”Perniagaan Terbaik” Bertransaksi dengan Allah melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)
06/10/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Kab. Pesawaran
Perniagaan Terbaik
Dalam kehidupan dunia, manusia senantiasa disibukkan dengan urusan jual beli dan selalu ingin mencari keuntungan. Namun, ada satu bentuk perniagaan yang keuntungannya dijamin tidak akan pernah merugi dan balasannya jauh melampaui kekayaan dunia, itulah Perniagaan dengan Allah SWT, dengan jalan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Hal tersebut, bukanlah sekadar istilah, melainkan janji dari Allah, sebagaimana firman-Nya:
Innalladziina yatluuna kitaaballaahi wa aqaamussalaata wa anfaquu mimmaa razaqnaahum sirraw wa 'alaaniyatay yarjuuna tijaaratal lañ tabuur.
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an), mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi." (QS. Fatir [35]: 29)
ZIS adalah wujud konkret dari modal yang kita serahkan kepada Allah. Bukan berarti Allah butuh, tetapi ini adalah cara kita membuktikan keimanan, kepedulian sosial, dan pengakuan bahwa semua harta yang kita miliki adalah titipan-Nya.
Tiga Pilar Perniagaan: Zakat, Infak, dan Sedekah
Meskipun sama-sama berbentuk pemberian harta di jalan Allah, Zakat, Infak, dan Sedekah memiliki peran dan hukum yang berbeda dalam perniagaan agung ini.
1. Zakat: Investasi Wajib untuk Pembersihan Harta
Zakat adalah investasi wajib yang memiliki hitungan pasti (nishab dan haul). Zakat diibaratkan sebagai "pembersih" dan "penyubur" harta.
• Pembersih: Dengan menunaikan zakat, kita membersihkan sisa hak orang lain (golongan mustahik) yang melekat pada harta kita. Harta yang telah dizakati menjadi suci dan berkah.
• Penyubur: Secara spiritual dan bahkan materiil, zakat tidak akan mengurangi harta, justru Allah akan menggantinya dan melipatgandakan keberkahannya.
Menahan zakat sama dengan menimbun 'modal kotor' yang tidak akan menghasilkan keuntungan akhirat, bahkan mengundang kerugian.
2. Infak: Belanja Sukarela untuk Kebaikan Jangka Panjang
Infak adalah mengeluarkan harta di jalan Allah untuk berbagai keperluan, tidak terikat waktu dan jumlah tertentu seperti zakat, dan bersifat sunah. Infak dapat diarahkan untuk kemaslahatan umat seperti pembangunan sarana ibadah, pendidikan, atau kesehatan.
• Balasan Berlipat: Allah mengumpamakan infak di jalan-Nya seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, dan pada tiap-tiap bulir tumbuh seratus biji, atau 700 kali lipat. Ini adalah janji imbal hasil yang tak tertandingi oleh investasi dunia mana pun, sebagaiman firman-Nya:
Matsalulladziina yunfiquuna amwaalahum fii sabiilillaahi kamatsali habbatin ambatat sab'a sanaabila fii kulli sumbulatim miatu habbah, wallaahu yudh'ifu limay yasyaaa`, wallaahu waasi'un 'aliim.
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah [2]: 261).
• Didoakan Malaikat: Setiap hari, dua malaikat turun. Salah satunya mendoakan: "Ya Allah, berilah ganti kepada orang yang berinfak." (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Sedekah: Transaksi Keikhlasan dalam Segala Bentuk
Sedekah memiliki cakupan yang lebih luas, tidak hanya harta (materiil), tetapi juga non-materiil, seperti senyuman, tenaga, pikiran, atau nasihat baik. Sedekah menekankan pada keikhlasan dan kerahasiaan.
• Sedekah Non-Materi: Rasulullah SAW bersabda, "Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." Ini menunjukkan bahwa modal perniagaan dengan Allah sangat mudah didapatkan; cukup dengan berbuat baik.
• Penolak Bala: Sedekah dikenal sebagai amalan yang dapat menolak bencana dan memperpanjang usia.
________________________________________
Perniagaan dengan Allah melalui ZIS adalah bukti bahwa ketaatan dan kepedulian sosial merupakan jalan menuju kesuksesan hakiki.
Marilah kita jadikan harta yang kita miliki sebagai 'modal' terbaik untuk meraih keuntungan yang kekal, memastikan bahwa kita termasuk dalam golongan orang-orang yang senantiasa mengharapkan perniagaan yang tiada merugi, melalui BAZNAS Pesawaran.
Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan keberkahan yang melimpah. Aamiin..
Penulis: Hi. A. Hamid S., S.H. M.M. (Ketua BAZNAS Pesawaran)
Berita Lainnya
Bupati Pesawaran Launching Program BAZNAS Z-Auto, Perkuat Usaha Mustahik
Pemkab Pesawaran Bersama BAZNAS Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Lansia Tuna Rungu dan Tuna Wicara
Puncak Hari Jadi Kabupaten Pesawaran, Rumah Sehat BAZNAS Layani 256 Warga Melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis
BAZNAS Pesawaran Dukung Penguatan Integrasi Program AIDS, TBC, dan Malaria
BAZNAS, Kemenag, dan Bappenas Resmikan Integrasi DTSEN untuk Pengelolaan ZIS-DSKL
BAZNAS Pesawaran Salurkan Santunan Biaya Pengobatan kepada Ibu Hayani
Petani Binaan BAZNAS Tangani Gulma dan Busuk Batang pada Padi Inpari 32
Petani Binaan BAZNAS Lakukan Pemupukan untuk Jaga Produktivitas Cabai Rawit
Inspektur Lampung Tekankan Pentingnya Akuntabilitas untuk Keberhasilan Program ATM
BAZNAS Pesawaran Berikan Santunan Pengobatan kepada Denis Raditia Pratama
Petani Binaan BAZNAS Ramaikan Pekan Inovasi Pertanian Kecamatan Gedong Tataan
RSB Pesawaran Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Pekan Inovasi Pertanian Kecamatan Gedong Tataan
RSB Pesawaran Edukasi Santri tentang Scabies dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Pendamping Lumbung Pangan BAZNAS Bahas Pengajuan Alsintan dan Persiapan Panen Raya di Desa Kutoarjo
Pimpinan dan Staf BAZNAS Pesawaran Ikuti Pra-RAKORNAS BAZNAS Secara Daring

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesawaran.
Lihat Daftar Rekening →