WhatsApp Icon

Petani Binaan BAZNAS Tangani Gulma dan Busuk Batang pada Padi Inpari 32

15/08/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Pesawaran

Bagikan:URL telah tercopy
Petani Binaan BAZNAS Tangani Gulma dan Busuk Batang pada Padi Inpari 32

Dok. BAZNAS Pesawaran

Pendamping Program Lumbung Pangan BAZNAS, Galih Tirta Yudanta, bersama PPL Waluyo melakukan monitoring lahan padi milik Ruwiyoto di Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Tanaman padi varietas Inpari 32 yang berusia sekitar 45 hari setelah tanam (HST) ditanam pada lahan seluas 1 hektare. Saat monitoring, Ruwiyoto melakukan penyemprotan untuk mengatasi pertumbuhan gulma dan gejala penyakit busuk batang yang ditemukan pada tanaman.

Penanganan dilakukan menggunakan herbisida BroadPlus 77 WP untuk mengendalikan gulma dan fungisida Malika 240 SC untuk membantu mengendalikan penyakit busuk batang. Penyemprotan dilakukan sesuai kebutuhan tanaman dan anjuran penggunaan produk.

“Pengendalian gulma dan penyakit sejak dini penting agar pertumbuhan tanaman tetap optimal dan potensi hasil dapat terjaga hingga panen,” ujar Galih.

Monitoring ini menjadi bagian dari pendampingan BAZNAS untuk memastikan petani binaan mendapatkan dukungan teknis dalam menjaga kesehatan tanaman dan produktivitas lahan.

#CahayaZakat

#LumbungPangan

#BadanAmilZakatNasional

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.

Lihat Daftar Rekening →