WhatsApp Icon
Ketua BAZNAS Kota Batam Kunjungi RSB Pesawaran, Apresiasi Dedikasi Nakes

PESAWARAN - Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran menerima kunjungan kehormatan dari Ketua BAZNAS Kota Batam pada Senin (04/05/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan tata kelola layanan kesehatan bagi kaum dhuafa serta bentuk dukungan moril terhadap para pejuang kemanusiaan di garda terdepan.

Apresiasi Tinggi untuk Tenaga Kesehatan

Dalam kunjungannya, Ketua BAZNAS Kota Batam menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSB Pesawaran. Beliau menilai dedikasi para dokter, perawat, dan staf pendukung dalam melayani pasien dengan penuh empati adalah cermin nyata dari kebermanfaatan dana zakat.

 "Kami melihat ketulusan yang luar biasa di sini. Menjadi Nakes di Rumah Sehat bukan sekadar profesi, melainkan bentuk pengabdian untuk memastikan mustahik mendapatkan hak kesehatan yang layak dan bermartabat," ujar Ketua BAZNAS Kota Batam di sela-sela peninjauan fasilitas medis.

 

Arahan Pengelolaan Pelayanan Mustahik

Selain memberikan apresiasi, kunjungan ini juga diisi dengan diskusi strategis mengenai optimalisasi pelayanan. Ketua BAZNAS Kota Batam memberikan arahan penting terkait tata kelola RSB agar tetap konsisten pada khitahnya sebagai pusat pelayanan mustahik.

 

Beberapa poin utama dalam arahan tersebut meliputi:

Standarisasi Layanan: Memastikan prosedur pelayanan tetap profesional tanpa membeda-bedakan latar belakang ekonomi pasien.

Responsivitas: Meningkatkan kecepatan penanganan darurat bagi pasien dari kalangan kurang mampu.

Transparansi dan Akuntabilitas: Menjaga kepercayaan muzzaki dengan pengelolaan operasional rumah sakit yang transparan.

Komitmen RSB Pesawaran

Pihak manajemen RSB Pesawaran menyambut hangat kunjungan serta arahan tersebut. Sinergi antarwilayah ini diharapkan dapat memicu inovasi baru dalam program-program kesehatan berbasis zakat, sehingga jangkauan manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pesawaran dan sekitarnya.

Kunjungan diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol soliditas lembaga zakat dalam membangun kesehatan umat.

 

04/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
Optimalkan Pengelolaan ZIS, BAZNAS Pesawaran bersama BAZNAS Kota Batam  Gelar Forum Berbagi Ilmu dan Pengalaman

PESAWARAN – BAZNAS Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kota Batam dalam rangka kegiatan Berbagi Ilmu dan Berbagi Pengalaman guna memaksimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi kedua lembaga untuk saling bertukar inovasi dalam melayani umat.

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyambut langsung kehadiran Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, M.Pd.I. di Kantor BAZNAS Pesawaran Pada Senin 04/05/2026. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang ikut serta dalam forum diskusi intensif mengenai tata kelola zakat yang akuntabel dan efektif.

Kolaborasi Lintas Daerah

Seluruh pimpinan BAZNAS Pesawaran menyambut hangat kehadiran Habib Soleh. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan strategi pengumpulan zakat serta program pendayagunaan yang telah berhasil dijalankan di masing-masing daerah.

Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan BAZNAS Pesawaran dalam membagikan pengalaman pengelolaan ZIS di wilayahnya. Menurutnya, dinamika pengelolaan zakat di setiap daerah memiliki keunikan yang bisa menjadi pelajaran berharga bagi daerah lain.

Fokus Utama Diskusi

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menyoroti beberapa poin penting dalam pengelolaan ZIS, antara lain:

Optimalisasi Pengumpulan: Strategi menjangkau muzzaki secara lebih luas dan efektif.

Manajemen Organisasi: Penguatan tata kelola administrasi dan SDM di internal BAZNAS.

Penyaluran Produktif: Berbagi pengalaman mengenai program pemberdayaan ekonomi yang mampu mengubah taraf hidup mustahik.

Membangun Kemaslahatan Bersama

Pimpinan BAZNAS Pesawaran berharap kunjungan dan dialog ini dapat mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kualitas layanan kedua lembaga. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan inovasi baru yang mampu mendorong peningkatan perolehan ZIS serta ketepatan sasaran dalam penyalurannya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi berkelanjutan demi kemajuan zakat nasional, khususnya di Kabupaten Pesawaran dan Kota Batam.

04/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
KIP Puji Komitmen Transparansi BAZNAS di Hari Keterbukaan Informasi Nasional 2026

Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menjunjung tinggi transparansi mendapat apresiasi penuh dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KIP, Arya Sandhiyudha, Ph.D., dalam acara "Pemaparan Hasil Penelitian Alumni Beasiswa Riset BAZNAS", Kamis (30/4/2026), yang bertepatan dengan peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional.

Arya menilai, BAZNAS tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif, melainkan berhasil membangun tata kelola informasi berbasis data dan riset demi kemaslahatan umat.

"Saya melihat BAZNAS dengan menggelar acara ini menunjukkan bahwa BAZNAS memang punya pendekatan terhadap keterbukaan informasi publik. Jadi, jarang nih ada badan publik yang merayakan keterbukaan informasi publik dengan cara melakukan uji penelitian, apalagi dibikin penelitiannya bagus banget tadi saya nyimak dan saya nyatet juga," jelas Arya dalam sambutannya.

Dedikasi Arya terhadap tata kelola zakat terlihat dari keputusannya untuk memprioritaskan hadir di BAZNAS, mengesampingkan berbagai agenda lainnya pada hari tersebut.

Jadi, saya itu undangan di Hari Keterbukaan Informasi Nasional hari ini tuh banyak sekali ya, tapi saya memang memilih BAZNAS. Alasannya jelas, karena ini kan terkait dengan umat. BAZNAS juga terus terang saya bimbing langsung bagaimana BAZNAS bisa meningkat terus dalam pemeringkatan keterbukaan informasi publik. Jadi, saya memberikan atensi serius,” tuturnya.

Lebih jauh, Arya menekankan bahwa di era digital ini, tata kelola amil yang baik (Good Amil Governance) dan transparansi audit menjadi kunci utama. Lembaga zakat tidak bisa lagi hanya mengandalkan nilai etik internal, tetapi harus tanggap merespons masyarakat informasi yang kian kritis.

"Persoalan mendasarnya adalah masyarakat kita menganggap penting tidak audit itu? Jadi, akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi itu kan prinsip-prinsip yang sebenarnya populernya dari rumpun dunia Barat yang seakan-akan umat itu tidak merasa perlu dengan tema-tema itu. Saya punya kesimpulan sebenarnya umat itu justru harus melampaui religiusitas dia,” paparnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Divisi Program Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum., menegaskan bahwa tema acara sengaja dihubungkan dengan momentum nasional.

Bahwa tema yang kita angkat pada kali ini adalah berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas dalam membangun kepercayaan publik di era keterbukaan informasi, tepat di Hari Keterbukaan Informasi Nasional,” jelas Farid.

Ia berharap, hasil riset dari para alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) ini mampu memperkokoh kepercayaan muzaki (pemberi zakat) terhadap tata kelola lembaga.

Melalui riset-riset ini, BAZNAS berupaya melakukan kontekstualisasi dan reinterpretasi terhadap pengelolaan zakat agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan tata kelola yang lebih baik, kepercayaan muzaki diharapkan terus meningkat sehingga manfaat yang diterima oleh para mustahik pun menjadi lebih optimal,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, seperti Deputi I M. Arifin Purwakananta dan Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri. Hadir pula perwakilan Badan Pengurus LAZISMU Pusat Artati Haris, serta para pemapar riset yakni Hidayaneu Farchatunnisa (Alumni Magister UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2023) dan Muhammad Nur Al Fatih Ilham (Alumni Sarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta 2022).

PPID BAZNAS Pesawaran

Di tingkat daerah, semangat keterbukaan informasi publik juga diimplementasikan secara nyata. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., memastikan bahwa masyarakat diberikan keleluasaan untuk mengakses informasi BAZNAS melalui kantor digital resmi mereka di kabpesawaran.baznas.go.id/.

"Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPID) ini bisa diakses di website," ujar Hi. Hamid.

Langkah ini merupakan perwujudan dari amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

BAZNAS Pesawaran berupaya meningkatkan transparansi, mendorong akuntabilitas, serta memudahkan akses informasi bagi masyarakat,” tambahnya.

Upaya penyempurnaan layanan informasi publik ini tidak hanya berlaku di Pesawaran, melainkan digerakkan serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

"Kami sudah mengikuti sosialisasi oleh BAZNAS Provinsi akhir April 2026 lalu. Tak hanya PPID, juga membentuk Satuan Audit Internal (SAI) sehingga badan publik -- BAZNAS ini lebih transparan dan akuntabilitas dalam mengelola dana umat, serta kerja amil untuk melayani muzaki maupun mustahik," pungkasnya.

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Pimpinan dan Amil BAZNAS Pesawaran Ikuti Kelas Hukum: Perkuat Tata Kelola dan Regulasi Pembentukan LAZ

Pimpinan dan amil BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengikuti Kelas Hukum Vol. 3 Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Pusdiklat BAZNAS, Senin (27/04/2026). Mengusung tema "Sosialisasi Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemberian Rekomendasi BAZNAS dalam Pembentukan LAZ dan Pembentukan Perwakilan LAZ", agenda ini bertujuan memperkokoh pemahaman regulasi dan tata kelola kelembagaan zakat nasional.

Pimpinan Bidang Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., dalam arahannya menekankan esensi kepatuhan terhadap regulasi pembentukan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Ia menyoroti bahwa penguatan fungsi pengawasan adalah kunci utama agar pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Penjabaran teknis kemudian disampaikan oleh Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI, Mulya Dwi Harto. Ia menguraikan mekanisme pemberian rekomendasi BAZNAS yang kini terintegrasi secara digital melalui sistem Kementerian Agama (Simzat Kemenag). Alur perizinan tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, meliputi tahapan pengajuan, verifikasi administrasi, penelaahan rekam jejak lembaga, hingga validasi, visitasi lapangan, dan sidang pleno penetapan.

Diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS serta LAZ se-Indonesia, forum ini diharapkan mampu mendorong implementasi Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 secara tepat sasaran. Dengan pemahaman yang komprehensif, proses pembentukan LAZ di Kabupaten Pesawaran dan seluruh Indonesia dapat berjalan sesuai regulasi, guna memberikan dampak yang optimal bagi pengelolaan zakat di tanah air.***

Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama.

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

BSI: 74.55.66.77.84

BNI: 12.10.83.84.13

Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871

(a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)

 

Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah

27/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Lampung Bangun Ekosistem Zakat Berbasis Riset

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung di Bandar Lampung, Jumat (24/4/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar lebih terarah, akuntabel, dan berbasis data.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Penais, Wakaf, dan Zakat Kemenag Lampung Drs. H. Makmur, M.Ag., tim Satuan Audit Internal (SAI) Maulana Isnain dan Ernalia, serta perwakilan Zakat Study Center.

Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, menekankan urgensi kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat. Menurutnya, pergerakan masif lembaga harus didukung oleh company profile yang merepresentasikan profesionalisme demi membangun kepercayaan publik, serta optimalisasi peran PPID dalam menjamin transparansi informasi.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa penguatan tata kelola zakat tidak boleh hanya berkutat pada aspek penghimpunan dan distribusi, melainkan harus ditopang oleh riset dan inovasi sebagai landasan kebijakan yang berkelanjutan.

"Kerja-kerja amil BAZNAS harus berdasarkan hasil riset, bukan asumsi pribadi atau kelompok atau golongan," tegas wartawan senior tersebut.

Sejalan dengan visi itu, Direktur Zakat Study Center, Muhammad Syauqi Al Muhdhar, memaparkan arah pengembangan riset zakat sebagai fondasi pengambilan keputusan strategis.

"Riset ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan penguatan tata kelola zakat di daerah, sejalan dengan harapan Gubernur Lampung agar pengelolaan zakat di Lampung dapat berkembang menjadi rujukan yang lebih luas," kata mahasiswa doktoral Universitas Kebangsaan Malaysia itu.

Fokus utama pembahasan bermuara pada pembentukan Ekosistem Zakat Innovation Hub, sebuah pusat keunggulan berbasis riset dan pemberdayaan. Melalui inisiatif ini, pengelolaan zakat di Lampung ditargetkan menjadi “laboratorium zakat dunia” yang melahirkan model pemberdayaan yang inovatif, terukur, dan dapat direplikasi di berbagai wilayah.

Syauqi menambahkan, misi utama ekosistem ini mencakup penyediaan data akurat, pembangunan ekosistem pelatihan lintas sektor, dan implementasi model pemberdayaan berkelanjutan. Riset kontemporer ini juga diharapkan mampu menjadi panduan strategi pemberdayaan sekaligus dasar penyusunan kurikulum program zakat.

Proyek riset ini ditargetkan rampung dalam tiga bulan. Hasilnya akan menjadi momentum bagi BAZNAS kabupaten/kota untuk menata ulang sistem penghimpunan dan pendistribusian ZIS, serta mengintegrasikan program lintas daerah.

Rakor ini menegaskan komitmen BAZNAS Lampung untuk mentransformasi zakat—tidak hanya sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi sebagai kekuatan ekonomi umat yang dikelola secara profesional, berbasis data, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama.

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

BSI: 74.55.66.77.84

BNI: 12.10.83.84.13

Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871

(a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)

Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah

25/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

Usia Senja dan Sakit, BAZNAS Pesawaran Hadir Menolong Mbah Sarwah
Usia Senja dan Sakit, BAZNAS Pesawaran Hadir Menolong Mbah Sarwah
Di usia 81 tahun, Mbah Sarwah, warga Desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, menjalani hari-harinya dalam kondisi kesehatan yang semakin rapuh. Tubuh yang renta membuatnya kerap menahan sakit, sementara keterbatasan ekonomi menjadikan pengobatan sebagai perjuangan yang tidak mudah. Dalam sunyi usia senja, harapan itu datang melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu Mbah Sarwah mendapatkan perawatan yang lebih layak. Bantuan ini bukan sekadar bantuan biaya, melainkan wujud kepedulian dan kasih sayang umat kepada seorang lansia yang sedang diuji. BAZNAS Pesawaran berharap, kehadiran zakat dapat menjadi penguat langkah Mbah Sarwah agar tetap tabah menjalani hari-hari di sisa usianya. "Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, ketabahan, dan perlindungan kepada Mbah Sarwah, serta membalas kebaikan para muzaki dengan pahala yang berlipat ganda."
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Berikan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Muhadi (42), Pejuang Gagal Ginjal
BAZNAS Pesawaran Berikan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Muhadi (42), Pejuang Gagal Ginjal
Di usianya yang baru menginjak 42 tahun, Bapak Muhadi, warga Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, harus berjuang melawan gagal ginjal yang mengubah seluruh hidupnya. Setiap hari, ia menjalani Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) secara mandiri demi mempertahankan hidup, sebuah perjuangan berat yang menuntut keteguhan fisik dan mental. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu meringankan beban biaya perawatan yang harus dijalani Bapak Muhadi secara rutin. Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi Bapak Muhadi dan keluarganya agar tetap kuat menghadapi ujian sakit yang panjang. BAZNAS Pesawaran terus berkomitmen menghadirkan kepedulian umat melalui dana zakat, infak, dan sedekah, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan. "Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan kepada Bapak Muhadi, serta membalas kebaikan para muzaki dengan pahala yang berlipat ganda."
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Nasution
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Nasution
Di tengah perjuangannya melawan berbagai penyakit yang diderita, Bapak Nasution, warga Desa Padang Manis, Kecamatan Way Lima, tetap berusaha bertahan dengan segala keterbatasan. Gangguan penglihatan, infeksi usus, asam lambung akut, hingga penyakit jantung yang dideritanya membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu meringankan beban biaya dan mendukung proses pengobatan Bapak Nasution. Bantuan tersebut bukan sekadar bantuan biaya, tetapi juga penguat harapan agar Bapak Nasution tetap berjuang dan tidak merasa sendirian menghadapi sakitnya. Melalui program kesehatan, BAZNAS Pesawaran terus berikhtiar menghadirkan kepedulian umat, menjadikan dana zakat sebagai penyambung harapan bagi mereka yang sedang diuji.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Bantu Pengobatan Mbah Yamidi yang Sakit Menahun
BAZNAS Pesawaran Bantu Pengobatan Mbah Yamidi yang Sakit Menahun
Puluhan tahun hidup dalam kondisi sakit, Mbah Yamidi, warga Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, hanya bisa menjalani hari-harinya dengan keterbatasan. Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, pengobatan yang layak menjadi harapan yang tak mudah ia gapai. Kepedihan itu mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk meringankan beban Mbah Yamidi yang telah lama berjuang melawan penyakitnya. Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi Mbah Yamidi agar tetap dapat melanjutkan pengobatan dan menjalani hari dengan lebih baik. BAZNAS Pesawaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi mustahik, memastikan dana zakat benar-benar menjadi penolong bagi mereka yang paling membutuhkan.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Perkuat Sinergi Program, Pimpinan BAZNAS Pesawaran Audiensi dengan Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali
Perkuat Sinergi Program, Pimpinan BAZNAS Pesawaran Audiensi dengan Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali
GEDONG TATAAN – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, S.H., di ruang kerja Wakil Bupati pada Jumat (02/01/2026). Pertemuan perdana di awal tahun 2026 ini dihadiri langsung oleh jajaran lengkap pimpinan BAZNAS Pesawaran, mulai dari Ketua, Wakil Ketua (Waka) I, II, III, dan IV, didampingi oleh Sekretaris serta jajaran Staf BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Fokus Utama: Penyelarasan Program Kerja. Audiensi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas langkah strategis dalam menyinergikan program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran dengan program kerja BAZNAS. Ketua BAZNAS Pesawaran menyampaikan bahwa kolaborasi yang kuat sangat diperlukan agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Andan Jejama. Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi: Optimalisasi Pengumpulan ZIS: Sosialisasi zakat di lingkungan ASN dan masyarakat luas. Sinkronisasi Data Kemiskinan: Memastikan bantuan BAZNAS tepat sasaran dan sejalan dengan basis data pemerintah daerah. Program Pemberdayaan: Kolaborasi dalam program ekonomi kreatif, bantuan pendidikan, serta layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, S.H., menyambut baik kehadiran seluruh pimpinan BAZNAS. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial. "Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung penuh inisiatif BAZNAS. Kami berharap ada sinergi yang harmonis, sehingga program pembangunan daerah dan program bantuan dari BAZNAS bisa saling mengisi dan tidak tumpang tindih," ujar Wakil Bupati. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk melakukan koordinasi berkala guna memantau perkembangan program-program yang telah direncanakan untuk tahun 2026. Mari ikut bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik.Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran dengan cara transfer melalui rekening : BSI : 74.55.66.77.84 BNI : 12.10.83.84.13 Bank Lampung : 40.7030.40.11.871 Mybank Syariah : 2.721.200.000 CIMB Niaga Syariah : 86.000.740.3000 A.N. BAZNAS Kabupaten Pesawaran
BERITA02/01/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Dari Rumah Roboh ke Harapan Baru, BAZNAS Pesawaran Bangun Kembali Asa Bapak Suprayitno
Dari Rumah Roboh ke Harapan Baru, BAZNAS Pesawaran Bangun Kembali Asa Bapak Suprayitno
Negeri Katon — Hidup Bapak Suprayitno berubah dalam sekejap. Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung bersama keluarga roboh, memaksanya bertahan di hunian sementara berukuran hanya 2 x 3 meter. Di ruang sempit itulah, Bapak Suprayitno dan keluarga menjalani hari-hari dengan keterbatasan, sembari menyimpan harapan akan tempat tinggal yang lebih layak. Harapan itu kini mulai tumbuh. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran hadir menyerahkan bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) untuk membantu Bapak Suprayitno bangkit dari kondisi sulit yang dialaminya. Di tengah puing-puing rumah yang roboh, bantuan ini menjadi secercah cahaya. Program Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) BAZNAS Pesawaran tidak hanya membangun dinding dan atap, tetapi juga menghadirkan kembali rasa aman dan martabat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Ketua Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyampaikan bahwa zakat yang dititipkan para muzaki menjadi sumber kekuatan untuk membantu sesama yang sedang diuji. “Kami ingin zakat benar-benar dirasakan manfaatnya. Semoga rumah yang akan dibangun nanti menjadi tempat yang aman, sehat, dan penuh keberkahan bagi Pak Suprayitno dan keluarga,” tuturnya. Selama ini, rumah sementara berukuran 2 x 3 meter menjadi saksi ketabahan Bapak Suprayitno. Meski serba terbatas, ia tetap berusaha tegar demi keluarga. Dengan suara bergetar, Bapak Suprayitno mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya masih tidak menyangka seperti dalam mimpi. Terima kasih kepada BAZNAS dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya. Program Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) BAZNAS Pesawaran menjadi bukti bahwa zakat bukan sekadar bantuan materi, melainkan jembatan harapan bagi mereka yang hampir kehilangan segalanya. Dari rumah yang roboh, kini Bapak Suprayitno menatap masa depan dengan keyakinan akan kehidupan yang lebih layak.
BERITA31/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Wujudkan Kepedulian Sosial, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Khitanan Massal
Wujudkan Kepedulian Sosial, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Khitanan Massal
PESAWARAN – Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan khitanan atau sunatan massal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu pada Senin (30/12/2025). Kegiatan yang berpusat di Klinik Pratama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pesawaran ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan masyarakat di bidang kesehatan. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh kesehatan setempat. Bupati Pesawaran, yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sunyoto, hadir untuk memberikan dukungan langsung. Turut mendampingi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Dr. Mediana, serta jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Sinergi Pemerintah dan BAZNAS Dalam sambutannya, Asisten 1 Sunyoto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Pesawaran yang terus konsisten membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kegiatan ini bukan sekadar menjalankan kewajiban syariat bagi anak-anak laki-laki, tetapi juga bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS berjalan sangat baik dalam meringankan beban masyarakat, khususnya di sektor kesehatan," ujar Sunyoto saat membacakan sambutan Bupati. Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Mediana memastikan bahwa proses khitanan massal ini dilakukan dengan standar medis yang ketat oleh tenaga profesional di RSB. Ia berharap keberadaan Klinik Pratama RSB ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas sebagai akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau. Manfaat Bagi Masyarakat Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran menjelaskan bahwa program ini menyasar anak-anak dari keluarga mustahik (penerima zakat) agar mereka bisa mendapatkan layanan khitan secara gratis dengan fasilitas medis yang memadai. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini disambut antusias oleh warga. Selain mendapatkan layanan sunat gratis, para peserta juga diberikan paket santunan sebagai bentuk motivasi dan kegembiraan bagi anak-anak yang telah berani dikhitan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Rumah Sehat BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali mempertegas komitmennya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola dana umat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan kesehatan di Bumi Andan Jejama. Mari ikut bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik.Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran dengan cara transfer melalui rekening : BSI : 74.55.66.77.84 BNI : 12.10.83.84.13 Bank Lampung : 40.7030.40.11.871 Mybank Syariah : 2.721.200.000 CIMB Niaga Syariah : 86.000.740.3000 A.N. BAZNAS Kabupaten Pesawaran
BERITA30/12/2025 | Humas Baznas Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Gelar Sekolah Tani untuk Tingkatkan Kapasitas Petani Mustahik
BAZNAS Pesawaran Gelar Sekolah Tani untuk Tingkatkan Kapasitas Petani Mustahik
Gedong Tataan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melalui Program Lumbung Pangan BAZNAS menyelenggarakan kegiatan Sekolah Tani bagi para petani mustahik binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian petani dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan. Sekolah Tani ini diikuti oleh petani mustahik dari program Lumbung Pangan BAZNAS Pesawaran. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan materi mulai dari teknik budidaya pertanian yang baik, pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, pemupukan yang tepat, pembuatan pupuk organik, pengendalian hama ramah lingkungan, manajemen hasil panen hingga penjelasan tentang zakat pertanian. Waka II BAZNAS Kabupaten Pesawaran Kh. Endang Zainal K. menyampaikan bahwa Sekolah Tani merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya di sektor pertanian. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi, tetapi juga pendampingan dan edukasi agar petani mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan secara berkelanjutan. “Sekolah Tani ini menjadi wadah belajar bersama bagi para petani mustahik, agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengelola usaha tani dengan lebih baik. Harapannya, petani mustahik dapat naik kelas menjadi petani mandiri dan berdaya,” ujarnya. Melalui Program Lumbung Pangan dan Sekolah Tani ini, BAZNAS Pesawaran terus berupaya mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani mustahik. Program ini menjadi bukti nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk pemberdayaan ekonomi umat secara produktif dan berkelanjutan.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Hadiri Musrenbang RPJMD 2025-2029, Selaraskan Program Prioritas Pembangunan Daerah
BAZNAS Pesawaran Hadiri Musrenbang RPJMD 2025-2029, Selaraskan Program Prioritas Pembangunan Daerah
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menunjukkan komitmennya dalam mendukung akselerasi pembangunan daerah dengan menghadiri Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSREMBANG) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2025-2029. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Pesawaran dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah serta pemangku kepentingan terkait. BAZNAS Kabupaten Pesawaran dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan, M. Robani. Tahapan Strategis Pembangunan 5 Tahun Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M., menegaskan bahwa Musrenbang RPJMD merupakan tahapan yang sangat krusial dalam menentukan arah masa depan Bumi Andan Jejama. "Musrenbang RPJMD ini merupakan tahapan strategis dan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi ruang dialog dan kesepakatan bersama antar pemangku kepentingan untuk menyelaraskan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, serta program prioritas pembangunan Kabupaten Pesawaran selama 5 tahun ke depan," ujar Bupati Hj. Nanda Indira B, S.E, M.M. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi agar pembangunan daerah tetap berada pada jalur yang tepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "Melalui kegiatan tahun ini, kita pastikan bahwa arah pembangunan daerah benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat Kabupaten Pesawaran, berorientasi pada hasil, dan selaras dengan kebijakan pembangunan nasional maupun Provinsi Lampung," tambahnya. Landasan Hukum dan Sinergitas BAZNAS Penyusunan RPJMD Kabupaten Pesawaran tahun 2025-2029 ini dilaksanakan sebagai amanat dari: 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. 2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. 3.Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025-2029. Kehadiran BAZNAS dalam forum ini menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) akan terus dioptimalkan untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial yang menjadi poin penting dalam RPJMD mendatang.
BERITA23/12/2025 | Humas Baznas Pesawaran
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar,  Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar,  Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengoperasikan Dapur Umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para penyintas banjir dan tanah longsor terpenuhi setiap hari selama masa darurat. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, sejak awal pascabencana, BAZNAS langsung mengaktifkan dapur umum di sejumlah titik terdampak, termasuk di Palembayan. Hingga kini, layanan tersebut masih beroperasi guna menjaga ketersediaan makanan bagi warga terdampak. “Dapur umum ini menjadi tumpuan bagi para penyintas yang masih berada di titik-titik pengungsian, sehingga kami memastikan produksinya tidak berhenti,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (7/12/2025). Ia menjelaskan, hingga saat ini, tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap harinya, di wilayah Palembayan. “Jumlah ini akan terus bertambah karena kebutuhan masyarakat masih sangat tinggi dan distribusi terus berjalan setiap hari,” kata Saidah. Saidah menyampaikan, ribuan warga di beberapa titik pengungsian Palembayan belum dapat kembali ke rumah akibat kerusakan dan risiko longsor susulan. Kondisi ini membuat keberadaan dapur umum menjadi salah satu layanan paling mendesak dalam masa tanggap darurat. Ia menambahkan, medan sulit akibat material longsor, disertai cuaca yang buruk tidak menyurutkan langkah tim BTB dalam menyalurkan bantuan. “Akses jalan yang tertutup material longsor membuat distribusi tidak mudah. Namun dengan penuh kehati-hatian, tim BTB terus berusaha menembus lokasi-lokasi terdampak agar bantuan dapat diterima secara merata,” ujarnya. Saidah menambahkan, penanganan bencana melalui pemanfaatan dana zakat merupakan bagian dari skema pendistribusian yang ditetapkan BAZNAS RI, terutama untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak masyarakat terdampak. "Di Palembayan, layanan dapur umum menjadi prioritas karena sebagian besar warga kehilangan akses terhadap sumber bahan pangan," ujar Saidah. Saidah mengatakan, pemantauan kebutuhan warga dilakukan setiap hari agar bantuan yang disalurkan tetap sesuai kondisi lapangan. “Tim kami mengumpulkan data terbaru dari para penyintas sehingga layanan dapur umum dapat diatur secara lebih efektif,” ujar Saidah. Lebih lanjut, Saidah menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus memberikan dukungan optimal kepada para korban bencana, memastikan kebutuhan pangan dapat terdistribusi secara merata. "Upaya ini bertujuan untuk meringankan penderitaan masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam," katanya. Saidah menegaskan, layanan dapur umum akan terus beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku. "Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan diperkuat untuk memastikan bantuan tersedia secara berkesinambungan," ucapnya. Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan sejumlah bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum, dapur air, hingga dukungan logistik bagi para penyintas bencana.
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah menyediakan Pos Layanan Kesehatan BAZNAS untuk warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. "Kami melayani masyarakat terdampak banjir dan longsor. mereka banyak yang sakit setelah bencana usai. Kami mendatangkan dokter, perawat dan obat-obatan dari Medan," ujar Ketua BAZNAS Tap. Teng, Syahfari Hasibuan kepada media, di Pos Layanan Kesehatan BAZNAS, Kel.Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Tapteng, Sabtu (6/12/2025). Dia menjelaskan, layanan kesehatan BAZNAS Tapteng berdekatan dengan Dapur Umum yg di buat oleh Baznas Tapanuli Tengah, sedangkan biaya tanggulangi bekerja sama Baznas Tapanuli Tengah dan Baznas RI dan dapur air. "Ini agar pelayanan terhadap penyintas bencana lebih maksimal. Untuk melengkapi, kami membuka Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapanuli Tengah di Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng," kata dia. Syahfari mengapresiasi peran Lurah Sibuluan Terpadu, Ibu Sianturi, yang melakukan sosialisasi pada warga termasuk menyampailan pengumuman menggunakan pengeras suara. Sehingga banyak masyarakat korban bencana datang untuk mengecek kesehatan mereka. Dia memaparkan, empat orang tim kesehatan dikoordinasi oleh dr. Rizky Harahap. Ini merupakan bagian dari Tim Kesehatan BAZNAS Provinsi Sumut. "Pelayanan medis berlangsung dari jam.9.00 WIB.- 12.00 wib Pelaksanaan akan berlangsung lima hari," tutur Syahfari. Syahfari masih mengupayakan biaya tambahan dari Baznad Ri agar Tim pelayanan kesehatan waktu nya di tambah 13.00 wib s/d 16.00 WIB, karena tim dr. Rikky Harahap hanya pagi Sementara itu, salah satu warga terdampak bencana bernama Torang Limbong, mengaku mengalami masalah kesehatan akibat banjir. Sehingga ia merasa semua badan sakit, dan seusai pemeriksaan medis, ia dinyatakan mengalami tensi tinggi akibat stres sebagai pengaruh musibah yang menimpa. "Kaki saya merah kebiruan dan bengkak karena terjatuh ketika menyelamatkan diri saat banjir saat menerjang," ujar warga yang rumahnya yang terletak di Sibuluan, Tapteng ini. "Terima kasih kita dibantu BAZNAS untuk layanan kesehatan gratis," kata dia Syahfari menambahkan, layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir melanda beberapa Sumut. Kondisi pascabanjir sering memicu peningkatan berbagai penyakit. “Kami berupaya warga terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Banyak masyarakat mengalami keluhan kesehatan pascabanjir, sehingga intervensi medis harus segera dilakukan,” ujar dia. Tim media memberikan pelayanan poli umum, edukasi diagnosis, pemberian obat, dan perawatan luka pascabanjir. Keluhan warga umumnya berupa dermatitis, hipertensi, ISPA, GERD, dan demam. Syahfari menjelaskan, wilayah sekitar lokasi banjir di Kecamatan Pandan juga mendapatkan penanganan medis dari tim BAZNAS Tapteng. Koordinasi dilakukan dengan aparat setempat untuk memastikan tidak ada kelompok warga yang terlewat, terutama di titik-titik yang aksesnya masih terganggu. “Kami terus memantau persebaran titik-titik pengungsian. Setiap lokasi yang membutuhkan layanan kesehatan akan menjadi prioritas intervensi BAZNAS,” ucap Syahfari. Sementara itu, koordinator tim medis Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapteng, dr. Rizky Harahap, memaparkan, pihaknya memberikan layanan antara lain pemeriksaan umum, edukasi terkait differential diagnosis, serta menerbitkan memo rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Keluhan dominan di lokasi ini di antaranya demam, dermatitis, ISPA, dan cephalgia.
BERITA07/12/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Di Tengah Gelap dan Genangan, Perjuangan Heroik Tim BAZNAS Menembus Banjir Sumatera
Di Tengah Gelap dan Genangan, Perjuangan Heroik Tim BAZNAS Menembus Banjir Sumatera
im BAZNAS Tanggap Bencana evakuasi korban di lokasi bencana alam Sumatera. HUJAN belum benar-benar reda di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Langit kelabu menggantung berat, seolah tak memberi jeda bagi warga yang sudah berhari-hari bergelut dengan banjir dan lumpur. Di balik situasi yang menyesakkan itu, dua orang relawan BAZNAS—Taufiq Hidayat dan Septo Priyanto—akhirnya tiba setelah perjalanan panjang yang tak mudah. Mereka datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga harapan. “Saat ini saya sudah berada di wilayah Tapanuli Tengah, setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang…” begitu laporan pertama yang dikirimkan Taufiq, disertai suara angin dan deru kendaraan yang terdengar samar di belakangnya. Perjalanan Panjang Menembus Jalur Terputus Untuk mencapai wilayah yang terisolir akibat banjir besar itu, tim penyelamat BAZNAS harus berpindah-pindah kendaraan, bahkan berjalan kaki ketika akses benar-benar terputus. Jalan menuju Sibolga dan Tapanuli Tengah lumpuh total. Kendaraan besar tidak bisa melintas, jembatan rusak, dan beberapa titik tertutup material longsor. Namun bagi tim, mundur bukan pilihan. Dengan sisa tenaga, mereka memilih jalur memutar melalui Padang Sidempuan, lalu menembus perbatasan Tapanuli Selatan–Tapanuli Tengah. Rute ini bukan hanya lebih jauh, tetapi juga penuh risiko. “Yang penting sampai. Warga menunggu,” ungkap Septo, sambil menenteng ransel berisi logistik darurat. Markas Darurat di Masjid An-Nursina Setibanya di lokasi, tim memilih Masjid An-Nursina, Gang Hutajalu, Kelurahan Sarudik, sebagai pusat operasi darurat. Masjid itu menjadi satu-satunya tempat yang memungkinkan mereka bertahan, beristirahat, sekaligus memberi layanan kepada para penyintas yang tinggal tak jauh dari titik tersebut. Tanpa listrik, tanpa sinyal telekomunikasi, dan tanpa kepastian mengenai kapan bantuan besar dapat masuk, tim BAZNAS mengubah ruang sempit di masjid menjadi pos layanan kemanusiaan. Lampu-lampu emergency dipasang seadanya. Peralatan dapur diturunkan. Logistik darurat ditata. Semua dilakukan dengan cepat, terkoordinasi, dan penuh ketegangan. Di Tengah Kegelapan: Kota Tanpa Listrik dan Air Bersih Sejak hari kejadian, seluruh wilayah terdampak banjir mengalami pemadaman listrik total. Kota menjadi gelap gulita di malam hari. Pompa air tidak bisa berfungsi, membuat warga kesulitan mendapatkan sumber air bersih. Banyak yang terpaksa mengambil air dari sumur jauh atau menunggu bantuan datang. Tim BAZNAS melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana warga harus antre panjang hanya untuk mendapatkan seember air. Beberapa ibu membawa anak kecil, beberapa lansia menggenggam jerigen kosong. “Air bersih di sini sangat sulit. Ini yang paling darurat,” kata Taufiq. Internet Padam, ATM Lumpuh, Pasar Tak Berfungsi Gangguan jaringan telekomunikasi membuat situasi semakin berat. Sinyal hilang total di beberapa titik, membuat koordinasi dengan pos pusat menjadi terhambat. ATM tidak bisa digunakan, pasar tidak berfungsi, dan harga bahan pokok melonjak tinggi. Di beberapa lokasi bahkan sempat terjadi penjarahan minimarket, sebuah gambaran ekstrem bahwa masyarakat benar-benar berada di titik kritis. Dalam kondisi ini, tim BAZNAS menjadi salah satu pihak yang masih mampu bergerak menyisir kebutuhan warga dari rumah ke rumah. Dapur Umum: Menyalakan Harapan di Tengah Bencana Meski logistik masih terbatas dan perjalanan mencari bahan makanan memakan waktu berjam-jam, tim BAZNAS bertekad memulai Dapur Umum. Mereka tahu, makanan hangat sering kali lebih berarti daripada sekadar bertahan hidup. “Insya Allah, jika semua bahan dasar bisa didapatkan, hari ini kami mulai Dapur Umum…” kata Taufiq. Terus Berjuang Meski Pesan Tak Selalu Terkirim Di tengah segala keterbatasan sinyal, Taufiq dan Septo tetap berusaha mengirimkan laporan berkala. Optimisme mereka tidak surut. Mereka bekerja dalam senyap, sering kali hanya ditemani suara hujan dan gelapnya malam tanpa listrik. “Mohon doanya… Dengan semua keterbatasan ini, kami tetap berusaha memberi layanan terbaik.” Kalimat sederhana itu menggambarkan perjuangan besar di baliknya. Mereka Datang Bukan Hanya Membawa Bantuan, Tapi Keteguhan Kehadiran tim BAZNAS di Tapanuli Tengah bukan sekadar upaya distribusi logistik. Ini adalah misi kemanusiaan yang dilakukan dengan keberanian, keteguhan, dan ketulusan. Di antara bangunan yang tenggelam, jalan-jalan yang putus, dan warga yang kehilangan harta benda, ada dua orang relawan yang tidak menyerah pada keadaan. *** Mereka datang sebagai harapan yang berjalan. Harapan yang menembus banjir, gelap, dan lumpur demi menyelamatkan sesama.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS RI Gelontorkan Bantuan Balai Ternak, Pangan, Z-Auto untuk BAZNAS Lampung
BAZNAS RI Gelontorkan Bantuan Balai Ternak, Pangan, Z-Auto untuk BAZNAS Lampung
Pimpinan BAZNAS RI Prof. Nadra menyerahkan bantuan program strategis kepada BAZNAS di Lampung. BAZNAS RI Gelontorkan Bantuan Balai Ternak, Pangan, Z-Auto untuk BAZNAS Lampung Lampung - Sebagai bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Lampung, Pimpinan BAZNAS RI Prof. Ir. M. Nadratuzaman Hosen, M.Sc., Ph.D., mengelontorkan sejumlah dukungan program strategis kepada BAZNAS kabupaten/kota di Lampung. Program yang disalurkan meliputi Lumbung Pangan, Balai Ternak, Z-Auto, Rumah Layak Huni, Program UMKM, Microfinance Masjid, serta paket bantuan untuk percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari upaya sinergi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada momentum ini, program Lumbung Pangan diterima BAZNAS Kabupaten Lampung Utara, Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Kabupaten Pesawaran, Balai Ternak untuk BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang, Z-Auto untuk Pesawaran, Lampung Tengah, Metro, Z-Mart untuk Metro, BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) untuk BAZNAS Bandar Lampung, Pesawaran, Metro, Pesisir Barat, Lampung Barat, lalu program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dan bantuan UMKM dan program stunting. Bantuan yang dikuncurkan itu diserhakan dalam rangkaian cara pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Lampung dan Launching Gerakan Sadar Zakat di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Kamis (4/12/2025). Rakorda BAZNAS Lampung tahun ini bertemakan: Menguatkan BAZNAS dalam Mewujudkan Lampung Maju. Acara itu dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua TP-PKK Lampung Purnawa Wulan Sari Mirza, Sekdaprov Marindo Kurniawan, para bupati dan wali kota di Lampung, serta unsur Forkopimda Lampung, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkrnain, juga ketua BAZNAS kabupaten dan kota se-Lampung. Rakorda juga me-launching gerakan sadar zakat menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk membangun lembaga zakat yang semakin terpercaya. Selain itu gerakan sadar zakat ini juga akan meluaskan manfaatnya, yang selaras dengan agenda pembangunan daerah. Melalui sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Provinsi Lampung, dan pemerintah kabupaten/kota, gerakan zakat diharapkan menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan umat. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan BAZNAS harus menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat karena mampu mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara akurat, terbuka, dan tepat sasaran. “Yang paling penting, BAZNAS harus memberikan solusi mengatasi kesulitan. Orang tidak bisa berobat ingat BAZNAS, orang kelaparan ingat BAZNAS,” kata Gubernur. Melalui gerakan sadar zakat, kepala daerah diminta mempercepat pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa dan kelurahan. BAZNAS memberikan wadah ke petani — UPZ Desa agar memberikan pemahaman tentang zakat supaya hasil pertaniannya berkah. Maka mereka mengeluarkan zakat. “Jangan memandang BAZNAS sebelah mata. Karena lembaga ini dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, juga Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014,” kata Mirza. Pada kesempatan itu, Pimpinan BAZNAS RI, Nadratuzzaman Hosen menyampaikan apresiasi atas peluncuran Gerakan Sadar Zakat di Provinsi Lampung. Menurutnya, langkah ini merupakan upaya memperluas jangkauan zakat dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat kurang mampu. Dia menegaskan BAZNAS RI siap mendukung program-program strategis daerah, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penanganan kemanusiaan. “Cita-cita kita mengentaskan kemiskinan di Provinsi Lampung akan berjalan apabila BAZNAS dan pemerintah daerah bersinergi dengan baik,” ujarnya. Sementara Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain menegaskan pentingnya merancang program zakat yang tepat sasaran, berbasis data dan teknologi, sehingga pengelolaan zakat menjadi lebih amanah, profesional, dan berdampak luas. Hadirnya dukungan dari BAZNAS RI diharapkan dapat memperkuat kapasitas BAZNAS daerah dalam menjalankan program-program produktif yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Rakorda BAZNAS Lampung Hasilkan Resolusi Penguatan Tata Kelola dan Target Rp120 Miliar
Rakorda BAZNAS Lampung Hasilkan Resolusi Penguatan Tata Kelola dan Target Rp120 Miliar
Gubernur Mirza melaunching Gerakan Sadar Zakat pada acara Rakorda BAZNAS Provinsi Lampung. Lampung — Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Lampung Tahun 2025, yang berlangsung selama tiga hari tanggal 4 s.d. 6 Desember 2025 di Emersia Hotel, Bandar Lampung, menghasilkan keputusan penting atau resolusi BAZNAS untuk melayani muzaki dan mustahik dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada 2026. Rakorda BAZNAS Lampung yang dibuka Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, juga dihadiri Pimpinan BAZNAS RI, pimpinan instansi vartikal, OPD Provinsi Lampung, bupati dan walikota se-Provinsi Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Pimpinan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, serta Mitra BAZNAS Provinsi Lampung. Setelah menimbang bahwa, pengelolaan zakat nasional harus dilaksanakan secara kelembagaan, transparan, dan akuntabel sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Bahwa diperlukan sinergi program antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota untuk mencapai target pengumpulan dan pendistribusian zakat guna mendukung program pembangunan Lampung Maju dalam pengentasan kemiskinan. Bahwa hasil Rakornas BAZNAS 2025 dan evaluasi kinerja tahun sebelumnya harus menjadi landasan utama penyusunan rencana kerja dan anggaran tahun 2026. Keputusan penting badan amil zakat negara itu juga memperhatikan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, serta Hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI Tahun 2025, juga membaca peraturan menteri agama juga fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang perzakatan. Maka untuk tata kelola dan target pencapaian tahun 2026 sebagai berikut: A. BIDANG PENGUMPULAN 1. Target ZIS-DSKL 2026 Menetapkan dan menyepakati Target Pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) Provinsi Lampung Tahun 2026 sebesar Rp120.000.000.000 (seratus dua puluh miliar rupiah), yang alokasi per BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota ditetapkan dalam Resolusi ini. 2. Optimalisasi Zakat Profesi ASN dan BUMN/BUMD Mendorong dan mengawal percepatan penerbitan serta implementasi Peraturan Gubernur/Bupati/Wali Kota terkait kewajiban berzakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai BUMN/BUMD di wilayah masing-masing sebagai tindak lanjut regulasi nasional. 3. Optimlisasi Zakat Perusahaan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota wajib menyusun dan melaksanakan strategi khusus (road map) untuk mengoptimalkan potensi Zakat Perusahaan, terutama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan perusahaan swasta besar di Provinsi Lampung. 4. Digitalisasi dan Inovasi Mewajibkan BAZNAS se-Provinsi Lampung untuk mengumpulkan saran pengumpulan zakat berbasis digital dan media sosial untuk mempermudah akses muzaki dan meningkatkan efisiensi pengumpulan. 5. Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Kabupaten/Kota wajib mempercepat pembentukan dan penguatan Unit Oengumpul Zakat (UPZ) Desa/Kelurahan, UPZ Kecamatan, dan UPZ Masjid sesuai dengan target rasio yang ditetapkan. B. BIDANG PENDISTRIBUSIAN DAN PENDAYAGUNAAN 1. Pengintegrasian Program Pengentasan Kemiskinan Meneguhkan peran BAZNAS sebagai institusi strategis yang mendukung program Pemerintah Daerah dalam pengentasan kemiskinan dan stunting melalui penyaluran zakat yang berbasis program produktif. 2. Fokus Program Produktif Memastikan penyaluran ZIS-DSKL diprioritaskan pada program-program 4 pilar BAZNAS (Lampung Taqwa, Lampung Cerdas, Lampung Sehat, dan Lampung Peduli) dengan fokus utama pada pengubahan status mustahik menjadi muzaki. 3. Program Santri Tahfidz BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota mengalokasikan dana zakat untuk mendukung program syiar Islam melalui pengembangan dan pembentukan “Santri Hafidz” di wilayah Provinsi Lampung sebagai program unggulan BAZNAS di bidang Lampung Takwa dan Lampung Cerdas. 4. Laporan Penyaluran Setiap BAZNAS wajib melaksanakan penyaluran ZIS-DSKL secara transparan dan akuntabel serta melaporkannya secara berkala dan tepat waktu melalui SIMBA (Sistem Informasi Manajemen Baznas). C. BIDANG KELEMBAGAAN DAN TATA KELOLA 1. Pengintegrasian Program ke RPJMD BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen untuk mengintegrasikan secara aktif program-program unggulan zakat ke dalam Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masing-masing wilayah untuk memastikan keberlanjutan dukungan anggaran dan sinergi kebijakan daerah. 2. Penguatan Regulasi Daerah (Raperda) Mendorong Pemerintah Provinsi dan DPRD untuk segera memproses dan menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Zakat di Lampung sebagai payung hukum yang kuat bagi BAZNAS. 3. Penerapan Tiga (3) Aman Berkomitmen penuh untuk menjalankan tata kelola kelembagaan zakat dengan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI guna mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan publik. 4. Sertifikasi Amil BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen untuk memastikan seluruh Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS mengikuti Sertifikasi Amil sebagai upaya profesionalisme amil BAZNAS di Provinsi Lampung. 5. Sinergi dan Koordinasi Memperkuat sinergi dan koordinasi dengan vertikal antar BAZNAS dan horizontal dengan Pemerintah Daerah, Kemenag, TNI/POLRI, Kejaksaan, perguruan tinggi, dan media masa untuk mewujudkan Gerakan Cinta Zakat di Provinsi Lampung. Resolusi Rakorda BAZNAS Provinsi Lampung ini ditetapkan di Bandar Lampung tanggal 6 Desember 2025, ditandatangani oleh Ketua BAZNAS Lampung H. Iskandar Zulkarnain dan 15 Ketua BAZNAS Kabupaten dan Kota se-Lampung. ***
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS RI LAKUKAN SUPERVISI PROGRAM LUMBUNG PANGAN DI PESAWARAN
BAZNAS RI LAKUKAN SUPERVISI PROGRAM LUMBUNG PANGAN DI PESAWARAN
Pesawaran – Tim Ekonomi Pedesaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melakukan kunjungan supervisi ke lokasi Program Lumbung Pangan BAZNAS di Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Jumat (5/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau perkembangan program sekaligus memastikan efektivitas kegiatan pemberdayaan yang telah dijalankan bersama para petani binaan. Dalam kesempatan tersebut, tim BAZNAS RI meninjau langsung proses pengelolaan lumbung pangan, berdialog dengan kelompok tani, serta dalam rangka pemenuhan kebutuhan beras untuk Zakat Fitrah nasional ditahun depan. BAZNAS RI menegaskan bahwa pengembangan Lumbung Pangan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan melalui pengelolaan hasil panen yang lebih terukur, efisien, dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi mustahik di wilayah Pesawaran. Melalui supervisi ini, BAZNAS RI berkomitmen untuk terus memperbaiki dan memperluas dampak program sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat desa.
BERITA05/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Dua Hari Menembus Medan Berat, BAZNAS Salurkan Bantuan di Sumut
Dua Hari Menembus Medan Berat, BAZNAS Salurkan Bantuan di Sumut
Di balik setiap paket bantuan yang sampai ke tangan penyintas, terdapat perjuangan panjang tim respons dan relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Mereka bekerja tanpa mengenal lelah, menembus hujan deras, melintasi jalan licin berlumpur, dan menyusuri lokasi terisolasi untuk memastikan pertolongan segera tiba. Perjalanan dari Bandara Silangit, Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara ke lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara, bahkan memakan waktu dua hari akibat akses jalan dan jembatan yang putus. Tim yang dipimpin Komandan Respon Penyelamatan dan Kedaruratan BTB, Taufiq Hidayat, bersama Sukamto, Septo P, serta personel dari BTB Provinsi Sumatera Utara, Tapanuli Tengah, dan BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya tiba sejak pekan lalu dan bergerak membantu para penyintas. Bersama enam relawan, mereka berbelanja ke pasar dan memasak di dapur umum. Pendirian pusat bantuan logistik ini terlambat karena kondisi arus barang dan jasa terimbas akses yang terputus. “Dalam kondisi gelap karena listrik padam dan tanpa jaringan internet untuk komunikasi, kami tetap bekerja menggunakan peralatan darurat. Semua demi memastikan warga yang terdampak segera mendapat dukungan,” ujar Taufiq, di Dapur Umum BAZNAS RI di Tapanuli Tengah, menggambarkan kondisi di lapangan. Berdasarkan laporan Divisi Kebencanaan BAZNAS RI per Selasa (2/12/2025), tim telah menjalankan serangkaian kegiatan kemanusiaan sejak tiba. Setelah melakukan assessment, mereka segera mendirikan dan mengoperasikan dapur umum serta dapur air di beberapa titik lokasi terdampak berat. Di Desa Tandihat, Tapanuli Selatan, dapur umum di PTPN 5 Simarpinggan mampu memproduksi 1.950 bungkus makanan per hari untuk 630 jiwa pengungsi, dengan dapur air di dua titik. Sementara di Masjid An-Nursina, Kelurahan Sarudik, Tapanuli Tengah, dapur umum menyiapkan 600 bungkus makanan setiap kali produksi untuk 568 jiwa. Pada Selasa (2/12), cakupan bantuan diperluas ke Desa Tolang Julu, Tapanuli Selatan, dengan mendirikan dapur umum dan dapur air baru. Perjuangan para relawan ini menjadi cerminan semangat kemanusiaan yang kuat. Meski dihadapkan pada medan berat dan risiko tinggi, mereka memilih tetap berada di garis depan, membagikan logistik secara manual saat kendaraan tak bisa masuk, memasak, dan mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah warga yang masih bertahan. Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang sangat besar. Menurut data terbaru BNPB per Rabu (3/12/2025) pukul 15.05 WIB, korban meninggal dunia tercatat 770 jiwa, dengan 463 jiwa masih hilang. Sebanyak 582.500 orang terpaksa mengungsi. Kerusakan infrastruktur juga parah, dengan ratusan jembatan, rumah, dan fasilitas umum rusak. Di tengah kepiluan dan kehancuran tersebut, kehadiran dan ketekunan tim BTB BAZNAS bersama para relawan BAZNAS RI menjadi lentera harapan, membuktikan bahwa bantuan dan solidaritas terus mengalir untuk saudara-saudara yang terdampak.
BERITA05/12/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Provinsi Lampung Sahkan RKAT BAZNAS Pesawaran 2026
BAZNAS Provinsi Lampung Sahkan RKAT BAZNAS Pesawaran 2026
Bandar Lampung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung secara resmi telah mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk Tahun 2026. Pengesahan ini tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung pada 5 Desember 2025. Surat pengesahan dengan nomor 002/SK-RKAT/BAZLAM/XII/2025 perihal Pengesahan RKAT Tahun 2026 BAZNAS Kabupaten Pesawaran tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H. Dalam surat tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung menyatakan telah menindaklanjuti dan memeriksa dokumen permohonan pengesahan RKAT dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Setelah pemeriksaan, RKAT Tahun 2026 BAZNAS Kabupaten Pesawaran dinyatakan DENGAN INI MENGESAHKAN. RKAT 2026 yang telah disahkan ini menjadi acuan pelaksanaan kegiatan pengelolaan zakat di Kabupaten Pesawaran, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung menekankan bahwa pelaksanaan RKAT harus mengacu pada dokumen yang telah disahkan, serta memperhatikan hasil review yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi. Pengesahan kembali akan diperlukan apabila terdapat perubahan RKAT sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pengesahan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan BAZNAS Kabupaten Pesawaran dapat menjalankan program pengelolaan zakat secara terencana dan profesional di tahun 2026, demi mencapai target pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat di wilayah Pesawaran.
BERITA05/12/2025 | Humas Baznas Pesawaran
Gubernur Lampung Memperkenalkan Gerakan Sadar Zakat dan Mengajak Para Kepala Daerah untuk Membawa Keberkahan
Gubernur Lampung Memperkenalkan Gerakan Sadar Zakat dan Mengajak Para Kepala Daerah untuk Membawa Keberkahan
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong kepala daerah di Lampung untuk mendukung penuh Gerakan Sadar Zakat guna mengatasi kemiskinan ekstrem. Dalam acara Rakorda BAZNAS, Gubernur Mirza mengungkapkan pentingnya zakat sebagai perintah Allah dan bukan semata perintah pemerintah. Gerakan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan lembaga zakat yang dapat memberikan keberkahan bagi masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Ketua TP-PKK Lampung, Sekdaprov Lampung, serta bupati dan wali kota di Lampung. Bertujuan untuk memperluas jangkauan zakat dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat kurang mampu, peluncuran Gerakan Sadar Zakat di Lampung disambut baik oleh Pimpinan BAZNAS RI. BAZNAS RI siap mendukung program strategis daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui gerakan ini, diharapkan BAZNAS dapat menjadi lembaga yang terpercaya dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dengan akurat dan tepat sasaran. Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya aksi cepat dalam pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa dan kelurahan. Dengan kerjasama antara BAZNAS, Pemerintah Provinsi Lampung, dan pemerintah kabupaten/kota, gerakan zakat diharapkan dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan umat. Iskandar Zulkarnain, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, melaporkan progres pembentukan UPZ Desa di beberapa kabupaten dan kota Lampung, dengan target penyelesaian hingga akhir tahun 2025. Langkah-langkah ini merupakan hasil dari kesepakatan dalam RAKORNAS BAZNAS se-Indonesia pada Agustus 2025 dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta bermitra dengan kepala Desa dan Koperasi Merah Putih. Untuk berpartisipasi, masyarakat diimbau untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer melalui rekening yang telah disediakan.
BERITA05/12/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Raih Penghargaan Prestisius di Rakorda Lampung: Tuntaskan 100% Pembentukan UPZ Desa
BAZNAS Pesawaran Raih Penghargaan Prestisius di Rakorda Lampung: Tuntaskan 100% Pembentukan UPZ Desa
BANDAR LAMPUNG (04/12/2025) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Provinsi Lampung yang digelar pada hari Kamis-Sabtu, 4-6 Desember 2025, di Hotel Emersia, Bandar Lampung. Dalam perhelatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menerima penghargaan khusus dari BAZNAS Provinsi Lampung atas keberhasilannya dalam menyelesaikan pembentukan 100 persen Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat desa se-Kabupaten Pesawaran. Penghargaan ini diserahkan langsung di hadapan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Bupati/Walikota dan para pimpinan BAZNAS Kab/Kota se-Provinsi Lampung. Pencapaian ini menandakan bahwa akses layanan zakat, infak, dan sedekah kini telah menjangkau seluruh pelosok desa di Kabupaten Pesawaran secara terstruktur dan legal. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi ini. "Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh amil dan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta masyarakat Pesawaran. Dengan terbentuknya UPZ di seluruh desa, kami berharap potensi zakat dapat tergali maksimal dan penyalurannya semakin merata kepada mustahik yang membutuhkan," ujarnya usai menerima penghargaan. Momentum Rakorda ini menjadi penyemangat bagi BAZNAS Pesawaran untuk terus menjaga amanah dan meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat di tahun mendatang.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Baznas Pesawaran Raih Penghargaan Baznas Lampung atas Capaian 100 Persen Pembentukan UPZ Desa
Baznas Pesawaran Raih Penghargaan Baznas Lampung atas Capaian 100 Persen Pembentukan UPZ Desa
Bandar Lampung, 04 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan dari BAZNAS Provinsi Lampung. Penghargaan ini diberikan atas capaian luar biasa BAZNAS Pesawaran yang telah berhasil membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di 100 persen desa di wilayah Kabupaten Pesawaran. Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam rangkaian acara pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS Provinsi Lampung yang bertempat di Emersia Hotel Bandar Lampung, Kamis (04/12/2025). Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Pesawaran dalam memperluas jangkauan dan optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga ke tingkat akar rumput. Dengan terbentuknya UPZ di seluruh desa, diharapkan penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dapat lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu mempercepat upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Pesawaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan BAZNAS Provinsi Lampung. "Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh amil dan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta masyarakat Pesawaran. Dengan terbentuknya UPZ di seluruh desa, kami berharap potensi zakat dapat tergali maksimal dan penyalurannya semakin merata kepada mustahik yang membutuhkan," ujarnya. BAZNAS Provinsi Lampung mengapresiasi langkah strategis BAZNAS Pesawaran dalam menindaklanjuti program nasional penguatan kelembagaan zakat di tingkat desa. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi BAZNAS kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung untuk terus meningkatkan kinerja dan tata kelola zakat demi kemaslahatan umat. Kegiatan RAKORDA BAZNAS Provinsi Lampung ini dibuka oleh Gubernur Lampung, serta dihadiri oleh Bupati Wali Kota Lampung, Pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Lampung, menjadikannya forum strategis untuk memperkuat sinergi gerakan zakat di Bumi Ruwa Jurai.
BERITA04/12/2025 | Humas Baznas Pesawaran
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →