WhatsApp Icon
Permudah Pelaporan, BAZNAS RI Optimalkan Aplikasi SiMBA

Pusdiklat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyelenggarakan kajian Selasa pagi (3/2/2026) dengan tema “Sistem Pelaporan Zakat Nasional melalui SiMBA” yang dipandu oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc ,Ph.D.

“Pada pagi hari ini, BAZNAS akan membahas tentang fitur SiMBA pelaporan bulanan, yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan Kota, serta LAZ terhadap peraturan BAZNAS No. 1 Tahun 2023,” ujar Prof Nadra saat membuka acara kajian Selasa Pagi yang dapat ditonton ulang melalui kanal BAZNAS TV, Selasa (3/2/2026).

Menurut Prof Nadra, ada banyak sekali manfaat dalam menggunakan aplikasi SiMBA, antara lain mempermudah membuat laporan pertanggungjawaban keuangan, membantu tata kelola berstandar tinggi, dan tentunya untuk menjaga kepercayaan muzaki. 

“Karena SiMBA memungkinkan BAZNAS untuk melaporkan keuangan secara transparan dan komunikatif, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan menggunakan SiMBA, jadi tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan,” jelasnya.

Prof Nadra juga menyampaikan selamat dan apresiasinya kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur karena telah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) atas laporan keuangan tahun 2025. 

Menurutnya, capaian ini menjadi bukti pengelolaan dana zakat yang transparan dan akuntabel serta menjadi bentuk pertanggungjawaban dari BAZNAS Kaltim kepada masyarakat sebagai muzaki.

“Ini semua karena mereka menggunakan SiMBA secara baik dan benar. Tiap hari mereka meng-input datanya dari SiMBA sehingga pada akhir tahun tinggal di-print out saja laporan akhir tahunnya. Karena itu semuanya sudah siap untuk diperiksa oleh akuntan publik,” kata Prof Nadra. 

“Jadi, kepada Bapak Ibu sekalian, kalau mengikuti penggunaan SiMBA ini dengan baik dan benar, maka ada kemudahan yaitu tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan menggunakan pendekatan akuntansi atau mencari para akuntan untuk memberikan laporannya. Karena bisa secara langsung dilakukan,” tambahnya.

BAZNAS Kaltim ini, lanjut Prov Nadra, telah membuktikan kepada masyarakat sebagai muzaki, tentang apa-apa saja yang telah dilakukan selama satu tahun ini. Dari mulai pengumpulan hingga pendistribusian kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI Sugianto mengulas secara mendalam Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2023 tentang mekanisme pelaporan pelaksanaan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.

“Jadi di dalam peraturan yang telah diatur di undang-undang, BAZNAS maupun LAZ itu dibentuk untuk melaksanakan tugas pengelolaan zakat secara nasional dengan menyelenggarakan fungsi. Ada empat fungsi utama mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan. Jadi kita tidak hanya berfokus pada pengumpulan ataupun penyaluran saja, tetapi harus dibarengi dengan pengendalian yang baik dan dipertanggungjawabkan dengan baik pula,” ujar Sugianto.

Karena bagaimanapun kata dia, BAZNAS merupakan lembaga pengelola zakat yang bekerja atas dasar kepercayaan dari masyarakat. Untuk menjaga kepercayaan masyarakat itu, BAZNAS harus bisa mempertanggungjawabkan dana-dana yang dititipkan masyarakat.

“Bagaimana caranya? Caranya dengan kita membuat atau mempertanggungjawabkan apa-apa yang telah kita lakukan dari dana-dana yang kita kumpulkan di masyarakat. Nah, ini diatur juga di undang-undang di pasal 7, ada di pasal 15 dan pasal 19 terkait dengan kewajiban pelaporan yang harus dibuat oleh BAZNAS,” ungkapnya.

Oleh karena itu tambah Sugianto, timnya selalu memperbarui layanan pelaporan pada Aplikasi SiMBA agar selalu update dan memudahkan para anggota BAZNAS RI maupun BAZNAS Provinsi dan Kabupaten saat membuat laporan melalui SiMBA.

“Mudah-mudahan semakin baik, semakin memudahkan Bapak Ibu sekalian dalam membuat laporan. Kita berusaha untuk selalu berimprovement, selalu meningkatkan baik dari sisi aplikasi maupun dari sisi pendampingan ataupun dari sisi layanan dalam hal penyusunan laporan itu,” tambahnya.

03/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengusung tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai tema utama pengelolaan zakat tahun 2026, termasuk pada momentum bulan Ramadan. Tagline ini menegaskan posisi zakat sebagai kekuatan sosial nasional yang berperan strategis dalam menjawab berbagai persoalan bangsa, mulai dari kemiskinan hingga penanganan bencana.

Tagline tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026: Zakat Menguatkan Indonesia yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa tagline ini merepresentasikan semangat kolektif untuk menjadikan zakat sebagai instrumen penguatan ketahanan sosial dan ekonomi nasional.

“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor.

Ia mencontohkan peran zakat dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Menurutnya, zakat berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang mampu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak. “Dalam situasi tersebut, zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial yang membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa tagline ini bukan sekadar simbol, melainkan penegasan atas peran zakat sebagai fondasi pembangunan sosial. “Melalui tagline ini, kami ingin menegaskan bahwa zakat merupakan fondasi kokoh yang menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, ia menilai bahwa tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia cenderung meningkat menjelang dan selama bulan Ramadan. Pada periode ini, zakat, infak, dan sedekah menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat lintas lapisan.

Terkait arah kebijakan, Kiai Noor menyampaikan bahwa BAZNAS pada tahun 2026 akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan secara menyeluruh, mulai dari fase tanggap darurat, pemulihan, hingga rekonstruksi berbasis pemberdayaan masyarakat. Beberapa program pemulihan pascabencana yang telah disiapkan dan dijalankan antara lain Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid.

Wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, menjadi perhatian utama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan berbasis zakat. “Di daerah-daerah tersebut, zakat kami dorong sebagai penguat ketahanan masyarakat agar mereka mampu bangkit lebih cepat dan memiliki daya tahan yang lebih baik,” jelas Kiai Noor.

Selain fokus pada kebencanaan, BAZNAS juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkokoh Indonesia dari tingkat akar rumput.

Menutup pernyataannya, Kiai Noor berharap tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” dapat menjadi ajakan bersama bagi seluruh elemen bangsa. “Ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan bersama agar zakat menjadi energi besar dalam menjaga persatuan, menghadirkan harapan, dan menguatkan Indonesia di tengah berbagai tantangan,” pungkasnya.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, para deputi, direktur, serta amil dan amilat BAZNAS yang terlibat dalam pelaksanaan Program Ramadan BAZNAS 2026.

03/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Kursi Roda untuk Ibu Dahlia, Warga Sukaraja yang Alami Cedera Patah Kaki

PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Kamis (29/01/2026). Kali ini, bantuan berupa satu unit kursi roda diserahkan kepada Ibu Dahlia, warga Sukaraja I, RT 001/RW 000, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan.

Penyaluran bantuan ini dilakukan menyusul kondisi Ibu Dahlia yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat cedera patah kaki setelah terjatuh di kamar mandi beberapa waktu lalu. Saat ini, Ibu Dahlia tinggal sementara di kediaman salah satu putrinya.

Kondisi keluarga Ibu Dahlia mendapat perhatian khusus karena situasi yang cukup mendesak. Mengingat putrinya yang pemilik rumah sedang bekerja di Jakarta dan berhalangan pulang, perawatan Ibu Dahlia kini ditangani langsung oleh putrinya yang lain, Cherli Medila. Cherli diketahui rela menempuh perjalanan jauh dan pulang dari Kalimantan khusus untuk merawat sang ibunda di masa pemulihan ini.

Kehadiran Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta memberikan sarana mobilitas yang layak bagi Ibu Dahlia selama proses penyembuhan.

Cherli Medila, yang mewakili keluarga penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas respons cepat BAZNAS Pesawaran. Bantuan ini dinilai sangat krusial mengingat Ibu Dahlia membutuhkan bantuan penuh untuk bergerak.

"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran atas perhatian dan bantuannya. Jujur, situasi kami sedang sulit karena kakak di Jakarta tidak bisa pulang, sehingga saya yang dari Kalimantan harus segera kemari untuk merawat Ibu. Kursi roda ini sangat membantu saya dalam mengurus Ibu sehari-hari, terutama untuk berjemur atau bergerak di dalam rumah," ungkap Cherli Medila dengan penuh haru saat menerima bantuan.

Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Pesawaran dalam mengelola dana umat untuk membantu warga yang tertimpa musibah dan membutuhkan pertolongan mendesak di bidang kesehatan.

30/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Sungai Langka

PESAWARAN – Tim Layanan Aktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat. Pada Kamis (29/01/2026), tim menyalurkan bantuan kesehatan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Sarbini, warga Dusun III, RT 001/RW 001, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan.

Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat BAZNAS Pesawaran terhadap kondisi Bapak Sarbini yang tengah berjuang melawan komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Kondisi kesehatan tersebut menyebabkan keterbatasan mobilitas fisik, sehingga kehadiran alat bantu gerak menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran menyerahkan bantuan secara langsung di kediaman penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas harian Bapak Sarbini serta membantu pihak keluarga dalam proses perawatan dan pengobatan.

Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan. Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur mendalam atas respons dan kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS Pesawaran.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Pesawaran. Bantuan kursi roda ini sangat berarti bagi Bapak, karena selama ini beliau kesulitan untuk bergerak akibat sakit jantung dan ginjal yang dideritanya. Ini sangat memudahkan kami untuk merawat beliau," ujar perwakilan keluarga Bapak Sarbini di sela-sela penyerahan.

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan masyarakat kepada BAZNAS Pesawaran, untuk kemudian disalurkan kembali kepada para mustahik yang membutuhkan dukungan, khususnya di bidang kesehatan dan kemanusiaan.

30/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Perkuat Tata Kelola RSB, BAZNAS Pesawaran Gelar Rapat Koordinasi Strategis

GEDONG TATAAN – Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Tim Manajemen Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran pada Selasa (27/01). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor BAZNAS ini fokus pada evaluasi tata kelola administratif serta penguatan standar pelayanan minimal.

Rapat ini merupakan langkah preventif dan korektif untuk memastikan bahwa setiap operasional RSB sejalan dengan prinsip 3 Aman BAZNAS, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Diskusi teknis dalam rakor tersebut mencakup sinkronisasi data mustahik, efisiensi distribusi obat-obatan, hingga pengembangan layanan kesehatan jemput bola ke desa-desa di sekitar RSB.

Penguatan tata kelola dipandang sebagai fondasi utama agar RSB Pesawaran dapat menjadi rujukan utama layanan kesehatan gratis yang berkualitas. Tim manajemen RSB diminta untuk terus melakukan inovasi dalam pelaporan digital agar para muzaki dapat melihat dampak nyata dari zakat yang mereka salurkan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. menekankan bahwa profesionalitas manajemen RSB adalah cerminan dari marwah lembaga dalam mengelola amanah umat.

"RSB bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa; ini adalah simbol kehadiran zakat di tengah kesulitan masyarakat. Oleh karena itu, tata kelolanya harus semakin akuntabel dan profesional. Melalui rakor ini, kita ingin memastikan setiap rupiah dana zakat dikonversi menjadi layanan kesehatan yang unggul dan manusiawi. Kami ingin RSB Pesawaran menjadi standar emas pelayanan kesehatan kaum dhuafa," tegas Hi. Hamid.

Melalui koordinasi ini, BAZNAS Pesawaran menargetkan adanya peningkatan kepuasan pasien dan perluasan cakupan layanan kesehatan luar gedung. Dengan manajemen yang solid, RSB diharapkan mampu merespons kebutuhan medis darurat secara lebih cepat dan terukur di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.

27/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional
Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional
Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan perannya dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengelolaan dana zakat yang lebih terarah dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta. Hal ini diungkapkan oleh Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam sebuah rapat yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI terkait kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta, di Jakarta, Kamis (28/11/2024). Saidah menjelaskan, potensi zakat yang sangat besar di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program prioritas kesehatan nasional. Melalui pengelolaan dana zakat yang lebih strategis, BAZNAS bertujuan menarik lebih banyak kontribusi dari para muzaki untuk mendanai program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, BAZNAS telah mengalokasikan anggaran yang meningkat setiap tahun untuk mendukung program kesehatan. Fokus utama mencakup layanan kesehatan dasar, respons tanggap darurat, hingga pengentasan masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di banyak wilayah Indonesia, khususnya daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa program-program kesehatan yang dikelola BAZNAS selaras dengan prinsip maqashid syariah, yang salah satunya menekankan pentingnya menjaga jiwa manusia. Pendekatan ini sekaligus memperkuat ikatan spiritual antara muzaki dan mustahik, serta berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan kekurangan gizi. “Kami terbuka untuk kerja sama yang lebih luas demi mendukung prioritas kesehatan nasional. Dengan optimalisasi dana zakat, kami yakin dapat memberikan dampak nyata pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok mustahik,” tutup Saidah. Penulis: Fikri Editor : Putri
BERITA03/12/2024 | Admin
Bantu 2.300 Mahasiswa, BAZNAS RI Apresiasi Program Scholarsip BSI 2024
Bantu 2.300 Mahasiswa, BAZNAS RI Apresiasi Program Scholarsip BSI 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan apresiasi kepada Bank Syariah Indonesia (BSI) atas peluncuran Inaugurasi BSI Scholarship 2024 yang diberikan kepada 2300 mahasiswa penerima manfaat. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. pada Pelantikan 2300 Awardee BSI Scholarship dari 96 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Hadir Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Hery Gunardi, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM., serta Ketua Pengurus BSI Maslahat Misbahul Munir. di BSI The Tower, Jakarta, Jumat (29/11/2024). "BAZNAS sangat mengapresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan oleh BSI maslahat, ini sesuai dengan harapan BAZNAS, untuk lebih banyak memfokuskan pemberian beasiswa, karena kita tahu bahwa pertarungan ke depan, jihad kita itu adalah di bidang pendidikan," ucap Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. Kiai Noor menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap perkembangan BSI yang sangat cepat, "Mungkin tercepat di dunia, dalam waktu empat tahun sudah menjadi bank syariah terbesar kesembelian di dunia, ini luar biasa, dan kalau di Indonesia bank syariah jelas BSI ga ada lawan," tambahnya. Kiai Noor menjelaskan, pendidikan merupakan bagian dari jihad fi sabilillah, sehingga untuk mustahik zakat tidak hanya dimasukkan pada kategori fakir dan miskin saja. Tetapi juga mereka yang masuk dalam asnaf jihad fi sabilillah. "Karena dengan demikian para penerima mahasiswa akan sungguh-sungguh, bahwa pertarungan kedepan tidak hanya untuk dirinya sendiri, tidak hanya untuk keluarga, tidak hanya untuk umat, tapi juga untuk bangsa, adalah melalui pendidikan," ujarnya. Kiai Noor mengungkapkan, BAZNAS menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kebanggaan ini, "Karena sampai saat ini kami juga telah meluncurkan 53.500 penerima beasiswa untuk seluruh Indonesia, bahkan kami kemarin juga telah memberikan beasiswa untuk mereka yang mau masuk ke perguruan tinggi saja, santri-santri seluruh Indonesia itu sebanyak 10.000," ungkapnya. "Insya Allah keluarga besar BSI, semuanya adalah orang-orang bersih dan suci karena zakatnya itu, ini sesuai dengan ayat Allah, tutohhiruhum wa tuzakkihim biha, sekali lagi kami terima kasih atas kerja sama yang luar biasa antara BAZNAS dan BSI selama ini pembayar zakat terbesar baik itu perorangan maupun perusahaan, dan insya Allah nanti bulan Ramadhan kami sampaikan kembali di hadapan presiden pak Prabowo Subianto," ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM. turut menyampaikan apresiasi kepada BSI yang selama ini telah menjadi mitra strategis BAZNAS. "Kami sangat mengapresiasi langkah BSI dalam mendukung pendidikan melalui program BSI Scholarship 2024. Program ini sejalan dengan misi BAZNAS untuk meningkatkan akses pendidikan bagi mustahik, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan yang berkelanjutan. Rizaludin berharap, kolaborasi antara BAZNAS dan BSI ke depan dapat terus diperkuat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat secara lebih luas. Sementara itu, Ketua Pengurus BSI Maslahat, Misbahul Munir dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Dirut BSI dan Ketua BAZNAS yang selama ini terus menjalin kerja sama yang baik sehingga BSI setiap tahunnya selalu dinobatkan sebagai perusahaan pembayar zakat terbesar di Indonesia. "Alhamdulillah Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya tentunya kepada mitra utama kami, ada Prof. Noor Ahmad di BAZNAS yang sudah mempercayai kami sebagai mitra utama sebagai penyalur dari zakat yang dihimpun di BAZNAS, tentu yang paling utama juga pak Hery Gunardi bersama seluruh jajaran di BSI, di mana tahun demi tahu
BERITA03/12/2024 | Admin
BAZNAS RI Bersama Bank Indonesia DKI Jakarta Gelar Khitanan Massal untuk Anak Kurang Mampu
BAZNAS RI Bersama Bank Indonesia DKI Jakarta Gelar Khitanan Massal untuk Anak Kurang Mampu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Bank Indonesia DKI Jakarta menggelar khitanan massal metode couter laser untuk anak-anak kurang mampu yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS Institute, Jakarta, Sabtu (30/11/2024). Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS turut menerjunkan tim dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Jakarta Masjid Istiqlal untuk menyukseskan khitanan massal yang diikuti 60 anak-anak laki-laki dari keluarga kurang mampu. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM. menyampaikan, khitanan massal metode couter laser yang digelar bersama Bank Indonesia DKI Jakarta, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “BAZNAS tergugah untuk berperan serta mewujudkan generasi muda yang sehat melalui khitanan yang dilakukan oleh tim medis Rumah Sehat BAZNAS Jakarta. Langkah kecil ini begitu penting bagi kita, terlebih lagi jika proses khitan ini membawa nilai-nilai sosial menuju kehidupan bermasyarakat yang lebih baik,” ujar Achmad. Dengan program khitanan massal, Achmad yakin nilai-nilai positif tersebut mampu didapatkan dengan seutuhnya. Oleh karena itu, lanjutnya, BAZNAS siap dan sanggup untuk menjadi bagian dari langkah mulia ini serta mengajak para dermawan untuk ikut berpartisipasi di dalamnya. “Sebagai umat Muslim, khitan merupakan suatu kewajiban. Hal ini adalah bagian dari syariat Islam yang harus dilakukan sebagai bukti ketaatan umat dalam menjalankan ajaran agamanya. Dari segi medis, khitan juga bermanfaat sebagai proses pembersihan pada alat kelamin sehingga dapat mencegah risiko terjangkitnya penyakit,” katanya. Achmad mengingatkan, setiap perusahaan wajib bertanggung jawab terhadap masyarakat sekitar baik dari segi sosial, pendidikan, maupun lingkungan. “Kami juga menyampaikan terima kepada Bank Indonesia DKI Jakarta atas kepeduliannya terhadap anak-anak kurang mampu sehingga mereka dapat melaksanakan khitanan yang mana melaksanakan syariat Islam dan ini gratis. Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat terus terjalin, dan memberikan keberkahan bagi semua,” tambah Achmad. Sementara itu, Kepala Divisi Implementasi KEKDA KPw Bank Indonesia DKI Jakarta, Prasaja Widiatmaka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah secara rutin menggelar khitanan massal untuk mewujudkan SDM yang sehat dan unggul. "Kami dari Bank Indonesia percaya bahwa kemajuan ekonomi dan keuangan, juga didukung oleh pengembangan SDM di segala bidang, termasuk di bidang kesehatan,” ujarnya. Melalui dukungan pada program khitanan massal ini, Prasaja menambahkan, Bank Indonesia berkomitmen mewujudkan SDM Indonesia yang sehat dan unggul untuk Jakarta dan Indonesia yang berdaya saing tinggi. “Terima kasih atas konsistensi BAZNAS dalam menyelenggarakan program ini," katanya.
BERITA03/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Luncurkan Program Kemitraan Dakwah di Daerah 3T dan Komunitas Marjinal
BAZNAS RI Luncurkan Program Kemitraan Dakwah di Daerah 3T dan Komunitas Marjinal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Program Kemitraan Dakwah Dai 3T dan Komunitas Marjinal, sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat yang lebih baik khususnya pembelajaran Ilmu agama Islam. Peluncuran program tersebut diselenggarakan secara daring, disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Jumat (29/11/2024). Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI, Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd., dan Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Sub Koordinator Bidang Dakwah Kemenag RI H. Subhan Nur Lc, M.Ag. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA menyebut program kemitraan tersebut bertujuan untuk memperluas akses dakwah di daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T) serta komunitas marjinal. “Alhamdulillah, BAZNAS RI dapat melanjutkan program dakwah di daerah 3T, yang merupakan salah satu program terpenting dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Prioritas kami adalah menjangkau teman-teman di daerah ini agar tidak ada yang tertinggal,” ujar Saidah. Saidah menjelaskan, BAZNAS berkomitmen untuk memastikan dakwah menjangkau seluruh segmen masyarakat, baik di wilayah urban maupun rural. Program tersebut mendorong kolaborasi dengan para dai yang dimiliki oleh organisasi sosial atau yayasan yang sudah bergerak di bidang dakwah di daerah 3T. “Kami berkolaborasi dan bermitra dengan berbagai organisasi kemasyarakatan maupun kelompok pemerhati dakwah dan juga pendampingan mualaf. Penting kolaborasi ini karena BAZNAS membutuhkan keterjangkauan program,” jelasnya. Hingga saat ini, program dakwah BAZNAS telah mencakup tujuh provinsi. Namun, Saidah berharap cakupannya dapat diperluas, terutama di daerah minoritas dan 3T yang sangat membutuhkan kehadiran program ini. “Kami berharap tahun depan dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia,” katanya. Sementara itu, Sub Koordinator Bidang Dakwah Kemenag RI H. Subhan Nur Lc. M.Ag. menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi BAZNAS dan komunitas yang telah menjangkau objek dakwah yang mungkin belum terjangkau oleh para dai lainnya. “Tidak banyak orang yang mengambil resiko terhadap dakwah di komunitas ini, tapi inilah suatu kenyataan bahwa dakwah itu bukan saja urusan umat Islam, tetapi dakwah ini adalah instrumen agama yang digerakkan oleh Allah SWT kepada hati-hati hambanya yang dia kehendaki. Ini sungguh luar biasa” katanya. Subhan mengungkapkan, dakwah bukanlah tugas individu tetapi dakwah ini adalah tugas kolektif, sehingga secara kolaboratif harus memikirkan dakwah agar bisa menjangkau tiap-tiap umat Islam. Program ini akan fokus terhadap dakwah di wilayah 3T dan komunitas marjinal untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yaitu pembelajaran Ilmu agama Islam. Program ini juga akan difokuskan kepada masyarakat rawan akidah yang akan bersinergi dengan para mitra dakwah.
BERITA03/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Tingkatkan Dukungan terhadap Program Kesehatan Nasional dengan Pemanfaatan Dana Zakat
BAZNAS RI Tingkatkan Dukungan terhadap Program Kesehatan Nasional dengan Pemanfaatan Dana Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmennya untuk mendukung program prioritas kesehatan nasional melalui optimalisasi pengelolaan dana zakat. Selain itu, BAZNAS memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta di bidang non-infrastruktur kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam acara Rapat Penyusunan Kebijakan Sinergisme Kemitraan Pemerintah dengan Swasta (KPS) serta Penyusunan Laporan KPS yang diadakan Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Kamis (28/11/2024). Saidah menyebutkan bahwa potensi zakat di Indonesia sangat besar, mencapai Rp327 triliun. Namun, pencapaian penghimpunan dana zakat pada tahun sebelumnya baru mencapai Rp32 triliun, dan target tahun ini adalah Rp41 triliun. Dengan mengintegrasikan isu kesehatan dalam program zakat, BAZNAS berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung kesehatan nasional. Sebagai langkah nyata, BAZNAS telah mengalokasikan dana yang signifikan untuk berbagai program kesehatan, seperti akses layanan dasar, penanganan darurat, serta pengentasan stunting. Pada tahun 2023, BAZNAS mengalokasikan Rp125 miliar, yang meningkat menjadi Rp148 miliar pada 2024. "Fokus kami termasuk integrasi data mustahik, pemberdayaan kesehatan, dan penyediaan layanan kesehatan preventif serta kuratif, terutama bagi masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal)," jelas Saidah. Menurutnya, penggunaan zakat untuk mendukung program kesehatan memiliki dasar syar’i yang kuat dan sejalan dengan maqashid syariah, yaitu menjaga jiwa. Selain itu, zakat mempererat hubungan spiritual antara pemberi zakat (muzaki) dan penerima zakat (mustahik), serta membantu mengentaskan kemiskinan, kekurangan gizi, dan kelaparan. Saidah juga menegaskan bahwa BAZNAS fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting. Dana zakat yang dikelola telah berkontribusi terhadap anggaran perlindungan sosial di Indonesia. "Kami terbuka untuk kerja sama lebih luas dalam mendukung program kesehatan prioritas pemerintah. Dengan dana zakat, kami optimis dapat meningkatkan kualitas kesehatan mustahik di seluruh Indonesia," tutupnya. Penulis: Nadhila Editor : Novan
BERITA03/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
Optimalkan Pengelolaan ZIS, Jokowi Dukung BAZNAS RI Berkantor di IKN
Optimalkan Pengelolaan ZIS, Jokowi Dukung BAZNAS RI Berkantor di IKN
Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi) mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), untuk mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Indonesia. Pernyataan tersebut menanggapi adanya keinginan BAZNAS untuk bisa berkantor di IKN, dan diajukan saat Rakornas BAZNAS pada September lalu yang dibuka oleh Jokowi di IKN. Kunjungan dan silaturahmi Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. kepada Presiden Indonesia ke-7 tersebut diselenggarakan di Solo, Senin (2/12/2024). Hadir mendampingi, Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS, MEc, Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI, Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof (HC). Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum BAZNAS RI Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat Lc. MA., serta Plt Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati. “Kehadiran BAZNAS di IKN akan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung transformasi sosial dan ekonomi, terutama untuk memastikan distribusi zakat, infak, dan sedekah yang lebih merata dan tepat sasaran,” ujar Jokowi. Menurutnya, BAZNAS RI perlu mengirimkan surat langsung kepada Kepala Otorita IKN. "Saat ini sudah banyak investor masuk di IKN, seperti perusahaan, perguruan tinggi, maupun rumah sakit. Ini dalam waktu dekat akan segera penuh,” katanya. Selain itu, Jokowi berharap BAZNAS RI terus meningkatkan transformasi digital, sehingga informasi yang diterima masyarakat bisa lebih cepat, akurat, dan terbuka. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI ke-7 Joko Widodo yang telah mendukung penuh BAZNAS RI, sehingga dalam waktu singkat bisa berkembang pesat. “Kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada Bapak Jokowi yang selama menjabat sebagai Presiden RI selalu mendukung BAZNAS, sehingga BAZNAS seluruh Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata 30 persen setiap tahunnya. Bahkan pada Rakorda di Papua dua hari lalu, Papua pengumpulannya tumbuh mencapai 60 persen,” tambahnya. Kiai Noor berharap, langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola ZIS yang mampu berkontribusi secara nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi bangsa. Menurut Kiai Noor, dengan keberadaan BAZNAS di IKN, diharapkan pengelolaan ZIS dapat lebih terintegrasi dengan berbagai program strategis pemerintah di kawasan tersebut. "IKN juga memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh negara lain. Kami akan terus berupaya untuk mendukung agenda pembangunan nasional dengan semangat yang sejalan dengan kebangkitan Indonesia melalui adanya IKN," ucapnya.
BERITA02/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Akselerasi Pendidikan di Papua melalui Beasiswa Guru
BAZNAS RI Akselerasi Pendidikan di Papua melalui Beasiswa Guru
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkomitmen melakukan akselerasi pendidikan di Papua melalui program Beasiswa BAZNAS Guru Papua, sebagai upaya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., saat memberikan sambutan dalam Pembinaan Beasiswa BAZNAS Guru Papua di Aula Terpadu, Gedung Kuliah Terpadu IAIN Fattahul Muluk, Jayapura, Papua, Minggu (1/12/2024). Hadir, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah, Farid Septian, S.Sos. M.Hum., Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua. Dr. H. Marwan Sileue, M.Pd., Wakil Rektor I. Dr. H. Talabudin Umkabu, M.Pd., Wakil Rektor II, Dr. Anang Firdaus. M.Phil., Wakil Rektor III Dr. H. Amirullah M.Ag., serta 80 peserta terdiri dari guru dan pegawai di lingkungan kampus IAIN Fattahul Muluk. “BAZNAS berkomitmen mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) seperti Papua. Pendidikan adalah kunci mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya,” ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Kiai Noor berpesan kepada para guru untuk berupaya meraih pendidikan dari jenjang S1, S2, hingga S3 serta mengambil sanad (sandaran ilmu) dari Rasulullah SAW, sebab Rasulullah SAW mengajarkan sabar dalam memperjuangkan risalah dan dalam mendidik umat. “Kami juga berpesan kepada guru untuk mengamalkan Surat Al-Jumu'ah ayat 3. Penerima Beasiswa Guru BAZNAS diharapkan dapat mengajarkan tilawah, membaca, membersihkan jiwa, lalu mengajarkan pengetahuan,” katanya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menambahkan, program Beasiswa BAZNAS Guru Papua lahir dari tekad BAZNAS RI untuk mencetak tenaga pendidik yang berkualitas di Papua, sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. “Melalui beasiswa ini, kami tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga pembinaan dan pendampingan yang holistik untuk para calon guru, sehingga mereka mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan di wilayahnya,” tambahnya. Pembinaan Beasiswa BAZNAS Guru Papua diakhiri dengan penyerahan buku "Mengajar di Batas Negeri" karya peserta Beasiswa Guru Papua IAIN Fattahul Muluk dan cendera mata dari BAZNAS RI dan IAIN Fattahul Muluk.
BERITA02/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan BERKAT bersama Bupati Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan BERKAT bersama Bupati Pesawaran
(22/11/2024) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersama Bupati Pesawaran melaksanakan pendistribusian program BERKAT (Bedah Rumah Layak Sehat) Kepada Keluarga Ibu Rohayah di Dusun Sinar Jaya Desa Paya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Program BERKAT didistribusikan kepada penerima manfaat yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak huni. Salah Satunya keluarga Ibu Rohayah kondisi rumahnya yang hampir roboh dengan tiang kayu lapuk yang sudah termakan usia. Pekerjaannya yang hanya sebagai buruh serabutan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan keluarga sehari-hari namun ia tetap bersyukur atas rezeki yang diperolehnya setiap hari. Semoga bantuan program BERKAT ini dapat membuat rumah ibu Rohayah menjadi lebih berkah, nyaman dan aman bagi para keluarga.
BERITA22/11/2024 | laksana sanjaya
BAZNAS Pesawarkan bersama Bupati Pesawaran kembali distribusikan BERKAT
BAZNAS Pesawarkan bersama Bupati Pesawaran kembali distribusikan BERKAT
(22/11/2024) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersama Bupati Pesawaran kali ini mendistribusian program BERKAT (Bedah Rumah Layak Sehat) Kepada Keluarga Bapak Ponimin di Dusun Taman Sari Desa Mulyosari Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran. Program BERKAT didistribusikan kepada penerima manfaat yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak huni. Salah Satunya keluarga bapak Ponimin kondisi rumahnya yang hampir roboh dengan tiang kayu lapuk yang sudah termakan usia. Pekerjaannya yang hanya sebagai buruh serabutan dengan penghasilannya yang hanya cukup untuk kebutuhan keluarga sehari-hari namun ia tetap bersyukur atas rezeki yang diperolehnya setiap hari. Semoga bantuan program BERKAT ini dapat membuat rumah Bapak Ponimin menjadi lebih berkah, nyaman dan aman bagi para keluarga.
BERITA22/11/2024 | laksana sanjaya
Hari Santri Nasional 2024 Baznas Pesawaran salurkan 1000 beasiswa santri 
Hari Santri Nasional 2024 Baznas Pesawaran salurkan 1000 beasiswa santri 
(22/10/2024) Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran H. A. Hamid S, S.H., M.M. Bersama Bupati Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona, S.T., M.Tr.I.P dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran H. Farid Wajedi, S.Ag., M.Kom.I menyerahkan secara simbolis santunan untuk 1000 santri pada upacara Hari Santri Nasional tahun 2024 tingkat Kabupaten Pesawaran. Santunan diserahkan setelah upacara Hari Santri Nasional selesai yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Riyadhul Mubtadii'ien Way Lima pada tanggal 22 Oktober 2024. Hadir pada acara tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas/Instansi, Pimpinan Pesantren se-Kabupaten Pesawaran. Bertugas sebagai inspektur upacara, Bupati Pesawaran Membacakan sambutan Menteri Agama RI dalam sambutanya Menteri Agama menyoroti pentingnya peran Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945, yang menjadi tonggak peristiwa 10 November 1945. "Tanpa Resolusi Jihad, belum tentu terjadi peristiwa besar 10 November yang kita kenal sebagai Hari Pahlawan," ujar Bupati Pesawaran saat membacakan sambutan. Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan penampilan kreatifitas santri dari berbagai pondok pesantren, yang mempersembahkan seni islami, drama, serta penampilan budaya. Selain itu, dilakukan pula pembagian hadiah untuk para pemenang perlombaan antar pondok pesantren yang telah diselenggarakan sebelumnya.
BERITA21/11/2024 | laksana sanjaya
BAZNAS Pesawaran bersama Bupati Menyerahkan Santunan Bedah Rumah
BAZNAS Pesawaran bersama Bupati Menyerahkan Santunan Bedah Rumah
(20/11/2024) Baznas Pesawaran yang diwakili oleh Waka II KH. Endang Zainal Khidir dan Waka III M. Robani Bersama Bupati Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona, S.T., M.Tr.I.P menyerahkan santunan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) untuk Bapak Sutarno warga Dusun Kuripan, 05/03 Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima. Bupati Pesawaran dalam sambutanya menyampaikan "ini adalah bantuan Bedah Rumah dari Baznas Pesawaran yang sumber dananya berasal dari para dermawan yang membayar Zakat,Infak dan Sedekah di Kabupaten Pesawaran dan salah satu program penyalurannya itu adalah Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT), saat ini bapak sutarno adalah penerima mudah-mudahan nantinya bisa menjadi salah satu orang yang memberikan Infak, Sedekah, atau malahan zakatnya di BAZNAS Pesawaran. Saya juga berpesan kepada kepala desa sidodadi dan jajaranya agar dapat menggerakan masyarakatnya untuk dapat bergotong royong membantu pelaksanaan bedah rumah ini karena jika hanya mengandalkan dari bantuan ini saya yakin tidak akan cukup karena bantuan ini sifatnya adalah stimulus yaitu untuk memunculkan respon baik masyarakat sekitar untuk dapat membantu pak sutarno." pada penyerahan tersebut juga dihadiri oleh Para Kades, Camat, dan Tokoh masyarakat. Kepala Desa Sidodadi juga berterima kasih atas Program Baznas yang sudah membantu warganya dalam mewujudkan hunian yang layak huni semoga kedepanya bisa bersinergi terus dengan pemerintah desa dalam membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.
BERITA21/11/2024 | laksana sanjaya
BAZNAS Pesawaran bersama Bupati Menyerahkan Santunan Bedah Rumah
BAZNAS Pesawaran bersama Bupati Menyerahkan Santunan Bedah Rumah
(20/11/2024) Baznas Pesawaran yang diwakili oleh Waka II KH. Endang Zainal Khidir dan Waka III M. Robani Bersama Bupati Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona, S.T., M.Tr.I.P menyerahkan santunan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) untuk Bapak Mualimin warga Dusun Tanjung Aman 18/08 Desa Gunung Sugih kecamatan Kedondong. Bupati Pesawaran dalam sambutanya menyampaikan "ini adalah bantuan Bedah Rumah dari Baznas Pesawaran yang sumber dananya berasal dari para dermawan yang membayar Zakat,Infak dan Sedekah di Kabupaten Pesawaran dan salah satu program penyalurannya itu adalah Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT), saat ini bapak sutarno adalah penerima mudah-mudahan nantinya bisa menjadi salah satu orang yang memberikan Infak, Sedekah, atau malahan zakatnya di BAZNAS Pesawaran. Saya juga berpesan kepada kepala desa Gunung Sugih dan jajaranya agar dapat menggerakan masyarakatnya untuk dapat bergotong royong membantu pelaksanaan bedah rumah ini karena jika hanya mengandalkan dari bantuan ini saya yakin tidak akan cukup karena bantuan ini sifatnya adalah stimulus yaitu untuk memunculkan respon baik masyarakat sekitar untuk dapat membantu pak sutarno." pada penyerahan tersebut juga dihadiri oleh Para Kades, Camat, dan Tokoh masyarakat. Kepala Desa Gunung Sugih juga berterima kasih atas Program Baznas yang sudah membantu warganya dalam mewujudkan hunian yang layak huni semoga kedepanya bisa bersinergi terus dengan pemerintah desa dalam membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.
BERITA21/11/2024 | laksana sanjaya
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Mujiyanto
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Mujiyanto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan bedah rumah layak sehat (BERKAT) kepada Mujiyanto, seorang mustahik yang tinggal di Dusun III, 001/000, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Penyerahan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp16 juta rupiah diberikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Wakil Ketua Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, M. Robani, pada Kamis (14/11/2024). Mujiyanto diberikan bantuan BERKAT lantaran rumahnya roboh akibat atap dan tiang penyangga yang sudah lapuk. Sebelum menyerahkan bantuan, M. Robani mengatakan, BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah melakukan survey untuk memastikan mustahik layak mendapat bantuan BERKAT. Selanjutnya, tim survey melaporkan hasilnya kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk dapat ditindaklanjuti. "Nominal yang diberikan sebesar Rp16 juta rupiah sebagai bantuan stimulan berupa uang tunai. Kami berharap kepada Kepala Desa untuk membentuk panitia lokal dengan harapan kegiatan bedah rumah ini berjalan dengan baik, lancar dan terkoordinasi dengan stakeholder," tutur Robani Turut hadir dalam penyerahan bantuan ini, Sekcam Gedong Tataan, Rahmadi, Kepala Desa dan perangkat desa Sungai Langka. Terima kasih orang baik dan para donator atas donasi yang Anda salurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian. Mari kita dukung terus program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA14/11/2024 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Tunem
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Tunem
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan bedah rumah layak sehat (BERKAT) kepada Tunem, seorang janda lansia yang tinggal di Jl. Branti Raya, 002/002, Kalirejo, Negeri Katon, Pesawaran. Penyerahan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp16 juta rupiah diberikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Wakil Ketua Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, M. Robani, pada Kamis (14/11/2024). Sebelum menyerahkan bantuan, M. Robani mengatakan, BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah melakukan survey untuk memastikan mustahik layak mendapat bantuan BERKAT. Selanjutnya, tim survey melaporkan hasilnya kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk dapat ditindaklanjuti. "Nominal yang diberikan sebesar Rp16 juta rupiah sebagai bantuan stimulan berupa uang tunai. Kami berharap kepada Kepala Desa untuk membentuk panitia lokal dengan harapan kegiatan bedah rumah ini berjalan dengan baik, lancar dan terkoordinasi dengan stakeholder," tutur Robani Turut hadir dalam penyerahan bantuan ini, Plh. Camat Negeri Katon, Data Trianda, Sekretaris Desa dan jajaran perangkat desa Kalirejo. Terima kasih orang baik dan para donator atas donasi yang Anda salurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian. Mari kita dukung terus program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA14/11/2024 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Resi Agustina
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Resi Agustina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan bedah rumah layak sehat (BERKAT) kepada Resi Agustina, warga Dusun Negeri Katon, 002/002, Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran. Penyerahan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp16 juta rupiah diberikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Wakil Ketua Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, M. Robani, pada Kamis (14/11/2024). Resi Agustina diberikan bantuan BERKAT lantaran kondisi rumah milik keluarga yang ia tempati bersama keluarganya sudah sangat tidak layak (urgent/hampir roboh). Sebelum menyerahkan bantuan, M. Robani mengatakan, BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah melakukan survey untuk memastikan mustahik layak mendapat bantuan BERKAT. Selanjutnya, tim survey melaporkan hasilnya kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk dapat ditindaklanjuti. "Nominal yang diberikan sebesar Rp16 juta rupiah sebagai bantuan stimulan berupa uang tunai. Kami berharap kepada Kepala Desa untuk membentuk panitia lokal dengan harapan kegiatan bedah rumah ini berjalan dengan baik, lancar dan terkoordinasi dengan stakeholder," tutur Robani Turut hadir dalam penyerahan bantuan ini, Plh. Camat Negeri Katon, Data Trianda, Sekretaris Desa dan jajaran perangkat desa Negeri Katon. Terima kasih orang baik dan para donator atas donasi yang Anda salurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian. Mari kita dukung terus program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA14/11/2024 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Santuni Penderita Liver Asal Kutoarjo, Gedong Tataan
BAZNAS Pesawaran Santuni Penderita Liver Asal Kutoarjo, Gedong Tataan
Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan dan memberikan santunan berupa uang tunai kepada Zulian Putra Nugraha, seorang anak penderita liver asal Dusun Kutoarjo II, 002/002, Kutoarjo, Gedong Tataan, pada hari Rabu, (13/11/2024). Santunan biaya pengobatan tersebut diterima langsung oleh Nurhayati, ibunda dari pasien. "Terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan kepada anak saya, semoga ini dapat membantu agar anak saya mendapakan pengobatan yang layak," tutur Ibu Nurhayati. "Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan donasinya melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian," tutur Ahmad Ilham Tim Layanan Aktif BAZNAS Pesawaran. Mari kita terus mendukung program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA13/11/2024 | Ahmad Fudloli
Bantu Mustahik Mendapatkan Layanan Kesehatan Yang Layak, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan
Bantu Mustahik Mendapatkan Layanan Kesehatan Yang Layak, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan
Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran menjenguk Hapipi, mustahik asal Dusun Kampung Sawah Pasar Minggu, 003/003, Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan yang mengalami kelumpuhan syaraf pada Rabu, (13/11/2024). Dalam momen tersebut, Tim Layanan Aktif menyalurkan santunan biaya pengobatan kepada Hapipi untuk membantu mendapatkan layanan Kesehatan yang layak. "Terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan kepada saya, semoga dapat membantu agar saya mendapakan pengobatan yang layak," tutur Hapipi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan donasinya melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian," ujar Ahmad Ilham Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Mari kita terus mendukung program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA13/11/2024 | Ahmad Fudloli
Ringankan Beban Nabila, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Biaya Pengobatan
Ringankan Beban Nabila, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Biaya Pengobatan
Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran menjenguk Nabila Sri Utami, warga Dusun Srimulyo, 001/004, Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon yang menjalani operasi tulang pipi pada Rabu, (13/11/2024). Dalam momen tersebut, Tim Layanan Aktif menyalurkan santunan biaya pengobatan kepada Nabila untuk membantu mendapatkan layanan Kesehatan yang layak. "Terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan kepada saya, semoga dapat membantu agar saya mendapakan pengobatan yang layak," tutur Nabila. "Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan donasinya melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian," ujar Ahmad Ilham Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Mari kita terus mendukung program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA13/11/2024 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Tinjau Lokasi Rumah Roboh di Sungai Langka
BAZNAS Pesawaran Tinjau Lokasi Rumah Roboh di Sungai Langka
Tim Survei BAZNAS Kabupaten Pesawaran bersama Kepala Desa dan Pamong Desa Sungai Langka meninjau lokasi rumah roboh milik Bapak Mujiyanto, Dusun III, 001/000, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, pada Rabu, (6/11/2024). Berdasarkan informasi yang diterima oleh tim, bahwa rumah tersebut sudah roboh beberapa hari yang lalu, namun informasinya baru diterima oleh BAZNAS Pesawaran pada Selasa malam, (5/11/2024). Ketika Tim tiba di lokasi, tampak beberapa warga sekitar sedang bergotong royong membangun Kembali rumah milik Bapak Mujiyanto yang telah roboh. Adapun material bangunan didapatkan dari toko bangunan setempat dengan akad hutang dengan ketentuan dibayar secara berangsur/dicicil. Dalam kegiatan tersebut, Tim Survei BAZNAS Pesawaran melakukan melakukan assessment serta pengambilan dokumentasi. "Besar harapan kami kepada Pimpinan BAZNAS Pesawaran agar dapat membantu Bapak Mujiyanto untuk membangun kembali rumahnya yang telah roboh," tutur Laksana Sanjaya, A.Md. Tim Survei BAZNAS Pesawaran.
BERITA06/11/2024 | Ahmad Fudloli
Bantu Ekonomi Umat, Pimpinan BAZNAS RI Dorong Pembentukan BMD di seluruh Daerah
Bantu Ekonomi Umat, Pimpinan BAZNAS RI Dorong Pembentukan BMD di seluruh Daerah
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., mendorong pembentukan program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) di seluruh BAZNAS daerah dalam membantu para mustahik pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usahanya. Hal ini disampaikan Prof Nadra dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS dengan Tema "Pengalaman Empiris Microfinance Syariah, Sebagai Pembelajaran BAZNAS Microfinance” disiarkan secara daring melalui BAZNAS TV, Selasa (05/11/2024). Menurut Prof Nadra, BMD merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi, termasuk terbebas dari jerat rentenir. "Program BMD dihadirkan untuk memberikan layanan permodalan dan pengembangan usaha bagi para mustahik pelaku usaha mikro," jelas Dr. Ali Sakti, M.Ec (Tenaga Ahli Departemen Ekonomi Dan Keuangan Syariah Bank Indonesia) selaku narasumber. "Dengan adanya program ini, para mustahik mendapat pinjaman modal tanpa bunga," imbuhnya. Dengan adanya manfaat tersebut, Ali Sakti mendorong pembentukan BMD di seluruh daerah di Indonesia dengan tujuan untuk mengentaskan kemiskinan, serta mendorong mustahik menjadi muzaki. "Jadi kita akan dorong pendirian BMD di seluruh daerah agar mampu memberikan manfaat yang nyata untuk umat," katanya.
BERITA05/11/2024 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat