WhatsApp Icon
Teladan Pemimpin: Bupati Pesawaran dan Jajaran ASN Tunaikan Zakat Serentak

PESAWARAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan penghimpunan zakat massal pada hari Rabu, (11/03/2026). Mengusung tema "Keteladanan Pimpinan dalam Menunaikan Zakat", acara ini menjadi momentum penting bagi penguatan tata kelola zakat di lingkungan pemerintahan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan, serta seluruh jajaran Kepala Dinas dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Pesawaran.

Pemimpin Sebagai Lokomotif Kebaikan

Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar kewajiban agama, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial aparatur negara terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dengan dimulainya penyaluran zakat dari pucuk pimpinan, diharapkan hal ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh pegawai dan masyarakat luas untuk melakukan hal serupa.

 "Zakat adalah instrumen penting dalam pembangunan daerah. Jika para pimpinan sudah memberikan teladan, insya Allah keberkahan akan mengalir ke seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Pesawaran," ujar Bupati Nanda.

 

Kampanye Zakat Menguatkan Indonesia

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang lebih besar. Penyaluran zakat oleh para pejabat daerah ini menjadi bukti nyata sinergi antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga amil.

 * Tujuan Utama: Meningkatkan kesadaran zakat di sektor formal (ASN).

 * Target: Optimalisasi penghimpunan dana untuk program pengentasan kemiskinan.

 * Visi: Menjadikan zakat sebagai pilar kemandirian ekonomi umat.

"Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kampanye 'Zakat Menguatkan Indonesia'. Kami ingin menunjukkan bahwa melalui zakat yang dikelola dengan transparan dan profesional, kita bisa bersama-sama memperkuat pondasi ekonomi bangsa, dimulai dari tingkat kabupaten," pungkas Ketua BAZNAS Pesawaran.

Dampak Positif bagi Daerah

Penyetoran zakat secara kolektif ini diharapkan dapat mengoptimalkan perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kabupaten Pesawaran. Dana yang terhimpun nantinya akan disalurkan kembali kepada para mustahik (penerima zakat) melalui berbagai program unggulan BAZNAS, seperti bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, hingga renovasi rumah tidak layak huni bagi warga Pesawaran.

11/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Optimalkan Keberkahan Ramadan, Bupati Pesawaran Imbau ASN dan Masyarakat Salurkan Zakat Melalui BAZNAS

PESAWARAN – Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Penyaluran dana umat tersebut diharapkan dapat dilakukan melalui lembaga resmi, yakni Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, khususnya dalam rangka mengoptimalkan momentum bulan suci Ramadan.

Bupati Nanda Indira menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat, terutama para aparatur negara, dalam menunaikan zakat fitrah maupun zakat mal. Penyaluran melalui BAZNAS dinilai sebagai langkah strategis guna memastikan pengelolaan dana umat berjalan secara transparan, profesional, dan tepat sasaran kepada para mustahik (penerima zakat) di wilayah Pesawaran.

Lebih lanjut, inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pembersihan harta dan jiwa selama bulan suci, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesawaran.

Dana ZIS yang terkumpul melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran akan dioptimalkan untuk berbagai program pemberdayaan dan jaring pengaman sosial berkelanjutan. Penyaluran tersebut mencakup program beasiswa pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, bantuan modal usaha untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), layanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan pokok bagi kaum duafa di wilayah Kabupaten Pesawaran.

"Dalam momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, saya mengimbau seluruh elemen masyarakat dan jajaran ASN di Kabupaten Pesawaran untuk menunaikan kewajiban zakat fitrah dan zakat mal, serta memperbanyak infak dan sedekah. Saya sangat menganjurkan agar penyaluran dana umat ini dipercayakan kepada BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Melalui lembaga resmi, kita memastikan bahwa amanah tersebut dikelola secara profesional, transparan, dan terdistribusi tepat sasaran untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan." Ujar Bupati Nanda.

Bagi masyarakat dan ASN yang hendak menunaikan zakat, infak, dan sedekah, penyaluran dapat dilakukan dengan datang langsung ke gerai layanan BAZNAS atau melalui transfer ke rekening resmi berikut:

BSI: 74.55.66.77.84

BNI: 12.10.83.84.13

Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871

(a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)

Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah


Layanan Jemput Zakat & Konsultasi: +62 812-7111-2600


Alamat Kantor: Jl. A. Yani (Komplek Islamic Center Kabupaten Pesawaran), Desa Sukaraja, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pesawaran

 

11/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Menag RI Serahkan SK Presiden kepada Pengurus BAZNAS Periode 2026-2031

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa jabatan 2026-2031. Prosesi penyerahan dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

?Penyerahan SK ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan BAZNAS yang baru untuk lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menyatakan rasa syukur atas terbitnya payung hukum bagi kepengurusan ini agar roda organisasi BAZNAS dapat segera berjalan optimal.

?"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyerahkan SK kepada pengurus BAZNAS yang baru. Setelah sekian lama kita menanti SK Presiden terhadap pengurus BAZNAS," jelas Nasaruddin Umar.

?"Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun," tambahnya.

?Dia menekankan, pengurus BAZNAS selaku amil harus tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat dalam penetapan ashnaf atau golongan penerima zakat. Ia menegaskan bahwa penyaluran zakat harus menyasar delapan golongan yang telah ditetapkan secara jelas, tanpa interpretasi kiasan. Adapun kebutuhan sosial lainnya dapat diakomodasi melalui instrumen sedekah, wakaf, ghanimah, luqatah, serta sumber dana keumatan lainnya.

?Nasaruddin Umar turut berpesan agar pengurus BAZNAS menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat yang terpilih memikul tanggung jawab besar untuk menjaga integritas lembaga demi mengangkat martabat bangsa di mata dunia.

?"Mari kita jadi juru bicara yang baik bagi bangsa dan negara. Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yakni mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah. Yakinlah ke depan bangsa ini akan semakin makmur dan kita semua menikmati hasilnya," ujarnya.

Berikut ini nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS Periode 2026-2031: 

1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.

2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si.

3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si.

4. Saidah Sakwan, M.A.

5. H. Ending Syarifuddin, M.E

6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI

7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP.

8. Hj. Neyla Saida Anwar

9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag

10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si

11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M..

10/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Pesawaran: Salurkan 210 Paket Berkah Ramadhan dan Santuni 80 Anak Yatim

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran mendistribusikan 210 Paket Berkah Ramadhan, hidangan berbuka puasa (ifthar), serta santunan kepada 80 anak yatim piatu. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di Masjid An-Nur, Desa Pejambon, Kecamatan Negeri Katon, pada Selasa (3/3/2026).

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan silaturahmi daerah yang dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. Acara berlangsung khidmat dan diisi dengan siraman rohani melalui tausiyah yang disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesawaran, KH. Ahmad Rusdi Ubaidillah Abror.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan, S.E., M.M., beserta jajaran pejabat pemerintah kabupaten, dan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, serta tokoh masyarakat setempat yang membaur dalam semangat persaudaraan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., menyampaikan bahwa penyaluran ini adalah bentuk komitmen bersama dalam menebar kebaikan di bulan suci.

"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam meringankan beban masyarakat, khususnya anak yatim piatu, di bulan suci Ramadhan. Kami berharap Paket Berkah dan santunan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat di momen penyucian diri ini," ujar Hi. Hamid.

Melalui sinergi yang berkelanjutan ini, diharapkan tali silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dapat semakin erat, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Mari Hadirkan Kesejahteraan Bersama

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

  • BSI: 74.55.66.77.84
  • BNI: 12.10.83.84.13
  • Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871
    (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)
  • Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
03/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Tebar Kebahagiaan Ramadhan, BAZNAS dan Pemkab Pesawaran Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Tegineneng

Di tengah suasana bulan suci, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melalui aksi sosial yang nyata. Pada Selasa (3/3/2026), kolaborasi ini diwujudkan dengan menyalurkan 160 Paket Berkah Ramadhan, hidangan ifthar, serta santunan kepada 80 anak yatim piatu di Masjid Nurul Falah, Dusun Srimulyo, Desa Gerning, Kecamatan Tegineneng.

Penyaluran bantuan ini terintegrasi dalam rangkaian agenda kunjungan silaturahmi daerah yang dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. Suasana persaudaraan kian terasa khidmat dengan adanya siraman rohani yang disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesawaran, KH. Ahmad Rusdi Ubaidillah Abror.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan, S.E., M.M., beserta jajaran perangkat daerah, ketua dan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, serta tokoh masyarakat setempat yang hadir untuk merajut kehangatan ukhuwah islamiyah bersama warga.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk optimalisasi dana zakat dalam mendukung program kepedulian sosial di daerah.

"Sinergi bersama Pemkab Pesawaran ini adalah komitmen nyata BAZNAS Pesawaran untuk memastikan kemuliaan Ramadhan dapat dirasakan secara merata, khususnya bagi anak-anak kita yang yatim piatu. Semoga bantuan ini tidak sekadar memenuhi kebutuhan jasmani, tetapi juga membuktikan kepada para muzaki bahwa amanah mereka telah tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran menjadi kebahagiaan bagi sesama," tegas Hi. Hamid.

Melalui momentum silaturahmi yang berkelanjutan ini, diharapkan kolaborasi antara umara, ulama, dan masyarakat semakin solid dalam menumbuhkan kesadaran berbagi di Bumi Andan Jejama.

Mari Hadirkan Kesejahteraan Bersama

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

  • BSI: 74.55.66.77.84
  • BNI: 12.10.83.84.13
  • Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871
    (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)
  • Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
03/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

BAZNAS RI Perkuat Pengelolaan Zakat Nasional Lewat Integrasi Fikih Klasik dan Kontemporer
BAZNAS RI Perkuat Pengelolaan Zakat Nasional Lewat Integrasi Fikih Klasik dan Kontemporer
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong penguatan sistem pengelolaan zakat nasional melalui integrasi fikih zakat klasik dan kontemporer. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pengelolaan zakat di Indonesia tetap berpijak pada prinsip syariah sekaligus mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi masyarakat modern. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH Achmad Sudrajat LC, MA, CFRM, saat menjadi narasumber dalam forum internasional bertajuk Sistem Zakat dalam Madzhab Malik: Dimensi Budaya dan Pembangunan di Tengah Tantangan Kontemporer yang digelar di Ain Defla, Aljazair, Selasa (21/10/2025). Menurut Achmad Sudrajat, fikih zakat klasik seperti yang dikembangkan oleh Imam Syafi’i dan Imam Malik memuat prinsip-prinsip dasar yang menjadi pedoman umat Islam, sementara fikih kontemporer membantu menyesuaikan prinsip-prinsip tersebut dengan kebutuhan dan perubahan zaman. “Fikih klasik memberikan pijakan syar’i, sementara fikih kontemporer memberi ruang inovasi. Dengan keduanya, pengelolaan zakat bisa tetap sah secara agama tapi juga relevan dengan kondisi modern,” kata Achmad Sudrajat. Ia menjelaskan, kajian fikih Imam Malik memiliki relevansi penting dalam konteks Indonesia yang mayoritas bermazhab Imam Syafi’i. Terdapat banyak titik temu antara kedua mazhab tersebut yang dapat memperkaya kebijakan dan praktik pengelolaan zakat di Indonesia secara kontekstual dan aplikatif. Ia mencontohkan pandangan mazhab Imam Malik yang memperbolehkan pembayaran zakat sebelum genap satu tahun (haul) jika ada kemaslahatan. Prinsip ini sejalan dengan praktik zakat penghasilan di Indonesia yang bisa ditunaikan saat menerima pendapatan. Achmad Sudrajat juga menyoroti perkembangan fatwa zakat kontemporer di Indonesia. Menurutnya, sejumlah keputusan Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) seperti zakat profesi, zakat saham, zakat perusahaan, hingga zakat bagi pelaku ekonomi digital seperti youtuber dan selebgram, menunjukkan bahwa hukum Islam terus berkembang seiring dengan perubahan ekonomi dan teknologi. "Banyak sumber penghasilan baru muncul mulai dari konten kreator, influencer, hingga pelaku ekonomi kreatif lainnya dan semua itu perlu diatur secara fikih agar zakatnya jelas dan sah. Dengan demikian, zakat bisa menjangkau sektor-sektor baru tanpa kehilangan esensi spiritual dan sosialnya,” ujar Achmad Sudrajat. Menurut Achmad Sudrajat, integrasi antara fikih klasik dan kontemporer menjadi fondasi bagi modernisasi tata kelola zakat nasional. Melalui prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, BAZNAS berupaya memastikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya sah secara hukum Islam, tetapi juga sesuai peraturan negara dan memperkuat persaudaraan kebangsaan. Lebih lanjut, Achmad Sudrajat menyebutkan, penguatan fikih zakat kontemporer juga mendukung program strategis BAZNAS seperti Rumah Sehat BAZNAS, Desa Zakat, Santripreneur, dan BAZNAS Microfinance, dan program BAZNAS lainnya. Program-program tersebut menjadi bentuk nyata penerapan maqashid syariah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan potensi zakat di Indonesia yang mencapai sekitar Rp327 triliun per tahun, pedoman fikih dari mazhab Imam Malik dan Imam Syafi’i, serta fatwa-fatwa kontemporer, diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan zakat mulai dari penghimpunan hingga pendistribusian,” ujar Achmad Sudrajat. “fikih zakat klasik memberi arah, fikih zakat kontemporer memberi langkah. Bila keduanya berjalan seiring, zakat tidak hanya menjadi kewajiban individual, tetapi juga kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan umat,” ujarnya.
BERITA22/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Hari Santri Nasional 2025 BAZNAS Pesawaran salurkan santunan pendidikan untuk 1000 Santri
Hari Santri Nasional 2025 BAZNAS Pesawaran salurkan santunan pendidikan untuk 1000 Santri
Pesawaran, 22 Oktober 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyalurkan santunan pendidikan kepada 1.000 santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Penyaluran santunan ini dilaksanakan secara simbolis dalam upacara peringatan HSN yang digelar di Lapangan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Muawanah Desa Kota Jawa Kec. Way Khilau, Rabu (22/10/2025). Upacara Hari Santri Nasional tersebut turut dihadiri oleh Bupati Pesawaran, Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, pimpinan pondok pesantren, para santri, serta tokoh masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M menyampaikan bahwa santunan pendidikan ini diberikan sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung kemajuan pendidikan santri di wilayah Pesawaran. "Alhamdulillah, bertepatan dengan momentum Hari Santri Nasional ini, BAZNAS menyalurkan santunan pendidikan kepada 1.000 santri dari berbagai pondok pesantren yang ada di Pesawaran. Semoga bantuan ini bisa menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus menuntut ilmu dan berkontribusi bagi bangsa", ujar Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. Santunan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan para santri di masing-masing pesantren. Upacara berlangsung khidmat dan diwarnai semangat nasionalisme dan religiusitas. Acara ditutup dengan penyerahan simbolis santunan kepada perwakilan pimpinan pondok pesantren dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.
BERITA22/10/2025 | Humas Baznas Pesawaran
BAZNAS Luncurkan Green Zakat Index, Dorong Zakat sebagai Instrumen Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan
BAZNAS Luncurkan Green Zakat Index, Dorong Zakat sebagai Instrumen Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Green Zakat Framework (GZF) dan Green Zakat Index (GZI), sebuah inovasi strategis untuk mengintegrasikan prinsip ekonomi hijau ke dalam seluruh aspek pengelolaan zakat. Inovasi tersebut menjadi bahasan dalam Pengajian Selasa Pagi: Berbagi Ilmu Selasa (21/10/2025), yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, dengan tema “Urgensi dan Implementasi Indeks Green Zakat”. Acara ini menghadirkan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, MS., MEc., Ph.D dan narasumber Hidayaneu Farchatunnisa, ME, Peneliti Direktorat Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI, serta diikuti oleh amil BAZNAS RI dan LAZ (Lembaga Amil Zakat) secara daring. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, MS., MEc., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan pentingnya Green Zakat Framework dalam pengelolaan zakat yang berkeadilan, halalan thoyiban dan berprespektif ekologis. Sehingga BAZNAS menjadi pionir bagi pengembangan ekonomi hijau dan rujukan dunia internasional. Dalam paparannya, Hidayaneu menjelaskan bahwa Green Zakat Index merupakan alat ukur komprehensif yang terdiri dari 4 dimensi utama Kelembagaan (24%), Pengumpulan (25%), Operasional (21%), dan Penyaluran (30%) dengan 29 variabel dan 9 indikator, termasuk Green Office, Sustainable Livelihood, Green Infrastructure, hingga Digital Fundraising. "Green Zakat bukan sekadar tren, tapi respons nyata terhadap krisis lingkungan global yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Melalui GZI, kami ingin memastikan zakat tidak hanya mengentaskan kemiskinan, tapi juga menjaga bumi sebagai amanah dari Allah SWT,” ujar Hidayaneu. Ia menekankan bahwa konsep hifdzul bi’ah (menjaga lingkungan) dalam perspektif Islam memiliki kedudukan setara dengan hifdz al-nafs (menjaga jiwa) dan hifdz al-mal (menjaga harta), sebagaimana dikemukakan oleh ulama kontemporer Yusuf al-Qaradhawi. Hal ini diperkuat oleh Fatwa MUI Nomor 001/MUNAS-IX/MUI/205 yang membolehkan penggunaan zakat untuk pembangunan sarana air bersih dan sanitasi sebagai bagian dari upaya menjaga jiwa dan kemaslahatan umum “Zakat bisa menjadi katalisator ekonomi hijau. Dana zakat tidak hanya menolong mustahik hari ini, tapi juga membangun ketahanan lingkungan untuk generasi mendatang,” tambahnya. Hidayaneu juga mengajak seluruh jajaran BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan self-assessment Green Zakat Index melalui dashboard digital yang telah disediakan. Hasil penilaian ini akan menjadi dasar evaluasi dan perbaikan tata kelola zakat berkelanjutan di seluruh Indonesia. Acara ditutup dengan harapan bahwa Green Zakat Index tidak hanya menjadi alat ukur, tetapi juga pendorong transformasi lembaga zakat menjadi Eco-Pioneer. pelopor praktik zakat yang ramah lingkungan, transparan, dan berdampak luas. Dengan peluncuran GZI, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk menjawab tantangan global melalui pendekatan lokal yang berakar pada nilai-nilai syariah, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan transisi menuju ekonomi hijau yang adil dan berkelanjutan.
BERITA21/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Perkuat Sistem Pelaporan Zakat melalui SiMBA
BAZNAS RI Perkuat Sistem Pelaporan Zakat melalui SiMBA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyelenggarakan Kelas Hukum Volume VIII* dengan tema “Sistem Pelaporan Zakat Nasional melalui SiMBA”, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi. Kegiatan ini diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI, Senin (20/10/2025). Hadir Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani (Pimpinan Bidang SDM, Keuangan & Hukum BAZNAS RI), narasumber Sugianto (Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI), Mulya Dwi Harto (Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI), Sarniti (Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS RI) dan diikuti oleh amil BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota se Indonesia. Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, membuka acara dengan menekankan pentingnya integrasi sistem informasi dalam pelaporan zakat. “Pelaporan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga wujud pertanggungjawaban moral kepada masyarakat. Dengan SiMBA, kita membangun ekosistem pengelolaan zakat yang terintegrasi, terukur, dan terverifikasi,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI Sugianto mengulas secara mendalam Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2023 tentang mekanisme pelaporan pelaksanaan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Dalam kesempatan ini, BAZNAS juga memaparkan struktur pelaporan berjenjang, mulai dari BAZNAS Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga tingkat nasional, serta kewajiban LAZ dalam menyampaikan laporan berkala yang telah diaudit. Sugianto menambahkan, penerapan * Sistem Manajemen Informasi Badan Amil Zakat Nasional (SiMBA) merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola zakat yang modern dan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah terkait. “SiMBA bukan sekadar aplikasi, tapi tulang punggung akuntabilitas nasional zakat. Setiap transaksi harus tercatat, setiap laporan harus tepat waktu, dan setiap data harus akurat,” tegasnya. Lebih lanjut, Sugianto menegaskan, tidak menyampaikan laporan atau menyampaikan laporan yang tidak lengkap, tidak akurat, atau terlambat dapat berujung pada sanksi administratif berupa peringatan tertulis hingga tiga tahap, dan pada akhirnya dapat dilaporkan ke Menteri Agama jika tidak ada perbaikan. Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya audit syariah dan keuangan sebagai prasyarat pelaporan, serta kewajiban pelaporan kepada pemerintah daerah dan Menteri Agama sesuai tingkat kewenangan masing-masing lembaga. “Transparansi zakat bukan pilihan, tapi keharusan. Dan SiMBA adalah alat yang memastikan kita semua berjalan di rel yang sama,” tutupnya. Melalui Kelas Hukum Volume VIII ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan zakat di seluruh Indonesia, memastikan setiap rupiah zakat dikelola dengan amanah, dan membangun kepercayaan publik melalui sistem pelaporan yang andal dan terintegrasi.
BERITA21/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Serahkan Bantuan Kemanusiaan di Gebang, Teluk Pandan
BAZNAS Pesawaran Serahkan Bantuan Kemanusiaan di Gebang, Teluk Pandan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyerahkan santunan kemanusiaan kepada Sarah Fatmawati, penerima manfaat asal Dusun Kampung Baru, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan pada Jumat, (17/10/2025). Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengajuan bantuan benah rumah yang telah diterima oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran sebelumnya. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Koordinator Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustadz Rohim, S.H.I., kepada Sarah Fatmawati untuk perbaikan rumah yang rusak akibat angin kencang. “Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada BAZNAS Pesawaran yang telah memberikan bantuan kepada saya. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk memperbaiki rumah saya,” Ujar Sarah. Terima kasih kepada para dermawan atas segala donasi yang telah disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai dan membalas segala kebaikan Bapak/Ibu sekalian. BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali mengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA20/10/2025 | Ahmad Fudloli
Senyum Bahagia Bapak Supardi Terima Bantuan BERKAT dari BAZNAS Pesawaran
Senyum Bahagia Bapak Supardi Terima Bantuan BERKAT dari BAZNAS Pesawaran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyerahkan bantuan rumah kepada Bapak Supardi, mustahik yang tinggal di Dusun Lubuk Ranting, Desa Sukajaya Punduh, Kecamatan Marga Punduh pada Jumat, (17/10/2025). Bantuan tersebut diharapkan dapat membangun Kembali rumah Bapak Supardi yang roboh tertimpa pohon tumbang disebabkan hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Pesawaran pada Selasa, (7/10/2025). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustadz Rohim, S.H.I. menyampaikan rasa simpati dan dukungan kepada Bapak Supardi dan keluarga, seraya memberikan penguatan bahwa musibah ini merupakan kehendak Allah SWT, dan pasti ada hikmah di baliknya. "Bapak..., mohon bersabar, kejadian ini memang sudah menjadi kehendak-Nya, namun saya yakin di balik ini pasti ada hikmah yang luar biasa," ungkap Ustadz Rohim. Supardi menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan BAZNAS Kabupaten Pesawaran atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. "Terima kasih kami ucapkan kepada Bupati dan BAZNAS atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada saya. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi saya," ujar Supardi dengan penuh syukur sesaat setelah menerima bantuan, didampingi oleh Anggota DPRD Pesawaran, Renaldi, Plt. Camat Marga Punduh, Edi Sutrinso, Kepala Desa Sukajaya Punduh beserta jajaran. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan segala donasi yang telah disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai dan membalas segala kebaikan Bapak/Ibu sekalian. BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembalimengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA19/10/2025 | Ahmad Fudloli
Disambut Bahagia, Bantuan Kemanusiaan BAZNAS RI Diterima Warga Palestina
Disambut Bahagia, Bantuan Kemanusiaan BAZNAS RI Diterima Warga Palestina
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berasal dari masyarakat Indonesia telah diterima oleh warga Gaza, Palestina. Sebanyak 35.000 paket bantuan tersebut berhasil didistribusikan di tengah masa gencatan senjata. Warga Gaza menyambut dengan penuh rasa haru dan bahagia atas datangnya bantuan dari BAZNAS RI ini. Di tengah situasi yang masih memprihatinkan akibat dampak konflik, kehadiran bantuan tersebut menjadi angin segar dan sumber penguatan bagi mereka. Paket bantuan berisi bahan pangan pokok dan makanan siap saji, seperti beras, tepung, mi instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, jus, energy bar, kurma, kacang, serta saus dan bumbu-bumbu. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan kemanusiaan tersebut kepada masyarakat Gaza. Ia mengatakan, kabar bahwa bantuan telah sampai di Gaza menjadi sebuah kelegaan dan kebahagiaan bagi BAZNAS dan seluruh muzaki. “Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Indonesia yang dihimpun melalui BAZNAS akhirnya sampai ke tangan masyarakat Palestina. Ini kabar yang sangat menggembirakan, karena di tengah situasi yang sulit, bantuan ini benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (18/10/2025). Kiai Noor mengatakan, momentum gencatan senjata menjadi kesempatan penting untuk menyalurkan bantuan yang sebelumnya tertunda akibat kondisi keamanan. “Begitu ada akses terbuka, tim kami bersama mitra langsung bergerak agar bantuan segera tiba di Gaza,” kata Kiai Noor. “Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Indonesia yang kami salurkan secara hati-hati melalui mitra terpercaya di lapangan. Kami memastikan bantuan ini sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, tanpa terkecuali,” tegasnya. Lebih lanjut Kiai Noor mengatakan, selain memberikan bantuan kemanusiaan, BAZNAS juga berencana mendukung rekonstruksi di Palestina. “BAZNAS juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan para mitra internasional untuk mempersiapkan program jangka panjang, termasuk dukungan terhadap pemulihan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Palestina,” ungkapnya. Kiai Noor juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan donasinya melalui BAZNAS. Ia berharap, kepedulian ini menjadi ladang amal sekaligus mempererat persaudaraan umat Islam di seluruh dunia. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia. Semoga setiap rupiah yang disalurkan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan, serta menjadi bukti nyata bahwa Indonesia selalu hadir bersama Palestina,” ucap Kiai Noor.
BERITA18/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Angin Puting Beliung
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Angin Puting Beliung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Giwanto, mustahik yang tinggal di Dusun Sidodadi, Desa Maja, Kecamatan Marga Punduh pada Jumat, (17/10/2025). Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu membangun kembali rumah Giwanto yang roboh tertimpa pohon tumbang disebabkan hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Pesawaran pada Selasa, (7/10/2025). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustadz Rohim, S.H.I. menyampaikan rasa simpati dan dukungan kepada Giwanto dan keluarga, seraya memberikan penguatan bahwa musibah ini merupakan kehendak Allah SWT, dan pasti ada hikmah di baliknya. "Bapak...Ibu, bersabarlah, kejadian ini memang sudah menjadi kehendak-Nya, namun saya yakin di balik ini pasti ada hikmah yang luar biasa," ungkap Ustadz Rohim. Giwanto menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan BAZNAS Kabupaten Pesawaran atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. "Terima kasih kami ucapkan kepada Bupati dan BAZNAS atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada saya. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi saya," ujar Giwantodengan penuh syukur sesaat setelah menerima bantuan, didampingi oleh Anggota DPRD Pesawaran, Renaldi, Plt. Camat Marga Punduh, Edi Sutrinso, Kepala Desa Maja beserta jajaran. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan segala donasi yang telah disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai dan membalas segala kebaikan Bapak/Ibu sekalian. BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembalimengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui: https://kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
BERITA17/10/2025 | Ahmad Fudloli
Dukung Resolusi WZWF 2025, BAZNAS RI Dorong Kolaborasi Global untuk Kemanusiaan
Dukung Resolusi WZWF 2025, BAZNAS RI Dorong Kolaborasi Global untuk Kemanusiaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyatakan dukungan penuh terhadap The WZWF Kuching Declaration 2025 yang dihasilkan pada ajang World Zakat and Waqf Forum (WZWF) ke-14 di Kuching, Malaysia. Deklarasi tersebut menegaskan komitmen global untuk memperkuat tata kelola zakat dan wakaf, mendorong transformasi digital, serta membangun solidaritas kemanusiaan lintas negara. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Dr. Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, M.Ec., Ph.D., menyampaikan, resolusi ini sejalan dengan arah kebijakan BAZNAS dalam memperluas peran zakat dan wakaf sebagai instrumen kesejahteraan dunia. “BAZNAS RI menyambut baik semangat Deklarasi Kuching 2025 yang menegaskan zakat dan wakaf bukan hanya instrumen keagamaan, tetapi fondasi peradaban baru yang menjunjung keadilan sosial, solidaritas kemanusiaan, dan tanggung jawab global,” ujar Prof. Nadra, di Malaysia, Rabu (15/10/2025). Ia menambahkan, poin kesepuluh dalam resolusi, yaitu Amanah for Humanity: Rebuilding Palestine, menjadi salah satu fokus penting bagi BAZNAS RI dalam memperkuat kolaborasi antarnegara. “Komitmen bersama untuk membantu rekonstruksi Palestina menunjukkan bahwa zakat dan wakaf dapat menjadi kekuatan nyata dalam membangun perdamaian dan kemandirian umat. Indonesia melalui BAZNAS siap menjadi bagian aktif dalam mekanisme kolaboratif ini,” tegasnya. Selain dukungan terhadap aspek kemanusiaan, Prof. Nadra juga menyoroti pentingnya implementasi transformasi digital dan tata kelola berbasis data sebagaimana tercantum dalam poin ketiga deklarasi. “Digitalisasi zakat dan wakaf harus menjadi agenda bersama lembaga-lembaga dunia agar pengelolaan dana umat semakin transparan, akuntabel, dan dapat diukur dampaknya,” jelasnya. Melalui forum WZWF 2025, BAZNAS RI mendorong penguatan kerja sama riset, pengembangan sistem global zakat-wakaf, serta penyusunan kerangka akuntabilitas internasional 2026–2030 sebagaimana diamanatkan dalam resolusi. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas lembaga zakat dunia dalam menjawab tantangan kemiskinan, ketimpangan, dan krisis kemanusiaan global. “BAZNAS RI percaya, sinergi antarnegara dan lembaga zakat akan melahirkan Global Zakat and Waqf Order yang lebih adil, modern, dan berkelanjutan. Kami siap berkontribusi melalui kolaborasi, inovasi digital, dan inisiatif kemanusiaan,” ucapnya.
BERITA16/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Zakatmu, Kebahagiaan untuk Mereka
Zakatmu, Kebahagiaan untuk Mereka
Zakatmu, Kebahagiaan untuk Mereka Setiap rezeki yang kita miliki sejatinya bukan sepenuhnya milik kita. Di dalamnya terdapat hak orang lain hak mereka yang kurang beruntung, yang menanti uluran tangan dari saudara seimannya. Di sinilah zakat menjadi jembatan antara keberlimpahan dan kekurangan, antara syukur dan kebahagiaan. Makna Zakat dalam Kehidupan Zakat bukan sekadar kewajiban tahunan bagi umat Islam, melainkan wujud nyata kepedulian sosial dan kasih sayang. Melalui zakat, kita membersihkan harta dari sifat tamak, sekaligus membersihkan jiwa dari rasa egois. Allah SWT berfirman: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka...” (QS. At-Taubah: 103) Dengan membayar zakat, kita bukan hanya menunaikan perintah Allah, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kemiskinan dan kesenjangan sosial di sekitar kita. Zakatmu, Senyum untuk Mereka Bayangkan senyum seorang anak yatim yang akhirnya bisa bersekolah, ibu janda yang bisa membeli kebutuhan sehari-hari, atau keluarga kecil yang kini dapat menikmati makanan layak semua karena zakat yang kamu tunaikan. Satu kebaikan kecil dari kita, bisa menjadi kebahagiaan besar bagi mereka. Zakat tidak mengurangi harta, justru menambah keberkahannya. Rasulullah SAW bersabda: “Harta tidak akan berkurang karena sedekah.” (HR. Muslim) Ketika tangan kanan memberi, sejatinya tangan kiri sedang menerima keberkahan yang lebih besar dari Allah SWT. Menebar Bahagia Bersama Zakat Di era modern ini, menunaikan zakat semakin mudah. BAZNAS Pesawaran hadir untuk menyalurkan amanahmu secara tepat sasaran — membantu fakir miskin, memberdayakan usaha kecil, hingga membiayai pendidikan anak bangsa. Zakatmu bukan hanya meringankan beban hidup, tetapi juga membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Mari kita jadikan zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan kebiasaan. Karena di balik setiap zakat yang kita keluarkan, ada doa-doa yang terjawab, ada harapan yang kembali hidup, dan ada kebahagiaan yang tumbuh di hati mereka. Zakatmu, kebahagiaan untuk mereka dan keberkahan untukmu.
BERITA15/10/2025 | Laksana Sanjaya
WZWF 2025, BAZNAS RI Serukan Kerja Sama Internasional Bantu Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Palestina
WZWF 2025, BAZNAS RI Serukan Kerja Sama Internasional Bantu Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyerukan pentingnya kerja sama internasional untuk membantu proses rekonstruksi dan rehabilitasi di Palestina, khususnya di wilayah Gaza. Seruan ini disampaikan Pimpinan BAZNAS Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, MS., MEc., Ph.D., dalam the 14th Annual Meeting and International Conference, World Zakat & Waqf Forum (WZWF) 2025 yang digelar pada tanggal 13-15 Oktober di Kuching, Sarawak, Malaysia, yang dihadiri perwakilan lembaga zakat serta wakaf dari berbagai negara. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nadra mengusulkan agar WZWF membentuk resolusi bersama yang mendorong kepala negara-negara Muslim berkolaborasi dalam membangun kembali Gaza. Ia menekankan, kerja sama lintas negara akan membuat upaya pemulihan lebih efisien dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat terdampak. “Kalau setiap negara bergerak sendiri, biayanya akan jauh lebih besar dan pelaksanaannya pun sulit. Namun jika dilakukan bersama, terutama dengan dukungan negara-negara terdekat di kawasan Timur Tengah, hasilnya akan jauh lebih optimal,” ujar Prof. Nadra, Selasa (14/10/2025). Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari para delegasi forum. Mereka menyepakati bahwa solidaritas dunia Islam harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata, terutama untuk membantu pemulihan fasilitas umum di Gaza seperti sekolah, rumah sakit, dan masjid yang banyak mengalami kerusakan akibat konflik. Prof. Nadra juga mendorong WZWF untuk mengambil peran aktif dalam mengoordinasikan upaya konkret, termasuk penggalangan dana lintas negara. “Kita perlu memiliki semangat dan arah yang sama untuk membantu Palestina. Melalui fundraising global yang terkoordinasi, proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat,” jelasnya. Selain itu, Prof. Nadra mengusulkan agar Sekretariat Jenderal WZWF menyusun surat resmi kepada para kepala negara di dunia Islam untuk menggalang dukungan dan kolaborasi dalam pemulihan Gaza. Ia menilai langkah ini penting agar upaya kemanusiaan dapat dijalankan secara terstruktur dan berkesinambungan. “Tanpa kolaborasi internasional, pemulihan di Palestina akan memakan waktu lama dan membutuhkan biaya yang sangat besar. Karena itu, kerja sama global menjadi kunci agar misi kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan efektif,” tambahnya. Konferensi Internasional WZWF 2025 merupakan ajang pertemuan para pegiat zakat dan wakaf dunia untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan wakaf secara global guna mencapai tujuan menyejahterakan masyarakat dunia. BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA14/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Dorong Digitalisasi dan Standarisasi Amil di World Zakat & Waqf Forum 2025
BAZNAS Dorong Digitalisasi dan Standarisasi Amil di World Zakat & Waqf Forum 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menegaskan pentingnya transformasi digital dan standarisasi amil dalam memperkuat tata kelola zakat dan wakaf global. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, MS., MEc., Ph.D., dalam the 14th Annual Meeting and International Conference, World Zakat & Waqf Forum (WZWF) 2025 yang digelar pada tanggal 13-15 Oktober di Kuching, Sarawak, Malaysia. Dalam forum tahunan yang dihadiri berbagai lembaga zakat dan wakaf dunia tersebut, Prof. Nadra menyampaikan, BAZNAS memiliki pengalaman positif dalam penerapan transformasi digital, yang terbukti mampu meningkatkan pengumpulan zakat nasional secara signifikan. “Transformasi digital di BAZNAS telah memberikan dampak nyata terhadap pengumpulan zakat. Di tingkat nasional, sekitar 60 persen dana zakat kini dihimpun melalui kanal digital, sementara di daerah mencapai 20 persen,” ungkapnya, Selasa (14/10/2025). Selain digitalisasi, BAZNAS juga mendorong penerapan sistem sertifikasi dan standarisasi bagi para amil di berbagai negara. Menurut Prof. Nadra, profesionalisme pengelola zakat menjadi kunci penting dalam menjamin akuntabilitas dan keberlanjutan lembaga zakat. “Setiap lembaga zakat dan wakaf perlu memiliki sistem sertifikasi bagi amil dan nazhir. Indonesia sudah memulainya melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS yang kini bisa dilakukan secara daring. Langkah ini penting untuk memastikan para pengelola zakat bekerja secara profesional dan kredibel,” jelasnya. Prof. Nadra menambahkan, BAZNAS berupaya menghadirkan solusi implementatif dalam forum internasional ini, bukan sekadar wacana normatif. “Kami tidak hanya membicarakan tantangan, tetapi juga berbagi pengalaman konkret yang bisa diadopsi oleh lembaga zakat lainnya,” ujarnya. Selain membahas kerja sama digital dan sertifikasi amil, forum juga menyoroti pembentukan WZWF Global Fund, yang diharapkan menjadi wadah penggalangan dana bersama untuk membantu negara-negara miskin. Prof. Nadra menegaskan, inisiatif ini hanya bisa berjalan efektif melalui sistem digital yang transparan dan terintegrasi. Keaktifan BAZNAS di WZWF 2025 ini juga sejalan dengan Misi ke-9 yakni berperan aktif dan menjadi referensi bagi gerakan zakat dunia. Konferensi Internasional WZWF 2025 merupakan ajang pertemuan para pegiat zakat dan wakaf dunia untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan wakaf secara global guna mencapai tujuan menyejahterakan masyarakat dunia. BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA14/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
jadikan harta anda berkah dengan menunaikan Zakat, Infak dan Sedekah
jadikan harta anda berkah dengan menunaikan Zakat, Infak dan Sedekah
Mari Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran Assalamualaikum Wr. Wb Saudara-saudaraku kaum Muslimin dan Muslimat di Kabupaten Pesawaran, Mari kita wujudkan kepedulian sosial dan tingkatkan keberkahan harta kita dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. BAZNAS Pesawaran adalah lembaga resmi pemerintah yang profesional dan terpercaya dalam mengelola serta menyalurkan ZIS Anda. Dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Pesawaran, Anda turut serta mendukung program-program unggulan yang langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan, yaitu: 1. Pesawaran Makmur (Pemberdayaan Ekonomi) 2. Pesawaran Cerdas (Pendidikan, Beasiswa) 3. Pesawaran Sehat (Kesehatan, Santunan Pengobatan) 4. Pesawaran Taqwa (Dakwah) 5. Pesawaran Peduli (Kemanusiaan, Bedah Rumah/BERKAT, Bantuan Bencana) Keunggulan Berzakat melalui BAZNAS Pesawaran: 1. Aman dan Sesuai Syariat: ZIS Anda dikelola sesuai kaidah agama dan regulasi negara. 2. Transparan dan Akuntabel: Pengelolaan dana dapat dipertanggungjawabkan. 3. Tepat Sasaran: Disalurkan langsung kepada mustahik (penerima) yang berhak di seluruh wilayah Pesawaran. 4. Penyaluran Terstruktur: Melalui program-program unggulan yang terencana dan berkelanjutan. Cara Menunaikan ZIS: Anda dapat ber-ZIS dengan mudah melalui: 1. Transfer Bank ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Pesawaran https://kabpesawaran.baznas.go.id/rekening. 2. Datang Langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang berlokasi di Komplek Islamic Center Pesawaran. 3. Layanan Zakat Online melalui https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat. Mari bersama-sama menebar kebaikan! Jadikan harta Anda berkah, jiwa Anda suci, dan Insya Allah, kita wujudkan Pesawaran yang lebih maju dan sejahtera. "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) untuk informasi terkait bayar Zakat, Infak dan Sedekah Hubungi Call Center BAZNAS Pesawaran (0812 7111 2600). Wassalamualaikum Wr. Wb Penulis; Rohim, S. HI (Waka I BAZNAS Pesawaran)
BERITA14/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Implementasikan Green Economy, BAZNAS RI Luncurkan Buku Green Zakat Framework
Implementasikan Green Economy, BAZNAS RI Luncurkan Buku Green Zakat Framework
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan buku berjudul “Green Zakat Framework: Implementasi Green Economy di BAZNAS”, sebagai bagian dari upaya lembaga dalam mendorong inovasi pengelolaan zakat yang berorientasi pada keberlanjutan dan keseimbangan sosial-lingkungan. Peluncuran buku ini digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (13/10/2025), dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., ESG Group Head PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Rima Dwi Permata Sari, perwakilan LAZ, hingga para akademisi. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menyampaikan, konsep Green Zakat mencerminkan peran zakat dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. Menurutnya, zakat bukan hanya tentang memberi, melainkan juga menghadirkan keberkahan dan pemerataan yang berdampak luas. “Keberlangsungan hidup masyarakat tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga ekosistem sosial. Green Zakat menjadi cara untuk menghadirkan kehidupan yang harmonis dan berkeadilan sosial. Nilai zakat harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, menciptakan keberlanjutan di bidang sosial dan lingkungan,” ujarnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, konsep Green Zakat juga sejalan dengan ajaran Al-Qur’an yang menekankan keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan rezeki yang diperoleh. Zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi sarana menjaga keseimbangan ekosistem, baik sosial maupun alam. “Ketika zakat dikelola dengan prinsip keberlanjutan, maka ia bukan hanya instrumen ekonomi, tetapi juga alat menjaga lingkungan. Inilah wujud nyata dari green economy dalam perspektif Islam, yang mampu mengurangi risiko kelangkaan sumber daya dan menciptakan pemerataan kesejahteraan,” tambahnya. Kiai Noor juga menegaskan pentingnya Green Zakat sebagai upaya menyeimbangkan distribusi kekayaan dan mengurangi ketimpangan ekonomi. Ia menilai, keberhasilan konsep ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar zakat benar-benar menjadi kekuatan ekonomi hijau yang berdampak sosial luas. “Selama distribusi kekayaan belum merata, maka ekonomi kita belum benar-benar hijau. Green Zakat harus menjadi gerakan bersama untuk menciptakan keseimbangan sosial dan keberlanjutan lingkungan,” tutupnya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., menjelaskan Green Zakat Framework merupakan panduan strategis yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development). “Green Zakat Framework bukan sekadar dokumen teknis, tetapi arah gerak baru BAZNAS dalam menjembatani nilai-nilai Islam dan prinsip keberlanjutan. Pendekatan ini berangkat dari keyakinan bahwa tanggung jawab terhadap alam adalah bagian dari amanah kekhalifahan manusia,” ujar Zainulbahar. Menurutnya, zakat perlu ditempatkan tidak hanya sebagai solusi kemiskinan, tetapi juga sebagai instrumen menjaga keseimbangan kehidupan dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, setiap program zakat harus dirancang berbasis data, riset, serta inovasi digital untuk memastikan dampaknya selaras dengan prinsip green, fair, and sustainable. “Melalui Green Zakat Framework, kita ingin menegaskan bahwa zakat bukan hanya alat redistribusi, tetapi juga sarana rekonstruksi peradaban yang lebih adil. Inisiatif ini menandai pergeseran paradigma bahwa kesejahteraan sosial dan pelestarian lingkungan adalah dua hal yang saling terkait,” lanjutnya. Dukungan terhadap inisiatif ini juga disampaikan oleh ESG Group Head PT Bank Syariah Indonesia (BSI), Rima Dwi Permata Sari. Ia menilai Green Zakat Framework menjadi tonggak penting dalam menghadirkan solusi Islam terhadap tantangan perubahan iklim dan ketimpangan sosial global. “Selama satu dekade terakhir, risiko perubahan iklim menjadi perhatian utama dunia. Kami percaya, Islam memiliki solusi atas setiap persoalan, termasuk isu lingkungan. Dari pemikiran sederhana itulah lahir ide Green Zakat Framework, yang kemudian dikembangkan bersama BAZNAS,” ungkap Rima. Rima menambahkan, inisiatif ini bahkan telah diperkenalkan di Markas Besar PBB, New York, pada April 2025, sebagai kontribusi Indonesia bagi dunia. Ia berharap implementasi Green Zakat dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh lembaga zakat dan perbankan syariah. “Green Zakat Framework ini bukan hanya kontribusi untuk Indonesia, tapi juga untuk dunia. Kami berkomitmen mengimplementasikannya bersama asosiasi bank syariah, serta menjadikannya bagian dari dakwah ekonomi Islam global,” tutupnya. Peluncuran buku Green Zakat Framework ini menjadi momentum penting dalam perjalanan BAZNAS RI untuk memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Melalui integrasi nilai-nilai Islam dan prinsip green economy, BAZNAS berkomitmen menciptakan ekosistem zakat yang lebih hijau, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA13/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
35.000 Paket Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berhasil Masuk Gaza, Palestina
35.000 Paket Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berhasil Masuk Gaza, Palestina
Sebanyak 35.000 paket bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akhirnya berhasil masuk ke Gaza setelah sebelumnya sempat tertahan di perbatasan Rafah, Mesir. Paket bantuan pangan terdiri atas bahan-bahan pokok dan makanan siap saji yang dapat langsung dikonsumsi oleh warga di Gaza. Paket-paket tersebut berisi beras, tepung, mie instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, jus, energy bar, kurma, kacang, serta saus dan bumbu-bumbu. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyambut baik gencatan senjata yang memberi ruang bagi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Ia bersyukur karena pada momen inilah berbagai bantuan, termasuk dari masyarakat Indonesia, akhirnya bisa kembali menjangkau rakyat Palestina. “Alhamdulillah, akhirnya bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia yang diamanatkan melalui BAZNAS bisa masuk ke Gaza. Setelah sekian lama tertahan di perbatasan, paket-paket ini sudah memasuki wilayah Gaza untuk didistribusikan bagi saudara-saudara kita di sana,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis, di Jakarta (13/10/2025). Kiai Noor juga menegaskan, momentum gencatan senjata ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat aksi kemanusiaan. “BAZNAS akan terus berupaya semaksimal mungkin selama akses masih terbuka. Gencatan senjata ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kepedulian, untuk terus membantu saudara-saudara kita di Palestina yang masih bertahan dalam kondisi sulit,” tuturnya. Kiai Noor berharap,"Semoga bantuan yang sudah masuk ke Gaza ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di sana, serta menjadi penguat semangat bagi mereka untuk terus bertahan di tengah kondisi sulit." BAZNAS memiliki komitmen kuat dalam membantu masyarakat Palestina sesuai komitmen Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum PBB yang menegaskan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina. BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengajak para dermawan untuk bersama-sama memberikan uluran guna membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui: BSI: 74.55.66.77.84 BNI: 12.10.83.84.13 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran, atau secara daring melalui kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah.
BERITA13/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Pastikan Sinergi Program dalam Ranwal RPJMD 2025-2029
BAZNAS Pesawaran Pastikan Sinergi Program dalam Ranwal RPJMD 2025-2029
Pesawaran, Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran untuk menyelaraskan program-programnya dengan arah pembangunan daerah semakin dikukuhkan. Hari ini, Jum'at (10/10/2025), Ketua BAZNAS Pesawaran berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Acara penting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran ini digelar secara daring (dalam jaringan) dan bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak terkait rencana pembangunan lima tahun ke depan. Keikutsertaan Ketua BAZNAS dalam forum ini merupakan langkah strategis. Ini memastikan bahwa program-program unggulan BAZNAS, khususnya yang bergerak di bidang pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi, dapat bersinergi secara optimal dengan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran yang tertuang dalam Ranwal RPJMD. "Partisipasi kami dalam Forum Konsultasi Publik ini adalah wujud dari komitmen BAZNAS Pesawaran untuk tidak berjalan sendiri. Kami ingin memastikan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang kami kelola dapat mendukung dan melengkapi program-program pemerintah daerah, sehingga dampak positifnya bagi masyarakat Pesawaran bisa lebih masif dan terarah," ujar Ketua BAZNAS Pesawaran. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan alokasi dana ZIS dapat lebih terfokus pada sasaran yang sama dengan prioritas pembangunan Pemkab Pesawaran, menciptakan efisiensi dan efektivitas dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran.
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Manfaat Sedekah
Manfaat Sedekah
Sedekah Luas Maknanya: Sedekah bukan hanya harta, tapi juga senyuman, menyingkirkan duri di jalan, atau mengajarkan ilmu yang bermanfaat. Manfaat Utama: Harta Tidak Berkurang, Justru Bertambah: Meskipun secara zahir harta berkurang, Allah menjamin menggantinya berkali-kali lipat dan memberikannya keberkahan. A. Dalil Hadits: Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah itu tidak akan mengurangi harta." (HR. Muslim). B. Dalil Al-Qur'an (Perumpamaan): “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261). 2. Penghapus Dosa: Sedekah yang ikhlas dapat memadamkan kesalahan. Dalil Hadits: "Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi). 3. Naungan di Hari Kiamat: Orang yang bersedekah secara tersembunyi termasuk dalam golongan yang mendapat naungan Allah di hari akhir. Mari kita ringankan tangan untuk bersedekah dengan ikhlas, sekecil apapun itu, demi keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, menfasilitasi pembayaran Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dengan lebih mudah dan praktis, melalui Zakat Online BAZNAS dengan mengaksesnya di link, https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat. Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran IG : @baznaskabupatenpesawaran FB : baznaspesawaran Call Center BAZNAS : 0812-7111-2600 Penulis; Rohim, S. HI (Waka I BAZNAS Pesawaran)
BERITA07/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
”Perniagaan Terbaik”  Bertransaksi dengan Allah melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)
”Perniagaan Terbaik” Bertransaksi dengan Allah melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)
Dalam kehidupan dunia, manusia senantiasa disibukkan dengan urusan jual beli dan selalu ingin mencari keuntungan. Namun, ada satu bentuk perniagaan yang keuntungannya dijamin tidak akan pernah merugi dan balasannya jauh melampaui kekayaan dunia, itulah Perniagaan dengan Allah SWT, dengan jalan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Hal tersebut, bukanlah sekadar istilah, melainkan janji dari Allah, sebagaimana firman-Nya: Innalladziina yatluuna kitaaballaahi wa aqaamussalaata wa anfaquu mimmaa razaqnaahum sirraw wa 'alaaniyatay yarjuuna tijaaratal lañ tabuur. "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an), mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi." (QS. Fatir [35]: 29) ZIS adalah wujud konkret dari modal yang kita serahkan kepada Allah. Bukan berarti Allah butuh, tetapi ini adalah cara kita membuktikan keimanan, kepedulian sosial, dan pengakuan bahwa semua harta yang kita miliki adalah titipan-Nya. Tiga Pilar Perniagaan: Zakat, Infak, dan Sedekah Meskipun sama-sama berbentuk pemberian harta di jalan Allah, Zakat, Infak, dan Sedekah memiliki peran dan hukum yang berbeda dalam perniagaan agung ini. 1. Zakat: Investasi Wajib untuk Pembersihan Harta Zakat adalah investasi wajib yang memiliki hitungan pasti (nishab dan haul). Zakat diibaratkan sebagai "pembersih" dan "penyubur" harta. • Pembersih: Dengan menunaikan zakat, kita membersihkan sisa hak orang lain (golongan mustahik) yang melekat pada harta kita. Harta yang telah dizakati menjadi suci dan berkah. • Penyubur: Secara spiritual dan bahkan materiil, zakat tidak akan mengurangi harta, justru Allah akan menggantinya dan melipatgandakan keberkahannya. Menahan zakat sama dengan menimbun 'modal kotor' yang tidak akan menghasilkan keuntungan akhirat, bahkan mengundang kerugian. 2. Infak: Belanja Sukarela untuk Kebaikan Jangka Panjang Infak adalah mengeluarkan harta di jalan Allah untuk berbagai keperluan, tidak terikat waktu dan jumlah tertentu seperti zakat, dan bersifat sunah. Infak dapat diarahkan untuk kemaslahatan umat seperti pembangunan sarana ibadah, pendidikan, atau kesehatan. • Balasan Berlipat: Allah mengumpamakan infak di jalan-Nya seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, dan pada tiap-tiap bulir tumbuh seratus biji, atau 700 kali lipat. Ini adalah janji imbal hasil yang tak tertandingi oleh investasi dunia mana pun, sebagaiman firman-Nya: Matsalulladziina yunfiquuna amwaalahum fii sabiilillaahi kamatsali habbatin ambatat sab'a sanaabila fii kulli sumbulatim miatu habbah, wallaahu yudh'ifu limay yasyaaa`, wallaahu waasi'un 'aliim. “Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah [2]: 261). • Didoakan Malaikat: Setiap hari, dua malaikat turun. Salah satunya mendoakan: "Ya Allah, berilah ganti kepada orang yang berinfak." (HR. Bukhari dan Muslim). 3. Sedekah: Transaksi Keikhlasan dalam Segala Bentuk Sedekah memiliki cakupan yang lebih luas, tidak hanya harta (materiil), tetapi juga non-materiil, seperti senyuman, tenaga, pikiran, atau nasihat baik. Sedekah menekankan pada keikhlasan dan kerahasiaan. • Sedekah Non-Materi: Rasulullah SAW bersabda, "Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." Ini menunjukkan bahwa modal perniagaan dengan Allah sangat mudah didapatkan; cukup dengan berbuat baik. • Penolak Bala: Sedekah dikenal sebagai amalan yang dapat menolak bencana dan memperpanjang usia. ________________________________________ Perniagaan dengan Allah melalui ZIS adalah bukti bahwa ketaatan dan kepedulian sosial merupakan jalan menuju kesuksesan hakiki. Marilah kita jadikan harta yang kita miliki sebagai 'modal' terbaik untuk meraih keuntungan yang kekal, memastikan bahwa kita termasuk dalam golongan orang-orang yang senantiasa mengharapkan perniagaan yang tiada merugi, melalui BAZNAS Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan keberkahan yang melimpah. Aamiin.. Penulis: Hi. A. Hamid S., S.H. M.M. (Ketua BAZNAS Pesawaran)
BERITA06/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Transformasi Zakat Digital: Seluruh Pimpinan dan Staf BAZNAS Pesawaran Ikuti Pelatihan Intensif Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
Transformasi Zakat Digital: Seluruh Pimpinan dan Staf BAZNAS Pesawaran Ikuti Pelatihan Intensif Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
Gedong Tataan, 03 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran secara serius menggarap agenda transformasi digital dengan menggelar pelatihan khusus tentang Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 03 Oktober 2025, bertempat di Kantor Pimpinan BAZNAS Pesawaran. Pelatihan tersebut diikuti secara penuh oleh seluruh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran termasuk Ketua dan seluruh Wakil Ketua serta Staf Pimpinan, sebagai upaya kolektif untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dalam tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Ketua BAZNAS Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., menegaskan bahwa pelatihan AI merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi lembaga. "Di era digital ini, AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan penguasaan teknologi ini, kami ingin memastikan bahwa BAZNAS Pesawaran dapat mengidentifikasi dan memetakan mustahik secara lebih cepat dan akurat", ujar Bapak Hamid. "Tujuannya jelas: mengurangi potensi kesalahan data entry dan mempercepat proses analisis kelayakan penerima manfaat, terutama untuk program-program krusial seperti Bedah Rumah dan Rumah Sehat Baznas". Melalui inisiatif ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk menjadi lembaga pengelola zakat yang modern, profesional, dan terdepan dalam memanfaatkan teknologi untuk kesejahteraan umat.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS RI Buka Layanan Kesehatan dan Dapur Umum bagi Korban Musala Ambruk
BAZNAS RI Buka Layanan Kesehatan dan Dapur Umum bagi Korban Musala Ambruk
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyediakan layanan kesehatan, dapur umum, dan dapur air untuk membantu meringankan beban korban musala ambruk di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Insiden itu terjadi saat ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah. Di saat bersamaan, tengah berlangsung pengecoran lantai atas bangunan musala. Diduga beban berlebih menyebabkan konstruksi tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya runtuh. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim tanggap darurat setelah mendapat laporan musibah tersebut. “Kami menyampaikan duka mendalam atas musibah ini. BAZNAS hadir di lokasi untuk memastikan para korban mendapatkan pelayanan kesehatan dan kebutuhan darurat secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Saidah di Jakarta, Jumat (3/10/2025). Saidah menyampaikan, layanan kesehatan diberikan oleh tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS Sidoarjo dan Sragen. Menurutnya, langkah ini penting agar para korban yang mengalami luka maupun syok bisa segera mendapatkan penanganan medis. “Selain memberikan penanganan medis bagi korban luka, tim kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan rutin kepada para santri agar kondisi mereka tetap terpantau,” ucap Saidah. Saidah menambahkan bahwa kebutuhan dasar para korban juga menjadi perhatian serius BAZNAS dalam misi kemanusiaan ini. “Tidak hanya layanan medis, BAZNAS juga membuka dapur umum dan dapur air agar kebutuhan makan dan minum seluruh santri dan masyarakat sekitar bisa terpenuhi setiap hari,” katanya. BAZNAS, lanjutnya, menurunkan sejumlah personel dari sejumlah daerah seperti BAZNAS Jawa Timur, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur, BTB Sidoarjo, BTB Jombang, BTB Madiun, dan BTB Trenggalek.
BERITA03/10/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →