. Tim manajemen RSB diminta untuk terus melakukan inovasi dalam pelaporan digital agar para muzaki dapat melihat dampak nyata dari zakat yang mereka salurkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menekankan bahwa profesionalitas manajemen RSB adalah cerminan dari marwah lembaga dalam mengelola amanah umat. "RSB bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa; ini adalah simbol kehadiran zakat di tengah kesulitan masyarakat. Oleh karena itu, tata kelolanya harus semakin akuntabel dan profesional. Melalui rakor ini, kita ingin memastikan setiap rupiah dana zakat dikonversi menjadi layanan kesehatan yang unggul dan manusiawi. Kami ingin RSB Pesawaran menjadi standar emas pelayanan kesehatan kaum dhuafa," tegas Hi. Hamid. Melalui koordinasi ini, BAZNAS Pesawaran menargetkan adanya peningkatan kepuasan pasien dan perluasan cakupan layanan kesehatan luar gedung. Dengan manajemen yang solid, RSB diharapkan mampu merespons kebutuhan medis darurat secara lebih cepat dan terukur di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Efektivitas Zakat, BAZNAS Pesawaran Koordinasikan Penguatan Regulasi dengan Wakil Bupati
Tingkatkan Efektivitas Zakat, BAZNAS Pesawaran Koordinasikan Penguatan Regulasi dengan Wakil Bupati
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Pesawaran, Bapak Antonius Muhammad Ali, di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Selasa (27/1). Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi BAZNAS untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam pertemuan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS memaparkan target capaian tahunan serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Fokus utama diskusi tertuju pada perlunya dukungan regulasi yang lebih kuat, baik dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbup), guna menciptakan sistem pengumpulan zakat yang lebih terstruktur dan masif di lingkungan ASN maupun sektor swasta. Dukungan regulasi dinilai krusial untuk memberikan kepastian hukum dan standarisasi tata kelola zakat. BAZNAS Pesawaranberharap pemerintah daerah dapat mendorong kebijakan yang mewajibkan atau mengimbau secara formal pembayaran zakat melalui lembaga resmi, demi menjamin penyaluran yang tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan di Pesawaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menegaskan bahwa kolaborasi antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga zakat adalah kunci keberhasilan pembangunan sosial. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Wakil Bupati sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap gerakan zakat. Untuk mencapai target pengumpulan yang optimal, kami membutuhkan 'payung hukum' yang lebih spesifik. Dengan adanya Perda atau Perbup yang kuat, BAZNAS Pesawaran akan memiliki legitimasi lebih untuk merangkul seluruh potensi muzaki di Pesawaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Hi. Hamid. Wakil Bupati Pesawaran menyambut baik aspirasi tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mengkaji penguatan regulasi tersebut. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan menjadikan zakat sebagai salah satu pilar penopang ekonomi umat di Bumi Andan Jejama.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Bedah Rumah Warga Way Lima: Harapan Baru di Tengah Duka
BAZNAS Pesawaran Bedah Rumah Warga Way Lima: Harapan Baru di Tengah Duka
PESAWARAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Kamis (15/01/2026). Kali ini, bantuan diberikan kepada Joko Turyono, warga Dusun 03 Condong Sari, Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima. Langkah ini diambil bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan sebagai bentuk empati mendalam bagi Joko yang baru saja kehilangan sang istri. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan serta semangat baru bagi keluarga yang tengah dalam masa duka tersebut. Melalui program ini, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir berharap dapat terus mentransformasi dana zakat menjadi solusi konkret bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup warga di Bumi Andan Jejama. "Zakat bukan sekadar kewajiban, tapi jembatan harapan bagi mereka yang sedang berjuang di titik terendah." Ujarnya di lokasi.
BERITA24/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Asa Kembali Terajut: Tangis Haru Iringi Bagas Kembali ke Sekolah Berkat BAZNAS Pesawaran
Asa Kembali Terajut: Tangis Haru Iringi Bagas Kembali ke Sekolah Berkat BAZNAS Pesawaran
PESAWARAN – Suasana haru menyeruak di sebuah rumah sederhana di Dusun Sukaraja II, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan. Di sana, harapan Bagas Saputera untuk kembali mengenyam pendidikan yang sempat terputus, kini menyala kembali. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran hadir membawa "angin segar" melalui santunan pendidikan pada Jumat (15/01/2026). Bantuan ini bukan sekadar angka nominal, melainkan sebuah penyelamat bagi masa depan Bagas dan bukti nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat Bumi Andan Jejama. Momen penyerahan bantuan disambut isak tangis bahagia orang tua Bagas. Doa panjang mereka agar sang buah hati bisa kembali bersekolah, akhirnya terjawab. "Alhamdulillah, kami tak henti mengucap syukur. Terima kasih kepada BAZNAS Pesawaran yang telah peduli nasib anak kami. Melihat Bagas bisa sekolah lagi adalah kebahagiaan terbesar bagi kami orang tuanya," ucap ibunda Bagas dengan mata berkaca-kaca, tak kuasa menahan haru. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawab lembaga dalam menjaga amanah umat. "Ini adalah amanah dari para muzakki. Kami tidak ingin ada anak di Pesawaran yang harus mengubur mimpinya hanya karena kendala biaya. Semoga ini menjadi penyemangat baru bagi Bagas untuk mengejar cita-citanya," tuturnya di lokasi. Kini, seragam sekolah itu siap dikenakan kembali. Senyum Bagas yang merekah menjadi saksi bahwa kepedulian bersama mampu mengubah keputusasaan menjadi harapan nyata.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Sambut Kapolres Baru, BAZNAS Pesawaran Harapkan Sinergi Terus Terjalin
Sambut Kapolres Baru, BAZNAS Pesawaran Harapkan Sinergi Terus Terjalin
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran. Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S. Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyambut hangat kehadiran AKBP Alvie Granito Panditha sebagai Kapolres Pesawaran yang baru. Ia berharap hubungan harmonis antara kepolisian dengan lembaga keagamaan dan sosial seperti BAZNAS dapat terus terjalin erat demi menjaga kondusivitas serta kesejahteraan masyarakat Pesawaran.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →