Berita Terbaru
Perkuat Sinergi Kelembagaan, BAZNAS Pesawaran Gandeng Pengadilan Agama Gedong Tataan Optimalisasi Penghimpunan ZIS
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran terus memperluas jangkauan sinergi kelembagaan guna mengoptimalkan potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Langkah strategis ini diwujudkan melalui audiensi resmi dengan Ketua Pengadilan Agama (PA) Gedong Tataan yang digelar pada Jumat (13/02/2026).
Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarlembaga, namun juga membawa misi khusus: pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pengadilan Agama Gedong Tataan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.H., menyampaikan urgensi kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan dana umat. Menurutnya, keberadaan UPZ di instansi vertikal seperti Pengadilan Agama merupakan langkah krusial untuk menjamin profesionalitas dan akuntabilitas penghimpunan zakat profesi dari para aparatur sipil negara.
"Kami hadir untuk membangun kesepahaman bahwa pengelolaan zakat yang terorganisir melalui UPZ akan memberikan dampak yang lebih luas dan terukur bagi kesejahteraan masyarakat Pesawaran. Sinergi dengan Pengadilan Agama Gedong Tataan adalah kunci untuk memaksimalkan potensi tersebut," ujar Hi. Hamid.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Gedong Tataan, Yulistia, S.H., M.Sy., menyambut baik inisiatif BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Beliau menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung penuh program-program keumatan, khususnya dalam memfasilitasi pegawai di lingkungan PA Gedong Tataan untuk menunaikan kewajiban zakatnya dengan lebih mudah dan tepat sasaran.
Melalui pembentukan UPZ ini, diharapkan tata kelola zakat di lingkungan Pengadilan Agama Gedong Tataan menjadi lebih tertib administrasi sesuai dengan regulasi syariat dan perundang-undangan yang berlaku (UU No. 23 Tahun 2011).
Kerja sama ini menandai babak baru kolaborasi strategis antara BAZNAS dan lembaga peradilan di Kabupaten Pesawaran, dengan harapan dapat menjadi katalisator pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat di wilayah Andan Jejama.
BERITA13/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Bantu Palestina, BAZNAS RI Bersama Dubes Mesir Salurkan 5 Mobile Clinic dari Tempo Scan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso menyerahkan lima unit Mobile Clinic dari Tempo Scan di Kairo, Mesir, Selasa (10/2/2026).
Lima unit Mobile Clinic tersebut untuk mendukung penyediaan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan berkepanjangan.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan kepedulian Tempo Scan yang secara konsisten menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina melalui BAZNAS RI.
Menurut Kiai Noor, dukungan lima unit Mobile Clinic sangat dibutuhkan karena mampu menjangkau masyarakat di berbagai lokasi, termasuk wilayah yang sulit mengakses fasilitas kesehatan permanen.
“Tempo Scan ini sudah sering kali memberikan bantuan untuk masyarakat Palestina, baik bantuan pangan maupun bantuan kemanusiaan lainnya. Alhamdulillah, kali ini Tempo Scan kembali menyalurkan bantuan berupa lima unit Mobile Clinic. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Tempo Scan yang terus menjadikan BAZNAS sebagai mitra penyaluran bantuannya,” ujar Kiai Noor di Mesir, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, lima unit Mobile Clinic tersebut telah dilengkapi dengan fasilitas pemeriksaan kesehatan dasar, layanan medis awal, serta dukungan logistik kesehatan guna membantu tenaga medis dalam memberikan pelayanan darurat kepada masyarakat terdampak.
Kiai Noor menegaskan, BAZNAS RI akan terus memastikan lima unit Mobile Clinic tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal melalui koordinasi dengan mitra kemanusiaan di lapangan, agar layanan kesehatan darurat dapat menjangkau kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia.
"Untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat dan efektif, BAZNAS RI juga bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan di Mesir serta jaringan mitra internasional yang berpengalaman dalam penyaluran bantuan di wilayah konflik Palestina," jelasnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan komitmen BAZNAS RI untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas dampak bantuan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat Palestina yang hingga kini masih membutuhkan dukungan internasional.
“Apa yang dilakukan Tempo Scan ini sangat baik dan patut diapresiasi. Melalui kerja sama ini, BAZNAS berharap kontribusi masyarakat dan sektor swasta Indonesia dapat terus mengalir serta memberikan dampak nyata bagi pemulihan kondisi kemanusiaan di Palestina,” ujarnya.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI dan Tempo Scan atas bantuan lima unit Mobile Clinic untuk membantu rakyat Gaza.
“Alhamdulillah, Masya Allah. Hari ini pada tanggal 10 Februari, pertama saya mengucapkan terima kasih, apresiasi kepada BAZNAS yang telah dengan usahanya, upaya yang keras menyediakan lima unit ambulans yang akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan di Gaza,” kata Kuncoro.
Kuncoro berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi pemulihan kondisi kemanusiaan di Palestina.
Terakhir, Kuncoro juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selama ini tidak pernah putus menyalurkan bantuan-bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Gaza.
"Terima kasih kepada masyarakat kita, warga negara Indonesia, baik yang berada di Kairo maupun di Indonesia, atas bantuan-bantuan kemanusiaan baik finansial maupun dukungan lainnya, termasuk material. Insya Allah, kita akan terus berusaha untuk membuka jalur dan melancarkan upaya bantuan kemanusiaan ke Gaza," ujarnya.
BERITA12/02/2026 | Humas Baznas RI
BAZNAS Pesawaran Gelar Pertemuan Strategis dengan Kejaksaan Negeri
GEDONG TATAAN – Dalam rangka memperkuat tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel, jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan silaturahmi resmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Pesawaran pada Selasa, 10 Februari 2026.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hi. A Hamid S, S.H, M.M yang didampingi oleh jajaran pimpinan lainnya yakni Wakil Ketua (Waka) II, Waka IV, Sekretaris, serta sejumlah staf pelaksana BAZNAS.
Fokus Kolaborasi Kelembagaan
Pertemuan ini bertujuan untuk membangun kolaborasi kelembagaan yang lebih erat antara BAZNAS sebagai lembaga pengelola dana umat dengan Kejaksaan Negeri sebagai lembaga penegak hukum. Fokus utama diskusi meliputi:
Pendampingan Hukum: Memastikan seluruh program pendayagunaan zakat berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Optimalisasi Zakat: Membahas potensi kerja sama dalam sosialisasi kewajiban zakat di lingkungan instansi vertikal.
Transparansi: Menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang bersih dan terhindar dari penyimpangan.
Sambutan Hangat Kepala Kejari
Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran, Ibu Umi Kalsum, menyambut hangat kehadiran rombongan BAZNAS. Dalam keterangannya, beliau menyatakan dukungannya terhadap kiprah BAZNAS di Kabupaten Pesawaran.
"Kami menyambut baik inisiatif silaturahmi ini. Kejaksaan Negeri Pesawaran siap mendukung BAZNAS dalam hal pendampingan hukum dan konsultasi agar penyaluran zakat kepada masyarakat yang membutuhkan dapat terlaksana dengan tepat sasaran dan aman secara regulasi," ujar Ibu Umi Kalsum.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam upaya menyejahterakan masyarakat Pesawaran melalui penguatan tata kelola zakat yang profesional.
BERITA10/02/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Baznas Pesawaran dan Pendamping PKH Beri Santunan Pengobatan Warga Wonorejo
TEGINENENG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Bekerja sama dengan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Tegineneng, Baznas menyalurkan bantuan pendampingan dan santunan pengobatan bagi warga di Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo, pada Kamis (06/02/2026).
Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk meringankan beban biaya medis sekaligus memastikan warga prasejahtera mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Poin Utama Aksi Kemanusiaan:
Penyaluran Santunan: Bantuan dana pengobatan diberikan langsung kepada warga yang sedang berjuang melawan penyakit untuk membantu operasional medis yang tidak tercover bantuan lain.
Pendampingan Intensif: Tim pendamping PKH turut memastikan proses administrasi dan rujukan pasien berjalan lancar di fasilitas kesehatan.
Penyediaan Rumah Singgah: Memahami kendala jarak dan biaya akomodasi, Koordinator Pendamping PKH Tegineneng, Saudara Amri, mengupayakan adanya fasilitas rumah singgah bagi pasien selama masa pengobatan berlangsung.
"Kami berusaha memastikan bahwa kendala biaya maupun akomodasi tidak menjadi penghalang bagi warga untuk sembuh. Kehadiran rumah singgah ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga pasien," ujar Amri.
Dampak bagi Masyarakat
Sinergi antara lembaga zakat dan pendamping sosial ini mendapat apresiasi positif dari warga Desa Trimulyo. Kolaborasi ini membuktikan bahwa koordinasi yang baik di tingkat lapangan dapat mempercepat penanganan masalah sosial-kesehatan di Kabupaten Pesawaran.
BERITA06/02/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Sinergi Kemanusiaan, Baznas Pesawaran Dorong Pembentukan UPZ di Lingkungan Polres
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan audiensi ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Pesawaran pada Kamis (05/02/2026). Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan kepolisian setempat.
Landasan Hukum dan Optimalisasi ZIS
Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran, Hi. A Hamid S, S.H, M.M, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di kementerian, lembaga negara, dan pemerintah daerah. Dalam paparannya, A Hamid menekankan pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan institusi penegak hukum untuk mendukung program kesejahteraan umat. "Kami berharap melalui kunjungan ini, dapat segera dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkup Polres Pesawaran. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk sinergi nyata dalam menyukseskan program-program sosial Baznas yang nantinya juga akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Pesawaran," ujar A Hamid.
Respon Positif Kapolres Pesawaran
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Pandhita, S.I.K. Pihaknya menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Baznas dalam mengelola dana ZIS secara profesional dan transparan.
Sebagai langkah tindak lanjut, Kapolres menegaskan akan segera melakukan koordinasi internal dengan jajaran di Polres Pesawaran.
Koordinasi Jajaran: Kapolres akan menginstruksikan unit-unit terkait untuk memetakan potensi ZIS di lingkungan Polres.
Pembentukan UPZ: Polres Pesawaran menyatakan kesiapannya untuk membentuk wadah UPZ resmi sebagai mitra Baznas.
"Kami menyambut baik ajakan kerja sama ini. Kedepannya, kami akan berkoordinasi dengan seluruh jajaran untuk menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah secara terorganisir. Kami siap membentuk UPZ di lingkup Polres Pesawaran sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung program kemanusiaan," tegas AKBP Alvie.
Dengan terbentuknya UPZ di Polres Pesawaran, diharapkan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan dapat lebih masif dan tepat sasaran, memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat melalui nilai-nilai religi.
BERITA05/02/2026 | Humas Baznas Pesawaran
Permudah Pelaporan, BAZNAS RI Optimalkan Aplikasi SiMBA
Pusdiklat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyelenggarakan kajian Selasa pagi (3/2/2026) dengan tema “Sistem Pelaporan Zakat Nasional melalui SiMBA” yang dipandu oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc ,Ph.D.
“Pada pagi hari ini, BAZNAS akan membahas tentang fitur SiMBA pelaporan bulanan, yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan Kota, serta LAZ terhadap peraturan BAZNAS No. 1 Tahun 2023,” ujar Prof Nadra saat membuka acara kajian Selasa Pagi yang dapat ditonton ulang melalui kanal BAZNAS TV, Selasa (3/2/2026).
Menurut Prof Nadra, ada banyak sekali manfaat dalam menggunakan aplikasi SiMBA, antara lain mempermudah membuat laporan pertanggungjawaban keuangan, membantu tata kelola berstandar tinggi, dan tentunya untuk menjaga kepercayaan muzaki.
“Karena SiMBA memungkinkan BAZNAS untuk melaporkan keuangan secara transparan dan komunikatif, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan menggunakan SiMBA, jadi tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan,” jelasnya.
Prof Nadra juga menyampaikan selamat dan apresiasinya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur karena telah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) atas laporan keuangan tahun 2025.
Menurutnya, capaian ini menjadi bukti pengelolaan dana zakat yang transparan dan akuntabel serta menjadi bentuk pertanggungjawaban dari BAZNAS Kaltim kepada masyarakat sebagai muzaki.
“Ini semua karena mereka menggunakan SiMBA secara baik dan benar. Tiap hari mereka meng-input datanya dari SiMBA sehingga pada akhir tahun tinggal di-print out saja laporan akhir tahunnya. Karena itu semuanya sudah siap untuk diperiksa oleh akuntan publik,” kata Prof Nadra.
“Jadi, kepada Bapak Ibu sekalian, kalau mengikuti penggunaan SiMBA ini dengan baik dan benar, maka ada kemudahan yaitu tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan untuk memberikan laporannya. Karena bisa secara langsung dilakukan,” tambahnya.
BAZNAS Kaltim ini, lanjut Prov Nadra, telah membuktikan kepada masyarakat sebagai muzaki, tentang apa-apa saja yang telah dilakukan selama satu tahun ini. Dari mulai pengumpulan hingga pendistribusian kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI Sugianto mengulas secara mendalam Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2023 tentang mekanisme pelaporan pelaksanaan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
“Jadi di dalam peraturan yang telah diatur di undang-undang, BAZNAS maupun LAZ itu dibentuk untuk melaksanakan tugas pengelolaan zakat secara nasional dengan menyelenggarakan fungsi. Ada empat fungsi utama mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan. Jadi kita tidak hanya berfokus pada pengumpulan ataupun penyaluran saja, tetapi harus dibarengi dengan pengendalian yang baik dan dipertanggungjawabkan dengan baik pula,” ujar Sugianto.
Karena bagaimanapun kata dia, BAZNAS merupakan lembaga pengelola zakat yang bekerja atas dasar kepercayaan dari masyarakat. Untuk menjaga kepercayaan masyarakat itu, BAZNAS harus bisa mempertanggungjawabkan dana-dana yang dititipkan masyarakat.
“Bagaimana caranya? Caranya dengan kita membuat atau mempertanggungjawabkan apa-apa yang telah kita lakukan dari dana-dana yang kita kumpulkan di masyarakat. Nah, ini diatur juga di undang-undang di pasal 7, ada di pasal 15 dan pasal 19 terkait dengan kewajiban pelaporan yang harus dibuat oleh BAZNAS,” ungkapnya.
Oleh karena itu tambah Sugianto, timnya selalu memperbarui layanan pelaporan pada Aplikasi SiMBA agar selalu update dan memudahkan para anggota BAZNAS RI maupun BAZNAS Provinsi dan Kabupaten saat membuat laporan melalui SiMBA.
“Mudah-mudahan semakin baik, semakin memudahkan Bapak Ibu sekalian dalam membuat laporan. Kita berusaha untuk selalu berimprovement, selalu meningkatkan baik dari sisi aplikasi maupun dari sisi pendampingan ataupun dari sisi layanan dalam hal penyusunan laporan itu,” tambahnya.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengusung tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum bulan Ramadan. Tagline ini menegaskan posisi zakat sebagai kekuatan sosial nasional yang berperan strategis dalam menjawab berbagai persoalan bangsa, mulai dari kemiskinan hingga penanganan bencana.
Tagline tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026: Zakat Menguatkan Indonesia yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline ini merepresentasikan semangat kolektif untuk menjadikan zakat sebagai instrumen penguatan ketahanan sosial dan ekonomi nasional.
“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.
Ia mencontohkan peran zakat dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Menurutnya, zakat berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang mampu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak. “Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa tagline ini bukan sekadar simbol, melainkan penegasan atas peran zakat sebagai fondasi pembangunan sosial. “Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” katanya.
Sejalan dengan hal tersebut, ia menilai bahwa tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia cenderung meningkat menjelang dan selama bulan Ramadan. Pada periode ini, zakat, infak, dan sedekah menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat lintas lapisan.
Terkait arah kebijakan, Kiai Noor menyampaikan bahwa BAZNAS pada tahun 2026 akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan secara menyeluruh, mulai dari fase tanggap darurat, pemulihan, hingga rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. Beberapa program pemulihan pascabencana yang telah disiapkan dan dijalankan antara lain Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid.
Wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan berbasis zakat. “Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” jelas Kiai Noor.
Selain fokus pada kebencanaan, BAZNAS juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkokoh Indonesia dari tingkat akar rumput.
Menutup pernyataannya, Kiai Noor berharap tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” dapat menjadi ajakan bersama bagi seluruh elemen bangsa. “Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” pungkasnya.
Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, para deputi, direktur, serta amil dan amilat BAZNAS yang terlibat dalam pelaksanaan Program Ramadan BAZNAS 2026.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Kursi Roda untuk Ibu Dahlia, Warga Sukaraja yang Alami Cedera Patah Kaki
PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Kamis (29/01/2026). Kali ini, bantuan berupa satu unit kursi roda diserahkan kepada Ibu Dahlia, warga Sukaraja I, RT 001/RW 000, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan.
Penyaluran bantuan ini dilakukan menyusul kondisi Ibu Dahlia yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat cedera patah kaki setelah terjatuh di kamar mandi beberapa waktu lalu. Saat ini, Ibu Dahlia tinggal sementara di kediaman salah satu putrinya.
Kondisi keluarga Ibu Dahlia mendapat perhatian khusus karena situasi yang cukup mendesak. Mengingat putrinya yang pemilik rumah sedang bekerja di Jakarta dan berhalangan pulang, perawatan Ibu Dahlia kini ditangani langsung oleh putrinya yang lain, Cherli Medila. Cherli diketahui rela menempuh perjalanan jauh dan pulang dari Kalimantan khusus untuk merawat sang ibunda di masa pemulihan ini.
Kehadiran Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta memberikan sarana mobilitas yang layak bagi Ibu Dahlia selama proses penyembuhan.
Cherli Medila, yang mewakili keluarga penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas respons cepat BAZNAS Pesawaran. Bantuan ini dinilai sangat krusial mengingat Ibu Dahlia membutuhkan bantuan penuh untuk bergerak.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran atas perhatian dan bantuannya. Jujur, situasi kami sedang sulit karena kakak di Jakarta tidak bisa pulang, sehingga saya yang dari Kalimantan harus segera kemari untuk merawat Ibu. Kursi roda ini sangat membantu saya dalam mengurus Ibu sehari-hari, terutama untuk berjemur atau bergerak di dalam rumah," ungkap Cherli Medila dengan penuh haru saat menerima bantuan.
Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Pesawaran dalam mengelola dana umat untuk membantu warga yang tertimpa musibah dan membutuhkan pertolongan mendesak di bidang kesehatan.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Sungai Langka
PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat. Pada Kamis (29/01/2026), tim menyalurkan bantuan kesehatan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Sarbini, warga Dusun III, RT 001/RW 001, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan.
Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat BAZNAS Pesawaran terhadap kondisi Bapak Sarbini yang tengah berjuang melawan komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Kondisi kesehatan tersebut menyebabkan keterbatasan mobilitas fisik, sehingga kehadiran alat bantu gerak menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran menyerahkan bantuan secara langsung di kediaman penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas harian Bapak Sarbini serta membantu pihak keluarga dalam proses perawatan dan pengobatan.
Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur mendalam atas respons dan kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS Pesawaran.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran. Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi Bapak, karena selama ini beliau kesulitan untuk bergerak akibat sakit jantung dan ginjal yang dideritanya. Ini sangat memudahkan kami untuk merawat beliau," ujar perwakilan keluarga Bapak Sarbini di sela-sela penyerahan.
Langkah ini merupakan implementasi nyata dari pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan masyarakat kepada BAZNAS Pesawaran, untuk kemudian disalurkan kembali kepada para mustahik yang membutuhkan dukungan, khususnya di bidang kesehatan dan kemanusiaan.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Perkuat Tata Kelola RSB, BAZNAS Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Strategis
GEDONG TATAAN – Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Tim Manajemen Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran pada Selasa (27/01). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor BAZNAS ini fokus pada evaluasi tata kelola administratif serta penguatan standar pelayanan minimal.
Rapat ini merupakan langkah preventif dan korektif untuk memastikan bahwa setiap operasional RSB sejalan dengan prinsip 3 Aman BAZNAS, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Diskusi teknis dalam rakor tersebut mencakup sinkronisasi data mustahik, efisiensi distribusi obat-obatan, hingga pengembangan layanan kesehatan jemput bola ke desa-desa di sekitar RSB.
Penguatan tata kelola dipandang sebagai fondasi utama agar RSB Pesawaran dapat menjadi rujukan utama layanan kesehatan gratis yang berkualitas. Tim manajemen RSB diminta untuk terus melakukan inovasi dalam pelaporan digital agar para muzaki dapat melihat dampak nyata dari zakat yang mereka salurkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menekankan bahwa profesionalitas manajemen RSB adalah cerminan dari marwah lembaga dalam mengelola amanah umat.
"RSB bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa; ini adalah simbol kehadiran zakat di tengah kesulitan masyarakat. Oleh karena itu, tata kelolanya harus semakin akuntabel dan profesional. Melalui rakor ini, kita ingin memastikan setiap rupiah dana zakat dikonversi menjadi layanan kesehatan yang unggul dan manusiawi. Kami ingin RSB Pesawaran menjadi standar emas pelayanan kesehatan kaum dhuafa," tegas Hi. Hamid.
Melalui koordinasi ini, BAZNAS Pesawaran menargetkan adanya peningkatan kepuasan pasien dan perluasan cakupan layanan kesehatan luar gedung. Dengan manajemen yang solid, RSB diharapkan mampu merespons kebutuhan medis darurat secara lebih cepat dan terukur di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Efektivitas Zakat, BAZNAS Pesawaran Koordinasikan Penguatan Regulasi dengan Wakil Bupati
GEDONG TATAAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Pesawaran, Bapak Antonius Muhammad Ali, di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Selasa (27/1). Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi BAZNAS untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam pertemuan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS memaparkan target capaian tahunan serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Fokus utama diskusi tertuju pada perlunya dukungan regulasi yang lebih kuat, baik dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbup), guna menciptakan sistem pengumpulan zakat yang lebih terstruktur dan masif di lingkungan ASN maupun sektor swasta.
Dukungan regulasi dinilai krusial untuk memberikan kepastian hukum dan standarisasi tata kelola zakat. BAZNAS Pesawaranberharap pemerintah daerah dapat mendorong kebijakan yang mewajibkan atau mengimbau secara formal pembayaran zakat melalui lembaga resmi, demi menjamin penyaluran yang tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan di Pesawaran.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menegaskan bahwa kolaborasi antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga zakat adalah kunci keberhasilan pembangunan sosial.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Wakil Bupati sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap gerakan zakat. Untuk mencapai target pengumpulan yang optimal, kami membutuhkan 'payung hukum' yang lebih spesifik. Dengan adanya Perda atau Perbup yang kuat, BAZNAS Pesawaran akan memiliki legitimasi lebih untuk merangkul seluruh potensi muzaki di Pesawaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Hi. Hamid.
Wakil Bupati Pesawaran menyambut baik aspirasi tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mengkaji penguatan regulasi tersebut. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan menjadikan zakat sebagai salah satu pilar penopang ekonomi umat di Bumi Andan Jejama.
BERITA27/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Bedah Rumah Warga Way Lima: Harapan Baru di Tengah Duka
PESAWARAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Kamis (15/01/2026). Kali ini, bantuan diberikan kepada Joko Turyono, warga Dusun 03 Condong Sari, Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima.
Langkah ini diambil bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan sebagai bentuk empati mendalam bagi Joko yang baru saja kehilangan sang istri. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan serta semangat baru bagi keluarga yang tengah dalam masa duka tersebut.
Melalui program ini, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir berharap dapat terus mentransformasi dana zakat menjadi solusi konkret bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup warga di Bumi Andan Jejama.
"Zakat bukan sekadar kewajiban, tapi jembatan harapan bagi mereka yang sedang berjuang di titik terendah." Ujarnya di lokasi.
BERITA24/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Asa Kembali Terajut: Tangis Haru Iringi Bagas Kembali ke Sekolah Berkat BAZNAS Pesawaran
PESAWARAN – Suasana haru menyeruak di sebuah rumah sederhana di Dusun Sukaraja II, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan. Di sana, harapan Bagas Saputera untuk kembali mengenyam pendidikan yang sempat terputus, kini menyala kembali.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran hadir membawa "angin segar" melalui santunan pendidikan pada Jumat (15/01/2026). Bantuan ini bukan sekadar angka nominal, melainkan sebuah penyelamat bagi masa depan Bagas dan bukti nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat Bumi Andan Jejama.
Momen penyerahan bantuan disambut isak tangis bahagia orang tua Bagas. Doa panjang mereka agar sang buah hati bisa kembali bersekolah, akhirnya terjawab.
"Alhamdulillah, kami tak henti mengucap syukur. Terima kasih kepada BAZNAS Pesawaran yang telah peduli nasib anak kami. Melihat Bagas bisa sekolah lagi adalah kebahagiaan terbesar bagi kami orang tuanya," ucap ibunda Bagas dengan mata berkaca-kaca, tak kuasa menahan haru.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawab lembaga dalam menjaga amanah umat.
"Ini adalah amanah dari para muzakki. Kami tidak ingin ada anak di Pesawaran yang harus mengubur mimpinya hanya karena kendala biaya. Semoga ini menjadi penyemangat baru bagi Bagas untuk mengejar cita-citanya," tuturnya di lokasi.
Kini, seragam sekolah itu siap dikenakan kembali. Senyum Bagas yang merekah menjadi saksi bahwa kepedulian bersama mampu mengubah keputusasaan menjadi harapan nyata.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Sambut Kapolres Baru, BAZNAS Pesawaran Harapkan Sinergi Terus Terjalin
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran. Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S.
Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyambut hangat kehadiran AKBP Alvie Granito Panditha sebagai Kapolres Pesawaran yang baru. Ia berharap hubungan harmonis antara kepolisian dengan lembaga keagamaan dan sosial seperti BAZNAS dapat terus terjalin erat demi menjaga kondusivitas serta kesejahteraan masyarakat Pesawaran.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Apresiasi Kinerja AKBP Heri Sulistyo Nugroho dalam Acara Pisah Sambut Kapolres
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran yang digelar di Aula Pemda Pesawaran pada Sabtu (11/01/2026). Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S.
Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyempatkan diri untuk menyampaikan salam perpisahan sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada AKBP Heri Sulistyo Nugroho.
"Mewakili keluarga besar BAZNAS Pesawaran, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang luar biasa selama Bapak AKBP Heri memimpin di Bumi Andan Jejama. Kami mendoakan kesuksesan beliau di tempat tugas yang baru sebagai Wadir Intelkam Polda Jatim, semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah," ujar Kiai Endang.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
KH. Endang Zainal Khidir Hadiri Pisah Sambut Kapolres, Doakan Kesuksesan AKBP Heri di Polda Jatim
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, turut menghadiri acara pisah sambut (kenal pamit) Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pesawaran di Aula Pemda Pesawaran pada Sabtu (11/01/2026). Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., kepada pejabat baru, AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S.
Momen pergantian tongkat komando di tubuh Polri Resor Pesawaran ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Diketahui, Kapolres Pesawaran yang baru, AKBP Alvie Granito Panditha, sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri. Sementara itu, pejabat lama AKBP Heri Sulistyo Nugroho akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Endang menyempatkan diri untuk menyampaikan salam perpisahan sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada AKBP Heri Sulistyo Nugroho.
"Mewakili keluarga besar BAZNAS Pesawaran, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang luar biasa selama Bapak AKBP Heri memimpin di Bumi Andan Jejama. Kami mendoakan kesuksesan beliau di tempat tugas yang baru sebagai Wadir Intelkam Polda Jatim, semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah," ujar Kiai Endang.
BERITA11/01/2026 | Humas BAZNAS Pesawaran
Usia Senja dan Sakit, BAZNAS Pesawaran Hadir Menolong Mbah Sarwah
Di usia 81 tahun, Mbah Sarwah, warga Desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, menjalani hari-harinya dalam kondisi kesehatan yang semakin rapuh. Tubuh yang renta membuatnya kerap menahan sakit, sementara keterbatasan ekonomi menjadikan pengobatan sebagai perjuangan yang tidak mudah.
Dalam sunyi usia senja, harapan itu datang melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu Mbah Sarwah mendapatkan perawatan yang lebih layak.
Bantuan ini bukan sekadar bantuan biaya, melainkan wujud kepedulian dan kasih sayang umat kepada seorang lansia yang sedang diuji. BAZNAS Pesawaran berharap, kehadiran zakat dapat menjadi penguat langkah Mbah Sarwah agar tetap tabah menjalani hari-hari di sisa usianya.
"Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, ketabahan, dan perlindungan kepada Mbah Sarwah, serta membalas kebaikan para muzaki dengan pahala yang berlipat ganda."
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Berikan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Muhadi (42), Pejuang Gagal Ginjal
Di usianya yang baru menginjak 42 tahun, Bapak Muhadi, warga Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, harus berjuang melawan gagal ginjal yang mengubah seluruh hidupnya. Setiap hari, ia menjalani Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) secara mandiri demi mempertahankan hidup, sebuah perjuangan berat yang menuntut keteguhan fisik dan mental.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu meringankan beban biaya perawatan yang harus dijalani Bapak Muhadi secara rutin.
Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi Bapak Muhadi dan keluarganya agar tetap kuat menghadapi ujian sakit yang panjang. BAZNAS Pesawaran terus berkomitmen menghadirkan kepedulian umat melalui dana zakat, infak, dan sedekah, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.
"Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan kepada Bapak Muhadi, serta membalas kebaikan para muzaki dengan pahala yang berlipat ganda."
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Bapak Nasution
Di tengah perjuangannya melawan berbagai penyakit yang diderita, Bapak Nasution, warga Desa Padang Manis, Kecamatan Way Lima, tetap berusaha bertahan dengan segala keterbatasan. Gangguan penglihatan, infeksi usus, asam lambung akut, hingga penyakit jantung yang dideritanya membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk membantu meringankan beban biaya dan mendukung proses pengobatan Bapak Nasution.
Bantuan tersebut bukan sekadar bantuan biaya, tetapi juga penguat harapan agar Bapak Nasution tetap berjuang dan tidak merasa sendirian menghadapi sakitnya. Melalui program kesehatan, BAZNAS Pesawaran terus berikhtiar menghadirkan kepedulian umat, menjadikan dana zakat sebagai penyambung harapan bagi mereka yang sedang diuji.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Bantu Pengobatan Mbah Yamidi yang Sakit Menahun
Puluhan tahun hidup dalam kondisi sakit, Mbah Yamidi, warga Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, hanya bisa menjalani hari-harinya dengan keterbatasan. Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, pengobatan yang layak menjadi harapan yang tak mudah ia gapai.
Kepedihan itu mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Melalui program bantuan kesehatan, BAZNAS Pesawaran menyalurkan bantuan pengobatan untuk meringankan beban Mbah Yamidi yang telah lama berjuang melawan penyakitnya.
Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi Mbah Yamidi agar tetap dapat melanjutkan pengobatan dan menjalani hari dengan lebih baik. BAZNAS Pesawaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi mustahik, memastikan dana zakat benar-benar menjadi penolong bagi mereka yang paling membutuhkan.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.
Lihat Daftar Rekening →