WhatsApp Icon
RSB Pesawaran Berikan Edukasi Scabies dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Santri Diniyyah Putri

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran kembali melaksanakan kegiatan layanan kesehatan luar gedung di Perguruan Diniyyah Putri Lampung, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.25 WIB tersebut mengangkat tema “Penyuluhan Kesehatan Scabies dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis”. Layanan diberikan kepada santri dan tenaga pengajar sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan sekaligus mendukung deteksi dini berbagai keluhan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, RSB Pesawaran menugaskan dokter umum dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. bersama tiga staf. Selain mendapatkan edukasi mengenai scabies, peserta juga memperoleh pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara gratis.

Sebanyak 85 penerima manfaat mengikuti kegiatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah keluhan kesehatan, antara lain ISPA, dyspepsia, dermatitis, febris, konjungtivitis, dan cephalgia.

dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes. mengatakan, edukasi mengenai scabies penting diberikan di lingkungan pesantren karena interaksi dan aktivitas bersama yang cukup tinggi dapat meningkatkan risiko penularan apabila kebersihan diri dan lingkungan tidak diperhatikan.

“Kami berharap para santri dan tenaga pengajar semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, sehingga scabies maupun keluhan kesehatan lainnya dapat dicegah dan ditangani sejak dini,” ujar dr. Redha.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen RSB Pesawaran dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan akses pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara langsung.

Melalui layanan kesehatan luar gedung, RSB Pesawaran tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga mendorong terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.

#BAZNASRI
#CahayaZakat
#BAZNASKabupatenPesawaran
#RumahSehatBAZNASPesawaran
#RSBIndonesia

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Pimpinan dan Staf BAZNAS Pesawaran Ikuti Pra-RAKORNAS BAZNAS Secara Daring

Pimpinan dan staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mengikuti kegiatan Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-RAKORNAS) BAZNAS secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia. Pra-RAKORNAS menjadi bagian dari persiapan koordinasi nasional sekaligus momentum untuk mengevaluasi capaian program dan kinerja pengelolaan zakat di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, MA., menyampaikan sambutan dan laporan. Kegiatan kemudian dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mujahid, M.Sc.

Salah satu agenda utama adalah pemaparan materi oleh Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI, H. Syarifuddin, S.Ag., ME., mengenai evaluasi pencapaian RKAT 2026 pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota.

Selain evaluasi program, Pra-RAKORNAS juga diisi dengan penggalangan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., mengatakan keikutsertaan dalam Pra-RAKORNAS penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pelaksanaan program BAZNAS di daerah tetap sejalan dengan arah kebijakan nasional.

“Pra-RAKORNAS menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan koordinasi agar pengelolaan zakat semakin efektif dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Hi. Hamid.

Menurutnya, evaluasi secara berkala diperlukan agar setiap program yang dijalankan BAZNAS Pesawaran dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi tata kelola, perencanaan maupun dampaknya bagi mustahik.

Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Pesawaran berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS RI dan BAZNAS di berbagai daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat serta memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Pendamping Lumbung Pangan BAZNAS Bahas Pengajuan Alsintan dan Persiapan Panen Raya di Desa Kutoarjo

Pendamping Program Lumbung Pangan BAZNAS, Galih Tirta Yudanta, mengunjungi kediaman Ketua Gapoktan Makarti Jaya di Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memusyawarahkan pengajuan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui Google Form. Pertemuan dihadiri Ketua Gapoktan serta sejumlah petani binaan.

Selain membahas pengajuan alsintan, pertemuan juga membahas persiapan pelaksanaan panen raya yang direncanakan berlangsung pada September mendatang. Para petani turut menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi, terutama kekeringan dan serangan hama tikus yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman.

Menurut Galih, kondisi kekeringan terjadi hampir di seluruh wilayah Lampung. Di Desa Kutoarjo, pengairan irigasi dilakukan secara bergilir untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.

“Petani tetap berikhtiar melalui perawatan tanaman dan pengendalian hama. Untuk tikus, sudah beberapa kali dilakukan gropyokan atau gerakan pengendalian hama bersama BPP Kecamatan Gedong Tataan dan PPL,” ujar Galih.

Ia berharap upaya pengendalian tersebut dapat menjaga populasi hama tetap terkendali hingga masa panen. Para petani juga didorong untuk terus melakukan perawatan tanaman secara optimal sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas.

 

#CahayaZakat

#LumbungPangan

#BadanAmilZakatNasional

 

19/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
RSB Pesawaran Edukasi Santri tentang Scabies dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran melaksanakan kegiatan luar gedung di Pondok Pesantren Al-Farabi, Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Selasa (18/8/2026). Kegiatan berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB dengan agenda penyuluhan kesehatan tentang scabies dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan tersebut melibatkan satu dokter umum, dr. Jihan Azzahra Namira, bersama tiga staf RSB Pesawaran. Sebanyak 350 penerima manfaat yang terdiri atas santri, guru pondok pesantren, serta masyarakat sekitar mendapatkan edukasi kesehatan, pemeriksaan, dan pemberian obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan.

Dalam penyuluhan, santri diberikan pemahaman mengenai scabies, pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta langkah pencegahan agar penyakit kulit tersebut tidak mudah menular di lingkungan pesantren.

“Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sangat penting untuk mencegah scabies. Jika muncul keluhan seperti gatal yang menetap, sebaiknya segera diperiksa agar dapat ditangani sejak dini,” ujar dr. Jihan Azzahra Namira.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah keluhan kesehatan, di antaranya dermatitis dan cephalgia. Melalui kegiatan ini, RSB Pesawaran tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya santri, terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu deteksi dini masalah kesehatan sekaligus memperkuat edukasi kesehatan di lingkungan pondok pesantren.

 

#BaznasRI

#CahayaZakat

#BaznasKabupatenPesawaran

#RumahSehatBaznasPesawaran

#Rsbindonesia

 

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Petani Binaan BAZNAS Lakukan Pemupukan untuk Jaga Produktivitas Cabai Rawit

Petani Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, melakukan pemupukan tanaman cabai rawit sebagai upaya menjaga pertumbuhan dan produktivitas tanaman di tengah kondisi lahan yang cenderung kering.

Monitoring dilakukan Pendamping Program Lumbung Pangan BAZNAS, Galih Tirta Yudanta, di lahan milik Bapak Handoyo. Selain mengusahakan tanaman padi, Handoyo memanfaatkan lahan seluas sekitar 25 x 25 meter di sekitar areal persawahannya untuk menanam sekitar 1.000–1.200 batang cabai rawit yang kini berusia sekitar 70 hari setelah tanam (HST).

Pemupukan dilakukan menggunakan pupuk kandang dari kotoran ayam dan kambing yang telah difermentasi sempurna, dengan takaran sekitar 2–3 genggam per tanaman. Pupuk organik tersebut dimanfaatkan untuk membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan bahan organik, sekaligus menjaga kemampuan tanah dalam menyimpan air dan nutrisi.

“Pupuk kandang dipilih karena relatif hemat biaya dan mudah diperoleh. Sebagian masyarakat di Desa Kutoarjo juga memelihara unggas dan kambing sehingga bahan bakunya cukup tersedia,” ujar Galih.

Pemanfaatan lahan untuk tanaman cabai diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi Handoyo. Upaya tersebut menjadi penting di tengah penurunan produktivitas lahan padinya akibat kendala kekeringan dan serangan hama tikus.

Melalui pendampingan Program Lumbung Pangan BAZNAS, petani didorong untuk mengoptimalkan lahan dan mengembangkan usaha pertanian yang adaptif, efisien, serta mampu memberikan nilai tambah bagi ekonomi keluarga.

#CahayaZakat

#LumbungPangan

#BadanAmilZakatNasional

 

18/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

Peduli Stunting, BAZNAS Bersama BKKBN Luncurkan Layanan Sedekah GENTING
Peduli Stunting, BAZNAS Bersama BKKBN Luncurkan Layanan Sedekah GENTING
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN secara resmi meluncurkan layanan sedekah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Program ini bertujuan untuk menggalang sedekah dari masyarakat guna mendukung penanggulangan stunting di seluruh Indonesia. Untuk tahun 2025, BAZNAS bersama BKKBN berupaya membantu satu juta keluarga berisiko stunting dari keluarga miskin ekstrem. Peluncuran layanan Sedekah Genting ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si, dan Deputi V Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd., di Gedung BAZNAS RI, Matraman, Jakarta, pada Kamis (27/2/2025). Deputi 2 BAZNAS RI Dr. H. M Imdadun Rahmat, M.Si, menyampaikan, program layanan Sedekah GENTING merupakan bentuk sinergi nyata antara kementerian dan BAZNAS dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Imdadun menambahkan, pada tahun 2025 ini isu stunting menjadi salah satu dari 10 program prioritas BAZNAS. Imdadun mengungkapkan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan stunting dengan pendekatan berbasis kesejahteraan sosial. "Kalau tahun sebelumnya kita hanya delapan program prioritas maka tahun 2025 ini bertambah dua, yaitu program penanganan stunting dan program penanganan miskin ekstrem, oleh karena itu tepat sekali hari ini kita mulai dengan satu inisiatif yang luar biasa, untuk menggalang solidaritas, untuk menggalang semangat menjadi orang tua asuh bagi anak-anak kita yang stunting," ungkapnya. Imdadun menjelaskan, BAZNAS akan melakukan kampanye besar-besaran untuk mendorong dan mengajak masyarakat agar menjadi orang tua asuh dengan bersedekah melalui program GENTING ini. Ia berharap, dengan banyak dana terkumpul maka akan banyak intervensi bantuan yang bisa dilakukan BAZNAS. "Kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang selama ini telah bermitra bersama BAZNAS," ujarnya. Sementara itu, Deputi V Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan BAZNAS dalam program ini. “Kami menyambut baik kolaborasi dengan BAZNAS RI dalam mendukung program GENTING. Dengan sinergi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang ikut serta dalam gerakan sosial ini untuk membantu anak-anak Indonesia mendapatkan gizi yang cukup," jelasnya. "Bantuan ini nantinya akan diwujudkan dalam empat bentuk, yang sifatnya bantuan nutrisi, kemudian yang non-nutrisi bantuan perbaikan rumah agar layak huni, termasuk juga sanitasi yang baik dan air bersih, dan juga nanti kita ada kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendorong edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat," jelasnya. BAZNAS dan BKKBN juga mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam Sedekah GENTING dapat menyalurkan donasi melalui rekening resmi: Bank BTN 12101300011983 a.n. Badan Amil Zakat Nasional. Dengan sedekah ini, setiap orang dapat turut serta menjadi bagian dari solusi dalam mencegah dan menanggulangi stunting di Indonesia.
BERITA01/03/2025 | Ahmad Fudloli
Lumbung Pangan BAZNAS Bantu 80 Petani Binaan Jadi Muzaki
Lumbung Pangan BAZNAS Bantu 80 Petani Binaan Jadi Muzaki
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program Lumbung Pangan sejak 2022 hingga 2024 telah berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani binaan dengan mengentaskan 80 petani yang sebelumnya merupakan penerima manfaat (mustahik) kini telah menjadi muzaki. Sebanyak 80 muzaki baru ini tersebar di berbagai titik, yakni di Sukabumi sebanyak 40 orang, Sragen 31 orang, Garut 5 orang, Kalimantan Selatan 3 orang, dan Sleman 1 orang. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi yang baik antara BAZNAS dan para petani binaan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, para muzaki baru tersebut memiliki penghasilan hingga Rp21.309.975 per bulan, melampaui nisab zakat tahun 2023 sebesar Rp6.828.806. “Program Lumbung Pangan adalah bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi mustahik di pedesaan, khususnya di bidang pertanian melalui pendekatan agribisnis berkelanjutan,” ujar Saidah. Saidah mengungkapkan, program Lumbung Pangan dimulai sejak 2019 di Kabupaten Serang dengan membina 15 petani Pamaraian. Saat ini, program ini berkembang ke 10 titik lokasi dan berhasil mengentaskan 80 petani menjadi muzaki, terdiri dari 74 laki-laki dan 6 perempuan. “Kami mendorong para petani membentuk kelompok usaha agar mampu mengelola produktivitas, kualitas, serta kontinuitas pasokan produk pertanian. Selain itu, kelompok tersebut nantinya diharapkan dapat membangun jaringan distribusi dan mengembangkan produk turunan,” ucap Saidah. Selain muncul muzaki baru, lanjut Saidah, sebanyak 73 petani binaan juga telah melampaui had kifayah yang tersebar di enam lokasi, yaitu Garut (23 orang), Sragen (20 orang), Sukabumi dan Kalimantan Selatan (masing-masing 11 orang), Sleman (5 orang), serta Al-Ittifaq Bandung (3 orang). “Sementara itu, 126 petani yang telah terangkat di atas garis kemiskinan juga tersebar di titik-titik program yang sama, ditambah 6 orang di Teluknaga,” ungkapnya. Dari total 1.577 petani binaan program ini, sebanyak 730 orang atau sekitar 46,29 persen telah terdokumentasi dalam dashboard sebaran program Lumbung Pangan. “Dari 730 petani yang sudah masuk dalam sistem, sebanyak 132 orang telah mencapai kemandirian ekonomi, sementara 598 orang lainnya masih aktif dalam pendampingan program dan terus berproses menuju kemandirian,” katanya. Saidah mengimbuhkan, BAZNAS akan terus memperluas cakupan program Lumbung Pangan agar lebih banyak petani yang dapat keluar dari jerat kemiskinan dan bertransformasi menjadi muzaki. “Dengan pencapaian ini, BAZNAS berharap program Lumbung Pangan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian yang berkelanjutan, membawa kesejahteraan bagi para petani, dan menguatkan peran zakat dalam membangun ekonomi umat,” harapnya.
BERITA28/02/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Ajak Generasi Muda Penerima Beasiswa Santri Tingkatkan Literasi Zakat
BAZNAS Ajak Generasi Muda Penerima Beasiswa Santri Tingkatkan Literasi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan pembinaan bagi peserta penerima Beasiswa Santri BAZNAS tahun 2024/2025, bertajuk "Zakat dan Generasi Muda", yang berlangsung secara daring melalui kanal Youtube BAZNAS RI, Kamis (27/2/2025). Program Beasiswa Santri BAZNAS ini ditujukan bagi santri kelas 12 Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat yang berprestasi dan memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan kampus favorit Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS Farid Septian, serta 10.000 penerima manfaat Beasiswa Santri BAZNAS RI yang tersebar di seluruh Indonesia. Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, menegaskan pentingnya para santri penerima beasiswa BAZNAS untuk menerapkan prinsip "Man jadda wajada", yakni siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Ia juga mengucapkan selamat kepada para santri yang telah lulus seleksi Program Beasiswa Santri BAZNAS 2024/2025. “Prinsip ini harus diyakini dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap adik-adik unggul dalam bidang akademis, namun tetap memperkuat aspek spiritual agar menjadi pribadi yang seimbang antara ilmu dan akhlak,” ujar Mahdum. Lebih lanjut, Mahdum menyampaikan, pada tahun 2024, BAZNAS RI telah menyalurkan dana ZIS Nasional untuk pendidikan sebesar Rp922,7 miliar dengan total penerima manfaat sebanyak 1.628.976 orang. "Hal ini menunjukkan komitmen kuat BAZNAS dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya. Mahdum juga menyoroti rendahnya literasi zakat di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, ia menegaskan, sosialisasi dan edukasi zakat perlu terus ditingkatkan agar masyarakat lebih memahami pentingnya zakat. Dengan penghimpunan dan penyaluran zakat yang lebih optimal, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu, termasuk kalangan pelajar. Dengan adanya Program Beasiswa Santri BAZNAS, kata Mahdum, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi serta mampu berkontribusi bagi bangsa dan agama. "Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa santri-santri berprestasi memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan tinggi, tanpa terkendala faktor finansial," ujar Mahdum. "Kami berharap akan banyak santri penerima beasiswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri," ujarnya.
BERITA27/02/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS, Kemlu RI, MUI, dan LSM Targetkan Penggalangan Dana Rp3,2 Triliun untuk Palestina
BAZNAS, Kemlu RI, MUI, dan LSM Targetkan Penggalangan Dana Rp3,2 Triliun untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), juga para perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia melakukan penandatanganan dukungan kampanye Bersama Indonesia untuk Palestina, dengan menargetkan penggalangan dana sebesar Rp3,2 triliun. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Mata, Lc., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Ketua Majelis Ulama Indonesia (Pusat) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., serta perwakilan dari FOZ, POROZ, Indonesian Humanitarian Alliance (IHA), juga perwakilan lembaga kemanusiaan lainnya, di Kemlu RI, Jakarta (26/2/2024). Wakil Menteri Luar Negeri Anis Mata, Lc., menyampaikan pandangannya terkait gerakan solidaritas untuk Palestina melalui hasil dialog dalam rentang waktu selama tiga bulan terakhir bersama dengan berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). “Tujuannya agar dapat menyalurkan bantuan ke Palestina dengan tiga sasaran utama: strategis, berdampak signifikan, dan simbolik mewakili Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia. Kita melakukan kombinasi dalam melakukan penggalangan dana yang signifikan,” ungkap Anis. Wamenlu Anis menambahkan, salah satu tugas Kemlu adalah memfasilitasi gerakan diplomasi kemanusiaan ini, juga menggunakan segala jalur diplomasi untuk menyalurkan bantuan ke wilayah Gaza. “Kami berharap dapat menggalang bantuan sebanyak-banyaknya. Momen Ramadan juga akan dimanfaatkan untuk mengumpulkan target dana senilai 200 juta dolar AS atau setara Rp3,2 triliun,” ucapnya. Wamenlu Anis juga menyampaikan bahwa penggalangan dana tersebut dilakukan untuk membantu rekonstruksi Gaza. Pihaknya juga mengatakan NGO akan mengambil peran dalam membangun kampung Indonesia dari penggalangan dana tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, & Pengembangan Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., menyampaikan bahwa Indonesia telah banyak mengorganisir kegiatan yang berkaitan dengan Palestina dan akan terus melakukan kajian terhadap tiga program yang dicanangkan oleh BAZNAS. “Kita telah membersamai semua lembaga organisasi yang sifatnya formal dan telah memberikan dukungan dengan berbagai cara, salah satunya dalam bentuk donasi,” ucapnya. Hingga saat ini BAZNAS telah menyalurkan bantuan masyarakat Indonesia sebesar Rp…. bagi masyarakat Palestina, bekerja sama dengan mitra-mitra terpercaya. “BAZNAS bersama MUI dan Kementerian Luar Negeri mencanangkan tiga program yang akan kita jalankan, di antaranya masa tanggap darurat, masa recovery, dan masa rekonstruksi. Mudah-mudahan kolaborasi yang baik ini akan mampu memberikan bantuan yang optimal bagi masyarakat Palestina,” ujar Zainulbahar. Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (Pusat) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., menegaskan pentingnya meningkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Basyariah bagi bangsa Indonesia dan sahabat bangsa Palestina. Dengan peran penting dalam bidang diplomasi dan politik, MUI meyakini bahwa upaya ini dapat mengatasi berbagai bentuk konflik yang terjadi. “Saya tidak henti-hentinya membersamai, dan BAZNAS Indonesia sudah mengirimkan bantuan sosial bersama dengan bantuan lainnya. Hari ini kita memperkuat momentum gerakan ini. Waktunya kita bersatu, sementara Kementerian Luar Negeri mendorong konsolidasi internasional serta berbagai gerakan kemanusiaan untuk mengambil langkah penting,” ungkap Sudarnoto. Turut hadir perwakilan lembaga amal dan lembaga kemanusiaan di Indonesia, di antaranya Maemuna Center, INH, Human Initiative, Qudwah Indonesia, LAZ IZI, GHN, Rumah Zakat, DMI, Nurul Hayat, Dompet Dhuafa, NPC, Mer-C, Relawan Nusantara, LMI, dtPeduli, YBM PLN, ZIS Indosat, Yakesma, Yatim Mandiri, Kasih Palestina, Aqsa Working Group, Adara, Alquds Volunteer Indonesia, LAZISNU, LAZNAS Dewan Da’wah, LAZISMU, hingga BMH.
BERITA27/02/2025 | Ahmad Fudloli
Sukses Berdayakan Mustahik, Program Zmart BAZNAS RI Cetak 224 Muzaki Baru
Sukses Berdayakan Mustahik, Program Zmart BAZNAS RI Cetak 224 Muzaki Baru
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program pemberdayaan ekonomi Zmart kembali berhasil memberdayakan 224 mustahik binaan naik kelas menjadi muzaki pada awal tahun 2025 ini. Adapun penghasilan yang didapatkan oleh 224 mustahik binaan usaha warung Zmart berkisar Rp5.567.000 hingga Rp25.267.700 per bulan dengan nishab Rp5.300.000 (2020) dan Rp.6.644.868 (2021). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., mengatakan, pencapaian ini menjadi bukti efektivitas zakat sebagai instrumen pemberdayaan. “Program Zmart bukan sekadar bantuan ekonomi, tetapi upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas usaha ritel mikro. Mustahik yang dulu menerima zakat kini menjadi muzaki yang berkontribusi kembali kepada masyarakat,” ujar Saidah, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (27/2/2025) Saidah menyampaikan, dari 224 muzaki baru yang lahir dari program Zmart, sebanyak 178 adalah perempuan dan 46 laki-laki, yang tersebar di 23 provinsi. Dari jumlah tersebut, 170 telah mandiri, sementara 54 orang lainnya masih dalam pendampingan BAZNAS. "Pendampingan intensif dilakukan selama 12 hingga 24 bulan oleh tim yang terdiri dari 24 pendamping Zmart. Selama periode tersebut, kami (BAZNAS) terus memantau perkembangan usaha mustahik binaan melalui dashboard Monitoring Laporan Harian Pendamping Direktorat Pendayagunaan," jelas Saidah. Dalam enam tahun terakhir, lanjut Saidah, jumlah muzaki baru terus bertambah. Pada 2019 tercatat 9 muzaki baru, kemudian meningkat menjadi 76 orang pada 2020. Pada 2021 jumlahnya mencapai 21 orang, disusul 50 orang pada 2022, lalu 15 orang pada 2023, dan 53 orang pada 2024. "Tren positif ini menunjukkan keberhasilan pendampingan yang dilakukan secara konsisten oleh BAZNAS," ujar Saidah. Menurut Saidah, keberhasilan program Zmart membuktikan bahwa zakat dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif. “Kami ingin menciptakan lebih banyak mustahik yang naik kelas menjadi muzaki sehingga roda ekonomi umat terus berputar dan memberi manfaat lebih luas,” katanya. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas program Zmart agar semakin banyak mustahik yang bisa naik kelas. Dengan pendekatan berbasis data dan evaluasi berkelanjutan, program ini diharapkan semakin efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu. Menurutnya, Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya tentang memberi, tetapi juga tentang memberdayakan. "Transformasi mustahik menjadi muzaki yang dilakukan melalui Zmart membuktikan bahwa zakat memiliki peran besar dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan," pungkasnya. Hingga kini, pada masa periode pendampingan tahun 2023-2025, Direktorat Pendayagunaan BAZNAS telah membina 4.588 penerima manfaat usaha Zmart di 34 provinsi. Dari jumlah tersebut, 224 orang telah naik kelas menjadi muzaki, 653 orang berhasil keluar dari had kifayah, dan 734 orang melampaui garis kemiskinan. Sementara itu, 2.977 penerima manfaar Zmart masih berjuang untuk lepas dari garis kemiskinan. Program Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah meningkatkan kapasitas warung sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar retail modern serta mengatasi kemiskinan.
BERITA27/02/2025 | Ahmad Fudloli
Sambut Ramadhan Dengan Memahami Keutamaaan Zakat
Sambut Ramadhan Dengan Memahami Keutamaaan Zakat
Keutamaaan zakat yang begitu luas, mulai dari membuat diri menjadi lebih baik hingga mempererat hubungan dengan sekitar. Tiga keutamaan menunaikan ibadah zakat. Yang pertama, dengan mengeluarkan zakat. Anda sbagai seorang muzaki telah menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama yang membutuhkannya. Hal ini dapat memperkuat rasa empati dan solidaritas dalam masyarakat. Yang kedua menumbuhkan sifat rendah hati. Menunaikan zakat sama artinya memberikan sebagian hartanya kepada orang lain yang membutuhkan. Hal ini membuat orang tersebut sadar akan kewajiban untuk berzakat dan berinfak. Yang ketiga dapat mempererat persaudaraan. Zakat dapat mempererat persaudaraan antar umat Islam. Dengan menunaikan zakat seseorang telah membantu saudaranya yang membutuhkan. Hal ini dapat meningkatkan rasa saling peduli dan kasih sayang antar umat Islam. Dengan demikian. Ada banyak keutamaan dan hikmah zakat bagi penerima dan pemberi zakat. Mari kita salurkan zakat melalui BAZNAS Pesawaran agar tepat sasaran, cahaya zakat ekonomi umat meningkat kita selamat dunia akhirat. Aamiin. Zakat dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Link Pembayaran: https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat Layanan BAZNAS Pesawaran: wa.me/6281271112600 Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran IG : @baznaskabupatenpesawaran FB : baznaspesawaran Penulis: KH. Endang Zainal Khidir (Waka II BAZNAS Pesawaran)
BERITA26/02/2025 | KH. Endang Zainal Khidir
Macam-Macam Zakat
Macam-Macam Zakat
Secara umum, zakat terbagi menjadi dua jenis, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa, baik laki-laki maupun perempuan muslim, yang dilakukan pada bulan Ramadan. Sedangkan zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya tidak bertentangan dengan ketentuan agama. Sebagai contoh, zakat mal terdiri atas uang, emas, surat berharga, penghasilan profesi, dan lain-lain, sebagaimana yang diatur dalam UU No. 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, PMA No. 52 Tahun 2014 yang telah diubah dua kali dengan PMA No. 31/2019. Zakat mal sebagaimana dimaksud pada paragraf di atas meliputi: 1. Zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya; adalah zakat yang dikenakan atas emas, perak, dan logam mulia lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. 2. Zakat atas uang dan surat berharga lainnya; adalah zakat yang dikenakan atas uang, harta yang disetarakan dengan uang, dan surat berharga lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. 3. Zakat perniagaan; adalah zakat yang dikenakan atas usaha perniagaan yang telah mencapai nisab dan haul. 4. Zakat pertanian, perkebunan, dan kehutanan; adalah zakat yang dikenakan atas hasil pertanian, perkebunan, dan hasil hutan pada saat panen. 5. Zakat peternakan dan perikanan; adalah zakat yang dikenakan atas binatang ternak dan hasil perikanan yang telah mencapai nisab dan haul. 6. Zakat pertambangan; adalah zakat yang dikenakan atas hasil usaha pertambangan yang telah mencapai nisab. 7. Zakat perindustrian; adalah zakat atas usaha yang bergerak dalam bidang produksi barang dan jasa. 8. Zakat pendapatan dan jasa; adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan yang diperoleh dari hasil profesi pada saat menerima pembayaran, zakat ini dikenal juga sebagai zakat profesi atau zakat penghasilan. 9. Zakat rikaz; adalah zakat yang dikenakan atas harta temuan, di mana kadar zakatnya adalah 20%. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memfasilitasi pembayaran Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dengan lebih mudah dan praktis melalui Zakat Online BAZNAS dengan mengaksesnya di tautan: https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat. Layanan BAZNAS Pesawaran: 0812-7111-2600 Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran IG : @baznaskabupatenpesawaran FB : baznaspesawaran Penulis: Rohim, S.H.I. (Waka I BAZNAS Pesawaran)
BERITA25/02/2025 | Rohim, S.H.I.
Cetak Amil Profesional, BAZNAS RI Wisuda Peserta Fundraising Development Program
Cetak Amil Profesional, BAZNAS RI Wisuda Peserta Fundraising Development Program
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Wisuda 36 peserta Fundraising Development Program (FDP) sebagai upaya memperkuat kapasitas institusi zakat dan mencetak amil yang profesional di Indonesia. FDP merupakan program pendidikan dan pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi para fundraiser di BAZNAS Pusat, BAZNAS Provinsi, serta Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kegiatan ini telah berlangsung selama dua bulan, dari 26 Desember 2024 hingga 24 Februari 2025. Adapun empat wisudawan terbaik di antaranya Kunti Zulva Russdiana Dewi dari peserta umum, Rojulan Fayadul Mujahid dari BAZNAS Kabupaten Banyumas, Muhammad Rudini dari BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, dan Ita Wardatul Janah dari peserta umum. Wisuda tersebut dilaksanakan di Gedung BAZNAS RI, Matraman, Jakarta, Senin (24/2/2025). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para wisudawan dalam menyelesaikan program ini. “36 wisudawan yang saya banggakan, Anda adalah amil-amil pilihan yang telah menunjukkan dedikasi dan kesungguhan dalam mendalami aspek fundraising zakat modern. Ilmu yang Anda peroleh adalah amanah yang harus diimplementasikan di institusi masing-masing,” ujarnya. Kiai Noor menambahkan, Program FDP yang berlangsung selama dua bulan, dari 26 Desember 2024 hingga 24 Februari 2025, merupakan investasi BAZNAS dalam mengembangkan kompetensi SDM pengelola zakat, khususnya di bidang penghimpunan. "Wisudawan diharapkan menjadi agen perubahan yang mentransformasi praktik fundraising zakat di wilayah mereka," tuturnya. Kiai Noor juga menegaskan, tantangan penghimpunan zakat saat ini semakin kompleks, terutama di era digital. “Muzaki semakin kritis dan menuntut profesionalitas dalam pengelolaan zakat. Peran para fundraiser profesional sangat penting dalam menghadapi tantangan ini,” tambah Kiai Noor. Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kemenag RI Prof. Dr. Waryono Abdul Ghofur, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada BAZNAS RI. "Saya terus terang bangga dan menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS yang telah memiliki program FDP, program ini luar biasa karena kami di Kemenag ketika menyusun regulasi pun harapannya adalah amil-amilnya betul-betul kompeten dan profesional, apalagi BAZNAS ini kan lembaga pemerintah meskipun nonstruktural, sangat bertumpu kepada kinerja para amilnya," kata Prof. Waryono. "Selamat, kepada Bapak-bapak, Ibu-ibu, Mbak-mbak, dan Mas-mas yang hari ini diwisuda, mudah-mudahan ilmunya betul-betul diuji, jadi kalau lulus itu menurut saya kalau fundraising itu bukan ijazah, tapi pengumpulannya nyata," tutur Prof. Waryono. Dalam kesempatan tersebut, Wisudawati terbaik FDP, Kunti Zulva Russdiana Dewi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti program FDP BAZNAS. “FDP membuka wawasan kami tentang pentingnya integritas, inovasi, dan kepemimpinan dalam penghimpunan zakat. Kami siap untuk mengimplementasikan ilmu ini di daerah masing-masing,” ujar Kunti. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Acmad Sudrajat Lc. MA. CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc, serta Deputi BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Arifin Purwakananta.
BERITA24/02/2025 | Ahmad Fudloli
Bertajuk Cahaya Zakat, BAZNAS Gelar Tarhib Ramadhan Bersama 1000 Teman Tuli
Bertajuk Cahaya Zakat, BAZNAS Gelar Tarhib Ramadhan Bersama 1000 Teman Tuli
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan Tarhib Ramadhan 1446 H dengan tajuk “Cahaya Zakat: Memberikan Keajaiban Muzaki dan Mustahik” di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, (24/02/2025). Pelaksanaan Tarhib Ramadhan 1446 H ini diikuti oleh 1000 peserta teman tuli dan teman dengar dari seluruh Indonesia, juga diikuti oleh Pimpinan dan Amil BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota secara daring, serta para pengajar Al-Qur'an Isyarat binaan BAZNAS. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS sangat bersemangat dan bergembira menyambut bulan Ramadhan karena di situlah menjadi bulan penuh ampunan Allah Swt. BAZNAS membersamai bulan Ramadhan dengan banyak mengajak seluruh umat untuk melakukan kebaikan. “Tema tahun ini kita mengangkat Cahaya Zakat, cahaya ini adalah cahaya Allah SWT yang akan menembus ke seluruh hamba-hambanya terutama manusia. Dengan mengikuti Tarhib ini semoga Allah SWT memberikan nikmat kepada kita semua dan kita semua dapat menembus cahaya,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, inklusi zakat bagaikan cahaya yang dapat menerangi dan memberikan penerangan untuk seluruh muzaki dan mustahik. Lebih lanjut, Kiai Noor berharap, Cahaya Zakat dapat menjadi benderang yang menerangi kehidupan umat manusia. “Dengan tarhib ini jangan ada orang yang merasa gelap, jangan ada orang yang merasa tertutup kesempatannya, dan tidak merasakan kesempatan. Usaha kita untuk semua termasuk disabilitas kita upayakan dengan Cahaya Zakat dari masyarakat untuk masyarakat,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dalam membuat acara dan menghubungi teman tuli guna membersamai kesuksesan acara dan motivasi besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tarhib Ramadhan 1446 H, dirangkai dengan peluncuran buku ‘Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik’ karya Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., pengenalan dan pembacaan Al-Qur'an Isyarat, juga laporan terkini pengemasan bantuan BAZNAS untuk Palestina bekerja sama dengan Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation di Mesir. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan & Umum Kolonel (Purn) Drs. Nur Chamdani., Pimpinan Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Sekretaris Utama H. Subhan Cholid, Lc., MA., juga Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia yang hadir secara daring.
BERITA24/02/2025 | Ahmad Fudloli
Sedekah, Bentuk Solidaritas Terhadap Sesama
Sedekah, Bentuk Solidaritas Terhadap Sesama
Ajaran Islam mengajak kita untuk berempati dan menunjukkan solidaritas kepada sesama. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan bersedekah. Sedekah bisa berupa uang, barang, atau bantuan lain yang dibutuhkan orang lain. Bahkan yang sedang sakit dianjurkan untuk bersedekah, karena sedekah adalah obat. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: Hashinuw amwaalakum bizzakati wa daawu mardhaakum bish-shadaqah "Lindungilah harta kalian dengan zakat dan obatilah orang-orang sakit di antara kalian dengan sedekah". (HR Ath-Thabrani) Mengingatkan bahwa perbuatan baik, termasuk sedekah, dapat melindungi kita dari keburukan dan siksa Tuhan. Maka, mari kita bersedekah dan berbuat baik, terutama di masa-masa sulit, dan jangan menunggu hingga terkena musibah. Sedekah tidak harus dalam jumlah besar, sesuai dengan kemampuan masing-masing. Rasulullah SAW mengatakan bahwa sedekah kecil pun, seperti separuh biji kurma, dapat menjaga kita dari api neraka. Rasulullah SAW bersabda: Ittaqunnaara walau bisyiqqi tamrotin "Lindungilah diri kalian dari api neraka, meskipun dengan bersedekah sepotong kurma". (HR Bukhari-Muslim) Kita juga harus ingat bahwa harta kita tidak akan berkurang karena sedekah, justru akan mendapatkan berkah. Rasulullah SAW menegaskan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta kita. Maa naqashat shadaqatun min maalin "Harta tidak akan berkurang dengan sebab sedekah". (HR Muslim). Marilah kita semua senantiasa mendukung program-program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan uluran tangan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Link Donasi: https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat Layanan BAZNAS Pesawaran: wa.me/6281271112600 Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran IG : @baznaskabupatenpesawaran FB : baznaspesawaran Penulis: Ahmad Fudloli (Staf Bag. SDM & Humas BAZNAS Pesawaran)
BERITA23/02/2025 | Ahmad Fudloli
Sambut Ramadan 1446 H, BAZNAS RI Luncurkan Program Pesantren 1000 Cahaya
Sambut Ramadan 1446 H, BAZNAS RI Luncurkan Program Pesantren 1000 Cahaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program Pesantren 1000 Cahaya menyambut bulan suci Ramadan 1446 H dengan sejumlah kegiatan positif yang akan menyasar untuk kalangan masyarakat kurang mampu. Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 H adalah program Ramadan yang melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di 162 kampus se-Indonesia untuk mengajar anak jalanan, anak yatim, dan disabilitas dengan kegiatan pengajian, ceramah, tilawah, dan buka puasa bersama. Kegiatan ini dilakukan serentak di 162 titik untuk menanamkan nilai keagamaan dan kepedulian sosial. Peluncuran program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si secara daring melalui YouTube BAZNAS TV pada Kamis (20/2/2025). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 H akan melibatkan para mahasiswa penerima program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). “Yang kita harapkan, para penerima beasiswa ini juga memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan di masa depan. Sebab, persaingan ilmu menjadi sangat penting, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 menjadi bekal bagi masyarakat kurang mampu dalam menghadapi dinamika persaingan ilmu pengetahuan yang sangat dinamis di masa yang akan datang. “Kami memperkirakan bahwa ilmu di masa mendatang akan terus berkembang secara dinamis. Namun demikian, apa yang kita siapkan saat ini, insyaAllah, akan menjadi bagian dari perjuangan kita dalam menghadapi tantangan tersebut,” ucap Kiai Noor. “Maka dari itu, ini adalah bagian dari perjuangan, bagian dari jihad, bagian dari jihad fi sab?lillah. Apa yang kita lakukan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mempersiapkan generasi yang akan menghadapi tantangan di masa depan dengan fondasi yang kuat,” tambahnya. Di sisi lain, Kiai Noor mengimbuhkan, dasar sosial keagamaan juga sangat penting, karena akan sangat berpengaruh dalam kehidupan di masa depan. Katanya, dengan memiliki kesadaran sosial, mereka tidak hanya berjuang untuk diri sendiri, tetapi juga untuk sesama dan kehidupan sosial secara luas. “Oleh karena itu, kita berharap generasi mendatang yang dibina oleh BAZNAS RI memiliki ciri khas sebagimana orang-orang yang berilmu, memiliki keimanan yang kuat, serta peduli terhadap sosial. Mereka tidak hanya siap berkompetisi di masa depan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama,” jelasnya. Sementara itu, Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menambahkan, sasaran utama dari program ini adalah anak jalanan, anak yatim, dan kelompok disabilitas. "Bentuk kegiatan yang akan dilakukan mencakup pembekalan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan tilawah Al-Qur`an, yang kemudian akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di lokasi yang telah ditentukan," ujarnya. “InsyaAllah, melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam kebermanfaatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucap Imdadun.
BERITA20/02/2025 | Ahmad Fudloli
Sambut Ramadhan RSB Pesawaran berikan Vaksin Influenza Gratis Bagi Mustahik
Sambut Ramadhan RSB Pesawaran berikan Vaksin Influenza Gratis Bagi Mustahik
Sukabanjar, Kamis 20 Febuari 2025 Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu (mustahik) terutama adalah Marbot, Imam dan Petugas Masjid. dengan mengadakan program pemberian vaksin influenza secara gratis. Kegiatan yang berlangsung di klinik RSB Pesawaran ini menyasar para mustahik yang selama ini menjadi penerima layanan kesehatan dari RSB. Vaksinasi influenza ini diberikan sebagai langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari risiko penyakit musiman yang kerap meningkat pada masa pancaroba dan musim hujan. Merupakan lanjutan dari program pemeriksaan mata dalam rangka Gerakan Mata Sehat dan pemberian vaksin influenza gratis, yang didukung oleh PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) melalui Sedekah Konsumen Alfamidi periode November–Desember 2024, dan turut bekerja sama dengan Yayasan Amal Mata Indonesia dan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN). Kegiatan ini di selenggarakan sebelum ramadhan hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat terhadap virus influenza, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. RSB Pesawaran berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak mustahik di wilayah Kabupaten Pesawaran dan sekitarnya.
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Optimalkan Distribusi Zakat, BAZNAS RI Kembali Luncurkan Aplikasi Had Kifayah
Optimalkan Distribusi Zakat, BAZNAS RI Kembali Luncurkan Aplikasi Had Kifayah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan pengembangan aplikasi Had Kifayah sebagai instrumen dalam menentukan standar minimum kebutuhan hidup seseorang atau keluarga. Inovasi ini memastikan distribusi zakat lebih adil, akurat, dan tepat sasaran. Aplikasi Had Kifayah adalah sebuah alat yang dirancang untuk membantu mengukur dan menghitung Had Kifayad seseorang atau keluarga. Had kifayah memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan seseorang atau keluarga apakah termasuk sebagai penerima zakat (mustahik) atau bukan. Sebelumnya, aplikasi Had Kifayah Puskas BAZNAS RI yang dirilis pada 2018 hanya menggunakan satu rata-rata nasional. Kini, versi terbaru menghadirkan dua nilai, yaitu rata-rata nasional dan provinsi, yang memungkinkan penyesuaian berdasarkan harga bahan pokok di tiap daerah, sehingga lebih relevan dengan kondisi ekonomi setempat. Acara peluncuran Aplikasi Had Kifayah digelar secara daring melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Rabu (19/2/2025). Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D, Kepala Divisi Kemanusian Muhammad Rojudin, serta Peneliti Senior BAZNAS RI Hidayaneu Fachratunnisa,M.E. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec , menekankan pentingnya Had Kifayah dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, aplikasi ini dapat mempercepat pengambilan keputusan, memastikan bantuan lebih efisien dan adil dengan data akurat. "Kami mengimbau seluruh pengelola zakat, baik di BAZNAS maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) di tingkat nasional, provinsi, kabupaten, dan kota, untuk menerapkan sistem ini," ujarnya. Zainulbahar turut mengapresiasi pengembangan aplikasi ini, karena dinilai sebagai inovasi penting dalam upaya menyejahterakan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. "Saat ini, angka kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan menjadi 24,06 juta jiwa atau sekitar 8,57 persen dari total penduduk Indonesia. Angka ini cukup besar, tetapi tetap perlu strategi yang lebih efektif, termasuk optimalisasi zakat. Dan Aplikasi Had Kifayah bisa menjadi langkah awal dalam pengoptimalan zakat," jelas Zainulbahar. "Dengan adanya inovasi ini, BAZNAS berharap distribusi zakat dapat semakin optimal, tepat sasaran, dan berkontribusi secara nyata dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia," ujarnya. Sementara itu, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D menjelaskan, penilaian yang dilakukan untuk menentukan batas kecukupan had kifayah terdiri atas tujuh dimensi, yakni makanan, perumahan, pakaian, ibadah, pendidikan, transportasi, dan kesehatan. "Standarisasi tersebut membantu organisasi pengelola zakat dalam menentukan kelayakan penerima zakat dan menetapkan prioritas bantuan," jelas Hasbi. Menurutnya, aplikasi ini memberikan kemudahan dalam proses digitalisasi data, sehingga penghitungan Had Kifayah lebih efisien. "Dengan digitalisasi, pengelola zakat dapat lebih cepat mengambil keputusan dan memastikan bantuan tepat sasaran," katanya. Untuk diketahui pada 2024, hasil had kifayah di Indonesia rata-rata mencapai angka Rp4.615.749 per keluarga per bulan. Sedangkan, had kifayah per orangan mencapai angka Rp979.989 per kapita per bulan.
BERITA19/02/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran memberikan bantuan untuk korban rumah roboh di desa Kedondong
BAZNAS Pesawaran memberikan bantuan untuk korban rumah roboh di desa Kedondong
Selasa, 18 Febuari 2025 BAZNAS Kab. Pesawaran bersama Bupati menyerahkan bantuan rumah roboh di desa Kedondong Kec. Kedondong pada kegiatan MUSRENBANG Kec. Way Ratai dan Kec. Kedondong di Saung Singgah Desa Wates Kec. Way Ratai. Maryati adalah korban yang rumahnya roboh saat turun hujan lebat disertai angin kencang dimana rumahnya rata dengan tanah dimana kondisi kayu penyangga rumahnya sudah lapuk termakan usia menjadi penyebab roboh rumahnya. "Kami berharap dengan bantuan ini dapat membantu ibu Maryati sekeluarga untuk dapat mendirikan kembali rumahnya dengan layak dan sehat sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan dalam beribadah." Ujar Kh. Endang Zainal K Waka II BAZNAS Pesawaran AYO TUNAIKAN ZAKAT INFAK DAN SEDEKAH ANDA MELALUI : BSI 74.55.66.77.84 BNI 12.10.83.84.13 Bank Lampung 40.70.30.40.11.871 Bank DKI Syariah 72622.123456 Maybank Syariah 2.721.200.000 CIMB Niaga Syariah 86.000.740.3000 a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran Daftar rekening bank lainnya, silakan klik ? kabpesawaran.baznas.go.id/rekening atau: kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA19/02/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Optimalkan Fundraising ZIS dibulan Ramadhan BAZNAS Pesawaran
Optimalkan Fundraising ZIS dibulan Ramadhan BAZNAS Pesawaran
Senin, 17 febuari 2025 BAZNAS Kab. Pesawaran melaksanakan rapat yang membahas tentang strategi fundraishing dan penyaluran pada bulan ramadhan 1446 H "Ini adalah langkah kita untuk pengoptimalan pengumpulan ZIS pada bulan Ramadhan serta program penyaluran yang tepat sasaran untuk mustahik yang ada di pesawaran" Ujar ketua Baznas Kab. Pesawaran
BERITA19/02/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
5 Hikmah Menunaikan Zakat
5 Hikmah Menunaikan Zakat
Ramadhan sudah di ambang pintu, mari kita sambut dengan penuh kebahagiaan. Bersihkan hati kita, dan sucikan harta kita. Karena di dalam harta kita ada hak orang lain. Ada lima hikmah bagi orang yang menunaikan zakat: Hikmah yang pertama, zakat adalah bentuk ibadah kepada Allah. Melalui zakat, seorang muslim menunjukkan kepatuhan dan ketaatannya kepada perintah Allah untuk berbagi dengan sesama. Hikmah yang kedua, dengan menunaikan zakat, kita mendapatkan berkah. Seseorang akan diberi berkah oleh Allah dalam berbagai aspek kehidupan. Hikmah yang ketiga, zakat dapat membuka pintu rezeki. Allah menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi orang yang menunaikan zakat, termasuk membuka pintu rezeki sesuai dengan janji Allah dalam Al-Qur'an surat Ar-Rum ayat 39. Hikmah yang keempat, zakat dapat membantu mensucikan harta dari sifat kikir dan serakah. Dengan dikeluarkannya zakat, kita akan sadar bahwa harta kekayaan hanyalah titipan Allah. Hikmah yang kelima, zakat membersihkan dosa. Dengan menunaikan zakat, kita dapat menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan dan sekaligus mendapatkan pahala dari Allah. Oleh karena itu, mari salurkan zakat melalui BAZNAS Pesawaran. Insya Allah, programnya nyata membantu para mustahik, agar hidup mereka bisa sejahtera dan Pesawaran semakin jaya. Aamiin ya Rabbal 'aalamiin. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Link Donasi: https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat Layanan BAZNAS Pesawaran: wa.me/6281271112600 Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran IG : @baznaskabupatenpesawaran FB : baznaspesawaran Penulis: KH. Endang Zainal Khidir (Waka II BAZNAS Pesawaran)
BERITA19/02/2025 | KH. Endang Zainal Khidir
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus meningkatkan layanan bagi muzaki guna memperkuat kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), melalui layanan prima yang lebih baik. Berbagai inovasi berbasis teknologi dan komunikasi diterapkan BAZNAS, terutama menjelang Ramadhan untuk menghadirkan layanan prima yang lebih mudah, cepat, dan transparan. Saat ini, BAZNAS memiliki teknologi layanan yang terintegrasi, untuk Teknologi Transaksi dapat melalui website BAZNAS, Online Payment, Payment Gateway, E-Commerse, hingga charity platform. Terdapat juga Teknologi Pencatatan registrasi melalui SIMBA, juga Teknologi Konversasi. Hal tersebut mengemuka pada Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman dengan tema "Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki melalui Layanan Prima" yang diselenggarakan Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Selasa (18/2/2025). Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan, serta Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menegaskan tugas amil zakat merupakan kelanjutan dari risalah Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan para muzaki menjadi bagian penting dalam pengelolaan zakat. “Kepercayaan muzaki harus dijaga dengan pelayanan terbaik. Mereka perlu mendapatkan pengalaman yang memuaskan dan merasa bahwa dana yang mereka salurkan benar-benar dikelola secara transparan serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Nadratuzzaman. Nadratuzzaman juga menyoroti pentingnya syiar zakat kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi dan literasi zakat harus semakin digencarkan agar masyarakat lebih memahami peran zakat dalam membantu sesama serta dampaknya terhadap kesejahteraan umat. Lebih lanjut, Nadratuzzaman mengatakan, keberhasilan penggalangan dana zakat berbanding lurus dengan efektivitas komunikasi dan literasi yang diberikan kepada publik. Oleh sebab itu, BAZNAS RI terus meningkatkan edukasi melalui berbagai kanal digital dan layanan interaktif. “Tujuan kami adalah menciptakan sistem zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat. Layanan prima adalah kunci,” ujar Nadratuzzaman. Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan menambahkan, BAZNAS telah mengembangkan berbagai saluran pembayaran ZIS dan DSKL yang terintegrasi digital. “Sistem pembayaran yang mudah dan terpadu dengan pengalaman donatur, memastikan transaksi lebih cepat, aman, dan nyaman dalam membangun loyalitas muzaki,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti, menyebut paradigma pelayanan kini berorientasi pada Muzaki Experience, meliputi Seamless Interaction, Data-Driven Service, Muzaki Loyalty, dan Service Development. “BAZNAS menghadirkan kalkulator zakat yang user-friendly, robot zakat, dan layanan konsultasi berbasis teknologi untuk mempermudah muzaki,” katanya. Ia mengatakan, layanan prima BAZNAS tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga mengedepankan interaksi humanis dengan muzaki. Setiap petugas dilatih untuk memberikan informasi yang transparan dan responsif. “Kami memastikan setiap transaksi segera diproses dan diinformasikan kepada muzaki. Dengan sistem ini, kepercayaan mereka terhadap BAZNAS akan semakin kuat,” ujarnya.
BERITA18/02/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Siapkan 52.000 Paket Makanan bagi Masyarakat Palestina
BAZNAS Siapkan 52.000 Paket Makanan bagi Masyarakat Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Muassaaah Alamiyah, sebuah perusahaan perdagangan umum, menyiapkan 52.000 paket makanan yang akan dikirimkan untuk membantu warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut mencakup 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan disalurkan melalui Mishr El Khair, 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan didistribusikan melalui Shuna’a al-Hayah, serta 35.000 paket makanan senilai 500.000 dolar AS yang akan dikelola oleh Bayt Zakat. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., menyampaikan, BAZNAS berusaha memastikan setiap amanah yang diberikan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan efektif untuk masyarakat yang membutuhkan. "BAZNAS RI berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya. Dengan menggandeng berbagai mitra terpercaya, kami berharap bantuan ini dapat menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan di Gaza," ujar Subhan Cholid dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta (18/2/2025). Dalam kerja sama ini, Subhan menjelaskan, Muassasah Alamiyah bertindak sebagai penyedia barang bantuan yang akan disalurkan melalui mitra-mitra lembaga kemanusiaan terpercaya. "Paket makanan tersebut terdiri dari beras, tepung, mie, keju, tuna, biskuit, kurma, jus, kacang kalengan, saus tomat, selai, dan pasta. Sebelum dikirimkan ke Gaza, paket-paket tersebut akan melalui proses quality control (QC) oleh tim BAZNAS RI guna memastikan kualitas bantuan yang diterima oleh masyarakat dalam kondisi terbaik," ucap Subhan. Lebih lanjut, Subhan menegaskan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang digelar pada November 2024 lalu. "BAZNAS RI berkomitmen memperkuat peran zakat dalam mendukung misi kemanusiaan global. Lewat BIF, kami berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional, termasuk Muassaaah Alamiyah, untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan efektif dan tepat sasaran," jelasnya. Ia juga menegaskan, inisiatif ini bukan yang terakhir. Ke depan, kerja sama dengan berbagai mitra strategis akan terus dikembangkan untuk memberikan bantuan yang lebih luas dan berkelanjutan. "Kami percaya zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan besar untuk membantu mereka yang membutuhkan. BAZNAS RI akan terus menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkontribusi dalam aksi kemanusiaan global, khususnya bagi saudara-saudara kita di Palestina," tutup Subhan. Dengan kerja sama ini, BAZNAS RI kembali menegaskan perannya sebagai lembaga zakat nasional yang aktif dalam misi kemanusiaan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat internasional.
BERITA18/02/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Sedekah Mampu Menghapus Dosa dan Kesalahan
Sedekah Mampu Menghapus Dosa dan Kesalahan
Dosa dan kesalahan ibarat api yang membinasakan. Jika tak terkendali, api akan meluluhlantakkan segalanya hingga tak dikenali lagi. Demikian pula dosa dan kesalahan; jika terus menumpuk, akan menghitamkan hati manusia hingga tak lagi dikenali. Salah satu penangkalnya adalah taubat, perbaikan diri, dan sedekah. Sedekah mampu menghapus dosa dan kesalahan, sebagaimana air memadamkan api. Hadits Nabi Muhammad SAW menyatakan: Ash-shadaqtu tuthfi`ul khathaayaa kamaa yuthfi`ul maa`u an-naara "Sedekah itu mampu menghapus kesalahan seperti air memadamkan api." (HR. At-Tirmidzi) Marilah kita semua senantiasa mendukung program-program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan uluran tangan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Link Donasi: https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat Layanan BAZNAS Pesawaran: wa.me/6281271112600 Yuk Follow BAZNAS Kabupaten Pesawaran IG : @baznaskabupatenpesawaran FB : baznaspesawaran Penulis: Ahmad Fudloli (Staf Bag. SDM & Humas BAZNAS Pesawaran)
BERITA18/02/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Bersama King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre Distribusikan 7.911 Bantuan Paket Pangan Ramadhan
BAZNAS Bersama King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre Distribusikan 7.911 Bantuan Paket Pangan Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan paket pangan Ramadhan 1446 H sebanyak 7.911 dari lembaga bantuan kemanusiaan yang didirikan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud, King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. Adapun Paket Pangan Ramadhan ini akan didistribusikan ke 40 kabupaten/kota di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Bantuan tersebut berupa makanan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, sarden, kecap manis, saos, garam, dan gula. Penyerahan dan pelepasan bantuan paket pangan Ramadhan tersebut dilaksanakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/2/2025). Bantuan ini didanai oleh King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. Turut hadir, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Acmad, MA, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia H.E. Mr. Faisal Abdullah Al-Amudi, serta Perwakilan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) Abdul Rahman Al Zaben, dan Ghazi Alanazi, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag, Staf Ahli Menteri bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial Kemensos RI Dr. Drs. Pepen Nazaruddin, M.Si, QGIA, serta Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu RI Siti Nugraha Mauludiah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) sebanyak 7.911 paket untuk Ramadhan ini didistribusikan ke 40 kabupaten/kota di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat islam di dunia, khususnya umat islam di Indonesia, dan pada bulan ini juga secara rutin BAZNAS menerima bantuan paket pangan Ramadhan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, untuk disalurkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan, penyaluran bantuan ini merupakan program tahun ke-3,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, distribusi bantuan paket pangan seberat 29 kg per paketnya menjadi bukti nyata dari semangat kemanusiaan yang tinggi, di mana lebih dari sekedar kata-kata, tapi melangkah ke tindakan nyata untuk meringankan beban masyarakat yang tengah dilanda kesulitan. “Dengan menyebarkan paket-paket bantuan kepada 7.911 keluarga, kita tidak hanya memberikan makanan atau barang-barang pokok semata, tetapi kita juga memberikan harapan, cinta, dan kehangatan dalam setiap paketnya,” ujarnya. Kiai Noor menegaskan, melalui kerja sama yang baik antara BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, diharapkan makin banyak masyarakat yang dibantu. Kiai Noor juga berharap kedepannya BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre dapat meningkatkan kerja sama di bidang-bidang lainnya. “BAZNAS siap untuk meningkatkan kerja sama yang lebih luas dengan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre di segala bidang, tidak hanya dalam kemanusiaan saja, tetapi juga ekonomi, pendidikan dan lain-lain,” katanya. "Apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kami kepada kerajaan Saudi Arabia, khususnya King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, semoga Allah selalu menjaga Raja Salman, Kerajaan Saudi Arabia dan seluruh penduduknya, Amin," tutup Kiai Noor. Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam program bantuan paket pangan Ramadhan hasil kerja sama antara BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. "Bantuan kemanusiaan ini merupakan arahan dan instruksi langsung dari yang mulia Raja Salman bin Abdul Aziz dan Pangeran Muhammed bin Salman dengan berkoordinasi melalui BAZNAS dan ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat muslim Indonesia khususnya dan masyarakat muslim dunia secara umum," katanya. "Bantuan ini merupakan bukti nyata peran yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi dalam masalah kemanusiaan, Semoga bantuan ini dapat diterima oleh masyarakat muslim Indonesia yang membutuhkan sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, dan semoga kedua bangsa ini terus diberikan kemajuan dan kemakmuran," ucapnya. Hadir pula Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si. CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidnag Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat, Lc, M.A. CFRM, Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc, serta Deputi 2 BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta dan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA17/02/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →