WhatsApp Icon
Teladan Pemimpin: Bupati Pesawaran dan Jajaran ASN Tunaikan Zakat Serentak

PESAWARAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan penghimpunan zakat massal pada hari Rabu, (11/03/2026). Mengusung tema "Keteladanan Pimpinan dalam Menunaikan Zakat", acara ini menjadi momentum penting bagi penguatan tata kelola zakat di lingkungan pemerintahan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan, serta seluruh jajaran Kepala Dinas dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Pesawaran.

Pemimpin Sebagai Lokomotif Kebaikan

Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar kewajiban agama, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial aparatur negara terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dengan dimulainya penyaluran zakat dari pucuk pimpinan, diharapkan hal ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh pegawai dan masyarakat luas untuk melakukan hal serupa.

 "Zakat adalah instrumen penting dalam pembangunan daerah. Jika para pimpinan sudah memberikan teladan, insya Allah keberkahan akan mengalir ke seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Pesawaran," ujar Bupati Nanda.

 

Kampanye Zakat Menguatkan Indonesia

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang lebih besar. Penyaluran zakat oleh para pejabat daerah ini menjadi bukti nyata sinergi antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga amil.

 * Tujuan Utama: Meningkatkan kesadaran zakat di sektor formal (ASN).

 * Target: Optimalisasi penghimpunan dana untuk program pengentasan kemiskinan.

 * Visi: Menjadikan zakat sebagai pilar kemandirian ekonomi umat.

"Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kampanye 'Zakat Menguatkan Indonesia'. Kami ingin menunjukkan bahwa melalui zakat yang dikelola dengan transparan dan profesional, kita bisa bersama-sama memperkuat pondasi ekonomi bangsa, dimulai dari tingkat kabupaten," pungkas Ketua BAZNAS Pesawaran.

Dampak Positif bagi Daerah

Penyetoran zakat secara kolektif ini diharapkan dapat mengoptimalkan perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kabupaten Pesawaran. Dana yang terhimpun nantinya akan disalurkan kembali kepada para mustahik (penerima zakat) melalui berbagai program unggulan BAZNAS, seperti bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, hingga renovasi rumah tidak layak huni bagi warga Pesawaran.

11/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Optimalkan Keberkahan Ramadan, Bupati Pesawaran Imbau ASN dan Masyarakat Salurkan Zakat Melalui BAZNAS

PESAWARAN – Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Penyaluran dana umat tersebut diharapkan dapat dilakukan melalui lembaga resmi, yakni Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran, khususnya dalam rangka mengoptimalkan momentum bulan suci Ramadan.

Bupati Nanda Indira menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat, terutama para aparatur negara, dalam menunaikan zakat fitrah maupun zakat mal. Penyaluran melalui BAZNAS dinilai sebagai langkah strategis guna memastikan pengelolaan dana umat berjalan secara transparan, profesional, dan tepat sasaran kepada para mustahik (penerima zakat) di wilayah Pesawaran.

Lebih lanjut, inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pembersihan harta dan jiwa selama bulan suci, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesawaran.

Dana ZIS yang terkumpul melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran akan dioptimalkan untuk berbagai program pemberdayaan dan jaring pengaman sosial berkelanjutan. Penyaluran tersebut mencakup program beasiswa pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, bantuan modal usaha untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), layanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan pokok bagi kaum duafa di wilayah Kabupaten Pesawaran.

"Dalam momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, saya mengimbau seluruh elemen masyarakat dan jajaran ASN di Kabupaten Pesawaran untuk menunaikan kewajiban zakat fitrah dan zakat mal, serta memperbanyak infak dan sedekah. Saya sangat menganjurkan agar penyaluran dana umat ini dipercayakan kepada BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Melalui lembaga resmi, kita memastikan bahwa amanah tersebut dikelola secara profesional, transparan, dan terdistribusi tepat sasaran untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan." Ujar Bupati Nanda.

Bagi masyarakat dan ASN yang hendak menunaikan zakat, infak, dan sedekah, penyaluran dapat dilakukan dengan datang langsung ke gerai layanan BAZNAS atau melalui transfer ke rekening resmi berikut:

BSI: 74.55.66.77.84

BNI: 12.10.83.84.13

Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871

(a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)

Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah


Layanan Jemput Zakat & Konsultasi: +62 812-7111-2600


Alamat Kantor: Jl. A. Yani (Komplek Islamic Center Kabupaten Pesawaran), Desa Sukaraja, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pesawaran

 

11/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Menag RI Serahkan SK Presiden kepada Pengurus BAZNAS Periode 2026-2031

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa jabatan 2026-2031. Prosesi penyerahan dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

?Penyerahan SK ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan BAZNAS yang baru untuk lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menyatakan rasa syukur atas terbitnya payung hukum bagi kepengurusan ini agar roda organisasi BAZNAS dapat segera berjalan optimal.

?"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyerahkan SK kepada pengurus BAZNAS yang baru. Setelah sekian lama kita menanti SK Presiden terhadap pengurus BAZNAS," jelas Nasaruddin Umar.

?"Pengurus BAZNAS yang baru ini kiranya bisa, dan sedapat mungkin menjadikan kenaikan zakat bisa tiga kali lipat. Saat ini BAZNAS bisa menghimpun sekitar Rp41 triliun," tambahnya.

?Dia menekankan, pengurus BAZNAS selaku amil harus tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat dalam penetapan ashnaf atau golongan penerima zakat. Ia menegaskan bahwa penyaluran zakat harus menyasar delapan golongan yang telah ditetapkan secara jelas, tanpa interpretasi kiasan. Adapun kebutuhan sosial lainnya dapat diakomodasi melalui instrumen sedekah, wakaf, ghanimah, luqatah, serta sumber dana keumatan lainnya.

?Nasaruddin Umar turut berpesan agar pengurus BAZNAS menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat yang terpilih memikul tanggung jawab besar untuk menjaga integritas lembaga demi mengangkat martabat bangsa di mata dunia.

?"Mari kita jadi juru bicara yang baik bagi bangsa dan negara. Kita semua ikut bertanggung jawab untuk mewujudkan perjuangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yakni mengangkat martabat masyarakat kecil dan menengah. Yakinlah ke depan bangsa ini akan semakin makmur dan kita semua menikmati hasilnya," ujarnya.

Berikut ini nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS Periode 2026-2031: 

1. Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc.

2. Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si.

3. Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si.

4. Saidah Sakwan, M.A.

5. H. Ending Syarifuddin, M.E

6. H. Idy Muzayvad, S.H.I, M.SI

7. H. Mokhamad Mahdum SE, MIDec, PhD, Ak, CA, CPA CRP GRCE CWM. CHRP.

8. Hj. Neyla Saida Anwar

9. Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag

10. Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si

11. Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom, M.M..

10/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Pesawaran: Salurkan 210 Paket Berkah Ramadhan dan Santuni 80 Anak Yatim

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran mendistribusikan 210 Paket Berkah Ramadhan, hidangan berbuka puasa (ifthar), serta santunan kepada 80 anak yatim piatu. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di Masjid An-Nur, Desa Pejambon, Kecamatan Negeri Katon, pada Selasa (3/3/2026).

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan silaturahmi daerah yang dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. Acara berlangsung khidmat dan diisi dengan siraman rohani melalui tausiyah yang disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesawaran, KH. Ahmad Rusdi Ubaidillah Abror.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan, S.E., M.M., beserta jajaran pejabat pemerintah kabupaten, dan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, serta tokoh masyarakat setempat yang membaur dalam semangat persaudaraan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., menyampaikan bahwa penyaluran ini adalah bentuk komitmen bersama dalam menebar kebaikan di bulan suci.

"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam meringankan beban masyarakat, khususnya anak yatim piatu, di bulan suci Ramadhan. Kami berharap Paket Berkah dan santunan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat di momen penyucian diri ini," ujar Hi. Hamid.

Melalui sinergi yang berkelanjutan ini, diharapkan tali silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dapat semakin erat, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Mari Hadirkan Kesejahteraan Bersama

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

  • BSI: 74.55.66.77.84
  • BNI: 12.10.83.84.13
  • Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871
    (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)
  • Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
03/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Tebar Kebahagiaan Ramadhan, BAZNAS dan Pemkab Pesawaran Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Tegineneng

Di tengah suasana bulan suci, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran kembali memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melalui aksi sosial yang nyata. Pada Selasa (3/3/2026), kolaborasi ini diwujudkan dengan menyalurkan 160 Paket Berkah Ramadhan, hidangan ifthar, serta santunan kepada 80 anak yatim piatu di Masjid Nurul Falah, Dusun Srimulyo, Desa Gerning, Kecamatan Tegineneng.

Penyaluran bantuan ini terintegrasi dalam rangkaian agenda kunjungan silaturahmi daerah yang dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. Suasana persaudaraan kian terasa khidmat dengan adanya siraman rohani yang disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesawaran, KH. Ahmad Rusdi Ubaidillah Abror.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan, S.E., M.M., beserta jajaran perangkat daerah, ketua dan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, serta tokoh masyarakat setempat yang hadir untuk merajut kehangatan ukhuwah islamiyah bersama warga.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk optimalisasi dana zakat dalam mendukung program kepedulian sosial di daerah.

"Sinergi bersama Pemkab Pesawaran ini adalah komitmen nyata BAZNAS Pesawaran untuk memastikan kemuliaan Ramadhan dapat dirasakan secara merata, khususnya bagi anak-anak kita yang yatim piatu. Semoga bantuan ini tidak sekadar memenuhi kebutuhan jasmani, tetapi juga membuktikan kepada para muzaki bahwa amanah mereka telah tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran menjadi kebahagiaan bagi sesama," tegas Hi. Hamid.

Melalui momentum silaturahmi yang berkelanjutan ini, diharapkan kolaborasi antara umara, ulama, dan masyarakat semakin solid dalam menumbuhkan kesadaran berbagi di Bumi Andan Jejama.

Mari Hadirkan Kesejahteraan Bersama

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

  • BSI: 74.55.66.77.84
  • BNI: 12.10.83.84.13
  • Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871
    (a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)
  • Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah
03/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

Rakornas BTB, BAZNAS RI Siap Bersinergi Tanggulangi Bencana dengan LAZ
Rakornas BTB, BAZNAS RI Siap Bersinergi Tanggulangi Bencana dengan LAZ
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dalam rangka menanggulangi bencana di Indonesia. Hal itu disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc. MA dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 di Semarang, Sabtu (14/12/2024). "Dengan kolaborasi dan sinergi yang erat, maka dapat lebih mudah untuk membantu pemerintah dalam penanganan bencana nasional," ujar Achmad. Meski demikian, Achmad menilai saat ini pihaknya terus berupaya untuk menguatkan koordinasi dengan LAZ agar bantuan yang diberikan dapat diterima tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Di mana, menurutnya, beberapa daerah terdampak menerima bantuan berlimpah, sementara daerah lain kekurangan. "Misalnya, dalam bencana banjir besar, sering terjadi penumpukan bantuan di titik-titik tertentu karena kurangnya koordinasi di lapangan. Oleh karena itu ini akan kita kuatkan," jelasnya. Kemudian, lanjut Achmad, adanya inefisiensi sumber daya. Artinya, dana, logistik, dan tenaga relawan yang dimobilisasi sering kali tidak terkelola dengan baik. "Seperti mobilisasi relawan yang tidak terorganisir membuat penyaluran bantuan menjadi lambat dan tidak terstruktur," imbuhnya. Achmad menambahkan, ke depan perlu adanya integrasi data antara BAZNAS, LAZ, dan pemerintah daerah, sehingga bantuan dapat tersalurkan dengan baik. "Tentunya kami sepakat membangun sinergi dengan banyak pihak sebagai upaya penanggulangan bencana di Indonesia,” ucapnya.
BERITA14/12/2024 | Ahmad Fudloli
Diikuti 5.000 Peserta, Wapres Gibran Pimpin Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana dan RSB
Diikuti 5.000 Peserta, Wapres Gibran Pimpin Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana dan RSB
Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka menjadi pembina Apel Kesiapsiagaan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) serta Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024). Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Dalam sambutannya, Wapres Gibran mengapresiasi peran BAZNAS, para relawan, maupun mitra-mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan kebencanaan nasional, baik pada tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pascabencana, sampai upaya mengurangi risiko bencana seperti Kampung Tanggap Bencana dan program masyarakat bangkit sejahtera. “Saya berharap ke depan BAZNAS dapat memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat, baik itu terkait pemberian pelatihan kesiapsiagaan kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat sementara bagi anak korban bencana, pemberian beasiswa dan keperluan sekolah bagi anak korban bencana, pembuatan titik ekonomi baru di tempat relokasi, serta penyaluran bantuan produktif untuk kemandirian ekonomi para korban bencana,” ujar Wapres Gibran. Ia berpesan agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. “Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan, apa yang dilakukan BAZNAS merupakan bagian dari keinginan masyarakat, terutama masyarakat agamis, agar BAZNAS membentuk relawan-relawan tanggap bencana. “Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari harapan masyarakat yang menginginkan BAZNAS untuk bisa tampil, mengumpulkan, dan membentuk relawan-relawan ini. BTB merupakan suatu koordinasi, relasi antara masyarakat yang agamis, masyarakat yang memang senang bersedekah, berinfak dengan relawan-relawan kami,” kata Kiai Noor. “Demikian juga pada hari ini akan ada Rakornas BTB dan RSB. RSB rumah tanpa kasir, rumah sehat yang tidak membayar apapun, karena semuanya didedikasikan untuk masyarakat, karena semuanya dari muqayyadh, sehingga tidak perlu membayar,” sambungnya. Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada Wapres RI Gibran Rakabuming Raka atas kehadirannya, yang berarti telah peduli terhadap nasib rakyat Indonesia, juga kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran Apel Kesiapsiagaan ini. Apel Kesiapsiagaan dan Rakornas BTB serta RSB 2024 bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi penyaluran zakat untuk penanggulangan bencana di Indonesia, serta peran BAZNAS se-Indonesia dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Acara ini diikuti 5.000 personil kesiapsiagaan bencana BAZNAS yang terdiri dari: Relawan BAZNAS Tanggap Bencana, PMI, perwakilan LAZ, tenaga medis dan non medis Rumah Sehat BAZNAS; OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang.
BERITA13/12/2024 | Ahmad Fudloli
Bersama Wapres RI, BAZNAS Salurkan Bantuan Tenda dan Perahu Karet bagi BTB se-Indonesia
Bersama Wapres RI, BAZNAS Salurkan Bantuan Tenda dan Perahu Karet bagi BTB se-Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan berupa tenda dan perahu karet untuk BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di seluruh Indonesia. Penyerahan secara simbolis diberikan kepada perwakilan BTB yakni BAZNAS kabupaten Cilacap, BAZNAS kabupaten Kudus, BAZNAS kota Semarang, dan BAZNAS Kabupaten Temanggung dalam acara Apel Kesiapsiagaan dan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS Tanggap Bencana & Rumah Sehat BAZNAS 2024, Jumat (13/12/2024). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menjelaskan, bantuan yang diserahkan berupa 450 tenda dan 30 perahu karet. Bantuan ini akan didistribusikan ke 34 provinsi, khususnya kepada daerah-daerah yang rawan terkena bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. “Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kapasitas BTB BAZNAS di seluruh wilayah Indonesia dalam merespons situasi darurat. Tenda dan perahu karet ini adalah kebutuhan dasar dalam penanganan bencana yang sering kali menjadi kendala saat bencana terjadi,” tutur Noor Achmad. Menurut Kiai Noor, bantuan ini juga merupakan bagian dari program besar BAZNAS untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin yang berkaitan dengan penanganan bencana dan pengentasan kemiskinan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak hanya mendapatkan bantuan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang untuk bangkit kembali,” tambah Noor Achmad. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS berharap dapat semakin memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan. “Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah rawan bencana,” tuturnya. Kiai Noor juga berharap semakin banyak tim BTB yang terbentuk di seluruh Indonesia, sehingga makin banyak yang merasakan dampak positif dari adanya tim BTB di tanah air. "Saat ini, kita baru memiliki 30 tim BTB di provinsi dan 360 kabupaten/kota. Namun Insya Allah, kita menargetkan semua provinsi dan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia akan segera dibentuk BAZNAS tanggap bencana," ucapnya. Apel Kesiapsiagaan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
BERITA13/12/2024 | Ahmad Fudloli
Wapres RI Apresiasi Peran Strategis BAZNAS dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia
Wapres RI Apresiasi Peran Strategis BAZNAS dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas peran dan kontribusinya yang luar biasa dalam membantu penanganan dan penanggulangan bencana di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menjadi pembina dalam Apel Kesiapsiagaan sekaligus Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024). Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). "Saya ingin mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi aktif BAZNAS selama ini. Menghimpun, serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk bagi penanganan dan pencegahan bencana," ujar Wapres Gibran. "Saya sangat mengapresiasi peran aktif BAZNAS, para relawan, serta mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan bencana nasional. Mulai dari tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pasca bencana, hingga upaya pengurangan risiko bencana, seperti program kampung tanggap bencana dan masyarakat bangkit sejahtera," lanjutnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan seperti BAZNAS, serta masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi bencana. Gibran berharap ke depan, BAZNAS dapat semakin memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. "Beberapa langkah yang diharapkan antara lain pemberian pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat untuk anak-anak korban bencana, serta pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan akibat bencana," tambahnya. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi juga menjadi prioritas. Wapres Gibran menekankan, perlunya pembuatan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di lokasi relokasi korban bencana, serta penyaluran bantuan produktif untuk membantu korban bencana memperoleh kemandirian ekonomi. "Melalui program-program tersebut, kita tidak hanya meringankan beban masyarakat korban bencana, namun juga memberi mereka harapan baru untuk memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik," ujarnya. Wapres Gibran agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. “Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya.
BERITA13/12/2024 | Ahmad Fudloli
Di Rakornas BTB-RSB, BAZNAS Dorong Kolaborasi dan Kemitraan Pentahelix Penanggulangan Bencana Berbasis Zakat
Di Rakornas BTB-RSB, BAZNAS Dorong Kolaborasi dan Kemitraan Pentahelix Penanggulangan Bencana Berbasis Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong kolaborasi dan kemitraan pentahelix dalam penanggulangan bencana berbasis zakat yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antara berbagai elemen masyarakat, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan media dalam mengatasi tantangan kebencanaan. Hal ini dikemukakan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. pada Rakornas BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Semarang, Jumat malam (13/12/2024). Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menegaskan kekuatan penting dari adanya kolaborasi sinergi dengan masyarakat. Sebab tuntutan yang menginginkan untuk memberikan sumbangan melalui lembaga yang bisa dipercaya itu hadir dari masyarakat itu sendiri. “Dan rata-rata mereka (masyarakat) percaya bahwa lembaga yang mereka akui untuk menyalurkan dengan sebaik-baiknya adalah BAZNAS RI,” katanya. Kiai Noor berharap, kolaborasi diharapkan dapat menciptakan harmonisasi penanggulangan bencana yang humanis dan agamis. Menurutnya, juga diperlukan pendekatan transendensi dalam setiap aktivitas BAZNAS, yang tidak hanya berfokus pada aspek duniawi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai keagamaan. “Setiap langkah BAZNAS yang dilakukan merupakan amanah dari Allah SWT yang diajarkan melalui Rasulullah SAW. Secara ideologis penting menjadi pegangan bersama. Apa yang kita lakukan adalah bagian dari apa yang diperintahkan Allah kepada rasulnya," tegasnya. Dalam menjalankan tugas BAZNAS, Kiai Noor mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meneladani Rasulullah SAW dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. "Jangan pernah merasa malu untuk mengajak masyarakat mendukung program kita, karena ini adalah kewajiban yang diajarkan oleh Rasulullah SAW," ujarnya. Dengan strategi yang terintegrasi dan semangat sinergi, kata Kiai Noor, BAZNAS optimistis mampu memperluas jangkauan program pengentasan kemiskinan serta menjadikan lembaga ini sebagai model pengelolaan ZIS dan DSKL di Indonesia. "Harapan kami, kekuatan ini dapat terus memberikan bantuan kepada masyarakat, baik dalam kondisi bencana maupun non-bencana, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW,” ujarnya.
BERITA13/12/2024 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Raih 5 Penghargaan pada IFA Award 2024
BAZNAS Raih 5 Penghargaan pada IFA Award 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih 5 penghargaan pada ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2024 yang digelar di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/12/2024). Kelima kategori penghargaan tersebut meliputi kategori "Fundraising Zakat Terbaik", "Fundraising Kemanusiaan Terbaik", "Kepemimpinan dalam Fundraising Terbaik", "Event Fundraiser Terbaik", dan "Lembaga Pendukung Gerakan Fundraising". Penghargaan diterima Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI Fitriyansyah Agus Setiawan, yang mewakili BAZNAS. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Menurut Rizal, penghargaan ini merupaka bentuk kepercayaan publik kepada amilin/amilat BAZNAS yang telah bekerja maksimal dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. "Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi seluruh amil yang telah bekerja keras menyukseskan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat," ujarnya. Penghargaan Fundaristik Zakat Terbaik menjadi sebuah bukti nyata bahwa BAZNAS tetap berkomitmen dalam memegang prinsip 3A yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Menurut Rizal, berbekal prinsip itu, BAZNAS berfokus dalam menjaga kepercayaan publik dengan transparansi dan akuntabilitas. Hal ini berimbas pada meningkatnya pengumpulan dan semakin banyak mustahik yang terbantu melalui program produktif BAZNAS. Rizaludin menambahkan bahwa motivasi BAZNAS adalah keinginan untuk memberikan manfaat maksimal kepada mustahik. "Penghargaan ini semoga akan memacu kami menjadi lebih baik lagi ke depan, demi tercapainya tujuan mengentaskan kemiskinan. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Capaian ini akan sangat memotivasi kami untuk terus menebarkan manfaat dan kebaikan zakat untuk membantu sesama," pungkasnya.
BERITA12/12/2024 | Ahmad Fudloli
Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional
Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional
Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan perannya dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengelolaan dana zakat yang lebih terarah dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta. Hal ini diungkapkan oleh Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam sebuah rapat yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI terkait kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta, di Jakarta, Kamis (28/11/2024). Saidah menjelaskan, potensi zakat yang sangat besar di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program prioritas kesehatan nasional. Melalui pengelolaan dana zakat yang lebih strategis, BAZNAS bertujuan menarik lebih banyak kontribusi dari para muzaki untuk mendanai program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, BAZNAS telah mengalokasikan anggaran yang meningkat setiap tahun untuk mendukung program kesehatan. Fokus utama mencakup layanan kesehatan dasar, respons tanggap darurat, hingga pengentasan masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di banyak wilayah Indonesia, khususnya daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa program-program kesehatan yang dikelola BAZNAS selaras dengan prinsip maqashid syariah, yang salah satunya menekankan pentingnya menjaga jiwa manusia. Pendekatan ini sekaligus memperkuat ikatan spiritual antara muzaki dan mustahik, serta berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan kekurangan gizi. “Kami terbuka untuk kerja sama yang lebih luas demi mendukung prioritas kesehatan nasional. Dengan optimalisasi dana zakat, kami yakin dapat memberikan dampak nyata pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok mustahik,” tutup Saidah. Penulis: Fikri Editor : Putri
BERITA03/12/2024 | Admin
Bantu 2.300 Mahasiswa, BAZNAS RI Apresiasi Program Scholarsip BSI 2024
Bantu 2.300 Mahasiswa, BAZNAS RI Apresiasi Program Scholarsip BSI 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan apresiasi kepada Bank Syariah Indonesia (BSI) atas peluncuran Inaugurasi BSI Scholarship 2024 yang diberikan kepada 2300 mahasiswa penerima manfaat. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. pada Pelantikan 2300 Awardee BSI Scholarship dari 96 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Hadir Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Hery Gunardi, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM., serta Ketua Pengurus BSI Maslahat Misbahul Munir. di BSI The Tower, Jakarta, Jumat (29/11/2024). "BAZNAS sangat mengapresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan oleh BSI maslahat, ini sesuai dengan harapan BAZNAS, untuk lebih banyak memfokuskan pemberian beasiswa, karena kita tahu bahwa pertarungan ke depan, jihad kita itu adalah di bidang pendidikan," ucap Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. Kiai Noor menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap perkembangan BSI yang sangat cepat, "Mungkin tercepat di dunia, dalam waktu empat tahun sudah menjadi bank syariah terbesar kesembelian di dunia, ini luar biasa, dan kalau di Indonesia bank syariah jelas BSI ga ada lawan," tambahnya. Kiai Noor menjelaskan, pendidikan merupakan bagian dari jihad fi sabilillah, sehingga untuk mustahik zakat tidak hanya dimasukkan pada kategori fakir dan miskin saja. Tetapi juga mereka yang masuk dalam asnaf jihad fi sabilillah. "Karena dengan demikian para penerima mahasiswa akan sungguh-sungguh, bahwa pertarungan kedepan tidak hanya untuk dirinya sendiri, tidak hanya untuk keluarga, tidak hanya untuk umat, tapi juga untuk bangsa, adalah melalui pendidikan," ujarnya. Kiai Noor mengungkapkan, BAZNAS menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kebanggaan ini, "Karena sampai saat ini kami juga telah meluncurkan 53.500 penerima beasiswa untuk seluruh Indonesia, bahkan kami kemarin juga telah memberikan beasiswa untuk mereka yang mau masuk ke perguruan tinggi saja, santri-santri seluruh Indonesia itu sebanyak 10.000," ungkapnya. "Insya Allah keluarga besar BSI, semuanya adalah orang-orang bersih dan suci karena zakatnya itu, ini sesuai dengan ayat Allah, tutohhiruhum wa tuzakkihim biha, sekali lagi kami terima kasih atas kerja sama yang luar biasa antara BAZNAS dan BSI selama ini pembayar zakat terbesar baik itu perorangan maupun perusahaan, dan insya Allah nanti bulan Ramadhan kami sampaikan kembali di hadapan presiden pak Prabowo Subianto," ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM. turut menyampaikan apresiasi kepada BSI yang selama ini telah menjadi mitra strategis BAZNAS. "Kami sangat mengapresiasi langkah BSI dalam mendukung pendidikan melalui program BSI Scholarship 2024. Program ini sejalan dengan misi BAZNAS untuk meningkatkan akses pendidikan bagi mustahik, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan yang berkelanjutan. Rizaludin berharap, kolaborasi antara BAZNAS dan BSI ke depan dapat terus diperkuat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat secara lebih luas. Sementara itu, Ketua Pengurus BSI Maslahat, Misbahul Munir dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Dirut BSI dan Ketua BAZNAS yang selama ini terus menjalin kerja sama yang baik sehingga BSI setiap tahunnya selalu dinobatkan sebagai perusahaan pembayar zakat terbesar di Indonesia. "Alhamdulillah Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya tentunya kepada mitra utama kami, ada Prof. Noor Ahmad di BAZNAS yang sudah mempercayai kami sebagai mitra utama sebagai penyalur dari zakat yang dihimpun di BAZNAS, tentu yang paling utama juga pak Hery Gunardi bersama seluruh jajaran di BSI, di mana tahun demi tahu
BERITA03/12/2024 | Admin
BAZNAS RI Bersama Bank Indonesia DKI Jakarta Gelar Khitanan Massal untuk Anak Kurang Mampu
BAZNAS RI Bersama Bank Indonesia DKI Jakarta Gelar Khitanan Massal untuk Anak Kurang Mampu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Bank Indonesia DKI Jakarta menggelar khitanan massal metode couter laser untuk anak-anak kurang mampu yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS Institute, Jakarta, Sabtu (30/11/2024). Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS turut menerjunkan tim dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Jakarta Masjid Istiqlal untuk menyukseskan khitanan massal yang diikuti 60 anak-anak laki-laki dari keluarga kurang mampu. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM. menyampaikan, khitanan massal metode couter laser yang digelar bersama Bank Indonesia DKI Jakarta, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “BAZNAS tergugah untuk berperan serta mewujudkan generasi muda yang sehat melalui khitanan yang dilakukan oleh tim medis Rumah Sehat BAZNAS Jakarta. Langkah kecil ini begitu penting bagi kita, terlebih lagi jika proses khitan ini membawa nilai-nilai sosial menuju kehidupan bermasyarakat yang lebih baik,” ujar Achmad. Dengan program khitanan massal, Achmad yakin nilai-nilai positif tersebut mampu didapatkan dengan seutuhnya. Oleh karena itu, lanjutnya, BAZNAS siap dan sanggup untuk menjadi bagian dari langkah mulia ini serta mengajak para dermawan untuk ikut berpartisipasi di dalamnya. “Sebagai umat Muslim, khitan merupakan suatu kewajiban. Hal ini adalah bagian dari syariat Islam yang harus dilakukan sebagai bukti ketaatan umat dalam menjalankan ajaran agamanya. Dari segi medis, khitan juga bermanfaat sebagai proses pembersihan pada alat kelamin sehingga dapat mencegah risiko terjangkitnya penyakit,” katanya. Achmad mengingatkan, setiap perusahaan wajib bertanggung jawab terhadap masyarakat sekitar baik dari segi sosial, pendidikan, maupun lingkungan. “Kami juga menyampaikan terima kepada Bank Indonesia DKI Jakarta atas kepeduliannya terhadap anak-anak kurang mampu sehingga mereka dapat melaksanakan khitanan yang mana melaksanakan syariat Islam dan ini gratis. Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat terus terjalin, dan memberikan keberkahan bagi semua,” tambah Achmad. Sementara itu, Kepala Divisi Implementasi KEKDA KPw Bank Indonesia DKI Jakarta, Prasaja Widiatmaka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah secara rutin menggelar khitanan massal untuk mewujudkan SDM yang sehat dan unggul. "Kami dari Bank Indonesia percaya bahwa kemajuan ekonomi dan keuangan, juga didukung oleh pengembangan SDM di segala bidang, termasuk di bidang kesehatan,” ujarnya. Melalui dukungan pada program khitanan massal ini, Prasaja menambahkan, Bank Indonesia berkomitmen mewujudkan SDM Indonesia yang sehat dan unggul untuk Jakarta dan Indonesia yang berdaya saing tinggi. “Terima kasih atas konsistensi BAZNAS dalam menyelenggarakan program ini," katanya.
BERITA03/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Luncurkan Program Kemitraan Dakwah di Daerah 3T dan Komunitas Marjinal
BAZNAS RI Luncurkan Program Kemitraan Dakwah di Daerah 3T dan Komunitas Marjinal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Program Kemitraan Dakwah Dai 3T dan Komunitas Marjinal, sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat yang lebih baik khususnya pembelajaran Ilmu agama Islam. Peluncuran program tersebut diselenggarakan secara daring, disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Jumat (29/11/2024). Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI, Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd., dan Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Sub Koordinator Bidang Dakwah Kemenag RI H. Subhan Nur Lc, M.Ag. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA menyebut program kemitraan tersebut bertujuan untuk memperluas akses dakwah di daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T) serta komunitas marjinal. “Alhamdulillah, BAZNAS RI dapat melanjutkan program dakwah di daerah 3T, yang merupakan salah satu program terpenting dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Prioritas kami adalah menjangkau teman-teman di daerah ini agar tidak ada yang tertinggal,” ujar Saidah. Saidah menjelaskan, BAZNAS berkomitmen untuk memastikan dakwah menjangkau seluruh segmen masyarakat, baik di wilayah urban maupun rural. Program tersebut mendorong kolaborasi dengan para dai yang dimiliki oleh organisasi sosial atau yayasan yang sudah bergerak di bidang dakwah di daerah 3T. “Kami berkolaborasi dan bermitra dengan berbagai organisasi kemasyarakatan maupun kelompok pemerhati dakwah dan juga pendampingan mualaf. Penting kolaborasi ini karena BAZNAS membutuhkan keterjangkauan program,” jelasnya. Hingga saat ini, program dakwah BAZNAS telah mencakup tujuh provinsi. Namun, Saidah berharap cakupannya dapat diperluas, terutama di daerah minoritas dan 3T yang sangat membutuhkan kehadiran program ini. “Kami berharap tahun depan dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia,” katanya. Sementara itu, Sub Koordinator Bidang Dakwah Kemenag RI H. Subhan Nur Lc. M.Ag. menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi BAZNAS dan komunitas yang telah menjangkau objek dakwah yang mungkin belum terjangkau oleh para dai lainnya. “Tidak banyak orang yang mengambil resiko terhadap dakwah di komunitas ini, tapi inilah suatu kenyataan bahwa dakwah itu bukan saja urusan umat Islam, tetapi dakwah ini adalah instrumen agama yang digerakkan oleh Allah SWT kepada hati-hati hambanya yang dia kehendaki. Ini sungguh luar biasa” katanya. Subhan mengungkapkan, dakwah bukanlah tugas individu tetapi dakwah ini adalah tugas kolektif, sehingga secara kolaboratif harus memikirkan dakwah agar bisa menjangkau tiap-tiap umat Islam. Program ini akan fokus terhadap dakwah di wilayah 3T dan komunitas marjinal untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yaitu pembelajaran Ilmu agama Islam. Program ini juga akan difokuskan kepada masyarakat rawan akidah yang akan bersinergi dengan para mitra dakwah.
BERITA03/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Tingkatkan Dukungan terhadap Program Kesehatan Nasional dengan Pemanfaatan Dana Zakat
BAZNAS RI Tingkatkan Dukungan terhadap Program Kesehatan Nasional dengan Pemanfaatan Dana Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmennya untuk mendukung program prioritas kesehatan nasional melalui optimalisasi pengelolaan dana zakat. Selain itu, BAZNAS memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta di bidang non-infrastruktur kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam acara Rapat Penyusunan Kebijakan Sinergisme Kemitraan Pemerintah dengan Swasta (KPS) serta Penyusunan Laporan KPS yang diadakan Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Kamis (28/11/2024). Saidah menyebutkan bahwa potensi zakat di Indonesia sangat besar, mencapai Rp327 triliun. Namun, pencapaian penghimpunan dana zakat pada tahun sebelumnya baru mencapai Rp32 triliun, dan target tahun ini adalah Rp41 triliun. Dengan mengintegrasikan isu kesehatan dalam program zakat, BAZNAS berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung kesehatan nasional. Sebagai langkah nyata, BAZNAS telah mengalokasikan dana yang signifikan untuk berbagai program kesehatan, seperti akses layanan dasar, penanganan darurat, serta pengentasan stunting. Pada tahun 2023, BAZNAS mengalokasikan Rp125 miliar, yang meningkat menjadi Rp148 miliar pada 2024. "Fokus kami termasuk integrasi data mustahik, pemberdayaan kesehatan, dan penyediaan layanan kesehatan preventif serta kuratif, terutama bagi masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal)," jelas Saidah. Menurutnya, penggunaan zakat untuk mendukung program kesehatan memiliki dasar syar’i yang kuat dan sejalan dengan maqashid syariah, yaitu menjaga jiwa. Selain itu, zakat mempererat hubungan spiritual antara pemberi zakat (muzaki) dan penerima zakat (mustahik), serta membantu mengentaskan kemiskinan, kekurangan gizi, dan kelaparan. Saidah juga menegaskan bahwa BAZNAS fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting. Dana zakat yang dikelola telah berkontribusi terhadap anggaran perlindungan sosial di Indonesia. "Kami terbuka untuk kerja sama lebih luas dalam mendukung program kesehatan prioritas pemerintah. Dengan dana zakat, kami optimis dapat meningkatkan kualitas kesehatan mustahik di seluruh Indonesia," tutupnya. Penulis: Nadhila Editor : Novan
BERITA03/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
Optimalkan Pengelolaan ZIS, Jokowi Dukung BAZNAS RI Berkantor di IKN
Optimalkan Pengelolaan ZIS, Jokowi Dukung BAZNAS RI Berkantor di IKN
Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi) mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), untuk mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Indonesia. Pernyataan tersebut menanggapi adanya keinginan BAZNAS untuk bisa berkantor di IKN, dan diajukan saat Rakornas BAZNAS pada September lalu yang dibuka oleh Jokowi di IKN. Kunjungan dan silaturahmi Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. kepada Presiden Indonesia ke-7 tersebut diselenggarakan di Solo, Senin (2/12/2024). Hadir mendampingi, Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS, MEc, Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI, Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof (HC). Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum BAZNAS RI Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat Lc. MA., serta Plt Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati. “Kehadiran BAZNAS di IKN akan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung transformasi sosial dan ekonomi, terutama untuk memastikan distribusi zakat, infak, dan sedekah yang lebih merata dan tepat sasaran,” ujar Jokowi. Menurutnya, BAZNAS RI perlu mengirimkan surat langsung kepada Kepala Otorita IKN. "Saat ini sudah banyak investor masuk di IKN, seperti perusahaan, perguruan tinggi, maupun rumah sakit. Ini dalam waktu dekat akan segera penuh,” katanya. Selain itu, Jokowi berharap BAZNAS RI terus meningkatkan transformasi digital, sehingga informasi yang diterima masyarakat bisa lebih cepat, akurat, dan terbuka. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI ke-7 Joko Widodo yang telah mendukung penuh BAZNAS RI, sehingga dalam waktu singkat bisa berkembang pesat. “Kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada Bapak Jokowi yang selama menjabat sebagai Presiden RI selalu mendukung BAZNAS, sehingga BAZNAS seluruh Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata 30 persen setiap tahunnya. Bahkan pada Rakorda di Papua dua hari lalu, Papua pengumpulannya tumbuh mencapai 60 persen,” tambahnya. Kiai Noor berharap, langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola ZIS yang mampu berkontribusi secara nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi bangsa. Menurut Kiai Noor, dengan keberadaan BAZNAS di IKN, diharapkan pengelolaan ZIS dapat lebih terintegrasi dengan berbagai program strategis pemerintah di kawasan tersebut. "IKN juga memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh negara lain. Kami akan terus berupaya untuk mendukung agenda pembangunan nasional dengan semangat yang sejalan dengan kebangkitan Indonesia melalui adanya IKN," ucapnya.
BERITA02/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Akselerasi Pendidikan di Papua melalui Beasiswa Guru
BAZNAS RI Akselerasi Pendidikan di Papua melalui Beasiswa Guru
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkomitmen melakukan akselerasi pendidikan di Papua melalui program Beasiswa BAZNAS Guru Papua, sebagai upaya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., saat memberikan sambutan dalam Pembinaan Beasiswa BAZNAS Guru Papua di Aula Terpadu, Gedung Kuliah Terpadu IAIN Fattahul Muluk, Jayapura, Papua, Minggu (1/12/2024). Hadir, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah, Farid Septian, S.Sos. M.Hum., Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua. Dr. H. Marwan Sileue, M.Pd., Wakil Rektor I. Dr. H. Talabudin Umkabu, M.Pd., Wakil Rektor II, Dr. Anang Firdaus. M.Phil., Wakil Rektor III Dr. H. Amirullah M.Ag., serta 80 peserta terdiri dari guru dan pegawai di lingkungan kampus IAIN Fattahul Muluk. “BAZNAS berkomitmen mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) seperti Papua. Pendidikan adalah kunci mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya,” ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Kiai Noor berpesan kepada para guru untuk berupaya meraih pendidikan dari jenjang S1, S2, hingga S3 serta mengambil sanad (sandaran ilmu) dari Rasulullah SAW, sebab Rasulullah SAW mengajarkan sabar dalam memperjuangkan risalah dan dalam mendidik umat. “Kami juga berpesan kepada guru untuk mengamalkan Surat Al-Jumu'ah ayat 3. Penerima Beasiswa Guru BAZNAS diharapkan dapat mengajarkan tilawah, membaca, membersihkan jiwa, lalu mengajarkan pengetahuan,” katanya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menambahkan, program Beasiswa BAZNAS Guru Papua lahir dari tekad BAZNAS RI untuk mencetak tenaga pendidik yang berkualitas di Papua, sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. “Melalui beasiswa ini, kami tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga pembinaan dan pendampingan yang holistik untuk para calon guru, sehingga mereka mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan di wilayahnya,” tambahnya. Pembinaan Beasiswa BAZNAS Guru Papua diakhiri dengan penyerahan buku "Mengajar di Batas Negeri" karya peserta Beasiswa Guru Papua IAIN Fattahul Muluk dan cendera mata dari BAZNAS RI dan IAIN Fattahul Muluk.
BERITA02/12/2024 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan BERKAT bersama Bupati Pesawaran
BAZNAS Pesawaran Salurkan BERKAT bersama Bupati Pesawaran
(22/11/2024) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersama Bupati Pesawaran melaksanakan pendistribusian program BERKAT (Bedah Rumah Layak Sehat) Kepada Keluarga Ibu Rohayah di Dusun Sinar Jaya Desa Paya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Program BERKAT didistribusikan kepada penerima manfaat yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak huni. Salah Satunya keluarga Ibu Rohayah kondisi rumahnya yang hampir roboh dengan tiang kayu lapuk yang sudah termakan usia. Pekerjaannya yang hanya sebagai buruh serabutan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan keluarga sehari-hari namun ia tetap bersyukur atas rezeki yang diperolehnya setiap hari. Semoga bantuan program BERKAT ini dapat membuat rumah ibu Rohayah menjadi lebih berkah, nyaman dan aman bagi para keluarga.
BERITA22/11/2024 | laksana sanjaya
BAZNAS Pesawarkan bersama Bupati Pesawaran kembali distribusikan BERKAT
BAZNAS Pesawarkan bersama Bupati Pesawaran kembali distribusikan BERKAT
(22/11/2024) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersama Bupati Pesawaran kali ini mendistribusian program BERKAT (Bedah Rumah Layak Sehat) Kepada Keluarga Bapak Ponimin di Dusun Taman Sari Desa Mulyosari Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran. Program BERKAT didistribusikan kepada penerima manfaat yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak huni. Salah Satunya keluarga bapak Ponimin kondisi rumahnya yang hampir roboh dengan tiang kayu lapuk yang sudah termakan usia. Pekerjaannya yang hanya sebagai buruh serabutan dengan penghasilannya yang hanya cukup untuk kebutuhan keluarga sehari-hari namun ia tetap bersyukur atas rezeki yang diperolehnya setiap hari. Semoga bantuan program BERKAT ini dapat membuat rumah Bapak Ponimin menjadi lebih berkah, nyaman dan aman bagi para keluarga.
BERITA22/11/2024 | laksana sanjaya
Hari Santri Nasional 2024 Baznas Pesawaran salurkan 1000 beasiswa santri 
Hari Santri Nasional 2024 Baznas Pesawaran salurkan 1000 beasiswa santri 
(22/10/2024) Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran H. A. Hamid S, S.H., M.M. Bersama Bupati Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona, S.T., M.Tr.I.P dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran H. Farid Wajedi, S.Ag., M.Kom.I menyerahkan secara simbolis santunan untuk 1000 santri pada upacara Hari Santri Nasional tahun 2024 tingkat Kabupaten Pesawaran. Santunan diserahkan setelah upacara Hari Santri Nasional selesai yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Riyadhul Mubtadii'ien Way Lima pada tanggal 22 Oktober 2024. Hadir pada acara tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas/Instansi, Pimpinan Pesantren se-Kabupaten Pesawaran. Bertugas sebagai inspektur upacara, Bupati Pesawaran Membacakan sambutan Menteri Agama RI dalam sambutanya Menteri Agama menyoroti pentingnya peran Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945, yang menjadi tonggak peristiwa 10 November 1945. "Tanpa Resolusi Jihad, belum tentu terjadi peristiwa besar 10 November yang kita kenal sebagai Hari Pahlawan," ujar Bupati Pesawaran saat membacakan sambutan. Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan penampilan kreatifitas santri dari berbagai pondok pesantren, yang mempersembahkan seni islami, drama, serta penampilan budaya. Selain itu, dilakukan pula pembagian hadiah untuk para pemenang perlombaan antar pondok pesantren yang telah diselenggarakan sebelumnya.
BERITA21/11/2024 | laksana sanjaya
BAZNAS Pesawaran bersama Bupati Menyerahkan Santunan Bedah Rumah
BAZNAS Pesawaran bersama Bupati Menyerahkan Santunan Bedah Rumah
(20/11/2024) Baznas Pesawaran yang diwakili oleh Waka II KH. Endang Zainal Khidir dan Waka III M. Robani Bersama Bupati Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona, S.T., M.Tr.I.P menyerahkan santunan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) untuk Bapak Sutarno warga Dusun Kuripan, 05/03 Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima. Bupati Pesawaran dalam sambutanya menyampaikan "ini adalah bantuan Bedah Rumah dari Baznas Pesawaran yang sumber dananya berasal dari para dermawan yang membayar Zakat,Infak dan Sedekah di Kabupaten Pesawaran dan salah satu program penyalurannya itu adalah Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT), saat ini bapak sutarno adalah penerima mudah-mudahan nantinya bisa menjadi salah satu orang yang memberikan Infak, Sedekah, atau malahan zakatnya di BAZNAS Pesawaran. Saya juga berpesan kepada kepala desa sidodadi dan jajaranya agar dapat menggerakan masyarakatnya untuk dapat bergotong royong membantu pelaksanaan bedah rumah ini karena jika hanya mengandalkan dari bantuan ini saya yakin tidak akan cukup karena bantuan ini sifatnya adalah stimulus yaitu untuk memunculkan respon baik masyarakat sekitar untuk dapat membantu pak sutarno." pada penyerahan tersebut juga dihadiri oleh Para Kades, Camat, dan Tokoh masyarakat. Kepala Desa Sidodadi juga berterima kasih atas Program Baznas yang sudah membantu warganya dalam mewujudkan hunian yang layak huni semoga kedepanya bisa bersinergi terus dengan pemerintah desa dalam membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.
BERITA21/11/2024 | laksana sanjaya
BAZNAS Pesawaran bersama Bupati Menyerahkan Santunan Bedah Rumah
BAZNAS Pesawaran bersama Bupati Menyerahkan Santunan Bedah Rumah
(20/11/2024) Baznas Pesawaran yang diwakili oleh Waka II KH. Endang Zainal Khidir dan Waka III M. Robani Bersama Bupati Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona, S.T., M.Tr.I.P menyerahkan santunan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) untuk Bapak Mualimin warga Dusun Tanjung Aman 18/08 Desa Gunung Sugih kecamatan Kedondong. Bupati Pesawaran dalam sambutanya menyampaikan "ini adalah bantuan Bedah Rumah dari Baznas Pesawaran yang sumber dananya berasal dari para dermawan yang membayar Zakat,Infak dan Sedekah di Kabupaten Pesawaran dan salah satu program penyalurannya itu adalah Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT), saat ini bapak sutarno adalah penerima mudah-mudahan nantinya bisa menjadi salah satu orang yang memberikan Infak, Sedekah, atau malahan zakatnya di BAZNAS Pesawaran. Saya juga berpesan kepada kepala desa Gunung Sugih dan jajaranya agar dapat menggerakan masyarakatnya untuk dapat bergotong royong membantu pelaksanaan bedah rumah ini karena jika hanya mengandalkan dari bantuan ini saya yakin tidak akan cukup karena bantuan ini sifatnya adalah stimulus yaitu untuk memunculkan respon baik masyarakat sekitar untuk dapat membantu pak sutarno." pada penyerahan tersebut juga dihadiri oleh Para Kades, Camat, dan Tokoh masyarakat. Kepala Desa Gunung Sugih juga berterima kasih atas Program Baznas yang sudah membantu warganya dalam mewujudkan hunian yang layak huni semoga kedepanya bisa bersinergi terus dengan pemerintah desa dalam membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak.
BERITA21/11/2024 | laksana sanjaya
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Mujiyanto
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Mujiyanto
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan bedah rumah layak sehat (BERKAT) kepada Mujiyanto, seorang mustahik yang tinggal di Dusun III, 001/000, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Penyerahan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp16 juta rupiah diberikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Wakil Ketua Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, M. Robani, pada Kamis (14/11/2024). Mujiyanto diberikan bantuan BERKAT lantaran rumahnya roboh akibat atap dan tiang penyangga yang sudah lapuk. Sebelum menyerahkan bantuan, M. Robani mengatakan, BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah melakukan survey untuk memastikan mustahik layak mendapat bantuan BERKAT. Selanjutnya, tim survey melaporkan hasilnya kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk dapat ditindaklanjuti. "Nominal yang diberikan sebesar Rp16 juta rupiah sebagai bantuan stimulan berupa uang tunai. Kami berharap kepada Kepala Desa untuk membentuk panitia lokal dengan harapan kegiatan bedah rumah ini berjalan dengan baik, lancar dan terkoordinasi dengan stakeholder," tutur Robani Turut hadir dalam penyerahan bantuan ini, Sekcam Gedong Tataan, Rahmadi, Kepala Desa dan perangkat desa Sungai Langka. Terima kasih orang baik dan para donator atas donasi yang Anda salurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian. Mari kita dukung terus program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA14/11/2024 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Tunem
BAZNAS Pesawaran Berikan BERKAT Kepada Tunem
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan bedah rumah layak sehat (BERKAT) kepada Tunem, seorang janda lansia yang tinggal di Jl. Branti Raya, 002/002, Kalirejo, Negeri Katon, Pesawaran. Penyerahan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp16 juta rupiah diberikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Wakil Ketua Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, M. Robani, pada Kamis (14/11/2024). Sebelum menyerahkan bantuan, M. Robani mengatakan, BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah melakukan survey untuk memastikan mustahik layak mendapat bantuan BERKAT. Selanjutnya, tim survey melaporkan hasilnya kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk dapat ditindaklanjuti. "Nominal yang diberikan sebesar Rp16 juta rupiah sebagai bantuan stimulan berupa uang tunai. Kami berharap kepada Kepala Desa untuk membentuk panitia lokal dengan harapan kegiatan bedah rumah ini berjalan dengan baik, lancar dan terkoordinasi dengan stakeholder," tutur Robani Turut hadir dalam penyerahan bantuan ini, Plh. Camat Negeri Katon, Data Trianda, Sekretaris Desa dan jajaran perangkat desa Kalirejo. Terima kasih orang baik dan para donator atas donasi yang Anda salurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima dan membalas semua amal baik Anda sekalian. Mari kita dukung terus program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran.
BERITA14/11/2024 | Ahmad Fudloli
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →