Berita Terbaru
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Sungai Langka
PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat. Pada Kamis (29/01/2026), tim menyalurkan bantuan kesehatan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Sarbini, warga Dusun III, RT 001/RW 001, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan.
Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat BAZNAS Pesawaran terhadap kondisi Bapak Sarbini yang tengah berjuang melawan komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Kondisi kesehatan tersebut menyebabkan keterbatasan mobilitas fisik, sehingga kehadiran alat bantu gerak menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran menyerahkan bantuan secara langsung di kediaman penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas harian Bapak Sarbini serta membantu pihak keluarga dalam proses perawatan dan pengobatan.
Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur mendalam atas respons dan kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS Pesawaran.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran. Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi Bapak, karena selama ini beliau kesulitan untuk bergerak akibat sakit jantung dan ginjal yang dideritanya. Ini sangat memudahkan kami untuk merawat beliau," ujar perwakilan keluarga Bapak Sarbini di sela-sela penyerahan.
Langkah ini merupakan implementasi nyata dari pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan masyarakat kepada BAZNAS Pesawaran, untuk kemudian disalurkan kembali kepada para mustahik yang membutuhkan dukungan, khususnya di bidang kesehatan dan kemanusiaan.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Perkuat Tata Kelola RSB, BAZNAS Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Strategis
GEDONG TATAAN – Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Tim Manajemen Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran pada Selasa (27/01). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor BAZNAS ini fokus pada evaluasi tata kelola administratif serta penguatan standar pelayanan minimal.
Rapat ini merupakan langkah preventif dan korektif untuk memastikan bahwa setiap operasional RSB sejalan dengan prinsip 3 Aman BAZNAS, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Diskusi teknis dalam rakor tersebut mencakup sinkronisasi data mustahik, efisiensi distribusi obat-obatan, hingga pengembangan layanan kesehatan jemput bola ke desa-desa di sekitar RSB.
Penguatan tata kelola dipandang sebagai fondasi utama agar RSB Pesawaran dapat menjadi rujukan utama layanan kesehatan gratis yang berkualitas. Tim manajemen RSB diminta untuk terus melakukan inovasi dalam pelaporan digital agar para muzaki dapat melihat dampak nyata dari zakat yang mereka salurkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menekankan bahwa profesionalitas manajemen RSB adalah cerminan dari marwah lembaga dalam mengelola amanah umat.
"RSB bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa; ini adalah simbol kehadiran zakat di tengah kesulitan masyarakat. Oleh karena itu, tata kelolanya harus semakin akuntabel dan profesional. Melalui rakor ini, kita ingin memastikan setiap rupiah dana zakat dikonversi menjadi layanan kesehatan yang unggul dan manusiawi. Kami ingin RSB Pesawaran menjadi standar emas pelayanan kesehatan kaum dhuafa," tegas Hi. Hamid.
Melalui koordinasi ini, BAZNAS Pesawaran menargetkan adanya peningkatan kepuasan pasien dan perluasan cakupan layanan kesehatan luar gedung. Dengan manajemen yang solid, RSB diharapkan mampu merespons kebutuhan medis darurat secara lebih cepat dan terukur di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Efektivitas Zakat, BAZNAS Pesawaran Koordinasikan Penguatan Regulasi dengan Wakil Bupati
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Pesawaran, Bapak Antonius Muhammad Ali, di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Selasa (27/1). Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi BAZNAS untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam pertemuan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS memaparkan target capaian tahunan serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Fokus utama diskusi tertuju pada perlunya dukungan regulasi yang lebih kuat, baik dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbup), guna menciptakan sistem pengumpulan zakat yang lebih terstruktur dan masif di lingkungan ASN maupun sektor swasta.
Dukungan regulasi dinilai krusial untuk memberikan kepastian hukum dan standarisasi tata kelola zakat. BAZNAS Pesawaranberharap pemerintah daerah dapat mendorong kebijakan yang mewajibkan atau mengimbau secara formal pembayaran zakat melalui lembaga resmi, demi menjamin penyaluran yang tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan di Pesawaran.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menegaskan bahwa kolaborasi antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga zakat adalah kunci keberhasilan pembangunan sosial.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Wakil Bupati sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap gerakan zakat. Untuk mencapai target pengumpulan yang optimal, kami membutuhkan 'payung hukum' yang lebih spesifik. Dengan adanya Perda atau Perbup yang kuat, BAZNAS Pesawaran akan memiliki legitimasi lebih untuk merangkul seluruh potensi muzaki di Pesawaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Hi. Hamid.
Wakil Bupati Pesawaran menyambut baik aspirasi tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mengkaji penguatan regulasi tersebut. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan menjadikan zakat sebagai salah satu pilar penopang ekonomi umat di Bumi Andan Jejama.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Bedah Rumah Warga Way Lima: Harapan Baru di Tengah Duka
PESAWARAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Kamis (15/01/2026). Kali ini, bantuan diberikan kepada Joko Turyono, warga Dusun 03 Condong Sari, Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima.
Langkah ini diambil bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan sebagai bentuk empati mendalam bagi Joko yang baru saja kehilangan sang istri. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan serta semangat baru bagi keluarga yang tengah dalam masa duka tersebut.
Melalui program ini, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir berharap dapat terus mentransformasi dana zakat menjadi solusi konkret bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup warga di Bumi Andan Jejama.
"Zakat bukan sekadar kewajiban, tapi jembatan harapan bagi mereka yang sedang berjuang di titik terendah." Ujarnya di lokasi.
BERITA24/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Asa Kembali Terajut: Tangis Haru Iringi Bagas Kembali ke Sekolah Berkat BAZNAS Pesawaran
PESAWARAN – Suasana haru menyeruak di sebuah rumah sederhana di Dusun Sukaraja II, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan. Di sana, harapan Bagas Saputera untuk kembali mengenyam pendidikan yang sempat terputus, kini menyala kembali.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran hadir membawa "angin segar" melalui santunan pendidikan pada Jumat (15/01/2026). Bantuan ini bukan sekadar angka nominal, melainkan sebuah penyelamat bagi masa depan Bagas dan bukti nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat Bumi Andan Jejama.
Momen penyerahan bantuan disambut isak tangis bahagia orang tua Bagas. Doa panjang mereka agar sang buah hati bisa kembali bersekolah, akhirnya terjawab.
"Alhamdulillah, kami tak henti mengucap syukur. Terima kasih kepada BAZNAS Pesawaran yang telah peduli nasib anak kami. Melihat Bagas bisa sekolah lagi adalah kebahagiaan terbesar bagi kami orang tuanya," ucap ibunda Bagas dengan mata berkaca-kaca, tak kuasa menahan haru.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawab lembaga dalam menjaga amanah umat.
"Ini adalah amanah dari para muzakki. Kami tidak ingin ada anak di Pesawaran yang harus mengubur mimpinya hanya karena kendala biaya. Semoga ini menjadi penyemangat baru bagi Bagas untuk mengejar cita-citanya," tuturnya di lokasi.
Kini, seragam sekolah itu siap dikenakan kembali. Senyum Bagas yang merekah menjadi saksi bahwa kepedulian bersama mampu mengubah keputusasaan menjadi harapan nyata.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Sambut Kapolres Baru, BAZNAS Pesawaran Harapkan Sinergi Terus Terjalin
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran. Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S.
Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyambut hangat kehadiran AKBP Alvie Granito Panditha sebagai Kapolres Pesawaran yang baru. Ia berharap hubungan harmonis antara kepolisian dengan lembaga keagamaan dan sosial seperti BAZNAS dapat terus terjalin erat demi menjaga kondusivitas serta kesejahteraan masyarakat Pesawaran.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Apresiasi Kinerja AKBP Heri Sulistyo Nugroho dalam Acara Pisah Sambut Kapolres
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran yang digelar di Aula Pemda Pesawaran pada Sabtu (11/01/2026). Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S.
Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyempatkan diri untuk menyampaikan salam perpisahan sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada AKBP Heri Sulistyo Nugroho.
"Mewakili keluarga besar BAZNAS Pesawaran, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang luar biasa selama Bapak AKBP Heri memimpin di Bumi Andan Jejama. Kami mendoakan kesuksesan beliau di tempat tugas yang baru sebagai Wadir Intelkam Polda Jatim, semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah," ujar Kiai Endang.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
KH. Endang Zainal Khidir Hadiri Pisah Sambut Kapolres, Doakan Kesuksesan AKBP Heri di Polda Jatim
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran di Aula Pemda Pesawaran pada Sabtu (11/01/2026). Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S.
Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyempatkan diri untuk menyampaikan salam perpisahan sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada AKBP Heri Sulistyo Nugroho.
"Mewakili keluarga besar BAZNAS Pesawaran, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang luar biasa selama Bapak AKBP Heri memimpin di Bumi Andan Jejama. Kami mendoakan kesuksesan beliau di tempat tugas yang baru sebagai Wadir Intelkam Polda Jatim, semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah," ujar Kiai Endang.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Usia Senja dan Sakit, BAZNAS Pesawaran Hadir Menolong Mbah Sarwah
Di usia 81 tahun, Mbah Sarwah, warga Desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, menjalani hari-harinya dalam kondisi kesehatan yang semakin rapuh. Tubuh yang renta membuatnya kerap menahan sakit, sementara keterbatasan ekonomi menjadikan pengobatan sebagai perjuangan yang tidak mudah.
Dalam sunyi usia senja, harapan itu datang melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu Mbah Sarwah mendapatkan perawatan yang lebih layak.
Bantuan ini bukan sekadar bantuan biaya, melainkan wujud kepedulian dan kasih sayang umat kepada seorang lansia yang sedang diuji. BAZNAS Pesawaran berharap, kehadiran zakat dapat menjadi penguat langkah Mbah Sarwah agar tetap tabah menjalani hari-hari di sisa usianya.
"Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, ketabahan, dan perlindungan kepada Mbah Sarwah, serta membalas kebaikan para muzaki dengan pahala yang berlipat ganda."
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Berikan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Muhadi (42), Pejuang Gagal Ginjal
Di usianya yang baru menginjak 42 tahun, Bapak Muhadi, warga Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, harus berjuang melawan gagal ginjal yang mengubah seluruh hidupnya. Setiap hari, ia menjalani Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) secara mandiri demi mempertahankan hidup, sebuah perjuangan berat yang menuntut keteguhan fisik dan mental.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu meringankan beban biaya perawatan yang harus dijalani Bapak Muhadi secara rutin.
Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi Bapak Muhadi dan keluarganya agar tetap kuat menghadapi ujian sakit yang panjang. BAZNAS Pesawaran terus berkomitmen menghadirkan kepedulian umat melalui dana zakat, infak, dan sedekah, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.
"Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan kepada Bapak Muhadi, serta membalas kebaikan para muzaki dengan pahala yang berlipat ganda."
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Nasution
Di tengah perjuangannya melawan berbagai penyakit yang diderita, Bapak Nasution, warga Desa Padang Manis, Kecamatan Way Lima, tetap berusaha bertahan dengan segala keterbatasan. Gangguan penglihatan, infeksi usus, asam lambung akut, hingga penyakit jantung yang dideritanya membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu meringankan beban biaya dan mendukung proses pengobatan Bapak Nasution.
Bantuan tersebut bukan sekadar bantuan biaya, tetapi juga penguat harapan agar Bapak Nasution tetap berjuang dan tidak merasa sendirian menghadapi sakitnya. Melalui program kesehatan, BAZNAS Pesawaran terus berikhtiar menghadirkan kepedulian umat, menjadikan dana zakat sebagai penyambung harapan bagi mereka yang sedang diuji.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Bantu Pengobatan Mbah Yamidi yang Sakit Menahun
Puluhan tahun hidup dalam kondisi sakit, Mbah Yamidi, warga Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, hanya bisa menjalani hari-harinya dengan keterbatasan. Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, pengobatan yang layak menjadi harapan yang tak mudah ia gapai.
Kepedihan itu mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk meringankan beban Mbah Yamidi yang telah lama berjuang melawan penyakitnya.
Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi Mbah Yamidi agar tetap dapat melanjutkan pengobatan dan menjalani hari dengan lebih baik. BAZNAS Pesawaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi mustahik, memastikan dana zakat benar-benar menjadi penolong bagi mereka yang paling membutuhkan.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Perkuat Sinergi Program, Pimpinan BAZNAS Pesawaran Audiensi dengan Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali
GEDONG TATAAN – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, S.H., di ruang kerja Wakil Bupati pada Jumat (02/01/2026).
Pertemuan perdana di awal tahun 2026 ini dihadiri langsung oleh jajaran lengkap pimpinan BAZNAS Pesawaran, mulai dari Ketua, Wakil Ketua (Waka) I, II, III, dan IV, didampingi oleh Sekretaris serta jajaran Staf BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
Fokus Utama: Penyelarasan Program Kerja.
Audiensi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas langkah strategis dalam menyinergikan program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran dengan program kerja BAZNAS. Ketua BAZNAS Pesawaran menyampaikan bahwa kolaborasi yang kuat sangat diperlukan agar penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Andan Jejama.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
Optimalisasi Pengumpulan ZIS: Sosialisasi zakat di lingkungan ASN dan masyarakat luas.
Sinkronisasi Data Kemiskinan: Memastikan bantuan BAZNAS tepat sasaran dan sejalan dengan basis data pemerintah daerah.
Program Pemberdayaan: Kolaborasi dalam program ekonomi kreatif, bantuan pendidikan, serta layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, S.H., menyambut baik kehadiran seluruh pimpinan BAZNAS. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial.
"Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung penuh inisiatif BAZNAS. Kami berharap ada sinergi yang harmonis, sehingga program pembangunan daerah dan program bantuan dari BAZNAS bisa saling mengisi dan tidak tumpang tindih," ujar Wakil Bupati.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk melakukan koordinasi berkala guna memantau perkembangan program-program yang telah direncanakan untuk tahun 2026.
Mari ikut bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik.Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran dengan cara transfer melalui rekening :
BSI : 74.55.66.77.84
BNI : 12.10.83.84.13
Bank Lampung : 40.7030.40.11.871
Mybank Syariah : 2.721.200.000
CIMB Niaga Syariah : 86.000.740.3000
A.N. BAZNAS Kabupaten Pesawaran
BERITA02/01/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Dari Rumah Roboh ke Harapan Baru, BAZNAS Pesawaran Bangun Kembali Asa Bapak Suprayitno
Negeri Katon — Hidup Bapak Suprayitno berubah dalam sekejap. Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung bersama keluarga roboh, memaksanya bertahan di hunian sementara berukuran hanya 2 x 3 meter. Di ruang sempit itulah, Bapak Suprayitno dan keluarga menjalani hari-hari dengan keterbatasan, sembari menyimpan harapan akan tempat tinggal yang lebih layak.
Harapan itu kini mulai tumbuh. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran hadir menyerahkan bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) untuk membantu Bapak Suprayitno bangkit dari kondisi sulit yang dialaminya.
Di tengah puing-puing rumah yang roboh, bantuan ini menjadi secercah cahaya. Program Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) BAZNAS Pesawaran tidak hanya membangun dinding dan atap, tetapi juga menghadirkan kembali rasa aman dan martabat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Ketua Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyampaikan bahwa zakat yang dititipkan para muzaki menjadi sumber kekuatan untuk membantu sesama yang sedang diuji. “Kami ingin zakat benar-benar dirasakan manfaatnya. Semoga rumah yang akan dibangun nanti menjadi tempat yang aman, sehat, dan penuh keberkahan bagi Pak Suprayitno dan keluarga,” tuturnya.
Selama ini, rumah sementara berukuran 2 x 3 meter menjadi saksi ketabahan Bapak Suprayitno. Meski serba terbatas, ia tetap berusaha tegar demi keluarga. Dengan suara bergetar, Bapak Suprayitno mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya masih tidak menyangka seperti dalam mimpi. Terima kasih kepada BAZNAS dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.
Program Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) BAZNAS Pesawaran menjadi bukti bahwa zakat bukan sekadar bantuan materi, melainkan jembatan harapan bagi mereka yang hampir kehilangan segalanya. Dari rumah yang roboh, kini Bapak Suprayitno menatap masa depan dengan keyakinan akan kehidupan yang lebih layak.
BERITA31/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Wujudkan Kepedulian Sosial, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Khitanan Massal
PESAWARAN – Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan khitanan atau sunatan massal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu pada Senin (30/12/2025). Kegiatan yang berpusat di Klinik Pratama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pesawaran ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan masyarakat di bidang kesehatan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh kesehatan setempat. Bupati Pesawaran, yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sunyoto, hadir untuk memberikan dukungan langsung. Turut mendampingi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Dr. Mediana, serta jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
Sinergi Pemerintah dan BAZNAS
Dalam sambutannya, Asisten 1 Sunyoto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Pesawaran yang terus konsisten membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kegiatan ini bukan sekadar menjalankan kewajiban syariat bagi anak-anak laki-laki, tetapi juga bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS berjalan sangat baik dalam meringankan beban masyarakat, khususnya di sektor kesehatan," ujar Sunyoto saat membacakan sambutan Bupati.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Mediana memastikan bahwa proses khitanan massal ini dilakukan dengan standar medis yang ketat oleh tenaga profesional di RSB. Ia berharap keberadaan Klinik Pratama RSB ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas sebagai akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Manfaat Bagi Masyarakat
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran menjelaskan bahwa program ini menyasar anak-anak dari keluarga mustahik (penerima zakat) agar mereka bisa mendapatkan layanan khitan secara gratis dengan fasilitas medis yang memadai.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini disambut antusias oleh warga. Selain mendapatkan layanan sunat gratis, para peserta juga diberikan paket santunan sebagai bentuk motivasi dan kegembiraan bagi anak-anak yang telah berani dikhitan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Rumah Sehat BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali mempertegas komitmennya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola dana umat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan kesehatan di Bumi Andan Jejama.
Mari ikut bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik.Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) anda melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran dengan cara transfer melalui rekening :
BSI : 74.55.66.77.84
BNI : 12.10.83.84.13
Bank Lampung : 40.7030.40.11.871
Mybank Syariah : 2.721.200.000
CIMB Niaga Syariah : 86.000.740.3000
A.N. BAZNAS Kabupaten Pesawaran
BERITA30/12/2025 | Humas Baznas Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Gelar Sekolah Tani untuk Tingkatkan Kapasitas Petani Mustahik
Gedong Tataan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melalui Program Lumbung Pangan BAZNAS menyelenggarakan kegiatan Sekolah Tani bagi para petani mustahik binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian petani dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan.
Sekolah Tani ini diikuti oleh petani mustahik dari program Lumbung Pangan BAZNAS Pesawaran. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan materi mulai dari teknik budidaya pertanian yang baik, pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, pemupukan yang tepat, pembuatan pupuk organik, pengendalian hama ramah lingkungan, manajemen hasil panen hingga penjelasan tentang zakat pertanian.
Waka II BAZNAS Kabupaten Pesawaran Kh. Endang Zainal K. menyampaikan bahwa Sekolah Tani merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya di sektor pertanian. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi, tetapi juga pendampingan dan edukasi agar petani mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan secara berkelanjutan.
“Sekolah Tani ini menjadi wadah belajar bersama bagi para petani mustahik, agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengelola usaha tani dengan lebih baik. Harapannya, petani mustahik dapat naik kelas menjadi petani mandiri dan berdaya,” ujarnya.
Melalui Program Lumbung Pangan dan Sekolah Tani ini, BAZNAS Pesawaran terus berupaya mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani mustahik. Program ini menjadi bukti nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk pemberdayaan ekonomi umat secara produktif dan berkelanjutan.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Hadiri Musrenbang RPJMD 2025-2029, Selaraskan Program Prioritas Pembangunan Daerah
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menunjukkan komitmennya dalam mendukung akselerasi pembangunan daerah dengan menghadiri Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSREMBANG) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2025-2029.
Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Pesawaran dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah serta pemangku kepentingan terkait. BAZNAS Kabupaten Pesawaran dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan, M. Robani.
Tahapan Strategis Pembangunan 5 Tahun
Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M., menegaskan bahwa Musrenbang RPJMD merupakan tahapan yang sangat krusial dalam menentukan arah masa depan Bumi Andan Jejama. "Musrenbang RPJMD ini merupakan tahapan strategis dan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi ruang dialog dan kesepakatan bersama antar pemangku kepentingan untuk menyelaraskan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, serta program prioritas pembangunan Kabupaten Pesawaran selama 5 tahun ke depan," ujar Bupati Hj. Nanda Indira B, S.E, M.M.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi agar pembangunan daerah tetap berada pada jalur yang tepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "Melalui kegiatan tahun ini, kita pastikan bahwa arah pembangunan daerah benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat Kabupaten Pesawaran, berorientasi pada hasil, dan selaras dengan kebijakan pembangunan nasional maupun Provinsi Lampung," tambahnya.
Landasan Hukum dan Sinergitas BAZNAS
Penyusunan RPJMD Kabupaten Pesawaran tahun 2025-2029 ini dilaksanakan sebagai amanat dari:
1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
3.Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025-2029.
Kehadiran BAZNAS dalam forum ini menjadi sinyal kuat bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) akan terus dioptimalkan untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial yang menjadi poin penting dalam RPJMD mendatang.
BERITA23/12/2025 | Humas Baznas Pesawaran
BAZNAS RI Terus Operasikan Dapur Umum di Palembayan Sumbar, Pasok Ribuan Porsi Makanan untuk Penyintas Bencana
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus mengoperasikan Dapur Umum di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan kebutuhan pangan para penyintas banjir dan tanah longsor terpenuhi setiap hari selama masa darurat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, sejak awal pascabencana, BAZNAS langsung mengaktifkan dapur umum di sejumlah titik terdampak, termasuk di Palembayan. Hingga kini, layanan tersebut masih beroperasi guna menjaga ketersediaan makanan bagi warga terdampak.
“Dapur umum ini menjadi tumpuan bagi para penyintas yang masih berada di titik-titik pengungsian, sehingga kami memastikan produksinya tidak berhenti,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (7/12/2025).
Ia menjelaskan, hingga saat ini, tim BAZNAS telah membagikan 1.100 porsi makanan siap saji setiap harinya, di wilayah Palembayan. “Jumlah ini akan terus bertambah karena kebutuhan masyarakat masih sangat tinggi dan distribusi terus berjalan setiap hari,” kata Saidah.
Saidah menyampaikan, ribuan warga di beberapa titik pengungsian Palembayan belum dapat kembali ke rumah akibat kerusakan dan risiko longsor susulan. Kondisi ini membuat keberadaan dapur umum menjadi salah satu layanan paling mendesak dalam masa tanggap darurat.
Ia menambahkan, medan sulit akibat material longsor, disertai cuaca yang buruk tidak menyurutkan langkah tim BTB dalam menyalurkan bantuan. “Akses jalan yang tertutup material longsor membuat distribusi tidak mudah. Namun dengan penuh kehati-hatian, tim BTB terus berusaha menembus lokasi-lokasi terdampak agar bantuan dapat diterima secara merata,” ujarnya.
Saidah menambahkan, penanganan bencana melalui pemanfaatan dana zakat merupakan bagian dari skema pendistribusian yang ditetapkan BAZNAS RI, terutama untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak masyarakat terdampak. "Di Palembayan, layanan dapur umum menjadi prioritas karena sebagian besar warga kehilangan akses terhadap sumber bahan pangan," ujar Saidah.
Saidah mengatakan, pemantauan kebutuhan warga dilakukan setiap hari agar bantuan yang disalurkan tetap sesuai kondisi lapangan. “Tim kami mengumpulkan data terbaru dari para penyintas sehingga layanan dapur umum dapat diatur secara lebih efektif,” ujar Saidah.
Lebih lanjut, Saidah menegaskan, komitmen BAZNAS untuk terus memberikan dukungan optimal kepada para korban bencana, memastikan kebutuhan pangan dapat terdistribusi secara merata. "Upaya ini bertujuan untuk meringankan penderitaan masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam," katanya.
Saidah menegaskan, layanan dapur umum akan terus beroperasi selama status tanggap darurat masih berlaku. "Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan diperkuat untuk memastikan bantuan tersedia secara berkesinambungan," ucapnya.
Sebelumnya, BAZNAS juga telah menyalurkan sejumlah bantuan kemanusiaan di Sumatera Barat, mulai dari bantuan evakuasi, dapur umum, dapur air, hingga dukungan logistik bagi para penyintas bencana.
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah menyediakan Pos Layanan Kesehatan BAZNAS untuk warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
"Kami melayani masyarakat terdampak banjir dan longsor. mereka banyak yang sakit setelah bencana usai. Kami mendatangkan dokter, perawat dan obat-obatan dari Medan," ujar Ketua BAZNAS Tap. Teng, Syahfari Hasibuan kepada media, di Pos Layanan Kesehatan BAZNAS, Kel.Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Tapteng, Sabtu (6/12/2025).
Dia menjelaskan, layanan kesehatan BAZNAS Tapteng berdekatan dengan Dapur Umum yg di buat oleh Baznas Tapanuli Tengah, sedangkan biaya tanggulangi bekerja sama Baznas Tapanuli Tengah dan Baznas RI dan dapur air.
"Ini agar pelayanan terhadap penyintas bencana lebih maksimal. Untuk melengkapi, kami membuka Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapanuli Tengah di Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng," kata dia.
Syahfari mengapresiasi peran Lurah Sibuluan Terpadu, Ibu Sianturi, yang melakukan sosialisasi pada warga termasuk menyampailan pengumuman menggunakan pengeras suara. Sehingga banyak masyarakat korban bencana datang untuk mengecek kesehatan mereka.
Dia memaparkan, empat orang tim kesehatan dikoordinasi oleh dr. Rizky Harahap. Ini merupakan bagian dari Tim Kesehatan BAZNAS Provinsi Sumut.
"Pelayanan medis berlangsung dari jam.9.00 WIB.- 12.00 wib Pelaksanaan akan berlangsung lima hari," tutur Syahfari.
Syahfari masih mengupayakan biaya tambahan dari Baznad Ri agar Tim pelayanan kesehatan waktu nya di tambah 13.00 wib s/d 16.00 WIB, karena tim dr. Rikky Harahap hanya pagi
Sementara itu, salah satu warga terdampak bencana bernama Torang Limbong, mengaku mengalami masalah kesehatan akibat banjir.
Sehingga ia merasa semua badan sakit, dan seusai pemeriksaan medis, ia dinyatakan mengalami tensi tinggi akibat stres sebagai pengaruh musibah yang menimpa.
"Kaki saya merah kebiruan dan bengkak karena terjatuh ketika menyelamatkan diri saat banjir saat menerjang," ujar warga yang rumahnya yang terletak di Sibuluan, Tapteng ini.
"Terima kasih kita dibantu BAZNAS untuk layanan kesehatan gratis," kata dia
Syahfari menambahkan, layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir melanda beberapa Sumut. Kondisi pascabanjir sering memicu peningkatan berbagai penyakit.
“Kami berupaya warga terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Banyak masyarakat mengalami keluhan kesehatan pascabanjir, sehingga intervensi medis harus segera dilakukan,” ujar dia.
Tim media memberikan pelayanan poli umum, edukasi diagnosis, pemberian obat, dan perawatan luka pascabanjir. Keluhan warga umumnya berupa dermatitis, hipertensi, ISPA, GERD, dan demam.
Syahfari menjelaskan, wilayah sekitar lokasi banjir di Kecamatan Pandan juga mendapatkan penanganan medis dari tim BAZNAS Tapteng. Koordinasi dilakukan dengan aparat setempat untuk memastikan tidak ada kelompok warga yang terlewat, terutama di titik-titik yang aksesnya masih terganggu.
“Kami terus memantau persebaran titik-titik pengungsian. Setiap lokasi yang membutuhkan layanan kesehatan akan menjadi prioritas intervensi BAZNAS,” ucap Syahfari.
Sementara itu, koordinator tim medis Pos Layanan Kesehatan BAZNAS Tapteng, dr. Rizky Harahap, memaparkan, pihaknya memberikan layanan antara lain pemeriksaan umum, edukasi terkait differential diagnosis, serta menerbitkan memo rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Keluhan dominan di lokasi ini di antaranya demam, dermatitis, ISPA, dan cephalgia.
BERITA07/12/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Di Tengah Gelap dan Genangan, Perjuangan Heroik Tim BAZNAS Menembus Banjir Sumatera
im BAZNAS Tanggap Bencana evakuasi korban di lokasi bencana alam Sumatera.
HUJAN belum benar-benar reda di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Langit kelabu menggantung berat, seolah tak memberi jeda bagi warga yang sudah berhari-hari bergelut dengan banjir dan lumpur. Di balik situasi yang menyesakkan itu, dua orang relawan BAZNAS—Taufiq Hidayat dan Septo Priyanto—akhirnya tiba setelah perjalanan panjang yang tak mudah. Mereka datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga harapan.
“Saat ini saya sudah berada di wilayah Tapanuli Tengah, setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang…” begitu laporan pertama yang dikirimkan Taufiq, disertai suara angin dan deru kendaraan yang terdengar samar di belakangnya.
Perjalanan Panjang Menembus Jalur Terputus
Untuk mencapai wilayah yang terisolir akibat banjir besar itu, tim penyelamat BAZNAS harus berpindah-pindah kendaraan, bahkan berjalan kaki ketika akses benar-benar terputus. Jalan menuju Sibolga dan Tapanuli Tengah lumpuh total. Kendaraan besar tidak bisa melintas, jembatan rusak, dan beberapa titik tertutup material longsor.
Namun bagi tim, mundur bukan pilihan.
Dengan sisa tenaga, mereka memilih jalur memutar melalui Padang Sidempuan, lalu menembus perbatasan Tapanuli Selatan–Tapanuli Tengah. Rute ini bukan hanya lebih jauh, tetapi juga penuh risiko. “Yang penting sampai. Warga menunggu,” ungkap Septo, sambil menenteng ransel berisi logistik darurat.
Markas Darurat di Masjid An-Nursina
Setibanya di lokasi, tim memilih Masjid An-Nursina, Gang Hutajalu, Kelurahan Sarudik, sebagai pusat operasi darurat. Masjid itu menjadi satu-satunya tempat yang memungkinkan mereka bertahan, beristirahat, sekaligus memberi layanan kepada para penyintas yang tinggal tak jauh dari titik tersebut.
Tanpa listrik, tanpa sinyal telekomunikasi, dan tanpa kepastian mengenai kapan bantuan besar dapat masuk, tim BAZNAS mengubah ruang sempit di masjid menjadi pos layanan kemanusiaan.
Lampu-lampu emergency dipasang seadanya. Peralatan dapur diturunkan. Logistik darurat ditata. Semua dilakukan dengan cepat, terkoordinasi, dan penuh ketegangan.
Di Tengah Kegelapan: Kota Tanpa Listrik dan Air Bersih
Sejak hari kejadian, seluruh wilayah terdampak banjir mengalami pemadaman listrik total. Kota menjadi gelap gulita di malam hari. Pompa air tidak bisa berfungsi, membuat warga kesulitan mendapatkan sumber air bersih. Banyak yang terpaksa mengambil air dari sumur jauh atau menunggu bantuan datang.
Tim BAZNAS melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana warga harus antre panjang hanya untuk mendapatkan seember air. Beberapa ibu membawa anak kecil, beberapa lansia menggenggam jerigen kosong. “Air bersih di sini sangat sulit. Ini yang paling darurat,” kata Taufiq.
Internet Padam, ATM Lumpuh, Pasar Tak Berfungsi
Gangguan jaringan telekomunikasi membuat situasi semakin berat. Sinyal hilang total di beberapa titik, membuat koordinasi dengan pos pusat menjadi terhambat. ATM tidak bisa digunakan, pasar tidak berfungsi, dan harga bahan pokok melonjak tinggi.
Di beberapa lokasi bahkan sempat terjadi penjarahan minimarket, sebuah gambaran ekstrem bahwa masyarakat benar-benar berada di titik kritis. Dalam kondisi ini, tim BAZNAS menjadi salah satu pihak yang masih mampu bergerak menyisir kebutuhan warga dari rumah ke rumah.
Dapur Umum: Menyalakan Harapan di Tengah Bencana
Meski logistik masih terbatas dan perjalanan mencari bahan makanan memakan waktu berjam-jam, tim BAZNAS bertekad memulai Dapur Umum. Mereka tahu, makanan hangat sering kali lebih berarti daripada sekadar bertahan hidup. “Insya Allah, jika semua bahan dasar bisa didapatkan, hari ini kami mulai Dapur Umum…” kata Taufiq.
Terus Berjuang Meski Pesan Tak Selalu Terkirim
Di tengah segala keterbatasan sinyal, Taufiq dan Septo tetap berusaha mengirimkan laporan berkala. Optimisme mereka tidak surut. Mereka bekerja dalam senyap, sering kali hanya ditemani suara hujan dan gelapnya malam tanpa listrik. “Mohon doanya… Dengan semua keterbatasan ini, kami tetap berusaha memberi layanan terbaik.” Kalimat sederhana itu menggambarkan perjuangan besar di baliknya.
Mereka Datang Bukan Hanya Membawa Bantuan, Tapi Keteguhan
Kehadiran tim BAZNAS di Tapanuli Tengah bukan sekadar upaya distribusi logistik. Ini adalah misi kemanusiaan yang dilakukan dengan keberanian, keteguhan, dan ketulusan. Di antara bangunan yang tenggelam, jalan-jalan yang putus, dan warga yang kehilangan harta benda, ada dua orang relawan yang tidak menyerah pada keadaan. ***
Mereka datang sebagai harapan yang berjalan.
Harapan yang menembus banjir, gelap, dan lumpur demi menyelamatkan sesama.
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.
Lihat Daftar Rekening →