WhatsApp Icon
Ketua BAZNAS Kota Batam Kunjungi RSB Pesawaran, Apresiasi Dedikasi Nakes

PESAWARAN - Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran menerima kunjungan kehormatan dari Ketua BAZNAS Kota Batam pada Senin (04/05/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan tata kelola layanan kesehatan bagi kaum dhuafa serta bentuk dukungan moril terhadap para pejuang kemanusiaan di garda terdepan.

Apresiasi Tinggi untuk Tenaga Kesehatan

Dalam kunjungannya, Ketua BAZNAS Kota Batam menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSB Pesawaran. Beliau menilai dedikasi para dokter, perawat, dan staf pendukung dalam melayani pasien dengan penuh empati adalah cermin nyata dari kebermanfaatan dana zakat.

 "Kami melihat ketulusan yang luar biasa di sini. Menjadi Nakes di Rumah Sehat bukan sekadar profesi, melainkan bentuk pengabdian untuk memastikan mustahik mendapatkan hak kesehatan yang layak dan bermartabat," ujar Ketua BAZNAS Kota Batam di sela-sela peninjauan fasilitas medis.

 

Arahan Pengelolaan Pelayanan Mustahik

Selain memberikan apresiasi, kunjungan ini juga diisi dengan diskusi strategis mengenai optimalisasi pelayanan. Ketua BAZNAS Kota Batam memberikan arahan penting terkait tata kelola RSB agar tetap konsisten pada khitahnya sebagai pusat pelayanan mustahik.

 

Beberapa poin utama dalam arahan tersebut meliputi:

Standarisasi Layanan: Memastikan prosedur pelayanan tetap profesional tanpa membeda-bedakan latar belakang ekonomi pasien.

Responsivitas: Meningkatkan kecepatan penanganan darurat bagi pasien dari kalangan kurang mampu.

Transparansi dan Akuntabilitas: Menjaga kepercayaan muzzaki dengan pengelolaan operasional rumah sakit yang transparan.

Komitmen RSB Pesawaran

Pihak manajemen RSB Pesawaran menyambut hangat kunjungan serta arahan tersebut. Sinergi antarwilayah ini diharapkan dapat memicu inovasi baru dalam program-program kesehatan berbasis zakat, sehingga jangkauan manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pesawaran dan sekitarnya.

Kunjungan diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol soliditas lembaga zakat dalam membangun kesehatan umat.

 

04/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
Optimalkan Pengelolaan ZIS, BAZNAS Pesawaran bersama BAZNAS Kota Batam  Gelar Forum Berbagi Ilmu dan Pengalaman

PESAWARAN – BAZNAS Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kota Batam dalam rangka kegiatan Berbagi Ilmu dan Berbagi Pengalaman guna memaksimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi kedua lembaga untuk saling bertukar inovasi dalam melayani umat.

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyambut langsung kehadiran Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, M.Pd.I. di Kantor BAZNAS Pesawaran Pada Senin 04/05/2026. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang ikut serta dalam forum diskusi intensif mengenai tata kelola zakat yang akuntabel dan efektif.

Kolaborasi Lintas Daerah

Seluruh pimpinan BAZNAS Pesawaran menyambut hangat kehadiran Habib Soleh. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan strategi pengumpulan zakat serta program pendayagunaan yang telah berhasil dijalankan di masing-masing daerah.

Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan BAZNAS Pesawaran dalam membagikan pengalaman pengelolaan ZIS di wilayahnya. Menurutnya, dinamika pengelolaan zakat di setiap daerah memiliki keunikan yang bisa menjadi pelajaran berharga bagi daerah lain.

Fokus Utama Diskusi

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menyoroti beberapa poin penting dalam pengelolaan ZIS, antara lain:

Optimalisasi Pengumpulan: Strategi menjangkau muzzaki secara lebih luas dan efektif.

Manajemen Organisasi: Penguatan tata kelola administrasi dan SDM di internal BAZNAS.

Penyaluran Produktif: Berbagi pengalaman mengenai program pemberdayaan ekonomi yang mampu mengubah taraf hidup mustahik.

Membangun Kemaslahatan Bersama

Pimpinan BAZNAS Pesawaran berharap kunjungan dan dialog ini dapat mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kualitas layanan kedua lembaga. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan inovasi baru yang mampu mendorong peningkatan perolehan ZIS serta ketepatan sasaran dalam penyalurannya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi berkelanjutan demi kemajuan zakat nasional, khususnya di Kabupaten Pesawaran dan Kota Batam.

04/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Pesawaran
KIP Puji Komitmen Transparansi BAZNAS di Hari Keterbukaan Informasi Nasional 2026

Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menjunjung tinggi transparansi mendapat apresiasi penuh dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KIP, Arya Sandhiyudha, Ph.D., dalam acara "Pemaparan Hasil Penelitian Alumni Beasiswa Riset BAZNAS", Kamis (30/4/2026), yang bertepatan dengan peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional.

Arya menilai, BAZNAS tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif, melainkan berhasil membangun tata kelola informasi berbasis data dan riset demi kemaslahatan umat.

"Saya melihat BAZNAS dengan menggelar acara ini menunjukkan bahwa BAZNAS memang punya pendekatan terhadap keterbukaan informasi publik. Jadi, jarang nih ada badan publik yang merayakan keterbukaan informasi publik dengan cara melakukan uji penelitian, apalagi dibikin penelitiannya bagus banget tadi saya nyimak dan saya nyatet juga," jelas Arya dalam sambutannya.

Dedikasi Arya terhadap tata kelola zakat terlihat dari keputusannya untuk memprioritaskan hadir di BAZNAS, mengesampingkan berbagai agenda lainnya pada hari tersebut.

Jadi, saya itu undangan di Hari Keterbukaan Informasi Nasional hari ini tuh banyak sekali ya, tapi saya memang memilih BAZNAS. Alasannya jelas, karena ini kan terkait dengan umat. BAZNAS juga terus terang saya bimbing langsung bagaimana BAZNAS bisa meningkat terus dalam pemeringkatan keterbukaan informasi publik. Jadi, saya memberikan atensi serius,” tuturnya.

Lebih jauh, Arya menekankan bahwa di era digital ini, tata kelola amil yang baik (Good Amil Governance) dan transparansi audit menjadi kunci utama. Lembaga zakat tidak bisa lagi hanya mengandalkan nilai etik internal, tetapi harus tanggap merespons masyarakat informasi yang kian kritis.

"Persoalan mendasarnya adalah masyarakat kita menganggap penting tidak audit itu? Jadi, akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi itu kan prinsip-prinsip yang sebenarnya populernya dari rumpun dunia Barat yang seakan-akan umat itu tidak merasa perlu dengan tema-tema itu. Saya punya kesimpulan sebenarnya umat itu justru harus melampaui religiusitas dia,” paparnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Divisi Program Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum., menegaskan bahwa tema acara sengaja dihubungkan dengan momentum nasional.

Bahwa tema yang kita angkat pada kali ini adalah berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas dalam membangun kepercayaan publik di era keterbukaan informasi, tepat di Hari Keterbukaan Informasi Nasional,” jelas Farid.

Ia berharap, hasil riset dari para alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) ini mampu memperkokoh kepercayaan muzaki (pemberi zakat) terhadap tata kelola lembaga.

Melalui riset-riset ini, BAZNAS berupaya melakukan kontekstualisasi dan reinterpretasi terhadap pengelolaan zakat agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan tata kelola yang lebih baik, kepercayaan muzaki diharapkan terus meningkat sehingga manfaat yang diterima oleh para mustahik pun menjadi lebih optimal,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, seperti Deputi I M. Arifin Purwakananta dan Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri. Hadir pula perwakilan Badan Pengurus LAZISMU Pusat Artati Haris, serta para pemapar riset yakni Hidayaneu Farchatunnisa (Alumni Magister UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2023) dan Muhammad Nur Al Fatih Ilham (Alumni Sarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta 2022).

PPID BAZNAS Pesawaran

Di tingkat daerah, semangat keterbukaan informasi publik juga diimplementasikan secara nyata. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., memastikan bahwa masyarakat diberikan keleluasaan untuk mengakses informasi BAZNAS melalui kantor digital resmi mereka di kabpesawaran.baznas.go.id/.

"Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPID) ini bisa diakses di website," ujar Hi. Hamid.

Langkah ini merupakan perwujudan dari amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

BAZNAS Pesawaran berupaya meningkatkan transparansi, mendorong akuntabilitas, serta memudahkan akses informasi bagi masyarakat,” tambahnya.

Upaya penyempurnaan layanan informasi publik ini tidak hanya berlaku di Pesawaran, melainkan digerakkan serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

"Kami sudah mengikuti sosialisasi oleh BAZNAS Provinsi akhir April 2026 lalu. Tak hanya PPID, juga membentuk Satuan Audit Internal (SAI) sehingga badan publik -- BAZNAS ini lebih transparan dan akuntabilitas dalam mengelola dana umat, serta kerja amil untuk melayani muzaki maupun mustahik," pungkasnya.

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
Pimpinan dan Amil BAZNAS Pesawaran Ikuti Kelas Hukum: Perkuat Tata Kelola dan Regulasi Pembentukan LAZ

Pimpinan dan amil BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengikuti Kelas Hukum Vol. 3 Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Pusdiklat BAZNAS, Senin (27/04/2026). Mengusung tema "Sosialisasi Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemberian Rekomendasi BAZNAS dalam Pembentukan LAZ dan Pembentukan Perwakilan LAZ", agenda ini bertujuan memperkokoh pemahaman regulasi dan tata kelola kelembagaan zakat nasional.

Pimpinan Bidang Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI, Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., dalam arahannya menekankan esensi kepatuhan terhadap regulasi pembentukan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Ia menyoroti bahwa penguatan fungsi pengawasan adalah kunci utama agar pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Penjabaran teknis kemudian disampaikan oleh Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI, Mulya Dwi Harto. Ia menguraikan mekanisme pemberian rekomendasi BAZNAS yang kini terintegrasi secara digital melalui sistem Kementerian Agama (Simzat Kemenag). Alur perizinan tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, meliputi tahapan pengajuan, verifikasi administrasi, penelaahan rekam jejak lembaga, hingga validasi, visitasi lapangan, dan sidang pleno penetapan.

Diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS serta LAZ se-Indonesia, forum ini diharapkan mampu mendorong implementasi Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 secara tepat sasaran. Dengan pemahaman yang komprehensif, proses pembentukan LAZ di Kabupaten Pesawaran dan seluruh Indonesia dapat berjalan sesuai regulasi, guna memberikan dampak yang optimal bagi pengelolaan zakat di tanah air.***

Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama.

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

BSI: 74.55.66.77.84

BNI: 12.10.83.84.13

Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871

(a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)

 

Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah

27/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran
BAZNAS Lampung Bangun Ekosistem Zakat Berbasis Riset

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung di Bandar Lampung, Jumat (24/4/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar lebih terarah, akuntabel, dan berbasis data.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Penais, Wakaf, dan Zakat Kemenag Lampung Drs. H. Makmur, M.Ag., tim Satuan Audit Internal (SAI) Maulana Isnain dan Ernalia, serta perwakilan Zakat Study Center.

Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, menekankan urgensi kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat. Menurutnya, pergerakan masif lembaga harus didukung oleh company profile yang merepresentasikan profesionalisme demi membangun kepercayaan publik, serta optimalisasi peran PPID dalam menjamin transparansi informasi.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa penguatan tata kelola zakat tidak boleh hanya berkutat pada aspek penghimpunan dan distribusi, melainkan harus ditopang oleh riset dan inovasi sebagai landasan kebijakan yang berkelanjutan.

"Kerja-kerja amil BAZNAS harus berdasarkan hasil riset, bukan asumsi pribadi atau kelompok atau golongan," tegas wartawan senior tersebut.

Sejalan dengan visi itu, Direktur Zakat Study Center, Muhammad Syauqi Al Muhdhar, memaparkan arah pengembangan riset zakat sebagai fondasi pengambilan keputusan strategis.

"Riset ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan penguatan tata kelola zakat di daerah, sejalan dengan harapan Gubernur Lampung agar pengelolaan zakat di Lampung dapat berkembang menjadi rujukan yang lebih luas," kata mahasiswa doktoral Universitas Kebangsaan Malaysia itu.

Fokus utama pembahasan bermuara pada pembentukan Ekosistem Zakat Innovation Hub, sebuah pusat keunggulan berbasis riset dan pemberdayaan. Melalui inisiatif ini, pengelolaan zakat di Lampung ditargetkan menjadi “laboratorium zakat dunia” yang melahirkan model pemberdayaan yang inovatif, terukur, dan dapat direplikasi di berbagai wilayah.

Syauqi menambahkan, misi utama ekosistem ini mencakup penyediaan data akurat, pembangunan ekosistem pelatihan lintas sektor, dan implementasi model pemberdayaan berkelanjutan. Riset kontemporer ini juga diharapkan mampu menjadi panduan strategi pemberdayaan sekaligus dasar penyusunan kurikulum program zakat.

Proyek riset ini ditargetkan rampung dalam tiga bulan. Hasilnya akan menjadi momentum bagi BAZNAS kabupaten/kota untuk menata ulang sistem penghimpunan dan pendistribusian ZIS, serta mengintegrasikan program lintas daerah.

Rakor ini menegaskan komitmen BAZNAS Lampung untuk mentransformasi zakat—tidak hanya sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi sebagai kekuatan ekonomi umat yang dikelola secara profesional, berbasis data, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Mari bersama-sama kita hadirkan kesejahteraan bagi sesama.

Salurkan ZIS terbaik Anda melalui:

BSI: 74.55.66.77.84

BNI: 12.10.83.84.13

Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871

(a.n. BAZNAS Kabupaten Pesawaran)

Layanan Daring: kabpesawaran.baznas.go.id/sedekah

25/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Pesawaran

Berita Terbaru

HASIL AKHIR SELEKSI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN PERIODE 2023 - 2028
HASIL AKHIR SELEKSI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN PERIODE 2023 - 2028
Berdasarkan Berita Acara Nomor 11/Pansel/VI/2023 Tanggal 26 Juni 2023 Tentang Hasil Seleksi Administrasi, Kompetensi dan Wawancara Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pesawaran Periode 2023 – 2028, berikut ini hasil Akhir Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pesawaran Periode 2023 – 2028 Selengkapnya, klik link di bawah ini: https://drive.google.com/file/d/140r5QGYtLXz8xSyWDnxIhjGsOXmFDAKt/view?usp=drive_link
BERITA27/06/2023 | BAHRI
TES KOMPETENSI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN PERIODE 2023-2028
TES KOMPETENSI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN PERIODE 2023-2028
Pemerintah Daerah, BAZNAS, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran melalui Panitia Seleksi menyelenggarakan Tes Seleksi Kompetensi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Periode 2023 - 2028 di Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA), Jl. Raya Negeri Sakti No. 16, Negeri Sakti, Kec. Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (20/6/2023). Setelah melalui proses pendaftaran dan dilanjutkan dengan seleksi administrasi, tercatat 12 peserta seleksi yang lolos pada tahap ini dan dapat mengikuti tes kompetensi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Periode 2023 - 2028. Tes kompetensi ini terdiri dari dua tahap, yaitu tes tulis dan tes wawancara. Tes tulis dirancang untuk menguji pengetahuan calon Pimpinan BAZNAS dalam berbagai aspek yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab yang akan diemban. Hal ini mencakup pengetahuan umum, pengetahuan keagamaan, manajemen keuangan, kepemimpinan, dan kemampuan analitis. Selanjutnya, tahap tes wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kualifikasi, pengalaman, kepemimpinan, visi, dan rencana calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Tes wawancara ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan komunikasi, kepribadian, dan kesiapan calon dalam menghadapi berbagai situasi dan tantangan yang mungkin muncul dalam menjalankan tugasnya. Tes kompetensi ini merupakan bagian penting dalam proses seleksi untuk memilih calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran yang berkualitas dan mampu memimpin dengan baik selama periode 2023-2028. Semoga melalui tes kompetensi ini akan menghasilkan pimpinan yang memiliki dedikasi tinggi, kredibel, dapat dipercaya, mampu mengemban amanah dan dapat menjalin kemitraan dengan semua pihak, utamanya Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan sebaik-baiknya dan muara akhirnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesawaran. Aamiin
BERITA20/06/2023 | Ahmad Fudloli
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN PERIODE 2023 - 2028/
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CALON PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN PERIODE 2023 - 2028/
Berdasarkan Berita Acara Nomor 06/Pansel/VI/2023 Tanggal 14 Juni 2023 Tentang Hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pesawaran Periode 2023 – 2028, berikut ini hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pesawaran Periode 2023 – 2028 Selengkapnya, klik link di bawah ini: https://drive.google.com/file/d/1vqupKwrkblqkrCMKlQolevCRsj9Kqjf0/view?usp=drive_link
BERITA15/06/2023 | BAHRI
PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON PIMPINAN BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KABUPATEN PESAWARAN  MASA JABATAN 2023 – 2028
PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON PIMPINAN BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KABUPATEN PESAWARAN MASA JABATAN 2023 – 2028
Panitia Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mengundang Warga Negara Republik Indonesia untuk menjadi Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Masa Jabatan 2023 – 2028. Selengkapnya, klik link di bawah ini: https://drive.google.com/file/d/1m0NCH1jFY1_mQklYKqRJktO9odg8nLEX/view?usp=sharing
BERITA04/04/2023 | BAHRI
Ketua BAZNAS Kab. Pesawaran Apresiasi Positif Surat Edaran Gubernur Lampung
Ketua BAZNAS Kab. Pesawaran Apresiasi Positif Surat Edaran Gubernur Lampung
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara dan pegawai swasta yang beragama Islam agar dapat menyempurnakan ibadah puasanya dengan membayar zakat fitrah di akhir Ramadan. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Lampung untuk seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Kepala Kantor Kanwil/Badan/Dinas/Kantor/Instansi Vertikal Provinsi Lampung, Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Provinsi Lampung, Pimpinan BUMN/BUMD/Perum dan Perusahaan Swasta dengan Nomor: 451.12/1240/02/2023 Tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah, Profesi, Maal, Infak dan Shadaqah 1444 H/2023 M Provinsi Lampung tertanggal 24 Maret 2023. Yang dalam isi suratnya, Gubernur Lampung mengharapkan kepada BAZNAS Provinsi dan Kab./Kota agar melaksanakan tugas dan fungsinya, yakni melakukan perencanaan pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku sebelum hari raya Idul Fitri dan melaporkannya sesuai tingkatannya. Menanggapi surat itu, Ketua BAZNAS Kab. Pesawaran, A. Hamid S., memberikan apresiasi positif dan mengatakan: “Insya Allah surat tersebut akan segera ditindaklanjuti Bupati Dendi Ramadhona kepada BAZNAS Pesawaran. Selama ini kita sering mendengar ketika masyarakat/Umat Islam ditanya bagaimana hukumnya Shalat, dengan cepat mereka menjawab hukumnya wajib. Tetapi ketika ditanya tentang hukumnya zakat, berat sekali mereka menjawab wajib berzakat. Dan Alhamdulilah semenjak pemerintah selalu melibatkan BAZNAS dalam pelaksanaan Zakat Fitrah, Profesi, Maal, Infak dan Shadaqah, masyarakat/Umat Islam mulai memahami arti penting dari wajib berzakat. Termasuk juga para pejabatpun sudah cinta zakat. Oleh sebab itu, kami sangat mendukung diterbitkannya surat Gubernur Lampung tersebut, karena sangat besar manfaatnya guna membantu program pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat dlu’afa”. Tidak semuai orang mendapat rezeki atau kesempatan yang sama, mari salurkan zakat, infak dan sedekah Anda di BAZNAS Kabupaten Pesawaran melalui transfer ke rekening: BSI: 74.55.66.77.84 Bank Lampung: 40.70.30.40.11.871 BNI: 12.10.83.84.13 Maybank: 2.721.200.000 CIMB Niaga Syariah: 86.000.740.3000 a.n. BAZNAS Kab. Pesawaran
BERITA28/03/2023 | Ahmad Fudloli
Peringati HAB Kemenag RI Ke-77 Tahun 2023, BAZNAS Pesawaran Gandeng Kemenag Pesawaran Salurkan Santunan
Peringati HAB Kemenag RI Ke-77 Tahun 2023, BAZNAS Pesawaran Gandeng Kemenag Pesawaran Salurkan Santunan
Pada hari Selasa, 3 Januari 2023, bertempat di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, dalam rangka ikut serta memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-77 Tahun 2023, BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali gandeng Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran menyalurkan santunan kepada para mustahiq. Santunan yang diberikan meliputi: Santunan dluafa’ (berupa uang tunai dan paket berkah/beras sedekah/sembako), bantuan untuk Majelis Ta’lim dan TPQ, beasiswa madrasah (MI dan MTs), dan beasiswa santri dari 72 Pondok Pesantren di Kabupaten Pesawaran. Bantuan Beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa dan santri aktif dan berprestasi dari kalangan ekonomi kurang mampu. Selain menyerahkan santunan, BAZNAS Pesawaran juga menyerahkan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada 30 lembaga masjid yang secara simbolis diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pesawaran. Pada tahun 2021 dan pertengahan tahun 2022, BAZNAS Pesawaran telah menyerahkan SK UPZ kepada 40 lembaga masjid yang ada di Kabupaten Pesawaran. Hal ini dilakukan sebagai salah satu ikhtiar dan dalam rangka menindak lanjuti Undang Undang No. 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014 tentang pengelolaan zakat. Pada momen HAB tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesawaran juga menerima Piagam Penghargaan dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung atas Pelaporan Pengelolaan Zakat Terbaik. Kegiatan Peringatan HAB Kemenag RI ke-77 Tahun 2023 di tingkat Kabupaten Pesawaran ini, selain dihadiri Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K., S.T., M.Tr.I.P., Kepala Kantor Kemenag Pesawaran, Dr. H. Wasril Purnawan, S.E., M.Si., Ketua BAZNAS Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. beserta segenap pimpinan yang lain, dihadiri pula oleh Jajaran Forkopimda, para Kadis/Kaban/Kabag Setdakab, Camat Gedong Tataan, Muzaki BAZNAS, para tamu undangan lainnya, para Pengasuh Pondok Pesantren, dan para Penyuluh Agama di Kabupaten Pesawaran. Dalam memperingati HAB Kemenag RI ke-77 tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran menyampaikan kepada para Muzaki, Munfiq, dan Mutashaddiq melalui motonya: “Bersama BAZNAS Kabupaten Pesawaran, mari kita sejahterakan para mustahiq dengan menunaikan zakat dan sedekah, melalui transfer ke rekening BAZNAS Kabupaten Pesawaran.”
BERITA03/01/2023 | Ahmad Fudloli
BAZNAS Pesawaran Raih Akreditas A (Amat Baik) dari Kemenag RI
BAZNAS Pesawaran Raih Akreditas A (Amat Baik) dari Kemenag RI
Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin… Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran pada tahun 2022 meraih Akreditas A (Amat Baik) dengan nilai 96,8 dari Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Nilai 'Amat Baik' ini diperoleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran setelah dilaksanakan asesmen lapangan oleh tim Assesor Akreditasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung secara langsung pada 7 Juni 2022. Sertifikat Akreditasi ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Drs. H. Tarmizi Tohor, M.A. kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M. pada saat Rakorda BAZNAS se-Provinsi Lampung di Bukit Randu Hotel & Resort, Bandar Lampung, Jumat, (25/11/2022). Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid S., mengatakan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari kerja keras banyak pihak yang terlibat sejak awal, mulai dari penyusunan hingga proses asesmen lapangan yang dilakukan tim assesor dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. “Prestasi dan pencapaian ini tentu tidak terlepas dari kerja keras seluruh tim, termasuk juga dukungan dan perhatian Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K., S.T., M.Tr.I.P. (selaku Ketua Dewan Pembina BAZNAS Pesawaran), khususnya dalam memotivasi semangat serta dorongan kepada Pimpinan dan Staf BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk bekerja keras, berjuang bersama hingga memperoleh penilaian amat baik dari Kementerian Agama Republik Indonesia,” ungkap Hi. A. Hamid. Lebih lanjut, Hi. A. Hamid mengatakan: “Semoga hasil yang diraih ini dapat lebih memotivasi kinerja pengurus agar lebih bersemangat, inovatif dan berlomba-lomba dalam kebaikan.” tutupnya. Dengan zakat, infak dan sekedah yang Anda salurkan melalui BAZNAS Kabupaten Pesawaran, berarti Anda turut “mewujudkan Pesawaran yang lebih maju dan sejahtera dengan masyarakat yang produktif.”
BERITA25/11/2022 | Ahmad Fudloli
Sekjen Kemendagri Himbau Kepala Daerah di Provinsi dan Kabupaten/Kota Untuk Mengalokasikan APBD Guna Penguatan Kelembagaan BAZNAS di Daerah
Sekjen Kemendagri Himbau Kepala Daerah di Provinsi dan Kabupaten/Kota Untuk Mengalokasikan APBD Guna Penguatan Kelembagaan BAZNAS di Daerah
Zakat merupakan pranata keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat. “Berdasarkan laporan The Royal Islamic Strategic Studies Centre tahun 2022, bahwa Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Ada 231,06 juta penduduk Indonesia yang beragama Islam. Jumlah itu setara dengan 86,7% dari total penduduk Indonesia, yakni 273 jiwa berdasarkan data di Disdukcapil, atau negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia,” ujar Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang juga Pimpinan BAZNAS RI (Ex Officio), Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si., dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Drs. Yudia Ramli, M.Si. pada Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS se-Provinsi Lampung, di Bukit Randu Hotel & Resort, Bandar Lampung, Jumat (25/11/2022). Suhajar mengatakan, berdasarkan sumber BAZNAS RI tahun 2021, Indonesia memiliki potensi zakat sangat besar. Ada lima indikator potensi pemetaan zakat, terdiri dari zakat pertanian, zakat deposito, zakat perusahaan, dan zakat penghasilan, termasuk gaji bagi ASN atau pejabat negara. Potensi zakat terbesar di Indonesia bersumber dari zakat penghasilan, yang mencapai angka 139,07 triliun rupiah atau setara dengan 59,47% dari total potensi 233,84 triliun rupiah. Hal ini menunjukkan ada potensi besar dan dapat diupayakan dengan cepat jika dilakukan bersama-sama, yaitu potensi zakat penghasilan, termasuk di dalamnya adalah ASN atau pejabat negara. “Saya yakin, cukup dengan komitmen Kepala Daerah bersama jajarannya untuk mendorong dan memotivasi ASN melalui zakat penghasilan. Target 139,07 triliun rupiah akan tercapai,” lanjutnya. Dalam upaya mencapai target 138,07 triliun rupiah di atas, tidak terlepas dari kemampuan handal dari seluruh jajaran BAZNAS di tingkat pusat dan daerah, untuk dapat melakukan penguatan manajemen dan kerjasama, terutama membangun kolaborasi yang handal, untuk membuktikan bahwa keberadaan BAZNAS di daerah mampu menjadi partner dalam mewujudkan program pengentasan kemiskinan di daerah sehingga kerjasama yang dibangun adalah kerjasama yang produktif, akuntable dan amanah. UNDANG-UNDANG 23 TAHUN 2014 DAN PERMENDAGRI NO. 84 TAHUN 2022 Suhajar mengatakan, berdasarkan Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Kementerian Dalam Negeri memiliki mandat melakukan binwas terhadap pemerintah daerah, termasuk di dalamnya mendorong kelembagaan BAZNAS di daerah. “Bertalian dengan hal tersebut, pada tahun 2021 Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan Surat Edaran Sekertaris Jenderal (Nomor: 420.12/4456/SJ) tentang Penguatan Kelembagaan BAZNAS di daerah. Melalui Surat Edaran ini, Kementerian Dalam Negeri, pertama, memberikan dukungan berupa dasar hukum bagi pemerintah daerah dapat menyediakan alokasi anggaran dalam APBD untuk BAZNAS di Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam bentuk belanja hibah sesuai ketentuan perundang-undangan. Yang kedua, mendorong penguatan jaringan pengumpulan zakat melalui pembentukan unit pengelola zakat (UPZ) pada perangkat daerah di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota,” jelas Suhajar. “Untuk itu saya menghimbau kepada Pemerintah Daerah, khususnya di Provinsi Lampung ini, pertama untuk mengimplementasikan Permendagri No. 84 Tahun 2022 tentang Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023, dapat mengalokasikan APBD untuk penguatan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota, berupa uang atau sarana dan prasarana, seperti kendaraan operasional, kantor dan fasilitasnya. Kedua, berkomitmen mendukung terbentuknya UPZ pada perangkat daerah di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota.” tambahnya. Turut hadir Gubernur Lampung, Ir. H. Arinal Djunaidi, Pimpinan BAZNAS RI, Ir. H. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D. berserta jajaran, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo, S.Ag., S.S., M.Hum., Kapolda Lampung, Irjen Pol Akhmad Wiyagus beserta jajaran Forkopimpda Provinsi Lampung lainnya, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnaen, M.H., para Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, dan segenap tamu undangan lainnya. Rakorda ini merupakan tindak lanjut dari Rakornas BAZNAS se-Indonesia yang diselenggarakan pada Agustus 2022 lalu.
BERITA25/11/2022 | Ahmad Fudloli
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Menerima Kunjungan Silaturahmi BAZNAS Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran Menerima Kunjungan Silaturahmi BAZNAS Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan
Untuk kesekian kalinya, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan silaturahmi dari BAZNAS Kabupaten Kota diluar Provinsi Lampung. Jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, menyambut kunjungan Jajaran BAZNAS Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan di Kantor Unit Pimpinan yang berada di Desa Suka Banjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dengan penuh antusias. “Kami sangat gembira dapat menerima kunjungan silaturahim ini, semoga kita selalu dapat sama-sama menambah wawasan yang bermanfaat” Ujar A. Hamid. Kedatangan rombongan dari BAZNAS Kabupaten Lahat disambut dengan sangat baik oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran didampingi Kepala Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, Sekretaris, Kepala Sekretariat dan staf pimpinan bertempat di Kantor Sekretariat BAZNAS Kabupaten Pesawaran Unit Pimpinan, Rabu (23/11/2022). “Turut hadir dalam kegiatan koordinasi dan konsultasi ZIS ini, Drs. H. Rusli Mansur, S.H., M.H.I (Waka II), Hasnul Basri, S.H., M.M. ( Waka IV), Ruspawan (Sekretaris) dan 4 staf BAZNAS Kabupaten Lahat”. Ujar Rusli Mansur dalam sambutan pembuka. "Kami memilih Pesawaran untuk dikunjungi dan sharing karena Pesawaran dapat mengumpulkan ZIS banyak sekitar 6 Milyar dengan jumlah penduduk dan PNS yang sedikit". Tambahnya Kepala Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran memaparkan cara dan kiat dalam pengumpulan ZIS dari para Muzakki, sehingga dengan penduduk dan PNS yang tidak terlalu besar, bisa mendapatkan hasil ZIS 2022 yang relatif besar sekitar 6 Milyar. "Bupati yang sangat antusias dan sangat mendukung berkembangnya BAZNAS Kabupaten Pesawaran, dengan cara menghimbau seluruh PNS daerah, vertikal dan aparat desa untuk membayar ZIS di BAZNAS Kabupaten Pesawaran". Imbuhnya “Selesai melaksanakan silaturahim pada BAZNAS Kabupaten Pesawaran ini, Alhamdulillah banyak ilmu dan banyak manfaat yang kami terima, banyak hal-hal diluar dugaan kami, sehingga banyak yang akan kami praktekkan dan kami kembangkan di Kabupaten Lahat” ungkap Rusli. "Kami berterima kasih sekali kepada Ketua BAZNAS Pesawaran, Bapak H. A. Hamid beserta jajarannya atas sambutan, arahan, dan contoh-contoh yang sudah kami terima. Semoga itu semua menjadi hal yang dapat kami terapkan di lapangan untuk kemajuan BAZNAS Lahat di masa mendatang.” Sambungnya. Kegiatan silaturahim ini ditutup dengan pemberian oleh-oleh berupa dokumen yang meliputi Renstra, SOP, Laporan Keuangan dan Laporan kinerja oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, sebagai bahan pembanding bagi BAZNAS Kabupaten Lahat.
BERITA23/11/2022 | BAHRI
BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN HADIRI HARI SANTRI 2022
BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN HADIRI HARI SANTRI 2022
Peringati Hari Santri 2022, BAZNAS Kabupaten Pesawaran Salurkan Beasiswa Santri Pada Hari Santri tahun 2022 ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran kembali menyalurkan Beasiswa Santri kepada 1080 Santri dari 72 Pondok Pesantren di Kabupaten Pesawaran yang keseluruhan nilainya berjumlah Rp 102.000.000,00. Beasiswa ini diperuntukkan bagi santri aktif dan berprestasi dari kalangan ekonomi kurang mampu. Penyaluran ini merupakan yang ketiga bagi BAZNAS Kabupaten Pesawaran sejak ditetapkannya SK Bupati Pesawaran Nomor 456/I.03/HK/2018, tentang Pengangkatan Unsur Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Kegiatan Peringatan Hari Santri di Kabupaten Pesawaran ini, selain dihadiri Jajaran Forkompimda, Jajaran Kemenag, Jajaran MUI Pesawaran, Jajaran BAZNAS Pesawaran, dihadiri pula oleh para Asisten, Jajaran Staf Ahli, para Kadis / Kaban / Kabag Setdakab, para Camat, Muzaki Baznas, para tamu undangan lainnya, para Pengasuh Pondok Pesantren, dan para santri dari penjuru Kabupaten Pesawaran. Dalam memperingati Hari Santri tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran menyampaikan kepada para Muzaki, Munfiq, dan Mutashaddiq melalui motonya : “Bersama BAZNAS Kabupaten Pesawaran, mari kita sejahterakan para santri dengan menunaikan zakat dan sedekah, melalui transfer ke rekening BAZNAS Kabupaten Pesawaran."
BERITA22/10/2022 | Ahmad Fudloli
KUNJUNGAN SILATURAHIM BAZNAS KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT KE BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN
KUNJUNGAN SILATURAHIM BAZNAS KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT KE BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN
BAZNAS Kabupaten Pesawaran hari ini (Rabu, 5 Oktober 2022) menerima Kunjungan Silaturahim BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat yang komandoi oleh H. Purwanto sekaligus Sadap Informasi tentang model pengelolaan ZIS di Kabupaten Pesawaran. Jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, menyambut kunjungan Jajaran BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat di Kantor Unit Pimpinan yang berada di Desa Suka Banjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dengan penuh antusias. “Kami sangat gembira dapat menerima kunjungan silaturahim ini, semoga kita selalu dapat sama-sama menambah wawasan yang bermanfaat, mari kita saling sharing, saling berkoordinasi, saling berkonsultasi dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi BAZNAS yang lebih profesional untuk kedepannya.” Ujar A. Hamid. Pada momentum kunjungan silaturahim ini, dimanfaatkan oleh kedua belah pihak (Baznas Tulang Barat maupun Baznas Pesawaran) sebagai media saling tukar informasi dan tukar pengalaman. Selaku Waka III, M. Robani memaparkan pola pengelolaan ZIS di Kab. Pesawaran, serta kiat-kiat bagaimana langkah yang ditempuh untuk memaksimalkan kinerja amil, guna tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Ditekankan pula oleh Robani bahwa, Capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja keras semua pihak yang ada di Pesawaran. “Selesai melaksanakan silaturahim/sadap informasi pada BAZNAS Kabupaten Pesawaran ini, Alhamdulillah banyak ilmu dan banyak manfaat yang kami terima, banyak hal-hal diluar dugaan kami, sehingga banyak yang akan kami praktekkan dan kami kembangkan di Tulang Bawang Barat” ungkap H. Purwanto. "Kami berterima kasih sekali kepada Ketua BAZNAS Pesawaran, Bapak H. A. Hamid beserta jajarannya atas sambutan, arahan, dan contoh-contoh yang sudah kami terima. Semoga itu semua menjadi hal yang dapat kami terapkan di lapangan untuk kemajuan BAZNAS Tulang Bawang Barat di masa mendatang.” Sambungnya. Kegiatan silaturahim ini berlangsung selama 5 jam dan ditutup dengan pemberian oleh-oleh berupa dokumen yang meliputi Renstra, SOP, Laporan Keuangan dan Laporan kinerja oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, sebagai bahan pembanding bagi BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA05/10/2022 | BAHRI
Baznas Kabupaten Pesawaran Berikan Edukasi Zakat Kepada Mahasiswa Baru INSTIDLA
Baznas Kabupaten Pesawaran Berikan Edukasi Zakat Kepada Mahasiswa Baru INSTIDLA
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran memberikan kuliah umum di kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan materi edukasi zakat bagi mahasiswa baru Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA) pada Kamis, 29 September 2022 bertempat diaula kampus setempat. "Sumber daya manusia (SDM) yang bermutu sebagai produk pendidikan, adalah kunci keberhasilan pembangunan suatu negara. Pendidikan merupakan hak dasar yang harus diperoleh seluruh warga negara Indonesia. Pendidikan memegang peranan sangat penting di dalam meningkatkan sumber daya manusia yang andal. Rendahnya kualitas pendidikan menjadi penyebab dari krisisnya sumber daya manusia." Jelas H. A. Hamid. S, S.H., M.M dalam paparannya yang berjudul Peran Zakat Dalam Memajukan Pendidikan Tinggi Di Kabupaten Pesawaran. Turut mendampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ust. Endang Zainal Khaidir selaku Waka I, Ust. M. Robani selaku Waka III, Ust. Aripudin selaku Waka IV, Bahri, S.E., M.E.Sy selaku Sekretaris, Ust. Fudloli selaku Kepala Sekretariat dan dua staf pimpinan. "Pendidikan merupakan masalah terbesar saat ini, yang akan menentukan nasib umat Islam (dan bangsa) di masa depan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas umat Islam di masa mendatang, harus ada upaya serius dan konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pendidikan juga merupakan salah satu fokus utama pemerintahan dalam setiap target capaian kerjanya. Pendidikan juga dianggap menjadi salah satu katalisator dalam program pembangunan sumber daya manusia dan perekonomian negara. Sebab pendidikan dipercaya menjadi salah satu solusi terputusnya rantai lingkaran kemiskinan" tambahnya Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tersebut dilaksanakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 28 sampai dengan 30 September 2022. Kegiatan tersebut diharapkan akan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru khususnya pentingnya zakat bagi dunia pendidikan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor INSTIDLA Dr. Arsyad Syobby Kesuma, Lc., M.Ag, wakil Rektor I, Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III. Dalam sambutannya rektor INSTIDLA meminta kepada seluruh mahasiswa baru untuk dapat memahami dan mengimplementasikan ilmu yang didapat selamat kegiatan PKKMB khususnya dibidang zakat karena zakat memegang peranan penting bagi kesejahteraan masyarakat khususnya dibidang pendidikan. Setelah memberikan kuliah umum, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran dan Rektor INSTIDLA menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama beasiswa pendidikan bagi mahasiswa INSTIDLA. Salah satu Program BAZNAS Kabupaten Pesawaran adalah Pesawaran Cerdas yaitu dengan memberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa Kabupaten Pesawaran yang tidak mampu dari segi ekonomi tetapi Berprestasi. Tahun 2022 ini BAZNAS Kabupaten Pesawaran menargetkan distribusi bidang pendidikan sebanyak 1.500 siswa dan 10 mahasiswa dengan total anggaran sebanyak Rp. 770.000.000.
BERITA29/09/2022 | BAHRI
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Penderita Cacat Sumbing Bibir
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Penderita Cacat Sumbing Bibir
JULKARNAIN, adalah putera ketiga dari MAS JOHANSYAH dan isterinya ROSITA, pasutri asal Dusun Induk, 001/001, Desa Way Layap, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. JULKARNAIN dilahirkan pada 19 Juli 2022 (54 hari) dengan kondisi cacat sumbing bibir dan langit mulut. Kalau tidak tertangani, penderita sumbing umumnya akan hidup kurang produktif karena gangguan makan/minum, gangguan bicara, gangguan pendengaran dan gangguan kesehatan gigi. Belum lagi, aspek tekanan psikologis pada orang tua dan anak. Anak dengan sumbing biasanya minder dalam pergaulan di rumah dan sekolah, sulit mencari kerja, hingga kesulitan mencari pasangan hidup. Menurut informasi yang kami himpun dari pihak keluarga, berbagai ikhtiar/upaya untuk kesembuhan pasien juga sudah dilakukan, namun sampai saat ini belum ada tindakan medis, mengingat keterbatasan yang ada. Orang tua JULKARNAIN, secara ekonomi tergolong tidak mampu. Ayahnya, MAS JOHANSYAH sehari-hari bekerja sebagai buruh upah serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu dan pas-pasan. Saat ini JULKARNAIN dan keluarganya tinggal di kontrakan di Dusun 3, Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan. Melihat hal tersebut, pada Jumat (9/9/2022) mewakili BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Tim Layanan Aktif BAZNAS Kabupaten Pesawaran datang menjenguk dan sekaligus menyerahkan santunan biaya pengobatan kepada JULKARNAIN, untuk membantunya mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Semoga dengan adanya bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang membutuhkan, terutama dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Aamiin. Mari salurkan zakat, infaq dan sedekah Anda untuk membantu mereka yang membutuhkan, terutama dalam mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik; serta membersihkan penghasilan dan harta untuk keberkahan hidup Anda dan kita semua.
BERITA09/09/2022 | AHMAD FUDOLI
Baznas Kabupaten Pesawaran mengikuti Rakornas Tahun 2022
Baznas Kabupaten Pesawaran mengikuti Rakornas Tahun 2022
Rapat Koordinasi dan Kerja Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang digelar di Jakarta dari 24-26 Agustus 2022, menghasilkan 12 keputusan Baznas.Keputusan dan tekad pengurus Baznas merupakan Resolusi Baznas seluruh Indonesia itu, dibacakan Sekretaris Utama Baznas RI Ahmad Zayadi, pada penutupan Rakornas Baznas, Jumat, 26 Agustus 2022. Rakornas ditutup oleh Ketua Baznas RI Prof. Noor Achmad.Ahmad Zayadi saat membacakan hasil keputusan Rakornas menyampaikan, peserta Rakornas Baznas tahun 2022 berkomitmen sungguh-sungguh melaksanakan tugas pengelolaan zakat nasional dalam upaya menjadi lembaga utama menyejahterakan umat di Indonesia. Hal itu dituangkan dalam tekad:1. Memperkuat kelembagaan Baznas RI, Baznas Provinsi dan Baznas kabupaten/kota sebagai lembaga pemerintah non-struktural dalam pengelolaan zakat di tingkat pusat dan daerah melalui sinergi koordinasi, dan konsolidasi dengan Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. 2. Pendorong hadirnya jaringan pendukung gerakan zakat nasional dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat yang meliputi instansi pemerintah pusat dan daerah sektor usaha komunitas muzakki dan komunitas mustahik.3. Memperkuat pengumpulan zakat dan Muzaki aparatur negara melalui strategi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan payroll syastem, muzaki non aparatur negara melalui strategi retail, digital dan strategi lainnya, serta pengadministrasian data pengelolaan zakat di luar neraca (off balance sheet)4. Mendorong pembentukan unit pengumpulan zakat Baznas di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) serta penguatan peran penyuluh agama untuk sosialisasi dan edukasi zakat.5. Menyepakati target pengumpulan nasional di tahun 2023 sebesar Rp33 triliun.6. Menyepakati target penyaluran nasional dan program penyaluran prioritas nasional di tahun 2023.7. Memberikan prioritas penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan di wilayah terdepan terluar, tertinggal (3T) serta mendukung pengelolaan program Kampung zakat.8. Mendorong optimalisasi dana dam dan korban dari jamaah haji Indonesia untuk peningkatan kualitas gizi dan ketahanan pangan mustahik serta potensi ekonomi haji untuk pemberdayaan ekonomi mustahik. 9. Meningkatkan kapasitas dan kompetensi ambil zakat, baik pada Baznas pusat Baznas provinsi dan Baznas kabupaten/kota.10. Menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan zakat dengan menggunakan sistem manajemen informasi Baznas (Simba) secara reguler.11. Menyelenggarakan rapat kerja tingkat daerah yang dipimpin oleh Baznas provinsi bersama Baznas kabupaten/kota dengan koordinasi kepada Baznas Pusat untuk menindaklanjuti risalah Rakornas ini di tahun 2022.12. Memastikan pengelolaan zakat tetap berada dalam koridor aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI, dengan memperkuat pengendalian internal dan penegakan kode etik dalam pengelolaan zakat.Dalam Rakornas, Baznas Kabupaten Pesawaran mengikuti secara virtual yang dihadiri oleh seluruh Pimpinan Baznas Kabupaten Pesawaran, Sekretaris, Kepala Sekretariat dan Pelaksana yang dipusatkan di Kantor Baznas Kabupaten Pesawaran Unit Pimpinan. Di sela-sela Rakornas, Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran, H. A. Hamid. S, S.H., M.M menyampaikan, bahwa BAZNAS Kabupaten Pesawaran akan menyuport Baznas RI untuk pencapaian target di tahun 2023 sebesar 6,1 M. “Dengan kekuatan dan potensi Kabupaten Pesawaran, inshallah kita akan membantu memenuhi target tersebut,” kata A. Hamid. Optimisme ini terbangun karena melihat semangat antusiasme peserta Rokornas Baznas RI. Semangat berjihad bersama-sama menggalang kekuatan dan potensi. Tata kelola dan SOP yang digerakkan BAZNAS RI dalam Rakornas kali ini menjadi daya dorong dan semangat semua peserta. Strategi pengumpulan diungkapkan dengan jelas dan membumi. A. Hamid mengajak kepada seluruh Pimpinan dan Pelaksana Baznas Kabupaten Pesawaran untuk dapat menindaklanjuti hasil Rakornas dalam pelaksanaan tugas sehari
BERITA26/08/2022 | BAHRI
Rakornas BAZNAS 2022 Lahirkan 12 Resolusi
Rakornas BAZNAS 2022 Lahirkan 12 Resolusi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2022, yang digelar selama tiga hari, sejak Rabu (24/8) hingga Jumat (26/8). Hajat akbar nasional yang mengusung tema “Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI” ini melahirkan 12 Resolusi. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengatakan: “Resolusi yang dihasilkan dari Rakornas BAZNAS 2022 ini akan dijadikan suatu pedoman dalam rangka untuk pengelolaan zakat di masa yang akan datang." Resolusi tersebut dibacakan oleh Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd. yang juga sebagai Ketua Pelaksana Rakornas BAZNAS 2022. "Resolusi ini menjadi dokumen resmi, komitmen kita bersama untuk melaksanakan poin-poin 12 besar ini. Mudah-mudahan, target-target yang sudah kita tetapkan insya Allah akan bisa kita realisasikan bersama-sama," jelasnya. Pembacaan resolusi rakornas ini disaksikan langsung oleh segenap Pimpinan dan Anggota BAZNAS RI, Direktur Utama, segenap jajaran direksi BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS Provinsi, seluruh peserta Rakornas dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia melalui platform online Zoom, Jumat (26/8). Turut menyaksikan melalui platform online Zoom dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ketua, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., Waka I, KH. Endang Zainal Khidir, Waka II, Ust. Rohim, S.H.I., Waka III, Ust. M. Robani, Waka IV, Ust. Aripudin, Sekretaris, Ust. Bahri, S.E., M.E.Sy., Kepala Sekretariat, Ahmad Fudloli, Staf Sekretariat, Laksana Sanjaya, A.Md., Staf Bagian Perencanaan Keuangan dan Evaluasi, M. Sarifudin, S.Pd.I. Berikut ini adalah 12 resolusi Rakornas BAZNAS 2022: Pertama, memperkuat kelembagaan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) dalam pengelolaan zakat di tingkat pusat dan daerah melalui sinergi, koordinasi, dan konsolidasi dengan Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota; Kedua, mendorong hadirnya jaringan pendukung gerakan zakat nasional dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat yang meliputi instansi pemerintah pusat dan daerah, sektor usaha, komunitas muzakki, dan komunitas mustahik; Ketiga, memperkuat pengumpulan zakat dari muzaki aparatur negara melalui strategi unit pengumpul zakat (UPZ) dan payroll system, muzakki non-aparatur negara melalui strategi retail, digital, dan strategi lainnya, serta pengadministrasian data pengelolaan zakat di luar neraca (off balance sheet); Keempat, mendorong pembentukan unit pengumpul zakat (UPZ) BAZNAS di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) serta penguatan peran penyuluh agama untuk sosialisasi dan edukasi zakat; Kelima, menyepakati target pengumpulan nasional di tahun 2023 sebesar 33 triliun Rupiah dengan rincian sebagaimana terlampir; Keenam, menyepakati target penyaluran nasional dan program penyaluran prioritas nasional di tahun 2023 dengan rincian sebagaimana terlampir; Ketujuh, memberikan prioritas penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta mendukung pengelolaan program kampung zakat; Kedelapan, mendorong optimalisasi dana dam dan kurban dari jamaah haji Indonesia untuk peningkatan kualitas gizi dan ketahanan pangan mustahik serta potensi ekonomi haji untuk pemberdayaan ekonomi mustahik; Kesembilan, meningkatkan kapasitas dan kompetensi amil zakat, baik pada BAZNAS (pusat), BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota; dan melaksanakan implementasi SOP pada BAZNAS; Kesepuluh, menyusun dan menyampaikan laporan pengelolaan zakat dengan menggunakan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SiMBA) secara reguler; Kesebelas, menyelenggarakan rapat kerja tingkat daerah yang dipimpin oleh BAZNAS Provinsi bersama BAZNAS Kabupaten/Kota dengan koordinasi kepada BAZNAS (pusat) untuk menindaklanjuti risalah RAKORNAS ini di tahun 2022; dan Keduabelas, memastikan pengelolaan zakat tetap berada dalam koridor Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI dengan memperkuat pengendalian internal dan penegakan kode etik dalam pengelolaan zakat.
BERITA26/08/2022 | Ahmad Fudloli
Wapres Sebut BAZNAS Membantu Pemerintah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan serta Pemulihan Ekonomi Nasional
Wapres Sebut BAZNAS Membantu Pemerintah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan serta Pemulihan Ekonomi Nasional
Keberadaan BAZNAS dalam pengelolaan zakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan secara daring dalam acara pembukaan Rakornas BAZNAS 2022 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (24/8). “BAZNAS merupakan lembaga pemerintah non-struktural yang bertanggungjawab kepada Presiden melalui Menteri dalam melaksanakan tugas pengelolaan zakat secara nasional. Keberadaan BAZNAS dalam pengelolaan zakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Untuk memperkuat pelaksanaan tugas ini, juga dibentuk BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota untuk memperluas manfaat agar dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” jelasnya. Lebih lanjut, K.H. Ma'ruf Amin berharap dalam mengelola ZIS (zakat, infak, sedekah), BAZNAS sudah sepatutnya berprinsip pada 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Pengelolaan zakat, infak, sedekah yang dilakukan oleh BAZNAS sudah sepatutnya berprinsip pada 3 Aman, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Penerapan prinsip yang telah dilakukan BAZNAS tersebut perlu digaungkan secara nasional hingga menjadi referensi bagi pelaku zakat di Indonesia maupun dunia,” harapnya. Sinergi dan kolaborasi antara Kementerian/Lembaga dalam penguatan pengelolaan Zakat di Indonesia, seperti dengan Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, dan BUMN/BUMD serta pelaku usaha di sektor-sektor potensial dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya secara menyeluruh di semua wilayah juga sangat diharapkan. Sebagaimana kita tahu, saat ini Pemerintah Pusat masih terus menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional pasca Pandemi Covid-19 yang berfokus pada enam bidang, diantaranya: 1) Kesehatan; 2) Perlindungan Sosial; 3) Pemda dan Sektoral; 4) Insentif Dunia Usaha; 5) Keberlanjutan UMKM; dan 6) Pembiayaan Korporasi. Dalam konteks ini, BAZNAS tampak terus konsisten mendukung pemerintah dalam agenda pemulihan ekonomi nasional yang berfokus pada mustahik. Apa yang sedang dilakukan BAZNAS saat ini merupakan suatu kontribusi positif bagi pembangunan nasional yang nyata, utamanya dalam upaya membangun ekonomi nasional pasca pandemi. K.H. Ma'ruf Amin, mengatakan: “Apa yang sedang dilakukan BAZNAS saat ini merupakan suatu kontribusi positif bagi pembangunan nasional yang nyata. Kerja-kerja pengelolaan zakat yang ada dirasakan sekali sangat membantu pemerintah dalam upaya membangun ekonomi nasional pasca pandemi. Saya berharap, sinergi yang ada saat ini terus diperkuat baik di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, melalui kerjasama BAZNAS dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat serta kerjasama BAZNAS daerah dengan Pemerintah Daerah di setiap provinsi dan kabupaten/kota dalam meningkatkan kesejahteraan bagi mustahik. Dengan pengalaman praktik ini, saya berharap BAZNAS semakin kuat dalam menghadirkan relevansi zakat dalam pembangunan sosial di Indonesia.” Semoga RAKORNAS BAZNAS Tahun 2022 ini dapat menjadi forum yang produktif dan transformatif dengan harapan mampu menghadirkan tata kelola zakat yang semakin baik serta rekomendasi program yang relevan dalam upaya melayani muzakki dan memuliakan mustahik. Dengan demikian, visi BAZNAS menjadi “lembaga utama menyejahterakan umat” dapat terwujud.
BERITA24/08/2022 | Ahmad Fudloli
DALAM RANGKA MEMERIAHKAN HUT RI KE 77 BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN MENDISTRIBUSIKAN DANA ZIS KE 3000 LEBIH MUSTAHIK
DALAM RANGKA MEMERIAHKAN HUT RI KE 77 BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN MENDISTRIBUSIKAN DANA ZIS KE 3000 LEBIH MUSTAHIK
Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyerahkan bantuan kepada ribuan mustahiq yang ada di kabupaten setempat.Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengatakan, pada ada beberapa jenis bantuan yang diberikan, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan dan juga maupun kemanusian."Pada semester II tahap satu ini, kita memberikan 3000 mustahiq penerima Beras Sedekah (Berkah), 70 mustahiq penerima Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat), kemudian satu mustahiq penerima Benah Rumah (Benar), lalu tiga mustahiq penerima bantuan kesehatan berupa kursi roda, dan kita juga menyantuni 50 anak yatim piatu dan 30 Dhuafa, dengan jumlah uang sebesar Rp1,5 miliyar lebih," ujarnya saat penyerahan secara simbolis di aula Djunjungan Desa Suka Banjar Kecamatan Gedongtataan, Rabu, 17 Agustus 2022.Ia mengatakan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) pada tahun 2022 ini, BAZNAS Kabupaten Pesawaran menargetkan penghimpunan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) sebesar Rp6 miliar."Dalam realisasinya sampai dengan 30 Juni semester I, kita berhasil mencapai 51,03% dengan nominal Rp3 miliiar dan telah disalurkan kepada 18 ribu mustahiq diantaranya untuk BERKAT, Bapa Siji, Berkah, bea siswa sarjana, dan bantuan kesahatan," ujar dia.Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Pesawaran ini, tidak terlepas dari para pegawai ASN dan pemerintah desa yang membayarkan Zakat melalui BAZNAS."Sebagai orang yang mencari nafkah di Bumi Andan Jejama, seluruh pegawai wajib hukumnya membantu masyarakat Pesawaran yang sedang kesusahan, salah satunya dengan membayar zakat melalui BAZNAS," kata dia."Kalau kita membayar zakat melalui BAZNAS, nantinya mereka akan menyalurkan kepada masyarakat-masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan, setelah melalui beberapa seleksi," katanya.Sedangkan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan, ada beberapa program yang dicanangkan oleh BAZNAS RI, salah satunya dalam program pendidikan."Jadi nanti dari BAZNAS pusat ada program pendidikan, yang mana mereka akan memberikan bantuan untuk anak-anak yang ingin kuliah namun terkendala dengan biaya, jadi nanti BAZNAS kabupaten kota mendata anak-anak yang ingin berkeuliah namun tidak ada biaya," ujarnya.Selain pendidikan, lanjutnya, ada juga program dari pusat untuk kemanusian, yang mana BAZNAS kabupaten kota diharuskan membuat Badan Penanggulangan Bencana (BPB), untuk membantu masyarakat yang di daerahnya terjadi bencana."Provinsi Lampung memang menjadi daerah yang rawan bencana, dengan adanya BPB BAZNAS ini dapat mempercepat pemberian bantuan kepada masyarakat apabila terjadi bencana alam," katanya.
BERITA18/08/2022 | BAHRI
Pimpinan BAZNAS RI mengunjungi BAZNAS Kabupaten Pesawaran
Pimpinan BAZNAS RI mengunjungi BAZNAS Kabupaten Pesawaran
Pimpinan BAZNAS RI wilayah Binaan Provinsi Lampung Ir. H. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D mengujungi BAZNAS Kabupaten Pesawaran Kamis, 18 Agustus 2022 bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesawaran Unit Pimpinan Desa Suka Banjar Gedong Tataan Pesawaran. Kedatangan Nadra Hosen disambut oleh seluruh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, A. Hamid Mengatakan berterima kasih atas kunjungannya di pesawaran, dan ini merupakan penyemangat bagi kami dalam menjalankan tugas dan fungsi BAZNAS, Ujarnya. Nadra Hosen berpesan kepada seluruh pimpinan dan amil BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk dapat melaksanakan tugas dengan amanah dan bertanggung jawab, serta dapat mencapai target yang telah ditetapkan oleh BAZNAS RI, dalam arahannya. Kunjungan ini merupakan rangkai kegiatan BAZNAS RI di Lampung selama 2 hari. Kegiatan ini diakhiri dengan acara makan siang dan foto bersama.
BERITA18/08/2022 | BAHRI
Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-77, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Dluafa`
Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-77, BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Untuk Dluafa`
Zakat, infak dan sedekah yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesawaran melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan bagi para Mustahik. BAZNAS Kabupaten Pesawaran turut berperan aktif melayani masyarakat memperoleh hak-hak dasarnya, terutama ekonomi, kesehatan, pendidikan dan dalam beragama. Tentunya peran ini selaras dengan peran negara yang dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memberikan solusi kemiskinan di Kabupaten Pesawaran. Mendukung peran pemerintah tersebut dan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, BAZNAS Kabupaten Pesawaran mengadakan Santunan Dluafa Semester II Tahap I 2022. Santunan dengan total nilai Rp 1.511.925.000,00 (satu milyar lima ratus sebelas juta sembilan ratus dua puluh lima ribu rupiah) yang secara simbolis dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Agustus 2022 di Hall Saung Djunjungan, Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran berupa: 70 unit bedah rumah layak dan sehat (BERKAT); 1 unit benah rumah (BENAR); 3.000 paket beras sedekah (BERKAH/sembako); 3 unit alat kesehatan (kursi roda); dan 520 anak yatim-piatu dluafa. Setelah selesai penyerahan santunan secara simbolis oleh Bapak Bupati, pelaksanaan santunan akan dilanjutkan oleh Tim BAZNAS Kabupaten Pesawaran/didrop melalui 11 (sebelas) Kantor Kecamatan untuk sejumlah desa pada masing-masing Kecamatan tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid, mengatakan: “[santunan ini] hanya akan disalurkan kepada Mustahik yang dalam prosesnya layak, serta memenuhi persyaratan/sesuai SOP yang telah ditetapkan, dan masuk dalam kategori fuqara`/masakin (fakir/miskin) sebagaimana termaktub dalam Al-Quran Surat At-Taubah ayat 60.” Selain menyerahkan santunan, BAZNAS Kabupaten Pesawaran juga menyerahkan secara fisik Laporan Keuangan, Laporan Kinerja, dan Laporan Pengelolaan Dana ZIS untuk Semester I Tahun 2022 kepada Bupati Pesawaran dan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, dilanjutkan dengan penyerahan SK UPZ Masjid se-Kabupaten Pesawaran. Tentunya dalam upaya meningkatkan dan menggali potensi zakat, infak dan sedekah yang ada di masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K., S.T., M.Tr.I.P., jajaran Forkopimda Pesawaran, Dan Yon 9, Mayor Marinir Piski Ade Putra, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Kepala Kantor Kemenag Pesawaran, Dr. Wasril Purnawan, S.E., M.Si., Rektor INSTIDLA, Dr. Arsyad Sobby Kesuma, Lc. M.Ag., Ketua MUI Kabupaten Pesawaran, KH. Endang Zainal Khidir, Camat se-Kabupaten Pesawaran, Kades para mustahik dan segenap panitia. Semoga dengan adanya santunan ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang membutuhkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Aamiin. Terima kasih kepada para Donatur BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Semoga Allah SWT menerima apa yang Anda berikan dan melipat gandakan pahalanya.
BERITA17/08/2022 | Ahmad Fudloli
Peduli Pulau Legundi, Baznas Gulirkan Bantuan Pembangunan Masjid Al- Ikhlas
Peduli Pulau Legundi, Baznas Gulirkan Bantuan Pembangunan Masjid Al- Ikhlas
Pesawaran-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran kembali menggulirkan bantuan pembangunan Masjid Al-Ikhlas seluas 81 meter persegi di Dusun Teluk Kramat Desa Pulau Legundi, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, Kamis (11/08/2022) bersama Lanal Lampung dalam acara Karya Bakti. Ketua Baznas, Hi. A. Hamid S., S.H., M.M melalui Wakil Ketua II Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Pesawaran, Ust. Rohim, mengungkapkan bahwa bantuan diberikan senilai Rp 5 juta untuk membantu pembangunan masjid Al-Ikhlas bersamaan dengan Lanal Lampung. " Alhamdulillah bantuan ini diberikan bersama Lanal Lampung melalui program Karya Bakti sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut," ujar Ustad Rohim, Kamis (11/08/2022). Menurutnya, bantuan digulirkan ini adalah selain untuk membantu proses pembangunan masjid tersebut, juga sebagai wujud perhatian dan kepedulian Baznas dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Bantuan tersebut bersumber dari Muzaki, Munfiq, orang-orang yang berzakat, berinfaq, sedekah. " Termasuk dari Pak Bupati Pesawaran, Hi. Dendi Ramadhona dan lain-lain untuk sama-sama disalurkan kepada yang berhak menerimanya, salah satunya kami salurkan ke masjid ini," ujar Wakil Ketua II Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Pesawaran. Lebih dari itu, Ustad Rohim menambahkan, proses pembangunan Masjid Al- Ikhlas ini memang sepenuhnya dibantu oleh Lanal Lampung, akan tetapi masyarakat disini juga ikut berkontribusi secara bergotongroyong baik tenaga maupun pikir. " Sehingga harapan dan terwujudnya sarana ibadah yang layak dan nyaman untuk dipergunakan dalam melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan bagi masyarakat desa Pulau Legundi. Dengan harapan mudah-mudahan apa yang kami berikan kepada masyarakat semoga bermanfaat dan barokah," tandas Ustad Rohim, juga warga Pulau Legundi.
BERITA11/08/2022 | BAHRI, S.E., M.E.Sy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →