WhatsApp Icon
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026: Langkah Konkret Wujudkan Masyarakat Inklusif

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran sukses menggelar program Santunan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H/2026 M. Acara yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026) di Gazebo BAZNAS Pesawaran ini merupakan bagian dari agenda serentak nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Mengusung tema "Festival Pesan Inklusif: Dari Jiwa Anak untuk Negeri" dengan slogan "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat", kegiatan ini terhubung secara virtual dengan puncak perayaan nasional. Lebih dari sekadar seremonial, program ini membawa misi transformasi sosial yang krusial: mengubah paradigma masyarakat agar tidak lagi memandang anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai objek belas kasihan, melainkan sebagai individu berdaya yang memiliki potensi dan hak setara.

Di tingkat daerah, penyaluran santunan ini menjadi wujud nyata amanah BAZNAS Pesawaran dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., beserta jajaran pimpinan dan staf pelaksana.

Dalam sambutannya, Hi. Hamid menekankan bahwa momentum bulan Muharram harus menjadi katalisator bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial.

"Kami berharap kehadiran BAZNAS dapat membawa manfaat dan kebahagiaan nyata bagi anak-anak kita. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu memupuk semangat gotong royong dan mempererat solidaritas di tengah masyarakat Pesawaran," ungkap Hi. Hamid.

Perluasan Bantuan Sosial di Bulan Muharram

Untuk memperluas jangkauan kebaikan, BAZNAS Pesawaran tidak hanya berfokus pada santunan individu. Rangkaian peringatan Muharram 1448 H ini juga diisi dengan pendistribusian ratusan paket berkah (beras sedekah/sembako) yang disalurkan ke berbagai Pondok Pesantren dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Bantuan pangan ini ditujukan untuk menjamin kebutuhan nutrisi para santri dan anak asuh, sekaligus menjadi bentuk dukungan institusional BAZNAS terhadap lembaga pendidikan keagamaan dan panti asuhan.

Melalui sinergi dalam program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali menegaskan komitmennya. BAZNAS akan terus mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan zakat agar tidak hanya menghadirkan keberkahan bagi para mustahik, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan.

25/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Gelar Senam Sehat dan Pemeriksaan Gratis bagi Mustahik

Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Senam Sehat, Edukasi Hipertensi, dan Pelayanan Kesehatan Gratis. Acara yang digelar pada Selasa (23/6/2026) ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh 35 orang penerima manfaat (mustahik) di wilayah Pesawaran.

Kegiatan yang berlangsung hangat sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini dikawal langsung oleh tim medis profesional RSB Pesawaran, yang terdiri dari satu orang dokter umum, satu orang perawat, serta dibantu oleh dua orang staf.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan, yang kemudian disusul dengan sesi senam sehat. Aktivitas fisik ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kebugaran jasmani peserta, tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan di antara para mustahik.

Setelah tubuh bugar oleh senam, para peserta diajak untuk menyimak sesi edukasi kesehatan. Mengangkat tema krusial mengenai "Hipertensi", dokter dari RSB Pesawaran memberikan pemahaman komprehensif mengenai faktor risiko, cara pencegahan, hingga pentingnya pengendalian tekanan darah melalui pola hidup yang tepat.

Guna memastikan kondisi kesehatan peserta secara aktual, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan pengecekan kadar gula darah. Langkah ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi penyakit tidak menular di tengah masyarakat. Suasana semakin semarak dengan adanya pembagian doorprize bagi para peserta yang aktif dan berani bertanya saat sesi edukasi, sebelum akhirnya ditutup dengan pembagian kudapan (snack) sehat dan doa penutup.

Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap kesehatan masyarakat lapis bawah. Tujuan utamanya tidak sekadar memberikan pengobatan sesaat, melainkan membuka akses layanan kesehatan gratis sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih mandiri dalam menjaga kesehatan jasmani mereka. Dengan pengetahuan yang bertambah, diharapkan para mustahik dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga kualitas hidup mereka secara keseluruhan dapat meningkat.

Menanggapi antusiasme warga dalam kegiatan ini, Dokter Umum Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran menyampaikan pesannya terkait pentingnya langkah preventif dalam kesehatan.

"Hipertensi sering kali menjadi 'silent killer' atau pembunuh diam-diam karena gejalanya kerap tidak disadari. Melalui sinergi antara senam jasmani, edukasi, dan deteksi dini seperti hari ini, kami berharap para mustahik tidak hanya sekadar mendapatkan akses pengobatan gratis, tetapi juga terbangun kesadarannya untuk mengubah pola hidup sehari-hari. Kesehatan adalah investasi terbaik, dan mencegah selalu jauh lebih baik daripada mengobati." Ujar dr. Jihan Azzahra Namira, Dokter Umum RSB Pesawaran.

Melalui pelayanan yang ramah, mudah dijangkau, dan bermanfaat, Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa setiap mustahik mendapatkan hak yang sama untuk hidup sehat dan sejahtera.

23/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik, Baznas Pesawaran Menyusun Program Spa Academy Berbasis Syariah

 

PESAWARAN – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran secara resmi menerima pemaparan program strategis dari Baznas RI mengenai *SPA Academy* yang diperuntukkan bagi para mustahik di wilayah Kabupaten Pesawaran. Pertemuan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Rapat Kantor Unit Pimpinan Baznas Pesawaran pada Senin (22/06/2026).

Pemaparan program inovatif ini disampaikan langsung oleh Vera Wati, S.IP., Direktur Latifa Spa Academy Tangerang.

Sinergi Kuat dan Dukungan dari Baznas Provinsi Lampung

Program SPA Academy ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Baznas RI dalam mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan wilayah. Menariknya, implementasi program strategis ini di tingkat daerah tidak berjalan sendiri, melainkan mendapatkan dukungan penuh dan apresiasi dari Baznas Provinsi Lampung.

Sinergi antara Baznas RI, Baznas Provinsi Lampung, dan Baznas Kabupaten Pesawaran ini menunjukkan komitmen kolektif yang kuat dalam mengawal proses pendayagunaan zakat agar lebih produktif, tepat sasaran, dan memiliki dampak yang luas bagi masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya di Bumi Andan Jejama.

Fokus pada Kemampuan Vokasi dan Kemandirian Ekonomi

Dalam paparannya, Vera Wati menjelaskan bahwa program SPA Academy ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah komitmen untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan melalui jalur pemberdayaan ekonomi kreatif.

Narasi utama dari program ini berfokus pada pembekalan keahlian khusus yang memiliki daya saing tinggi di pasar kerja. Melalui pelatihan ini, para mustahik akan diberikan kemampuan vokasi di bidang Spa Syariah yang mengusung konsep Halal Wellness (kebugaran yang halal dan sesuai syariat).

 "Tujuan utama kita adalah membekali para mustahik dengan keahlian vokasi yang terstandarisasi. Dengan konsep Spa Syariah Halal Wellness, para peserta tidak hanya belajar teknik kebugaran, tetapi juga memastikan seluruh prosesnya sesuai koridor syariat Islam. Ini adalah peluang bisnis dan kerja yang sangat menjanjikan saat ini," ujar Vera Wati.

Dengan keahlian yang bersertifikasi tersebut, para mustahik diharapkan memiliki modal keterampilan yang kuat untuk membuka usaha mandiri maupun terserap di industri kebugaran. Output akhir yang dikejar dari program ini adalah lahirnya sumber penghasilan yang stabil bagi para mustahik, yang pada gilirannya akan mendongkrak taraf hidup keluarga mereka secara signifikan dan berkelanjutan.

Sambut Baik Program Pusat

Pimpinan Baznas Kabupaten Pesawaran menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas program stimulus yang diinisiasi oleh Baznas RI yang bersinergi dengan Baznas Provinsi Lampung serta menggandeng Latifa Spa Academy ini. Pihak Baznas Pesawaran menyatakan siap melakukan penyaringan dan seleksi ketat terhadap para mustahik di Kabupaten Pesawaran yang dinilai memiliki potensi serta komitmen kuat untuk mengikuti pelatihan intensif ini hingga selesai.

Melalui sinergi lintas tingkatan ini, Baznas Kabupaten Pesawaran berharap angka kemiskinan di daerah dapat terus ditekan melalui program-program pemberdayaan berbasis keahlian nyata yang langsung menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat bawah.

 

22/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Dampingi Akreditasi RSB Pesawaran

PESAWARAN – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran melakukan pendampingan intensif kepada Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran. Kegiatan ini difokuskan pada persiapan Akreditasi RSB serta pengelolaan sistem pelayanan kesehatan yang lebih prima.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan langsung di Gedung RSB Pesawaran pada Jum'at, 19 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

Kehadiran Lintas Sektor

Sinergi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh indikator penilaian akreditasi dapat terpenuhi dengan baik. Hadir dalam kegiatan tersebut dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Bapak Iqbal, Ibu Fina, dan Bapak Tafsirudin. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesawaran Hi. A. Hamid S, S.H, M.M (Ketua Baznas Pesawaran), Ky. Endang Zainal Khidir (Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan), M. Robani (Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan). Pihak RSB Pesawaran dr. Redha Anggraini Japar (Penanggung Jawab Klinik) serta Seluruh jajaran staf dan tenaga medis RSB Pesawaran

Kesiapan Akreditasi Menuju Hasil Maksimal

Selain memberikan arahan mengenai tata kelola pelayanan, tim dari Dinas Kesehatan juga turun langsung untuk memastikan kesiapan fisik, dokumen, serta prosedur standar operasional (SOP) yang dimiliki RSB Pesawaran dalam menghadapi proses penilaian akreditasi mendatang.

Berdasarkan hasil peninjauan dan evaluasi di lapangan, Dinas Kesehatan menilai bahwa kesiapan RSB Pesawaran secara umum sudah berada dalam kategori cukup baik.

"Secara keseluruhan persiapan yang dilakukan oleh pihak RSB sudah sangat matang. Hanya tinggal melakukan sedikit penyempurnaan dan pembenahan minor di beberapa sektor agar nantinya bisa meraih nilai akreditasi yang maksimal," ujar perwakilan tim pendamping Dinas Kesehatan.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara Dinas Kesehatan, Baznas, dan manajemen RSB Pesawaran, diharapkan proses akreditasi ini berjalan lancar. Standarisasi ini nantinya akan menjadi jaminan bahwa masyarakat Kabupaten Pesawaran akan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, aman, dan profesional.

19/06/2026 | Kontributor: RSB Pesawaran
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Laksanakan Home Visit, Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik

Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran kembali memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan Gratis dan Pemberian Sembako bagi Ibu Hamil Mustahik yang dilaksanakan secara langsung ke rumah penerima manfaat (home visit), Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, meliputi Jalan Sungai Langka, Jalan Wonoharjo Kurungan Nyawa, dan Jalan Negeri Sakti. Tim layanan terdiri dari satu dokter umum, satu bidan, serta dua staf Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran.

Dalam pelaksanaannya, tim mendatangi rumah-rumah mustahik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Selain pemeriksaan oleh dokter dan bidan, para penerima manfaat juga mendapatkan obat-obatan sesuai kebutuhan medis, paket sembako, serta informasi mengenai layanan kesehatan yang tersedia di Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran.

Sebanyak empat ibu hamil mustahik dan satu penerima manfaat lainnya mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan sosial dalam kegiatan tersebut. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memantau kondisi ibu hamil sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

Dokter Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar menyampaikan bahwa kegiatan home visit menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

"Kami ingin memastikan para ibu hamil mustahik tetap mendapatkan pemantauan kesehatan yang baik meskipun memiliki keterbatasan dalam menjangkau layanan kesehatan. Melalui home visit ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung sekaligus memberikan edukasi dan dukungan yang dibutuhkan," ujar dokter Redha.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi mustahik, khususnya ibu hamil, memantau kondisi kesehatan secara berkala, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga melalui penyaluran paket sembako. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran dengan masyarakat penerima manfaat.

Melalui pelayanan yang diberikan secara langsung ke rumah, diharapkan para ibu hamil dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih sehat, aman, dan terpantau, sehingga turut mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan calon bayi.

Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran akan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan mustahik melalui program-program kesehatan yang berkelanjutan.

Salam Sehat.

#CahayaZakat

#BaznasRI

#BaznasKabupatenPesawaran

#RumahSehatBaznasPesawaran

18/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

2 Warga Pesawaran mendapat santunan Berkat dari Baznas Pesawaran
2 Warga Pesawaran mendapat santunan Berkat dari Baznas Pesawaran
Pada Rabu, 21 Mei 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran telah menyalurkan bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) senilai Rp16 juta masing-masing kepada dua penerima manfaat. Satu penerima manfaat berdomisili di Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Lima, dan satu lainnya di Desa Porworejo, Kecamatan Negerikaton. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kantor Bupati Kabupaten Pesawaran oleh Bapak Dr. H. Dendi Ramadhona K., S.T., M.Tr.I.P., Bupati Pesawaran, didampingi oleh Bapak Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran beserta jajaran, dan Kepala Desa setempat. Sebelumnya, Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kelayakan penerima bantuan. "Sebagai tahapan, kami telah mengutus Tim untuk melakukan survei Sebagai tahapan awal, tim kami telah kami tugaskan untuk melakukan survei guna memastikan kelayakan penerima bantuan, jelas Bapak Hi. A. Hamid sesaat setelah menyerahkan santunan. Beliau juga berharap semoga bantuan BERKAT ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi semua pihak. "Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua," tutup Bapak Hi. A. Hamid. Marilah kita dukung program kebaikan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran..
BERITA21/05/2025 | Humas Baznas Pesawaran
Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah
Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah
Himbauan Zakat, Infak, dan Sedekah "Marilah kita tunaikan kewajiban zakat dan perbanyak infak serta sedekah untuk membersihkan harta dan jiwa kita. Dengan zakat, infak, dan sedekah, kita dapat membantu mereka yang membutuhkan dan meningkatkan keberkahan dalam hidup kita. Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah - Membersihkan harta dan jiwa - Membantu mereka yang membutuhkan - Meningkatkan keberkahan dalam hidup - Mendapatkan pahala dan ridho Allah Ayo Berzakat, Berinfak, dan Bersedekah! "Bersama kita dapat membuat perbedaan dan membawa kebaikan bagi masyarakat. Mari kita tunaikan zakat, infak, dan sedekah dengan ikhlas dan penuh kesadaran." Ayo Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda di BAZNAS Kab. Pesawaran dengan mengakses link https://kabpesawaran.baznas.go.id/bayarzakat Atau Transfer melalui rekening kami di: BSI 74.55.66.77.84 BNI 12.10.83.84.13 Bank Lampung 40.70.30.40.11.871 Bank Dki Syariah 72622.123456 CIMB Niaga Syariah 86.000.740.3000 a.n BAZNAS Kabupaten Pesawaran Terima kasih atas donasi yang anda tunaikan melalui BAZNAS Kab. Pesawaran AAJAROKALLAAHU FIIMAA A'THOITA WABAAROKA FIIMAA ABQOITA WAJA'ALAHU LAKA THOHUURON "Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang kalian berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kalian simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagi kalian"
BERITA16/05/2025 | Aripudin
BAZNAS RI Bersama Gates Foundation Jajaki Kerja Sama Penanganan Stunting dan Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS RI Bersama Gates Foundation Jajaki Kerja Sama Penanganan Stunting dan Pengentasan Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjajaki kerja sama strategis dengan Gates Foundation untuk memperkuat upaya penanganan stunting dan penurunan angka kemiskinan ekstrem yang masih cukup tinggi di Indonesia. Ada tiga pembahasan kerja sama BAZNAS RI dan Gates Foundation, yaitu kolaborasi dalam pengembangan keilmuan dan riset, pemberdayaan masyarakat melalui program pekerja sosial, serta implementasi program-program BAZNAS yang dapat disinergikan seperti pengentasan stunting dan pengurangan kemiskinan ekstrem. Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dengan perwakilan Gates Foundation di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Jumat (9/5/2025). Turut Hadir Wakil ketua BAZNAS RI H Mo Mahdum, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan CFRM, Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Deputi I H Arifin Purwakananta, Deputi II Dr. H. M Imdadun Rahmat, M.Si,. Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan Bapak Mulya Dwi Harto, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL Muhammad Hasbi Zaenal, serta jajaran lainnya. Hadir dari Gates Foundation Mrs. Pippa Zainoeddin, Deputy Director, Strategy, Planning & Management untuk Philanthropic Partnership, the Gates Foundation., Mr. Kohfi Rashid, Konsultan Gates Foundation, Mr. Anthony Nelson, Konsultan Gates Foundation, Mrs. Fitri Yuliarti, Public Affairs Manager Inke & Maris Associates, Ufi, Lakpesdam NU. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan, kemiskinan ekstrem dan stunting merupakan dua tantangan utama yang saling berkaitan. Menurutnya, salah satu penyebab meningkatnya kemiskinan adalah praktik judi online dan pinjaman daring yang menjerat masyarakat miskin. “Masyarakat miskin ingin membayar utang, mereka memakai caranya sendiri dengan berjudi, tapi sekaligus pinjaman online. Jadi mereka pinjam untuk judi, pada akhirnya tidak dapat apa-apa. Itu juga yang kemudian menyebabkan banyak orang bunuh diri,” ujar Kiai Noor. Untuk memutus mata rantai tersebut, BAZNAS RI mengembangkan berbagai program pemberdayaan ekonomi, seperti Zmart, Zchicken, dan Santripreneur. Program Zmart memberikan dukungan modal dan pendampingan manajemen bagi pelaku usaha kecil. Sementara Zchicken menyediakan produk makanan berkualitas dengan harga terjangkau, sementara Santripreneur membekali para santri dengan keterampilan kewirausahaan. “Kami juga memiliki Kampung Zakat dan program-program lain yang menyentuh masyarakat miskin di Indonesia. Oleh karena itu, kami membutuhkan kerja sama tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” tambahnya. Sementara itu, perwakilan Gates Foundation menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya BAZNAS RI dalam mengatasi stunting dan kemiskinan. Mereka memiliki program digital yang memberikan pendampingan kepada masyarakat miskin dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan perekonomian. Ia menjelaskan, sejak 2009, Gates Foundation telah mengucurkan lebih dari $300 juta dalam bentuk hibah ke Indonesia, terutama untuk sektor kesehatan, sanitasi, nutrisi, inklusi keuangan, dan pertanian. “Bill Gates juga berencana akan menyumbangkan 99 persen kekayaannya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Kita juga mengajak miliarder dunia untuk bergabung memberikan bantuan, saat ini ada lebih dari 200 miliarder yang telah bergabung, salah satunya dari Indonesia,” kata perwakilan Gates Foundation. Ia juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS RI sejalan dengan misi global Gates Foundation dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial kelompok rentan.
BERITA10/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Layanan Kurban Berkah BAZNAS 2025, Akses Mudah di Semua Kanal
Layanan Kurban Berkah BAZNAS 2025, Akses Mudah di Semua Kanal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan program Kurban Berkah BAZNAS 2025 dengan layanan yang semakin inklusif dan saluran pembayaran yang luas. Melalui integrasi kanal digital dan kasir ritel, masyarakat kini bisa menunaikan ibadah kurban dengan mudah, cepat, dan terpercaya. Hal ini mengemuka dalam konferensi pers peluncuran Kurban Berkah BAZNAS 2025 di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (9/5/2025). Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mo Mahdum, Ak, CPA (Haji Mo), dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. Tahun ini, BAZNAS menargetkan penyaluran kurban sebanyak 4.291 ekor domba/kambing (doka), 312 ekor sapi, 75 ekor kurban dalam bentuk olahan, dan total setara 7.000 ekor doka yang didistribusikan ke 34 provinsi dengan total penerima manfaat 107.000 jiwa. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan, program ini merupakan bagian dari ikhtiar memperluas kemaslahatan ibadah kurban bagi masyarakat luas, khususnya kelompok yang selama ini sulit mengakses distribusi kurban. “Sebagaimana diketahui bahwa pendistribusian hewan kurban tidak hanya di sekitar Jakarta, tetapi kami distribusikan untuk seluruh Indonesia, bahkan sampai ke seluruh pelosok-pelosok desa,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, BAZNAS menyiapkan dua metode pengiriman untuk sampai ke pelosok desa. Pertama, kirim daging dan kalengan, kedua kirim dana untuk membeli hewan kurban di daerah masing-masing, sesuai dengan kondisi daerahnya. “Sumber hewan kurban kita berasal dari masyarakat umum dan balai ternak kita. Balai ternak sendiri sudah bisa menyediakan 3.250 ekor kambing dari 54 balai ternak, sehingga kurang 3.750 ekor doka yang nanti akan kita beli dari masyarakat umum,” ucap Kiai Noor. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., mengungkapkan, BAZNAS RI selalu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, baik sebagai pemberi manfaat (muzaki) maupun penerima manfaat (mustahik). “Kemudahan layanan ini merupakan salah satu concern kami dari bidang pengumpulan, kami selalu mengedepankan tiga prinsip kemudahan, yaitu kemudahan informasi, kemudahan layanan, dan kemudahan layanan pembayaran,” kata Rizaludin. Terkait layanan pembayaran, lanjut Rizaludin, BAZNAS telah menyiapkan saluran pembayaran meliputi kanal digital seperti website resmi BAZNAS, platform crowdfunding, e-commerce, digital banking, fintech, hingga media sosial. Sementara untuk kanal fisik, BAZNAS bekerja sama dengan mitra kasir ritel seperti Pegadaian, Indomaret, Alfamart, Alfamidi, DAN+DAN, dan PT Pos Indonesia. “Cukup datang ke kasir ritel atau klik platform digital, maka kurban Anda siap disalurkan secara profesional dan amanah oleh BAZNAS. Pada prinsipnya kami ingin melayani para mudohi, para pekurban ini agar kurbannya bisa baik dan kami jaga harga sesuai dengan kualitas hewan kurban,” jelas Rizaludin. Pada kesempatan tersebut, Deputi II BAZNAS RI, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menambahkan, wilayah penyaluran mencakup daerah kemiskinan ekstrem, pesantren dan panti prasejahtera, wilayah terdampak bencana, serta kawasan dengan prevalensi stunting tinggi dan isu-isu kemanusiaan lainnya. “Kami ingin kurban ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang selama ini jauh dari sentuhan daging kurban. Insya Allah, ini menjadi bentuk nyata dari semangat gotong royong dan keadilan sosial dalam Islam,” kata Imdadun.
BERITA09/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Targetkan Pengumpulan Kurban 2025 Capai 7.000 Doka
BAZNAS RI Targetkan Pengumpulan Kurban 2025 Capai 7.000 Doka
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan pengumpulan hewan kurban setara domba atau kambing (doka) sebanyak 7.000 ekor oleh BAZNAS pusat, dalam pelaksanaan Program Kurban Berkah BAZNAS pada Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi. Target tersebut belum termasuk kontribusi dari BAZNAS daerah dan lembaga mitra lainnya, baik di tingkat daerah maupun nasional. Hal tersebut mengemuka pada Konferensi Pers Kurban Berkah BAZNAS 2025 yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (9/5/2025), yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mo Mahdum, Ak, CPA (Haji Mo), dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si. “Insya Allah, tahun ini, khusus pengumpulan hewan kurban untuk BAZNAS Pusat menargetkan 7.000 ekor setara doka, dengan rincian 4.291 ekor doka, 312 ekor sapi, serta 75 ekor sapi yang akan diolah menjadi produk kalengan. Nilai total hewan kurban yang ditargetkan mencapai sekitar Rp21 miliar dengan asumsi rata-rata harga doka Rp3 juta per ekor," ujar Kiai Noor. "Ini bukan sekadar angka, tetapi upaya BAZNAS untuk memperluas manfaat kurban bagi umat. Daging kurban nantinya akan disalurkan hingga ke pelosok Indonesia, termasuk ke Palestina, guna membantu warga yang terdampak krisis kemanusiaan," lanjutnya," lanjutnya. Kiai Noor menjelaskan, target 7.000 ekor doka merupakan akumulasi kebutuhan yang dihitung berdasarkan hasil evaluasi distribusi tahun sebelumnya, ditambah peningkatan partisipasi masyarakat dan potensi penyaluran tahun ini. Pencapaian target tersebut, lanjut Kiai Noor, akan didukung dengan strategi penguatan kanal distribusi, pemanfaatan teknologi digital dalam kemudahan untuk calon mudhohi menunaikan ibadah kurban, serta kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan mitra strategis dan peternak lokal binaan BAZNAS. "Sumber hewan kurban nantinya berasal dari dua penyuplai, yakni pasar umum dan Balai Ternak BAZNAS. Tahun ini, sebanyak 3.250 ekor doka akan disediakan oleh 54 balai ternak binaan BAZNAS yang tersebar di seluruh Indonesia, sementara sisanya dipenuhi dari pasar umum," jelasnya. "Adanya peternak binaan BAZNAS sebagai penyuplai hewan kurban, ini tidak hanya bermanfaat secara spiritual dan sosial, tetapi juga secara ekonomi bagi mustahik peternak di berbagai daerah," ucapnya. Pendistribusian hewan kurban, kata Kiai Noor, akan difokuskan ke wilayah-wilayah prioritas yang selama ini minim distribusi kurban. “Distribusi kurban akan difokuskan pada wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem, lembaga, yayasan, panti, pondok pesantren pra-sejahtera, daerah terdampak bencana, wilayah dengan kasus stunting, serta wilayah lain yang menghadapi isu-isu kemanusiaan,” ujar Kiai Noor. Dengan mengangkat tema “Cahaya bagi Mudhohi dan Mustahik”, Kiai Noor berharap Program Kurban Berkah BAZNAS 2025 dapat menjadi penerang kebaikan, baik bagi para pekurban maupun penerima manfaat. Ia menegaskan, BAZNAS optimistis, dengan dukungan masyarakat, target 7.000 doka tahun ini akan tercapai, bahkan bisa terlampaui, sebagaimana tren peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. "Kami (BAZNAS) mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya calon mudhohi untuk menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS, berkurban yang terbaik sesuai syariah dan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat," ujarnya. Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Mohamad Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA09/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Bersama HAFA Coffee and House Kerja Sama Program Ngopi Sambil Sedekah untuk Palestina
BAZNAS RI Bersama HAFA Coffee and House Kerja Sama Program Ngopi Sambil Sedekah untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kemitraan strategis dengan HAFA Coffee and House dalam program bertajuk Ngopi Sambil Sedekah untuk Palestina sebagai bagian dari gerakan solidaritas terhadap rakyat Palestina yang terus menghadapi krisis kemanusiaan. Melalui program ini, setiap pembelian produk tertentu di HAFA secara otomatis dikonversi menjadi sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS. Mekanisme distribusi donasi berlangsung secara transparan dan tepat sasaran. Peluncuran program berlangsung di HAFA Coffee and House, Kota Bogor, Selasa (6/5/2025). Hadir dalam acara tersebut Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, dan owner HAFA Coffee, Irvan Farhad. Dalam sambutannya, Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan HAFA menjadikan BAZNAS sebagai mitra distribusi bantuan kemanusiaan. “Kami dari BAZNAS mengucapkan ribuan terima kasih dan juga apresiasi yang tinggi kepada pemilik, manajemen, dan Teman HAFA yang telah memberikan kepeduliannya yang luar biasa untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Arifin. Ia menegaskan komitmen BAZNAS dalam menjaga integritas penyaluran donasi publik. “Sekali lagi kami sangat berterima kasih kepada HAFA, tugas kami adalah memberikan program yang terbaik, kami akan melaporkan penyaluran bantuan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi,” imbuhnya. Dalam kesempatan itu, Arifin mengungkapkan, BAZNAS terus memperkuat jaringan distribusi bantuan melalui mitra-mitra luar negeri, terutama di Mesir dan Yordania, guna menjangkau wilayah Gaza dan Tepi Barat. “Kita melakukan berbagai cara untuk dapat menyalurkan bantuan ke Gaza maupun berbagai titik di Tepi Barat. Apa yang kita lakukan semua itu sebenarnya jauh sangat kecil dibandingkan dengan penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kita di Palestina,” ucap Arifin. Ia menambahkan, kontribusi masyarakat Indonesia tidak hanya bernilai secara material, tapi juga emosional. “Hal ini terbukti dengan banyaknya ucapan-ucapan terima kasih melalui video-video pendek, bahkan kami sering mendapatkan potongan-potongan video di media sosial yang mereka membawa barang yang bertuliskan Indonesia, bertuliskan BAZNAS, mereka berterima kasih atas hal itu,” kata Arifin. Sementara itu, Irvan Farhad menyebut kerja sama ini merupakan kelanjutan dari sejumlah inisiatif dukungan Palestina yang pernah digagas HAFA sebelumnya. Ia menyebut BAZNAS sebagai lembaga kredibel yang memiliki jaringan internasional dalam menyalurkan bantuan. “Jadi Teman HAFA yang datang ke HAFA bisa nyobain produk kita, bisa ngopi sambil menikmati makanan manisnya, yang di mana dari setiap pembelian itu sudah otomatis ikut berdonasi untuk Palestina, yang mana kita salurkan melalui BAZNAS RI,” ucap Irvan Farhad. Irvan Farhad berharap program ini bisa menjadi wasilah pahala bagi para konsumennya, sekaligus meringankan beban rakyat Palestina. “Insya Allah apa yang sudah Teman HAFA berikan nominalnya itu akan langsung tersalurkan, dan insya Allah akan kami laporkan secara transparan dan diupdate secara berkala, sehingga bisa memberi keringanan bagi masyarakat,” katanya.
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Dari Pesantren ke Kampus Impian: Beasiswa BAZNAS Antar Ribuan Santri ke PTN
Dari Pesantren ke Kampus Impian: Beasiswa BAZNAS Antar Ribuan Santri ke PTN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali mencatat langkah penting dalam mendorong transformasi pendidikan santri Indonesia melalui Program Beasiswa Santri BAZNAS 2024. Sebanyak 2.000 santri penerima beasiswa telah lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) favorit melalui jalur prestasi. Saat ini, BAZNAS RI masih menunggu laporan hasil pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Ujian Mandiri dari ribuan santri lainnya. Diharapkan semakin banyak santri yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi melalui berbagai jalur seleksi masuk PTN, termasuk jalur Mandiri. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. Saidah Sakwan, M.A. menjelaskan bahwa program ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola tidak hanya sekadar tersalurkan, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas sumber daya umat. “Kami ingin memastikan setiap santri penerima beasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi, terutama mereka yang berasal dari keluarga dhuafa. Program ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga upaya BAZNAS untuk menciptakan generasi penerus yang lebih berdaya dan berprestasi,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, S.Sos, M.Hum mengungkapkan bahwa program beasiswa ini telah berlangsung selama beberapa tahun dan terus mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat. Pada 2024, jumlah penerima beasiswa meningkat dari 5.000 santri pada 2023 menjadi 10.000 santri, menjadikan program ini salah satu yang terbesar di BAZNAS. “Optimalisasi penyaluran zakat terus dilakukan BAZNAS agar semakin banyak santri berprestasi dari kalangan dhuafa yang dapat mengakses pendidikan tinggi. Kami berharap lebih banyak santri yang lolos SNBT dan Ujian Mandiri, sehingga manfaat beasiswa ini semakin luas dirasakan,” kata Farid. Melalui optimalisasi dana zakat yang dihimpun, jumlah penerima manfaat beasiswa meningkat signifikan, dengan total nilai penyaluran mencapai Rp40 miliar. Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi BAZNAS dalam mendukung peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi di Indonesia, sesuai dengan amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Farid menambahkan, BAZNAS juga akan mendokumentasikan kisah-kisah inspiratif santri penerima beasiswa dalam bentuk publikasi agar masyarakat luas dapat melihat langsung dampak nyata dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah. “Kita perlu success story, oleh sebab itu saya harap nanti makin banyak (kisah santri) yang dapat ditulis dan dibukukan. Selain menjadi kebaikan atau produk BAZNAS, ini juga akan menjadi portfolio pondok pesantren masing-masing,” kata Farid.
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Berikan Bantuan Pemulihan Psikososial dan Program Padat Karya bagi 33.000 Warga Gaza di Palestina
BAZNAS RI Berikan Bantuan Pemulihan Psikososial dan Program Padat Karya bagi 33.000 Warga Gaza di Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp7 miliar melalui Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) yang difokuskan pada program pemulihan psikososial dan program padat karya bagi 33.000 anak-anak dan warga Palestina yang terdampak konflik di Jalur Gaza. Bantuan tersebut digunakan untuk mendanai operasional 50 konselor yang akan memberikan layanan psikososial di beberapa titik pengungsian di Gaza selama 6 bulan ke depan. Program ini ditargetkan menjangkau 15.000 anak-anak dan 15.000 orang yang mengalami trauma akibat konflik berkepanjangan. BAZNAS juga memberikan bantuan program padat karya (Cash For Work) bagi 3.000 pengungsi Palestina di Gaza. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan, BAZNAS RI berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan warga Palestina. "BAZNAS berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan saudara-saudara kita di Palestina. Melalui kerja sama dengan UNRWA, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban psikologis yang dialami oleh para pengungsi, terutama anak-anak yang sangat rentan terhadap dampak trauma," ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (7/5/2025). Kiai Noor menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI menyalurkan bantuan sebesar Rp7 miliar melalui UNRWA untuk memastikan bantuan dari masyarakat Indonesia dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan efektif. "UNRWA merupakan mitra yang sangat layak untuk dititipkan dana bantuan dari para donatur masyarakat Indonesia, karena lembaga ini memiliki kredibilitas dan profesionalisme tinggi dalam menangani pengungsi Palestina," ucap Kiai Noor. “Dengan adanya bantuan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meringankan penderitaan rakyat Palestina dan memperkuat solidaritas antara masyarakat Indonesia dan Palestina,” kata Kiai Noor. Sebagai lembaga pengelola zakat resmi di Indonesia, Kiai Noor menyatakan BAZNAS terus berupaya memaksimalkan manfaat zakat, infak, dan sedekah agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. "Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Dengan bersinergi bersama, kita bisa memberikan lebih banyak manfaat dan harapan bagi mereka yang membutuhkan," tutup Kiai Noor.
BERITA07/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Keamanan SIMBA dan Website di Era Digital
Keamanan SIMBA dan Website di Era Digital
Penggunaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) telah memodernisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara digital, namun juga meningkatkan kerentanan terhadap serangan siber yang semakin kompleks dan canggih. Data sensitif umat, termasuk informasi muzakki, mustahik, transaksi keuangan, dan laporan penyaluran zakat yang tersimpan di server BAZNAS, merupakan aset strategis yang rawan terhadap kebocoran atau manipulasi, sehingga dapat merusak kepercayaan publik. Direktur Keamanan Siber BAZNAS RI Andrian, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sistem digital BAZNAS pusat menerima hampir satu juta percobaan serangan siber setiap harinya, menekankan urgensi peningkatan keamanan siber untuk melindungi data dan menjaga amanah digital. "Setiap harinya, sistem digital BAZNAS pusat menerima hampir satu juta percobaan serangan siber," ungkap Mas Andrian. Transformasi digital di lingkungan BAZNAS merupakan suatu keharusan. Namun, implementasinya perlu diiringi kesiapan struktural, teknis, dan sumber daya manusia. Penting untuk menghindari pembangunan infrastruktur yang kokoh di atas fondasi yang rapuh. Amanah umat yang besar tidak boleh tergadaikan akibat kelalaian, misalnya membuka tautan yang tidak aman. Oleh karena itu, menjaga sistem informasi BAZNAS (SIMBA) bukan hanya sekadar menjaga sistem, melainkan bagian dari ijtihad di era modern untuk memastikan keberlangsungan zakat sebagai pilar keadilan sosial Islam. Dalam konteks ijtihad tersebut, setiap amil, pemangku kebijakan, SDM IT, dan muzakki memiliki peran yang vital. Mari kita perkuat BAZNAS secara menyeluruh—tidak hanya dari segi pendanaan, tetapi juga pengelolaan data.—Di era digital ini, penguasaan data berarti memegang kepercayaan, dan menjaga data berarti menjaga keberkahan.
BERITA06/05/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS RI Ajak Seluruh LAZ di Indonesia Perkuat Kolaborasi Atasi Kemiskinan
BAZNAS RI Ajak Seluruh LAZ di Indonesia Perkuat Kolaborasi Atasi Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan ajakan tersebut dalam pembukaan BAZNAS Development Forum bertajuk Upaya Pengentasan Kemiskinan di Tengah Gejolak Ekonomi Global, yang digelar di Jakarta, Selasa (6/5/2025). Kiai Noor menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan seluruh LAZ dalam memperjelas peran masing-masing, terutama dalam memperkuat identifikasi terhadap kelompok penerima zakat (mustahik) dan pemberi zakat (muzaki). “Banyak pengangguran dan PHK, itulah yang terjadi di Indonesia dan kita tidak bisa menghindari itu. Maka yang perlu kita lakukan adalah kita harus benar-benar bisa membagi peran antara BAZNAS dengan seluruh LAZ, khususnya dalam mencermati dan melihat di mana muzaki dan mustahik,” ujar Kiai Noor. Noor juga mendorong adanya peninjauan ulang terhadap kriteria mustahik dan muzaki berdasarkan pendekatan fikih kontemporer. Katanya, pendekatan ini penting agar distribusi zakat lebih tepat sasaran dan kontekstual dengan kondisi masyarakat saat ini. “Jangan sampai gerakan zakat ini nanti kemudian dianggap membosankan dan dianggap ada satu perang untuk mendekati muzaki maupun mendekati mustahik, khususnya muzaki,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor juga mengungkapkan harapannya agar seluruh LAZ di Indonesia bersinergi dalam berbagi peran dengan pemerintah menyukseskan program Asta Cita, terutama di bidang penurunan kemiskinan ekstrem. "Bagaimana kita semuanya memahami bahwa gerakan zakat adalah gerakan yang tidak hanya pendekatan-pendekatan kemanusiaan, tetapi pendekatan-pendekatan ketuhanan. Ini yang sering kami sampaikan bahwa gerakan zakat bukanlah antroposentrisme, tetapi antroposentrisme transendental,” kata Kiai Noor. Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyoroti dampak ekonomi global yang kian terasa, mulai dari pelemahan sektor ekspor-impor hingga gelombang PHK di sejumlah sektor industri. “Kalau sektor ekspor-impor ini bergejolak, maka implikasinya adalah PHK. Kalau PHK masif, maka ini yang harus dikerjakan kita teman-teman di BAZNAS maupun LAZ,” ucap Saidah. Ia menegaskan perlunya respons cepat dan tepat dari para pengelola dana ZIS. Kebijakan pengelolaan dana ZIS harus adaptif, tidak hanya untuk mitigasi dampak jangka pendek, tetapi juga membangun ketahanan ekonomi mustahik dalam jangka panjang. “Respons kebijakan pengelolaan dana zakat yang cepat dan tepat, saya kira diperlukan untuk memitigasi dampak jangka pendek, sekaligus juga untuk membangun ketahanan ekonomi mustahik dalam jangka panjang,” katanya.
BERITA06/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat, BAZNAS RI Kerja Sama dengan Kemenko PMK
Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat, BAZNAS RI Kerja Sama dengan Kemenko PMK
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, khususnya melalui program pemberdayaan masyarakat. Penandatanganan dilakukan oleh Deputi II Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Prof. Dr. Nunung Nuriyanto, M.Si, dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. Saidah Sakwan, M.A., serta disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang PMK, Dr. (H.C.) A. Muhaimin Iskandar, M.Si., Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dan Wali Kota Bogor, Drs. H. Dedie A. Rachim, M.Si. Dalam sambutannya, Menko PMK Imin menyatakan, kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang harus diselesaikan secara gotong royong dengan melibatkan semua pihak. “Kita bersama-sama memulai sebuah kolaborasi dan sinergi antara lembaga pemerintah, filantropi, dan sektor lainnya untuk mendukung program-program pemberdayaan masyarakat. Hal ini menjadi simbol bagaimana kolaborasi dari berbagai sektor mampu membangun komunitas yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Menko Imin, di Sukasari, Bogor, Senin (5/5/25). Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya membangun ekosistem yang mampu mengoptimalkan seluruh potensi masyarakat dalam menghadapi tantangan kemiskinan. “Program ini bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025, yang menekankan kerjasama multipihak untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam optimalisasi pengelolaan zakat untuk menjawab isu-isu sosial kemasyarakatan yang mendesak. “MoU dengan Kemenko PMK ini mencakup dukungan pelaksanaan di bidang pemberdayaan masyarakat, pelaksanaan program pengelolaan zakat yang efektif, serta bentuk kerja sama lainnya yang disepakati bersama,” ucapnya. Pihaknya percaya, zakat dapat menjadi instrumen kuat dalam memperkuat program pengentasan kemiskinan secara kolaboratif. “Mudah-mudahan dengan kolaborasi bersama ini kita bisabersatu dalam menyelesaikan pengentasan kemiskinan serta memperkuat pemberdayaan masyarakat agar para mustahik bisa lebih sejahtera,” ucapnya. Penandatanganan MoU ini dilaksanakan dalam rangkaian Soft Launching Sentra Cipta Mandiri (SCM). Turut hadir dalam acara ini berbagai pemangku kepentingan, termasuk Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman, Rektor IPB, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, serta mitra strategis seperti Kementerian Sosial, BPJS Ketenagakerjaan, RS Marzoeki Mahdi, Bank Mandiri, BSI Maslahat, dan Bank BJB Bogor.
BERITA05/05/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Jangkau Lebih Banyak Muzaki, BAZNAS Perkuat Layanan Digital lewat WhatsApp
Jangkau Lebih Banyak Muzaki, BAZNAS Perkuat Layanan Digital lewat WhatsApp
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat layanan digital dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, seperti WhatsApp (WA) sebagai sarana pelayanan publik untuk mempermudah masyarakat berzakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan penghimpunan dan jangkauan layanan BAZNAS. Saat ini, sebesar 60 persen dari total fundraising BAZNAS berasal dari kanal digital. Angka ini menunjukkan peran penting teknologi dalam mendukung kinerja penghimpunan ZIS. Hal tersebut mengemuka dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi bertema “Peran WhatsApp dalam Optimalisasi Pengumpulan ZIS” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (29/4/2025). Hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, S.Si., M.IT., dan Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, H. A. Hamid S., S.H., M.M. beserta jajaran. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D, menekankan, pentingnya integrasi teknologi dalam sistem pelayanan BAZNAS. "Kami berupaya mengintegrasikan dan mengoptimalkan pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS dan layanan WhatsApp ini. Platform ini harus dimaksimalkan untuk mendorong peningkatan pengumpulan ZIS,” ujarnya. “Berbagai fasilitas digital seperti situs web dan layanan WhatsApp sudah tersedia di kantor digital BAZNAS. Kini tinggal bagaimana kita memaksimalkan penggunaannya,” tambahnya. Nadratuzzaman menyampaikan, BAZNAS telah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) dan akan terus melakukan pengembangan ke arah yang lebih modern. Namun, ia menyayangkan masih rendahnya pemanfaatan kantor digital BAZNAS yang baru dimanfaatkan sekitar 20 persen dari total potensinya. "Saya melihat di banyak website BAZNAS daerah sudah tersedia fitur WhatsApp, namun belum digunakan secara maksimal. Bahkan, saat saya mencoba menghubungi nomor layanan WhatsApp yang tertera di kantor digital pada beberapa BAZNAS kabupaten/kota, responnya lambat. Ini harus menjadi perhatian bersama," tambahnya. Lebih lanjut, Nadratuzzaman menegaskan, ke depannya, BAZNAS akan mendorong kantor-kantor daerah agar aktif memanfaatkan teknologi digital secara maksimal, baik untuk pelayanan publik maupun dalam kegiatan penghimpunan dana ZIS. "Selama kita berada di BAZNAS, kita harus sadar akan pentingnya teknologi dan berkomitmen untuk menggunakannya. Tidak boleh lagi ada sikap pasif, tidak mau belajar, atau merasa tidak mampu,” tegasnya. Sementara itu, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, S.Si., M.IT., menyampaikan, hasil survei internal menunjukkan mayoritas masyarakat menggunakan layanan WhatsApp BAZNAS untuk kebutuhan layanan dan konsultasi, baik dari kalangan muzaki maupun mustahik. “Ini menunjukkan bahwa WhatsApp merupakan salah satu media komunikasi yang efektif dalam menjembatani hubungan antara BAZNAS dan publik,” ujarnya. "WhatsApp jenis Business API (Application Programming Interface) yang telah digunakan BAZNAS memungkinkan penggunaan fitur-fitur canggih seperti WhatsApp Ads, link donasi, broadcast pesan, flow interaktif, dan katalog donasi, yang sangat efektif untuk memperluas jangkauan layanan BAZNAS," jelasnya. Untuk itu, lanjutnya, BAZNAS RI mendorong seluruh BAZNAS baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota agar serius mengadopsi penggunaan teknologi ini dalam operasional sehari-hari. "Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi keharusan bagi BAZNAS untuk tetap relevan dan dipercaya masyarakat sebagai lembaga pengelola zakat nasional, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di era digital saat ini," ujarnya.
BERITA29/04/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Bersama UAS, BAZNAS Pesawaran Santuni Mustahik
Bersama UAS, BAZNAS Pesawaran Santuni Mustahik
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, KH. Endang Zainal Khidir, berkesempatan menghadiri pengajian akbar di Lapangan Cakra Pamula, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan pada Ahad, 27 April 2025. Pengajian akbar yang diselenggarakan oleh Komunitas Peduli Anak Yatim-Piatu (KOPAYAPI) Nurrohim Kabupaten Pesawaran ini menghadirkan penceramah kondang nasional, Ustadz Abdus Shomad (UAS). Pada kesempatan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran memberikan santunan kepada para penerima manfaat di lingkungan Desa Sungai Langka berupa uang tunai. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, KH. Endang Zainal Khidir, menyampaikan bahwa santunan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Pesawaran untuk senantiasa melayani dan memberikan manfaat kepada para penerima manfaat. "Santunan ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam meringankan beban para penerima manfaat di Kabupaten Pesawaran," tutur Ustadz Endang. Mari bersama-sama mendukung program BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk meringankan beban para penerima manfaat di Kabupaten Pesawaran dengan berdonasi melalui BAZNAS Pesawaran.
BERITA27/04/2025 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran mendapatkan penghargaan pelaksanaan Indeks Zakat Nasional 2025
BAZNAS Pesawaran mendapatkan penghargaan pelaksanaan Indeks Zakat Nasional 2025
BAZNAS Kabupaten Pesawaran mendapatkan penghargaan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat Nasional 2025 oleh BAZNAS RI dengan nilai 0,47 kategori stabil.
BERITA24/04/2025 | Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Bupati Pesawaran Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Pesawaran
Bupati Pesawaran Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Pesawaran
Bupati Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona K., S.T., M.Tr.I.P. melakukan penyerahan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran pada Sabtu, 29 Maret 2025, di Rumah Dinas Bupati, Kurungan Nyawa, Gedong Tataan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Bupati Dendi dalam mendukung pengelolaan zakat secara profesional dan transparan guna memberdayakan umat serta mengentaskan kemiskinan. Ketua BAZNAS Pesawaran Hi. A. Hamid S.,S.H., M.M. dalam laporannya menyampaikan capaian dan peran strategis BAZNAS dalam mendistribusikan zakat kepada masyarakat. “Alhamdulillah di bulan Ramadhan ini BAZNAS telah menyalurkan berbagai macam santunan kepada masyarakat. Insya Allah sangat bermanfaat bagi mereka yang sangat membutuhkan," ujar Ketua BAZNAS. Bupati Dendi pun mengapresiasi peran penting dan kerja keras BAZNAS Pesawaran. Bupati Dendi juga mengajak jajarannya untuk terus meningkatkan peran penting BAZNAS Pesawaran. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dendi secara langsung menyerahkan zakat kepada BAZNAS Pesawaran. Momen ini menunjukkan teladan bagi seluruh umat Muslim, khususnya para pejabat di Kabupaten Pesawaran, untuk menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi. Turut hadir dalam kesempatan tersebut adalah Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Rohim, S.H.I., Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan KH. Endang Zainal Khidir, Wakil Ketua Bagian SDM dan Hubmat Aripudin, Kepala Sekretaiat Ahmad Fudloli dan dua orang Staf Sekretariat Laksana Sanjaya, A.Md. dan M. Sarifudin, S.Pd.I.
BERITA29/03/2025 | Ahmad Fudloli
Perluas Akses Digital Zakat, BAZNAS Gandeng Bank BCA Hadirkan Layanan ZIS di myBCA
Perluas Akses Digital Zakat, BAZNAS Gandeng Bank BCA Hadirkan Layanan ZIS di myBCA
Jakarta—Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperkuat strategi optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Kerja sama ini diwujudkan dengan hadirnya kanal pembayaran ZIS resmi BAZNAS melalui platform digital utama BCA, aplikasi myBCA. Kemitraan strategis ini merupakan langkah maju dalam mendukung Gerakan Cahaya Zakat sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan kemudahan dan kecepatan transaksi digital. Sebelumnya, kolaborasi antara BAZNAS dan BCA telah terjalin melalui layanan Virtual Account dan transfer ke rekening BCA. Kini, nasabah BCA memiliki opsi tambahan yang lebih praktis. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menekankan bahwa pemanfaatan teknologi perbankan adalah kunci untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban berzakat. "Di era digital, kemudahan dalam bertransaksi sudah menjadi keharusan. BAZNAS dan BCA berinisiatif memanfaatkan platform myBCA untuk memfasilitasi masyarakat menyalurkan ZIS dengan cara yang lebih mudah, cepat, aman, dan efisien," ujar Kiai Noor. Ia menambahkan, BCA saat ini bahkan menempati posisi sebagai salah satu bank terfavorit yang digunakan oleh para muzaki (pemberi zakat) untuk menyalurkan donasi. Melalui perluasan layanan ini, BAZNAS optimistis pengumpulan ZIS akan meningkat signifikan, yang pada gilirannya akan memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan untuk kesejahteraan mustahik (penerima zakat) di seluruh Indonesia. Sementara itu, Direktur BCA, John Kosasih, menegaskan komitmen Bank BCA dalam mendukung BAZNAS dan Gerakan Cahaya Zakat. "BCA berkomitmen untuk menyediakan layanan pembayaran ZIS yang mudah diakses oleh seluruh nasabah melalui berbagai produk dan layanan kami. Penambahan opsi pembayaran ZIS di fitur 'Bayar & Isi Ulang' pada aplikasi myBCA bertujuan membantu BAZNAS dalam mendigitalisasi transaksi ZIS, yang tentunya aman dan nyaman," jelas John Kosasih. Dengan hadirnya layanan ini, nasabah BCA kini dapat menunaikan zakat hanya dalam beberapa langkah sederhana di aplikasi myBCA, menjadikannya kesempatan yang lebih mudah bagi masyarakat untuk berbagi dan berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan nasional.
BERITA20/03/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
Safari Ramadhan BAZNAS Pesawaran: Sinergi Membangun Pesawaran Yang Lebih Maju dan Sejahtera
Safari Ramadhan BAZNAS Pesawaran: Sinergi Membangun Pesawaran Yang Lebih Maju dan Sejahtera
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melaksanakan Safari Ramadan 1446 Hijriah di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran pada Selasa (11/03/2025). Dalam rangkaian Safari Ramadhan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyalurkan berbagai santunan senilai Rp71.000.000. Santunan tersebut meliputi Paket Berkah Ramadhan (beras sedekah/sembako), santunan anak yatim piatu, dan Paket Ramadhan Bahagia (paket ifthar/buka puasa Ramadhan) kepada para mustahik. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. Abdul Hamid, S.H., M.M., menyampaikan bahwa penyaluran santunan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Pesawaran untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam upaya membangun Pesawaran yang lebih maju dan sejahtera. “Kegiatan ini krusial, karena selain memberikan santunan kepada mustahik, juga merepresentasikan komitmen BAZNAS Pesawaran dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Daerah,” ujar Hi. Abdul Hamid. Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah dan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk meningkatkan keterlibatan dengan masyarakat, memahami kebutuhan riil mereka, serta mengoptimalkan jangkauan program-program sosial. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian selama Ramadhan, guna membangun kekuatan sosial yang lebih besar demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Lampung, Bapak Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Lampung, pejabat struktural Provinsi Lampung, perwakilan Kantor Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati Pesawaran, Bapak Dr. H. Dendi Ramadhona K., S.T., M.Tr.I.P., unsur Forkopimda Pesawaran dan jajaran pejabat struktural Pemerintah Daerah Pesawaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Ketua BAZNAS Pesawaran beserta jajarannya, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam Kabupaten Pesawaran, para tamu undangan, serta para penerima manfaat.
BERITA11/03/2025 | Ahmad Fudloli
Rumah Sehat Baznas (RSB) dan IROPIN Gelar Bakti Sosial "Gerakan Mata Sehat Bercahaya" di Pondok Pesantren
Rumah Sehat Baznas (RSB) dan IROPIN Gelar Bakti Sosial "Gerakan Mata Sehat Bercahaya" di Pondok Pesantren
Pesawaran, Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran bekerjasama dengan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN) Pengurus Daerah (Pengda) Lampung sukses menggelar bakti sosial dengan tema "Gerakan Mata Sehat Bercahaya." Kegiatan ini berfokus pada skrining kelainan refraksi mata yang menyasar para santri. Dua lokasi pesantren menjadi sasaran utama program ini, yakni Pondok Pesantren Al Hidayat di Desa Gerning, Kecamatan Tegineneng, dan Pondok Pesantren Raudotul Huda Al Islami di Desa Sidomulyo, Kecamatan Negerikaton. Tujuan dari skrining ini adalah untuk mendeteksi dini masalah penglihatan, khususnya kelainan refraksi seperti rabun jauh atau rabun dekat, agar para santri dapat menerima penanganan yang tepat. Kesehatan mata yang optimal diharapkan dapat menunjang kelancaran proses belajar dan kegiatan sehari-hari mereka. Para pengasuh pesantren menyambut baik inisiatif ini. Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat, KH. Ma'sum Abror, serta Pengasuh Pondok Pesantren Raudotul Huda, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada RSB Baznas Pesawaran dan IROPIN Pengda Lampung atas kepedulian dan pelaksanaan bakti sosial di lingkungan pesantren mereka. Kegiatan ini menunjukkan komitmen RSB Baznas Pesawaran dan IROPIN Lampung dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar pesantren.
BERITA06/03/2025 | Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS RI Siapkan 30 Program Ramadhan untuk 1,1 juta Mustahik
BAZNAS RI Siapkan 30 Program Ramadhan untuk 1,1 juta Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI siap melaksanakan 30 program unggulan sepanjang Bulan Ramadhan 2025/1446 H, sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik di Indonesia. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, program-program tersebut nantinya akan menjangkau 34 provinsi di Indonesia dengan target penerima manfaat sebanyak 1.103.356 jiwa. "Untuk merealisasikan 30 program Ramadhan tahun ini BAZNAS telah merancang berbagai program guna memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya para mustahik yang membutuhkan bantuan selama Ramadhan,” ujar Kiai Noor dalam "Konferensi Pers Program Ramadhan BAZNAS 2025, Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik" yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (4/3/2024). Kiai Noor mengatakan, pendistribusian zakat tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan langsung kepada mustahik, tetapi juga melalui program pendidikan, seperti beasiswa bagi pelajar maupun mahasiswa. "Alhamdulillah, masyarakat sudah mulai memahami pentingnya zakat. Bahkan, kita sudah memulai literasi zakat ini dengan berbagai macam beasiswa yang kita (BAZNAS) berikan, supaya jurnal-jurnal tentang zakat itu lebih banyak lagi," ujarnya. "Adapun 30 program BAZNAS Ramadhan 2025 ini nantinya akan menyasar kepada mustahik di seluruh Indonesia," kata Kiai Noor. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan tiga kategori program Ramadhan BAZNAS yang difokuskan pada perbaikan fasilitas dan pelayanan peribadatan, bantuan bagi mustahik agar siap menjalankan ibadah puasa melalui akses makanan dan pembekalan, serta layanan bagi ibnu sabil yang ingin mudik. Pada kategori Program Nasional Ramadhan, kata Saidah, BAZNAS menghadirkan beberapa inisiatif seperti Pos Siaga Mudik, BTB Goes to School Ramadhan, Training Smart Ramadhan, Imam Muda Ramadhan, Pesantren 5.000 Kaum Marjinal, Pesantren 1.000 Cahaya Ramadhan, Penyaluran 50.000 Sarung, serta Vaksinasi Jelang Ramadhan. Saidah menambahkan, pada kategori Program Tematik Pendistribusian Ramadhan, BAZNAS akan menyalurkan berbagai bantuan seperti Zakat Fitrah, Hidangan Ramadhan, Paket Ramadhan Bahagia, Rumah Layak Huni BAZNAS, Mudik Bahagia Bersama BAZNAS RI, Masjid dan Mushola Berseri, Gerai Z-IFTHAR, Zmart Ramadhan. "Selain itu ada juga Gerakan Mata Sehat Bercahaya, Layanan Kesehatan Posko Mudik dan Balik, serta Ramadhan Sehat Bercahaya. Program ini juga bekerja sama dengan Alfamart dalam Program Branding Konten Cahaya Zakat Bersama Alfamart," ucapnya. Dalam kategori Program Tematik Pendayagunaan Ramadhan, Saidah menambahkan, BAZNAS akan melaksanakan berbagai inisiatif untuk memberdayakan masyarakat secara ekonomi. Program ini mencakup Pelatihan dan Inkubasi Pemasaran Berbasis Digital, juga Optimalisasi Pemasaran ZCorner melalui Event Tematik Ramadhan. "Tidak hanya itu, ada juga program Hampers Produk Mustahik, Santri Memberdayakan Desa, Advokasi dan Fasilitasi Bazar Event Eksternal, serta Sertifikasi Halal untuk Produk UMKM Selama Ramadhan. BAZNAS juga mengadakan program inspiratif seperti Lomba Cerita Inspiratif, Program 5.000 Motor Mudik Aman Nyaman Bersama Z-Auto, Ramadhan Sejuk, dan King Salman," jelasnya. Dengan berbagai program ini, kata Saidah, BAZNAS berharap dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menyukseskan berbagai program Ramadhan ini. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dititipkan kepada BAZNAS bisa sampai ke yang berhak dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” ujar Saidah. Turut hadir dalam konferensi pers tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. H. M Imdadun Rahmat, M.Si, beserta jajaran.
BERITA05/03/2025 | Ahmad Fudloli
Ramadhan 2025, BAZNAS Kampanyekan Tagline Cahaya Zakat
Ramadhan 2025, BAZNAS Kampanyekan Tagline Cahaya Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengangkat tagline Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik untuk tahun 2025, termasuk di bulan Ramadhan ini. Tagline ini menjadi simbol bahwa zakat memiliki peran yang tidak hanya memberi manfaat langsung bagi mustahik, tetapi juga mengantarkan keberkahan dan kebahagiaan bagi muzaki. Hal tersebut mengemuka pada "Konferensi Pers Program Ramadhan BAZNAS 2025, Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik" yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (4/3/2024). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Ketua BAZNAS Prof. Noor Achmad, MA., menyampaikan, zakat mengajarkan kita bahwa berbagi adalah jalan menuju keberkahan. Menurut Kiai Noor, "Cahaya Zakat diinklusikan bahwa zakat menjadi bagian dari diri seseorang dalam menebar kebaikan, dengan berzakat dapat memperkuat hubungan antara hamba dengan Allah SWT. Serta di Al-Qur’an sudah disebutkan bahwa ini akan membangkitkan upaya kita kepada masyarakat bahwa ‘Nur’ atau cahaya Allah Swt bisa dirasakan semuanya.” Menurutnya, keberlangsungan kampanye mengenai Cahaya Zakat bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam membayar zakat. Dengan membawa secercah harapan bahwa semakin banyak orang yang melaksanakan kewajibannya dengan berzakat, semakin banyak pula manfaat yang diberikan untuk umat yang membutuhkan. “Kita menyakini bahwa Allah akan menambah terus rezeki kita, dan BAZNAS bukan hanya sekedar lembaga filantropi biasa saja, melainkan lembaga filantropi ketuhanan. Di mana kita memberikan kebaikan tidak hanya berupa material saja, melainkan dengan mengedukasi masyarakat mengenai zakat,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor juga berharap, tagline Cahaya Zakat di tahun 2024 ini dapat dimaknai dengan seksama seperti halnya dengan tagline BAZNAS di tahun-tahun sebelumnya. “Di tahun 2021 kita munculkan Gerakan Cinta Zakat yang diluncurkan oleh Pak Jokowi di Istana, karena dengan harapan akan banyak pengaruhnya jika istana yang menggaungkannya. Lalu di tahun 2022 kita munculkan Berkah Zakat yang tidak lain adalah bentuk setelah adanya cinta maka akan timbulah keberkahan di dalamnya,” ujarnya. Di tahun 2024, kata Kiai Noor kita membawa tagline Nikmat Zakat, makna nikmat ini muasalnya dari adanya berkah yang melimpah. Keberkahan ini menujukkan adanya nikmat Allah SWT yang sangat berarti untuk hambanya. “Dan di tahun ini kita ambil makna Cahaya Zakat karena wujud dari cahaya itu sendiri sangat luas penyebarannya, dan ini salah satu bentuk kekuasaan Allah Swt. Dengan demikian diharapkan Cahaya Zakat dapat menghadirkan sebuah keajaiban sebagaimana tertuang dalam A-Qur’an,” ujarnya.
BERITA04/03/2025 | Ahmad Fudloli
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →